cover
Contact Name
Kiftian Hady Prasetya
Contact Email
kiftian@uniba-bpn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
pbsi@uniba-bpn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Basataka (JBT)
Published by Universitas Balikpapan
ISSN : 26213826     EISSN : 26215977     DOI : -
Core Subject : Education,
Fokus dan cakupan Jurnal BASATAKA adalah penelitian dalam bidang Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Indonesia. The focus and scope of BASATAKA Journal is research in the fields of Education, Language, and Indonesian Literature.
Arjuna Subject : -
Articles 48 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024" : 48 Documents clear
ANALISIS NILAI KEKELUARGAAN WARGA SUNDA TERHADAP CERITA RAKYAT SANGKURIANG DAN SEMBOYAN SILIH ASAH, SILIH ASIH, DAN SILIH ASUH A Embhun Nurani Dwi Sari Heryanto Heryana; Welsi Damayanti
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.416

Abstract

Kebudayaan lahir karena adanya kebiasaan manusia sehingga terbentuklah masyarakat. Banyak jenis hasil dari kebudayaan masyarakat, salah satunya yakni cerita rakyat. Cerita rakyat merupakan dongeng dari leluhur masyarakat yang berisi nilai-nilai yang baik untuk ditiru oleh generasi selanjutnya. Cerita rakyat dapat ditemui di berbagai daerah, salah satunya di daerah Jawa Barat memiliki banyak cerita rakyat, salah satunya cerita Sangkuriang. Cerita Sangkuriang mengandung nilai yang positif diantaranya nilai kekeluargaan. Metode penelitian yang digunakan yakni deskriptif kualitatif dengan cara menganalisis cerita Sangkuriang dengan semboyan warga Sunda yaitu silih asah silih asih dan silih asuh atau disebut 3S. Hasil menunjukan cerita Sangkuriang lebih banyak mengandung nilai kasih sayang atau silih asih dan silih asuh. Diharapkan adanya penelitian ini mampu membuat semakin sadar bahwa nilai kekeluargaan diperlukan di kehidupan.
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM NOVEL “HOME SWEET LOAN” KARYA ALMIRA BASTARI Rahmadhania Putri Novitasari; Ita Kurnia; Via Nurdiana Dewi; Adinda Bilghis Salsabilla
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.440

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi karena adanya salah satu fenomena kebahasaan yaitu campur kode dan alih kode dalam kalimat. Tutur kata dalam novel melibatkan beberapa kata yang menunjukan menuju pada perubahan bahasa yang digunakan, hal ini menunjuk adanya fenomena bahasa campur kode dan alih kode. Hal ini terdapat pada novel "Home Sweet Loan" karya Almira Bastari ini disebabkan oleh adanya kebiasaan percampuran bahasa sehari hari.pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu metode pengumpulan data dari penelitian. Berdasarkan hasil penelitian tentang alih kode dan campur kode novel home sweet loan karya almira bastri ditemukan bahwa jenis campur kode didalamnya adalah campur kode luar atau outer mixing code. Pada bagian alih jenis kode yang digunakan adalah alih kode luar dimana ada pergantian Bahasa dari Bahasa Indonesia ke Bahasa asing. Bahasa asing yang digunakan dalam novel ini adalah bahasa Inggris. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh penulis dapat diambil kesimpulan bahwa novel berjudul “Home Sweet Loan” karya Almira Bastari menggunakan alih kode dan campur kode eksternal. Novel ini menggunakan dua bahasa yakni bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Alih-alih kode dan campuran kode dapat ditemukan pada kata, frasa, dan kalimat dalam novel. Faktor penyebab campur kode pada novel “Home Sweet Loan” karya Almira Basatari adalah budaya dan latar belakang tokohnya, faktor lainnya yaitu novel lattar ini merupakan kehidupan di kota besar yang sudah dipengaruhi oleh berbagai macam budaya dan pergaulan.
ANALISIS ALIH KODE DAN CAMPUR KODE NOVEL “FIT AND PROPER TEST” KARYA SORAYA NASUTION Muhammad Alfa; Ita Kurnia; Alvin Tri Aldianata
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.442

Abstract

Artikel ini membahas fenomena alih kode dan campur kode dalam novel "FIT AND PROPER TEST" karya Soraya Nasution. Alih kode terjadi saat terjadi peralihan bahasa dalam percakapan, sementara campur kode terjadi ketika penutur menggunakan bahasa dominan disisipi dengan unsur bahasa lainnya. Dengan memberikan contoh-contoh percakapan yang mengandung alih kode dan campur kode dalam novel tersebut, artikel ini mengilustrasikan bagaimana fenomena ini dapat memperkaya narasi dalam karya sastra modern. Pemahaman tentang alih kode dan campur kode dalam konteks karya sastra dapat memberikan wawasan yang lebih dalam tentang penggunaan bahasa dan kompleksitas interaksi bahasa dalam kehidupan sehari-hari. Penulis artikel ini memberikan insight yang menarik tentang fenomena alih kode dan campur kode dalam novel tersebut, serta memberikan contoh konkret yang memperkuat pemahaman pembaca tentang konsep tersebut.
ANALISIS CAMPUR KODE PADA NOVEL CATATAN ANAK SEKOLAH (JAMET CIRCLE) KARYA LIZA Alfina Ika Rahmasari; Ita Kurnia; Fanny Nur Agusti; Stevany Violanita
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.444

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi campur kode dalam novel “Catatan Anak Sekolah (Jamet Circle)” melalui pendekatan sosiolinguistik. Fokus penelitian ini adalah mengidentifikasi unsur dan fenomena kebahasaan berupa campur kode yang terdapat dalam bentuk deskripsi, narasi, dan dialog novel. Data penelitian berupa kata, frasa, kalimat, dan paragraf yang mengandung campur kode dikumpulkan melalui observasi non-partisipan dengan membaca dan mencatat secara teliti.  Metode deskriptif kualitatif digunakan untuk menganalisis data secara mendalam, menghasilkan deskripsi detail mengenai penggunaan campur kode dalam novel. Teknik studi pustaka diterapkan untuk memperkaya analisis dengan membandingkan data temuan dengan literatur relevan tentang sosiolinguistik. Analisis non-statistik digunakan untuk mengolah data, mengkroscek, membuat kesimpulan sementara, membandingkan dengan data baru, dan akhirnya menghasilkan kesimpulan akhir mengenai bentuk dan fungsi campur kode dalam novel.
ANALISIS CAMPUR KODE PADA NOVEL "KISAH UNTUK GERI" KARYA ERISCA FEBRIANI Cici Utha Dewi; Ita Kurnia; Icha Aprilia; Vellin Surya Meilina Putri
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.445

Abstract

Sosiolinguistik adalah disiplin yang mengaji penggunaan bahasa dalam konteks sosial masyarakat. Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali seseorang mencampuradukkan berbagai bahasa dan mengalihkan penggunaan bahasa dari satu ke yang lain, tergantung pada perubahan situasi, baik itu dari formal ke informal atau sebaliknya. Fenomena ini dikenal sebagai perubahan kode dan campur kode (Chaer dan Agustina, 2014:2). Selain terjadi dalam interaksi sehari-hari, campur kode juga dapat ditemukan dalam karya sastra, termasuk dalam buku ini. Contoh buku "Kisah Untuk Geri" juga menggunakan campur kode, yang ditulis oleh Erisca Febriani. Novel ini menggambarkan perjalanan hidup dan percintaan Geri dan Dinda dalam mencari kedamaian dan makna dalam kehidupan mereka yang tercerai-berai. Dengan sentuhan naratif yang penuh empati dan kompleksitas karakter yang mendalam, “Kisah untuk Geri” mengajak pembaca untuk menyelami liku-liku kehidupan dan perjuangan mencari cinta yang sejati. Dalam buku ini ini, penulis memanfaatkan campur kode untuk menciptakan efek dramatis, realistis, dan lucu dalam ceritanya. Selain itu, penulis juga menggunakan campur kode untuk menggambarkan karakter, latar belakang, dan konflik tokoh-tokohnya. Analisis ini menggunakan pendektan deskriptif kualitatif, dimana data-data yang dikumpulkan berupa kata-kata, gambar dan bukan angka. Terdapat tiga bahasa yang digunakan dalam buku ini, yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Bahasa Jawa. Berdasarkan hasil penelitian tentang campur kode pada novel “Kisah Untuk Geri” karya Erisca Febriani bahwa ditemukan campur kode ke dalam dan campur kode ke luar.
ANALISIS CAMPUR KODE DALAM NOVEL “APHRODITE, ADAKAH AKU DIHATIMU” KARYA ALFIDA FAWAZI Amalina Putri Nafindhiya; Ita Kurnia; Rinaldi Sulfikar Akhmal
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.446

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena campur kode yang terdapat pada novel “APHRODITE, Adakah aku dihatimu” karya Alfida fawazi yaitu campur kode ke luar (outer mixing code). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan fokus pada campur kode ke luar yang melibatkan penggunaan bahasa Inggris sebagai tambahan bahasa dalam bahasa Indonesia sebagai bahasa utama. Peneliti menemukan dua wujud campur kode yaitu campur kode dalam bentuk kata dan campur kode dalam bentuk frasa. Data yang dikumpulkan menggunakan tipe studi dokumen (document studies) dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca dan catat dengan cara membaca keseluruhan isi novel dan mencatat bagian-bagian terpenting sesuai tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sejumlah kurang lebih 23 data kode campur ke luar dengan rincian 15 data kode campur berbentuk kata dan 8 data kode campur berbentuk frasa. Alasan penulis mencampur bahasa Indonesia dengan bahasa Inggris dalam novelnya karena penulis menyesuaikan dengan rentang waktu usia pembaca yang direkomendasikan yaitu pada usia SMP-SMA serta kehidupan karakter para tokoh yang diceritakan sebagian besar adalah remaja masa kini.
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE PADA NOVEL “SAME CAMPUS WITH WIFE” KARYA FARAH FIDA KARINA Arin Zulfaida; Ita Kurnia; Sagita Dewi Anggraini; Jeane Elvira Devinta Sari
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.447

Abstract

Penelitian ini menganalisis fenomena alih kode dan campur kode dalam novel "Same Campus With Wife" karya Farah Fida Karina. Novel ini menggambarkan kehidupan mahasiswa dengan penggunaan bahasa Indonesia dan Inggris yang bergantian. Alih kode dan campur kode tidak hanya memperkaya bahasa, tetapi juga mencerminkan identitas dan strategi komunikasi karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data berupa tuturan yang mengandung alih kode dan campur kode dikumpulkan melalui analisis isi novel. Analisis dilakukan dengan mengelompokkan tuturan berdasarkan domain dan fungsinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih kode digunakan untuk berbagai tujuan, seperti memperjelas deskripsi, menunjukkan keahlian, menciptakan keakraban, dan mencerminkan identitas. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman tentang fenomena alih kode dan campur kode dalam konteks sastra, serta implikasi sosial dan budayanya.
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE PADA NOVEL LOVESTRUCK KARYA EXSHA ANNISA FITRI Inggrit Khusnul Inayah; Ita Kurnia; Meilina Nur Farida; Putri Alvilia Febrianti
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.449

Abstract

Novel "Lovestruck" karya Exsha Annisa Fitri menampilkan fenomena alih kode dan campur kode sebagai cerminan dinamika sosial dan budaya karakter-karakternya. Penelitian kualitatif dengan pendekatan tematik ini menganalisis penggunaan alih kode dan campur kode dalam novel tersebut, dengan fokus pada konteks sosial dan budaya yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih kode dan campur kode digunakan untuk menggambarkan situasi sosial, menciptakan karakterisasi yang kaya, dan menekankan tema-tema penting seperti identitas, modernitas, dan keanekaragaman dua budaya. Penggunaan bahasa Betawi, Inggris, dan Arab mencerminkan pengaruh budaya yang beragam dalam kehidupan karakter. Alih kode dan campur kode bukan hanya sekadar pilihan linguistik, tetapi juga representasi identitas dan pengalaman sosial karakter dalam menghadapi kompleksitas dunia modern.
ANALISIS CAMPUR KODE DALAM NOVEL DAGO SETELAH HUJAN KARYA SKYSPHIRE Nanda Yudha Karisma; Ita Kurnia; Mutiara Luh Ponda
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.450

Abstract

Penelitian ini menganalisis fenomena campur kode dalam novel "Dago Setelah Hujan" karya Skysphire. Masalah utama yang dibahas adalah bagaimana dan mengapa penggunaan campur kode terjadi dalam novel tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bentuk-bentuk campur kode serta memahami fungsi campur kode dalam novel. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan dokumenter untuk pengumpulan data dan analisis struktural untuk analisis data. Data dikumpulkan dengan membaca teks novel secara menyeluruh dan mencatat bagian-bagian yang relevan dengan campur kode. Data kemudian diidentifikasi, diklasifikasikan, dan dideskripsikan setiap bentuk campur kode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan campur kode dalam novel mencerminkan keragaman budaya dan latar belakang sosial karakter-karakternya. Campur kode ke bahasa Inggris menunjukkan fleksibilitas dan kompleksitas karakter, sementara campur kode dengan bahasa lokal seperti Jawa dan Arab menambah kedalaman pada dialog. Penggunaan campur kode ini memperkaya gaya bahasa dan menggambarkan realitas sosial yang dinamis. Penelitian ini menekankan pentingnya memahami keragaman bahasa dan budaya dalam menciptakan karakter yang autentik dan menarik dalam karya sastra. Dengan demikian, novel ini tidak hanya mencerminkan kehidupan sehari-hari tetapi juga menunjukkan pentingnya integrasi budaya dalam komunikasi.
ANALISIS CAMPUR KODE DALAM NOVEL 4 MASA 1 MIMPI KARYA AGAM FACHRUL Dinda Wulansari; Ita Kurnia; Lana Alivia
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.451

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali fenomena alih kode dan campur kode dalam novel "4 Masa 1 Mimpi" karya Agam Fachrul, serta menganalisis maknanya dalam konteks sosial budaya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik. Data penelitian berupa penggalan teks novel yang menunjukkan alih kode dan campur kode, dikumpulkan dengan membaca secara cermat dan mencatat bagian-bagian yang relevan. Teknik analisis meliputi identifikasi, klasifikasi, dan interpretasi fragmen teks yang mengandung fenomena tersebut. Hasil penelitian menunjukkan berbagai bentuk alih kode dan campur kode yang melibatkan bahasa Inggris, Arab, Sunda dan bahasa Indonesia Gaul. Makna dari alih kode dan campur kode dalam konteks novel ini mencakup penunjukan identitas penutur, hubungan sosial, situasi cerita, dan penciptaan efek estetis. Penelitian ini menegaskan bahwa alih kode dan campur kode adalah fenomena umum dalam bahasa, termasuk dalam karya sastra, yang memberikan wawasan mendalam mengenai konteks sosiokultural di mana karya sastra tersebut dihasilkan.