cover
Contact Name
Muhammad Anjar Nugraga
Contact Email
muhammadanza23@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.jpg@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. subang,
Jawa barat
INDONESIA
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU
Published by Universitas Subang
ISSN : 25985930     EISSN : 26154803     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Penelitian Guru merupakan jurnal di bawah naungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Subang. Jurnal ini mempublikasikan naskah-naskah artikel ilmiah dalam semua bidang ilmu pendidikan. Jurnal ini difokuskan untuk mewadahi publikasi ilmiah dari hasil penelitian guru baik pada jenjang SD, SMP, ataupun SMA. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam satu tahun, yakni setiap bulan Maret dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 251 Documents
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA METERI HIDUP RUKUN DALAM PERBEDAAN DENGAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN VCT (VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE) DAN METODE SIMULASI ADE SUHAYATI
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 1 No. 02 (2018): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.532 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar PKn tentang hidup rukun dalam perbedaan melalui Penerapan Model Pembelajaran VCT (Value Clarifikation Technique) siswa kelas I SD Negeri Lamaransari semester I. Adapun metode yang digunakan adalah metode simulasi yang akan diterapkan dalam dua siklus dan setiap siklus ada empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Jurnal penelitian ini diharapkan akan bermanfaat bagi sekolah yaitu meningkatkan hasil belajar PKn, dan bagi siswa adalah meningkatkan hasil belajar tentang hidup hidup rukun dalam perbedaan dengan menggunakan Model Pembelajaran VCT (Value Clarifikation Technique), bagi guru menjadi masukan bahwa dalam mengajarkan PKn harus menggunakan metode yang sesuai. Hasil penelitian ini menunjukkan keberhasilan prestasi yaitu pada kondisi awal sebelum pelaksanaan tindakan menunjukan hasil 42,86% pada siklus I = 64,23% dan siklus II = 92,86%. Simpulan yang diperoleh setelah melaksanakan penelitian tindakan kelas adalah penggunaan Model Pembelajaran VCT (Value Clarifikation Technique) dapat meningkatkan hasil pembelajaran PKn khususnya pada materi hidup rukun dalam perbedaan.
MENINGKATKAN PEMAHAMAN TERHADAP MATERI SOAL CERITA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN METODA DISKUSI DI KELAS II SDN BUDIHARTI YETI YULIANINGSIH
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 1 No. 01 (2018): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.825 KB)

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi oleh para guru matematika adalah rendahnya motivasi belajar siswa dalam belajar matematika, untuk mengantisipasi hal tersebut sejak dini yaitu tingkat dasar kelas rendah diupayakan sedemikian sehingga siswa tertarik pada matematika, mau belajar dan hasil belajarnya optimal. Pada umumnya soal cerita kurang dipahami oleh siswa, hal ini karena meraka kurang cermat membaca dan memahami kalimat demi kalimat, serta mengerti apa yang sudah diketahui dalam soal dan apa yang ditanyakan kemudian bagaimana cara menyelesaikan soal yang tepat dan benar. Untuk itu peneliti mencoba mengadakan PTK yang berjudul “Meningkatkan Pemahaman Siswa Terhadap Soal cerita Pada Mata Pelajaran Matematika dengan Metoda Diskusi di Kelas II SDN Budiharti Subang”. Tujuan peenelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa jauh pemahaman siswa terhadap materi penelitian ini dilaksanakan di SDN Budiharti Subang. Objek penelitian adalah siswa kelas 2 SD semester I tahun 2015. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan evaluasi dan hasil angket, sedangkan untuk penyajian data dalam bentuk table agar memudahkan untuk dibaca serta teknik analisisnya dengan cara deskriptif. Hasil temuan penelitian ini adalah bahwa ada peningkatan hasil belajar matematika yaitu nilai rata-ratanya naik 69 %. Tentang keberhasilan ada 83% dengan jumlah siswa yang menyukai penyelesaian soal cerita. Dari hasil penelitian tindakan kelas ini menunjukkan bahwa penyelesaian soal cerita dengan metoda diskusi dapat meningkatkan hasil belajar matematika.Pelaksanaan ini dilakukan 2 siklus yaitu siklus I dan siklus II. Pertama membuat : 1). Perencanaan yaitu membuat perangkat pembelajaran. 2). Pelaksanaan tindakan. 3). Observasi. 4). Refleksi. Siklus II dilaksanakan sama seperti siklus I hanya ada sedikit perbaikan dari kekurangan siklus I. Pada siklus I ada peningkatan anak yang mendapat nilai lebih dari 75 ada 12 orang siswa dan pada siklus II yang mendapat nilai lebih dari 75 adalah 22 orang siswa, maka berdasarkan penelitian tersebut maka metoda tanya dapat meningkatkan prestasi siswa dalam pembelajaran matematika materi soal cerita serta dapat merespon siswa untuk bertanya dan mengeluarkan pendapatnya.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN FISIKA MATERI GELOMBANG MEKANIK MELALUI PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN SIKLUS BELAJAR TIPE DESKRIPTIF MOHAMAD YUSUF
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 1 No. 02 (2018): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (794.022 KB)

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar siswa kelas XII. IIS 1 Madrasah Aliyah Negeri (MAN ) 1 Subang semester ganjil tahun pelajaran 2017/2018 dalam mata pelajaran sosiologi pokok bahasan perubahan sosial menggunakan model pembelajaran cooperative learning type jigsaw. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan. Subjek penelitian 38 orang siswa yang heterogen. Dari data yang dikumpulkan yaitu hasil ulangan siklus 1 dan siklus 2, lembar penilaian aktivitas siswa, angket dan refleksi bersama observer terlihat bahwa hasil belajar siswa meningkat begitupun dengan aktivitas belajarnya. Kemampuan siswa dalam mencapai nilai kriteria ketuntasan minimal 80, sebelum penelitian tindakan kelas ini dilakukan, yang mencapai nilai KKM hanya 12 siswa (32%) meningkat pada siklus I menjadi 25 siswa (66%) dan meningkat lagi pada siklus II menjadi 34 siswa (89%).Aktivitas belajar siswa pada siklus I menunjukan 18 Siswa berpredikat sangat aktif dan aktif (47%) meningkat lagi pada siklus II menjadi 33 siswa berpredikat sangat aktif dan aktif (87%) Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pembelajaran melalui penerapan model cooperative learning type jigsaw terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan aktivitas belajar siswa kelas XII. IIS 1 MAN 1 Subang tahun pelajaran 2017/2018 pada mata pelajaran sosiologi pokok bahasan perubahan sosial
PENERAPAN METODE INKUIRI PADA MATERI KEPATUHAN TERHADAP HUKUM DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DI KELAS IX-C SMP NEGERI 5 SUBANG RIKRIK YULIA
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 1 No. 01 (2018): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.722 KB)

Abstract

Dari hasil pengamatan dan analisis diperoleh data bahwa: Pada Siklus I, Dari 29 peserta didik pada saat pretest menunjukkan skor keseluruhan berjumlah 1530, artinya bahwa nilai rata-rata yang diperoleh sebesar 52,7.Nilai tertinggi secara individu diperoleh peserta didik dengan nomor urut 11 dan 20 dengan nilai 70.Pada Siklus II,Dari 29 peserta didik pada saat pretest menunjukkan skor keseluruhan berjumlah 2230, artinya bahwa nilai rata-rata yang diperoleh sebesar 63,1.Nilai tertinggi secara individu diperoleh peserta didik dengan nomor urut 20 dengan nilai 90.Pada Siklus III,Dari 29 peserta didik pada saat pretest menunjukkan skor keseluruhan berjumlah 1830, artinya bahwa nilai rata-rata yang diperoleh sebesar 76,9.Nilai tertinggi secara individu diperoleh peserta didik dengan nomor urut2,4,5, dan 20 dengan nilai 80. Berdasarkan hasil uraian-uraian di atas dapat diperoleh data sbb : (1) Respon peserta didik kelas IX-C SMP negeri 5 Subang sangat baik terhadap pembelajaran pendidikan kewarganegaraan materi kepatuhan terhadap hukum melalui pembelajaran inkuiri, (2) Hasil pembelajaran peserta didik kelas IX-C SMP Negeri 5 Subang pada pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan pada materi kepatuhan terhadap hukum dapat dikategorikan baik, yang ditunjukkan oleh hasil belajarnya yang menunjukkan peningkatan. Dari data di atas dapat disimpulkan bahwa penerapan metode inkuiri dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IX-C SMP negeri 5 Subang pada materi kepatuhan terhjadap hukum. Dari kesimpulan di atas dapat dikemukakan beberapa saran (1) Bagi peserta didik, hendaknya lebih memanfaatkan pengalaman belajar dengan penerapan pembelajaran Inkuiri sebagai suatu bagian dalam meningkatkan minat, sikap dan respon dalam mempelajari Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), tidak hanya pada topik yang dibahas di atas, tetapi diterapkan pada pelajaran lainnya, (2) Guru hendaknya terus melakukan variasi dalam memilih metode pembelajaran disesuaikan dengan topik bahasan dalam upaya meningkatkan hasil belajar peserta didik di masa mendatang.
MENGATASI KESULITAN BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM KOORDINAT DENGAN METODE DISKUSI KELOMPOK DI KELAS VIII-B SMP NEGERI 3 SUBANG TUTI NURYATI
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 2 No. 01 (2019): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.592 KB)

Abstract

Bidang studi matematika sebagai salah satu mata pelajaran yang diajarkan harus mampu disampaikan oleh guru secara efektif dan efisien. Pengalaman penulis di SMP Negeri 3 Subang sampai saat ini, mata pelajaran matematika adalah salah satu mata pelajaran yang tidak disukai oleh sebagian besar peserta didik, bahkan peserta didik memandang bahwa matematika adalah sesuatu yang menakutkan, atau sebagai mata pelajaran yang sulit untuk diterima, dan membuat kepala pusing, oleh sebab itu dalam penyampaiannya diperlukan model yang tepat dan dapat diterima oleh peserta didik. Salah satu model yang efektif untuk menghindari rasa takut dan kurang percaya diri peserta didik terhadap mata pelajaran matematika, adalah dengan cara melakukan Problem solving. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi kesulitan belajar siswa pada materi sistem koordinat dengan teknik diskusi di kelas VIII-B SMP Negeri 3 Subang. Sebagai subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas IX-A sejumlah 35, terdiri dari 1 peserta didik perempuan dan 16 peserta didik laki-laki. Penelitian dilakukan dalam bentuk penelitian tindakan (PTK), terdiri dari dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan/observasi dan refleksi. Instrumen yang digunakan meliputi angket, lembar observasi dan lembar tes. Data yang diperoleh bersifat kuantitatif dan kualitatif disesuaikan dengan instrument yang digunakan. Dari hasil pengamatan dan analisis diperoleh data bahwa terdapat peningkatan aktivitas guru dalam pembeljaran, menunjukkan adanya respon positif dari siswa terhadap pelaksanaan pembelajaran, terdapat peningkatan hasil belajar yang diperoleh siswa dari satu siklus ke siklus berikutnya dari data tersebut disimpulkan bahwa penerapan teknik diskusi dapat mengatasi kesulitan belajar siswa kelas VIII-B di SMP negeri 3 Subang.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI SHOLAT JENAZAH MELALUI PENGGUNAAN METODE DRILL AHMAD JUHAEDI
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 1 No. 02 (2018): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.452 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh: (1) adanya kesulitan siswa dalam memahami materi shalat jenazah dan (2) kesulitan siswa dalam shalat jenazah. Penelitian ini difokuskan pada peningkatan penguasaan shalat jenazah siswa dengan menggunakan metode Drill. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran shalat jenazah dengan menggunakan metode Drill, dan mendeskripsikan hasil pembelajarannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang terdiri dari empat tahapan, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilakukan untuk memperbaiki kualitas pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan di MAN Subang Kab. Subang Kelas X MIA 1 Tahun Ajaran 2015/2016, dengan jumlah siswa 37 orang. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, pada tiap siklus diterapkan metode drill. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, jurnal, catatan lapangan, dan tes. Wawancara digunakan untuk mengidentifikasi masalah yang terjadi; observasi digunakan untuk mengamati aktivitas guru dan siswa dalam proses pembelajaran; jurnal digunakan untuk mengetahui kesan siswa setelah pembelajaran; catatan harian digunakan untuk mencatat hal-hal penting yang terjadi selama proses pembelajaran berlangsung. Berdasarkan hasil analisis data, diketahui bahwa metode drill dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam materi shalat jenazah. Baik secara proses maupun hasil pencapaian batas ketuntasan belajar dan penguasaan kompetensi dasar pada pembelajaran fiqih, khususnya pengajaran shalat jenazah. Hal ini terlihat pada siklus II semua siswa sebanyak 37 anak sudah menguasai kompetensi dasar karena memperoleh nilai A. Secara persentase pun telah terjadi peningkatan ketuntasan belajar dari 75% pada siklus I, menjadi 81,05% pada siklus II. Melalui metode drill terbukti dapat menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif serta menumbuhkan motivasi siswa untuk memahami materi pembelajaran. Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi peneliti pada khususnya dan bagi instansi atau lembaga yang fikih pada umumnya, yang mempunyai tujuan yang sama yaitu meningkatkan kemampuan materi shalat jenazah siswa.
PENGGUNAAN METODE MAKE A-MATCH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA TOPIK MENGHARGAI UPAYA PERLINDUNGAN HAM DALAM PEMBELAJARAN PKN DI KELAS 7A SMPN 2 PURWADADI YANTI ANAYANTI
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 2 No. 01 (2019): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.334 KB)

Abstract

Kualitas manusia akan terbentuk apabila dalam diri siswa dikembangkan kualitas belajar yang dapat menggali potensi yang dimiliki siswa. pembelajaran kooperatif sebagai “ kumpulan dua orang individu atau lebih yang berorientsi secara tatap muka, dan setiap individu menyadari bahwa dirinya merupakan bagian dari kelompoknya, sehingga mereka merasa memiliki, dan merasa saling ketergantungan secara positif yang digunakan untuk mencapai tujuan bersama. Penelitian tindakan Kelas ini dilaksanakan di SMPN 2 Purwadadi kecamatan Purwadadi Kabupaten Subang. Penelitian tindakan kelas ini direncanakan pelaksanaannya dalam 2 siklus secara berkelanjutan dalam 1 (satu) semester. Kegiatan guru dalam proses pembelajaran ada perbaikan, hal ini terlihat dari skore rata-rata yang diperoleh guru pada siklus 1 adalah 69,83 % sedangkan pada siklus 2 menjadi 96,88 %, ada kenaikan yang cukup tinggi dari nilai rendah pada siklus 1 menjadi nilai tinggi pada siklus 2.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN AKTIVITAS SISWA DALAM KONSEP OBJEK IPA DAN PENGAMATANNYA MELALUI METODE KOOPERATIF TIPE NHT DI KELAS VII G SMP N 3 SUBANG EUIS SETIAWATI
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 1 No. 01 (2018): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.245 KB)

Abstract

Penelitin ini bertujuan (1) Untuk mengetahui aktivitas guru dalam pembelajaran dengan menggunakan metode kooperatif teknik NHT pada objek IPA dan Pengamatannya., (2) untuk mengetahui penggunaan metode pembelajaran kooperatif teknik NHT dalam meningkatkan ketuntasan belajar peserta didik. (3) untuk mengetahui aktivitas peserta didik terhadap penggunaan metode pembelajaran kooperatif teknik NHT peda objek IPA dan pengamatannya. Sebagai subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII-G sejumlah 34, terdiri dari 15 peserta didik perempuan dan 19 peserta didik laki-laki. Penelitian bersifat penelitian tindakan (PTK), terdiri dari 3 siklus, masing-masing siklus mencakup kegiatan perencanaan, pelaksanaan/observasi dan refleksi. Dari hasil pengamatan dan analisis diperoleh bahwa: Pada akhir pelaksanaan siklus I, hanya 22 orang (64,70 %) peserta didik yang mencapai nilai ketuntasan. Nilai tertinggi yang diperoleh peserta didik adalah 80, dan nilai terendah adalah 30, dengan nilai rata-rata sebesar 60,00. Pada akhir pelaksanaan siklus II, sebanyak 26 orang (76,47 %) peserta didik yang mencapai nilai ketuntasan. Nilai tertinggi yang diperoleh adalah 90, dan nilai terendah adalah 50, dengan nilai rata-rata sebesar 72,90. Dan siklus III, ada 30 orang (88,23 %) peserta didik yang mencapai nilai ketuntasan. Nilai tertinggi yang diperoleh peserta didik adalah 100, dan nilai terendah adalah 60, dengan nilai rata-rata 79,1. Hasil observasi bahwa aktivitas guru maupun aktivitas peserta didik selama pembelajaran menunjukan interaksi edukatif yang menyenangkan, sehingga pembelajaran berlangsung kondusif
PENERAPAN METODA DISKUSI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA TENTANG OPERASI HITUNG CAMPURAN PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS IV SDN SUKAGALEUH KEC.SUBANG KAB.SUBANG ENAH JUHAENAH
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 1 No. 02 (2018): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.167 KB)

Abstract

Penelitian ini menggunakan rancangan PTK yang dilakukan di SDN Sukagaleuh. data yang dilaporkan berasal dari observasi melalui pengamatan, wawancara dari hasil kegiatan siswa. Tugas siswa selama penerapan model diskusi. Penelitian ini mengimplementasikan model metoda diskusi untuk menimbulkan kreativitas siswa dalam menyelesaikan operasi hitung campuran. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan langkah-langkah metoda diskusi yang dapat menimbulkan rasa kerja sama dan kreativitas dalam pemecahan masalah operasi hitung campuran siswa kelas 4 SDN Sukagaleuh.. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan : 1). Keaktifan belajar siswa. 2). Pemahaman materi ajar. 3). Kemandirian belajar siswa. 4). Meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas 4 SDN Sukagaleuh. Selama pembelajaran matematika dengan metoda diskusi bilangan tuntas. Subjek penelitian tindakan kelas adalah siswa kelas 4 SDN Sukagaleuh yang berjumlah 41 orang siswa. Subjek penelitian tindakan adalah peneliti dan subjek yang membantu pelaksana adalah guru , kepala sekolah dan teman sejawat. Data dikumpulkan melalui observasi, catatatn keaktifan siswa, kerjasama dan kesungguhan siswa ketika menyelesaikan tugas. Analisis data secara deskriftif kualitatif dengan presentasi dan model akhir, model pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan observasi terhadap pembelajaran, tes berbentuk isian dan uraian dan angket yang diberikan kepada siswa. Analisis diawali dengan proses pembelajaran dengan melihat masalah yang dihadapi siswa dan peneliti pada pembelajaran berlangsung, kemudian hasil tes siklus I dan hasil sikuls II dianalisis untuk dilihat hasilnya. Indicator keberhasilan jika rata-rata siswa mencapai lebih dari 70 %, hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar matematika siswa kelas IV SDN Sukagaleuh dengan penerapan kerja kelompok pada pembelajaran operasi hitung campuran. Hasil evaluasi di peroleh kemampuan belajar siswa meningkat dari siklus I 74 % dan siklus II 84 % sedangkan daya serap siklus I 74 % , daya serap siklus II 84 %
MENINGKATKAN KETERAMPILAN DENGAN METODE LATIHAN BAGI PESERTA DIDIK KELAS VIII-B SMPN 2 SUBANG PADA PELAJARAN IPA MATERI SIFAT DAN PEMANFAATANNYA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI ASEP MAULANA YUSUP
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 1 No. 01 (2018): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.082 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui respon peserta didik terhadap kegiatan pembelajaran dengan menggunakan metode latihan pada pelajaran IPA pada materi sifat dan pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari di kelas VIII-B SMPN 2 Subang, (2) Untuk mengetahui guru mengimplementasikan metode latihan pada pembelajaran IPA pada materi sifat dan pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari untuk meningkatkan keterampilan peserta didik kelas VIII-B SMPN 2 , dan (3) Untuk mengetahui keterampilan peserta didik kelas VIII-B SMPN 2 Subang pada pelajaran IPA pada materi sifat dan pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari dengan menggunakan metode latihan. Penelitian dilakukan dengan desain PTK. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VIII-B SMPN 2 Subang tahun pelajaran 2016-2017 sebanyak 40 peserta didik terdiri dari 17 peserta didik laki-laki dan 23 peserta didik perempuan. ). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Silabus, Rencana Pelaksanaan Pelajaran (RPP). Alat Pengumpulan Data meliputi Lembar tes, Lembar observasi, dan angket. Hasil tes kemampuan menunjukkan bahwa pada pelaksanaan evaluasi I yang dilakukan setelah pembelajaran siklus I selesai, sebagian siswa memperoleh nilai di bawah ketuntasan, yaitu sebanyak 15 siswa, atau dengan kata lain bahwa pada evaluasi I, hanya 25 ( 65,2 %) orang siswa yang mencapai nilai ketuntasan. Nilai tertinggi yang diperoleh siswa pada pelaksanaan tes tersebut adalah 90 sedangkan nilai terendah adalah sebesar 30 dengan nilai rata-rata sebesar 59,00. Pada siklus II masih ada siswa memperoleh nilai di bawah nilai ketuntasan, yaitu sebanyak 11 siswa, atau dengan perkatan lain bahwa hasil yang diperoleh siswa pada evaluasi II, terdapat peningkatan, yaitu sebanyak 29 orang siswa (72,5 %) yang mencapai nilai ketuntasan. Nilai tertinggi yang diperoleh siswa pada pelaksanaan tes tersebut adalah 100 Sedangkan nilai terendah adalah sebesar 50 dengan nilai rata-rata sebesar 72,00. Pada tes evaluasi siklus III, sebanyak 35 orang siswa (87,5 %) yang mencapai nilai ketuntasan. Dengan demikian bahwa kemampuan akhir siswa untuk mengikuti model pembelajaran IPA dengan menggunakan metode latihan sudah nampak, yaitu dengan diperolehnya nilai yang lebih baik dari sebelumnya. Nilai tertinggi yang diperoleh siswa pada pelaksanaan tes tersebut adalah 10 0 Sedangkan nilai terendah adalah sebesar 60 dengan nilai rata-rata sebesar 78,75

Page 7 of 26 | Total Record : 251