cover
Contact Name
fikom uniga
Contact Email
fikom@uniga.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
fikom@uniga.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian
Published by Universitas Garut
ISSN : 24610836     EISSN : 2580538X     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal komunikasi Universitas Garut diterbitkan bermaksud untuk mengembangkan potensi khususnya bagi dosen ilmu komunikasi Universitas Garut dengan tujuan untuk memperoleh informasi yang disajikan dalam bentuk tulisan jurnal online. Informasi ini, merupakan kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan dari para pembaca, paraktisi, mahasiswa dan para peneliti. Komunikasi merupakan sebuah disiplin ilmu yang mengadopsi dari berbagai disiplin ilmu seperti sosiologi, antropologi,dan psikologi.
Arjuna Subject : -
Articles 243 Documents
PERSEPSI DAN PERAN STAKEHOLDER DALAM PENGELOLAAN KAWASAN WISATA DARAJAT KABUPATEN GARUT Gerry Al Hasyir; Aceng Hidayat; Ahyar Ismail
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 6, No 1 (2020): April 2020 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.10358/jk.v6i1.663

Abstract

Pengelolaan Kawasan Wisata Darajat telah memberikan dampak positif maupun dampak negatif bagi masyarakat. Hingga saat ini pengelolaan yang diimplementasikan oleh para stakeholder masih menyisakan permasalahan yang mengancam keberlanjutan kawasan wisata. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis persepsi dan peran stakeholder dalam pengelolaan Kawasan Wisata Darajat. Analisis Persepsi dan Analisis Stakeholder digunakan untuk menjelaskan persepsi serta peran stakeholder. Hasil penelitian menunjukan persepsi stakeholder mengenai keberlanjutan Kawasan Wisata Darajat berada dalam kondisi kurang berkelanjutan dan masih terdapat stakeholder yang belum berada dalam posisi yang tepat, sehingga perlu meningkatkan peran dan kapasitasnya.
ANALISIS KEBIJAKAN STANDAR PELAYANAN MINIMUM BAGI PENGGUNA KERETA API MRT JAKARTA Dhina Setyo Oktaria
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 6, No 1 (2020): April 2020 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.10358/jk.v6i1.814

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kebijakan pelayanan minimum bagi pengguna kereta api MRT di Jakarta berdasarkan PM Nomor 47 Tahun 2004, mendeskripsikan faktor-faktor apa saja yang menjadi kendala yang mempengaruhi keefektifitasan kualitas pelayanan. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Prosedure pengambilan data primer dilakukan dengan wawancara secara mendalam kepada pegawai dan manajer PT MRT di Jakarta dan kepada beberapa penumpang pengguna kereta MRT. Sedangkan data sekunder di ambil dari data di bagian manajemen PT MRT. Teknik dalam menentukan informan dilakukan dengan metode snowball sampling. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelayanan yang diberikan oleh pegawai PT MRT di Jakarta sudah sesuai dengan standar operasional (SOP) dan mengacu pada PM Nomor 47 Tahun 2004. Pelayanan yang diberikan sudah sesuai dengan indikator-indikator pelayanan yaitu tangible, reliable, responsiveness, assurance, dan empathy. Pegawai juga sudah memiliki rasa empathy terhadap penumpang yang dilayani. Berdasarkan hasil questionnaire terharap 30 responden yang diambil secara random dari sejumlah penumpang kereta MRT Jakarta 80% responden menyatakan bahwa mereka sangat puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh PT. MRT Jakarta. Berdasarkan data sekunder 99, 95% pada bulan Mei –November Tahun 2019 kereta MRT datang dan berangkat sesuai ketepatan waktu, data ini diambil dari bagian manajemen PT MRT data tahun 2019. Adapun faktor-faktor atau hambatan yang mempengaruhi efektifitas pelayanan adalah kesadaran penumpang tentang beretika dalam menggunakan fasilitas umum yang ada di stasiun MRT. Untuk itu perlu dilakukan sosialisasi mendalam dan ketegasan regulasi jika ada penumpang yang melanggar tata tertib. Kata-kata kunci: Kebijakan; Standar Pelayanan Minimum; Transportasi; Pelayan Publik; Efektivitas Abstract The purpose of this study is to analyze the minimum service policy for MRT train users in Jakarta based on the regulation Number 47 of 2004, describing what factors are being the obstacles that affect the effectiveness of service quality. This research is a descriptive qualitative research. The primary data collection procedure was carried out by in-depth interviews with employees, managers of MRT company in Jakarta and several passengers using MRT trains. The secondary data is taken from MRT management and the technique in determining informants is done by snowball sampling method. The results of this study indicate that the services provided by MRT’s employees in Jakarta are in accordance with operational standards (SOP) and refer to the Regulation Number 47 of 2004. The services provided are in accordance with service indicators, such as tangible, reliable, responsiveness, assurance, and empathy. Based on the results of the questionnaire is given to 30 respondents taken randomly from a number of Jakarta MRT train passengers 80% of respondents stated that they were very satisfied with the services provided by MRT Jakarta. Based on the secondary data showed that 99.95% in May to November 2019 MRT trains arrived and departed on time, this data was taken from the management of MRT company. The factors or obstacles that affect the effectiveness of services are passenger awareness about ethics in using public facilities in the MRT station. For this reason, in-depth socialization and strictness of regulations need to be done if there are passengers who violate the rules. Key words: Policy; Minimum Service Standards; Transportation; Public Servants; Effectiveness
Kompetensi Komunikasi Pengajar Perguruan Tinggi Di Era Digital Novi Alicia Sirait; Indra Novianto Adibayu Pamungkas
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 6, No 1 (2020): April 2020 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.10358/jk.v6i1.754

Abstract

Perkembangan teknologi semakin meningkat bahkan teknologi sudah menjadi kebutuhan bagi manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kompetensi komunikasi yang dilakukan Pengajar perguruan tinggi di era digital . Fokus dari penelitian ini adalah perspektif mahasiswa baru 2019 sebagai kelompok digital natives tentang kompetensi komunikasi dosen di Telkom University. Penelitian ini dilakukan karena teknologi saat ini telah mengubah sistem kehidupan manusia dan cara manusia bekerja, termasuk bidang pendidikan. Didalam dunia pendidikan terdapat dosen dan mahasiswa. Digital Natives adalah sebutan bagi mereka yang lahir dari budaya dimana perkembangan teknologi berkembang sangat pesat, dan Digital Immigrants adalah sebutan bagi mereka yang lahir dengan budaya yang berbeda dengan Digital Natives. Mahasiswa di usia ini tidak bisa lagi melakukan proses belajar yang selalu mengacu pada buku dan dosen seperti dulu. Dosen memiliki banyak peran dan tugas dalam mendidik, mengayomi, membimbing, mengarahkan serta memotivasi peserta didik yang menjadi tanggung jawabnya. Karena tanggung jawab itulah dosen haus memiliki kompetensi, kredibilitas dan kualitas untuk membangun personal branding dalam perpektif mahasiswanya semakin sangat penting demi memberikan dampak positif bagi mahasiswa maupun juga bagi lembaga. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif melalui wawancara, observasi dan diskusi kelompok terarah dengan mahasiswa baru 2019 di Universitas Telkom.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN DIGITAL STORYTELLING KANAL YOUTUBE “Kok Bisa?” DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR Hikmad Drajat; Hadi Purnama
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 6, No 1 (2020): April 2020 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.10358/jk.v6i1.815

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan seberapa efektifkah penyampaian informasi yang dilakukan kanal “Kok Bisa?” dalam memberikan edukasi tentang berbagai macam pertanyaan yang sulit dijelaskan dan dijelaskan dengan media animasi dan digital storytelling di kanal Youtube. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan paradigma positivistik. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling dengan menyebarkan 100 responden yaitu subscriber kanal Youtube “Kok Bisa?”. Hasil penelitian ini adalah regresi linier sederhana sebesar Y = -2,166 + 0,446 X. Selanjutnya analisis korelasi dengan hasil sebesar 0,683 termasuk pada kategori kuat. Pada penelitian ini H0 ditolak dan H1 diterima karena thitung (9.261) > ttabel (1,660) artinya terdapat efektivitas penggunaan digital storytelling dalam pempengaruhi minat belajar. Serta penggunaan digital storytelling memberikan pengaruh sebesar 46.6% terhadap keinginan penonton untuk meningkatkan minat belajar. Sedangkan sisanya sebesar 53.4% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak ditelilti dalam penelitian ini. Kata-kata kunci: Digital Storytelling; Kok Bisa?, Minat Belajar; New Media; Youtube Abstract The purpose of this study is to explain how effective the information is carried out by the channel "How come?" in providing education about various kinds of questions that are difficult to explain and explain with animated media and digital storytelling on the YouTube channel. This study uses a quantitative method with a positivistic paradigm. Sampling is done by simple random sampling technique by spreading 100 respondents, namely Youtube channel subscriber “Kok Bisa?”. the results of this study are simple linear regression of Y = -2.166 + 0.446 X. Furthermore the correlation analysis with a result of 0.683 is included in the strong category. In this study H0 was rejected and H1 was accepted because tcount (9,261)> t table (1,660) means that there is effectiveness in the use of digital storytelling in learning interest influences. And the use of digital storytelling has an effect of 46.6% on the desire of the audience to increase interest in learning. While the remaining 53.4% is influenced by other factors that were not examined in this study. Keywords: Digital Storytelling; How come?; Interest in Learning; New Media, Youtube
STRATEGI PEMBENTUKAN BRANDING BOBER CAFÉ BANDUNG SEBAGAI RUANG KOMUNITAS Agnes Christine Sitopu
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 6, No 1 (2020): April 2020 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.10358/jk.v6i1.750

Abstract

Dalam dunia bisnis yang semakin kompetitif, salah satu upaya yang dapat dilakukan pelaku bisnis untuk bertahan adalah melalui branding yang memberikan value. Branding dapat dilakukan melalui konsep positioning dan diferensiasi yang saling mendukung agar terbentuk brand yang positif di benak target pasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang bagaimana strategi pembentukan branding yang dilakukan oleh Bober Café untuk dikenal sebagai Ruang Komunitas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan paradigma konstruktivis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi branding yang dilakukan oleh Bober Café berhasil membentuk persepsi yang diharapkan di kalangan kelompok komunitas. Diketahui bahwa pada tahap perencanaan strategi, Bober Café ingin dikenal sebagai Ruang Komunitas. Pada tahap implementasi, Bober Café menggunakan konsep positioning dan diferensiasi. Positioning yang ingin dibangun Bober Café adalah sebagai kafe yang dapat menjadi ‘rumah’ yang nyaman bagi komunitas untuk berkumpul, berkreasi, dan mengadakan aktivitas. Positioning ini didukung dengan diferensiasi dengan menawarkan unique selling point (USP) sebagai kafe yang dapat menjadi base camp bagi komunitas. Pada tahap evaluasi, Bober Café mengukur kinerjanya berdasarkan hasil implementasi dan kemudian melakukan tindakan koreksi untuk memperbaiki kesalahan. Perbaikan tersebut kemudian akan menjadi acuan tindakan selanjutnya
STUDI EFEKTIVITAS SOSIALISASI PROYEK PEMBANGUNAN PELABUHAN PATIMBAN DAN PENERIMAANNYA OLEH MASYARAKAT Nur Aeni Tarmidzi; Arief Darmawan; Dodi Angga Nugraha
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 6, No 1 (2020): April 2020 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.10358/jk.v6i1.771

Abstract

Pelabuhan Internasional Patimban dibangun oleh Dirjen Perhubungan Laut bekerjasama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA). Proyek ini mencakup backup area ± 356,23 ha dan jalan akses ± 15,79 Ha, yang meliputi desa-desa di Kecamatan Pusakanagara dan Kecamatan Pusakajaya di Kabupaten Subang. Pembangunan pelabuhan dan jalan akses pelabuhan akan memiliki dampak potensial terhadap lingkungan dan sosial-ekonomi masyarakat. Guna menghindari dampak negatif dari pembangunan, sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 61 tahun 2009 tentang keterbukaan informasi, pihak pengembang harus menyampaikan informasi tentang pembangunan dalam bentuk sosialisasi terhadap masyarakat terdampak, khususnya kelompok yang rentan (perempuan dan anak-anak). Penelitian ini bertujuan melakukan audit komunikasi guna mengukur efektivitas kegiatan sosialisasi pembangunan pelabuhan Patimban yang dilakukan pihak pengembang. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed-method, yaitu pendekatan kualitatif deskriptif berupa kuesioner kepada responden pada 6 desa terdampak, yaitu desa Tanjungjaya, Genteng, Siwalan, Galian, Patimban, dan Terungtum, yang dikuatkan dengan wawancara dengan narasumber aparat desa dan tokoh masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi yang dilakukan belum efektif, dari 27 pertanyaan yang meliputi tujuh indikator audit komunikasi, yaitu pengkomunikasian inovasi gagasan, inovasi tindakan, inovasi media, saluran komunikasi, saluran interpersonal, jangka waktu sosialisasi, dan pelibatan sistem sosial, menujukkan masih rendahnya pemahaman masyarakat terhadap tujuan dan dampak dari pembangunan pelabuhan Patimban. Sehingga pihak peneliti akan merekomendasikan hasil penelitian kepada pihak pengembang sebagai bahan perbaikan pelaksanaan kegiatan sosialisasinya, agar masyarakat dapat memahami dengan baik tujuan dan manfaat pembangunan pelabuhan Patimban, sehingga dapat mendukung dan turut berkontribusi.
PENDEKATAN KOMUNIKASI PEER GROUP DALAM INTERAKSI REMAJA PADA PROGRAM KAMPUNG KELUARGA BERENCANA BARUKUPA astri dwi andriani; Detiana Husnul Chotimal
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 7, No 1 (2021): April 2021 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jk.v7i1.1002

Abstract

AbstrakPenelitian ini adalah penelitian kualitatif untuk meneliti program pemerintah yaitu Program Kampung KB khususnya Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK R). Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan pendekatan komunikasi Peer group dalam Interaksi Remaja pada Program Kampung KB di RW 03 Desa Sukatani Kecamatan Pacet. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data yang di analisis adalah hasil wawancara dengan ketua kampung KB, ketua PIK R dan pembina PIK R, pengamat langsung di RW 03 Desa Sukatani dan kegiatan remaja. Serta telaah dokumen di kantor DPPKBP3A dan pengecekan atau pembanding data tokoh pemuda, penanggungjawab kegiatan dan tokoh masyarakat. Diharapkan melalui penelitian ini dapat melahirkan  suatu  model  pendekatan komunikasi peer group dalam komunitas remaja yang dapat diterapkan untuk meningkatkan pencapaian keberhasilan Program Kampung di wilayah lainnya di Indonesia. Adapun hasil dari penelitian ini adalah pendekatan pola komunikasi peer group dalam program Kampung KB di RW 03 Desa Sukatani Kecamatan Pacet cukup signifikan memberikan dampak yang progresif terhadap penguatan pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi, resiko aktivitas seks pra nikah, dan pernikahan dini. Pendekatan komunikasi peer group cukup efektif dalam menularkan pengetahuan tersebut kepada remaja lainnya yang berada di luar RW 03 Desa Sukatani Kecamatan Pacet. Namun pengetahuan ini relatif tidak memberikan perubahan yang signifikan terhadap sikap dan perilaku remaja dalam pergaulan seks bebas dan penurunan tingkat pernikahan dini karena adanya faktor lain yang mempengaruhi diantaranya mudahnya remaja mengakses tayangan pornografi dan pornoaksi melalui media sosial, serta kebutuhan ekonomi keluarga yang memilih remaja untuk menikah di usia dini.Kata-kata kunci: Interaksi; peer group; pendekatan komunikasi; program kampung KB; remaja. AbstractThis research is a qualitative research to examine government programs, namely the KB Village Program, especially the Youth Counseling Information Center (PIK R). The purpose of this study was to find out how the Peer group communication approach in Youth Interaction in the KB Village Program in RW 03 Sukatani Village, Pacet District. This research uses a qualitative approach with a case study method. The data analyzed were the results of interviews with the head of the KB village, the head of PIK R and the coach of PIK R, direct observers at RW 03 Sukatani Village and youth activities. As well as reviewing documents at the DPPKBP3A office and checking or comparing data on youth leaders, people in charge of activities and community leaders. It is hoped that this research can produce a peer group communication approach model in the youth community that can be applied to increase the achievement of the success of the Kampung Program in other regions in Indonesia. The results of this study are the peer group communication pattern approach in the KB Kampung program in RW 03 Sukatani Village, Pacet District, which has a significant progressive impact on strengthening adolescent knowledge about reproductive health, the risks of premarital sexual activity, and early marriage. The peer group communication approach is quite effective in transmitting this knowledge to other adolescents who are outside RW 03 Sukatani Village, Pacet District. However, this knowledge relatively does not provide a significant change in the attitudes and behavior of adolescents in promiscuity and a decrease in the rate of early marriage due to other factors that influence, including the ease with which teenagers access pornography and porn action through social media, as well as the economic needs of families who choose teenagers to marry. at an early age.Keyword: Interaction; peer group; communication approach; family planning village program; adolescents
AKTIVITAS MEDIA RELATIONS KONSULTAN PUBLIC RELATION MEDIA BUFFET DALAM MEMBANTU PEMBENTUKAN CITRA PERUSAHAAN KLIEN Sekar Ayu; Dwi Dwi Kartikawati
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 6, No 2 (2020): Oktober 2020 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.10358/jk.v6i2.802

Abstract

Fokus penelitian ini adalah bagaimana Aktivitas Media Relations Konsultan Public Relations “Media Buffet” dalam membantu pembentukan citra klien perusahaan startup berbasis teknologi PT Paxel Algorita Unggul. Perusahaan Paxel adalah pelopor Same Day Delivery antar Kota dan Provinsi yang pertama di Indonesia. Konsultan Public Relations menjadi jawaban dari kebutuhan perusahaan dalam menyebarkan informasi kepada masyarakat atau untuk menjalin hubungan baik dengan media. Media adalah salahsatu stakeholder yang berperan penting dalam membentuk citra perusahaan dengan memanfaatkan strategi dan aktivitas digital. Konsultan Public Relations sangat dibutuhkan seiring tingginya persaingan antar kompetitor. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan pengumpulan data wawancara mendalam pada 4(empat) informan, dan observasi, maka hasil penelitian menunjukan bahwa aktivitas media relations yang dilakukan Media Buffet terbagi atas dua hal, Pertama(1) Introduction Media meliputi Media Visit & Editor Luncheon. Kedua (2) Maintaining Relations meliputi: Event Paxel, Press Briefing dan Press Release. Aktivitas Media Relations tersebut juga dipadukan dengan SEO Optimization Strategy, mengakibatkan terjadi peningkatan publisitas pemberitaan dan Brand Awareness PT Paxel.
PENGARUH BEAUTY VLOGGER DALAM MINAT BELI PRODUK KECANTIKAN DI SMK TELEKOMUNIKASI TELESANDI BEKASI Alga Anggita Putri; Ayu Rahma Haninda
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 6, No 2 (2020): Oktober 2020 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.10358/jk.v6i2.773

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh youtube beauty vlogger terhadap penonton atau konsumen dalam minat beli produk kecantikan, menjelaskan pengaruh dari beauty vlogger dalam minat beli produk kecatikan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei yang dilakukan dengan mengajukan pertanyaan online terhadap siswi SMK. Telekomunikasi Telesandi Bekasi dengan pendekatan kuantitatif. Variabel penelitian ini adalah Beauty vlogger sebagai selebriti pendukung, Minat beli dan Produk kecantikan. Populasi kriteria yang diteliti merupakan anak remaja 15-18 tahun. Responden yang ditanyakan sebanyak 30 orang. Diambil dengan menggunakan purposive sampling dan metode yang digunakan dengan kuesioner. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan statistik deskriptif. Pengelolahan data penelitian ini menggunakan SPSS 24 untuk windows. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa adanya pengaruh beauty vlogger dalam minat beli produk kecantikan kepada siswi atau remaja di SMK Telekomunikasi Telesandi bekasi. Kata kunci : Youtube Beauty Vlogger, Minat Beli, Produk Kecantikan ABSTRACT This research is aimed at studying the effect of YouTube beauty vlogger on visitors or consumers in the interest of buying beauty products, explaining the variation of the beauty of vloggers in buying interest of a black product. This type of research used in this study is research conducted by asking questions online to vocational school students. Telesandi Bekasi telecommunications using quantitative. The variables of this study are Beauty vlogger as supporting celebrities, buying interest and beauty products. The expected population of criteria is teenagers 15-18 years. Respondents were asked as many as 30 people. Taken by using purposive sampling and the method used by the questionnaire. Analysis of the data used in this study uses descriptive statistics. This research data management uses SPSS 24 for windows. The results of this study indicate the fact of the beauty of vloggers in the interest in buying beauty products for students or teenagers at the Vocational Telesandi Telecommunications Bekasi. Keywords: Youtube Beauty Vlogger, Purchase Interest, Beauty Products
KOMUNIKASI PERSUASIF DALAM MEMPERTAHANKAN LOYALITAS RELAWAN PADA KOMUNITAS SOSIAL Kadiva Dwilia Rosadiputri; Maylanny Christin
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 7, No 1 (2021): April 2021 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jk.v7i1.782

Abstract

Abstrak Komunikasi persuasif merupakan bagian yang berperan penting dalam jalannya sebuah komunitas. Komunitas tidak akan bertahan jika anggota didalamnya tidak mempertahankan loyalitas yang menjadi bentuk kontribusi anggota kepada komunitas. Untuk mempertahankan loyalitas anggota komunitas, dibutuhkan upaya dalam melibatkan hubungan antara berbagai unsur komunikasi persuasif. Penelitian ini bertujuan untuk membahas mengenai komunikasi persuasif dalam mempertahankan relawan komunitas sosial Sebung Bandung. Komunitas yang sudah berjalan selama 3 tahun ini, memiliki metode komunikasi persuasif dalam upaya mempertahankan relawan, yang secara rutin menggerakan aksi berbagi sebungkus nasi kepada tuna wisma dan kaum duafa. Lima teknik dalam metode komunikasi persuasif yang dilakukan pengurus Sebung Bandung terhadap relawannya yaitu rational persuasion, consultation tactics, ingratiation tactics, personal appeals tactics, dan exchange tactics. Penelitian ini menerapkan teknik pengumpulan data dengan observasi partisipatif, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan tujuh narasumber yaitu satu informan kunci, lima informan utama, dan satu informan ahli. Hasil penelitian menunjukan kelima teknik komunikasi persuasif diterapkan kepada seluruh rangkaian kegiatan mingguan Sebung yaitu briefing, turun ke jalan, sharing session, dan acara bebas, yang membentuk sense of community pada relawan komunitas, sehingga timbul keinginan untuk berpartisipasi dalam setiap kegiatan Sebung Bandung. Pada akhirnya terbentuklah loyalitas relawan yang ditunjukan oleh keinginan relawan untuk bertahan dalam komunitas Sebung Bandung.Kata-kata kunci: Komunikasi; Komunitas; Loyalitas; Persuasif; Relawan Abstract Persuasive communication is a part that plays an important role in the course of a community. The community will not survive if the members do not maintain loyalty which is a form of member contribution to the community. To maintain the loyalty of community members, efforts are needed in engaging relationships among various elements of persuasive communication. This study aims to discuss persuasive communication in maintaining social community volunteers in Sebung Bandung. The community, which has been running for 3 years, has persuasive communication methods in its efforts to retain volunteers; it routinely mobilizes the sharing of a packet of rice to the homeless and the poor. The five techniques in the persuasive communication methods carried out by Sebung Bandung's management of volunteers are rational persuasion, consultation tactics, ingratiation tactics, personal appeals tactics, and exchange tactics. This study applies data collection techniques namely participatory observation, semi-structured interviews, and documentation. Interviews were conducted with seven sources, namely one key informant, five key informants, and one expert informant. The results showed that the five persuasive communication techniques were applied to the entire series of Sebung's weekly activities, namely briefings, going to the streets, sharing sessions, and free events, which formed a sense of community in community volunteers, thus arising a desire to participate in every Sebung Bandung activity. In the end, volunteer loyalty was formed, which was shown by volunteers' desire to stay in the Sebung Bandung community.Keywords: Communication; Community; Loyalty; Persuasive; Volunteer

Page 10 of 25 | Total Record : 243


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 2 (2025): Oktober 2025 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 11 No 1 (2025): April 2025 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 10 No 2 (2024): Oktober 2024 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 10, No 1 (2024): April 2024 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 10 No 1 (2024): April 2024 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 9 No 2 (2023): Oktober 2023 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 9, No 1 (2023): April 2023 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 8, No 2 (2022): Oktober 2022 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 8, No 1 (2022): April 2022 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 7, No 2 (2021): Oktober 2021 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 7, No 1 (2021): April 2021 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 6, No 2 (2020): Oktober 2020 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 6, No 1 (2020): April 2020 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 5, No 2 (2019): Oktober 2019 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 5, No 1 (2019): April 2019 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Komunikasi Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 4, No 2 (2018): Oktober 2018 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 4, No 1 (2018): April 2018 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 3, No 2 (2017): Oktober 2017 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 3, No 1 (2017): April 2017 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 2, No 2 (2016): Oktober 2016 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 2, No 1 (2016): April 2016 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 1, No 2 (2015): Oktober 2015 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 1, No 1 (2015): April 2015 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian More Issue