cover
Contact Name
Rizky Setiadi
Contact Email
r12ky_ui@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.husada2016@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Husada Mahakam: Jurnal Kesehatan
ISSN : 19788355     EISSN : 24610402     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Husada Mahakam is a journal that publishes research results from the health field. This journal can publish research articles from various fields of health. However, the scope of the type of articles submitted is the research articles in the field of health professions.
Arjuna Subject : -
Articles 316 Documents
Studi Tentang Kesehatan Jiwa Anak di 16 Sekolah Dasar Berprestasi Kota Samarinda Edi Sukamto
Husada Mahakam Vol 2 No 1 (2009): September 2009
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1112.241 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul Studi tentang kesehatan jiwa anak di 16 Sekolah Dasar berprestasi Kota Samarinda dengan menggunakan desain penelitian desain deskriptif sederhana yang bertujuan untuk mengetahui tentang gambaran kesehatan jiwa anak di 16 Sekolah Dasar berprestasi di Kota Samarinda. Populasi peneliti adalah orang tua atau wali atau pengasuh siswa kelas I sampai dengan VI dengan menggunakan purposive sampling didapat sebanyak 772 responden, yang tersebar di 16 Sekolah Dasar di 6 Kecamatan yang ada di Kota Samarinda. Dari 772 responden terdapat 105 responden (13,60%) yang memperoleh nilai di atas 23 (cut of point) yang diartikan bahwa terdapat 13,60% (1 dari 10 responden) dari 772 responden diduga mengalami masalah jiwa. Hal ini lebih kecil jika dibandingkan dengan hasil penelitian Elbahan 1995 yang menyebutkan 2 dari 10 orang bermasalah dengan kesehatan jiwanya. Dari 105 responden tersebut 68% terdistribusi pada siswa dikelas II, III, IV, dan V. Sisanyaberada pada siswa kelas I dan VI. Dari temuan oleh peneliti ini, maka diasumsikan bahwa anak sekolah dasar yang tidak ditangani dengan baik akan beresiko mengalami masalah kesehatan jiwanya. Dan akan berdampak pada prestasi belajarnya, sehingga akan dapat mempengaruhi terhadap perkembangan berikutnya. Untuk itu penanganan untuk tindak lanjut terhadap penemuan ini dirasakan sangat dibutuhkan.
Dampak Pemberian Kadmium Terhadap Kadar Progesteron dan Ekspresi Protaglandin F2α Pada Uterus Tikus Wistar Inda Corniawati
Husada Mahakam Vol 3 No 9 (2015): Mei 2015
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.968 KB)

Abstract

Tingkat pencemaran Kadmium pada air sungai Mahakam dilaporkan mencapai 0,06 mg/L., hal ini dapat menyebabkan toksisitas bagi masyarakat sekitar yang menggunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Perempuan usia 6-18 tahun merupakan kelompok yang beresiko terkena dampak terhadap sistem reproduksi. Tujuan penelitian untuk membuktikan dampak pemberian kadmium terhadap penurunan kadar progesteron dan peningkatan ekspresi PGF2∝ jaringan uterus tikus wistar. Jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratorik post test only with control group pada tikus wistar. Analisa data uji Shapiro-Wilk, Anova One Way, regresi linier sederhana dan korelasi Pearson. Hasil penelitian pemberian Cadmium Acetate Dihydrate konsentrasi 0.03; 0.06; 0.09 ppM menurunkan kadar progesteron p=0.000 namun uji LSD menunjukkan penurunan kadar progesteron tidak tergantung konsentrasi. Adanya peningkatan ekspresi PGF2∝ zona basal p=0.000, stratum vascular p=0.000
Hubungan Asap Rokok Dengan Kejadian Faringitis Di Wilayah Kerja Puskesmas Klandasan Ilir Balikpapan Arumike Septriana; Joko Sapto Pramono; Heri Purwanto
Husada Mahakam Vol 4 No 4 (2017): Mei 2017
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.536 KB)

Abstract

Faringitis adalah salah satu penyakit infeksi saluran pernapasan atas yang terjadi di seluruh dunia. Puskesmas Klandasan Ilir Balikpapan mencatat peningkatan jumlah pasien faringitis selama 3 tahun terhitung sejak tahun 2012 jumlah pasien faringitis sebanyak 250 orang, tahun 2013 sebanyak 627 orang dan tahun 2014 sebanyak 1024 orang. Asap rokok merupakan salah satu faktor predisposisi terjadinya faringitis. Di Balikpapan jumlah perokok meningkat setiap tahun, tahun 2013 jumlah perokok di Balikpapan mencapai 3,8% dari total keseluruhan jumlah penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asap rokok dengan kejadian faringitis di wilayah kerja Puskesmas Klandasan Ilir Balikpapan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif pendekatan cross sectional dengan α = 0,05, jumlah sampel 46 orang yang diambil dengan metode purposive sampling. Variabel bebas adalah asap rokok sedangkan variabel terikat adalah kejadian faringitis. Hasil analisis Fisher exact asap rokok pada perokok pasif diperoleh hasil ρ value = 0,011< α = 0,05. Dari hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa asap rokok pada perokok pasif berhubungan dengan kejadian faringitis di wilayah kerja Puskesmas Klandasan Ilir Balikpapan. Berdasarkan hasil tersebut maka Puskesmas harus berkoordinasi dengan pemerintah setempat, dalam hal ini Pemerintah Kelurahan Klandasan Ilir dan Klandasan Ulu untuk menyediakan ruang khusus bagi perokok sehingga asapnya tidak menyebar dan tidak merugikan orang lain yang tidak merokok serta memberikan sanksi tegas kepada warganya yang merokok di tempat umum.
Hubungan Pijat Oksitosin Dengan Kelancaran Pengeluaran ASI pada Ibu Post Partum hari ke 1-2 Eli Rahmawati
Husada Mahakam Vol 3 No 8 (2014): November 2014
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.827 KB)

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan bayi dan balita sebagian besar ditentukan oleh jumlah ASI yang diperoleh, termasuk energi dan zat gizi lainnya yang terkandung di dalam ASI tersebut. Banyak hal yang dapat mempengaruhi produksi ASI anatara lain prolaktin dan oksitosin. Pijat oksitosin dapat merangsang refleks oksitosin dan let down reflex. Jenis Penelitian ini adalah quasi experimen dengan rancangan post test only design and with control group, Polulasi dalam penelitian ini adalah ibu yang melahirkan normal di BPM dengan menggunakan non probability sampling yaitu dengan consecutive sampling sebanyak 24 responden setiap kelompok. Hasil analisis dengan menggunakan Chi Square diperoleh p-value 0.042 yang artinya ada perbedaan pengeluaran ASI antara kelompok ibu yang mendapat pijat oksitosin dengan ibu yang tidak dipijat oksitosin. Dari hasil nilai OR (95% CI) diperoleh angka sebesar 3.552 (1.217-12.128) yang bermakna bahwa ibu postpartum normal yang mendapat pijat oksitosin berpeluang memiliki pengeluaran ASI yang lancar sebanyak 3.552 kali dibandingkan kelompok ibu postpartum kontrol
Pola Asuh Anak dan Remaja di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Juanda Samarinda Rasmun Rasmun; Edi Sukamto
Husada Mahakam Vol 4 No 5 (2017): November 2017
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.11 KB) | DOI: 10.35963/hmjk.v4i5.102

Abstract

ABSTRAK Kepribadian adalah segala corak kebiasaan manusia yang terhimpun di dalam dirinya dan digunakan untuk bereaksi serta menyesuaikan dirinya terhadap segala rangsang baik yang datang dari lingkungan maupun yang berasal dari dirinya sendiri. Fenomena anak dan remaja saat ini terkadang tumbuh di luar kontrol moral dan etika, tekanan dan tuntunan kehidupan mengakibatkan banyak individu mudah melakukan perilaku kekerasan, penyimpangan perilaku, kriminal, gangguan kejiwaan yang ringan hingga gangguan kejiwaan yang berat. Hal tersebut tidak muncul tiba-tiba tetapi sudah terpola dalam proses pikir anak sebagai akibat dari perkembangan kepribadian yang dibentuk sejak dini yang sangat besar pengaruhnya yaitu pola asuh orang tua. Untuk mendapatkan gambaran pola asuh anak di puskesmas Juanda Samarinda, penulis melakukan penelitian yang berjudul “Gambaran pola asuh anak dan remaja di wilayah kerja Puskesmas Juanda Samarinda”. Responden dalam riset ini adalah ibu-ibu atau orang tua yang memiliki anak dan remaja yang berjumlah 111 responden. Hasil penelitian diolah dengan menggunakan statistis distribusi frekuensi dan disajikan dalam bentuk tabel, rerata usia responden adalah 22 tahun – 68 tahun rerata 37,9 tahun, jenis kelamin responden laki-laki 24 (1,6%), perempuan 87 (78%), tingkat pendidikan tidak sekolah 8 (7,2%), pendidikan kurang dari SMA 40 (36,0%) pendidikan SMA/SMK 40 (36.0%), pendidikan PT 23 (20.0%), Status pekerjaan responden tidak bekerja 72 (64.9%), bekerja 39 (35,1%) penghasilan < Rp. 2.000.000, 84 (75%), Rp. 2.000.000 0 Rp. 5.000.000 23 (20,7%), penghasilan > Rp. 5.000.000 4 (3,6%) jumlah anak satu (32,4%) , dua (34,2%) , tiga (21,6%) lebih dari tiga (11,7%) sedangkan hasil penelitian terhadap pola asuh anak yaitu pola asuh pemanja atau permisif 12 (10,8%), pola asuh demokratis yaitu 99 (89,2%). Penelitian ini sesuai dengan harapan yaitu orang tua mengasuh anak dengan pola demokratis atau autoritatif adalah pola asuh anak yang mendorong anak dan remaja bebas tetapi tetap memberikan batasan dan mengendalikan dengan tindakan mereka. Pola asuh yang diterapkan oleh ibu-ibu atau orang tua diwilayah kerja puskesmas Juanda sudah baik, kiranya dapat dipertahankan dan ditingkatkan lagi. Kata kunci : Pola asuh anak dan remaja
PENGARUH INDEK HEMOLISIS TERHADAP PENINGKATAN KADAR SERUM GLUTAMATE OXALOACETAT TRANSAMINASE (SGOT) Laila Ariyani; Loly R.D Siagian; Dini Indriaty Yusran
Husada Mahakam Vol 9 No 2 (2019): Nopember 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.536 KB) | DOI: 10.35963/hmjk.v5i1.169

Abstract

Serum Glutamate Oxaloacetat Transaminase (SGOT) adalah salah satu enzim aminotransferase yang berada di sel hati. Kadar SGOT dapat meningkat karena nekrosis sel-sel hati seperti sirosis tetapi dapat juga disebabkan karena ketidak-akuratan pada saat pra-analitik, salah satunya hemolisis. Hemolisis dapat menyebabkan peningkatan ketidak-akuratan pada pemeriksaan SGOT. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui indek hemolisis dan melihat adanya pengaruh indek hemolisis terhadap peningkatan kadar SGOT.Jenis penelitian ini adalah eksperimental. Sampel pada penelitian ini sebanyak 10 sampel. Masing-masing sampel dimasukkan kedalam 7 tabung, satu tabung tanpa hemolisat dan enam tabung lainnya ditambahkan hemolisat dengan indek hemolisis H1 sampai H6. Seluruh sampeln kemudian diperiksa kadar SGOT. Hasil penelitian ini diuji statistik dengan uji Kolmogorov Smirnov, kemudian dianalisa dengan menggunakan uji korelatif Pearson.Dari hasil penelitian ini didapatkan rata-rata indek hemolisis sebesar 1,55 mg/dl dan peningkatan kadar SGOT pada sampel yang ditambahkan indek hemolisis H1 sampai H6 berturut-turut yaitu 25,63 U/L; 28,96 U/L; 37,37 U/L; 64,88 U/L; 79,08 U/L; 109,45 U/L. Peningkatan kadar SGOT setelah ditambahkan enam indek hemolisis besar 4%, 7%, 16%, 43%, 58% dan 88 %.Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh indek hemolisis terhadap peningkatan kadar SGOT.
Perbedaan Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Menggunakan Menggunakan Media Video dan Media Modul Terhadap Perubahan Pengetahuan dan Periaku Tentang Praktik Sadari pada Siswi Kelas XI SMA Susi Purwanti
Husada Mahakam Vol 3 No 8 (2014): November 2014
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.563 KB)

Abstract

Kanker payudara menempati urutan kedua dari seluruh kanker pada perempuan. Kanker payudara dapat dideteksi secara dini dengan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI). SADARI tidak semua orang mengetahuinya maka diperlukan suatu pendidikan kesehatan dengan menggunakan media video dan modul. Penelitian bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh sebelum dan sesudah pendidikan kesehatan menggunakan media video dan modul terhadap perubahan pengetahuan dan perilaku tentang praktik SADAR. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi eksperimen bersifat deskriptif analitik dengan desain pre-post test group. Populasi penelitian ini berjumlah 52 orang di SMA 2 Sendawar Kutai Barat pada siswi kelas XI dengan Metode pengambilan sampel total Sampling. Analisa dengan uji kolmogorov smirnov menunjukan adanya perbedaan pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media video dan modul terhadap perubahan pengetahuan dan perilaku tentang praktik SADARI pada sisiwi kelas XI SMA 2 Sendawar tahun 2014 yang signifikan dimana diperoleh setelah dilakukan pendidikan kesehatan nilai p=0,000 (<0,05)
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PERAWAT PELAKSANA DI RSUD AW SJAHRANIE Hilda Hilda; Arsyawina Arsyawina
Husada Mahakam Vol 8 No 1 (2018): Mei 2018
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.479 KB) | DOI: 10.35963/hmjk.v4i6.135

Abstract

Kinerja perawat merupakan ukuran keberhasilan dalam mencapai tujuan pelayanan keperawatan dan cerminan mutu pelayanan yang diberikan. Sebagai ujung tombak pelayanan keperawatan di rumah sakit, kinerja perawat merupakan nilai bersama dalam kerangka sistem budaya mutu. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan budaya organisasi dengan kinerja perawat pelaksana di RSUD AW Sjahranie Samarinda. Penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain cross sectional study. Perawat pelaksana yang berjumlah 110 orang dijadikan sebagai sampel dalam penelitian ini. Sampel di setiap ruangan ditentukan secara proporsional dan diambil secara simple random sampling. Budaya organisasi dan 7 dimensi pendukungnya merupakan variabel bebas sedangkan variabel terikat adalah kinerja perawat. Pengumpulan data menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji chi square dan regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan budaya organisasi berpengaruh secara bermakna dengan kategori kuat terhadap optimalisasi kinerja perawat pelaksana. Dimensi budaya organisasi yang paling berpengaruh terhadap kinerja perawat pelaksana adalah perhatian hal hal yang detail setiap melakukan pekerjaan dan orientasi terhadap manusia. Manajemen rumah sakit diharapkan dapat mensosialisasikan pendekatan unsur budaya organisasi dalam setiap penerapan kegiatan keperawatan di lingkungan kerjanya.
Perilaku Pemeriksaan Rutin Kadar Gula Darah pada Penderita Diabete Supri Hartini
Husada Mahakam Vol 3 No 7 (2014): Mei 2014
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.676 KB)

Abstract

Keberhasilan pemantauan kadar gula bergantung pada perilaku pen-derita diabetes mellitus dalam menjalaninya. Perilaku kesehatan dipengaruhi oleh bagaimana seseorang percaya pada kemampuannya dalam menjalani kehidupan, psikososial, dukungan keluarga dan tingkat pengetahuan. Tujuan penelitaian ini untuk menganalisa hubungan faktor-faktor determinan perilaku penderita diabetes mellitus melakukan pemeriksaan rutin kadar gula darah di laboratorium RSUD. A.W. Syahranie Samarinda Tahun 2013. Desain penelitian yang digunakan ada-lah obsevasional dengan rancangan cross sectional study, pengambilan sampel secara random sampling pada penderita diabetes di laboratorium sebanyak 142 responden. Hasil Penelitian menunjukan bahwa umur P-value 0,003, pendidikan P-value 0,049, penghasilan P-value 0,003, pengetahuan P-value 0,019 dan si-kap P-value 0,001. Responden penderita Diabetes dengan umur ≥ 45 tahun, pendidikan perguruan tinggi, penghasilan tinggi, pengetahuan cukup dengan si-kap yang setuju memeriksakan kadar gula darah mempunyai peluang 10,56% untuk rutin melakukan pengukuran kadar gula darah
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU IBU DALAM PEMBERIAN IMUNISASI DASAR PADA BAYI DI PUSKESMAS WONOREJO SAMARINDA nana mariana; Rina Loriana; Mustaming Mustaming
Husada Mahakam Vol 8 No 1 (2018): Mei 2018
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.059 KB) | DOI: 10.35963/hmjk.v4i6.134

Abstract

Pendahuluan : Imunisasi adalah upaya yang dilakukan dengan sengaja memberikan kekebalan (imunitas) pada bayi atau anak sehingga terhindar dari penyakit. Imunisasi juga merupakan upaya pencegahan primer yang sangat efektif untuk menghindari terjangkitnya penyakit infeksi Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional, yaitu suatu penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antar variabel dimana variabel independen dan variabel dependen diidetifikasi pada satu waktu (point time approach). Populasi dalam penelitian ini yaitu ibu yang memiliki bayi usia 0-12 bulan sebanyak 57 responden yang dibatasi kriteria inklusi dan ekslusi dengan wawancara dan pengisian kuisioner sebagai instrumen penelitian. Hasil : hasil yang disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan dianalisa menggunakan uji statistik uji Chi Square dengan taraf signifikasi (p= 0.05). Hasil hubungan pengetahuan tentang imunisasi dengan perilaku ibu dalam pemberian imunisasi dasar ρ = 0,030, hubungan sikap ibu dengan pemberian imunisasi dasar ρ = 0,058, hubungan dukungan petugas kesehatan dengan pemberian imunisasi dasar ρ = 0,094, dan hubungan dukungan tokoh masyarakat dengan pemberian imunisasi dasar ρ = 0,016. Kesimpulan : Penelitian ini adalah pada α = 0,05, ada hubungan pengetahuan tentang imunisasi dengan pemberian imunisasi dasar, dan dukungan tokoh masyarakat dengan pemberian imunisasi dasar. pada α = 0,05, tidak ada hubungan sikap ibu dengan pemberian imunisasi dasar, dan dukungan petugas kesehatan dengan pemberian imunisasi dasar. Kata kunci : Imunisasi, Pengetahuan, sikap, petugas kesehatan, tokoh masyarakat.

Filter by Year

2009 2023