cover
Contact Name
Pratiwi Hermiyanti
Contact Email
pratiwi.kesling@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
journalgemakesling@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
GEMA KESEHATAN LINGKUNGAN
ISSN : 16933761     EISSN : 24078948     DOI : -
Jurnal ini menerima artikel dengan scope sanitasi lingkungan meliputi penyehatan air, pengolahan limbah, penyehatan makanan minuman, penyehatan tanah dan pengolahan sampah, sanitasi tempat umum, kesehatan keselamatan kerja, penyehatan udara sanitasi permukiman dan promosi kesehatan.
Arjuna Subject : -
Articles 298 Documents
EVALUASI PELAKSANAAN REDUCE REUSE RECYCLE MELALUI BANK SAMPAH DI JAMBANGAN KOTA SURABAYA TAHUN 2017 Marieta .; Mamik .; Rusmiati .
GEMA LINGKUNGAN KESEHATAN Vol 15, No 2 (2017): Gema Kesehatan Lingkungan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/kesling.v15i2.679

Abstract

Bank sampah adalah tempat menabunng sampah, yang mempunyai nilai ekonomis atau nilai yang dapat dimanfaatkan kembali dan dapat diatur ulang menjadi suatu produk baru.. pengelolaan sampah melalui pelaksanaan 3R ( Reduce, Reuse, Recycle ) melalui Bank Sampah menimbulkan dampak positif terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan, pelaksanaan pengelolaan sampah perlu dilakukan secara komperhensif dan terpadu agar memberikan manfaat secara ekonomi. Tujuan Peneletian ini Mengevaluasi  Pelaksanaan Reduce Reuse Recycle Melalui Bank Sampah Di Jambangan Kota Surabaya Tahun 2017 dengan menggunakan analisis SWOTJenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan merupakan data primer hasil pengukuran dan observasi. Data sekunder diperoleh dari Bank Sampah Pitoe Surabaya. Objek penelitian ini adalah orang-orang yang dianggap mengetahui atau memiliki pengetahuan mengenai permasalahan yang diteliti seperti manajer Bank Sampah dan nasabah yang bergabung dalam bank sampahHasil penelitian didapatkan hasil Reduce 0,25 (EFAS) dan 0,7 (IFAS) Reuse 0,5 (EFAS) dan 0,5 (IFAS),  Recycle 1,3 ( EFAS) dan 0,35  (IFAS). Hasil strategi menggencarkan sosialisasi serta menawarkan keunggulan bank sampah, mempererat tali silaturahm antar warga dengan lebih mengenalkan bank sampah, meningkatkan pelayanan dengan SOP semaksimal mungkin agar masyarakat sangat puas terhadap hasil pelayanan bank sampahKesimpulan penelitian ini adalah lingkungan internal bank sampah dan lingkungan eksternal bank sampah bahwa pelaksanaan Reduce Reuse Recycle melalui bank sampah dalam kondisi yang stabil dan baik. Saran untuk Bank Sampah Pitoe dalam pelaksanaan jangka panjang aktivitas bank sampah juga membutuhkan regenerasi kepengengurusan. Kata Kunci : 3R, Bank Sampah, SWOT
PERIlAKU PEOAGANG TENTANG FASILITAS SANITASI 01 PASAR SAYUR MAGETAN TAHUN 2014 Sari Lisa Sugiarti; Prijono Sigit; Moch Yulianto
GEMA LINGKUNGAN KESEHATAN Vol 12, No 3 (2014): Gema Kesehatan Lingkungan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/kesling.v12i3.109

Abstract

Magetan vegetable market is a class 1 market in accordancewith Regulation Number 3 2011. It isthe largest market in kabupaten Magetan, as seen from the large area coverage and number of tradersdoing business and amount of retribution collected everyday. Magetan vegetable market is located JalanMayjen Sungkono Number 07 Magetan covering an area of 10,000 m2 and devided into 5 blocks. Thedaily operating hours is 04.00 pm - 21.00 pm.The sanitation facilities especially the bathrooms or toilets and garbage bins in this market are inpoor condition, while sellers operating in this market seemed not to care about the state of the sanitationfacilities. The purpose of this study was to illustrate the behavioral aspects of traders with regard tosanitation facilities in Magetan Vegetable Market, by assessingtheir working knowledge, attitude, actionsand behavior of traders toward the care of sanitation facilities provided in the market.This was a descriptive, a cross-sectional study that performed directly in the field. The studycovered a total of 295 respondents drawn from a total population of 1,121 merchants by quota type non-probability sampling.With regard to the level of merchants' behavior in the Market, their behaviour relating to themaintenance of sanitation facilities was poor. The level of good behavior was represented by 40,67%, andpoor behaviour was indicated by 54,33% of respondents. Their working knowledge associated with effortsthe maintenance sanitation facilities in this Vegetable Market can be divided into "good knowledge andgood behavior" (68,05%), "good knowledge with poor behavior" (31,95%). In addition to that, thoseclassified as having "poor knowledge and poor behavior" amounted to 94,44%, while the "poor knowledgeand good behavior" amounted to 5,56%. It is therefore necessaryto elaborate their working knowledge,attitudes and actions and hoping that they are willing to partidpate in the effort of careing for existingsanitation facilities in Magetan Vegetable Market.
PELAKSANAAN PSN 3M PLUS TERHADAP CONTAINER INDEX DEMAM BERDARAH DI KENJERAN SURABAYA Alilah Faridatul U; Nur Haidah; Koerniasari .
GEMA LINGKUNGAN KESEHATAN Vol 17, No 2 (2019): GEMA Lingkungan Kesehatan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/kesling.v17i2.1056

Abstract

Pada tahun 2018 ada 31 daerah wabah di Kecamatan Kenjeran, salah satu daerah endemik Surabaya, dan kondisi sanitasi rumah dan tindakan masyarakat terkait dengan kejadian tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara pelaksanaan PSN 3M plus terhadap Container Index DBD.Jenis penelitian ini adalah deeskriptif analitik dengan sampel penderita sejumlah 29 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Pengumpulan data dan lembar observasi dan melakukan pengamatan langsung pada wadah. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan tabel dalam bentuk distribusi frekuensi dan statistik inferensial yang bernilai tingkat kepercayaan 95%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara Pemberantasan Sarang Nyamuk 3M (PSN) Plus dengan Indeks Kontainer di Kenjeran, Kota Surabaya (p = 0,000). Dan juga ada hubungan indeks Kontainer dengan kejadian demam berdarah (DBD) di Kenjeran Surabaya (p = 0,001).Kurangnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya mempertahankan PSN 3M Plus adalah salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya DBD. Sehingga masyarakat akan meningkatkan kesadaran PSN 3M, dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), diharapkan dapat menambah pengetahuan tentang pentingnya Aksi PSN 3M Plus bagi masyarakat. Kata kunci: PSN 3M Plus, Container Index, DBD
HYGIENE PERORANGAN DAN RIWAYAT KONTAK DAN KEJADIAN KUSTA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TANAH MERAH KABUPATEN BANGKALAN TAHUN 2016 Nur Mas'Ula; Nurhaidah .; Marlik .
GEMA LINGKUNGAN KESEHATAN Vol 15, No 1 (2017): Gema Kesehatan Lingkungan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/kesling.v15i1.570

Abstract

ABSTRACTLeprosy is a chronic infectious disease, caused by bacteria (Mycobacterium leprae) that attackperipheral nerves, skin and other body tissues except central nervous system. It develops as a result of closephysical contact with leprosy patients and poor condition of personal hygiene. The purpose of this study was todetermine the risk of personal hygiene and contact history with the incidence of leprosy in Tanah Merah Healthcenter in 2016.This study used case control approach. The population of this research were leprosy patients in 2015from Tanah Merah Health Center. The control population was non-leprosy patients living in Tanah Merah HealthCenter work area. Samples of this analysis were 22 cases and 22 controls and the research instruments werequestionnaires and observation sheets. Data were analyzed by calculating the Odd Ratio.The results showed that most respondents had low level of knowledge with the percentage of 56.8%,the majority of the respondents had good personal hygiene (54.5%) and the majority of the respondents hadhistory of contact with leprosy patients by 52.3%. the result of OR calculation shows that the personal hygiene(OR = 4.67) and contact history (OR = 1.73) were risk factors of leprosy incidence in Tanah Merah Health Centerin 2016.The community should maintain personal hygiene better and avoid sleeping together or close to thelepers to prevent the transmission of leprosy.Keywords : Leprosy, Personal Hygiene, History of Contact
PEMANFAATAN ISI RUMEN SAPI DI RUMAH POTONG HEWAN PEGIRIAN SEBAGAI BIOGAS Andy Susilo; Darjati .; Deddy Adam
GEMA LINGKUNGAN KESEHATAN Vol 18, No 2 (2020): GEMA Lingkungan Kesehatan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/kesling.v18i2.1122

Abstract

Pengolahan limbah cairan isi rumen dan kotoran sapi dapat dilakukan dengan cara fermentasi anaerob (tanpa oksigen), dan merupakan salah satu alternatif untuk mengurangi pencemaran lingkungan. Dalam proses tersebut bahan organik akan didegrasi oleh mikroba yang dapat menghasilkan biogas.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar gas metan (CH4) yang dihasilkan dari proses biogas dengan 3 (tiga) dosis aktivator EM4 yang berbeda.             Metode penelitian adalah eksperimen murni dengan menggunakan desain penelitian Rancangan “Post Only With Control Grup”. Sampel menggunakan Purposive random sampling berupa isi rumen sapi. Selanjutnya uji dilakukan dengan 4 perlakuan setiap 1 perlakuan 6 replikasi.             Berdasarkan pemeriksaan laboratorium pada gas metan (CH4) dapat diketahui bahwa kadar gas metan (CH4) yang tidak diberi penambahan aktivator EM4 sebesar 0,47950 dan penambahan aktivator EM4 yang efektif yaitu variasi dosis 20% sebesar 3,33103, penambahan dosis aktivator EM4 15% sebesar 2,55065 dan penambahan dosis aktivator EM4 10% sebesar 1,68862. Terdapat perbedaan kadar gas metan dengan variasi aktivator EM4 10%, 15%, dan 20% pada proses bioga dengan menggunakan isi rumen sapi.             Penelitian ini dapat digunakan masyarakat sebagai bahan bakar alternatif untuk kegiatan sehari-hari. Penlitian ini juga dapat dilanjutkan dengan mengukur kadar gas metan total pada proses biogas.Kata kunci: Biogas, Isi Rumen Sapi
Kualitas Mikrobiologi Air Bersih Di Rumah Sakit Jiwa Menur Hikma Maulidiya Mulyaningrum; Ferry Kriswandana; Putri Arida Ipmawati
GEMA LINGKUNGAN KESEHATAN Vol 19, No 2 (2021): GEMA Lingkungan Kesehatan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/kesling.v19i2.1540

Abstract

Air merupakan suatu kebutuhan yang tidak bisa dilepaskan dari kegiatan rumah sakit, mengingat bahwa rumah sakit adalah tempat perawatan orang sakit, maka penyehatan air perlu diperhatikan setiap saat baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya agar tidak mengakibatkan sumber infeksi baru bagi penderita. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas upaya peningkatan kualitas mikrobiologi air bersih di Rumah Sakit Jiwa Menur.Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif evaluatif dengan menguji kualitas mikrobiologi total koliform air bersih dan dengan mengobservasi aspek perencanaan, pengorganisasian SDM, proses pelaksanaan serta pengawasan dalam penyediaan air bersih di Rumah Sakit untuk mengetahui penyebab terjadinya cemaran total koliform, sehingga dapat dilakukan evaluasi dalam upaya peningkatan kualitas mikrobiologi air bersih.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualiatas mikrobiologi air bersih berdasarkan data sekunder yang diperoleh didapatkan hasil yang tidak memenuhi syarat. Form observasi di lapangan yang dilakukan dengan metoda wawancara tentang penyediaan air bersih di rumah sakit didapatkan rata-rata hasil sebesar 51,78 dengan kategori kurang baik.Saran yang dapat diberikan untuk Rumah Sakit yaitu  diharapkan dapat meningkatkan kualitas mikrobiologi air bersih dengan melakukan desinfeksi atau pengolahan tambahan lainnya agar memenuhi persyaratan, dan meningkatkan beberapa aspek dalam penyediaan air bersih.
PENURUNAN KADAR FOSFAT DALAM LIMBAH CAIR RUMAH SAKIT X DENGAN MENGGUNAKAN TANAMAN AIR KAYU APU (PISTIA STRATIOTES) TAHUN 2015 Isnia Fitri Abdillah; Suprijandani .; Fitri Rohkmalia
GEMA LINGKUNGAN KESEHATAN Vol 13, No 3 (2015): Gema Kesehatan Lingkungan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/kesling.v13i3.100

Abstract

Hospital liquid waste are all waste water including faeces derived form hospital activities.Hospitals location used to be far from settlements, now they are generally in the middle of denseresidential areas, which trigger pollution problem. Pollution problem of liquid waste often trigger conflicts between hospital and community living around it. One of the harmfull pollutant compounds is phosphate. This study aim to determine water lettuce effectiveness in reducingphosphate levels.  This research was categorized as actual experimental research with “Pretest and PosttestDesign with Controlled Group”. Data was obtained from secondary and primary data. 20 liters sample was used for 3 times experiment of 15 days process. Data were than analyzed by using ANOVA test.Results shows reduction of phosphate level after treatment with water lettuce (p = 0.0000.05). LSD results showed that there was difference in phosphate level reduction on 5 days,10 days, 15 days treatment (p = 0.0000.05). Phosphate level did not exceed Threshold LimitValue (TLV) stipulated in East Java Governor Regulation No. 72 in 2013. Related institutions (hospitals with the liquid waste quality that has not meet the requirements) are suggested make pool and plants arrangement inside it. The pool is then filledwith liquid waste from outlet. Water quality of liquid waste should be improved prior to flowing it tocity.
PENGARUH POSTUR KERJA TERHADAP KELUHAN MUSKULOSKELETAL Miftahul Hasanah; Winarko .
GEMA LINGKUNGAN KESEHATAN Vol 17, No 1 (2019): GEMA Lingkungan Kesehatan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/kesling.v17i1.1047

Abstract

Posisi kerja yang tidak tepat menyebabkan gangguan otot dan memberikan beban kerja. Ada banyak faktor yang menyebabkan gangguan muskuloskeletal pada pekerja salah satunya adalah postur tubuh. Postur tubuh adalah salah satu faktor potensial penyebab gangguan muskuloskeletal pada pekerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh postur kerja pada gangguan muskuloskeletal pada pekerja bagian Konstruksi Hull di PT. Dok dan Perkapalan Surabaya (Persero).Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional. Prosedur pengumpulan data akan dilakukan dengan mengamati pekerjaan pekerja, mewawancarai pekerja tentang gangguan muskuloskeletal menggunakan kuesioner Nordic Body Maps (NBM) dan penilaian postur kerja menggunakan metode Ovako Working Analysis System (OWAS). Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 50 pekerja bagian Konstruksi Hull. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Data yang terkumpul akan dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji statistik yaitu chi square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja usia lebih dari 35 tahun (88%), memiliki masa kerja lebih dari 5 tahun (88%), memiliki kebiasaan merokok sedang (60%), memiliki postur kerja dengan kategori sedang (58%), dan memiliki gangguan muskuloskeletal sedang (66%). Ada korelasi yang signifikan antara postur kerja (p = 0,00), usia (p = 0,00), masa kerja (p = 0,00) pada gangguan muskuloskeletal. Tidak ada efek merokok (p = 1,00) pada gangguan muskuloskeletal.Dianjurkan agar perusahaan memberikan istirahat pendek (5-10 menit), memberikan dukungan kembali, rotasi pekerjaan dan pemeriksaan medis yang berkaitan dengan kondisi otot dan tulang untuk meminimalkan gangguan muskuloskeletal. Para pekerja disarankan untuk pelatihan tentang ergonomis terutama gangguan muskuloskeletal dan peregangan sebelum melakukan aktivitas kerja. Kata Kunci: Postur Kerja, Muskuloskeletal, Pekerja
KUALITAS MIKROBIOLOGI ES BATU KRISTAL DAN HYGIENE SANITASI SEPANJANG RANTAI DISTRIBUSI DI SURABAYA Nur Zumairotul Muna; AT. Diana Nerawati; Rachmaniyah .
GEMA LINGKUNGAN KESEHATAN Vol 14, No 3 (2016): Gema Kesehatan Lingkungan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/kesling.v14i3.258

Abstract

Crystal ice cube consumed by people is distributed through distribution chain from factories, agents, and ice traders in Surabaya. Each distribution chain posses risk of contamination to the quality of the ice, one of which is microbiological contamination that cause health problems to consumers. This is descriptive study aimed to obtain microbiological quality of crystal ice cube and hygiene sanitation throughout distribution chain in Surabaya. Sampling and observations were conducted sequentially in the same day, in different time and with 3 time repetition for 3 days in a row. Data were analyzed descriptively. The result showed  that the ice crystals did not contain E. coli yet contained MPN Coliform. The rate of MPN Coliform on ice at factory  was 10 colonies / 100 cc sample, at agent was 12-15 colonies / 100 cc sample, and at merchant were 15-43 colonies / 100 cc sample. Hygiene sanitation affecting MPN Coliform in crystal ice are non standard raw materials, production process, transportation, and the handlers. In conclusion, microbiological quality of crystal ice cube along the distribution chain in Surabaya with E. coli parameter did not meet standard. Health Department needs to conduct surveillance on a regular basis. Factory of ice cube needs to  make Standard Operating Procedures. Agents  and traders need to improve hygiene sanitation of conveyance, transport personnel, equipment, and handlers.  Keywords : Ice Cube Crystals, Chain Distribution, Hygiene Sanitation, MPN Coliform, E. coli
KEBERADAAN JENTIK DAN PERILAKU PSN TERHADAP KEJADIAN DBD (STUDI PADA WILAYAH KERJA PUSKESMAS CANDI TAHUN 2019) Fernanda Fitriani Iskandar; Ferry Kriswandana; Rusmiati .
GEMA LINGKUNGAN KESEHATAN Vol 18, No 1 (2020): GEMA Lingkungan Kesehatan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/kesling.v18i1.1213

Abstract

Demam berdarah merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes dan telah menyebar di daerah tropis khususnya Indonesia. Salah satu faktor meningkatnya kasus penyakit demam beradarah dengue ialah faktor kondisi lingkungan sekitar dan perilaku PSN. Tujuan dari penelitian ini ialah menganalisis hubungan antara kondisi lingkungan dengan perilaku PSN terhadap kejadian demam berdarah dengue di wilayah kerja Puskesmas Candi Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo.Metode yang digunakan case control dengan menggunakan teknik pengambilan sampel simple random sampling dan sampel yang digunakan sebanyak 60 rumah. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan penyebaran kuisioner pada responden. Analisa data menggunakan uji chi-square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku PSN masyarakat cukup, tetapi ditemukannya keberadaan jentik 33,3% di 20 rumah dengan nilai p 0,028 menyatakan ada hubungan antara keberadan jentik dengan kejadian DBD Perilaku PSN yang meliputi pengetahuan (p0,031), sikap (p0,347) dan tindakan (p0,02). Artinya, pengetahuan dan tindakan responden memiliki hubungan bermakna dengan kejadian DBD. Sedangkan, sikap responden tidak memiliki hubungan bermakna dengan kejadian DBD. Selain itu, Perilaku PSN (p0,037) memiliki hubungan yang bermakna dengan kejadian DBD.Dari hasil penelitian bahwa perilaku PSN yang baik dapat mengurangi keberadaan jentik penular DBD. Dengan demikian dapat disarankan kepada masyarakat untuk melakukan upaya PSN terhadap kejadian DBD