cover
Contact Name
Muhammad Anjar Nugraga
Contact Email
muhammadanza23@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.jpg@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. subang,
Jawa barat
INDONESIA
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU
Published by Universitas Subang
ISSN : 25985930     EISSN : 26154803     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Penelitian Guru merupakan jurnal di bawah naungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Subang. Jurnal ini mempublikasikan naskah-naskah artikel ilmiah dalam semua bidang ilmu pendidikan. Jurnal ini difokuskan untuk mewadahi publikasi ilmiah dari hasil penelitian guru baik pada jenjang SD, SMP, ataupun SMA. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam satu tahun, yakni setiap bulan Maret dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 251 Documents
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM PEMERINTAH DESA DAN PEMERINTAH KECAMATAN MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW CUCU NURJANAH
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 2 No. 01 (2019): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.346 KB)

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan di SDN Panaruban karena melihat hasil belajar PKn di SDN Panaruban yang belum optimal. Proses pembelajaran yang monoton, perolehan hasil belajar siswa masih rendah,dan aktivitas siswa dalam pembelajaran bersifat pasif. Tujuan penelitian ini yaitu: 1) Mengetahui motivasi siswa kelas IV SDN Panaruban Sagalaherang Kabupaten Subang selama pembelajaran PKn pada materi pokok Sistem Pemerintahan Desa dan Pemerintahan Kecamatan menggunakan media pembelajaran lingkungan, 2) Mengetahui hasil belajar siswa kelas IV SDN Panaruban Sagalaherang Kabupaten Subang pada pokok Sistem Pemerintahan Desa dan Pemerintahan Kecamatan setelah menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan diterapkannya penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw pada materi pokok Sistem Pemerintahan Desa dan Pemerintahan Kecamatan dalam mata pelajaran PKn di kelas IV menunjukkan peningkatan hasil belajar sebesar 68,13 pada siklus I dan sebesar 79,63 pada siklus II. Hasil penelitian ini menunjukan adanya peningkatan nilai rata- rata sebesar 11,85 ( 17,48% ). Kesimpulan penelitian ini bahwa penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw dapat meningkatkan hasil dan aktivitas belajar pada pembelajaran PKn materi pokok Sistem Pemerintahan Desa dan Pemerintahan Kecamatan di kelas IV SDN Panaruban Kecamatan Sagalaherang.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VI SDN EMO KURNIAATMAJA PADA POKOK BAHASAN GAYA MELALUI PENERAPAN METODE DEMONSTRASI YULIANA ISMIATI
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 1 No. 02 (2018): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.757 KB)

Abstract

Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas VI SDN Emo Kurniaatmaja Kecamatan Subang Kabupaten Subang pada mata pelajaran IPA. Telah dilakukan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI SDN Emo Kurniaatmaja pada mata pelajaran IPA melalui penerapan metode demonstrasi. Penelitian ini dilaksanakan dua siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi, dengan jumlah siswa 11, yaitu terdiri dari 7 laki-laki dan 4 perempuan. Dari hasil evaluasi akhir siklus I diperoleh ketuntasan belajar klasikal sebesar 63,64% sedangkan pada siklus II diperoleh ketuntasan belajar klasikal sebesar81,82%. Untuk observasi guru siklus I sebesar 69,75% atau kategori baik dan siklus II sebesar 80,26% atau berada dalam kategori baik. Untuk observasi aktivitas siswa siklus I berada dalam kategori sangat kurang sedangkan siklus II berada dalam kategori baik. Dapat disimpulkan bahwa penerapan metode demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA di kelas VI SDN Emo Kurniaatmaja.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI BAGIAN BAGIAN TUBUH DAN KEGUNAANNYA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR WAMI WAMI
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 1 No. 01 (2018): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.273 KB)

Abstract

Media merupakan salah satu alat yang sangat penting bagi kegiatan pembelajaran. Media yang tepat akan menunjang kegiatan belajar-mengajar yang yang berlangsung di kelas. Media adalah perantara/ penghubung antara guru dengan siswa. Gambar dapat dipergunakan sebagai media pendidikan dan mempunyai nilai-nilai pendidikan bagi peserta didik yang memungkinkan belajar secara efisien. Namun kenyataannya terkadang guru belum mampu menggunakan media pembelajaran yang tepat dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Prestasi belajar merupakan ukuran tingkat keberhasilan seseorang dalam mempelajari sesuatu. Presetasi belajar seorang dapat dilihat berdasarkan skor yang diperolehnya dalam menyelesaikan soal-soal tes terkait dengan bahan yang sedang dipelajarinya. Setiap pembelajaran tentunya mengharapkan hasil belajar yang maksimal, namun pada kenyataanya masih terdapat siswa yang memperoleh nilai IPA pada materi bagian bagian tubuh dan kegunaannya dibawah KKM. Jurnal Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki hasil belajar siswa dengan penggunaan media gambar pada mata pelajaran IPA di kelas I SD Negeri Kiarasari Kecamatan Compreng. Jurnal ini merupakan Jurnal Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan teknik pengumpulan data berupa observasi, soal tes, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian diolah. Dari hasil pengolahan data didapat kesimpulan bahwa berdasarkan hasil penelitian dari mulai pra siklus, siklus I sampai siklus II, hasil belajar yang diperoleh siswa kelas I pada mata pelajaran IPA pada materi bagian bagian tubuh dan kegunaannya dengan menggunakan media gambar mengalami peningkatan hasil belajar setiap siklusnya. Pada pra siklus diperoleh rata-rata 66,67%, siklus I diperoleh rata-rata 79,67%. Dan pada siklus II diperoleh nilai rata-rata 91,67%.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PENJASORKES PADA PERMAINAN BOLA BASKET SISWA KELAS XII. MIA 2 DI MAN SUBANG TAHUN PELAJARAN 2015/2016 JIJIB MUJIBURROHMAN
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 1 No. 02 (2018): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.041 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Deskripsi tentang proses pelaksanaan pembelajaran inquiry dalam pembelajaran penjasorkes untuk siswa Kelas XII-MIA 2 MAN Subang, (2) Deskripsi tentang besarnya peningkatan prestasi yang dicapai siswa Kelas XII-MIA 2 MAN Subang dalam pembelajaran penjasorkes setelah dikembangkan proses pembelajaran inquiry dalam pembelajaran penjasorkes.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan Model Pembelajaran Inquiry. Lokasi penelitian ini berada di MAN Subang, dan subyek penelitian ini adalah siswa kelas XII MIA 2 MAN Subang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Pada penelitian ini menggunakan metode analisis model interaktif, dengan tiga komponen pokok dalam proses analisis data, yaitu: Reduksi Data, Sajian Data, dan Penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian sebagai berikut : (1) Pelaksanaan pembelajaran penjasorkes dengan model pembelajaran inquiry secara baik dapat dilaksanakan dengan langkah: a) Tahap pembukaan melalui motivasi dan apersepsi yang serius, b) Tahap inti pelaksanaan dengan pembelajaran secara berkelompok, c) Tahap penutupan dilakukan dengan pembuatan kesimpulan oleh siswa dan guru atas hasil belajar yang dilakukan, serta pelaksanaan tes. (2) Pelaksanaan model pembelajaran inquiry terbukti mampu meningkatkan prestasi belajar siswa, baik dilihat berdasarkan nilai rata-rata kelas siswa mapun ketuntasan belajar siswa.
PEMBELAJARAN EKSPOSITORI PADA MATERI STATISTIKA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IX-D SMP NEGERI 5 SUBANG NINA MARLINA
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 1 No. 01 (2018): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.205 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi statistika melalui pembelajaran ekspositori di kelas IX-D SMP Negeri 5 Subang. Sebagai subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX-D sejumlah 29, terdiri dari 11 siswa perempuan dan 18 siswa laki-laki. Penelitian dilakukan dalam bentuk penelitian tindakan (PTK), terdiri dari 3 siklus, masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan/observasi dan refleksi. Instrumen yang digunakan meliputi angket, lembar observasi dan lembar tes. Data yang diperoleh bersifat kuantitatif dan kualitatif disesuaikan dengan instrument yang digunakan. Dari hasil pengamatan dan analisis diperoleh kesimpulan bahwa: (1) Berdasarkan analisis terhadap hasil evaluasi yang diberikan kepada siswa pada akhir siklus I, akhir siklus II, dan akhir siklus III, bahwa pembelajaran ekspositori dapat membantu meningkatkan pemahaman konsep matematika pada materi statistika, yang ditunjukan oleh hasil tes yang terus meningkat dari siklus pertama (5,47) ke siklus kedua (6,45) dan siklus ke-3 (7,45), dan jumlah siswa yang mencapai ketuntasan sebesar 34,4 % pada siklus I, 63,1 % pada siklus II dan 84,2 % pada siklus III, (2) Berdasarkan hasil observasi menunjukkan hasil bahwa aktivitas guru lebih efektif dan kreativitasnya lebih meningkat selama melakukan pembelajaran dengan menggunakan pembelajaran ekspositori, (3) Berdasarkan hasil angket terhadap siswa menunjukkan bahwa pembelajaran ekspositori dapat meningkatkan kemampuan pemahaman siswa terhadap materi statistika pada pelajaran matematika, yang ditunjukkan oleh pernyataan-pernyataan siswa yang memperlihatkan respon positif terhadap model pembelajaran yang diterapkan.
PENERAPAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN INTERAKSI EDUKASI ANTARA GURU DAN SISWA SERTA DAMPAKNYA TERHADAP HASIL BELAJAR IPS MATERI MUDIK LEBARAN DI KELAS VIII SMP NEGERI 2 PURWADADI SUBANG ENUNG JUNIRAH
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 2 No. 01 (2019): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.03 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Untuk mengetahui pembelajaran dengan pendekatan kontekstual dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII-D SMP Negeri 2 Purwadadi Subang pada pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial tema Mudik Lebaran, (2) Untuk mengetahui pembelajaran dengan pendekatan kontekstual dalam meningkatkan minat dan motivasi belajar pada pelajaran Ilrnu Pengetahuan Sosial siswa kelas VIII-D SMP Negeri 2 Purwadadi Subang, (3) Untuk mengetahui pembelajaran dengan pendekatan kontekstual dalam membantu proses pembelajaran di kelas menjadi lebih kondusif. Sebagai subjek dalam penelitian ini adalah kelas VIII-D SMP Negri 2 Purwadadi Subang tahun pelajaran 2014-2015 sebanyak 40 siswa, yang terdiri dari 20 siswa laki-laki dan 20 siswa perempuan. Penelitian bersifat penelitian tindakan (PTK), terdiri dari 3 siklus, masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan/observasi dan refleksi. Data yang terkumpul bersifat kuantitatif dan kualitatif disesuaikan dengan instrument yang digunakan (lembar observasi, angket dan lembar tes). Dari hasil pengamatan dan analisis diperoleh kesimpulan bahwa: (1) Pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII-D SMP Negeri 2 Purwadadi Subang pada pelajaran ilmu Pengetahuan Sosial tema Mudik Lebaran, yang ditunjukkan dengan peningkatan hasil belajar siswa, yaitu pada siklus I menunjukkan nilai rata-rata ketuntasan 72,5 % dengan rata-rata nilai 68,7, pada siklus II menunjukkan nilai rata-rata ketuntatasan sebesar 82,5 % dengan rata-rata nilai 72,5, dan siklus III menunjukkan nilai rata-rata ketuntasan sebesar 90,00 % dengan nilai rata-rata 77,25, (2) Pembelajaran kontekstual mampu meningkatkan minat dan motivasi belajar pada pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial siswa kelas VIII-D SMP Negeri 2 Purwadadi Subang, yang ditunjukkan oleh respon dan tanggapan siswa yang positif terhadap proses pembelajaran, (3) Pembelajaran kontekstual dapat membantu proses pembelajaran di kelas menjadi lebih kondusif, yang ditunjukkan oleh peningkatan aktivitas guru dan aktivitas siswa selama proses pembelajaran.
PENERAPAN METODE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI MATERI PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN DIAN FERDIANI
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 1 No. 02 (2018): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (696.245 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah memperoleh gambaran mengenai hasil belajar siswa sebelum menerapkan metode jigsaw, penerapan metode jigsaw, dan hasil belajar siswa setelah menerapkan metode jigsaw. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu penelitian tindakan kelas (PTK), yaitu bentuk penelitian tindakan yang langsung dilaksanakan di kelas. Adapun model PTK yang dipilih adalah model Kemmis dan Taggart, dengan didasarkan pada pertimbangan bahwa model ini cukup sederhana, sehingga mudah dipahami. Dari hasil penerapan metode jigsaw dapat dilihat peningkatan dari mulai sebelum penerapan sampai pada setelah penerapan. Hasil pembelajaran siklus I pertemuan pertama dapat diperoleh rata-rata kelas sebesar 66 dan ketuntasan belajar mencapai 44,11 %. Hasil pembelajaran siklus I pertemuan kedua dapat diperoleh rata-rata kelas sebesar 68 dan ketuntasan belajar mencapai 52,94%. Hasil pembelajaran siklus I pertemuan ketiga dapat diperoleh rata-rata kelas sebesar 69 dan ketuntasan belajar mencapai 55,88 %. Hasil pembelajaran siklus II pertemuan pertama dapat diperoleh rata-rata kelas sebesar 72 dan ketuntasan belajar mencapai 70,5%. Hasil pembelajaran siklus II pertemuan kedua dapat diperoleh rata-rata kelas sebesar 75 dan ketuntasan belajar mencapai 76,4%. Hasil pembelajaran siklus II pertemuan ketiga dapat diperoleh rata-rata kelas sebesar 81 dan ketuntasan belajar mencapai 88,2%. Hasil ini menunjukkan bahwa PTK yang dilakukan ini berhasil yaitu dapat meningkatkan hasil belajar para siswa dalam mata pelajaran biologi.
MENINGKATKAN PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DENGAN METODE EXAMPLE NON-EXAMPLE UNENGSIH UNENGSIH
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 2 No. 01 (2019): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.68 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Pemahaman belajar siswa kelas lima SD Negeri Nyimplung. 2)Peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial materi Keragaman Suku Bangsa Indonesia dengan metode Example Non-Example tahun pelajaran 2015-2016. Penelitian dilakukan di SD Negeri Nyimplung Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat, selama empat bulan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas PTK. Subjek penelitian adalah siswa kelas V semester 2 SD Negeri Nyimplung Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat, tahun pelajaran 2016/2017 yang terdiri dari 28 orang siswa. Objek dalam penelitian ini adalah Ilmu Pengtahuan Sosial dengan materi Keragaman Suku Bangsa Indonesia, dengan metode pembelajaran Example Non-Example. Penelitian ini menyimpulkan bahwa: Penerapan metode Example Non-Example dapat meningkatkan pemahaman belajar siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial dengan materi Keragaman Suku Bangsa Indonesia dan Penerapan metode Example Non-Example dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya pemahaman dan nilai hasil rata-rata belajar siswa pada setiap siklus. Pada tahapan pra siklus hanya dua orang yang mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimum) yang telah ditetapkan, setelah melakukan pembelajaran lagi dengan menggunakan metode Example Non-Example pemahaman siswa menjadi meningkat, pada siklus ke satu ada 46 % yang telah mencapai KKM, dan pada siklus ke dua 100% mencapai KKM. PTK ini menggunakan metode pengumpulan data dari hasil evaluasi siswa mulai dari pra siklus, siklus satu sampai dengan siklus dua, dengan mengunakan rumus porsentase ketuntasan belajar yang dilakukan di SD Negeri Nyimplung tahun pelajaran 2015-2016 semester satu.
PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MENGENAI TUMBUHAN DAN BAGIANNYA PADA SISWA KELAS III DI SD NEGERI SUMURBARANG KECAMATAN CIBOGO KABUPATEN SUBANG TAHUN 2014 ETI SUMIATI
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 1 No. 01 (2018): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.127 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Dilaksanakan secara kolaboratif antara peneliti, observer, dan subyek yang diteliti. Tujuan utama dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajaran IlmuPengetahuanAlam pada siswa Kelas III melalui penerapan Model Pembelajaran Inkuiri. Subyek penelitian ini adalah siswa Kelas III Sekolah Dasar Negeri Sumurbarang Kecamatan Cibogo Kabupaten Subang yang terdiri dari 25 siswa.Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian tindakan Kelas III ni dilaksanakan dua siklus, siklus satu dan siklus dua terdiri dari empat tindakan utama yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil belajar pada siklus satu memperoleh nilai rata-rata 51,85yang mencapai ketuntasan 36%, dan meningkat pada siklus kedua memperoleh nilai rata-rata 84,81 yang mencapai ketuntasan 72%. Begitu juga dengan hasil observasi perilaku siswa, terdapat peningkatan pada perilaku siswa di setiap siklusnya. Pada siklus I didapatkan skor rata-rata untuk kerja sama adalah 2,73, skor keaktifan rata-ratanya adalah 2,93, dan skor rata-rata keberanian adalah 2,92 dengan kategori cukup baik. Selanjutnya pada siklus II didapatkan skor rata-rata untuk kerja sama adalah 3,59, skor keaktifan rata-ratanya adalah 3,50, dan skor rata-rata keberanian adalah 3,49 dengan kategori baik. Penelitian ini berkesimpulan bahwa Penerapan Pendekatan Pembelajaran Kontekstualdapat meningkatkan hasil belajar mata pelajaran IlmuPengetahuanAlam pada siswa Kelas III IIdi Sekolah Dasar Negeri Sumurbarang Kecamatan Cibogo Kabupaten Subang. Selain itu model pembelajaran ini dapat meningkatkan partisipasi dan aktivitas siswa dalam proses pembelajaran
MENINGKATKAN KEMAMAMPUAN SISWA MEMAHAMI KONSEP MAKHLUK HIDUP MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIFE MIND MAPPING DEDEH NURHAYATI
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 1 No. 02 (2018): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.079 KB)

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan di SDN Tunaskarya Serangpanjang dengan judul Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Konsep Mahluk Hidup melaluiPenerapan Model Pembelajaran Kooperatife Mind Mapping. (Penelitian Tindakan Kelas pada siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri Tunaskarya Kecamatan Serangpanjang Kabupaten Subang, Tahun Pelajaran 2016/2017) Judul ini diambil karena melihat hasil belajar IPA di SD yang masih belum optimal. Proses pembelajaran yang monoton, aktivitas siswa dalam pembelajaran bersifat pasif. Tujuan penelitian ini yaitu: 1) Mengetahui aktifitas dalam proses pembelajaran IPA dalam menggunakan model Pembelajaran Kooperatife Mind Mapping, 2) Mengetahui hasil belajar siswa kelas IV SDN Tunaskarya Kecamatan Serangpanjang Kabupaten Subang dalam pelajaran IPA setelah menggunakan model Pembelajaran Kooperatife Mind Mapping. Jenis penelitian yang digunakan ialah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terbagi dalam tiga siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan pokok yaitu: perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi proses kerja berupa penilaian aktivitas siswa, dan tes evaluasi berupa pre tes dan pos tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan diterapkannya model pembelajran Kooperatife Mind Mapping pada materi makhluk hidup dalam mata pelajaran IPA di kelas IV dapat meningkatkan hasil belajar sebesar 67,50 pada siklus I, siklus II menjadi 80,68, ini berarti bahwa penerapan model Pembelajaran Kooperatife Mind Mapping dapat meningkatkan hasil belajar pada pembelajaran IPA materi konsep makhluk hidup di kelas IV SDN Tunaskarya Kec. Serangpanjang Kab. Subang.

Page 5 of 26 | Total Record : 251