cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 5 (2017): ALIBKIN" : 12 Documents clear
Hubungan Konsep Diri dengan Rencana Pilihan Karier Pada Siswa Kelas XI SMA Biner August Tantyo Silitonga; Syariuddin Dahlan; Diah Utaminingsih
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 5 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (728.992 KB)

Abstract

The problem of this research was the students plan in career choice. The aims of this study was to found the correlation between the self concept and students plan in career choice. This research method was the correlational method. The sample in this research was 85 students which obtained by simple random sampling . The data were analyzed using correlation product moment. The results of this research was showed of the value of rhitung = 0,527 rtabel = 0,213, so Ho was rejected and Ha was accepted. The meaning is be found correlation between the self concept and students plan in career choice. The direction of correlation indicates a positive correlation, which the meaning is more positive self concept of the students, so also more good plan in career choice. The conclusion of the research was be found correlation and significant between the self concept and students plan in career choice of the second grade students in SMA Negeri 3 Bandar Lampung in academic year 2016/2017.Masalah penelitian ini adalah rencana pilihan karier siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dengan rencana pilihan karier. Metode penelitian ini adalah metode korelasional. Sampel penelitian sebanyak 85 siswa yang diperoleh melalui simple random sampling. Analisis data menggunakan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan nilai rhitung = 0,527 rtabel = 0,213, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat hubungan antara konsep diri dengan rencana pilihan karier. Arah hubungan menunjukkan hubungan positif, artinya semakin positif konsep diri siswa, maka semakin baik juga dalam rencana pilihan karier. Kesimpulan penelitian adalah terdapat hubungan positif dan signifikan antara konsep diri dengan rencana pilihan karier pada siswa kelas XI SMA Negeri 3 Bandar Lampung tahun ajaran 2016/2017.Kata kunci: hubungan, konsep diri, rencana pilihan karier
Peningkatan Self Esteem Dalam Interaksi Sosial Dngan Menggunakan Konseling Client Centered Renny Desugiharti; Yusmansyah Yusmansyah; Diah Utaminingsih
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 5 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.868 KB)

Abstract

The research is to determine the increase of self esteem in social interaction by using counseling client centered. This research is quasi experiment with one group pretest posstest design then analyzed with wilcoxon test. Research subjects as many as 5 students who have low self esteem. The result of statistical analysis show zhit = -2,023ztab = 1,645 with significance level p=0,043, Ho is rejected and Ha accepted. It means that there is an increase in self esteem in a significant social interaction after the counseling service provided client centered on students class VIII at SMP Negeri 28 Bandar Lampung.Tujuan penelitian untuk mengetahui peningkatan self esteem dalam interaksi sosial dengan menggunakan konseling client centered. Penelitian ini bersifat quasi eksperimen dengan one group pretest-posttest design kemudian dianalisis dengan uji Wilcoxon. Subjek penelitian sebanyak 5 siswa yang memiliki self esteem rendah. Hasil analisis statistik menunjukkan zhit = -2,023ztab = 1,645 dengan taraf signifikansi p = 0,043, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat peningkatan self esteem dalam interaksi sosial yang signifikan setelah diberikan layanan konseling client centered pada siswa kelas VIII SMP Negeri 28 Bandar Lampung.Kata kunci : bimbingan dan konseling, konseling client centered, self estee
Hubungan Antara Pola Asuh Orang Tua Dengan Motivasi Belajar Nabilah Kartiyasa Utami; Yusmansyah Yusmansyah; Diah Utaminingsih
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 5 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.984 KB)

Abstract

The problem of study was low learning motivation. The purpose of study was to identify the corelation between parenting pattern with learning motivation. The research method was using correlation. The samples were as many as 151 students. The data collecting technique used the parenting pattern scale and learning motivation scale. The data were analyzed using product moment corelation. The results of the study showed there was significant correlation between democratic parenting with learning motivation with rcount 0,382 and the value of p 0,010. The conclusion of study was there have a positif correlation between democratic parenting with learning motivation.Masalah penelitian ini adalah motivasi belajar rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan motivasi belajar. Metode penelitian ini adalah korelasi. Sampel penelitian sebanyak 151 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan skala pola asuh orang dan motivasi belajar. Teknik analisis data menggunakan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua demokratis dengan motivasi belajar dengan nilai korelasi 0,382 dan nilai p 0,010. Kesimpulan penelitian ini adalah pola asuh orang tua demokratis memiliki hubungan positif dan signifikan dengan motivasi belajar.Kata kunci:hubungan, motivasi belajar, pola asuh orang tua
Hubungan Antara Penguatan Positif Oleh Guru Dengan Kreativitas Belajar Siswa Wulan Sumiar; Yusmansyah Yusmansyah; Redi Eka Andriyanto
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 5 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (869.236 KB)

Abstract

The purpose of this research was to know the relation between teachers positive reinforcement with students creativity learning. The problem in this study was the lowness students creativity learning. Data analysis used product moment correlation. The sample were as many as seventy one student. The data collecting technique used the positive reinforcement scale and creativity learning scale. The result of this research was there was a positive relationship between teachers positive reinforcement with students creativity learning with the value of correlation rcount = 0,567 ; with rtabel 0,321, so that rcount rtabel so that meant Ho was rejected and Ha accepted. Conclusion the study was correlation between teachers positive reinforcement with students creativity learning.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat hubungan yang positif antara penguatan positif oleh guru terhadap kreativitas belajar siswa. Masalah dalam penelitian ini adalah kreativitas belajar siswa yang rendah. Metode penelitian adalah metode kuantitatif dengan menggunakan analisis korelasi product moment. Sampel penelitian sebanyak 71 orang siswa MTs Daarul Maarif. Teknik pengumpulan data menggunakan skala penguatan positif dan skala kreativitas belajar. Berdasarkan analisis data menggunakan analisis korelasi product moment menunjukkan ada hubungan yang positif antara penguatan positif oleh guru terhadap kreativitas belajar siswa dengan nilai koefisien korelasi rhitung = 0,567 ; dengan rtabel 0,321, maka rhitung rtabel, dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara penguatan positif oleh guru dengan kreativitas belajar.Kata kunci:hubungan, kreativitas belajar, penguatan positif
Hubungan Sikap Terhadap Guru Dengan Prestasi Belajar Pada Siswa Kelas VIII Dwi Agustina Damayanti; Yusmansyah Yusmansyah; Redi Eka Andriyanto
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 5 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (748.484 KB)

Abstract

The purpose of this study is find out the relationship between Students Attitude toward teachers with learning achievement. The problem in this research is student achievement. Research method is Product moment correlationThe sample of research is 72 students of class VIII SMP Negeri 1 Seputih Raman. The result of this research showed that there is a positive and significant relationship between students attitudes toward teachers with achievement that is proved by result of data analysis using product moment correlation of Karl Pearson. Based the result of data tabulation it was obtained r Count=0,273 r Table=0,233 which means Ho refused and Ha accepted. The conclusion of this research is there is a positive and significant relationship between students attitude toward teachers with Students learning achievementTujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara sikap siswa terhadap guru dengan prestasi belajar siswa. Masalah dalam penelitian ini adalah prestasi belajar siswa. Metode penelitian adalah korelasi Product moment. Sampel penelitian sebanayak 72 siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Seputih Raman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara sikap siswa terhadap guru dengan prestasi belajar terbukti dari hasil analisis data menggunakan korelasi product moment dari Karl Pearson. Dari hasil pengolahan data diperoleh r hitung = 0,273 r tabel= 0,233 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulannya adalah terdapat hubungan positif dan signifikan antara sikap siswa terhadap guru dengan prestasi belajar siswa.Kata kunci: guru, sikap, prestasi belajar
Peningkatan Percaya Diri Dalam Belajar Menggunakan Konseling Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) Siska Wiyasa Oktora; Yusmansyah Yusmansyah; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 5 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.223 KB)

Abstract

The problem in this study was students' self-confidence in learning process. The purpose of the study was to determine the improvement in self-confidence in learning with the help of rational emotive behavior therapy counseling. The study used qualitative descriptive method with a case study. The participants consisted of 3 students with low self-confidence in learning. The data collection technique was done using the scale of confidence in learning. The results of this study indicated that there was an improvement of self-confidence in learning using rational emotive behavior therapy counseling when applied to students. It has been proven with the change showed by the three subjects, such as: the students changed their irrational thoughts into a more rational thoughts, the students showed self-confidence about their capability, no more fear of failing in doing anything. The conclusion of this study is that the rational emotive behavior therapy counseling can be used to improve students' self-confidence in learning.Masalah dalam penelitian ini adalah percaya diri siswa dalam belajar. Tujuan penelitian untuk mengetahui peningkatan percaya diri dalam belajar menggunakan konseling rational emotive behavior therapy. Metode penelitian bersifat deskriptif kualitatif dengan menggunakan studi kasus. Subjek penelitian sebanyak 3 siswa yang memiliki percaya diri dalam belajar rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan skala percaya diri dalam belajar. Hasil penelitian konseling menunjukkan bahwa peningkatan percaya diri dalam belajar menggunakan konseling rational emotive behavior therapy dapat digunakan pada siswa. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya perubahan ketiga subjek, seperti siswa mengubah pikiran irasionalnya ke arah yang lebih rasional, yakin pada kemampuan yang dimiliki, tidak lagi merasa takut gagal dalam melakukan hal apapun. Simpulan penelitian ini adalah konseling rational emotive behavior therapy dapat digunakan untuk meningkatkan percaya diri dalam belajar.Kata kunci:konseling (REBT), peningkatan, percaya diri dalam belajar
Hubungan Regulasi Diri Dengan Perencanaan Karir Siswa Annisa Anggrayani Nurjanah; Syarifuddin Dahlan; Diah Utaminingsih
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 5 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.126 KB)

Abstract

Problems in this study was the low carrier plan of students . The purpose of this reasearch was to know the correlation between self-regulation with students carier plan. Metod used in this reasearch is quantitatif describtion. Data analysis used product moment correlation. The sample were as many as 70 students in SMA Negeri 1 Seputih Agung acaemic tear at 2016/2017. The data collecting technique used the self-regulation scale and the carrier plan scale. The result of this reasearch was there was positif and significant relationship between self-regulation to student carrier plan with index ? = 0,000 ? = 0,05; Then Ho was rejected and Ha accepted with the value of correlation coefficient rcount 0,558 rtable 0,235. Conclusion the study was correlation between self regMasalah dalam penelitian ini adalah rendahnya perencanaan karier siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan regulasi diri dengan perencanaan karier siswa. Metode penelitian yang digunkan adalah deskriptif kuantitatif. Teknik analisis data dalam penelitian adalah korelasi product moment. Sampel penelitian sebanyak 70 orang siswa di SMA Negeri 1 Seputih Agung Tahun Pelajaran 2016/2017. Teknik pengumpulan data menggunakan skala regulasi diri dan skala perencanaan karier. Berdasarkan analisis data korelasi product moment menunjukkan ada hubungan positif yang signifikan antara regulasi diri dengan perencanaan karier siswa. Signifikan dengan indeks ? = 0,000 ? = 0,05; maka Ho ditolak dan Ha diterima dengan nilai koefisien korelasi rhitung0,558 rtabel 0,235. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah regulasi diri memiliki hubunganpositif yang signifikan dengan perencanaan karier siswa.Kata kunci: bimbingan konseling, perencanaan karier, regulasi diri
Faktor Dominan Keberhasilan Penyesuaian Sosial Siswa Autis di Sekolah Tita Adelia Putri; Yusmansyah Yusmansyah; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 5 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.98 KB)

Abstract

The problem of this study was the social adaptation of children with autism at schools. The research problem was "What kind of dominant factor of autistic childrens social adaptation at school". The purpose of this study was to find the dominant factor of autistic childrens social adaptation at school at 2 SHS in Lampung Province in 2017.This research method was descriptive qualitative research method. Research subjects were 2 participants. They consisted of 2 students with autism. Observasion an interview were used as techniques to collect the data. Data analyses were performed on written records, observation results, and interview that are analyzed into intrasubject data and intersubject data.The results showed that the dominant factor of autistic childrens adaptation success was role factor of friends at school.Masalah penelitian ini adalah penyesuaian sosial anak autis di sekolah. Permasalahan penelitian adalah Apa faktor dominan keberhasilan penyesuaian sosial anak autis di sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor dominan keberhasilan penyesuaian sosial anak autis di sekolah pada 2 SMA di Provinsi Lampung Tahun 2017. Metode penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian sebanyak 2 siwa yang menderita autis. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Analisis data dilakukan pada catatan tertulis, hasil observasi, wawancara yang di analisis ke dalam data intrasubyek dan data intersubyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor dominan keberhasilan penyesuaian sosial anak autis di sekolah adalah Faktor Peran Teman-teman di Sekolah.Kata kunci:autis, penyesuaian sosial anak autis, faktor peran teman-teman di sekolah
Hubungan Antara Regulasi Diri Dengan Prestasi Belajar Pada Siswa Kelas X Risa Rahayu; Yusmansyah Yusmansyah; Diah Utaminingsih
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 5 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.664 KB)

Abstract

The Problems in this study was the low achievement of students. The purpose of this reasearch was to know the correlation between self-regulation with student achievement. Data analysis used product moment correlation. The sample were as many as 64 students class X SMA Negeri 1 Seputih Raman in academic year 2016/2017. The data collecting technique used the self-regulation scale and documentation of learning achievement taken from the value report. The result of this reasearch was there was significant relationship between self-regulation to student achievement with index ? = 0,000 ? = 0,05; Then Ho was rejected and Ha accepted with the value of correlation coefficient rcount 0,843 rtable 0,2423. The Conclusion of the study was there correlation significant between self regulation with the learning achievement students X SMA Negeri 1 Seputih Raman in academic year 2016/2017.Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya prestasi belajar siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara regulasi diri dengan prestasi belajar siswa. Metode penelitian adalah korelasi product moment. Sampel penelitian sebanyak 64 siswa kelas X SMA Negeri 1 Seputih Raman Tahun Ajaran 2016/2017. Teknik pengumpulan data menggunakan skala regulasi diri dan dokumentasi prestasi belajar yang diambil dari nilai raport. Berdasarkan analisis data menunjukkan bahwa ada hubungan antara regulasi diri dengan prestasi belajar siswa yang signifikan dengan indeks ? = 0,000 ? = 0,05; maka Ho ditolak dan Ha diterima dengan nilai koefisien korelasi rhitung0,843 rtabel 0,2423. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan yang signifikan antara regulasi diri dengan prestasi belajar pada siswa kelas x SMA Negeri 1 Seputih Raman Tahun Ajaran 2016/2017.Kata kunci:hubungan, regulasi diri, prestasi belajar
Meningkatkan Percaya Diri di Sekolah melalui Layanan Bimbingan Kelompok Siswa Kelas X Intan Syafitri; Yusmansyah Yusmansyah; Ratna Widiastuti
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 5 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.531 KB)

Abstract

The problem in this study was the students self-confidence. The purpose of this study was determine the use of group guidance services to increase confidence in learning in the student of class X SMA Negeri 1 Tanjung Bintang lesson 2016/2017. The method used in this research was quasi experimental method with one group pretest-posttest design. Subjects of research as many as seven students of class X who have confidence in learning was low. The result of this research was using wilcoxon different test, the result of pretest and posttest obtained by the result compared with Ztable value. From the calculation results obtained Zhitung=-2,366 Ztable= 1,645, then Ha accepted and Ho rejected, that confident in learning could be improved after being given a group guidance services. Conclusion in research use of group guidance service to increase confidence in studying at student class X SMA Negeri 1 Tanjung Bintang lesson year 2016/2017.Masalah dalam penelitian ini ialah percaya diri dalam belajar siswa rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan percaya diri dalam belajar menggunakan layana bimbingan kelompok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode quasi eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian sebanyak tujuh siswa kelas X IPS SMA Negeri 1 Tanjung Bintang. Analisis penelitian menggunakan uji beda wilcoxon, dari hasil analisis statistik menunjukkan Zhitung=-2,366 Ztable= 1,645 maka Ha diterima dan Ho ditolak, bahwa percaya diri dalam belajar dapat ditingkatkan setelah diberikan layanan bimbingan kelompok. Hal ini dapat diperkuat dengan rata-rata peningkatan persentase dari ketujuh siswa yakni 36%. Kesimpulan penelitian ini adalah layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan percaya diri dalam belajar pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Tanjung Bintang tahun pelajaran 2016/2017.Kata kunci: bimbingan konseling, percaya diri dalam belajar, layanan bimbingan kelompok

Page 1 of 2 | Total Record : 12