cover
Contact Name
fikom uniga
Contact Email
fikom@uniga.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
fikom@uniga.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian
Published by Universitas Garut
ISSN : 24610836     EISSN : 2580538X     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal komunikasi Universitas Garut diterbitkan bermaksud untuk mengembangkan potensi khususnya bagi dosen ilmu komunikasi Universitas Garut dengan tujuan untuk memperoleh informasi yang disajikan dalam bentuk tulisan jurnal online. Informasi ini, merupakan kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan dari para pembaca, paraktisi, mahasiswa dan para peneliti. Komunikasi merupakan sebuah disiplin ilmu yang mengadopsi dari berbagai disiplin ilmu seperti sosiologi, antropologi,dan psikologi.
Arjuna Subject : -
Articles 243 Documents
INTERAKSI SIMBOLIK DALAM PROSES PEWARISAN BAHASA MASYARAKAT NIAS KEPADA GENERASI Z Windhiadi Yoga Sembada; Sonia Vivian
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 6, No 2 (2020): Oktober 2020 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.10358/jk.v6i2.799

Abstract

Abstrak Penelitian ini melihat bagaimana orang tua dalam melakukan proses pewarisan bahasa kepada anaknya. Pewarisan bahasa merupakan hal yang sangat wajar dilakukan oleh setiap elemen budaya, dalam rangka pelestarian budaya. Penelitian ini berfokus untuk melihat bagaimana pewarisan bahasa dilakukan kepada generasi Z yang sudah terpengaruh oleh teknologi dan penetrasi budaya asing. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk melihat bagaimana proses interaksi simbolik yang digunakan pada generasi yang lebih muda dan sudah terpapar oleh teknologi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan wawancara yang dilakukan kepada komunitas perkumpulan masyarakat Nias Sihasara TOdO Fadoro Dahana yang berada di daerah Jabotabek. Subjek penelitian yaitu 1 key informan dan 4 informan yang terdiri dari 2 orang tua, 1 anak generasi z dan 1 anak generasi milenial. Sebelum peneliti melakukan wawancara mendalam, peneliti melakukan observasi ke tempat kediaman informan. Subjek yang diteliti pun asli dari Suku Nias yang berada di daerah Bekasi. Kesimpulan yang didapatkan dari hasil penelitian ini adalah telah terjadi pergeseran perilaku terkait proses pewarisan bahasa pada generasi Z. Hal ini dilihat dari beberapa faktor yaitu pertama, kondisi orang tua yang berada di perantauan yang mulai tidak peduli untuk mengajarkan bahasa Nias kepada anaknya. Faktor yang kedua yaitu dari generasi Z itu sendiri yang merasa bukan bagian dari orang Nias itu sendiri karena mereka tidak lahir di sana. Faktor yang ketiga pengaruh lingkungan dimana sekolah mereka memasukkan bahasa Inggris dan bahasa asing lainnya selain bahasa Indonesia ke dalam kurikulum. Hal tersebut mengakibatkan mereka fokus pada penguasaan bahasa-bahasa tersebut ketimbang bahasa daerah mereka sendiri. Faktor yang keempat adalah mulai banyaknya orang tua yang menikah berbeda suku sehingga bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi rata-rata adalah bahasa Indonesia di rumah. . Kata Kunci: Interaksi simbolik; Budaya; Pewarisan; Bahasa; Nias Abstract This study saw how parents in the process of inheritance language to their kids. The inheritance of language is a very reasonable thing to do by every element of culture, in order to preserve the culture. The study focuses on seeing how language inheritance was done to the Z-generation who were already affected by technology and the penetration of foreign cultures. This research aims to see how the symbolic interaction process used in the younger generation has been exposed by technology. This research uses qualitative methods with an interview approach made to the community of community gatherings Nias Sihasara TÖdÖ Fadoro Dahana located in Jabotabek area. The research subject is 1 key informant and 4 informants consisting of 2 parents, 1 child z Generation and 1 child of millennials. Before the researchers conducted an in-depth interview, researchers made observations to the informant's dwelling place. The subject is researched from the Nias tribe which is in Bekasi area. Conclusions derived from the results of this research is there has been a shift in behavior related to the process of language inheritance in Z generation. This is seen from several factors, first, the condition of parents who are in the overseas who started to not care about teaching Nias language to his son. The second factor is that of the Z-generation itself that feels that it is not part of the Nias people themselves because they are not born there. The third factor influences the environment in which their school includes English and other foreign languages in addition to Bahasa Indonesia into the curriculum. This resulted in them focusing on mastering these languages rather than their own regional language. The fourth factor is the number of parents who marry different tribes so that the language used to communicate on average is the Indonesian language at home. Keywords: Symbolic Interaction; Culture; Inheritance; Language; Nias
CSR PROGRAM BRING BACK OUR BOTTLE THE BODY SHOP SEBAGAI AKTIVITAS SOSIAL MARKETING PUBLIC RELATIONS Lusyane Margaretha; Ahmad Toni
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 6, No 2 (2020): Oktober 2020 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.10358/jk.v6i2.730

Abstract

Abstrak Corporate  Social  Responsibility adalah komitmen   perusahaan   yang   menekankan bahwa perusahaan  harus  mengembangkan  etika  bisnis  dan  praktik  bisnis  yang berkesinambungan  (sustainable)  secara  ekonomi,  sosial  dan  lingkungan. Salah satu bentuk implementasi kegiatan Corporate  Social  Responsibility yang telah dilaksanakan oleh The Body Shop di Indonesia adalah dengan Program Bring Back Our Bottle yang mengajak pelanggan mengembalikan kemasan kosong ke gerai The Body Shop Indonesia. Dalam  kontetks  komersialisasi  suatu perusahaan dalam menjalankan peran bisnisnya, aktivitas Corporate  Social  Responsibility dapat digali dalam bentuk social marketing Public Relations perusahaan, namun dengan cara yang elegant, dan diupayakan tidak merupakan aktivitas yang tidak disalahgunakan sebagai marketing gimmick untuk melakukan corporate greenwash atau pengelabuan citra perusahaan belaka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis CSR program bring back our bottle the body shop sebagai aktivitas sosial marketing public relations. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualiatif. Sumber data primer primer diperoleh studi dokumentasi yang dilakukan peneliti pada website dan media sosial  The Body Shop dan sekunder hasil waeancara pada media massa. Teknik pengumpulan data menggunakan studi pustaka dan observasi pada sosial website dan media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Corporate  Social  Responsibility Bring Back Our Bottle yang diselenggarakan oleh The Body Shop Indonesia berjalan dengan baik selama 10  tahun terkahir dan mendapatkan beberapa penghargaan di bidang kegiatan peduli lingkungan. Program ini juga merupakan bentuk dari marketing public relations yang sudah berjalan dengan baik karena setiap pesan yang disampaikan oleh perusahaan The Body Shop Indonesia sudah tersampaikan dengan baik kepada pelanggan The Body Shop yang ikut mendukung program ini.Kata kunci : Aktivitas Sosial; Body Shop; Corporate  Social  Responsibility; Public Relations; Marketing Public RelationsAbstractCorporate Social Responsibility is a corporate commitment that emphasizes that companies must develop business ethics and business practices that are economically, socially and environmentally sustainable. One form of the implementation of Corporate Social Responsibility activities carried out by The Body Shop in Indonesia is with the Bring Back Our Bottle Corporate Social Responsibility Program which invites customers to return empty packaging to The Body Shop Indonesia outlets. In the context of the commercialization of a company in carrying out its business role, the activities of Corporate Social Responsibility can be explored in the form of corporate social relations Public Marketing, but in an elegant manner, and should not be an activity that is not misused as a marketing gimmick to carry out corporate greenwash or simply deceive the company's image. . This study aims to analyze the CSR program bring back our bottles the body shop as a social relations marketing public relations activity. The method used is qualitative with a descriptive qualitative approach. The primary primary data source was obtained by a documentation study conducted by researchers on The Body Shop website and social media and secondary results of interviews on mass media. Data collection techniques using literature study and observation on social websites and social media. The results showed that the Bring Back Our Bottle Corporate Social Responsibility program organized by The Body Shop Indonesia ran well for the past 10 years and received several awards in the field of environmental care activities. This program is also a form of marketing public relations that has been running well because every message delivered by The Body Shop Indonesia company has been conveyed well to the public or customers of The Body Shop who have supported this program.Keywords : Body Shop; Corporate  Social  Responsibility; Public Relations; Marketing Public Relations; Social Activity
PENGGUNAAN BAHASA UNIK KOMUNITAS WARIA SEBAGAI ALAT KOMUNIKASI DI CIPANAS GARUT Cecep Hamzah Pansuri; Desi Qoriah
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 7, No 1 (2021): April 2021 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jk.v7i1.981

Abstract

AbstrakBahasa yang menjadi ciri khas dan unik dalam lingkungan tertentu, termasuk bahasa yang dipakai oleh kaum Waria atau Banci yang memiliki kekhasan tersendiri yang berbeda dengan bahasa pada umumnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bahasa unik yang digunakan oleh kaum waria di Cipanas Garut dan juga untuk mengetahui bagaimana bahasa tersebut terbentuk. Jenis penelitian ini adalah deskristif kualitatif. Metode penelitian menggunakan wawancara, observasi, menyimak dan mencatat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Waria di cipanas Garut menggunakan bahasa khas waria sebagai komunikasi dengan sesama waria dan orang terdekat, penggunaan bahasa tersebut dipengaruhi juga oleh komunitas waria di luar daerah juga tren bahasa yang dipakai di media-media visual dan audio visual.Kata-kata kunci: Alat komunikasi; bahasa baru; komunitas; ragam bahasa; waria. AbstractLanguages which are characteristic and unique. including the languageof transgender which has its own uniqueness which is different from general language. The purpose of this study was to identify the unique language used by transgender in Cipanas Garut and also to find out how the language was formed. This type of research is descriptive qualitative. The research method uses interviews, observation, listening and taking notes. The results showed that transgender in cipanas Garut used the “sissy” language as communication with their fellow and their closest people, the use of this language was also influenced by the transgender community outside the region as well as the trend of language used in visual and audio-visual media.Keywords: Communication tool; new language; community; variety of languages; shemale.
POLA KOMUNIKASI BADAN NARKOTIKA NASIONAL DALAM MENCEGAH PENYEBARAN NARKOBA DI KOTA MEDAN Achiruddin Hasibuan; Mailin Mailin
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 7, No 1 (2021): April 2021 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jk.v7i1.1018

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan pola komunikasi Islam penyuluh dalam pencegahan dan pemberantasan bahaya penyalahgunaan narkoba dikalangan remaja Kota Langsa,) untuk menjelaskan peran penyuluh dalam pencegahan dan pemberantasan bahaya penyalahgunaan narkoba dikalangan remaja Kota Langsa, untuk menjelaskan faktor-faktor penghambat dan yang mendukung dalam pencegahan dan pemberantasan bahaya penyalahgunaan narkoba dikalangan remaja Kota Langsa, dan untuk menjelaskan upaya penyuluh dalam pencegahan dan pemberantasan bahaya penyalahgunaan narkoba dikalangan remaja Kota Langsa. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan, menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Metode deskriptif dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan, menggambarkan, atau melukiskan secara sistematis terkait bahaya dan pencegahan Narkoba di kota Medan. Teknik pengumpulan akan dilakukan dengan triangulasi (gabungan). Informan penelitian ditentukan melalui metode purposive sumpling. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi ang dilakukan BNN dalam pencegahan penyebaran Narkoba di Kota Medan adalah dilakukan dengan cara berkerjasama dengan berbagai pihak, melakukan sosialisasi baik langsung maupun melalui media massa. BNN juga menggunakan bentuk komunikasi penyuluhan dalam kegiatan sosialisasi dan desiminasi yang mengajak kerjasama seluruh dan berbagai elemen dari lapisan masyarakat, sehingga upaya mewujudkan Indonesia bebas Narkoba dapat terlaksana.Kata-kata kunci: BNN; komunikasi; narkoba; pola; tindakan preventif AbstractThe objectives of this study were to find out how Islamic extension agents' communication patterns in the prevention and eradication of the dangers of drug abuse among Langsa City adolescents, to determine the role of instructors in the prevention and eradication of the dangers of drug abuse among the youth of Langsa City, to determine the factors- inhibiting and supporting factors in the prevention and eradication of the dangers of drug abuse among youth in Langsa City, and to determine the efforts of instructors in the prevention and eradication of the dangers of drug abuse among youth in Langsa City. His research is a field research, using descriptive qualitative research methods. Descriptive method is carried out with the aim to describe, describe, or describe systematically related to the danger and prevention of drugs in the city of Medan. The collection technique will be carried out by triangulation (combined). The research informants were determined through the purposive sumpling method. Data collection techniques through interviews, observation, and documentation. The results showed that the pattern of communication carried out by the National Narcotics Agency in preventing the spread of narcotics in Medan was carried out by collaborating with various parties, disseminating both directly and through mass media. BNN also uses a form of extension communication in dissemination and dissemination activities that invites all and various elements of society to work together so that efforts to realize a drug-free Indonesia can be carried out.Keywords: BNN; communication; drugs; pattern; preventive action
PERILAKU KOMUNIKASI DALAM KONTEKS HANACARAKA MASYARAKAT KAMPUNG CIREUNDEU Dasrun Hidayat; Atie Rachmiatie; Dinda Rizkyana
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 6, No 2 (2020): Oktober 2020 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.10358/jk.v6i2.747

Abstract

sunda. Padahal aksara suku sunda yang resmi adalah Kaganga. Situasi ini terjadi disalah satu kampung adat yaitu Kampung Cireundeu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendekatan yang digunakan dalam melestarikan aksara hanacaraka. Penelitian juga dimaksudkan untuk menjelaskan nilai-nilai keyakinan masyarakat Cireundeu terkait penggunaan aksara hanacaraka sebagai alat komunikasi. Teknik pengumpulan data melalui wawancrara dan observasi dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menemukan bahwa cara melestarikan hanacaraka sebagai simbol budaya melalui penerapan tulisan hanacaraka ditiap simbol-simbol budaya di kampung Cireundeu. Di gapura terpampang tulisan “Wilujeng Sumping di Kampung Cireundeu” dengan menggunakan aksara hanacaraka. Demikian pula dilokasi lainnya seperti tanda penunjuk jalan, dan ruangan rumah adat atau tempat pertemuan masyarakat kampung Cireundeu yang disebut Balee Saresehan. Adapun keyakinan yang masih dipegang teguh bahwa hanacaraka sebagai budaya organik yang mengandung nilai-nilai spiritual. Nilai-nilai tersebut mengajarkan kepada mereka tentang kepercayaan terhadap sang pencipta. Oleh karenanya, hancaraka juga diyakini sebagai alat komunikasi kepada pencipta atau komunikasi transendental. Kata Kunci: cireundeu; hanacaraka; kaganga; perilaku komunikasi; transendental
SOSIALISASI DAN EFEKTIVITAS KOMUNIKASI PROGRAM PERUMAHANAHAN BERSUBSIDI TERHADAP KESEJAHTERAAN SOSIAL MASYARAKAT Fitri Syakinah
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 7, No 1 (2021): April 2021 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jk.v7i1.938

Abstract

AbstrakRumah merupakan kebutuhan primer setelah pangan dan sandang. Setiap orang dalam strata sosial ekonomi akan berusaha memenuhi kebutuhan akan rumah. Bagi kebanyakan masyarakat berpengahasilan rendah, pemenuhan kebutuhan dasar ini sangat sulit untuk terpenuhi, yang apabila tidak ada solusi untuk mengatasinya akan menimbulkan masalah kesejahteraan sosial. Untuk mengatasi masalah tersebut, pemerintah beserta bank bekerja sama mengeluarkan skema pembiayaan yang terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Selain itu program ini diharapkan mampu mengejar kebutuhan perumahan yang terus naik dan sekaligus bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, dalam studi ini peneliti berniat menganalisis efektivitas program perumahan bersubsidi terhadap kesejahteraan sosial masyarakat di  kabupaten Garut. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen perumahan bersubsidi di kabupaten Garut. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 200. Sementara variabel dalam penelitian ini yang terlibat ada dua. Pertama, program perumahan bersubsidi diperlakukan sebagai variabel laten eksogen. Kedua, kesejahteraan sosial bertindak sebagai variabel laten endogen. Kemudian penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksplanatori. Metode PLS-SEM dengan bantuan perangkat lunak XLSTAT 2014 digunakan untuk menjawab hipotesis penelitian. Hasil menunjukkan bahwa program perumahan bersubsidi berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan sosial dengan kontribusi sebesar 60,63%. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi evaluasi program perumahan bersubsidi bagi pemerintah, bank, dan stakeholder dalam rangka menyelesaikan masalah kesejahteraan sosial masyarakat.Kata-kata kunci: Kesejahteraan Sosial; Kredit Pemilikan Rumah; Perumahan Bersubsidi; Sosialisasi. AbstractHouses are the primary needs after food and clothing. Everyone in the socioeconomic strata will try to meet the house needs. For most low-income people, the meeting of this basic needs is very difficult to suffice. It will cause social welfare problems if there are no solutions to overcome housing needs in the low-income people. To overcome the social welfare problems, the government and banks work together to issue affordable financing schemes for low-income people. This program is expected to be able to catch up with the increasing housing needs and at the same time be able to increase economic growth. In this study, therefore, the researcher intends to analyze the effectiveness of the subsidized housing program on the social welfare of the people in Kabupaten Garut. The population in this study is all consumers of subsidized housing in Kabupaten Garut. Data collection technique was carried out through purposive sampling with a total of 200 respondents. While the variables in this study involved two variables. First, the subsidized housing program is treated as an exogenous latent variable. Second, social welfare acts as an endogenous latent variable. Then this research uses a descriptive explanatory method. The PLS-SEM method using XLSTAT 2014 software is used to answer the research hypothesis. The results show that the subsidized housing program has a significant effect on improving social welfare with a contribution of 60.63%. The results of this study are expected to be an evaluation of the subsidized housing program for the government, banks, and stakeholders in order to resolve the problem of social welfare.Keywords: Communication tool; new language; community; variety of languages; shemale.
PEMANFAATAN MEDIA BARU UNTUK EFEKTIFITAS KOMUNIKASI PEMBELAJARAN DALAM MASA WABAH COVID 19 Muhammad Rezky Ananda
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 7, No 1 (2021): April 2021 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jk.v7i1.1019

Abstract

AbstrakBanyaknya sosial media yang bermunculan dan juga pembelajaran sekolah yang semakin berkembang mengharuskan mengikuti kemajuan teknologi yang ada, memunculkan kesempatan untuk mengoptimalkan kehadiran media baru sebagai media komunikasi, sehingga kemudian memunculkan pertanyaan. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan tentang bagaimana para guru sebagai pengguna media baru untuk mengefektifkan cara berkomunikasi di dalam kegiatan pembelajaran selama masa Pandemi Covid-19. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru sebagai fasilitator informasi mampu membangun komunikasi daring yang efektif. Komunikasi efektif yang dimaksud adalah komunikasi yang senantiasa terjalin antara guru dan siswa sehingga nantinya dapat menimbulkan perubahan sikap atau karakter ke arah yang lebih baik bagi siswa. Ketepatan informasi menjadi kunci dalam menciptakan komunikasi yang efektif. Hal ini terjadi jika persamaan pengertian, sikap dan bahasa. Pesan atau informasi dapat diterima dan dimengerti serta dipahami sebagaimana yang dimasud oleh komunikator (guru). Pesan yang disampaikan dapat disetujui oleh komunikan siswa.Kata-kata kunci: Covid-19; efektivitas; komunikasi; media baru; pemanfaatan.  AbstractThe large number of social media that have sprung up and also school learning that is increasingly developing requires following existing technological advances, giving rise to opportunities to optimize the presence of new media as a medium of communication, thus raising questions. The purpose of this study is to explain how teachers, as users of new media, make effective communication methods in learning activities during the Covid-19 Pandemic. This research method is descriptive research. Data collection techniques through observation, interviews. The results showed that teachers as information facilitators were able to build effective online communication. Effective communication is meant by communication that is always established between teachers and students so that later it can lead to changes in attitudes or characters for the better for students. Accuracy of information is the key to creating effective communication. This happens if the same understanding, attitude and language. Messages or information can be received and understood and understood as intended by the communicator (teacher). The message conveyed can be approved by the communicant student.Keywords: Covid-19; effectiveness; communication; new media; utilization.
KONTRA-RADIKALISASI PADA MEDIA SOSIAL DALAM PERSPEKTIF KOMUNIKASI ratna puspita
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 6, No 2 (2020): Oktober 2020 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.10358/jk.v6i2.785

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengajukan argumen bahwa komunikasi harus menjadi bagian dari kontra-radikalisasi. Studi sebelumnya menggambarkan kelompok radikal menggunakan strategi tertentu untuk membuat konten di media sosial. Strateginya adalah mengunggah gambar dan video setiap hari di internet dan kemudian membagikannya di seluruh dunia, membuat banyak akun di internet dan menggunakan tagar sebagai branding, mempromosikan jihad terbuka, dan menggunakan internet untuk memperingatkan anggota mereka agar tidak dilacak dan diburu oleh agen keamanan. Ini menunjukkan teroris mengadaptasi teknologi komunikasi baru, termasuk media sosial. Platform media sosial memungkinkan orang untuk membuat akun untuk menyebarkan ide-ide radikalisme. Riset ini dilakukan dengan metode tinjauan literatur melalui narrative review yang berfokus pada radikalisme di media sosial dan strategi komunikasi di media sosial sehingga menghasilkan telaah teoritis mengenai strategi komunikasi untuk kontra-radikalisasi di media sosial. Hasil penelitian ini memunculkan strategi komunikasi yang meliputi komunikator, narasi pesan, dan khalayak kontra-radikalisasi. Kata kunci:  strategi komunikasi; kontra; radikalisasi; media sosial Abstract This paper argued that communication should be part of counter-radicalization. Previous studies illustrate radical groups use certain strategies to create content on social media. Its strategies are upload pictures and videos every day on the internet and then sharing them around the world, creating multiple accounts on the internet and using hashtags as branding, promoting open jihad, and using internet to warn their members not to be traced and hunted by security agencies. This shows terrorists adapting new communication technologies, including social media. Social media platforms allow people to create accounts to spread radicalism and terrorism. This research was conducted in narrative review that focused on radicalism on social media and communication strategies on social media to give a fundamental review of communication strategies for counter-radicalization on social media. The results of this study gave rise to communication strategies that included counter-radicalization communicators, message, and audiences. Keywords:  communication strategy; counter; radicalisation; social media
ANALISIS KOMUNIKASI TENTANG FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA UKM PENYAMAKAN KULIT DI SUKAREGANG KABUPATEN GARUT Fitrin Rawati Suganda; Erik Kartiko
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 7, No 1 (2021): April 2021 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jk.v7i1.983

Abstract

Abstrak Sentra penyamakan kulit yang terletak di Sukaregang Kabupaten Garut didominasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Dari 282 unit usaha tersebut, hanya 53 unit usaha dengan kategori kinerja yang baik, dengan indikator utama jumlah produksi yang dihasilkan setiap periodenya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja dan faktor yang paling dominan yang mempengaruhi kinerja UKM penyamakan kulit di Sukaregang Kabupaten Garut. Jumlah responden sebanyak 53 orang, dengan jumlah variabel awal adalah 30 variabel. Pengambilan sampel dengan teknik Purposive Sampling. Sedangkan metode analisis data menggunakan Uji Validitas, Uji Reliabilitas, dan Analisis Faktor Ekploratori. Berdasarkan uji kelayakan instrumen penelitian, hasilnya data valid dan reliabel. Berdasakan hasil Analisis Faktor dari 30 variabel awal, sebanyak 26 variabel yang memenuhi untuk proses analisis faktor selanjutnya, kemudian dari 26 variabel yang dianalisis tersebut terbentuk menjadi delapan faktor yang mempengaruhi kinerja UKM  penyamakan kulit di Sukaregang Kabupaten Garut. Kedelapan Faktor tersebut diberi nama berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tertentu, kedelapan faktor tersebut adalah: Faktor Skala Usaha, Faktor Proses Produksi, Faktor Unsur Produksi, Faktor Kinerja Karyawan, Faktor Eksternal, Faktor Entrepreneurship, Faktor Sumber Daya Manusia, Faktor Rantai Pasokan. Sedangkan faktor yang paling dominan yang mempengaruhi kinerja UKM penyamakan kulit di Sukaregang Kabupaten Garut adalah Faktor Unsur Produksi. Secara teoritis, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi penelitian berikutnya. Sedangkan secara praktis dapat memberikan informasi dan rekomendasi bagi para pelaku industri penyamakan kulit khususnya yang kinerja usahanya belum begitu bagus agar dapat memperhatikan dan menerapkan faktor-faktor yang dapat meningkatkan kinerja usahanya.Kata-kata kunci: Analisis komunikasi; factor produksi; kinerja usaha; usaha kecil; usaha menengah Abstract The tannery center located in Sukaregang, Garut Regency, is dominated by Small and Medium Enterprises (SMEs). Of the 282 business units, only 53 business units have a good performance category, with the main indicator being the number of products produced in each period. The purpose of this study was to determine and analyze the factors that influence the performance and the most dominant factors that affect the performance of the leather tanning SMEs in Sukaregang, Garut Regency. The number of respondents was 53 people, with the number of first variables, was 30 variables. Sampling with purposive sampling technique. Meanwhile, the data analysis method used a validity test, reliability test, and exploratory factor analysis. Based on the feasibility test of the research instrument, the results are valid and reliable data. Based on the results of the Factor Analysis of the first 30 variables,. 26 variables were fulfilled for the next factor analysis process, then the 26 analyzed variables were formed into eight factors that influenced the performance of the leather tanning SMEs in Sukaregang, Garut Regency. The eight factors are named based on certain considerations, the eight factors are: business Scale Factor, Production Process Factor, Production Element Factors, Employee Performance Factors, External Factors, Entrepreneurship Factors, Human Resources Factors, Supply Chain Factors. While the most dominant factor affecting the performance of the leather tanning SMEs in Sukaregang, Garut Regency is the Production Element Factor. Theoretically, the results of this study are expected to be a reference for further research. While practically it can give information and recommendations for the leather tanneries, especially those whose business performance is not so good, so they can pay attention to and apply factors that can improve their business performance.Keywords: Communication analysis; production factor; business performance; small business; medium-sized businesses
ANALISIS DAMPAK ADIKSI INTERNET PADA MEDIA SOSIAL TWITTER DI INDONESIA DENGAN PENDEKATAN TEORI KOMUNIKASI Nadya Berliana Putri; Nada Arina Romli
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 7, No 1 (2021): April 2021 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jk.v7i1.905

Abstract

AbstrakTwitter merupakan salah satu platform media sosial terkemuka di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri, penggunaannya sangat luas mulai dari update status, hiburan sampai berbisnis. Tak heran, berbagai kalangan sangat senang menggunakan media sosial ini. Namun, terdapat dampak dari penggunaan yang terus menerus. Maka dari itu, penulisan artikel ilmiah ini bertujuan untuk menganalisis dampak adiksi internet pada media sosial  Twitter di Indonesia dengan pendekatan teori komunikasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Komunikasi Media Baru oleh Daniel Harries dan Teori Komunikasi Interpersonal oleh Young Yun Kim dan William Gudykunst. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan pendekatan kualitatif dimana teknik pengumpulan data menggunakan kajian pustaka yang memfokuskan pada data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Twitter memanfaatkan proses pembelajaran berbasis bakat alami kita yaitu pemicu, perilaku, dan penghargaan. Kita memiliki ide atau memikirkan sesuatu yang lucu (pemicu), tweet (perilaku), dan menerima likes dan retweet (hadiah). Proses belajar ini menyebabkan aliran dopamin di pusat-pusat otak. Semakin banyak kita melakukan ini, semakin perilaku ini semakin diperkuat bahkan karena kuatnya kebanyakan orang memilih untuk tidak tidur (atau susah tidur) karena euforia yang dirasakan.Kata-kata kunci: Adiksi internet; perilaku; media sosial; teori komunikasi; twitter.AbstractTwitter is one of the leading social media platforms throughout the world. In Indonesia, its use is very wide ranging from status updates, entertainment, to business. Not surprisingly, various groups are very happy to use social media. However, there is an impact of continuous use. Therefore, the writing of this article aims to analyze the impact of internet addiction on Twitter's social media in Indonesia with a communication theory approach. Theories used in this research are New Media Communication Theory by Daniel Harries and Interpersonal Communication Theory by Young Yun Kim and William Gudykunst. The method used in this study is a qualitative approach where data collection techniques use literature review that focuses on secondary data. The results of this study indicate that Twitter makes use of our natural talent-based learning process, namely triggers, behaviors, and rewards. We have ideas or think of something funny (triggers), tweet (behavior), and receive likes and retweets (gifts). This learning process causes the flow of dopamine in the centers of the brain. The more we do this, the more amplified this behavior is, even because most people choose not to sleep (or have trouble sleeping) because of the euphoria they feel. Keywords:  Internet addiction; behavior; social media; communication theory; twitter.

Page 11 of 25 | Total Record : 243


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 2 (2025): Oktober 2025 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 11 No 1 (2025): April 2025 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 10 No 2 (2024): Oktober 2024 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 10 No 1 (2024): April 2024 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 10, No 1 (2024): April 2024 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 9 No 2 (2023): Oktober 2023 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 9, No 1 (2023): April 2023 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 8, No 2 (2022): Oktober 2022 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 8, No 1 (2022): April 2022 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 7, No 2 (2021): Oktober 2021 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 7, No 1 (2021): April 2021 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 6, No 2 (2020): Oktober 2020 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 6, No 1 (2020): April 2020 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 5, No 2 (2019): Oktober 2019 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 5, No 1 (2019): April 2019 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Komunikasi Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 4, No 2 (2018): Oktober 2018 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 4, No 1 (2018): April 2018 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 3, No 2 (2017): Oktober 2017 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 3, No 1 (2017): April 2017 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 2, No 2 (2016): Oktober 2016 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 2, No 1 (2016): April 2016 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 1, No 2 (2015): Oktober 2015 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 1, No 1 (2015): April 2015 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian More Issue