cover
Contact Name
Vivi Irzalinda
Contact Email
jpa.fkip.unila@gmail.com
Phone
+6285716597464
Journal Mail Official
jpa.fkip.unila@gmail.com
Editorial Address
Program Studi PG-PAUD Universitas Lampung Gedung B Jalan Prof. Dr. Sumantri Brojonegoro No. 1 Bandar Lampung 35145 Telp. (0721) 704624, Fax (0721) 704624.
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Anak
Published by Universitas Lampung
ISSN : 27754367     EISSN : 25809504     DOI : 10.23960/jpa
Core Subject : Education,
Focus and Scope of Jurnal Pendidikan Anak (JPA) is research, study and analysis related to early childhood include; development of moral and religious values, physical motor development, emotional social development, cognitive development, language development, artistic and creative development, parenting, positive parenting, management institution of early childhood education, early child development assessment, child development psychology, child empowerment, ,learning strategy, Educational tool play, instructional media, innovation in early childhood education and various fields related to Early Childhood Education.
Articles 217 Documents
Pemahaman Guru PAUD terhadap Pembelajaran Matematika Permulaan Anak Usia Dini Aminah Zafirah; Lilik Sabdaningtyas; Riswandi Riswandi
Jurnal PG-PAUD Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem of this research was low understanding of early childhood teachers toward early mathematics learning. The objective of this research was to describe teacher level understanding about early mathematics learning. The research method was used quantitative descriptive design. The population were 116 teachers. The sampling was technique used cluster random sampling and the sampel were 17 teachers. The data was collected by tests. The research instruments were used tests and documents. The data was analyzed by quantitative descriptive analysis. The research showed that most of the teachers have comprehend about the concepts, planning procedure, implementation procedure, and also the evaluation assessment of early mathematics learning.Masalah dalam penelitian ini adalah masih kurangnya pemahaman guru PAUD terhadap pembelajaran matematika permulaan anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat pemahaman guru tentang pembelajaran matematika permulaan anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Jumlah populasi penelitian berjumlah 116 guru. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling dan jumlah sampel penelitian berjumlah 17 guru. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan dokumentasi. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru telah memahami konsep matematika permulaan, pemahaman guru tentang perencanaan pembelajaran matematika permulaan, pemahaman guru tentang pelaksanaan pembelajaran matematika permulaan dan pemahaman guru tentang evaluasi pembelajaran matematika permulaan.Kata Kunci: pembelajaran matematika permulaan, guru pendidikan anak usia dini
Profil Kesiapan Masuk Sekolah Dasar Usia 5 – 6 Tahun di Bandar Lampung Susanthi Pradini; Prida Harkina; Vira Sandayanti
Jurnal PG-PAUD Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

School readiness is indicated to determine children ability to participate learning in primary school. The research is aimed to describe school readiness profile in children aged 5 – 6 years old in Bandar Lampung who has been declared ready to participate learning in primary school. The result in the research showed that personal and social aspects (self-awareness, self-autonomy, fine motoric skill, and tracking precisely) has lower score than cognitive and academic aspects. Therefore, the abilities are related to self-awareness, self-autonomy, and the eager to do learn is need to be developed so children can perform optimally. Parents and Teachers has an important role to support children transition to participate learning and rule in school. Children, parents, and teachers should be committed to make a synergy in order to achieve success in school.Kesiapan sekolah diindikasikan sebagai penentu anak mampu mengikuti pembelajaran di sekolah dasar. Adapun penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan profil kesiapan masuk sekolah dasar anak usia 5 – 6 tahun di Bandar Lampung yang telah dinyatakan siap sekolah. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa aspek yang berkaitan dengan pemahaman diri, kemandirian, pengendalian motorik halus, kecermatan anak untuk mengamati suatu fenomena memiliki skor yang relatif rendah dibandingkan dengan aspek yang berkaitan dengan kemampuan kognisi dan akademik secara umum. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa kemampuan yang berkaitan dengan pemahaman diri, kemandirian, dan rasa untuk berupaya masih perlu ditingkatkan agar anak dapat optimal mengikuti pembelajaran di sekolah dasar. Orang tua dan guru memiliki peran penting untuk mendampingi transisi anak dalam mengikuti pembelajaran dan aturan di sekolah dasar. Baik orang tua, guru, maupun anak perlu berkomitmen untuk bersinergi bersama dalam mencapai kesuksesan anak di sekolah.Kata Kunci: kesiapan sekolah, anak usia dini, sekolah dasar, kesiapan orang tuaDOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpa.v6n1.20867
HUBUNGAN ANTARA LATIHAN SENAM IRAMA DENGAN KEMAMPUAN GERAKAN TERKOORDINASI ANAK USIA DINI Anisa Ayu Lestari; Baharuddin Risyak; Sasmiati Sasmiati
Jurnal PG-PAUD Vol 1, No 4 (2015): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The background of this study was children low ability to perform coordinated movements aged 5-6 years old in Melati Puspa Tanjung Senang kindergarten Bandar lampung. This study aimed to examine the relationship between rhythmic gymnastics exercises toward children coordinated movement ability. The research used correlations study. Data were analyzed by using test table and statistical test method with Spearman Rank test. Data were collected by using observation and documentation. The results showed that there was a positive relationship between rhythmic gymnastics exercises with children coordinated movement ability aged 5-6 years in Melati Puspa kingdergarten Tanjung Senang Bandar Lampung 2015.Penelitian ini berlatar belakang dari rendahnya kemampuan melakukan gerakan yang terkoordinasi anak usia 5-6 tahun di TK Melati Puspa Tanjung Senang Bandar Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan yang positif antara latihan senam irama dengan kemampuan melakukan gerakan terkoordinasi Anak. Penelitian yang digunakan adalah penelitian Korelasional dengan teknik analisis data menggunakan uji analisis tabel dan uji statistik dengan rumus korelasi Tata Jenjang (Spearman Rank). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan yang positif antara latihan senam irama dengan kemampuan melakukan gerakan yang terkoordinasi pada Anak Usia 5-6 tahun di TK Melati Puspa Tanjung Senang Bandar lampung Tahun 2015.Kata Kunci: gerakan terkoordinasi, latihan senam irama, anak usia dini.
Gambaran Kreativitas Anak Usia Dini Alfi Kartika; Ari Sofia; Sugiana Ana
Jurnal PG-PAUD Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this study was children limitation in expressing and developing their ideas, making new combinations and detailing an object and less supportive environments. This study aimed to describe the level of children creativity aged 5-6 years old. The research method was quantitative descriptive type. The sampling technique was purposive random sampling with the sample of 30 children aged 5-6 years old. The data were collected by using test instruments. Data was analyzed by using descriptive techniques. The results showed that the children’s creativity was categorized as medium. So, it can be concluded that teacher should provide a rich environments to increase children creativity.Masalah dalam penelitian ini adalah anak belum lancar dalam mengemukakan dan mengembangkan ide, membuat kombinasi-kombinasi baru dan memperinci suatu objek atau gagasan dan terdapat lingkungan yang membatasi dan kurang menunjang kreativitas anak.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kreativitas anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive random sampling. Sampel dalam penelitian berjumlah 30 anak. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan instrumen tes. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas anak dikategorikan sedang. Dapat disimpulkan bahwa guru harus memberikan lingkungan yang kaya untuk meningkatkan kreativitas anak usia dini.Kata kunci: anak usia dini, kreativitas, pendidikan    
Pemahaman Guru Tentang Media Pembelajaran Anak Usia Dini Lia Octa Silviani; Riswanti Rini; Ari Sofia
Jurnal PG-PAUD Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this research is that teachers have not utilized media of educational games in the early childhood learning activity. The aims of this research  was described teachers' understanding of early childhood learning media in Sukarame district, Bandar Lampung City. The research type was descriptive. The sampling technique used is cluster sampling with a total sample of 52 teachers. Data collection techniques used tests and documents. The results of the research data were analyzed quantitative descriptively. The results of this research indicate that most of the teachers have not understanding about early childhood learning media, covering four aspects that are assessed, namely the characteristics of educational learning tools, types of educational learning tools, objectives of educational learning tools and benefits of educational learning tools. Masalah dalam penelitian ini adalah guru belum memanfaatkan media dalam kegiatan pembelajaran anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman guru tentang media pembelajaran anak usia dini di Kecamatan Sukarame Kota Bandar Lampung. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster sampling dengan jumlah sampel sebanyak 52 guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui tes dan dokumen. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sebagian besar guru belum memahami media pembelajaran anak usia dini,  meliputi  empat aspek yang dinilai yaitu ciri-ciri alat permainan edukatif, jenis-jenis alat permainan edukatif, tujuan alat permainan edukatif dan manfaat alat permainan edukatif.Kata kunci : pemahaman guru, media pembelajaran, alat permainan edukatif
Aktivitas Bermain Teka-teki Meningkatkan Kemampuan Mengenal Keaksaraan Anak Usia Dini Sevy Ristalia; Sasmiati Sasmiati; Maman Surahman
Jurnal PG-PAUD Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem of the research was children low level literacy skils development. This research aimed to know the influence of puzzelz games toward children literacy skills development Group B in Mardisiwi kindergarten Mataram Baru east Lampung. The research methods were Pre-experimental with One Group Pretest-Posttest designed. Samples technique was simple random sampling with 30 students. Data were collected by observation and documentation. Data was analyzed by using simple linear regression. The results showed that there were an influences of puzzlez games toward children literacy skils development. Puzzlez games contributed 72,4% to the children literacy skils development.Masalah penelitian ini adalah anak belum bisa mengenal keaksaraan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bermain teka-teki terhadap kemampuan mengenal keaksaraan anak kelompok B di TK Mardisiwi Mataram Baru Lampung Timur. Metode penelitian bersifat Pre-Eksperimental menggunakan jenis One Grup Pretest-Posttest. Sampel penelitian berjumlah 30 siswa.Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan Regresi Linier Sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh antara bermain teka-teki terhadap kemampuan mengenal keaksaraan pada anak. Bermain teka-teki memberikan kontribusi sebanyak 72,4% terhadap kemampuan mengenal kekasaraan anak.Kata Kunci : teka-teki, keaksaraan, anak usia dini
Pengenalan Lambang Bilangan Anak Usia Dini Melalui Permainan Engklek Nur Bella Rizki; M. Thoha Sampurna Jaya; Maman Surahman
Jurnal PG-PAUD Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem was low level of children development in knowing the symbol of numbers. This research aimed to find out the influences of engklek game toward children symbol of number development in group B Tunas Melati II kindergarten at Sub Natar South Lampung Regency. Research methods was pre-experimental with one group pretest-posttest. Sample research were 20 children with probability sampling technique. Data were collected by observation and documentation. Data was analyzed by using simple linear regression. The results showed that engklek games has an influences toward children symbol of number development. Masalah Penelitian adalah rendahnya perkembangan mengenal lambang bilangan pada anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas permainan engklek terhadap perkembangan mengenal lambang bilangan pada anak kelompok B di TK Tunas Melati II Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan. Metode penelitian ini bersifat Pre-Eksperimental menggunakan jenis One Grup Pretest-Posttest. Sampel penelitian berjumlah 20 anak dengan pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan Regresi Linier Sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh aktivitas permainan terhadap perkembangan mengenal lambang bilangan pada anak kelompok B.Kata Kunci: anak usia dini, lambang bilangan, permainan engklek.
PEMAHAMAN GURU DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK ANAK USIA DINI Atika Sari; Baharuddin Risyak; Sasmiati Sasmiati
Jurnal PG-PAUD Vol 1, No 6 (2015): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study focused the comprehension of early childhood teachers in thematic learning in the village of Jati Datar District of Bandar Mataram Lampung Tengah. The purpose of this study was to describe the understanding of early childhood teachers in thematic learning. This study was conducted in five kindergarten in the village of Jati Datar District of Bandar Mataram Lampung Tengah consisting of TK Pertiwi, TK ABA, TK Tunas Bangsa, TK 17 Agustus and TK Madina Azzahro. This study used data analysis techniques a mix of quantitative-qualitative. These results indicated that teachers' comprehension of the thematic learning which includes the concept, planning, implementation and evaluation of thematic learning is still low. Data showed that teachers have not applied the thematic learning in school looks at the lesson plans are made not in accordance with the learning activities carried out by the teacher.Penelitian ini berfokus pada pemahaman guru PAUD dalam pembelajaran tematik di Desa Jati Datar Kecamatan Bandar Mataram Lampung Tengah. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pemahaman guru PAUD dalam pembelajaran tematik. Penelitian ini dilaksanakan di lima Taman Kanak-Kanak di Desa Jati Datar Kecamatan Bandar Mataram Lampung Tengah yang terdiri dari TK Pertiwi, TK ABA, TK Tunas Bangsa, TK 17 Agustus, dan TK Madinah Azzahro. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data campuran kuantitatif-kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemahaman guru mengenai pembelajaran tematik yang meliputi konsep, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi dari pembelajaran tematik masih rendah. Data menunjukan bahwa guru belum menerapkan pembelajaran tematik di sekolah terlihat pada rencana pembelajaran yang dibuat tidak sesuai dengan kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru.Kata Kunci : guru PAUD, pemahaman guru, pembelajaran tematik.
Permainan Modifikasi Lari Estafet Terhadap Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 4-5 Tahun Nurul Irma Wardani; ari sofia; nia fatmawati
Jurnal PG-PAUD Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to see gross motor development before and after using running relay modification game and the effect of running relay modification on gross motor development. This study used an experimental method with one group pretest posttest design with a sample of 30 children, and observation and documentation data collection technique. Data analysis techniques used piered sample t-test and simple linear regression. The result of this study show the difference in gross motor development between before and after using running relay modification and the effect of running relay modification and the influence of the running relay modification game on gross motor development. This mean running relay modification game can help stimulate gross motoric development of children aged 4-5 years.Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan perkembangan motorik kasar sebelum dan setelah menggunakan permainan modifikasi lari estafet dan pengaruh permainan modifikasi lari estafet terhadap perkembangan motorik kasar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan one group pretest posttest design,dengan sampel sebanyak 30 anak, serta teknik pengumpulan data observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan piered sample t-test dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian ini menunjukan perbedaan perkembangan motorik kasar antara sebelum dan setelah menggunakan permainan modifikasi lari estafet dan pengaruh permainan modifikasi lari estafet terhadap perkembangan motorik kasar. Artinya, permainan modifikasi lari estafet bisa menstimulus perkembangan motorik kasar anak usia 4-5 tahun.Kata Kunci : anak usia 4-5 tahun. modifikasi lari estafet, permainan, perkembangan motorik kasar.
Bermain Pembangunan Meningkatkan Kreativitas Anak Usia Dini Tri Susanti; Ari Sofia; Diah Utaminingsih
Jurnal PG-PAUD Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Problem in this study was low children creativity. This study aimed to determine the improvement of chldren creativity through playing development. The population were 42 children. Sample were 23 children with purposive sampling technique. The method was used experimental with one-goup pretest-posttest design. Data were colected by observation and analize by using wilcoxon test which obtained value of Zhitung 4,216 campared with Ztable value was 0,000. It can be concluded that Ha accepted and Ho rejected The result showed that creativity was increased by 5,31% through constructive play.Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya kreativitas pada anak usia dini. Tujuan penelitian ini untuk meningkatan kreativitas anak usia melalui bermain pembangunan. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 42 anak. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling dan sampel penelitian berjumlah 23 anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini eksperimen semu dengan one-group pretest-posttest design. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji wilcoxon yang diperoleh nilai Zhitung -4,216 Ztable 0,000, maka Ha diterima dan Ho ditolak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kreativitas sebesar 5,31% melalui bermain pembangunan.Kata kunci : anak usia dini, bermain pembangunan, kreativitas.