cover
Contact Name
Krishna Purnawan Candra
Contact Email
candra@faperta.unmul.ac.id
Phone
+6281350044920
Journal Mail Official
jtropicalagrifood@gmail.com
Editorial Address
Department of Agricultural Products Technology, Faculty of Agriculture, Mulawarman University Jl. Tanah Grogot Kampus Gunung Kelua Samarinda - Kalimantan Timur, 75119
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Journal of Tropical AgriFood
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : 26853590     EISSN : 26853604     DOI : https://doi.org/10.35941/jtaf
Core Subject : Agriculture,
Tropical AgriFood is academic journal for research article and review in the field of agricultural technology including agricultural engineering, postharvest physiology and technology, agricultural product processing technology, food science and technology, biotechnology, nutrition, herbal, and functional food.
Articles 116 Documents
Potensi Nila fish finger dengan penambahan puree daun Kelor sebagai makanan tambahan untuk anak stunting berusia dibawah dua tahun (BADUTA) Syadzali, Ahmad Fahmi; Satriani, Satriani; Hadisuyitno, Juin
Journal of Tropical AgriFood Volume 7 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35941/jtaf.7.1.2025.19008.43-51

Abstract

Stunting adalah masalah gizi kronis yang menghambat pertumbuhan anak. Salah satu solusinya adalah pemberian makanan tambahan (PMT) berbasis pangan lokal bergizi tinggi. Penelitian ini mengembangkan fish finger dari ikan nila dengan penambahan daun kelor sebagai alternatif PMT untuk anak di bawah dua tahun (BADUTA) yang mengalami stunting. Penelitian ini adalah percobaan faktor tunggal (penambahan Puree Daun Kelor (PDK): 0, 10, 20, 30%) dalam rancangan acak lengkap dengan ulangan sebanyak tiga kali. Parameter yang diamati adalah mutu gizi (energi, protein, lemak, karbohidrat, dan seng) dan karakteristik organoleptik (warna, aroma, rasa, dan tekstur). Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula penambahan 10% PDK menghasilkan fish finger dengan penerimaan respons organoleptik terbaik dengan karakteristik mengandung 17,4 g protein, 6,8 g lemak, 21,4 g karbohidrat, 0,9 mg seng, dan mempunyai 219,5 kkal energi per 150 g produk. Fish finger berbasis ikan nila dengan penambahan 10% PDK berpotensi menjadi alternatif PMT bergizi tinggi dengan tingkat penerimaan baik untuk pencegahan stunting pada BADUTA.
Tinjauan karakteristik kimia dan sensoris selai buah Belimbing manis (Averrhoa carambola L.) dengan penambahan natrium alginat Rahayu, Lisa Fitri; Jamalia, Andi; Yuliani, Yuliani
Journal of Tropical AgriFood Volume 7 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35941/jtaf.7.1.2025.19721.77-84

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh natrium alginat terhadap karakteristik kimia dan sensoris selai belimbing manis. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan dengan tujuh taraf perlakuan perlakuan, yaitu konsentrasi natrium alginat 0%, 0,25%, 0,50%, 0,75%, 1,00%, 1,25%, dan 1,50%, masing-masing dengan tiga kali pengulangan. Data karakteristik kimia dianalisis menggunakan ANOVA, dilanjutkan dengan uji Tukey, sedangkan data yang terdistribusi tidak normal, diuji dengan Kruskal Wallis. Data karakteristik sensoris dianalisis menggunakan uji Friedman, dilanjutkan dengan uji Dunn. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi natrium alginat berpengaruh nyata terhadap pH dan total padatan terlarut, namun berpengaruh tidak nyata terhadap kadar air, dan kadar vitamin C. Dilain pihak, konsentrasi natrium alginat berpengaruh nyata terhadap karakteristik sensoris hedonik dan mutu hedonik untuk semua atribut (aroma, rasa, dan tekstur), kecuali warna. Penambahan natrium alginat sampai dengan 0,25% lebih disukai panelis (mendapat respons suka) dari segi aroma, warna, rasa, tekstur, dan daya oles. Selai buah Belimbing manis tersebut mempunyai karakteritik kimia: kadar air 2,99-27,54%, total padatan terlarut 5,7-7,0ºBrix, vitamin C 13,79-23,76 mg/100 g, dan pH 3,2-3,5.
Karakteristik nata de coco dengan penambahan ekstrak buah durian Verawati, Nenengsih; Aida, Nur; Kalsum, Syarifah Umi
Journal of Tropical AgriFood Volume 7 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35941/jtaf.7.1.2025.14941.52-58

Abstract

Nata de coco dihasilkan dari fermentasi air kelapa memiliki penampakan seperti jeli, berwarna putih hingga bening dan bertekstur kenyal. Nata de coco biasanya digunakan sebagai hidangan penutup. Nata de coco berasal dari Filipina, produk pangan ini tergolong produk probiotik yang berasal dari Acetobacter xylinum, dan baik untuk kesehatan tubuh karena memiliki kadar serat tinggi sehingga sangat baik untuk pencernaan dan sangat cocok untuk dikonsumsi oleh orang yang menginginkan makanan rendah kalori. Inovasi nata de coco dengan penambahan ekstrak buah durian (EBD) dicobakan pada penelitian ini untuk menambah variasi produk nata de coco. Penambahan EBD sampai dengan 20% dicobakan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan tiga kali ulangan. Parameter yang diamati adalah yield, kadar air, dan karakteristik organoleptik hedonik. Data dianalisis dengan uji Kruskal-Wallis dilanjutkan dengan uji Dunn. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan EBD sampai dengan 20% secara signifikan (p < 0,05) meningkatkan yield nata de coco, tetapi menurunkan kadar airnya. Sedangkan respons karakteristik organoleptik hedoniknya menunjukkan perubahan yang tidak nyata (p > 0,05), penambahan EBD sampai 20% tetap mendapatkan respons suka untuk setiap atribut (warna, rasa dan tekstur) organoleptik hedonik.
Pengaruh penambahan bubuk kayu manis terhadap akarakteristik fisikokimia, mikrobiologi dan sensori abon nabati bonggol pisang kepok (Musa acuminata x balbisiana) Purba, Nova Solina; Palupi, Pratiwi Jati; Putri, Vinka Adelina; Purbawati, Purbawati; Pratama, Muhamad Doddy; Prasetia, Retno; Fahrizal, Fahrizal
Journal of Tropical AgriFood Volume 7 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35941/jtaf.7.1.2025.19335.59-66

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh penambahan bubuk kayu manis terhadap karakteristik organoleptik (warna, aroma, tekstur dan rasa) abon nabati dari bonggol pisang kepok, serta kadar air, kadar serat kasar, dan mikroba totalnya. Penelitian ini merupakan percobaan faktor tunggal (penambahan kayu manis) yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap. Level perlakuan yang dicoba adalah 0,0 g, 0,5 g, dan 1,0 g. Setiap perlakuan diulang tiga kali. Jumlah bonggol pisang kepok yang digunakan adalah 100 g. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kayu manis pada pembuatan abon nabati bonggol pisang kepok memberikan pengaruh nyata terhadap karakteristik organoleptik untuk semua atribut, kadar air, kadar serat kasar, dan angka lempeng total. Penambahan bubuk kayu manis sebesar 1,0 g menghasilkan abon nabati dengan respons organoleptik terbaik untuk aroma, rasa dan tekstur, sedangkan respons hedonik untuk warna terbaik adalah tanpa penambahan kayu manis.
Pengaruh variasi penambahan filler Mocaf terhadap tekstur dan warna daging analog berbahan dasar tepung tempe edamame (Glycin max L. Merrill) Khairunnisa, Puan Aisyah; Sofyan, Aan
Journal of Tropical AgriFood Volume 7 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35941/jtaf.7.1.2025.19298.67-76

Abstract

Daging analog merupakan daging tiruan yang dibuat dengan menggunakan protein nabati sebagai bahan dasarnya, namun memiliki karakteristik yang mirip dengan daging asli. Edamame berpotensi digunakan sebagai bahan baku daging analog karena kandungan proteinnya yang tinggi. Edamame ini juga dapat diolah menjadi tempe untuk meningkatkan karakteristik sensorisnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengolahan daging analog dari tepung tempe edamame dengan penambahan mocaf. Penelitian ini adalah percobaan faktor tunggal yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap dengan dua kali pengulangan. Level perlakuan yang dicobakan adalah penambahan mocaf 0, 5, dan 10%. Data dianalisis dengan ANOVA dilanjutkan dengan Duncan Multiple Range Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan mocaf pada pembuatan daging analog berbasis tepung tempe edamame berpengaruh nyata (p
Karakteristik kimia mi kering yang disubstitusi dengan tepung jelai (Coix lacryma-jobi L.) termodifikasi heat moisture treatment (HMT) Naibaho, Bernando; Agustin, Sukmiyati
Journal of Tropical AgriFood Volume 8 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35941/jtaf.8.1.2026.22038.38-44

Abstract

Konsumsi mi kering yang tinggi di Indonesia meningkatkan ketergantungan pada tepung terigu impor. Jelai (Coix lacryma-jobi L.), yang bergizi tinggi, menjadi alternatif pengganti, tetapi sifatnya yang bebas gluten membuat mi kurang elastis, mudah patah, dan memiliki rasa kuat. Dengan menerapkan Heat Moisture Treatment (HMT), struktur pati jelai dapat diubah sehingga karakteristiknya lebih sesuai untuk pembuatan mi kering. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu rasio tepung terigu dan tepung jelai termodifikasi HMT (100% tepung terigu, 90%:10%, 80%:20%, 70%:30%, 60%:40%, dan 50%:50%) dengan 4 ulangan. Parameterr yang diamati adalah kadar air, abu, protein, lemak, serat kasar, karbohidrat, dan kalori mi kering. Data dianalisis dengan ANOVA dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan substitusi terigu oleh tepung jelai termodifikasi HMT secara signifikan mempengaruhi kadar air, abu, protein, lemak, serat, dan karbohidrat mi kering, namun berpengaruh tidak nyata terhadap nilai kalori. Semakin tinggi jumlah tepung jelai termodifikasi HMT yang digunakan maka kadar air, abu, lemak, dan serat kasar meningkat, sementara kadar protein dan karbohidrat menurun. Formulasi optimal untuk menghasilkan mi kering yang sesuai dengan SNI 8217:2015 adalah substitusi tepung terigu oleh 10% tepung jelai HMT, dengan sifat kimia kadar air 5,06%, kadar abu 2,34%, kadar protein 18,12%, kadar lemak 0,55 %, kadar karbohidrat 74,26%, dan kadar serat kasar 1,09%, serta total kalori 374,48 kkal.
Analysis of performance and roasting quality in a rotary cylinder-type coffee roasting machine Pakaya, Isran Mohamad; Radi, Radi; Purwantana, Bambang; Dharmawan, Agus
Journal of Tropical AgriFood Volume 7 Nomor 2, Tahun 2025
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35941/jtaf.7.2.2025.21965.123-132

Abstract

The roasting process significantly impacts coffee's aroma and flavor profile, making it crucial in coffee processing. This study developed a rotating drum coffee roasting machine at laboratory scale with 2.0 - 2.5 kg batch capacity. Heat is provided by an LPG-powered pressure cooker burner. The research aimed to evaluate machine performance and assess roasted coffee quality. The roasting process is classified into light, medium, and dark levels. Tests show roasting temperatures from 192°C to 225°C, with times between 12 and 17 min. Moisture content of roasted coffee ranges from 2% to 7%, lower than SNI-7465:2008 standards. The motor requires 23.34 watts of electrical power to operate. Energy consumption for light and medium roasts is 4708.93 kJ, while dark roast needs 9417.86 kJ. Roasted coffee uniformity exceeds 90% at all roasting levels. The weight loss does not exceed 20%. The performance test results indicate the machine's suitability for small-scale coffee industries or laboratories to improve roasting efficiency. Future improvements should focus on better temperature and time control for enhanced flavor profiling.
Material flow analysis of white bread production: Case study at a home-scale bakery production in Surabaya Sar Manik, Yosef Barita; Radia, Sabrina Alia; Putri, Nurul Ayanda; Azwar, Arrizal; Amaral, Joaozinho Jubileu San Sao
Journal of Tropical AgriFood Volume 8 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35941/jtaf.8.1.2026.24031.76-84

Abstract

Bread production in urban areas of Indonesia requires significant resource inputs (total 150 kg: 85.21 kg flour, water 52.33 kg, sugar 4.26 kg, salt/yeast 1.74 kg each, oil 1.40 kg, butter 1.32 kg, eggs 2.00 kg for 135 kg/day of bread ready for distribution) while also producing solid waste and emissions, thus requiring an efficiency assessment through Material Flow Analysis (MFA) for sustainability. This study applied MFA with a gate-to-gate approach to seven operational units: weighing, mixing, fermentation, dough forming, baking, cooling, and packaging at a home industry in Surabaya, using primary data from structured interviews (October 29, 2025) and secondary data from literature. The results show high efficiency with a Product Yield of 90%, Organic Waste of 3.34%, NPOR (Non-Product Output Ratio) of 10.01%, and total emissions and steam of 6.67%; main losses: 7.6 kg CO₂ (mixing/fermentation), trim waste 3 kg, exhaust 2.4 kg, steam 1.7 kg (mass imbalance of 0.515 kg due to rounding/evaporation). MFA effectively supports sustainable bakery production through process optimization and waste valorization.
Efek antihiperglikemik tepung parchment dan pulp kulit kopi pada Tikus Wistar Diabetes Tipe 2 yang diinduksi dengan nicotinamide-streptozocotin Rizkaprilisa, Windy; Luwidharto, Joshua; Sari, Linda
Journal of Tropical AgriFood Volume 8 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35941/jtaf.8.1.2026.22688.9-18

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 (DMT2) adalah penyakit metabolik dengan hiperglikemia akibat resistensi insulin dan disfungsi sel β pankreas. Pencegahan dan pengendalian dapat dilakukan dengan pangan fungsional berbasis bahan lokal. Limbah pengolahan kopi, yaitu pulp dan parchment kulit kopi, kaya serat pangan dan senyawa bioaktif seperti asam klorogenat, fenol, flavonoid, dan kafein yang berpotensi menurunkan glukosa darah. Penelitian ini mengevaluasi efek antihiperglikemik tepung pulp dan parchment kulit kopi pada tikus Wistar model DMT2. Penelitian terdiri dari lima kelompok: normal, kontrol negatif, kontrol positif glibenklamid, perlakuan tepung pulp, dan tepung parchment. Induksi diabetes dengan nicotinamide-streptozotocin, intervensi selama 14 hari. Parameter yang diamati: berat badan, kadar glukosa darah puasa, analisis serat pangan, dan senyawa bioaktif pada tepung kulit kopi. Hasil menunjukkan tepung parchment memiliki serat pangan total lebih tinggi (76,78%) dibanding pulp (57,47%), sedangkan pulp memiliki aktivitas antioksidan, fenol, flavonoid, dan kafein lebih tinggi. In vivo, pemberian tepung pulp dan parchment menurunkan glukosa darah puasa tikus lebih signifikan dibanding kontrol positif glibenklamid, sekaligus meningkatkan berat badan yang menurun akibat induksi diabetes. Efek antihiperglikemik diduga berasal dari kombinasi serat pangan dan senyawa bioaktif yang meningkatkan sensitivitas insulin, memperlambat penyerapan glukosa, serta melindungi sel β pankreas dari stres oksidatif.
Mutu organoleptik pasta ravioli bebas-gluten menggunakan tepung kentang dan edamame sebagai alternatif menu bagi anak penderita autisme Dianovita, Chardina; Gardiarini, Praseptia; Farida, Farida; Rahayu, Enita; Wulandari, Retno
Journal of Tropical AgriFood Volume 7 Nomor 2, Tahun 2025
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35941/jtaf.7.2.2025.21749.93-99

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik organoleptik hedonik dan mutu hedonik produk pasta ravioli bebas gluten berbasis tepung kentang (TKG) dan tepung edamame (TEM) sebagai alternatif menu bagi anak penderita autisme. Penelitian menggunakan faktor tunggal dengan tiga perlakuan perbandingan antara tepung kentang dan tepung edamame (% TKG : % TEM), yaitu F1, 70 : 30; F2, 50 : 50; F3, 30 : 70. Data organoleptik untuk atribut warna, aroma, rasa, dan tekstur dari 40 panelis dianalisis dengan uji Friedman dilanjutkan dengan uji BNJ. Hasil menunjukkan ravioli yang dihasilkan dari ketiga formula tersebut memperoleh respons organoleptik hedonik dan mutu hedonik berbeda nyata (p < 0,05) untuk semua atribut. Kadar TEM lebih tinggi meningkatkan respons organoleptik hedonik untuk warna dan rasa, namun untuk tekstur, kadar 50% TEM (F2) memberikan respons lebih tinggi dari lainnya (F1, 30% TEM; dan F3, 70% TEM). Hal yang sama berlaku untuk respons organoleptik mutu hedonik, yaitu F2 (50% TEM) menjadi yang tertinggi skornya, kecuali untuk atribut aroma yang skornya berbeda tidak nyata dengan F3. Berdasarkan karakteristik organoleptik hedonik, formula F3 (70% TEM) direkomendasikan untuk pengolahan ravioli bebas gluten karena memperoleh penerimaan dominan untuk warna, rasa dan aroma. Ravioli dari formula F3 mempunyai karakteristik berwarna hijau kekuningan, berasa dan beraroma kentang dan edamame, serta tekstur kenyal.

Page 10 of 12 | Total Record : 116