cover
Contact Name
Hadrian Erlanda
Contact Email
hadrian2011@live.com
Phone
-
Journal Mail Official
hadrian2011@live.com
Editorial Address
-
Location
Kota bukittinggi,
Sumatera barat
INDONESIA
Human Care Journal
ISSN : 26855798     EISSN : 2528665X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Human Care akan menerbitkan artikel tentang, keperawatan, kesehatan masyarakat, kebidanan, fisioterapy, farmacologi dan analis kesehatan, ilmu kedokteran jurnal ini akan terbit 3 kali dalam satu tahun pada bulan Februari, Juni dan Oktober, jurnal Human Care diterbitkan oleh Stikes Fort De Kock bekerja sama dengan organisasi profesi kesehatan dan organisasi peneliti kesehatan Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 3 (2023): Human Care Journal" : 9 Documents clear
TERAPI GUIDED IMAGERY BERBASIS APLIKASI PASHA (PAIN ASSESSMENT, STIMULATING AND HEALING APPLICATION) DALAM MENURUNKAN NYERI POST OPERASI Imelda Rahmayunia Kartika; Fitrianola Rezkiki; Widya Ananda Putri
HUMAN CARE JOURNAL Vol 8, No 3 (2023): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v8i3.2684

Abstract

Pasien post operasi lebih sering merasakan nyeri setelah efek anastesi berkurang. Pasien post operasi selalu mendapatkan terapi analgesik. Terdapat beberapa pilihan manajemen  nyeri dalam aplikasi PASHA (Pain Assessment, Stimulating and Healing Application) untuk mengurangi skala nyeri yang dirasakan pasien, salah satunya terapi guided imagery. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui pengaruh terapi guided imagery berbasis aplikasi PASHA terhadap penurunan skala nyeri pasien post-operasi. Penelitian ini menggunakan desain quasy eksperimen dengan pendekatan one grou pre-test and post-test. Sampel penelitian ini adala 30 orang pasien post operasi di ruang bedah yang dipiliah secara purposive sampling dengan beberapa kriteria inklusi. Intervensi dilakukan dengan menggunakan aplikasi PASHA dan pasien diperdengarkan terapi guided imagery selama 30 menit dalam 3 hari berturut-turut. Skala nyeri diukur menggunakan instrument NRS (Numeric Rating Scale). Analisa data menggunkan uji Wilcoxon. Diperoleh hasil dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan dari pemberian terapi guided imagery  berbasis aplikasi PASHA dalam mengurangi nyeri post operasi pasien (p value=0.001). Terapi guided imagery disimpulkan dapat berpengaruh dalam mengurangi rasa nyeri pasien post operasi. Nyeri yang semula berada pada rentang kategori sedang dapat turun menjadi ringan dalam intervensi yang dilakukan selama tiga hari berturut turut. Diharapkan terapi ini dapat dijadikan salah satu alternatif terapi dalam menangani nyeri pasien terutama pasien post operasi. Kata kunci: terapi, guided imagery, aplikasi, PASHA, nyeri, post operasi
PERBEDAAN PENGETAHUAN MAHASISWA TENTANG KESEHATAN TEMPAT-TEMPAT UMUM DAN PARIWISATA DENGAN MENGGUNAKAN STRATEGI PROJECT BASED LEARNING DAN STRATEGI KONVENSIONAL ERIAN FATRIA
HUMAN CARE JOURNAL Vol 8, No 3 (2023): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v8i3.2634

Abstract

The role of the lecturer in learning activities is as a facilitator who is able to prepare materials, use media, strategies that are effective and fun for students. However, in reality, in the context of implementing an independent curriculum, many lecturers apply non-innovative recovery strategies, which tend to cause student learning outcomes to not be achieved. This study aims to determine differences in student knowledge about the health of public places and tourism by applying project based learning strategies and conventional strategies. This research was conducted at Prima Nusantara University, Bukittinggi in March 2023 - August 2023. The research method was an experimental method, involving 2 classes, namely the experimental class using project based learning strategies and the control class using conventional strategies. The sample chosen was 60 students selected through multistage random sampling. The data analysis technique used in this research is the t-test used in comparative studies. The research results show that there are differences in student knowledge in public places and tourism health courses by applying project based learning strategies and conventional strategies in the context of implementing the independent curriculum. Therefore it is concluded that the project based learning strategy is effective to be implemented in order to increase student knowledge in the context of implementing the independent curriculum in tertiary institutions.
SENAM KAKI DIABETES PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II MUHHAMMAD PAUZI; VERA KURNIA; KINDRA DWI MAYONO
HUMAN CARE JOURNAL Vol 8, No 3 (2023): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v8i3.2685

Abstract

Abstract In 2022 there will be an increase cases of  Diabetes Mellitus in the Internal Room at Mayjen H.A Talib, Hospital Sungai Penuh.In controlling blood sugar in Diabetes Mellitus patients, physical activity plays an important role in increasing the activity of the insulin hormone in the body.The Indonesian Diabetes Association (Persadia) recommends physical activity, one of which is diabetes foot exercises. The purpose of this study was to determine the effect of diabetes mellitus exercises and foot exercises on changes in blood sugar levels in type II diabetes mellitus patients.The research methodology use a quasi-experimental research design through a pre-post test in one group (One-group pretest-posttest design). The sample consisted of 10 respondents with bivariate analysis using the Paired T-test. The research results showed that (p= 0.001) so that there was an influence of diabetes mellitus exercises and foot exercises on changes in blood sugar levels in type II diabetes mellitus patients. It is hoped that the suggestions from this research will be given at Mayjen H.A Talib, Hospital Sungai Penuh to provide health counseling and education about the importance of the benefits of diabetes mellitus exercises and foot exercises to the public as a way to lower blood sugar levels in type II diabetes mellitus patients without any side effects. Keywords: Diabetes Mellitus Exercise, Foot Exercises, Type 2 Diabetes Mellitus  AbstrakPada tahun 2022 terjadi peningkatan kasus Diabetes Melitus di Ruang Interne RSU Mayjen H.A Thalib Kota Sungai Penuh. Dalam mengontrol gula darah pada pasien Diabetes Melitus, aktifitas fisik berperan penting memberikan efek menaikkan aktivitas hormone insulin di dalam tubuh. Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia) menyarankan aktifitas fisik salah satunya dengan senam kaki diabetes. Tujuan dalam penelitian ini untuak mengetahui pengaruh senam diabetes melitus dan senam kaki terhadap perubahan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe II. Metodologi penelitiannya dengan desain penelitian Quasi-eksperimen melalui pre-post test dalam satu kelompok (One-grup pretest-posttest design). Sampel berjumlah 10 responden dengan analisi bivariat menggunakan uji Paired T-test. Hasil penelitian didapatkan  p value = 0,001 (p≤0,05) sehingga ada pengaruh senam diabetes melitus dan senam kaki terhadap perubahan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe II. Saran dari penelitian ini diharapkan pihak RSU Mayjen H.A Thalib dapat memberi penyuluhan dan edukasi kesehatan akan pentingnya manfaat senam diabetes mellitus dan senam kaki kepada masyarakat sebagai salah satu cara untuk menurunkan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe II tanpa adanya efek samping..Kata kunci: Senam Diabetes Melitus, Senam Kaki, Diabetes Melitus Tipe II Abstract In 2022 there will be an increase cases of  Diabetes Mellitus in the Internal Room at Mayjen H.A Talib, Hospital Sungai Penuh.In controlling blood sugar in Diabetes Mellitus patients, physical activity plays an important role in increasing the activity of the insulin hormone in the body.The Indonesian Diabetes Association (Persadia) recommends physical activity, one of which is diabetes foot exercises. The purpose of this study was to determine the effect of diabetes mellitus exercises and foot exercises on changes in blood sugar levels in type II diabetes mellitus patients.The research methodology use a quasi-experimental research design through a pre-post test in one group (One-group pretest-posttest design). The sample consisted of 10 respondents with bivariate analysis using the Paired T-test. The research results showed that (p= 0.001) so that there was an influence of diabetes mellitus exercises and foot exercises on changes in blood sugar levels in type II diabetes mellitus patients. It is hoped that the suggestions from this research will be given at Mayjen H.A Talib, Hospital Sungai Penuh to provide health counseling and education about the importance of the benefits of diabetes mellitus exercises and foot exercises to the public as a way to lower blood sugar levels in type II diabetes mellitus patients without any side effects. Keywords: Diabetes Mellitus Exercise, Foot Exercises, Type 2 Diabetes Mellitus  AbstrakPada tahun 2022 terjadi peningkatan kasus Diabetes Melitus di Ruang Interne RSU Mayjen H.A Thalib Kota Sungai Penuh. Dalam mengontrol gula darah pada pasien Diabetes Melitus, aktifitas fisik berperan penting memberikan efek menaikkan aktivitas hormone insulin di dalam tubuh. Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia) menyarankan aktifitas fisik salah satunya dengan senam kaki diabetes. Tujuan dalam penelitian ini untuak mengetahui pengaruh senam diabetes melitus dan senam kaki terhadap perubahan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe II. Metodologi penelitiannya dengan desain penelitian Quasi-eksperimen melalui pre-post test dalam satu kelompok (One-grup pretest-posttest design). Sampel berjumlah 10 responden dengan analisi bivariat menggunakan uji Paired T-test. Hasil penelitian didapatkan  p value = 0,001 (p≤0,05) sehingga ada pengaruh senam diabetes melitus dan senam kaki terhadap perubahan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe II. Saran dari penelitian ini diharapkan pihak RSU Mayjen H.A Thalib dapat memberi penyuluhan dan edukasi kesehatan akan pentingnya manfaat senam diabetes mellitus dan senam kaki kepada masyarakat sebagai salah satu cara untuk menurunkan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe II tanpa adanya efek samping..Kata kunci: Senam Diabetes Melitus, Senam Kaki, Diabetes Melitus Tipe II
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU IBU BALITA TENTANG GIZI SEIMBANG DENGAN KEJADIAN DIARE DI PUSKESMAS KALIBAGOR KABUPATEN BANYUMAS Bambang Agustriono; Ragil Setiyabudi
HUMAN CARE JOURNAL Vol 8, No 3 (2023): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v8i3.2615

Abstract

Penyakit diare merupakan penyakit infeksi yang dapat menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB) dan menjadi angka kematian tertinggi di Indonesia pada balita. Masalah gizi merupakan masalah kesehatan yang berkaitan dengan kejadian diare. Kecamatan Kalibagor termasuk dalam 10 besar kasus diare di Kabupaten Banyumas dimana penemuan kasus diare pada balita mencapai 568 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan, sikap dan perilaku ibu balita tentang gizi seimbang dengan kejadian diare di Puskesmas Kalibagor Kabupaten Banyumas. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik dengan desain penelitian case control. Teknik sampling menggunakan teknik konsekutif sampling dengan sampel terdiri dari 86 responden. Analisis data menggunakan uji Chi-Square tabel 2x2 dan Odds Ratio. Hasil Analisis bivariat Chi-square menunjukkan adanya hubungan antara tingkat pengetahuan (p = 0,002), sikap (p = 0,003) dan perilaku (p = 0,005) ibu balita tentang gizi seimbang dengan kejadian diare di Puskesmas Kalibagor Kabupaten Banyumas. Hasil Odds Ratio menunjukkan nilai untuk tingkat pengetahuan OR (95% CI ) = 4,040 (1,619 – 10,083 ), sikap OR (95% CI ) = 3,867 (1,581-9,458) dan perilaku OR (95% CI) = 3,529 (1,445 – 8,619 ).
ANALISIS FAKTOR RISIKO KEJADIAN DRY EYE DISEASE PADA TENAGA KEPENDIDIKAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ANDALAS Febiyola Ratu Khairani; Hendriati Hendriati; Husnil Kadri; Kemala Sayuti; Tofrizal Tofrizal; Moestafa Nur
HUMAN CARE JOURNAL Vol 8, No 3 (2023): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v8i3.2691

Abstract

ABSTRAKDry eye disease (DED) atau penyakit mata kering merupakan penyakit multifaktorial pada mata yang memengaruhi penglihatan, aktivitas sehari-hari, produktivitas kerja, dan kualitas hidup secara umum sehingga penting untuk mengontrol faktor risiko yang dapat dimodifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara jenis kelamin, usia, penggunaan komputer, penggunaan ruangan ber-AC serta kebiasaan merokok dengan risiko kejadian dry eye disease pada tenaga kependidikan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Metode yang digunakan adalah analitik observasional dengan desain penelitian cross sectional menggunakan kuesioner OSDI dengan uji korelasi Mann-Whitney dan Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara usia (p=0,012) dan penggunaan komputer (p=0,000) dengan DED dimana dengan bertambahnya usia dan semakin lama durasi penggunaan komputer maka semakin tinggi risiko DED namun tidak terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin (p=0,877), penggunaan AC (p=0,463), dan kebiasaan merokok (p=0,206) dengan DED. ABSTRACTDry eye disease (DED) is a multifactorial disease that occurs on the eye. DED symptoms can affect vision, daily activities, productivity at work and general quality of life therefore the modifiable risk factors is important to control. This study was aimed to determined the relationship between gender, age, use of computers, use of air-conditioner rooms, and smoking habits to the risk of dry eye disease in educational staff at the Faculty of Medicine Universitas Andalas. The method used was an observational analytic with a cross sectional design was using the OSDI questionnaire with the Mann-Whitney correlation test and Spearman Rank correlation test. The results of the study showed that there was a significant relationship between age (p=0,012) and computer use (p=0,000) to DED, increasing age and the longer duration of computer use, the higher risk of suffer from dry eye disease but there was no significant relationship between gender (p=0,877), use of air-conditioner (p=0,463), dan smoking habits (p=0,206) to DED.
EFEKTIFITAS MINUMAN JAHE PADA PENDERITA DM TIPE 2 DI RSD KERTOSONO NGANJUK Eko Winarti; Sunardi Sunardi; Annisa Nabila Rahma; Yudied Agung Mirasa
HUMAN CARE JOURNAL Vol 8, No 3 (2023): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v8i3.2643

Abstract

Penyakit DM tipe 2 dari tahun ke tahun meningkat karena faktor resiko serta komplikasi DM tipe 2 perlu mendapatkan penanganan atau petalaksanaan baik dengan obat maupun diet DM bisa dilakukan pula dengan kebiasaan minum jahe. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan jahe dalam menurunkan kadar gula dalam darah.  Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif observasional dengan metode analitik dengan pendekatan crossectional. Sebagai populasinya adalah pasien yang berkunjung ke Poli penyakit dalam RSD Kertosono Nganjuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jahe sangat efektif dalam menurunkan kadar gula dalam darah di buktikan dengan hasil analisis menggunakan Chi Quadrat (pvalue = 0,001 < α =0,05), OR (30,333). Sehingga disarankan untuk pasien DM tipe 2 untuk mengkonsumsi jahe selain pengobatan konvensional dan menata diet. 
KEBIASAAN SARAPAN DAN STATUS GIZI PEKERJA DI KOTA JAYAPURA Elisabet Bre Boli; Oktliana Pasangka; Dwi Astuti
HUMAN CARE JOURNAL Vol 8, No 3 (2023): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v8i3.2667

Abstract

Breakfast plays an important role in supporting the availability of energy and nutrients every day, including for workers. The regularity and quality of breakfast can improve the nutritional status and work productivity of workers, as well as reduce morbidity rates. This study aims to analyze the relationship between breakfast habits and the nutritional status of workers in Jayapura City. This research is a descriptive correlational study with a cross sectional study design. The subjects in this study were workers who live in Jayapura City, 399 respondents selected using accidental sampling technique. Methods of data collection using interviews and anthropometric measurements. The research instruments were questionnaires and observation sheets. The results of the Spearman test showed that there was a relationship between breakfast habits and the nutritional status of workers in Jayapura (p-value = 0.030). Regular breakfast habits of workers are associated with good nutritional status. It is necessary to increase the knowledge of workers in getting used to breakfast to meet nutritional needsKeywords: Breakfast habit; Nutritional status; Workers
ANALISIS PAJANAN BAHAN PENCEMAR DAN KELUHAN SUBJEKTIF PEKERJA PADA PERCETAKAN DI KOTA PADANG Erdi Nur; Basuki Ario Seno; Rahmi Hidayanti; Rosi Yuliana
HUMAN CARE JOURNAL Vol 8, No 3 (2023): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v8i3.2683

Abstract

Peningkatan pertumbuhan ekonomi sangat dipengaruhi berbagai sektor, seperti sektor industri kreatif, salah satunya percetakan. Kualitas udara yang memenuhi persyaratan perlu diperhatikan. Tujuan penelitian untuk menganalisis pajanan bahan pencemar dan keluhan subjektif pekerja pada percetakan di Kota Padang.  Penelitian bersifat deskriptif dilakukan pada empat percetakan. Populasi adalah pekerja bagian produksi, semuanya dijadikan subjek penelitian berjumlah 17 orang. Karateristik karyawan diperoleh melalui wawancara. Analisis data menggunakan tahapan analisis risiko lingkungan. Hasil penelitian 58,8% responden merokok, 52,9% makan dan minum saat bekerja, 100% tidak menggunakan masker dan sarung tangan, 82,4% tidak menggunakan sepatu. Keluhan subjektif terbesar pusing 70,3% dan mata perih 58,8%. Bahan pencemar (Cd, Pb, debu dan benzena) di percetakan A dan B tidak melebih baku mutu, percetakan C dan D yang melebihi baku mutu adalah Cd, Pb dan Benzena. Semua percetakan Nilai RQ (real time) ≤ 1, setelah dianalisis semua percetakan mempunyai RQ (life time) >1.Pihak managemen perlu melakukan penurunan konsentrasi, waktu pajanan, frekuensi pajanan dan durasi yang aman, peletakkan ekshaufan di atas mesin cetak, pemeliharaan AC secara berkala, meletakkan tanaman penyerap polutan dalam ruang produksi, melengkapi APD. Pemberian minuman susu, pemeriksaan kesehatan secara berkala. Peningkatan pengawasan dan pembinaan oleh Balai Hiperkes dan Dinas Kesehatan perlu didukung oleh pihak managemen
ANALISIS DETERMINAN KEJADIAN DAN DAMPAK PREEKLAMPSIA PADA IBU DAN BAYI DI PUSKESMAS SUNGAI AUR KABUPATEN PASAMAN BARAT TAHUN 2023 Oni Safitri
HUMAN CARE JOURNAL Vol 8, No 3 (2023): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v8i3.2662

Abstract

Menurut WHO wanita hamil mengalami preeklampsia kurang lebih 4 juta wanita setiap tahunnya dan sebanyak 50.000 - 70.000 wanita meninggal dunia akibat preeklampsia. Tujuan penelitian untuk menganalisis determinan kejadian dan dampak preeklampsia pada ibu dan bayi di Puskesmas Sungai Aur Kabupaten Pasaman Barat tahun 2023. Jenis penelitian adalah penelitian kombinasi (mix method). Sampel sebanyak 64 orang ibu hamil Trimester III dan 7 orang informan. Analisis data  menggunakan uji chi-square, jika p<0,05 dan regresi logistik. Waktu penelitian bulan Juli- Agustus 2023 di Puskesmas Sungai Aur Kabupaten Pasaman Barat.Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 15,6% ibu hamil memiliki kelompok umur beresiko, 15,6% ibu hamil memiliki paritas beresiko, 21,9% ibu hamil dengan riwayat hipertensi, 10,9% ibu hamil memiliki status gizi kurang, 23,4% ibu hamil memiliki pola makan kurang baik, 70,9% ibu hamil memiliki kualitas kunjungan ANC tidak lengkap dan sebanyak 29,7% ibu hamil mengalami preeklampsia. Ada hubungan paritas dan riwayat hipertensi dengan kejadian preeklampsia (p-value < 0.05). Sedangkan variabel umur, status gizi, pola makan dan kualitas kunjungan ANC tidak ada hubungan yang signifikan dengan kejadian preeklampsia. Variabel yang paling berpengaruh terhadap kejadian preeklampsia yaitu riwayat hipertensi dengan nilai OR = 23,635. Hasil wawancara memperlihatkan kebijakan, SDM, dana, sarana dan prasarana, dan faktor internal dan eksternal tidak menjadi kendala dalam program pencegahan preeklampsia, namun untuk kehadiran atau partisipasi ibu hamil dalam pelaksanaan pemeriksaan kehamilan masih kurang baik.Kesimpulan penelitian yaitu riwayat hipertensi berpotensi 23,6 kali beresiko mengalami preeklampsia dibandingkan dengan orang yang tidak memiliki riwayat hipertensi. Dan hasil penelitian kualitatif menunjukkan rendahnya capaian kunjungan ANC sehingga masih perlu mendapatkan perhatian khusus dari keluarga dan tenaga kesehatan agar ibu hamil mau melakukan kunjungan ANC lengkap. Daftar bacaan : 52 (2013-2023)Kata kunci   : Pre eklamsia, Ibu , Bayi 

Page 1 of 1 | Total Record : 9