cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 3 (2019): ALIBKIN" : 15 Documents clear
Hubungan antara self regulated learning dan prokrastinasi akademik Noviyanti Noviyanti; Yusmansyah Yusmansyah; Diah Utaminingsih
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 3 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this research is academic procrastination behavior. This study aims to find out how is a significant negative correlation between self regulated learning with academic procrastination using quantitative research methods. The sample of this study was 104 students. The instrument used a scale of self regulated learning and academic procrastination scale. The analysis technique used the product moment technique with a significance level of 5%. Based on the analysis, it is known that the value of r-count = -0.810 from the level of r-table = 0,1622. The results of this study indicate that there is a significant negative relationship between self regulated learning and academic procrastination, meaning that the higher the self regulated learning, the lower the academic procrastination in students, and vice versa is the lower the self regulated learning so the higher academic procrastination for students.Masalah dalam penelitian ini adalah perilaku prokrastinasi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah hubungan yang signifikan negatif antara self regulated learning dengan prokrastinasi akademik menggunakan metode penelitian kuantitatif. Sampel penelitian ini berjumlah 104 siswa. Instrumen penelitian menggunakan skala self regulated learning dan skala prokrastinasi akademik. Teknik analisa menggunakan teknik product moment dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan hasil analisa diketahui nilai r-hitung = -0,810 dari taraf r-tabel = 0, 1622. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan negatif antara self regulated learning dengan prokrastinasi akademik, artinya semakin tinggi self regulated learning maka semakin rendah prokrastinasi akademik pada siswa, begitu juga sebaliknya yaitu semakin rendah self regulated learning maka semakin tinggi prokrastinasi akademik pada siswa.Kata kunci: bimbingan konseling, prokrastinasi akademik, self regulated learning
Peningkatan Hubungan Interpersonal Menggunakan Teknik Sosiodrama Devi Nalis Ayu; Muswardi Rosra; Redi Eka Andriyanto
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 3 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.614 KB)

Abstract

The purpose of this study is to determine the use of sociodrama techniques in improving interpersonal relationships of tenth grade students at MA Darul A'malMetro academic year 2018/2019. One Group Pretest-Posttest is used as a research design. The subjects of this study were 6 students. The data collection technique in this study uses the scale of interpersonal relationships. The results of data analysis using the Wilcoxon different test, obtained z count = -2.201 the results are less than z table = 1.645, and also shows an increase of 17.6%, then Ho is rejected and Ha is accepted, meaning that there is a significant increase in interpersonal relations before and after being given a group counseling with sociodrama techniques.Tujuannya penelitian ini untuk mengetahui penggunaan teknik sosiodrama dalam meningkatkan hubungan interpersonal pada siswa kelas X MA Darul A’mal Metro tahun pelajaran 2018/2019. One Group Pretest-Posttest digunakan sebagai design penelitian. Subjek penelitian ini sebanyak 6 orang siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala hubungan interpersonal. Hasil analisis data menggunakan uji beda Wilcoxon, diperoleh z hitung = -2.201 hasilnya kurang dari z tabel= 1.645, dan juga menunjukkan peningkatan sebasar 17,6%, maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya ternyata terdapat peningkatan yang signifikan pada hubungan interpersonal sebelum dan sesudah diberikan konseling kelompok dengan teknik sosiodrama.Kata kunci: konseling kelompok, teknik sosiodrama, hubungan interpersonal.
Relationship Self Regulation Learning With Interpersonal Comunication In Students M Andhika Saputra; Muswardi Rosra; Redi Eka Andriyanto
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 3 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.582 KB)

Abstract

The problem in this study was the interpersonal comunication. This study aim to study the relationship between self regulation learning with interpersonal comunication in class XI SMA Negeri 6 Bandar Lampung Academic Year 2018/2019. The research method used quantitative. The study population was 140 students and the research sample was taken by 70 students taken by purposive sampling technique. Data collection techniques used the scale of self regulation learning and scale of interpersonal comunication. Data analysis technique used Product Moment conversion. The results showed that there was a significant positive relationship between self regulation learning with interpersonal comunication with a ratio of r count = 0.256 and significance level p = 0.274 then Ho was rejected and Ha was accepted.Permasalahan dalam  penelitian ini adalah komunikasi interpersonal siswa rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi diri dalam belajar dengan komunikasi interpersonal pada siswa kelas XI SMA Negeri 6 Bandar Lampung Tahun Ajaran 2018/2019. Metode penelitian bersifat kuantitatif. Populasi penelitian sebanyak 175 siswa dan sampel penelitian berjumlah 35 siswa diambil dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala regulasi diri dalam belajar dan skala komunikasi interpersonal. Teknik  analisis data menggunakan korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif  yang  tidak signifikan antara regulasi diri dalam belajar dengan komunikasi interpersonal siswa,  rhitung= 0,256  rtabel= 0,274 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif  yang tidak signifikan antara regulasi diri dalam belajar dengan komunikasi interpersonal siswa kelas XI di SMA Negeri 6 Bandar Lampung.Kata kunci: bimbingan dan konseling, regulasi diri dalam belajar, komunikasi interpersonal
Penggunaan Bimbingan Kelompok Teknik Informasi dalam Kemantapan Rencana Karir Martha Shinta Damai; Muswardi Rosra; Citra Abriani Maharani
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 3 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.776 KB)

Abstract

The problem of the researchwas whetherinformation technique of group guidance could be used to increase the stability of the student's career plan. The objective of this study was to find out the improvement in career plan stability by using the information technique of group guidance services for the class IX students of SMPN 22 Bandar Lampung in the academic year 2018/2019. The method in this study was pre-experimental. The research subjects were 8 students who had low career plan stability. The results of data analysis used the Wilcoxon Matched Pairs Test which gained = -2,521 = 1,645. It meant Ho was rejected and Ha was accepted. Briefly, it could be concluded that the information technique of group guidance could be implemented to increase the consistency of the career plan for the class IX students of SMPN 22 Bandar Lampung in the academic year 2018/2019.Permasalahan penelitian adalah apakah bimbingan kelompok teknik informasi dapat digunakan untuk meningkatkan kemantapan rencana karir siswa. Tujuan penelitian untuk mengetahui peningkatan kemantapan rencana karir dengan layanan bimbingan kelompok teknik informasi pada siswa kelas IX SMPN 22 Bandar Lampung tahun pelajaran 2018/2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre-Eksperiment. Subjek penelitian sebanyak 8 orang siswa yang memiliki kemantapan rencana karir yang rendah.. Hasil analisis data menggunakan uji Wilcoxon Matched Pairs Test, diperoleh = -2,521 = 1,645 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan penelitan adalah bimbingan kelompok teknik informasi dapat digunakan untuk meningkatkan kemantapan rencana karir pada siswa kelas IX SMPN 22 Bandar Lampung Tahun ajaran 2018/2019.Kata kunci: bimbingan konseling, teknik informasi, kemantapan rencana karir.
Penggunaan Konseling Kelompok Teknik Assertive Training Untuk Meningkatkan Regulasi Diri Dalam Belajar Anselmus Alan Primavera; Yusmansyah Yusmansyah; Redi Eka Andriyanto
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 3 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (691.747 KB)

Abstract

The problem in this study is low self-regulation in student learning. The purpose of this study was to determine the effectiveness of the use of counseling services in the assertive training group in improving self-regulation in learning. This research method is quasi-experimental with pretest and posttest design. The research subjects were 10 students who had low self-regulation in learning. Data collection techniques use a self-regulation scale in learning. Data analysis using the Wilcoxon Matched Pairs Test. The results showed that the assertive training group counseling services could improve self-regulation in learning. This is in accordance with the results of the analysis obtained by zcount = -2.805 ztable = 1.645 so Ho is rejected and Ha is accepted. This means that the assertive training group counseling can be used to improve self-regulation in learning for class XI students of 15 Bandar Lampung Public High School 2018/2019.Masalah dalam penelitian ini adalah regulasi diri dalam belajar siswa yang rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas penggunaan layanan konseling kelompok assertive training dalam meningkatkan regulasi diri dalam belajar. Metode penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan pretest and posttest design. Subjek penelitian sebanyak 10 siswa yang memiliki regulasi diri dalam belajar rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan skala regulasi diri dalam belajar. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Matched Pairs Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan konseling kelompok assertive training dapat meningkatkan regulasi diri dalam belajar. Hal ini sesuai hasil analisis yang diperoleh zhitung = -2.805 ztabel = 1.645 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya konseling kelompok assertive training dapat digunakan untuk meningkatkan regulasi diri dalam belajar pada siswa kelas XI SMA Negeri 15 Bandar Lampung tahun pelajaran 2018/2019.Kata Kunci: assertive training, bimbingan dan konseling, konseling kelompok, regulasi diri dalam belajar
Hubungan Pergaulan Teman Sebaya Dengan Motivasi Belajar Pada Siswa Muhammad Aldy Mubharak; Muswardi Rosra; Redi Eka Andriyanto
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 3 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.164 KB)

Abstract

The purpose of this study was to determine the relationship between peer relationships with learning motivation of eighth grade students at SMPN 9 Bandar Lampung academic year 2018/2019. This research method is quantitative. The study population was 207 students and a sample of 74 students was determined by simple random sampling technique. Data collection techniques use a scale of peer interaction and motivation to learn. The data analysis technique in this study uses Product moment correlation. The results show there is a positive and significant relationship between peer relationships with motivation to learn. This is indicated by the value of r count r table (0.682 0.227) the significance level of 0.05. then Ho is rejected and Ha is accepted. The conclusion is that there is a positive and significant relationship between peer relationships with learning motivation in class VIII Bandar Lampung SMPN 9 academic year 2018/2019.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pergaulan teman sebaya dengan motivasi belajar pada siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Bandar Lampung tahun ajaran 2018/2019. Metode penelitian ini bersifat kuantitatif.Populasi penelitian sebanyak 207 siswa dan sampel berjumlah 74 siswa yang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala pergaulan teman sebaya dan motivasi belajar. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan Korelasi Product moment.Hasil menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara pergaulan teman sebaya dengan motivasi belajar. Hal ini ditunjukkan dari nilai rhitung rtabel (0,682 0,227 ) taraf signitifkan 0,05. maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulannya adalah terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pergaulan teman sebaya dengan motivasi belajar pada siswa kelas VIII SMPN 9 Bandar Lampung tahun ajaran 2018/2019.Kata kunci: bimbingan konseling, motivasi belajar, pergaulan teman sebaya
Penggunaan Layanan Informasi Biografi Tokoh Dalam Bimbingan Kelompok untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Anni Rofiqoturrohmah; Syarifuddin Dahlan; Diah Utaminingsih
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 3 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (922.565 KB)

Abstract

The main problem on this study was the poor learning motivation of student in class X SMK Tri Sukses Natar. The aim of this study was to improve student’s learning motivation using group guidance through figure’s biography information for tenth grade student at X SMK Tri Sukses . The method used in this study was Quasi Experimental using Time Series Design. The subject of this research was 8 students with high, medium, and low learning motivation level. This study used learning motivation scale for data colllection technique and Wilcoxon test for data analysis. It was proven from the result analysis of learning motivation’s pretest and posttest in which it was obtained Zcalculated = -2.518 dan Ztable = 0.000, thus Ho was refusedand Hawas accepted. To conclude, learning motivation of students can be improved using group guidance service by giving information of figure’s biography.Masalah dalam penelitian ini adalah motivasi belajar siswa yang rendah pada siswa kelas X SMK Tri Sukses Natar. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi belajar menggunakan bimbingan kelompok melalui layanan informasi biografi tokoh pada siswa kelas X SMK Tri Sukses Natar . Metode yang digunakan adalah metode quasi experimental dengan menggunakan time series design. Subjek penelitian ini sebanyak 8 siwa yang memiliki motivasi belajar tinggi, sedang dan rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan skala motivasi belajar. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hal ini ditunjukkan dari analisis hasil pretest dan posttest motivasi belajar yang diperoleh Zhitung = -2,518 dan Ztabel = 0,000, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan penelitian ini adalah motivasi belajar siswa dapat ditingkatkan dengan layanan bimbingan kelompok menggunakan layanan informasi.Kata kunci: bimbingan dan konseling, bimbingan kelompok, motivasi belajar
Relationship Self Regulation Learning With Interpersonal Comunication In Students Muhammad Andhika Saputra; Muswardi Rosra; Redi Eka Andriyanto
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 3 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.005 KB)

Abstract

The study population was 140 students and the research sample was taken by 70 students taken by purposive sampling technique. Data collection techniques used the scale of self regulation learning and scale of interpersonal comunication. Data analysis technique used Product Moment conversion. The results showed that there was a significant positive relationship between self regulation learning with interpersonal comunication with a ratio of r count = 0.256 and significance level p = 0.274 then Ho was rejected and Ha was accepted. Populasi penelitian sebanyak 175 siswa dan sampel penelitian berjumlah 35 siswa diambil dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala regulasi diri dalam belajar dan skala komunikasi interpersonal. Teknik  analisis data menggunakan korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif  yang  tidak signifikan antara regulasi diri dalam belajar dengan komunikasi interpersonal siswa,  rhitung= 0,256  rtabel= 0,274 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif  yang tidak signifikan antara regulasi diri dalam belajar dengan komunikasi interpersonal siswa kelas XI di SMA Negeri 6 Bandar Lampung.Kata kunci: bimbingan dan konseling, regulasi diri dalam belajar, komunikasi interpersonal  
Hubungan Antara Konsep Diri Dengan Komunikasi Interpersonal Pada Siswa Sintia Handayani; Yusmansyah Yusmansyah; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 3 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.95 KB)

Abstract

The purpose of this study was to determine the correlation of self concept with interpersonal communication in class VIII SMP Negeri 24 Bandar Lampung 2017/2018 academic year. This study is a correlational quantitative descriptive study. The study population amounted to 230 students with a sample of 63 students obtained through simple random sampling technique. Data collection techniques use the scale of self concept and scale of interpersonal communication. The data analysis technique uses product moment correlation. The results showed that between self concept and interpersonal communication there is a positive and significant correlation, this is evidenced by the data analysis obtained by the value of r count = 0.382 r table = 0.254 with p 0.005. Then Ho is rejected and Ha accepted. The conclusion of the study is that there is a positive and significant the correlation of self concept with interpersonal communicationTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dengan komunikasi interpersonal pada siswa kelas VIII SMP Negeri 24 Bandar Lampung tahun pelajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif korelasional. Populasi penelitian berjumlah 230 siswa dengan sampel 63 siswa diperoleh melalui teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala konsep diri dan skala komunikasi interpersonal. Teknik analisis data menggunakan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan antara konsep diri dengan komunikasi interpersonal terdapat hubungan positif dan signifikan, hal ini dibuktikan dengan analisis data di peroleh nilai r hitung=0,382 r tabel= 0,254 dengan p0,005. Maka Ho di tolak dan Ha diterima. Kesimpulan penelitian adalah terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara konsep diri dengan komunikasi interpersonal.Kata kunci: konsep diri, komunikasi interpersonal, bimbingan konseling
Peningkatan Aspirasi Studi Lanjut Ke Perguruan Tinggi Melalui Layanan Informasi Karir Anniz Ellysha Muthia; Syarifudin Dahlan; Redi Eka Andriyanto
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 3 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (836.643 KB)

Abstract

The purpose of this study to study information services can improve aspirations for further study in higher education in class XI of Bandar Lampung SMA Negeri 8 2018/2019. The method of this research is a pre-experimental method with one group pretest-posttest design. The subjects of this study were 8 students of class XI who had further aspiration studios to medium and low colleges. Technique of collecting data using aspiration questionnaire. The results showed that the use of information services could increase aspirations for further study to higher education, as evidenced by the results of data analysis using the Wilcoxon test, obtained zcount = -2.530 ztable = 1.645 so Ho was rejected and Ha was accepted. In conclusion, career information services that can improve aspirations for further study in higher education in class XI of Bandar Lampung Senior High School 8 in academic year 2018/2019.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui layanan informasi karir dapat meningkatkan aspirasi studi lanjut ke perguruan tinggi pada siswa kelas XI SMA Negeri 8 Bandar Lampung tahun ajaran 2018/2019. Metode penelitian ini adalah metode pre-eksperimenta dengan one group pretest-posttest design. Subjek penelitian ini sebanyak 8 siswa kelas XI yang memiliki aspirasi studi lanjut ke perguruan tinggi yang sedang dan rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner aspirasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan layanan informasi karir dapat meningkatkan aspirasi studi lanjut ke perguruan tinggi, terbukti dari hasil analisis data menggunakan uji wilcoxon, diperoleh zhitung = -2,530ztabel = 1,645 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulannya adalah layanan informasi karir dapat meningkatkan aspirasi studi lanjut ke perguruan tinggi pada siswa kelas XI SMA Negeri 8 Bandar Lampung tahun ajaran 2018/2019.Kata kunci: aspirasi, bimbingan konseling, layanan informasi karir

Page 1 of 2 | Total Record : 15