cover
Contact Name
La Ode M. Firman
Contact Email
teknobiz@univpancasila.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
teknobiz@univpancasila.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin
Published by Universitas Pancasila
ISSN : 20885784     EISSN : 26209675     DOI : -
Jurnal Teknobiz dipublikasikan sebanyak 3 (tiga) kali dalam 1 (satu) tahun yaitu pada bulan Maret, Juli dan November. Lingkup Jurnal Teknobiz meliputi bidang energi baru terbarukan, dan manufaktur. Bidang energi baru terbarukan yang dibahas mengenai sistem dan alat teknologi konversi yang mampu mengkonversi sumber energi terbarukan seperti energi tenaga air, tenaga angin, tenaga surya, biomassa, dam lain-lain untuk dapat dimanfaatkan energinya ke bidang sektor yang lain. Bidang manufaktur yang dibahas meliputi bidang material, tribologi, dan lain-lain.
Arjuna Subject : -
Articles 398 Documents
KAJIAN EKSPERIMENTAL ALAT PENGERING SURYA TIPE KABINET DENGAN RAK BERGETAR LA ODE MOHAMMAD FIRMAN; Eka Maulana
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol 11 No 1 (2021): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v11i1.2043

Abstract

Pada umumnya, perlakuan dengan cara pengadukan secara manual digunakan agar kontak antara udara dengan permukaan produk yang sedang dikeringkan dapat berlangsung dengan baik. Biasanya kehilangan panas sering terjadi pada pengering komoditi pertanian termasuk pengering surya ghe tipe kabinet. permasalahan ini dapat diatasi dengan melakukan penelitian tentang alat pengering surya tipe kabinet dengan rak bergetar. Tujuan umum penelitian ini adalah merancang bangun dan melakukan simulasi pada pengering surya GHE tipe kabinet dengan rak bergetar guna mengetahui besarnya getaran dan proses perpindahan panas pada pengeringan komoditi kacang mete. Prototipe alat pengering surya yang digunakan memiliki panjang 1 m, lebar 1 m, tinggi 1 m dengan kapasitas pengeringan berupa kacang mete sebesar 40 kg. Sumber panas yang digunakan berasal dari energi surya dan bahan bakar batubara. Komponen penggetar diletakkan di bawah rak pengering dan saat dilakukan percobaan diperoleh bahwa gerakan efektif terjadi pada saat kecepatan sudut putar mendekati kecepatan sudut alamiah dan menghasilkan percepatan getaran sebesar, A = 2.3 m/det2 serta amplitudo getaran sebesar X = 2.88 mm pada massa total 40 kg. Penurunan kadar air kacang mete menggunakan getaran bisa mencapai 3.5 % sedangkan tanpa getaran hanya mencapai 4.2 %. Penggunaan sumber panas dari energi surya hanya menyebabkan temperatur udara dalam ruang pengering berada di bawah 60 oC, sehingga diperlukan penambahan panas yang dapat diperoleh dari pembakaran bahan bakar batubara. Peningkatan temperatur udara dalam ruang pengering dapat tercapai bila panas yang keluar dari alat penukar kalor sebesar qAPK = 23.3 kJ/s.
Modifikasi Bentuk Mata Bor Untuk Efisiensi Proses Pembuatan Lubang Baut Wahid Hasim; Amin Suhadi
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol 11 No 1 (2021): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v11i1.2044

Abstract

Untuk memenuhi jumlah permintaan produksi yang meningkat dan permintaan waktu proses yang lebih cepat pada proses pembuatan lubang baut pada komponen flange companion, maka digunakan metode dan alat potong yang tepat untuk memenuhi permintaan tersebut. Dalam praktiknya, penerapan elemen alat potong/cutting, sangat berpengaruh pada kualitas dan kuantitas produk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghemat waktu proses dan biaya pembelian mata bor dalam proses produksi flange companion, serta membandingkan proses dengan mata bor lama dengan yang baru dengan memperhatikan pengaruh-pengaruh perubahan desain mata bor, parameter mesin terhadap proses produksi, serta hasil produksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, dengan memperbaiki kualitas produk dan proses dalam waktu yang bersamaan, sehingga bisa menekan biaya dan sumber daya seminimal mungkin, serta mengetahui kondisi optimal dari parameter pemesinan dan mengetahui performansi dari parameter pemesinan. Hasil modifikasi mata bor untuk proses pembuatan lubang baut waktu proses produksi berkurang serta bottle neck berkurang. Mata bor yang digunakan dengan parameter pemesinan spindle speed ( n ) : 1675, feed ( f ) : 0.048, depth of cut ( H ) : 12.5, dan cutting condition : coolant. Untuk kecepatan potong ( Vc ) : 62.21 m/menit, kecepatan pemakanan vf : 80.4 mm/menit, dan waktu pemotongan ( T ) : 0.176 menit ( 1 lubang ). Waktu proses produksi berkurang dari ± 1.97 menit menjadi ± 1.4 menit. Terdapat cost reduction ( cost/pcs ) Rp 2,804 , cost reduction per bulan Rp 13,815,308 , cost reduction per tahun Rp 165,783,696, sehingga biaya pembelian mata bor berkurang dibanding dengan mata bor yang lama sebesar 77.78 %.
PENGARUH PANJANG DAN VOLUME PENGUAT SERAT DAUN NANAS TERHADAP KOMPOSIT EPOKSI ade saefullah; Syahbuddin
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol 11 No 1 (2021): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v11i1.2069

Abstract

Penggunaan serat alam semakin hari semakin luas cakupannya hampir di semua sektor industri. Industri rumah tangga, elektronik, otomotif maupun industri berat lainnya sudah banyak yang memanfaatkannya. Serat alam mempunyai beberapa keunggulan, diantaranya adalah lebih tahan korosi, lebih kompetitif, dan ramah linggukan. Serat nanas adalah salah satu serat alam yang sudah banyak digunakan di dunia industri. Pada kesempatan ini akan diteliti pemakaian komposit berbahan dasar serat daun nanas sebagai material alternatif grill radiator komponen di industri otomotif. Yang akan diuji adalah kekuatan yang paling berpengaruh pada komponen tersebut yaitu, kekuatan impak dan kekuatan tekuk, dengan fraksi volume 10%, 20%, dan 30% dan panjang serat 10 mm, 30 mm, 50 mm. Dari sembilan variasi spesimen (kombinasi fraksi volume dan panjang serat) untuk setiap pengujian, maka nilai tertinggi terjadi pada spesimen dengan fraksi volume 30% dan panjang serat 50 mm. Berturut-turut nilainya adalah untuk kekuatan impak sebesar 114,33 J/m, dan kekuatan tekuk sebesar 77,2 MPa. Jika dibandingkan dengan properti plastik ASA yang digunakan sebagai material grill radiator, berdasarkan hasil pengujian uji impak dan uji tekuk, maka material yang bisa digunakan adalah dengan variasi panjang 50 mm dan 30 mm serta fraksi volume 30% dan 20%.
KAJIAN EKSPERIMENTAL HYBRID ENERGI SURYA DAN RODA GILA PADA SUPLAI ENERGI LISTRIK KAPASITAS 3 KW Angga Setiawan Mesin; La Ode Mohamad Firman
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol 11 No 1 (2021): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v11i1.2078

Abstract

Konsumsi listrik di Indonesia setiap tahun mengalami kenaikan karena disebabkan oleh pertambahan penduduk dan meningkatnya perkembangan dalam pembangunan sarana dan prasarana, namun dalam penyediaan energi listrik masih menggunakan bahan bakar fosil dan terbatas cadangannya di alam. kesetabilan sumber energi harus dijaga agar perkembanga bisa dengan cepat merata ke seluruh Indonesia, akan hal itu dalam penelitian ini mencoba energi alternatif yang terbarukan dengan menggabungkan energi matahari dan roda gila. Dengan metode eksperimen energi matahari dan roda gila system hybrid yang dirancang dengan menggunakan dua buah panel surya 100 W/P, Baterai 75 AH 12 V sebanyak 3 buah, roda gila diameter 40 cm berat 20 Kg, inverter 2 Kw generator yang digunakan synchronous 3 Kw dan motor listrik yang digunakan 1.5 Hp dengan daya 1144 Watt. Dengan menggunakan system yang dirancang, energi matahari yang di hasilkan rata rata 156 Watt / jam dan energi yang tersimpan pada roda gila sebesar 156 watt. dan keluaran generator menahan beban sebesar 1,3 Kw, sumber energi yang dibutuhkan menjalankan system 1320 watt, energi yg di hasilkan 1607 Watt dengan efisiensi sistem hybrid sebesar 21,7%
KARAKTERISASI RECYCLE ALUMINIUM SCRAP UNTUK PISTON Muhamad Leon Habibi; Anita Susiana
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol 11 No 2 (2021): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v11i2.2460

Abstract

Kemampuan aluminium yang dapat di recycle (daur ulang) menjadikan aluminium sebagai salah satu material yang dikembangkan untuk menggantikan penggunaan aluminium primer. Keterbatasan ketersediaan aluminium di dunia karena penggunaannya yang terus meningkat menjadikan recycle aluminium scrap sebagai salah satu pilihan untuk mengurangi produksi aluminium primer (bauksit). Penggunaan recycle aluminium scrap untuk komponen mesin menjadi alternatif pilihan untuk keberlangsungan (sustainable) dunia industri kedepannya, salah satunya adalah piston. Proses recycle aluminium scrap dilakukan dengan cara melebur aluminium scrap ke dalam tungku hingga temperatur 570 ⁰C. Proses pengecoran yang di lakukan menggunakan dapur krusibel. Aluminium scrap yang telah di lelehkan di dalam tungku kemudian dituang ke dalam cetakan ingot. Karakterisasi material hasil cetakan meliputi uji komposisi kimia, uji mikrostruktur (mikroskop optik) dan pengujian mekanis (uji tarik dan uji kekerasan). Material recycle aluminium scrap tergolong dalam kategori hypereutectic karena memiliki komposisi Si sebesar 20,21 %. Unsur Si yang tinggi pada spesimen recycle aluminium membuat material coran Al menjadi getas. Dendrit yang terbentuk pada material recycle aluminium scrap lebih besar (coarse) jika dibandingkan dengan piston asli yang berakibat pada kekuatan tarik dan kekerasan material menjadi turun. Komposisi kandungan silikon dan unsur yang lain merupakan upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kekuatan dan keuletan selain meningkatkan laju pendinginan agar ukuran butir struktur mikro menjadi lebih halus. Memodifikasi proses perlakuan panas dapat juga di lakukan untuk mendapatkan struktur mikro dan sifat mekanik yang diinginkan.
ANALISIS KONVERSI LMBAH PLASTIK LDPE (LOW DENSITY POLYETHYLEN) DENGAN METODE PIROLIS MENJADI BAHAN BAKAR ALTERNATIF Fauzan Tantika; As Natio Lasman; Eka Maulana
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol 11 No 2 (2021): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v11i2.2461

Abstract

Setiap hari sampah yang dihasilkan sebanyak 0,8 kg per orang. Berdasarkan total jumlah sampah yang dihasilkan per hari sebanyak 189 ribu ton sampah dan jika di presentasikan sampah yang diakibatkan oleh aktivitas manusia yaitu sebanyak 60-70%, sampah non organik 30 - 40%. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh jumlah variasi debit air pada 46 l/m, 53 l/m dan 60 l/m di kondenser serta menahan suhu selama 20 menit pada saat suhu mencapai 300 °C, 350 °C, 400 °C dan 450 °C di reaktor terhadap karakteristik minyak pirolisis sampah plastik yang meliputi sifat fisis dan kimia minyak pirolisis beserta hasil (yield) dari pirolisis sampah plastik jenis Low Density Polyethylene (LDPE) . Hasil analisa minyak pirolisis di LEMIGAS adalah kinematic viskositas pada suhu 40 °C adalah 0,777 cSt , fire point < 19.5 °C, flash point <19.5 °C, pour point di bawah -36 °C, density pada suhu 15 °C 0.7532 g/cm3. Dari hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa semakin banyak jumlah debit air yang ditambahkan pada kondenser serta melakukan proses penahanan suhu selama 20 menit pada saat suhu mencapai 300 °C, 350 °C, 400 °C dan 450 °C di reaktor.
RANCANG BANGUN ALAT BANTU HARVARD STEP TEST DENGAN MIKROKONTROLER ARDUINO vabrian hadameon; Hasan Hariri
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol 11 No 2 (2021): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v11i2.2462

Abstract

Perkembangan teknologi juga sangat pesat didalam bidang kesehatan yang dapat membantu seorang dokter dalam pemeriksaan pasien. Salah satu pemeriksaan kesehatan adalah uji Step Test Havard. Dimana Step Test Havard untuk menguji tingkat kesegaran atau kebugaran jasmani paru dan jantung dengan naik turun pada media setinggi 50 cm selama 5 menit dengan rata-rata 30 langkah per menit. Dimana arduino akan dirancang untuk menghitung jumlah langkah dan waktu langkah yang akan ditampilkan pada LCD. pada saat ini pencatatan dilakukan konvensional atau manual. Dengan melakukan pengujian sebanyak 5 (lima) kali rangkaian dapat berkerja sesuai yang diperintahkan, sensor dapat menerima data kemudian di olah mikrokontroler lalu ditampilkan pada LCD.Pada simulasi bangku Harvard step test menggunakan solidworks didapatkan hasil upper bound axial and bending stress dengan nilai maksimal dan nilai maksimal displacement
ANALISIS WATER TURBIN VORTEX TERHADAP OUTPUT PUTARAN SERTA DAYA YANG DIHASILKAN PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA PICO HYDRO Topo Susilo; Dede Zariatin
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol 11 No 2 (2021): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v11i2.2463

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan sudut kemiringan sudu dan jumlah sudu yang digunakan “turbin vortex” terhadap output putaran, daya dan torsi yang dihasilkan. Pada penelitian ini menggunakan alat simulasi dan dilakukan di laboratorium. Prosses penelitian dengan menggunakan empat variasi jumlah sudu serta sudut sudu, dimana model 1 (tinggi sudu 150 mm, sudut 25°, 6 sudu), model 2 (tinggi sudu 150 mm, sudut 35°, 6 sudu), model 3 (tinggi sudu 150 mm, sudut 35°, 7 sudu), model 4 (tinggi sudu 150 mm, sudut 45°, 8 sudu). Proses dilakukan dengan desian keempat model dalam gambar dua dan tiga dimensi, yang selanjutkan menggunakan Computational Dynamics Fluid untuk melakukan simulasi guna mendapatkan nilai putaran (rpm), Torsi (Nm) serta Daya (HP). Berdasarkan hasil simulasi didapatkan model 4 memiliki output putaran paling tinggi dengan 14.538 rpm saat didetik ke 49,8 dibandingkan dengan ketiga model lainnya. Untuk urutan kedua model 3 dengan putaran 7381,69 rpm saat di detik ke 47,75, kemudian model 2 dengan 3.814 rpm saat didetik ke 48,3 dan keempat model 1 dengan putaran 81,62 rpm pada detik ke 24,8. Dari torsi disimulasi, didapatkan model 2 memiliki torsi paling besar yaitu 19,89 N.m. Untuk urutan kedua ditempati model 3 dengan torsi 19,77 N.m dilanjutkan model 4 dengan 10,16 N.m. dan terakhir model 1 dengan 0,08 N.m. Dari daya yang dihasilkan pada simulasi, didapatkan model 2 memiliki daya paling besar yaitu 75266 HP. Untuk urutan kedua ditempati model 4 dengan 58819 HP dilanjutkan model 3 dengan torsi 28989 HP dan terakhir model 1 dengan 4,72 HP. Sudut 45° memiliki output putaran tertingi, sudut 35° memiliki output torsi dan daya tertinggi. Model 2 dilakukan ke pembuatan benda kerja dan dilakukan pengujian secara langsung pada alat dengan ketinggian air jatuh 39 cm dan flow air 3,2 l/detik didapatkan putaran tertinggi 125 rpm, Torsi 17 N.m, Daya 2.125 HP, tengangan listrik 13,9 V, Arus 0,42 A, Daya listrik 5,84 Watt.
PERANCANGAN ALAT PENGERING CENGKEH BERKAPASITAS 30 KG BERBASIS ARDUINO Fikri Haryadi Nugroho Yanuar ahmad; Hasan Hariri
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol 11 No 2 (2021): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v11i2.2465

Abstract

Dalam perancangan ini disusun untuk membahas tentang perancangan pada alat pengering cengkeh (Sizygium Aromaticum) yang digunakan untuk subtitusi pengering konvensional dengan menjemur dibawah sinar matahari. Kelebihan yang ditawarkan dari perancangan alat ini adalah ketidaktergantungan pada cuaca panas dan berhubungan dengan tidak menentunya proses pengeringan pada musim hujan. Perancangan alat pengering cengkeh ini menggunakan metode perancangan Pahl & Beitz untuk mendapatkan konsep rancangan yang sesuai dengan kebutuhan. Untuk melakukan proses pengering dengan spesifikasi yaitu, Alat pemanas (Heater) menggunakan Tubular Heater, menggunakan sistem mikrokontroler arduino uno dan sensor suhu kelembaban menggunakan DHT22, menggunakan Blower tipe sentrifugal, menggunakan LCD 2 × 16, menggunakan profil rangka besi siku berukuran 40 × 40 [mm], dimensi alat 1000 × 800 × 1200 [mm]. Sehingga akan didapat hasil pengering yang diinginkan yakni berkadar air yang tinggal antara 12 – 14 % sesuai dengan tingkat kekeringan yang aman untuk di simpan
PENGEMBANGAN BIOADITIF GETAH POHON KAMPER BERBASIS NANO TEKNOLOGI PADA BAHAN BAKAR BENSIN TERHADAP PERFORMA MESIN DAN EMISI GAS BUANG PADA SEPEDA MOTOR Rully Arifin; Dahmir Dahlan
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol 11 No 2 (2021): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v11i2.2467

Abstract

Bioaditif merupakan unsur organik yang berasal dari tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai aditif untuk meningkatkan kualitas bahan bakar bensin. Getah Pohon Kamper Berbasis Nano Teknologi adalah salah satu jenis yang digunakan sebagai bioaditif yang bersifat mudah menguap dan larut dalam bahan bakar. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen, beberapa sampel yang diuji terdiri bahan bakar pertalite, kemudian pengembangan dilakukan dengan menambahkan unsur Bioaditif Getah Pohon Kamper yang telah di proses Nano Teknologi pada bahan bakar tersebut dengan rasio 1 L : 500 mg, 1 L : 700 mg, 1 L : 1000 mg, 1 L : 1200 mg, 1 L : 1500 mg. Pengujian sampel tersebut dilakukan untuk mengukur performa mesin, emisi gas buang, menggunakan Sport device Dyno Test dan Emission Tester. Selain itu, pengujian konsumsi bahan bakar juga dilakkan untuk mengetahui efisiensi penggunaan bahan bakar dari penggunaan bioaditif ini. Hasil dari penelitian penggunaan bioaditif Getah Pohon Kamper mampu meningkatkan performa sepeda motor 125 cc, daya maksimum meningkat pada rasio perbandingan bahan bakar dan Bioaditif Getah Pohon Kamper di 1 L : 700 mg dengan daya yang di hasilkan sebesar 7,90 Hp atau meningkat sebesar 5,61 % dari nilai standart sebelum pemakaian sedangkan torsi yang dihasilkan sebesar 9,80 Nm atau meningkat sebesar 4,44 % dari nilai standart sebelum pemakaian, kemudian hasil pengukuran emisi gas buang yang dihasilkan pengukuran emisi gas buang unsur HC 144 PPM, CO 0,21 %, CO2 13,8 %, O2 1,79 % yang ditimbulkan mencapai nilai yang diperbolehkan dan mencapai nilai yang terbaik.

Page 9 of 40 | Total Record : 398