cover
Contact Name
Wahyudi Rahmat
Contact Email
wahyudirahmat24@gmail.com
Phone
+6285664494180
Journal Mail Official
wahyudirahmat24@gmail.com
Editorial Address
Jl. Daksinapati Barat 4, RT.11/RW.14, Rawamangun, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13220
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : -     EISSN : 26854147     DOI : https://doi.org/10.26499/bahasa
Focuses on publishing the original research articles, review articles from contributors, and the current issues related to language and literature education, linguistics and literature.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2019): May 2019" : 5 Documents clear
Kajian Dekonstruksi Karakterisasi Tokoh Rahwana dalam Novel Ramayana Karya Sunardi DM Kaitannya dengan Pendidikan Karakter dan Nilai Budaya Sugara, Hendry
Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1 No 2 (2019): May 2019
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1067.585 KB) | DOI: 10.26499/bahasa.v1i2.34

Abstract

Saat ini pendidikan karakter sedang gencar dilakukan oleh pemerintah untuk mengembalikan karakter budaya Indonesia yang dianggap sedang mengalami krisis. Perbaikan tersebut dilakukan melalui kurikulum pendidikan yang menekankan nilai karakter dalam kegiatan belajar mengajar. Karya sastra klasik merupakan salah satu khazanah budaya Indonesia yang di dalamnya memuat nilai-nilai karakter yang dapat diteladani. Epos Ramayana merupakan salah satu karya sastra klasik yang memiliki nilai pendidikan karakter yang dapat diteladani. Salah satu tokoh dalam Epos Ramayana yaitu Rahwana yang di dalam cerita tersebut merupakan raja dari Kerajaan Alengka yang sakti dan tak terkalahkan. Rahwana memiliki karakterisasi yang jahat tetapi di balik itu semua, terdapat hal-hal yang juga dapat kita jadikan sebagai teladan. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengungkap karakterisasi tokoh Rahwana yang kemudian dikaitkan dengan pendidikan karakter dan nilai budaya. Penelitian ini menggunakan metode dekonstruksi dengan melakukan kajian mendalam terhadap tokoh Rahwana melalui teks-teks pada novel Ramayana karya Sunardi DM. Hasil dari penelitian ini bahwa di balik karakternya yang jahat, Rahwana memiliki enam nilai karakter yaitu religius, kerja keras, demokratis, cinta tanah air, peduli lingkungan, dan tanggung jawab. Nilai karakter tersebut merupakan bagian dari nilai-nilai pendidikan karakter yang dirumuskan dalam kurikulum saat ini. Selain nilai karakter, ada empat nilai budaya yang terdapat dalam tokoh Rahwana yaitu sistem religius, bahasa, sistem peralatan dan teknologi, dan sistem kesenian. Nilai budaya tersebut merupakan nilai-nilai yang padat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Hubungan Karakter Tokoh dan Ilustrasi dalam Kumpulan Cerpen 9 Dari Nadira Karya Leila S. Chudori Kusumaningsih, Sri Ayu ; Bahtiar, Ahmad
Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1 No 2 (2019): May 2019
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1201.136 KB) | DOI: 10.26499/bahasa.v1i2.35

Abstract

Penelitian  ini untuk mengetahui  hubungan karakter dengan ilustrasi pada kumpulan cerpen9 dari Nadira Karya Leila S. Chudori. Dalam kumpulan tersebut, terdapat empat cerpen yang memuat ilustrasi tokoh utama  yaitu “Melukis Langit”, “Tasbih”, “Sebelah Pisau”, dan “At Pedder Bay”.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan Teori Semiotik Charles Sanders Pierce  yang mencakup sign dan  object.Kajian terhadap karakterisasi atau penokohan dilakukan dengan dua metode yaitu langsung (telling) dan tidak langsung (showing). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari  4 cerpen yang dianalisis hanya 3 cerpen yang memiliki hubungan karakter dengan ilustrasi yaitu cerpen “Melukis Langit”, “Tasbih” dan “Sebilah Pisau”. Cerpen “Melukis Langit” menggambarkan tokoh Nadira yang tegar menghadapi perilaku ayahnya semenjak kematian ibunya. Ilustrasi cerpen tersebut menampilkan Nadira yang sedang menangis di dalam kamar mandi untuk melampiaskan kesedihannya. Cerpen “Tasbih” menggambarkan Bapak X dengan karakter misterius yang  diilustrasikan dengan  menampilkan wajah Bapak X yang penuh dengan misteri sedangkan cerpen “Sebelah Pisau” menceritakan Kris yang merupakan pengagum rahasia Nadira. Karakter Kris ditampilkan dengan ilustrasi yang menggambarkan peristiwa ketika Nadira terkejut melihat meja Kris penuh dengan gambar Nadira.Cerpen “At Pedder Bay” menceritakan teman lama Nadira yaitu Marc yang juga pengagum Nadira sejak lama. Karakter utama, Marc di dalam cerpen ini tidak digambarkan dalam  ilustrasi. Cerpen tersebut  menampilkan sebuah latar yaitu danau dan sosok wanita yang sedang duduk termenung.
Penerepan Model Explicit Instruction Terhadap Keterampilan Menulis Teks Deskripsi Siswa SMP Lina Tiawati, Refa ; Dwinitia, Suci
Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1 No 2 (2019): May 2019
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1044.238 KB) | DOI: 10.26499/bahasa.v1i2.36

Abstract

Pembelajaran bahasa Indonesia Kurikulum 2013 yang akan dipelajari oleh siswa SMP salah satunya yaitu teks deskripsi. Teks deskripsi adalah jenis teks memaparkan suatu objek, hal dan keadaan sehingga pembaca seolah-olah mendengar melihat, atau merasakan hal yang dipaparkan. Dalam menulis teks deskripsi harus memperhatikan struktur dan kaidah kebahasaan teks deskripsi yang telah ditetapkan, agar menghasilkan suatu teks deskripsi yang padu dan utuh. Di dalam menulis teks deskripsi peserta didik masih mengalami kesulitan dalam penulisan kaidah  kebahasaann yang masih kurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan model Explicit Instruction terhadap keterampilan menulis teks deskripsi siswa SMP. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Desain penelitian ini adalah one group pretets-postest design penelitian ini dilakukan sebanyak dua kali sebelum diberikan perlakuan dan sesudah diberikan perlakuan. Teknik pengambilan sampel penelitian ini dengan teknik purposive sampling, Sampel dalam penelitian  ini adalah satu kelas. Data dalam penelitian ini adalah tes unjuk kerja hasil keterampilan menulis teks deskripsi sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran Explicit Instruction terhadap keterampilan menulis teks deskripsi  siswa SMP. Hasil penelitiannya adalah ada pengaruh yang signifikan antara model pembelajaran dengan hasil keterampilan menulis teks berita sebelum dan sesudah menggunakan model Explicit Instruction terhadap Keterampilan Menulis Teks deskripsi Siswa SMP. Hal ini dibuktikan dengan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa nilai thitung > ttabel (> 1,90), sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hal itu berarti model pembelajaran explicit instruction efektif digunakan dalam keterampilan menulis teks deskripsi siswa SMP.
Masyarakat Minangkabau dalam Kumpulan Cerpen Kaki Yang Terhormat Karya Gus Tf Sakai Karami, Habibullah ; Rahmat, Wahyudi; Laila, Aruna
Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1 No 2 (2019): May 2019
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1374.218 KB) | DOI: 10.26499/bahasa.v1i2.38

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah banyaknya bentuk realitas sosial masyarakat Minangkabau dalam kumpulan cerpen Kaki Yang Terhormat karya Gus tf Sakai . Masalah ini menjadi acuan utama untuk menemukan seperti apa realitas sosial masyarakat Minangkabau dalam kumpulan cerpen Kaki Yang Terhormat dari kacamata pengarang. Jenis penelitan ini adalah penelitian kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Data dalam penelitian ini berupa kata-kata, kalimat dan dialog yang berhubungan dengan realitas sosial Minangkabau. Sumber data dalam penelitian ini adalah kumpulan cerpen Kaki Yang Terhormat karya Gus Tf Sakai. Hasil penelitian ini menggambarkan realitas sosial masyarakat Minangkabau yang terjadi dari kebudayaan atau tradisi yang sudah lahir dari nenek Moyang mereka, yang merupakan adat istiadat atau yang sudah menjadi identitas bagi masyarakat di Minangkabau ataupun dari kebiasaan yang terjadi berulang kali dan ditetapkan sebagai tradisi bagi masyarakat Minangkabau. Berdasarkan hal tersebut, Gus tf Sakai dalam kumpulan cerpen mengungkapkan realitas sosial masyarakat Minangkabau dari segi, (1) bahasa, terdapat bahasa Minang dan bahasa Indonesia; (2) sistem ilmu pengetahuan, mengenai alam takambang jadi guru; (3) sistem kemasyarakatan/sistem sosial, berupa tradisi yang menjadi identitas bagi masyarakat Minangkabau; (4) peralatan/perlengkapan, mengenai peralatan/ciri khas bagi masyarakat Minangkabau yang menjadi kebutuhan untuk hidup maupun kebudayaan dari masyarakat Minangkabau; (5) sistem mata pencaharian, mengenai pekerjaan bagi masyarakat Minangkabau (6) kesenian, mengenai seni gerak yang dimiliki masyarakat Minangkabau yaitu silek, dan (7) sistem religi, mengenai budaya ke surau bagi remaja di Minangkabau.
Level Berpikir Pertanyaan Guru pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Rurisfiani, Andi; Ramly, Ramly; Sultan, Sultan
Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1 No 2 (2019): May 2019
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1028.884 KB) | DOI: 10.26499/bahasa.v1i2.37

Abstract

Analisis Pertanyaan Guru dengan Kerangka LOTS (Lower Order Thinking Skills) dan HOTS (Highter Order Thinking Skills) pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMKN 3 Soppeng. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan wujud pertanyaan LOTS dan HOTS guru pada awal, tengah, dan akhir pembelajaran Bahasa Indonesia di SMK Negeri 3 Soppeng dengan menggunakan panduan Taksonomi Bloom Revisi Anderson & Krathwohl. Analisis dalam penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah teknik rekam dan teknik catat. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada awal dan akhir pembelajaran terdapat 100% pertanyaan tingkat rendah (LOTS). Pada inti pembelajaran sebanyak 89.72% pertanyaan tingkat rendah dan sebanyak 10.28% pertanyaan yang termasuk kategori pertanyaan tingkat tinggi (HOTS).

Page 1 of 1 | Total Record : 5