cover
Contact Name
fikom uniga
Contact Email
fikom@uniga.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
fikom@uniga.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian
Published by Universitas Garut
ISSN : 24610836     EISSN : 2580538X     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal komunikasi Universitas Garut diterbitkan bermaksud untuk mengembangkan potensi khususnya bagi dosen ilmu komunikasi Universitas Garut dengan tujuan untuk memperoleh informasi yang disajikan dalam bentuk tulisan jurnal online. Informasi ini, merupakan kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan dari para pembaca, paraktisi, mahasiswa dan para peneliti. Komunikasi merupakan sebuah disiplin ilmu yang mengadopsi dari berbagai disiplin ilmu seperti sosiologi, antropologi,dan psikologi.
Arjuna Subject : -
Articles 243 Documents
KRITIK TERHADAP KONSTRUKSI BUDAYA PATRIARKI MELALUI KARYA SASTRA Chotijah Fanaqi
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 5, No 2 (2019): Oktober 2019 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.10358/jk.v5i2.668

Abstract

Abstrak Cerpen adalah medium bagi seorang penulis untuk memberikan pesan atau kritik terhadap fenomena yang terjadi. Berangkat dari tradisi pesantren yang kental dengan penerapan etika dan pengabdian kepada guru (kyai), budaya patrairkhi justru dianggap hidup di sana. Melalui cerpen ‘Secangkir Kopi Terakhir’, pesan dan kritik apa saja yang ingin disampaikan Li’izzah Nur Diana?. Bagaimana struktur wacana dalam cerpen ‘Secangkir Kopi Terakhir’ Karya Li’izzah Nur Diana?. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teori penelitian menggunakan teori analisis wacana dari Van Dijk. Analisis data sesuai wacana dari Van Dijk adalah bagaimana pesan karya sastra dilihat secara tekstual, bagaimana kognisi sosial pengarang, serta bagaimana pesan dibangun secara konteks sosial (Eriyanto, 2006: 275). Cerpen ‘Secangkir Kopi Terakhir’ merupakan cerita tentang pengabdian seorang santri kepada gurunya, sekaligus pengabdian seorang anak kepada orang tuanya. Namun selain itu, dalam proses pengabdiannya tersebut Lathifah selaku tokoh utama dalam cerita ini mengalami penindasan secara psikologi. Ia merupakan korban dari budaya patriarkhi yang prakteknya masih ada di dunia pesantren. Kata Kunci: Karya Sastra, Analisis Wacana, dan Patriarki Abstract Short stories are a medium for a writer to give a message or criticism of a phenomenon that occurs. Departing from the pesantren tradition which is thick with the application of ethics and devotion to the teacher (kyai), patriarkhi culture is actually considered to live there. Through the short story 'The Last Cup of Coffee', what message and criticism would Li'Aizzah Nur Diana convey? What is the structure of the discourse in the short story 'The Last Cup of Coffee' by Li'izzah Nur Diana?. This study uses qualitative methods, with data collection methods through observation, interviews, and documentation. The research theory uses the theory of discourse analysis from Van Dijk. Analysis of data according to Van Dijk's discourse is how the message of literary work is seen textually, how the author's social cognition, and how messages are built in a social context (Eriyanto, 2006: 275). The short story 'The Last Cup of Coffee' is a story about the devotion of a santri to her teacher, as well as the devotion of a child to his parents. But besides that, in the process of devotion Lathifah as the main character in this story experienced psychological oppression. She is a victim of a patriarchal culture whose practice still exists in the world of pesantren. Keywords: Literary Work, Discourse Analysis, and Patriarchy
LOYALITAS PELANGGAN MELALUI KONSEP CUSTOMER RELATIONSHIP MARKETING PADA PRODUK SOPHIE PARIS Dina Widianti; Dodi Angga Nugraha
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 5, No 1 (2019): April 2019 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.10358/jk.v5i1.591

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat loyalitas melalui konsep CRM, menganalisis hubungan karakteristik responden dan menganalisis pengaruh konsep CRM terhadap loyalitas. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah teori pertukaran sosial yang menyatakan bahwa dorongan utama dalam hubungan interpersonal adalah kepuasan dari kepentingan pribadi-pribadi yang terlibat. Pertukaran interpersonal dianggap mirip dengan pertukaran ekonomis dimana orang merasa puas ketika mereka menerima kembalian yang sesuai untuk pengeluaran mereka. Metode penelitian yang digunakan dengan pendekatan kuantitatif, dengan jumlah responden 95 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendapat responden pada pernyataan loyalitas nilai rataan skor sebesar 4,11 (loyal) dengan rataan skor attraction sebesar 4,34 (loyal), retention sebesar 4,07 (loyal), enchancement sebesar 4,13 (loyal). hasil uji regresi linier sederhana digunakan untuk melihat pengaruh signifikan CRM (X) terhadap loyalitas (Y), maka F hitung = 18,664 dengan nilai Sig, = 0,000, dapat diambil kesimpulan bahwa metode attraction (daya tarik) mempengaruhi loyalitas 50,4 %, retention sebesar 10,5 % dan enchancement sebesar 9%. Tabulasi CRM (attraction, retention, enchancement) dengan loyalitas: Pertama, Repeat buyer: 5 responden (tidak setuju) 7 responden (kurang setuju) 59 responden (setuju) dan 24 responden (sangat setuju) pada daya tarik, penjagaan dan peningkatan hubungan dalam melakukan pembelian ulang. Kedua, Purchasses accross produck and service line: 11 responden (kurang setuju) 55 responden (setuju) 29 responden (sangat setuju) pada daya tarik, penjagaan dan peningkatan hubungan dalam melakukan pembelian antar lini produk atau jasa. Kata Kunci: Loyalitas Pelanggan; Customer Relationship Marketing; Shopie Paris Abstract This study aims to determine the level of loyalty through the CRM concept, analyze the relationship of the characteristics of respondents and analyze the effect of the CRM concept on loyalty. The theory used in this study is social exchange theory which states that the main impetus in interpersonal relations is satisfaction from the interests of the individuals involved. Interpersonal exchanges are considered to be similar to economic exchanges where people are satisfied when they receive changes that are appropriate for their expenses. The research method used is a quantitative approach, with 95 respondents. The results showed that the opinions of respondents on the loyalty statement average score of 4.11 (loyal) with an average attraction score of 4.34 (loyal), retention of 4.07 (loyal), enchancement of 4.13 (loyal). the results of simple linear regression test are used to see the significant effect of CRM (X) on loyalty (Y), then F count = 18,664 with the value Sig, = 0,000, it can be concluded that the attraction method affects loyalty 50.4%, retention by 10.5% and enchancement by 9%. Tabulation of CRM (attraction, retention, enhancement) with loyalty: First, Repeat buyer: 5 respondents (disagree) 7 respondents (disagree) 59 respondents (agree) and 24 respondents (strongly agree) on attractiveness, guarding and improving relationships in make a repeat purchase. Second, Purchasses accross produck and service line: 11 respondents (disagree) 55 respondents (agree) 29 respondents (strongly agree) on attractiveness, guarding and improving relationships in making purchases between product lines or services. Keywords: Customer Loyalty; Customer Relationship Marketing; Shopie Paris
STRATEGI MARKETING PUBLIC RELATIONS DALAM MENINGKATKAN JUMLAH KUNJUNGAN WISATAWAN KEPULAUAN TALAUD-SULAWESI UTARA Christian Tulis; Lina Sinatra Wijaya
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 5, No 1 (2019): April 2019 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.10358/jk.v5i1.586

Abstract

Abstrak Kabupaten Kepulauan Talaud merupakan salah satu Kabupaten perbatasan di Indonesia bagian utara khususnya di Provinsi Sulawesi Utara. Sebagai daerah kepulauan, Talaud memiliki berbagai tujuan wisata yang sangat potensial menjadi leading sector dalam menggerakkan seluruh sektor lainnya dan menjadi daerah tujuan wisata unggulan di Sulawesi Utara bahkan di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui strategi marketing Public Relations (MPR) yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Talaud dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan tahun 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, dokumen dan bahan statistik, serta observasi. Narasumber utama adalah Kepala Dinas dan Kepala Bagian Pariwisata dan pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa event merupakan program utama dalam meningkatkan kunjungan wisatawan tahun 2016/2017, kendala utama publication adalah sumber daya manusia dan ketersediaan jaringan internet, sedangkan news, Public Service Activity dan identity media perlu dimaksimalkan melalui perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi dalam implementasi strategi MPR sebagai strategi promosi. Kata Kunci: Strategi; Marketing Public Relations; Wisatawan; Talaud Abstract Talaud islands regency is one of the border districts in northern Indonesia, especially in North Sulawesi Province. As an archipelago, Talaud has a variety of potential tourist destinations which can become the leading sector in driving the other sectors which support the turism in North Sulawesi and even in Indonesia. The purpose of the research is to know the marketing public relations (MPR) strategy held by the Tourism and Culture Department of Talaud Islands Regency in increasing the number of tourists in 2016/2017. This is a descriptive qualitative research that uses interview, documents & statistic, and observation for gathering the data. The target of this research is the head of the Tourism and Culture Department of Talaud Islands Regency and the head of the tourism and marketing division. The result of the research shows that holding events is the main program in increasing the tourist in 2016/2017. The obstacles for having publication were lack of human resources and internet connection availability, while news, public service activity and identity media needs to be maximized by planning, implementing and evaluating the implementation of MPR strategy as promotion strategy. Keyword: Strategy; Marketing Public Relations; Traveler; Talaud
FEMINISME DALAM VIDEO KLIP Blackpink: Analisis Semiotika John Fiske Dalam Video Klip Blackpink DDU-DU DDU-DU Kartika Puspa Rini; Nurul Fauziah
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 5, No 2 (2019): Oktober 2019 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.10358/jk.v5i2.669

Abstract

Abstrak Feminisme merupakan aksi sosial yang menuntut keadilan dan kesetaraan hak dengan pria. Masalah ketidaksetaraan gender masih diperdebatkan sampai sekarang. Salah satunya di negara Korea Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui level realitas, representasi dan ideologi pada video klip yang berjudul DDU-DU DDU-DU milik Blackpink, yang merupakan girlband dari Korea Selatan. Lagu DDU-DU DDU-DU bertemakan soal kekuatan wanita, kebebasan, dan akan menindas orang-orang yang menganggapnya lemah. Untuk tema video klipnya tidak diinformasikan secara gamblang jika mengaitkan dengan isu feminisme. Sehingga untuk mengetahui secara rinci dari representasi feminisme dalam video klip Blackpink DDU-DU DDU-DU, maka penelitian ini menggunakan pendekatan analisis semiotika John Fiske, dengan teorinya The Codes of Television. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada tiga level menurut semiotika John Fiske yaitu realitas, dan representasi menunjukkan kebebasan, eksistensi diri, dan kepercayaan diri. Kemudian level ideologi menunjukkan feminisme postmodern. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan adanya tanda dan simbol terkait representasi feminisme post-modern, yaitu membuat wacana baru atau pesan yang bermakna dan memberikan energi positif pada perempuan lain, agar berani melawan ketertindasan dan diskriminasi. Dengan demikian penelitian ini telah menemukan pemahaman mengenai bentuk representasi feminisme yang tergambar pada tokoh di video klip DDU-DU DDU-DU. Kata kunci: Representasi, Feminisme, Perempuan, Video Klip Abstract Feminism is a women social action which demands justice and equality to men’s rights. The gender inequality is still issued until now. One of the issues happens in South Korea. This research aims to find out the reality level, representation, and ideology of Blackpink video clip, DDU-DU DDU-DU, a girlband from South Korea. The theme of DDU-DU DDU-DU song is about women's power, freedom, and suppression to people who believe that women are weak. The theme of DDU-DU DDU-DU video clip is not explicitly stated regarding the feminism issue. This research employs semiotics analysis approach of John Fiske, The Codes of Television, to know the feminism representation details of Blackpink DDU-DU DDU-DU video clip. The result of this research shows that there are three levels according to John Fiske’s semiotics; the reality and the representation of freedom, self-existence, and confidence. Later, the ideology level shows post-modern feminism. The conclusion tells that there are signs and symbols related to post-modern representation feminism. They are new expression or meaningful message and to give positive energy for other women against suppression and discrimination. Therefore, this research has found the understanding of feminism representation from the characters of Blackpink DDU-DU DDU-DU video clip. Keywords: Representation, Feminism, Women, Video Clip
PENGARUH KOMUNIKASI PIMPINAN TERHADAP MOTIVASI KERJA KARYAWAN PADA BANK JABAR BANTEN CABANG SUBANG Zikri Fachrul Nurhadi; Ine Anggraeni
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 5, No 1 (2019): April 2019 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.10358/jk.v5i1.590

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh turunnya motivasi kerja dan semangat kerja disebabkan oleh banyak hal, seperti gaji yang terlalu rendah, lingkungan kerja yang buruk dan suasana kerja yang kurang menyenangkan serta adanya ketidakpuasan dalam menuntaskan tugas. Ketidakpuasan yang menjadi permasalahan disini bukan hanya dalam hal materi seperti upah yang layak dan bonus atau insentif, namun juga dalam hal non materi seperti penghargaan diri atas kerja, harga diri karyawan, kebutuhan untuk aktualisasi diri dengan menggunakan kecakapan, kemampuan, keterampilan dan potensi optimal untuk mencapai prestasi kerja yang sangat memuaskan, dan masih banyak lainnya. Selain itu faktor turunnya motivasi kerja karyawan juga dapat dilihat dari penyampaian informasi dari pimpinan kepada karyawan. Tujuan penelitian ini adalah (1)untuk mengetahui seberapa besar pengaruh komunikasi pimpinan terhadap disiplin kerja karyawan pada Bank Jabar Banten Cabang Subang; (2) Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh komunikasi pimpinan terhadap inisiatif kerja karyawan pada Bank Jabar Banten Cabang Subang; (3) Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh komunikasi pimpinan terhadap pengawasan kerja karyawan pada Bank Jabar Banten Cabang Subang. Metode penelitian yang digunakan dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pengaruh komunikasi pimpinan terhadap disiplin kerja karyawan pada Bank Jabar Banten Cabang Subang dalam kategori sedang yaitu sebesar 0.458 atau 45.8%, (2) Pengaruh komunikasi pimpinan terhadap inisiatif kerja karyawan pada Bank Jabar Banten Cabang Subang dalam kategori sedang yaitu sebesar 0.531 atau 53.1%, (3) Pengaruh komunikasi pimpinan terhadap pengawasan kerja karyawan pada Bank Jabar Banten Cabang Subang termasuk ke dalam kategori rendah yaitu sebesar 0.234 atau 23.4%, (3) Pengaruh komunikasi pimpinan terhadap motivasi kerja karyawan pada Bank Jabar Banten Cabang Subang adalah termasuk ke dalam kategori rendah yaitu sebesar 0.273 atau 27.3%. Kata Kunci: Komunikasi; Pimpinan; Motivasi; Kerja Abstract This research is motivated by a decline in work motivation and morale caused by many things, such as too low salaries, poor working environment and unpleasant working atmosphere and dissatisfaction in completing tasks. Dissatisfaction is a problem here not only in material matters such as decent wages and bonuses or incentives, but also in non-material matters such as self-respect for work, employee self-esteem, the need for self-actualization by using skills, abilities, skills and optimal potential for achieving very satisfying work performance, and many others. In addition, the factor that decreases employee motivation can also be seen from the delivery of information from the leadership to employees. The purpose of this study is (1) to find out how much influence the leadership communication has on employee work discipline at Bank Jabar Banten Subang Branch; (2) To find out how much influence the leadership communication has on employee work initiatives at Bank Jabar Banten Subang Branch; (3) To find out how much influence the leadership communication has on employee work supervision at Bank Jabar Banten Subang Branch. The research method used is a quantitative approach. The results showed that (1) The influence of leadership communication on employee work discipline at Bank Jabar Banten Subang Branch in the moderate category was equal to 0.458 or 45.8%, (2) Effect of leadership communication on employee work initiatives at Bank Jabar Banten Subang Branch in the medium category namely amounting to 0.531 or 53.1%, (3) The influence of leadership communication on the supervision of employee work at Bank Jabar Banten Subang Branch is included in the low category that is equal to 0.234 or 23.4%, (3) The influence of leadership communication on employee motivation at Bank Jabar Banten Subang Branch is included in the low category of 0.273 or 27.3%. Keywords: Communication; Leadership; Motivation; Work
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN TERPADU “SALATIGA MOVEMENT (SM)” DALAM MENINGKATKAN BRAND AWARENESS TERHADAP MASYARAKAT SALATIGA Resva Inggil Kharisma; Lina Sinatra Wijaya
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 5, No 2 (2019): Oktober 2019 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.10358/jk.v5i2.665

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui program strategi komunikasi pemasaran terpadu dari “Salatiga Movement” (suatu komunitas tari modern paling terkenal di Salatiga) dalam meningkatkan brand awareness terhadap masyarakat Salatiga dengan tujuan untuk mempertahankan eksistensinya. Target sasarannya adalah anggota sekaligus pengurus “Salatiga Movement”. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode penelitian studi kasus. Untuk pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan seperti periklanan, promosi penjualan, humas dan publisitas, penjualan personal, pemasaran langsung, serta acara dan pengalaman dapat menaikkan brand awareness merek “Salatiga Movement”. Strategi komunikasi pemasaran berlangsung dengan baik meskipun ada kendala yang muncul seperti pengetahuan masyarakat Salatiga mengenai dance masih minim dan pemasukan dana komunitas yang kurang. Kata kunci: Strategi; Komunikasi Pemasaran Terpadu; Brand; Awareness Abstract The purpose of this research is to find out the integrated marketing communication program of “Salatiga Movement” (one of the knowest modern dance community in Salatiga) in increasing brand awareness to Salatiga citizen for maintaining its existence. The target audiences are Salatiga Movement’s official members. This research is a qualitative research by using case study method. For getting the data, interviews, observation, and documentation are used. The results of this research indicate that integrated marketing communication which had been done by Salatiga Movement such as advertising, sales promotion, public relations and publicity, personal selling, direct marketing, also event and experience could increase the brand awareness. The integrated marketing communication has been done well even though there are still some obstacles in doing it, due to the lack of dance knowledge and financial problem faced by the Salatiga citizens. Key words: Strategic; Integrated Marketing Communication, Brand; Awareness
PENGELOLAAN INSTAGRAM @HUMAS_SUMEDANG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI DAN MEDIA INFORMASI OLEH HUMAS SEKRETARIAT DAERAH SUMEDANG Hafizh Achmed; Yanti Setianti; Lilis Puspitasari
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 5, No 2 (2019): Oktober 2019 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.10358/jk.v5i2.670

Abstract

Abstrak Urusan pemerintahan yang di emban oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang menyangkut urusan Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Administrasi Keuangan Daerah, Perangkat Daerah, Kepegawaian dan Persandian. Dalam menjalankan urusan pemerintahannya, pemerintahan Kabupaten Sumedang menggunakan media sosial dan yang menjadi fokus dari penelitian ini adalah media sosial Instagram. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan media sosial Instagram @Humas_sumedang melalui tahap menyebarkan (share), optimalisasi (optimize), mengelola (manage), dan melibatkan (engage). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini, tahapan share Humas Pemerintahan Kabupaten Sumedang menargetkan khalayak milenial. Namun, tidak melakukan riset terlebih dahulu kepada target khalayaknya untuk memiliki perencanaan yang tepat. Pada tahapan optimize, Humas Pemerintahan Kabupaten Sumedang mendengarkan dan memahami apa yang sedang di perbincangkan oleh publiknya. Namun, banyak komentar pada postingan yang tidak ditanggapi oleh Humas Pemerintahan Kabupaten Sumedang. Pada tahapan manage Humas Pemerintahan Kabupaten Sumedang mengawasi pemberitaan yang ada dengan cara menyaring isu. Namun, hal ini dilakukan secara manual, yang menjadikan mereka tidak dapat merespon audiens secara real-time. Tahap terakhir adalah engage, dalam tahap ini @Humas_sumedang sudah menggunakan influencer. Pada Tahap engage, Humas Pemerintahan Kabupaten Sumedang harus lebih kreatif lagi dalam membuat konten untuk menciptakan engagement rate yang bagus. Pada saat ini, Humas Pemerintahan Kabupaten Sumedang terlalu kaku dalam menyampaikan informasi, dan pada akhirnya tidak sesuai dengan yang diinginkan khalayak. Kata kunci : Media Sosial, Instagram, Pemerintahan, Kabupaten Sumedang Abstract Governmental affairs were embraced by the Regional Government of Sumedang Regency, which involved matters: Regional Autonomy, Public Administration, Regional Financial Administration, Regional Devices, Staffing and Coding. In carrying out its government affairs, the Government of Sumedang District uses social media and the focus of this research is Instagram social media. This study aims to find out how to manage Instagram @Humas_sumedang social media through the stages of sharing, optimizing, managing and engaging. This research uses a descriptive method. Data collection techniques through in-depth interviews, observation and literature. The results of this study, the stages of public relations division of the Sumedang District Government target the millennial audience. However, do not do prior research to the target audience to have the right planning. At the optimization stage, the Sumedang District Public Relations Government listens and understands what is being discussed by the public. However, many comments on posts that were not responded to by the Public Relations Government of Sumedang Regency. At the stage of managing the Public Relations of the Sumedang District Government, monitoring the existing news by filtering issues. However, this is done manually, which makes them unable to respond to the audience in real time. The last step is engage, at this stage @Humas_sumedang is already using influencers. In the engage phase, Sumedang District Government Public Relations must be more creative in creating content to create a good engagement rate. At this time, the Sumedang Regency Government Public Relations are too rigid in conveying information, and in the end are not what the public wants. According to researchers, when wanting to present a content that can attract attention, one key is to know in advance who is our target audience. Keywords: Social Media, Instagram, Government, Sumedang Regency
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN NARKOBA DI GARUT Chotijah Fanaqi; Resty Mustika Pratiwi
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 5, No 1 (2019): April 2019 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.10358/jk.v5i1.589

Abstract

Abstrak Pemetaan sosial dipandang sebagai salah satu pendekatan dalam penanganan penyalahgunaan narkoba. Pemetaan sosial tentunya harus dilakukan secara partisipatif dan memberdayakan masyarakat. Untuk mencegah penyalahgunaan Narkoba, BNN Garut membentuk Satgas Anti Narkoba yang terdiri dari Kelompok Petani Kopi. Selain itu BNN Garut juga melakukan sosialisasi bahaya Narkoba kepada stakeholders di lingkungan Desa Cikandang. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan menggunakan teknik observasi dan wawancara untuk pengumpulan data agar mendapatkan data yang objektif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori partisipasi masyarakatbahwa ada tiga alasan utama bagi pentingnya partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan telah tercapai, yaitu; pertama, partisipasi masyarakat bisa menjadi “telinga” untuk mendapatkan informasi tentang kondisi, permasalahan dan kebutuhan masyarakat. Kedua, tercapainya efektifitas dan efesiensi program atau proyek pembangunan dengan mudah, sebab dengan kontribusi dan partisipasi masyarakat bisa mengurangi beban biaya yang dikeluarkan untuk pelaksanaan pembangunan. Ketiga, secara etik-moral, partisipasi menjadi bagian dari hak demokrasi bagi masyarakat, sehingga pemerintah dapat meredam potensi resistensi dan efek sosial yang ditimbulkan dari proses pembangunan. Melalui program pembinaan dan pembentukan Satgas Anti Narkoba di daerah perkebunan Desa Cikandang Kecamatan Cikajang Kabupaten Garut, tercapai tiga alasan utama pentingnya partisipasi masyarakat, yaitu: Pertama, partisipasi masyarakat dalam Satgas Anti Narkoba bisa menjadi informan bagi BNN Kab. Garut. Kedua, Melalui partisipasi masyarakat setempat, program pencegahan penyalahgunaan narkoba di wilayah desa Cikandang bisa berjalan dengan efektif dan efisien. Ketiga, pelibatan para petani kopi serta tokoh masyarakat dapat meredam penolakan yang muncul dari sebagian kecil masyarakat. Adapun rekomendasi dari penelitian ini adalah pentingnya keberlanjutan program, perlunya dukungan dana yang lebih besar bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui peternakan, serta perlunya pembinaan khusus kelompok muda yang masih rentan terhadap tindak penyalahgunaan narkoba. Kata Kunci: Partisipasi; Masyarakat; Penyalahgunaan; Narkoba Abstract Social mapping is seen as one approach in handling drug abuse. Social mapping must be done in a participatory manner and empower the community. To prevent drug abuse, BNN of Garut formed a Satgas of Anti-Narcotics consisting of Coffee Farmers Group. In addition, BNN of Garut also conducted a socialization of the narcotics dangers to stakeholders in the Cikandang Village. This research method uses a qualitative approach using observation and interview techniques to collect data in order to obtain objective data. The theory used in this study is the theory of community participation that there are three main reasons for the importance of community participation in the development process has been achieved, namely; First, community participation can be an "ear" to get information about the conditions, problems and needs of the community. Second, the achievement of the effectiveness and efficiency of programs or development projects easily, because with the contribution and participation of the community can reduce the burden of costs incurred for the development implementation. Third, ethically-moral, participation becomes part of democratic rights for the community, so that the government can reduce the potential for resistance and the social effects that arise from the development process. Through the formation of Satgas of the Anti-Narcotics in the plantation area of Cikandang Village, Cikajang District, Garut Regency, three main reasons for the importance of community participation were achieved: First, community participation in the Satgas Anti-Narcotics could be an informant for BNN of Garut. Second, Through the participation of the local community, the drug abuse prevention program in the Cikandang village area can run effectively and efficiently. Third, the involvement of coffee farmers and community leaders can reduce the resistance that arises from a small part of the community. The recommendations of this study are; the importance of program sustainability, the need for greater financial support for community economic empowerment through livestock, and the need for special guidance for young groups who are still vulnerable to acts of drug abuse. Keywords: Society; Participation; Drug abuse
KLASIFIKASI PROFIL PENGGUNA DAN KARAKTERISTIK PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL DI PERDESAAN SEBAGAI ACUAN PENYUSUNAN KEBIJAKAN SOSIALISASI DARING PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH : STUDI KASUS MASYARAKAT PERDESAAN DI WILAYAH KABUPATEN SUBANG ine - anggraini
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 6, No 1 (2020): April 2020 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.10358/jk.v6i1.770

Abstract

Pemkab Subang dalam RPJMD 2018-2023 telah menggagas Program Subang Jaya, Istimewa, dan Sejahtera (JAWARA), program ini menyasar pada bidang tata ruang dan infrastruktur, ekonomi wilayah, kependudukan, sosial, lingkungan hidup, dan reformasi birokrasi. Belajar dari sosialisasi RPJMD sebelumnya, berdasarkan survey LSI tahun 2015, ternyata kurang dari 10% masyarakat Subang yang mengetahui program RPJMD. Kondisi ini menunjukkan belum berhasilnya strategi komunikasi massa dan kehumasan Pemda dalam mensosialisasikan program pembangunan. Di sisi lain muncul fenomena menarik berupa trend penggunaan media sosial oleh masyarakat, yang diindikasikan tumbuhnya PDRB sektor Informasi dan Komunikasi secara signifikan dalam lima tahun terakhir (2013-2017). Hal ini menunjukkan belanja masyarakat untuk kebutuhan komunikasi dan informasi (telefon genggam, pulsa, dan internet) meningkat signifikan. Trend pemanfaatan media sosial tersebut dapat dimanfaatkan secara positif, khususnya untuk kepentingan sosialisasi program pembangunan. Hal-hal yang akan diteliti secara mendalam, antara lain mengenai siapa saja dan pada rentang umur berapa mayoritas pengguna media sosial di perdesaan (profil pengguna), seberapa sering dan untuk tujuan apa saja masyarakat perdesaan berkomunikasi menggunakan media sosial (karakteristik pemanfaatan), dan apa saja informasi terkait program pembangunan daerah yang menjadi preferensi masyarakat untuk segera diketahui/ sering diinformasikan melalui media sosial mereka (sosialisasi-daring). Penelitian ini difokuskan pada masyarakat perdesaan Kabupaten Subang dengan mengambil informan pada tiga wilayah dengan aspek Sosial-Ekonomi, budaya, dan suku yang berbeda di Kabupaten Subang, yaitu wilayah Subang Utara (perikanan tangkap dan tambak, budaya pesisir, suku Jawa), Subang Tengah (padi sawah dan perkebunan tebu, budaya agraris, suku campuran), dan Subang Selatan (hortikultura dan perkebunan teh, budaya pegunungan, suku Sunda). Sehingga diharapkan dapat terangkum seluruh preferensi masyarakat mengenai sosialiasi pembangunan sesuai karakterisitik wilayah, ekonomi, dan sosial-budayanya. Kata Kunci : Media Sosial; Profil Pengguna; Karakteristik Pemanfaatan; Kebijakan Pemda; Sosialisasi Daring
PERAN REMAJA DALAM PROGRAM KAMPUNG KELUARGA BERENCANA (Studi Kasus dalam Program PIK Remaja di RW 03 Desa Sukatani Kecamatan Pacet) Mutia Lestari Noor; Astri Dwi Andriani
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 6, No 1 (2020): April 2020 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.10358/jk.v6i1.775

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif untuk meneliti program pemerintah yaitu Program Kampung KB khususnya Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK R). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran remaja dalam program kampung KB, studi kasus dalam program PIK R di RW 03 Desa Sukatani Kecamatan Pacet. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data yang dianalisis adalah hasil wawancara dengan ketua kampung KB, ketua PIK R dan pembina PIK R. Pengamat langsung di RW 03 Desa Sukatani dan kegiatan remaja. Serta telaah dokumen di kantor DPPKBP3A dan pengecekan atau pembanding data tokoh pemuda, penanggungjawab kegiatan dan tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pemuda pada kegiatan di RW 03 Desa Sukatani sudah berjalan sebelum program kampung KB masuk, karena remaja berperan aktif di masyarakat sudah berjalan sebelum ada program tersebut. Manfaat yang didapat yaitu pembina program mengetahui kapan program bisa diterapkan, sehingga pembina bisa menyampaikan program pada kegiatan remaja yang sudah ada. Kata kunci : Program kampung KB, PIK Remaja, peran remaja, studi kasus.

Page 9 of 25 | Total Record : 243


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 2 (2025): Oktober 2025 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 11 No 1 (2025): April 2025 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 10 No 2 (2024): Oktober 2024 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 10, No 1 (2024): April 2024 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 10 No 1 (2024): April 2024 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 9 No 2 (2023): Oktober 2023 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 9, No 1 (2023): April 2023 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 8, No 2 (2022): Oktober 2022 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 8, No 1 (2022): April 2022 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 7, No 2 (2021): Oktober 2021 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 7, No 1 (2021): April 2021 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 6, No 2 (2020): Oktober 2020 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 6, No 1 (2020): April 2020 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 5, No 2 (2019): Oktober 2019 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 5, No 1 (2019): April 2019 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Komunikasi Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 4, No 2 (2018): Oktober 2018 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 4, No 1 (2018): April 2018 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 3, No 2 (2017): Oktober 2017 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 3, No 1 (2017): April 2017 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 2, No 2 (2016): Oktober 2016 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 2, No 1 (2016): April 2016 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 1, No 2 (2015): Oktober 2015 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 1, No 1 (2015): April 2015 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian More Issue