cover
Contact Name
Fahmi Hafid
Contact Email
poltekita@gmail.com
Phone
+6285255530999
Journal Mail Official
poltekita@gmail.com
Editorial Address
Jl. Thalua Konchi, Mamboro, Palu Utara, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94145
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan
ISSN : 1907459X     EISSN : 25277170     DOI : https://doi.org/10.33860
Core Subject : Health, Science,
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan (e-ISSN: 2527-7170, p-ISSN: 1907-459X) is a peer-reviewed open access scientific journal published by Poltekkes Kemenkes Palu. The scope for Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan includes nutrition, midwifery, nursing, public health, environmental health, food, and nutrition.Each volume of Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan is counted in each calendar year that consists of 4 issues. Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan is published two times per year every February, May, August, and November. Articles could be written in either Bahasa Indonesia or English
Articles 516 Documents
Perbandingan Efektifitas Teknik Relaksasi Dan Genggaman Jari Terhadap Penurunan Nyeri Pada Pasien Post Operasi Sectio Caesare Di Rumah Sakit Undata Provinsi Sulawesi Tengah Misnawati
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 1 (2019): May
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v13i1.29

Abstract

Teknik relaksasi dan genggaman jari merupakan suatu bentuk terapi relaksasi untuk menyeimbangkan energi tubuh yang dapat membantu pasien dalam menggontrol diri ketika timbulnya perasaan kurang menyenangkan yang dapat menimbulkan nyeri, stres fisik serta emosi. Penelitian dalam hal ini bertujuan mengidentifikasi perbandingan efektifitas teknik relaksasi dan genggaman jari terhadap penurunan nyeri pada pasien post operasi sectio caesarea di ruangan Matahari Rumah Sakit Umum Daerah Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Dalam Penelitian ini digunakan desain quasy exsperiment (pre and post test without control) dengan metode kuantitatif. Penelitian ini dilakukan tanggal 25 Juli sampai dengan 27 Agustus 2018. Semua pasien post operasi sectio caesarea merupakan Populasi dalam penelitian ini selama penelitian berlangsung. Jumlah sampel dihitung dengan menggunakan rumus rerata uji hipotesis two tail dengan nilai σ2=5,36, μo=5,07, μa=1,80, α=1,96 dan β= 0,84 sehingga jumlah sampel adalah 8 responden dipilih dengan teknik quota sampling. Data dihitung dengan menggunakan uji Wilcoxon dengan didapatkan nilai p=0,011(α≤=0,05) pada tingkat kemaknaan α=0,05 atau 95%). Pada hasil penelitian pretest didapatkan lebih banyak responden mengatakan nyeri berat terkontrol dan posttest didapatkan lebih sedikit responden mengatakan nyeri ringan. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat perbandingan efektifitas teknik relaksasi dan genggaman jari terhadap penurunan nyeri pada pasien post operasi sectio caesarea di ruangan Matahari Rumah Sakit Umum Daerah Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Oleh karena itu, peneliti menyarankan agar perawat dapat menerapkan teknik relaksasi dan genggam jari selama 20 menit sebagai salah satu manajemen nyeri.
Pengaruh Waktu Pelepasan Tourniquet Terhadap Kadar Kalium Pada Pengambilan Darah Vena Hadits Lissentiya Armal; Heti Rais Khasanah; Leni Marlina
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 1 (2019): May
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v13i1.30

Abstract

Tourniquet dapat menjadi masalah jika diikatkan terlalu lama dan dan terlalu erat pada saat pengambilan darah vena dapat mempengaruhi kadar kalium dan mengakibatkan kadar kalium tinggi palsu (pseudohiperkalemia). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu pelepasan Tourniquet terhadap kadar kalium pada pengambilan darah vena. Penelitian ini menggunakan metode Quasy Eksperimen dengan menggunakan rancangan Non-Equivalent Control group yang melibatkan dua grup dengan dua perlakuan yang berbeda. Variabel penelitian ini adalah waktu pelepasan tourniquet dan kadar kalium. Pengolahan data pada penelitian ini dilakukan secara univariat dan bivariat. Analisa data dalam penelitian ini juga menggunakan Uji T Independent untuk mengetahui pengaruh antar variabel. Hasil penelitian melalui analisa statistik didapatkan nilai rata-rata kadar kalium darah pada kelmopok pertama adalah 3,784 mEq/L dan kelompok kedua yakni 4,896 mEq/L. Dari hasil uji statistik diperoleh nilai P value (0,000) < α (0,05) yang berarti Ha diterima sehingga hasil dari penelitian ini adalah ada perbedaan rata-rata kadar kalium pada pelepasan tourniquet sesaat darah masuk dan pelepasan tourniquet setelah darah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah waktu pelepasan tourniquet dapat mempengaruhi kadar kalium dan disarankan untuk bagi tenaga medis untuk melepaskan tourniquet sesaat darah masuk kedalam jarum spuit saat pengambilan darah vena untuk menghindari tingginya kadar kalium dalam serum
Preeklamsia Dan Bayi Berat Lahir Rendah (Bblr) Di Rsu Anutapura Palu Lisnawati
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 1 (2019): May
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v13i1.31

Abstract

Preeklampsia didefinisikan sebagai perkembangan hipertensi dan proteinuria setelah 20 minggu kehamilan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan preeklampsia dengan BBLR di RSU Anutapura Palu. Penelitian kasus-kontrol. Populasi sebanyak 186 bayi dengan sampel BBLR sebanyak 93 bayi, matching pada usia kehamilan 37, 38, 39, dan 40 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari Ibu yang mengalami preeklamsia melahirkan bayi BBLR 16 orang (64%) dan tidak BBLR 9 bayi (36%). Sedangkan ibu yang tidak mengalami preeklamsia melahirkan bayi BBLR 77 bayi (47,8%) dan tidak BBLR 84 bayi (52,2%). Rerata BBL pada ibu preeklamsia 2232,00gr sedangkan pada ibu yang tidak preeklampsia 2363,04gr. Hasil uji kai kuadrat p-value = 0,197 (0,197>0,05) Disimpulkan meskipun prevalensi BBLR tinggi pada ibu yang mengalami preeklamsia namun tidak ada pengaruh yang signifikan antara preeklamsia terhadap kejadian bayi berat badan lahir rendah. Disarankan agar dilakukan analisis lebih lanjut dari faktor maternal lainnya terhadap kejadian BBLR di RSU Anutapura Palu
Analisis Asuhan Keperawatan Pada Pasien Dengan Pemenuhan Kebutuhan Dasar Hambatan Mobilitas Fisik Post Sectio Caesarea Fransisca Noya
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 1 (2019): May
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v13i1.32

Abstract

Data persalinan dengan Sectio Caesarea di dunia menurut World Health Organization (WHO) sebesar 5 sampai 15 persen setiap 1000 kelahiran. Angka ibu melahirkan dengan tindakan SC menurut data RISKESDAS tahun 2013 sebesar 9,8%, urutan teratas DKI Jakarta sebesar 19,9% dan yang terbawah Sulawesi Tenggara 3,3%. Berdasarkan data dari RSUD Poso 2015-2016 jumlah ibu dengan SC adalah 451 kasus, dan pada tahun 2016-2017 jumlah yang dilakukan dengan SC adalah 505 kasus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melaksanakan penerapan mobilisasi untuk mempercepat turunnya tinggi fundus uteri dengan melakukan Asuhan keperawatan Ny.N pada kasus post operasi SC Di Ruangan kebidanan RSUD Poso. Metode dalam penelitian ini yaitu studi kasus pada Pasien Section Caesarea dengan tindakan asuhan keperawatan mobilisasi untuk mempercepat turunnya TFU. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pasien dapat melakukan penerapan tindakan mobilisasi dini secara bertahap dan terdapat penurunan TFU.
Inisiasi Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) Di Poltekkes Kemenkes Palu Zainul; Junaidi; Nasrul; Masudin
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 1 (2019): May
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v13i1.33

Abstract

Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) merupakan suatu tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menginisisasi pelaksanaan Germas di Poltekkes Kemenkes Palu. Jenis penelitian intervensi quasi eksprimen. Penelitian dilaksanakan di Kota Palu dan Kabupaten Poso pada tanggal 10 Agustus - 12 Nopember 2018. Populasi adalah semua pegawai Poltekkes Kemenkes Palu sejumlah 167 orang, sampel sebanyak 96 sampel dengan teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan aktifitas fisik dan asupan buah responden pada umumnya baik. Tekanan darah Sistole ≥140 mmHg sebanyak 11,5%, Diastole ≥90 mmgHg sebanyak 25% dan Glukosa ≥200 mg/dl sebanyak 6,3%, serta kolesterol ≥200 mg/dl sebanyak 76,0%. Pelaksanaan Inisiasi gerakan masyarakat sehat di Poltekkes Kemenkes Palu dapat dilakukan pada kegiatan penggunaan snack buah dan pemeriksaan, namun belum pada kegiatan senam peregangan. Disarankan, perlu dukungan prasarana untuk menginisisasi pelaksanaan peregangan di sela waktu kerja di Poltekkes Kemenkes Palu. Pelaksanaan snack sehat di ruang rapat dan acara-acara di Poltekkes Kemenkes Palu dapat dilanjutkan dan semakin diperluas. Inisisasi pelaksanaan pemeriksaan kesehatan rutin meliputi cek tekanan darah, cek kadar gula darah, cek kolesterol darah dapat memanfaatkan ATM sehat.
Fenomena Gizi Buruk Di Wilayah Kerja Puskesmas Peusangan: Malnutrition Phenomenon in Peusangan Community Health Center Working Area Wahyuni, Liza; Nasution, Zuraidah; Tarigan, Jitasari
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 2 (2019): October
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v13i2.34

Abstract

Fenomena kasus balita gizi buruk menyerupai layaknya fenomena gunung es, jumlah kasus yang muncul lebih sedikit. Namun pada hakekatnya masih banyak kasus balita gizi buruk yang tersembunyi yang belum diungkap secara maksimal. Belum lagi kasus lama yang telah tercatat namun mengalami drop out dari pemantauan, penanganan dan pencatatan lanjut dari petugas. Angka ini diperkirakan sama besarnya dengan angka jumlah kasus yang belum tercatat sama sekali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fenomena kasus gizi buruk di wilayah kerja Puskesmas Peusangan. Desain penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian dilaksanakan di Wilayah Kerja\ Puskesmas Peusangan pada tahun 2018. Subjek penelitian sebanyak 12 orang, yaitu ibu balita, Kader, Anggota PKK, Lurah, Tenaga Pelaksana Gizi, Kepala Puskesmas, Petugas Promosi Kesehatan, Bidan Desa, Perawat dan Dokter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena kasus gizi buruk di Puskesmas Peusangan dipengaruhi oleh pengetahuan orangtua, pendidikan orangtua, pola asuh orang tua dan pendapatan keluarga. Sebagai kesimpulan, fenomena kejadian gizi buruk di Wilayah Kerja Puskesmas Peusangan disebabkan oleh pengetahuan, pendidikan, pola asuh dan pendapatan keluarga. Disarankan agar petugas kesehatan memotivasi ibu balita untuk membawa anak balita ke posyandu setiap bulan secara rutin.
Edukasi Kesehatan Stunting di Kabupaten Bengkulu Utara: Health Education of Stunting in Bengkulu Utara Angraini, Wulan; Pratiwi, Bintang Agustina; M. Amin; Yanuarti, Riska; Febriawati, Henni; Shaleh, M. Ismail
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 1 (2020): May
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v14i1.36

Abstract

Pemantauan status gizi Kabupaten Bengkulu Utara bulan Juni 2018 menunjukkan prevalensi stunting 9,03% dari total 1.289 balita yang diukur status gizi dalam status gizi stunting. Puskesmas Argamakmur merupakan salah satu yang tertinggi jumlah balita dengan status gizi stuntingberjumlah 143 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengedukasi kesehatan stunting terhadap pengetahuan dan sikap ibu di Puskesmas Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara. Penelitian ini menggunakan metode quasy experimentdengan pre danpost test one group pada 29 Juli sampai dengan 19 Agustus 2019 di Puskesmas Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu yang memiliki balita sedangkan sampel merupakan sebagian ibu yang memiliki anak usia 24-36 bulan dengan teknik accedental samplingsebanyak 19 responden. Analisis data menggunakan uji Compare Means Paired T-Test. Analisis data didapatkan rerata sebelum diberikan edukasi kesehatan terhadap pengetahuan (4,95), sikap (24,21), rata- rata sesudah di berikan edukasi kesehatan terhadap pengetahuan (7,89), sikap (29,58). Rerata pengetahuan dan sikap meningkat tentang stuntingsetelah edukasi pendidikan kesehatan dalam bentuk flipchat (lembar balik) di Puskesmas Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara.
Status Gizi menurut Tinggi Badan per Umur pada Balita: Height-for-Age Nutritional Status among Under 5 Years Kadar Ramadhan
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 2 (2019): October
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v13i2.38

Abstract

Stunting menjadi masalah kesehatan yang penanganannya membutuhkan kerjasama lintas sektor dan masuk dalam prioritas nasional. Kegiatan konvergensi pencegahan stunting membutuhkan data yang valid agar intervensi spesifik dan sensitif yang telah direncanakan oleh pemerintah tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi stunting anak 0 – 5 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross-sectional melibatkan 425 anak di Kecamatan Lore Selatan Kabupaten Poso Propinsi Sulawesi Tengah. Data penelitian diperoleh dari Puskesmas Gintu yang berasal dari pengukuran antropometri posyandu bulan Agustus 2018. Hasil penelitian menunjukan prevalensi stunting sebesar 34,8%, Desa Pada dengan prevalensi tertinggi 42,1% dan Desa Bewa terendah dengan 18,6%. Penelitian ini menyarankan agar kegiatan konvergensi stunting harus segera dilaksanakan dengan memanfaatkan sumber daya yang ada di desa.
Penerimaan Mahasiswa Baru Melalui Seleksi Bersama (SIMAMA) Poltekkes Kemenkes Palu Masa Pandemi COVID-19: Admission of New Students Through Joint Selection (SIMAMA) Poltekkes Kemenkes Palu during the COVID-19 Pandemic Period Masudin, Masudin; Amsal, Amsal; Lisnawati, Lisnawati; Nasrul, Nasrul; Hafid, Fahmi
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 1 (2020): May
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v14i1.39

Abstract

SIMAMA adalah Penerimaan Mahasiswa Baru Melalui Seleksi Bersama Poltekkes Kemenkes se Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru melalui seleksi bersama oleh Poltekkes Kemenkes Palu pada masa pandemi COVID-19. Jenis penelitian deskriptif, menggunakan data sekunder SIMAMA dan wawancara panitia sipensimaru Poltekkes Kemenkes Palu tanggal 18 April 2020. Data meliputi wilayah asal, asal sekolah, jenis kelamin, prodi pilihan, jumlah pendaftar, peserta Portofolio dan kuota yang tersedia. Data disajikan dalam bentuk persentase dan grafik batang. Hasil penelitian pertanggal 18 April 2020 menunjukkan bahwa pendaftar yang berasal dari Provinsi Sulawesi Tengah sebesar 96,3%. Lulusan SMA sebesar 79,8%, SMK sebesar 19,9%. Pendaftar perempuan sebanyak 87,5%. Program studi tertinggi yang menjadi pilihan pertama pendaftar adalah DIII Keperawatan Toli-toli sebesar 93,4%, menyusul Sarjana Terapan Kebidanan 67,0% dan Sarjana Terapan Keperawatan + Ners sebesar 63,8%. Kuota 377 orang akan diisi oleh 609 orang peserta (1:2). Persaingan yang paling ketat pada prodi D-III Keperawatan Palu dengan perbandingannya 1:12. Peserta ujian portofolio sebanyak 609 orang dari 1.031 orang pendaftar (59,7%). Kesimpulan; Pendaftar SIMAMA Poltekkes Kemenkes Palu dari Sulawesi Tengah 96,3%. SMA 79,8%, SMK 19,9%. Perempuan 87,5%. Pilihan pertama pendaftar adalah DIII Keperawatan Toli-toli sebesar 93,4%. Kuota 377 orang akan diisi oleh 609 orang peserta (1:2) paling ketat pada prodi D-III Keperawatan Palu (1:12). Peserta ujian portofolio sebanyak 609 orang dari 1.031 orang pendaftar (59,7%). Dengan informasi SIMAMA ini, Poltekkes Kemenkes Palu akan menyesuaikan pola promosi, penyediaan fasilitas dan sistem pembelajaran yang lebih baik
Parenting Skill Meningkatkan Pengetahuan Orangtua tentang Pembentukan Karakter Disiplin Anak Prasekolah: Parenting Skill Increase Parents Knowledge about The Formation of Children's Discipline Characters Setiadi, Rizky; Gandini, Andi Lis Arming; Kalsum, Umi
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 1 (2020): May
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v14i1.41

Abstract

Karakter disiplin anak merupakan hal yang harus dibentuk sejak dini. Orang tua berperan utama dalam membentuk karakter disiplin pada anak, karenanya orang tua harus memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk melakukannya. Parenting skill merupakan salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk dapat meningkatkan pengetahuan orang tua tentang pembentukan karakter disiplin pada anak. Penelitian ini merupakan penelitian analitik eksperimental dengan desain pretest and posttest without control group. Sampel yang diteliti sejumlah 41 ibu yang memiliki anak uia prasekolah terpilih menjadi responden dengan pengumpulan data sebanyak dua kali untuk mengetahui pengetahuan orang tua tentang pembentukan karakter disiplin pada anak preschool. Hasil uji wilcoxon rank test didapatkan adanya peningkatan nilai pengetahuan orang tua tentang pembentukan karakter disiplin pada anak sebelum dan sesudah diberikan pelatihan parenting skill (nilai p: 0.0001). perlu dilakukan upaya-upaya pemberian edukasi teknik parenting skill kepada orang tua untuk lebih meningkatkan pemahaman orang tua tentang pembentukan karakter disiplin pada anak, sehingga dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan memiliki karakter disiplin yang kuat.

Page 3 of 52 | Total Record : 516