cover
Contact Name
Mieke
Contact Email
mieke@esaunggul.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
inohim.ueu@esaunggul.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM)
Published by Universitas Esa Unggul
ISSN : 23548932     EISSN : 26559129     DOI : -
Core Subject : Health,
Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM) is a scientific publication devoted to disseminate all information contributing to the understanding and development of Health Information management, Health Informatics and Health Information Management System.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2019): INOHIM" : 6 Documents clear
Pengaruh Dimensi Kualitas Terhadap Loyalitas Pasien Di Unit Rawat Jalan RS Patria IKKT Witri Zuama Qomarania; Rosana Dwiyanti Putri
Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM) Vol 7, No 1 (2019): INOHIM
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (785.896 KB) | DOI: 10.47007/inohim.v7i1.174

Abstract

AbstractHealth is the citizen right. Increasing health needs must be accompanied by the provision of quality health services. Patient loyalty is an important to maintaining of the hospital existence. Service quality is one of the factors to influence patient loyalty. Service quality is measured based on the dimensions of tangible, reliability, responsiveness, assurance and empathy. In 2015-2017 period, Patria IKKT Hospital had fluctuations in the number of visits. The decrease in the number of visits occurred in 2016 from 23690 patients in 2015 to 21544 patients. In 2017 there was an increase to 28667 patients. The study aim to determine dimensions of service quality effect on patient loyalty in the outpatient unit of Patria IKKT Hospital in 2018. The research was a quantitative study with a cross sectional design. The population is old patients in outpatient unit of Patria IKKT Hospital with 106 respondents as sample were taken by purposive sampling. The data was taken by questionnaire. The result of multivariate analysis using multiple linier regression obtained reliability, assurance, empathy and tangible dimensions have a significant relationship (P-value 0,000) to patient loyalty in Patria IKKT Hospital but responsiveness dimension is not. Based on the regression equation to see effect each quality dimensions on loyalty patient, reliability effect is 0,367, assurance effect is 0,266, empathy effect is 0,674 and tangible effect is 0,085. Empathy has most dominant influence on increasing patient loyalty at Patria IKKT Hospital.                    Keywords: dimension of service quality, patient loyalty, Patria IKKT Hospital AbstrakKesehatan merupakan hak setiap warga. Tingginya kebutuhan akan kesehatan perlu diiringi dengan pemberian pelayanan kesehatan yang berkualitas. Loyalitas pasien menjadi modal dalam mempertahankan eksistensi rumah sakit. Kualitas pelayanan merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap loyalitas pasien. Kualitas pelayanan diukur berdasarkan dimensi tangible, reability, responsiveness, assurance dan empathy. Pada periode 2015-2017 RS Patria IKKT mengalami fluktuasi jumlah kunjungan. Penurunan jumlah kunjungan terjadi pada tahun 2016 dari 23690 pasien di tahun 2015 menjadi 21544 pasien. Kemudian di tahun 2017 terjadi peningkatan menjadi 28667 pasien. Penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh dimensi kualitas pelayanan terhadap loyalitas pasien di unit rawat jalan RS Patria IKKT tahun 2018. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien lama unit rawat jalan RS Patria IKKT dengan sampel sebesar 106 responden diambil secara purposive sampling. Data diambil dengan menggunakan kuesioner. Hasil analisis multivariate dengan menggunakan regresi linier berganda diperoleh dimensi reliability, assurance, empathy dan tangible memiliki hubungan yang signifikan (P-value 0,000) terhadap loyalitas pasien di RS Patria IKKT sedangkan dimensi responsiveness tidak. Berdasarkan persamaan regresi untuk melihat pengaruh dimensi kualitas terhadap loyalitas diperoleh reliability memiliki pengaruh sebesar 0,367, assurance memiliki pengaruh sebesar 0,266, empathy memiliki pengaruh 0,674 dan tangible memiliki pengaruh 0,085. Empathy memiliki pengaruh paling dominan terhadap peningkatan loyalitas pasien di RS Patria IKKT.      Kata Kunci: dimensi kualitas pelayanan, loyalitas pasien, RS Patria IKKT
Penggunaan Sistem Informasi Geografis Untuk Pemetaan Sebaran Kejadian Diare Pada Balita Ditinjau Dari Faktor Lingkungan Rumah Keluarga Di Kota Kendari Tria Saras Pertiwi
Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM) Vol 7, No 1 (2019): INOHIM
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1032.117 KB) | DOI: 10.47007/inohim.v7i1.173

Abstract

AbstractDiarrhea in toddlers is one of the diseases that become a health problem in the world, especially in developing countries and if the handling is not right it can lead to death. Geographical Information System (GIS) is a system that can be used to obtain epidemiological data information and this information when mapped will be a useful tool for mapping the incidence of an illness. This study aims to map the distribution of risk factors for diarrhea among toddlers in Kendari City. Type of research is observational analytic with cross sectional design. Data analysis using chi square test and GIS device to determine the distribution of diarrhea patients based on risk factors for diarrhea in toddlers in Kendari City. The results of the analysis showed that there was a significant relationship between environmental factors and the incidence of diarrhea in toddlers, including drinking water source factors p-value 0.002, latrine conditions p-value 0.001, sewerage channels p-value 0.03 and landfills p-value 0.04. The mapping results show that the majority of respondent families who have drinking water, and SPAL are not eligible in the village puuwatu. The majority of area that use family latrines are not eligible in the Kelurahan Watu-Watu, Lahundape and Bende.Keywords: disesase mapping, geographic information system (GIS), diarrhea; children under five years AbstrakDiare pada balita merupakan salah satu penyakit yang menjadi masalah kesehatan di dunia terutama di negara berkembang dan jika penanganannya tidak tepat dapat berujung pada kematian. Sistem Informasi Geografis (SIG) salah satu sistem yang dapat digunakan untuk memvisualisasikan dan mendapatkan informasi data epidemiologi dan informasi ini ketika dipetakan akan menjadi alat yang berguna untuk memetakan kejadian suatu penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk pemetaan sebaran faktor risiko diare balita di Kota Kendari. Jenis penelitian ini yaitu observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Analisis data menggunakan uji chi square & perangkat SIG untuk mengetahui distribusi penderita diare pada balita berdasarkan faktor risikonya. Hasil analisis menunjukkan ada hubungan signifikan faktor lingkungan dengan kejadian diare pada balita, diantaranya faktor sumber air minum yaitu p-value 0.002, kondisi jamban p-value 0.001, dan saluran pembuangan air limbah (SPAL) p-value 0.03. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa mayoritas keluarga responden yang memiliki sumber air minum dan saluran pembuangan air limbah yang tidak memenuhi syarat terdapat pada kelurahan puuwatu. Mayoritas wilayah yang memanfaatkan   keluarga yang tidak memenuhi syarat yaitu terdapat pada kelurahan Kelurahan Watu-Watu, Lahundape dan Bende.Kata Kunci: pemetaan penyakit; sistem informasi geografis (SIG); diare; balita 
Evaluasi Penerapan SIKDA Optima Dengan Pendekatan HOT-Fit Pada Aspek Sumber Daya Manusia Di Wilayah Puskesmas Johar Baru Jakarta Pusat Laela Miftahul Jannah; Syefira Salsabila
Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM) Vol 7, No 1 (2019): INOHIM
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (721.951 KB) | DOI: 10.47007/inohim.v7i1.159

Abstract

AbstractJohar Baru Health Center is one of the Public Health Center that has implemented SIKDA Optima. SIKDA Optima is a generic application that is optimized or adjusted according to the Health Center needs which is involving the third-party called vendors. To find out whether SIKDA Optima is effective or not, an evaluation is needed. The purpose of this study was to evaluate the implementation of SIKDA Optima at Johar Baru Health Center on the Human Resource Aspect with the HOT-Fit Approach. This study used a quantitative approach with observational survey and cross sectional design. The population in this study was 98 users and the sample was 79 users. Data collection used a questionnaire, with data analysis using multiple linear regression. The results of multiple linear regression test showed that there was a significant influenced between the use of SIKDA Optima and the satisfaction SIKDA Optima’s user with the real benefits of SIKDA Optima at Johar Baru Health Center in Central Jakarta (p-value 0,000001) with the regression equation of real benefits = 5,716 - 0,016(System Usage) + 0.776 (SIKDA Optima User Satisfaction). The coefficient determination (R2) is 66,6%. It means that variability of real benefits can be explained 66,6% by SIKDA Optima User Satisfaction and System Usage, while 33,4% is explained by other factors.Keywords: SIKDA Optima, HOT-Fit; Human Resource, Johar Baru Health CenterAbstrakPuskesmas Johar Baru merupakan salah satu puskesmas yang telah menerapkan SIKDA Optima. SIKDA Optima adalah SIKDA generik yang di optimalkan sesuai dengan kebutuhan puskesmas yang melibatkan pihak ketiga yaitu vendor. Untuk mengetahui apakah SIKDA Optima sudah efektif dan efisien, maka diperlukan suatu evaluasi. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi penerapan SIKDA Optima di Wilayah Puskesmas Johar Baru Jakarta pada Aspek SDM dengan Pendekatan HOT-Fit. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survey observasional dan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebesar 98 user dan besar sampel sebanyak 79 user. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, dengan analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil uji regresi linier berganda diperoleh bahwa ada pengaruh secara signifikan Penggunaan SIKDA Optima dan Kepuasan Pengguna SIKDA Optima secara simultan terhadap Manfaat Nyata SIKDA Optima di Wilayah Puskesmas Johar Baru Jakarta Pusat (p-value 0,000001) dengan persamaan manfaat nyata = 5,716 - 0,016 (Penggunaan System) + 0,776 (Kepuasan Pengguna SIKDA Optima). Koefisien determinasi ( R2) sebesar 66,6%. Hal ini berarti bahwa keragaman manfaat nyata dapat dijelaskan oleh Kepuasana Pengguna SIKDA Optima dan Pengguna Sistem sebesar 66,6% sedangkan 33,4% dijelaskan oleh faktor lain.Kata Kunci: SIKDA Optima, HOT-Fit; Sumber Daya Manusia, Puskesmas Johar Baru
Analisis Faktor Penyediaan Berkas Rekam Medis Rawat Jalan Poli Penyakit Dalam RSU Kota Tangerang Selatan Sucipto Sucipto; Fenita Purnama
Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM) Vol 7, No 1 (2019): INOHIM
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (721.201 KB) | DOI: 10.47007/inohim.v7i1.161

Abstract

AbstractProvision of medical record files must be able to support health services, especially quality outpatient services. One of the things that can support the provision of medical record is an adequate storage location. The objective of thi study was to analyze the factors providing medical records, outpatient in poly internal disease in RSU Kota Tangerang Selatan. The research method used was descriptive research method with cross sectional approach. The results of the research was storage system in RSU Kota Tangerang Selatan was centralized with straight numbering system. The average of length of providing medical record files until poly internal disease was 20 minutes. The storage location in RSU Kota Tangerang Selatan is on the 3rd floor and poly internal medicine is on the 1st floor as well as other poly-poles everywhere. The storage space for medical record files at RSU Kota Tangerang Selatan had various types of storage racks. Standard Operating Procedure in RSU Kota Tangerang Selatan, especially in the medical record unit, was available for every medical record activity, but it had not run optimally and had not been well documented.Keywords: medical record files, straight numbering system AbstrakPenyediaan berkas rekam medis harus dapat mendukung pelayanan kesehatan, khususnya pelayanan rawat jalan yang bermutu. Salah satu hal yang dapat mendukung agar penyediaan berkas rekam medis rawat jalan dapat terlaksana dengan baik adalah lokasi penyimpanan yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyediaan berkas rekam medis rawat jalan poli penyakit dalam RSU Kota Tangerang Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan Studi Potong Lintang (cross sectional). Hasil penelitian yang diperoleh yaitu sistem penyimpanan berkas RSU Kota Tangerang Selatan adalah sentralisasi dengan penjajaran straight numbering system. Waktu penyediaan berkas rekam medis di RSU Kota Tangerang Selatan hingga sampai ke poli penyakit dalam rata-rata membutuhkan waktu 20 menit. Lokasi penyimpanan di RSU Kota Tangerang Selatan berada di lantai 3 dan poli penyakit dalam berada di lantai 1 begitu juga dengan poli-poli yang lain berada dimana-mana. Ruang penyimpanan berkas rekam medis di RSU Kota Tangerang Selatan memiliki berbagai jenis rak penyimpanan. Standar Operasional Prosedur di RSU Kota Tangerang Selatan terutama di unit rekam medis sudah ada untuk setiap kegiatan rekam medis hanya saja belum berjalan dengan maksimal dan belum terdokumentasi dengan baik.Kata Kunci: berkas rekam medis, straight numbering system
Pengetahuan, Sikap, dan Peran Kader Kesehatan dalam Perawatan Metode Kanguru (PMK) di Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara: Studi Kualitatif Intan Silviana Mustikawati
Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM) Vol 7, No 1 (2019): INOHIM
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (649.886 KB) | DOI: 10.47007/inohim.v7i1.172

Abstract

AbstractNeonatal mortality rates is quite high in Indonesia, where one of the main problem causing it was low birth weight babies (LBW). Kangaroo Mother Care (KMC) is an intervention that can be done to reduce mortality in LBW, by making direct contact between the skin of the baby and the mother. The purpose of this study was to identify knowledge, attitudes, and roles of community health workers in KMC practice. This research was qualitative study. The informants in this study were 5 community health workers and 5 health workersin Tanjung Priok Subdistrict, North Jakarta. Informants was collected purposively. Data was collected by in-depth interviews and analyzed by content analysis. Community health workers understood about benefit and how to practice KMC, and had positive attitudes regarding benefit of KMC. However, they did not know about the duration of KMC and people who can do KMC. The role of community health workers was to provide information about exclusive breastfeeding and KMC practices, motivate and remind mothers to practice KMC; monitor infant weight; and help mothers to do KMC. In carrying out its functions, community health workers need to get training in advance regarding KMC. Community health workers can play a role in monitoring KMC practice. Keywords: knowledge, attitudes, role, community health workers, Kangaroo Mother CareAbstrakAngka kematian neonatus cukup tingi di Indonesia, dimana salah satu penyebab utamanya adalah bayi berat lahir rendah (BBLR). Perawatan Metode Kanguru (PMK) merupakan salah satu intervensi yang dapat dilakukan untuk mengurangi kematian pada BBLRdengan melakukan kontak langsung antara kulit bayi dengan ibu.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi pengetahuan, sikap, dan peran kader kesehatan dalam PMK. Jenis penelitian ini adalah studi kualitatif. Informan dalam penelitian ini yaitu 5 orang kader kesehatan dan 5 orang petugas kesehatan di Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Pengambilan informan dilakukan secara purposive. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan analisisi data dilakukan secara content analysis. Secara umum, kader kesehatan memahami mengenai manfaat dan cara mempraktekkan PMK, serta mempunyai sikap yang positif mengenai manfaat PMK. Namun kader kesehatan kurang mengetahui mengenai durasi PMK dan orang yang dapat melakukan PMK. Peran kader kesehatan dalam praktek PMK yaitu memberikan informasi mengenai ASI eksklusif dan praktek PMK, memotivasi dan mengingatkan ibu untuk praktek PMK, memantau berat badan bayi, dan membantu ibu mempraktekkan PMK. Dalam menjalankan fungsinya tersebut, kader kesehatan perlu mendapatkan pelatihan terlebih dahulu mengenai PMK. Kader kesehatan dapat berperan dalam pemantauan praktek PMK.Kata Kunci: pengetahuan, sikap, peran, kader kesehatan, Perawatan Metode Kanguru 
Analisis Situasi Penerapan Kesehatan Kerja Pada Puskesmas Di Wilayah Jakarta Barat Tahun 2018 Putri Handayani; Ahmad Irfandi
Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM) Vol 7, No 1 (2019): INOHIM
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.698 KB) | DOI: 10.47007/inohim.v7i1.27

Abstract

AbstractOccupational health efforts for informal sector workers are things that need special attention. These efforts need to be done considering informal sector workers also have the same risk of experiencing work accidents and occupational diseases such as those faced by workers in large industries. This study aims to analyze the situation of the application of occupational health in Puskesmas in West Jakarta in 2018 through the approach of strengths, weaknesses, opportunities and threats of the implementation of occupational health efforts in the West Jakarta Work Area Health Center. In this study the authors use content analysis methods to find out specifically the situation that exists in each health center. Based on the results of the study it was found that all Puskesmas in the West Jakarta area when the research was carried out had applied Occupational Health Efforts in the form of Pos UKK, but in practice there were many things that were still constraints and obstacles such as specific HR needs in the area of Occupational Health and Safety, lack of procedures clear technicalities related to the implementation of occupational health efforts in each Pos UKK, and not all workers in the informal sector have good knowledge and understanding of occupational health and safety risks.Keywords: program, occupational health, pos UKKAbstrakUpaya kesehatan kerja pada pekerja sektor informal merupakan hal yang perlu mendapat perhatian khusus. Upaya tersebut perlu dilakukan mengingat pekerja sector informal juga memiliki risiko yang sama untuk mengalami kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja seperti yang dihadapi oleh pekerja di industry besar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis situasi penerapan kesehatan kerja pada Puskesmas di Wilayah Jakarta Barat tahun 2018 melalui pendekatan kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman pelaksanaan upaya kesehatan kerja di Puskesmas Wilayah Kerja Jakarta Barat. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode analisis konten untuk mengetahui secara spesifik situasi yang ada pada masing-masing puskesmas. BErdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa seluruh puskesmas di wilayah Jakarta Barat saat penelitian dilakukan sudah menerapkan Upaya Kesehatan Kerja dalam bentuk Pos UKK, Namun dalam pelaksanaannya terdapat banyak hal yang masih menjadi kendala dan hambatan seperti kebutuhan SDM yang spesifik membidangi Kesehatan dan Keselamatan Kerja, belum adanya prosedur teknis yang jelas terkait pelaksanaan upaya kesehatan kerja di masing-masing Pos UKK, serta belum semua pekerja di sector informal memiliki pengetahuan dan pemahaman yang baik tentang risiko kesehatan dan keselamatan kerja.Kata Kunci: program, kesehatan kerja, pos UKK

Page 1 of 1 | Total Record : 6