cover
Contact Name
M. Taufiq Rahman
Contact Email
fikrakoe@uinsgd.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
fikrakoe@uinsgd.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
TEMALI : Jurnal Pembangunan Sosial
ISSN : -     EISSN : 26155028     DOI : -
Core Subject : Social,
TEMALI is an open-access and peer-reviewed journal published by the Department of Sociology of the Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung. The objective of the journal is to promote the sharing of knowledge and understanding of the social development issues. This journal covers cross-cutting issues on social development studies in the perspectives of religion, education, law, politics, psychology, sociology, anthropology, culture, religion, etc.
Arjuna Subject : -
Articles 184 Documents
DEMOKRASI SOSIAL DALAM PEMIKIRAN PAUL FEYERABEND Dodo Widarda
TEMALI : Jurnal Pembangunan Sosial Vol 2, No 2 (2019): TEMALI Vol. 2 No. 2 Tahun 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jt.v2i2.4444

Abstract

This article reevaluates Feyerabend’s thought in formatting social order based on his concept of Anything Goes. The discussion is a new challenge for social studies in the new circumstances and time. By taking Feyerabend’s books this study describes and analyzes the format of Feyerabend’s thought, what are being rejected by him, and what is being proposed by him in order to develop democracy in the community. By his effort, it is clear that Feyerabend places democracy as his fundamental reference for his idea of intellectual movement. Finally, this article contextualizes Feyerabend’s thought with what being happened in our time.
DIMENSI SOSIAL DALAM PELAYANAN ASPIRASI MASYARAKAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH JAWA BARAT Rully Khairul Anwar; Diah Fatma Sjoraida,
TEMALI : Jurnal Pembangunan Sosial Vol 1, No 1 (2018): TEMALI VOL 1 NO 1 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jt.v1i1.2376

Abstract

Penelitian ini membahas kinerja dewan perwakilan rakyat daerah dalam melayani penyaluran aspirasi masyarakat di Jawa Barat, Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendapatkan setting alamiah di mana ada banyak perilaku dan peristiwa yang terjadi. Penelitian ini juga menggali struktur, regulasi dan prosedur kelembagaan yang bisa memiliki dampak yang signifikan pada penyaluran aspirasi oleh masyarakat. Studi ini menemukan bahwa dalam rangka untuk melaksanakan fungsi mereka sebagai wakil-wakil terpilih, para anggota dewan provinsi selalu menyediakan diri mereka untuk melayani masyarakat. Dari segi dimensi sosial, semua layanan dilakukan dalam banyak cara yang merepresentasikan rakyat itu sendiri. Meski begitu, sebagian orang masih meragukan signifikansi cara-cara tersebut bagi perkembangan kondisi demokratis. Karena ketika di kantor DPRD, pihak penyalur suara rakyat hanya berhadapan dengan pihak secretariat DPRD, terutama bagian Hubungan Masyarakat dan Protokol.
PENGARUH PEMBANGUNAN KEBUDAYAAN TERHADAP PEMBANGUNAN MANUSIA DI INDONESIA Isna Zuriatina
TEMALI : Jurnal Pembangunan Sosial Vol 3, No 1 (2020): TEMALI Vol. 3 No. 1 Tahun 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jt.v3i1.6364

Abstract

The diversity of Indonesian culture is a strong basic capital in development. The government has realized that cultural treasures in Indonesia are valuable assets. Cultural development is one of the government's efforts to improve the welfare and quality of human life in Indonesia. To measure the quality of human life, the Human Development Index (HDI) indicator is used, which explains how the population can access the results of development in obtaining income, health, education, and so on. The Cultural Development Index (CDI) is an instrument used to measure the achievements of cultural development performance, which consists of 7 dimensions, namely dimensions of cultural economy, education, socio-cultural resilience, cultural heritage, cultural expression, cultural literacy, and gender. To find out how much influence the CDI has on HDI in Indonesia, a simple linear regression statistical method is used. The result of this study illustrate that the CDI and HDI have a positive relationship, that is, the higher the CDI achievement, the higher the HDI achievement of a region. From the result of R Square shows that 40 percent of the HDI variable can be explained by the CDI variable, while the rest can be explained by other factors. Through a simple linear regression statistical analysis test found that every one percent increase in the CDI, will increase the HDI by 0.437 percent. This finding is expected to provide recommendations to the government regarding cultural-based national development. All development planning must also consider cultural development.
THE MANAGEMENT OF COMMUNITY EDUCATION IN RURAL AREA BY RELIGIOUS EDUCATION INSTITUTIONS Mohammad Mustari
TEMALI : Jurnal Pembangunan Sosial Vol 3, No 1 (2020): TEMALI Vol. 3 No. 1 Tahun 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jt.v3i1.7573

Abstract

This article discusses how public education institutions such as boarding schools face the social changes brought about by modernity. The assumption is that as agents of change, of course pesantren must follow what and how modernity itself can only provide answers to society. What is mainly brought about by modernity itself is development. Therefore, social change that must be answered primarily by pesantren is a matter of development. This study found that operationally, the relationship between pesantren and rural community development, which aspires to improve the quality of human resources in the pesantren, has been carried out through the following activities: consolidation and cooperation, business links and education, and insights into the pesantren's struggle, community, and the government.
SOCIAL COMMUNICATION OF FARMERS IN ESTABLISHING FOOD SECURITY RECOVERY Rully Khairul Anwar; Edwin Rizal; Elnovani Lusiana
TEMALI : Jurnal Pembangunan Sosial Vol 3, No 1 (2020): TEMALI Vol. 3 No. 1 Tahun 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jt.v3i1.7482

Abstract

This study aimed to gain an overview of farmers' community in rural areas about a social communication model among them who have cultivated farmland from generation to generation. The qualitative and descriptive study in a village in Garut found that there were patterns of traditional communication maintained by the majority of farmers as well as open communication patterns with absorbs the modernization of development. With social communication pattern, it is clear that there are efforts to strengthen the resilience of rural communities which are sufficient dynamic to reduce the imbalance between rural and urban areas, reduce the level of dependence of the city, increase the income of farmers, and empowerment of farmers and poor communities in rural areas.
PRINSIP MEMUDAHKAN URUSAN DALAM SOSIOLOGI ISLAM Zaenal Mutaqin; Ridzwan Ahmad
TEMALI : Jurnal Pembangunan Sosial Vol 3, No 1 (2020): TEMALI Vol. 3 No. 1 Tahun 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jt.v3i1.7497

Abstract

Fokus kajian ini adalah fiqh al-taisir Yusuf al-Qaradawi. Yusuf al-Qaradawi adalah salah seorang tokoh sangat dikagumi oleh para pengkaji dan peneliti hukum Islam karena fatwa dan pandangannya selalu up to date dan segar disamping gaya bahasanya yang mudah dan tepat. Pendekatan yang digunakannya adalah kesederhanaan dan kemudahan. Namun ada sekelompok umat Islam yang mempertikai fatwa dan pandangan fiqhnya. Maka diperlukan adanya satu penyelidikan berkaitan dengan pemikiran  kesederhanaan dan kemudahan yang diusungnya. Kajian ini berbentuk literatur yang berbasis analisis dengan maqasid al-shari’ah. Antara formula yang dianalisis dalam fiqh al-taisir al-Qaradawi adalah: konsep fiqh al-taisir dan seperangkat premis yang digunakan dalam pelaksanaanya, meliputi: isu tentang rukhsah, darurat dan keadaan yang meringankan, memilih yang mudah bukan yang berhati-hati, membatasi masalah yang wajib dan haram, bebas dari fanatisme mazhab, menerapkan prinsip kemudahan dalam masalah yang susah dielakkan, penjagaan maqasid dan perubahan fatwa. Penulis mendapati dari penyelidikan ini bahwa ide kesederhanaan dan kemudahan dalam fiqh al-taisir al-Qaradawi masih bisa diterima dan boleh dijadikan panduan, karena isu yang diusung dalam fiqh al-taysirnya adalah isu-isu khilafiyah yang terbuka dengan perbincangan bukan masalah qat’i yang sudah pasti. Namun di dalam pelaksanaannya tidak boleh digunakan pada setiap isu dan keadaan, disamping itu hendaknya tidak menyimpang dari garis panduan konsep taisir yang digagas oleh para ulama usul fiqh dan selari dengan maqasid al-shari’ah yang menjadi acuan utama dalam falsafah hukum Islam.   
Malay Local Wisdom: An Analysis of Social History of the Malay Literary Saga Books Mohd Puaad Bin Abdul Malik; Ahmad Farid Abdul Jalal; Rahimin Affandi Abd. Rahim; Siti Maimunah Binti Kahal
TEMALI : Jurnal Pembangunan Sosial Vol 3, No 1 (2020): TEMALI Vol. 3 No. 1 Tahun 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jt.v3i1.7483

Abstract

Kajian ini mengungkapkan bagaimana suatu episteme keilmuan Melayu muncul dalam konteks sosialnya. Dengan kajian literature kajian ini menemukan bahwa kesedaran masyarakat dunia tentang kearifan tempatan milik masyarakat peribumi bukan eropah boleh diisi dengan mengemukakan konsep kearifan tempatan berasaskan ilmu melayu Islam. Kemudian, konstruk dan formula kearifan tempatan Melayu memang agak unik kerana merupakan hasil adunan dan sentesis antara Islam dengan pemikiran Melayu. Ia agak dinamik dan masih terpakai hingga pada masa sekarang. Selanjutnya, kitab jawi memang merupakan produk kearifan tempatan Melayu Islam yang terpenting. Ia dapat dilihat daripada segi penciptaan tulisan jawi dan konstruk ilmu yang dibangunkan oleh ulama melayu silam. Ia merupakan warisan berharga yang perlu dijaga dan dikaji oleh generasi akan datang.
Harmonizing the Community: An Intellectual Role of Ulama in Modern Indonesia Moeflich Hart Hasbullah
TEMALI : Jurnal Pembangunan Sosial Vol 3, No 1 (2020): TEMALI Vol. 3 No. 1 Tahun 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jt.v3i1.7733

Abstract

Artikel ini menganalisis peran intelektual ulama sebagai perantara budaya dalam masyarakat dari beberapa tahap dalam sejarah Indonesia. Bab-bab terpenting dalam sejarah Indonesia secara umum dapat dibagi menjadi lima periode: Pertama, periode masuknya Islam dan perkembangan awal islamisasi. Kedua, masa penjajahan. Ketiga, era era modern, yaitu munculnya gerakan modern dalam Islam di awal abad ke-20. Keempat, periode kemerdekaan revolusioner, dan kelima, periode pasca-kemerdekaan. Artikel sosio-historis ini melihat bahwa ulama di setiap periode ini adalah aktor utama sejarah dan menentukan arah perkembangan bangsa Indonesia. Khusus untuk bagian 'pembangunan komunitas' dalam penelitian ini, kasus peran seorang ulama yang merupakan kepala desa di Rancapanggung, Cililin, Bandung Barat pada 1930-an.
Model Penyampaian Pelatihan Bisnis Online pada Masyarakat Desa dengan Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Pesantren Solihin Solihin; Adnan Adnan
TEMALI : Jurnal Pembangunan Sosial Vol 3, No 1 (2020): TEMALI Vol. 3 No. 1 Tahun 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jt.v3i1.7484

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menampilkan bahwa perguruan tinggi sebagai bagian dari masyarakat dapat tetap berhubungan erat dengan masyarakat yang melahirkannya. Misalnya, masalah kemiskinan yang terus menghantui kehidupan sosial harus terus diberantas. Hal itu dapat dientaskan misalnya dengan wirausaha atau pengembangan bisnis. Sementara itu, pengembangan bisnis terus berkembang dari waktu ke waktu sehingga sampailah pada maraknya bisnis online. Dengan pengabdian ini kami dapat melihat bahwa masyarakat harus saling berbagi ilmu dan pengalaman agar sama-sama dapat berkembang. Oleh karena itu, jawaban-jawaban dari para akademisi atas permasalahan dan masyarakat dapat ditampilkan di sini. Dengan metode participatory action research, ditemukan bahwa cara meningkatkan pemahaman dan pengetahuan ustadz/ah dan santri pesantren terhadap bisnis online adalah dimulai dengan interaksi. Interaksi yang timbul dengan adanya pelatihan bisnis online dapat diketahui perbedaannya lewat ketepatan penyampaian informasi melalu target audience yang sesuai, perlengkapan sarana dan fasilitas komunikasi antar para pelaku kreatif, dan kondisi budget dalam memenuhi kebutuhan pelatihan maupun kreativitas santri/masyarakat.
Resolusi Konflik Sistem Pengelolaan Irigasi Pertanian di Pedesaan Kustana Kustana; Cucu Setiawan
TEMALI : Jurnal Pembangunan Sosial Vol 3, No 1 (2020): TEMALI Vol. 3 No. 1 Tahun 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jt.v3i1.7496

Abstract

Artikel ini membahas tentang bagaimana masyarakat pedesaan mengelola konflik di antara mereka. Mayoritas masyarakat Desa Ciherang kecamatan Karangtengah Kabupaten Cianjur yang mayoritas sebagai petani dalam jangka panjang pola pengelolaan irigasi dengan cara tradisional tidak memberikan dampa yang cukup maksimal bagi efektifitas dan efesisnsi apalagi hanya mengandalkan datangnya hujan. Oleh karena itu perlu mempertimbangkan untuk mengadopsi pola pengelolaan irigasi modern dengan cara mengadopsi teknologi kekinian (modern) agar masyarakat petani, baik pada waktu hujan maupun kemarau. Strategi musyawarah dan gotong royong yang merupakan bagian kearifan lokal bagi masyarakat Desa Ciherang ditumbeuhkan kembali. Sistem pengelolaan irigasi di Desa Ciherang Kecamatan Karangtengah diarahkan dapat meningkatkan efisiensi pemanfaatan, kualitas dan keterjangkauan pelayanan air. Hal tersebut dilakukan dengan mengembangkan system operasi dan pemeliharaan, termasuk meningkatkan partisipasi masyarakat untuk memelihara prasarana pengairan, membantu mencegah pengalihfungsian lahan pertanian produktif untuk pemanfaatan lainnya dan diharapkan dapat mencegah menurunnya mutu air dan menjaga kelestarian sumber air.

Page 4 of 19 | Total Record : 184