cover
Contact Name
Rizky Setiadi
Contact Email
r12ky_ui@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.husada2016@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Husada Mahakam: Jurnal Kesehatan
ISSN : 19788355     EISSN : 24610402     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Husada Mahakam is a journal that publishes research results from the health field. This journal can publish research articles from various fields of health. However, the scope of the type of articles submitted is the research articles in the field of health professions.
Arjuna Subject : -
Articles 316 Documents
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya Hipertensi Pada Klien di Wilayah Kerja Puskesmas Pembantu Desa Senoni Kecamatan Sebulu Tahun 2010 Umi Kalsum
Husada Mahakam Vol 3 No 1 (2011): Mei 2011
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1892.868 KB)

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah keadaan dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah diatas normal atau kronis (dalam waktu yang lama). Hipertensi merupakan kelainan yang sulit diketahui oleh tubuh kita sendiri, satu-satunya cara untuk mengetahui hipertensi adalah dengan mengukur tekanan darah kita secara teratur. Hipertensi selain mengakibatkan angka kematian yang tinggi (high case fatality rate) juga berdampak kepada mahalnya pengobatan dan perawatan yang harus ditanggung pada penderita. Perlu pula diingat hipertensi berdampak juga bagi penurunan kualitas hidup (Admin, 2010). Menurut dr. Achmad Hardiman, orang yang beresiko terkena hipertensi adalah pria berusia 45 tahun atau wanita diatas usia 55 tahun serta ada riwayat keturunan. Faktor lainnya yaitu kegemukan (obesitas), meroko, minum alkohol, mengkonsumsi garam berlebih, kurang berolah raga, menderita diabetes mellitus, stress dan lain-lain. (Ruhyana, 2010). Berdasarkan latar belakang tersebut peneliti tertarik melakukan penelitian mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya hipertensi pada klien di wilayah kerja Puskesmas Pembantu Desa Senoni Kec. Sebulu. Penelitian ini menggunakan metode deskriftif analitik, dimana peneliti ingin mengetahui adakah hubungan antara merokok, pola makan dan berat badan terhadap hipertensi. Penelitian ini dilaksanakan dengan desain penelitian cross sectional, dengan jumlah sampel 55 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner. Pengolahan dan analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dengan menggunakan distribusi frekuensi dan analisa bivariat dengan uji statistik Chi Square (X2) pada taraf signifikan α = 5 %, perhitungan statistik dilakukan dengan menggunakan program Software Computer. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April s.d bulan juli 2010 dengan hasil Faktor Merokok, Diet dan Berat Badan mempengaruhi kejadian hipertensi dan dapat disimpulkan : Faktor merokok mempengaruhi terjadinya hipertensi dengan nilai p value = 0,010, Faktor diet mempengaruhi terjadinya hipertensi dengan nilai p value = 0,0035, Faktor diet mempengaruhi terjadinya hipertensi dengan nilai p value = 0,006 sedangkan faktor yang paling mempengaruhi dengan kejadian hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Pembantu Desa Senoni Kecamatan Sebulu Tahun 2010 adalah riwayat merokok (OR= 24,182) diikuti oleh faktor diit (OR= 11,681), dan faktor berat badan (OR= 5,157). Oleh sebab iti disarankan bagi pengelola Puskesmas hendaknya meningkatkan program promosi kesehatan tentang program hidup sehat, terutama untuk mengurangi penggunaan rokok, pola diit yang baik dan upaya menurunkan berat badan bagi mereka yang obesitas.
Efektivitas Hidrokoloid Kunyit (Curcuma Domestika) Terhadap Proses Penyembuhan Luka Diabetik Stadium I Pada Tikus (Ratus Novergitus) Eko Yulianto
Husada Mahakam Vol 4 No 1 (2015): November 2015
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.566 KB)

Abstract

Kunyit ( Curcuma domestika ) adalah tanaman rempah dengan habitat asli di Asia Tenggara, merupakan tanaman yang banyak mengandung metabolit primer maupun metabolit sekunder. Kandungan utamanya adalah kurkumin. Manfaat kunyit adalah sebagai antioksidan, antimikrobial, antifungal dan anti inflamsi. Tulisan ini merupakan studi laboratorium yang dilakukan pada luka tikus (Rattus novergitus) yang dibuat menjadi hiperglikemia dengan menggunakan aloksan. Perawatan luka menggunakan hidrokoloid pasta kunyit dan manajemen perawatan lukanya menggunakan metode TIME. Hasil evaluasi menunjukkan sedian hidrokoloid pasta kunyit mampu mempertahankan kelembaban luka dan menurunkan inflamasi sehingga mempercepat penyembuhan luka.
Pengaruh Pembelajaran Remedial dan Motivasi Berprestasi Terhadap Hasil Belajar Biokimia Mahasiswa Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Depkes Kalimantan Timur Siti Nuryanti
Husada Mahakam Vol 2 No 1 (2009): September 2009
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1629.288 KB)

Abstract

Abstrak
Hubungan Pijat Oksitosin Dengan Kelancaran Produksi ASI pada Ibu Post Partum Seksio Sesarea hari ke 2-3 Meity Albertina
Husada Mahakam Vol 3 No 9 (2015): Mei 2015
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.547 KB)

Abstract

Salah satu faktor pendukung dalam kesuksesan Millenium Development Goals (MDGs) adalah pemberian ASI. Banyak ibu menyusui yang kesulitan dalam memperbanyak produksi air susunya bahkan mereka mengalami dilema air susunya tidak keluar di hari–hari pertama setelah melahirkan. Karena itulah sebuah alternatif diupayakan untuk meningkatkan jumlah produksi ASI yakni dengan pijat oksitosin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pijat oksitosin dengan kelancaran produksi ASI pada ibu post partum seksio sesarea hari ke 2 - 3. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan sampel sebanyak 48 responden. Teknik analisa univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisia bivariat dengan uji statistik chi square (X2) pada taraf signifikan α 5%. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara pijat oksitosin dengan kelancaran produksi ASI (nilai X2 hitung = 8,765 > X2tabel 3,841, Pvalue = 0,003). Berdasarkan hasil penelitian ini, saran yang diberikan kepada rumah sakit adalah tetap menerapkan intervensi pijat oksitosin bagi ibu post partum untuk meningkatkan produksi ASI,
Gambaran Tingkat Pengetahuan Tentang Hipertensi dan Tingkat Stres Pada Klien Hipertensi di Klinik Islamic Center Samarinda Anas Budi Setyawan; Risca Sulviah Nurjannah; Rizki Nurhidayat; Samsul Rifai
Husada Mahakam Vol 4 No 4 (2017): Mei 2017
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.235 KB)

Abstract

Latar belakang: Hipertensi menurut World Health Organization (WHO) adalah suatu kondisi dimana pembuluh darah memiliki tekanan darah tinggi (tekanan darah sistolik ≥140 mmHg atau tekanan darah diastolik ≥90 mmHg) yang menetap. Tujuan: Tujuan Umum penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan tentang hipertensi dan tingkat stres pada klien hipertensi di klinik Islamic Center Samarinda Metode Penelitian: Dalam penelitian ini penulis menggunakan desain deskriptip sederhana dengan jumlah sampel 78 orang. Di Klinik Islamic Center, analisa univariat diteliti dengan menggunakan distribusi frekuensi. Hasil Penelitian: Didapatkan gambaran responden berdasarkan umur sebagian besar berusia 56-65 tahun sebanyak 33 orang (42.3%), jenis kelamin mayoritas laki-laki sebanyak 48 orang (61.5%), pendidikan sebagian besar SMA sebanyak 29 orang (37.2%), pekerjaan sebagian besar Wiraswasta sebanyak 35 orang (44.9%), tingkat pengetahuan sebagian besar mimeliki tingkat pengetahuan sedang sebanyak 35 orang (44.9 %) dan tingkat stress manyoritas memiliki tingkat stress sedang sebanyak 58 orang (74%). Saran: Disarankan kepada klien hipertensi dan keluarga untuk meningkatkan pengetahuan tentang hipertensi agar dapat menghindari pemicu timbulnya hipertensi seperti menghindari terjadinya stress.
Keterampilan Petugas Yang Baik Dalam Memberikan Pelayanan Merupakan Faktor Kapuasan Lansia Lukman Nulhakim
Husada Mahakam Vol 3 No 9 (2015): Mei 2015
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.098 KB)

Abstract

Meningkatnya angka harapan hidup memberi kontribusi pada jumlah populasi lansia dari tahun ke tahun yang cenderung meningkat. Salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan lansia adalah pelayanan dan perawatan lansia di Panti Sosial. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan karakteristik dan perilaku perawatan petugas panti terhadap kepuasan kelompok lansia di Panti Sosial Tresna Werdha BM di DKI Jakarta. Desain penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel penelitian untuk petugas 128 orang sedangkan untuk lansia 128 orang berdasarkan metode simple random sampling dengan teknik pengambilan berdasarkan proporsional sampel setiap panti. Analisa data menggunakan Chi Square dan regresi logistik ganda. Terdapat hubungan antara perilaku perawatan petugas panti dengan kepuasan kelompok lansia, khususnya sikap (p=0,039) dan keterampilan (p=0,038). Variabel paling dominan adalah keterampilan OR= 3.992. Perlunya peningkatan sumber daya manusia baik berupa pelatihan atau pendidikan formal dalam meningkatkan kualitas pelayanan di panti guna meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan lansia
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kualitas Hidup Wanita Menopause di Klinik Bank Tabungan Pensiunan Nasional Kota Makassar Nilam Noorma
Husada Mahakam Vol 4 No 4 (2017): Mei 2017
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.771 KB)

Abstract

Menopause semakin mendapat perhatian di negara-negara maju. Dengan semakin panjangnya usia harapan hidup dan meningkatnya populasi wanita menopause, membuat menopause yang semula tidak banyak dibicarakan menjadi suatu hal yang penting untuk diteliti. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan kualitas hidup wanita menopause dengan aktifitas fisik, Aktifitas seksual dan dukungan suami. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan rancangan cross sectional study. Populasi adalah wanita menopause berusia antara 50-65 tahun yang datang berobat di Klinik Bank Tabungan Pensiunan Nasional Kota Makassar dan masih memiliki pasangan hidup (suami). Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 148 responden. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden dengan aktifitas fisik sedang 123 responden (83,1%). Aktifitas seksual responden yang paling dominan yaitu aktifitas seksual sedang 84 responden (56,7%). Sebagian besar responden tidak mendapatkan dukungan suami sebanyak 140 responden (94,6%). Hasil uji chi square Aktifitas seksual diperoleh nilai p=0,004 (p≤0,01) berarti H0 diterima. Hal ini berarti aktifitas seksual berhubungan dengan kualitas hidup wanita menopause. Pada uji odds ratio (OR) diperoleh bahwa aktifitas seksual rendah kemungkinan akan menurunkan kualitas hidup sebesar 4,875 kali dibandingkan wanita menopause yang memiliki aktifitas seksual tinggi. Penelitian menyimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara aktifitas seksual dengan kualitas hidup wanita menopause.
Efektivitas Massage dengan virgin coconut oil Terhadap Pencegahan Luka Tekan di Intensive Care Unit Diah Setiani
Husada Mahakam Vol 3 No 8 (2014): November 2014
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.395 KB)

Abstract

Di Indonesia, kejadian luka tekan pada pasien yang dirawat di ruangan ICU mencapai 33%, perawatan kulit berupa massage dengan minyak kelapa murni dapat mencegah terjadinya luka tekan. Tujuan penelitian mengidentifikasi efektifitas massage dengan VCO terhadap pencegahan luka tekan pada pasien di ICU. Metode: Penelitian Quasi Eksperimental dengan time series design. Jumlah sampel 34 orang, dibagi menjadi 2 kelompok yaitu perlakuan dan kontrol. Kelompok perlakuan mendapatkan massage efflurage dengan VCO, sedangkan kelompok kontrol mendapatkan perawatan pencegahan luka tekan sesuai SOP ruangan/rumah sakit. Dilaksanakan kurang lebih selama 3 bulan di ICU RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda Kalimantan timur. Kejadian luka tekan sebagian besar terjadi di post test hari ke 12 pada kelompok kontrol. Hasil Uji analitik dengan Mann Whitney pada pengukuran hari ke 12 diperoleh nilai p = 0,001 sehingga ada perbedaan kejadian luka tekan yang signifikan antara kelompok perlakuan dengan kelompok kontrol. Ada pengaruh perawatan kulit dengan massage effleurage dan VCO untuk mencegah kejadian luka tekan
Tindak Tutur Imperatif Tenaga Kesehatan Pada Pasien (Keluarga Pasien) di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Syahranie Samarinda (Tinjauan Pragmatik) Amiruddin Amiruddin; Gajali Rahman
Husada Mahakam Vol 4 No 5 (2017): November 2017
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.216 KB) | DOI: 10.35963/hmjk.v4i5.103

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan menjelaskan tindak tutur imperatif Tenaga Kesehatan pada pasien (Keluarga Pasien) dan dampak tindak tutur imperatif tenaga kesehatan terhadap persepsi (perilaku) pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Syahranie Samarinda. Metode yang digunakan, yaitu metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan tehnik wawancara mendalam dan tehnik merekam. Sampel penelitian, yaitu dialog antara tenaga kesehatan dan pasien. Tehnik penyampelan yang digunakan, yaitu sampel purposif. Data dianalisis berdasarkan teori speech act/tindak tutur (kajian Pragmatik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 19 jenis tindak tutur imperatif tenaga kesehatan pada pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Syahranie Samarinda, yakni : persilahan, permintaan, ajakan, harapan, larangan, desakan, perintah, bujukan, umpatan, anjuran, penolakan, menginformasikan, menunjukkan arah, penegasan, himbauan, suruhan, kesanksian, pemberian sugesti, dan meminta kesiapan. Kemudian dampak tindak tutur imperatif tenaga kesehatan terhadap persepsi (perilaku) pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Syahranie Samarinda terdiri dari 2 kategori yakni perilaku berbahasa (tindak tutur) sopan dan perilaku berbahasa (tindak tutur) tidak sopan. Kata Kunci: Tenaga Kesehatan, Tindak Tutur Imperatif, Pasien/Keluarga Pasien.
Analisis Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Dempar Kecamatan Nyuatan Kabupaten Kutai Barat Deby Eunike Lestari; Iwan M. Ramdan; Andi Anwar
Husada Mahakam Vol 9 No 2 (2019): Nopember 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.016 KB) | DOI: 10.35963/hmjk.v5i1.155

Abstract

Low of visit number in Health service utilization is affected by many factors. Influencing faktors are health service user and service provider. This research aimes to know social structural factor, health belief and health assessment correlates wit health service utilization in Puskesmas Dempar. This quantitative research uses analytic survery with cross sectional approach that is done on August – September in 2018, sampling technique used a random sampling method with 299 respondents in the working area of the Dempar Health Center. Primary data collection methods (questionnaires and interviews). The statistical test used is the Chi Square test. Research result shows that on dependent variable 88.3% respondents utilized health service well, and after it is tested the correlation with independent variable is there were correlations between health assessment variable with health service utilization with significant value (p=0,004), whereas variable there are no correlations between social structure (p=0,497) and health belief (p=0,844) toward health service usage in Puskesmas Dempar. It is suggested for Puskesmas Dempar to makes knowledge improvement and attitude change through counselling about disease along with health program socialization, health officer to approach society, also by improving service well.

Filter by Year

2009 2023