cover
Contact Name
Taufiq Hidayat
Contact Email
taufiq.hidayat@umk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
crankshaft@umk.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL CRANKSHAFT
ISSN : 26230720     EISSN : 26230755     DOI : -
Jurnal ini merupakan sarana publikasi dan ajang berbagi karya riset dan pengembangannya di bidang teknologi. Jurnal Crankshaft terbit 2 kali dalam setahun, yaitu pada bulan Maret dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 242 Documents
MANUFAKTUR MESIN FILLET IKAN KAPASITAS 30 PCS/MENIT Mohamad Nasikhul Umam; Masruki Kabib; Hera Setiawan
JURNAL CRANKSHAFT Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Crankshaft Vol.3 No.1 Maret 2020
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v3i1.4675

Abstract

ABSTRAKFillet dalam dunia imdustri pengolahan ikan ada yang dijual masih beserta kulitnya atau sudah dibersihkan. Fillet ikan adalah suatu irisan daging tanpa duri. Salah satu bentuk usaha dalam mengoptimalkan pemanfaatan ikan adalah dengan mengembangkan fillet dan produk lanjutannya. Mesin Fillet ikan adalah mesin yang digunakan untuk memisahkan daging dengan duri ikan. Tujuan dari tugas akhir ini adalah membuat mesin fillet ikan yang mudah dalam pengoperasiannya. Metode yang digunakan dalam proses pembuatan mesin fillet ikan ini meliputi: (1) Mempelajari gambar kerja (2) Memilih bahan dan alat yang akan digunakan, (3) Melakukan proses manufaktur mesin, dan (4) Melakukan uji kinerja mesin. Bahan yang digunakan untuk membuat mesin fillet ikan ini adalah baja profil L, baja profil U, poros St 37, stainless steel, besi, belt conveyor tipe roughtop. Hasil dari tugas akhir ini ini adalah Mesin Fillet ikan untuk mempermudah dan mempercepat pembuatan produk fillet ikan khususnya fillet ikan nila. Tebal ikan yang dapat difillet dengan ukuran minimal 30 mm dan maksimal 50 mm. Hasil fillet yang dihasilkan dari mesin fillet ini adalah 20 sampai 30 Pcs /Menit. Konstruksi mesin ini cukup sederhana terdiri dari frame, roll conveyor, pisau pemotong, motor elektrik, serta murah dan mudah dalam pengoperasiannya.Kata kunci : Pembuatan , Mesin fillet ikan,Conveyor
Desain Dan Simulasi Mesin Sortir Biji Kopi Kering Dengan Sistem Penggerak Engkol Fatih, Ahmad; Kabib, Masruki; Hudaya, Akhmad Zidni
JURNAL CRANKSHAFT Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Crankshaft Vol.4 No.1 Maret 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v4i1.6015

Abstract

There are still many coffee beans processed by home industry that still do not have a coffee bean sieving machine, and the products produced are still of many sizes that do not meet the standard, so the selling power of the salt is cheap. To solve this problem, a coffee bean sieving machine will be designed with a home industry scale capacity of 300 kg / hour.The design of this sieving machine aims to be able to separate the size of coffee beans that meet the standards, so that it can produce consumption coffee beans with a size that meets SNI consumption coffee beans, This sorting machine is specifically used for robusta coffee beans. The design of the tool uses 3 aluminum containers arranged in stages. Each container has holes of different diameters, namely 7 mm, 5 mm and 3 mm. and it is expected that this machine can sort 300kg / hour.
ANALISIS OUTPUT DAYA PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA DENGAN KAPASITAS 10WP, 20WP, DAN 30WP Ta'lim Nur Hidayat; Sutrisno sutrisno
JURNAL CRANKSHAFT Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Crankshaft Vol.4 No.2 September 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v4i2.6013

Abstract

Tidak diragukan lagi bahwa energi surya adalah salah satu sumber energi yang ramah lingkungan dan juga sumber energinya banyak tersedia di alam, PLTS atau lebih dikenal dengan sel surya (Sel Photovoltaic) akan lebih diminati karena dapat digunakan untuk berbagai keperluan yang relevan dan di berbagai tempat seperti perkantoran, pabrik, perumahan, dan lainnya. Perbandingan daya maksimal dari ketiga panel surya yang di teliti bahwa pada panel surya berkapasitas 10WP pada jam 10.00 yaitu 5,6 Watt. Sedangkan daya maksimum pada panel surya kapasitas 20WP pada jam 10.00 yaitu 6,33 Watt. Dan daya maksimum pada panel surya kapasitas 30WP adalah pada jam 13.00 yaitu 3,89 Watt. Perbandingan daya yang dihasilkan panel surya tersebut berubah-ubah tergantung kondisi cuaca alam yang sedang terjadi.
PEMBUATAN MESIN LAS GESEK TIPE PNEUMATIK BERTENAGA MOTOR LISTRIK DENGAN DAYA 1 HP Fatur Rohman; Qomaruddin Qomaruddin; Akhmad Zidni Hudaya
JURNAL CRANKSHAFT Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Crankshaft Vol.4 No.2 September 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v4i2.5971

Abstract

Mesin las gesek dengan sistem pneumatik merupakan suatu proses pemesinan dimana dua batang poros digabungkan yang mana nyala las diperoleh akibat dari kombinasi antara gesekan dan tekanan. Dibutuhkan kecepatan dan nilai tekan yang sesuai agar menghasilkan mengasilkan lasan yang sempurna. Metode dalam pembuatan mesin las gesek dengan sistem pneumatik ini dimulai dengan proses perencanaan, pembuatan, perakitan dan pengujian mesin. Tahapan dalam pembuatan mesin las gesek dengan sistem pneuamtik antara lain: menggambar kerja, pemotongan bahan untuk komponen pembuatan sesuai gambar kerja, pengeboran, pembubutan, pengefraisan, pengelasan, perakitan, finishing, analisis seluruh biaya, pengujian kinerja mesin yang dibuat dan pengujian spesimen hasil dari proses mesin las gesek dengan sistem pneumatik. Hasil yang dicapai yaitu mesin las gesek dengan sistem pneumatik berjalan dengan kondisi fungsional yang baik dengan kecepatan putaran maksimum 2800 rpm dan nilai tekanan maksimum 8,5 bar, data tersebut diperoleh dari spesifikasi motor listrik dan actuator pneumatik yang digunakan. Mesin tersebut nantinya dipakai untuk keperluan laboraturium teknik mesin pada Universitas Muria Kudus Dari hasil pengujian spesimen uji stainless steel 304 didapatkan data yaitu pada kecepatan 1820 rpm, nilai tekan 4 bar dan waktu gesek 30 detik, spesimen uji stainless steel 304 berdiameter 10 mm memperoleh hasil yang paling sempurna, terlihat dari lelehan yang dihasilkan serta tidak ada tekstur retak pada lelehannya.
RANCANG BANGUN SISTEM PENGGERAK SKUTER LISTRIK YANG TERINTEGRASI DENGAN KURSI RODA Danny Isnianto; Rochmad Winarso; Masruki Kabib
JURNAL CRANKSHAFT Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Crankshaft Vol.4 No.2 September 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v4i2.6155

Abstract

ABSTRAK Kursi roda merupakan alat yang dapat membantu seseorang yang memiliki keterbatasan, sakit, cacat untuk dapat bepergian dengan cara didorong. Seseorang dengan keterbatasan gerak dapat tertolong oleh kursi roda pada umumnya, namun seringkali dijumpai bahwa beberapa individu memiliki keterbatasan gerak lainnya sehingga mengalami kesulitan atau bahkan tidak mengoperasikan kursi roda standar. Diperlukan peralatan tambahan agar pengoperasian kursi roda dapat lebih mudah dan dapat menempuh jarak yang relatif lebih jauh (Syam, 2011). Salah satu peralatan yang dapat membantu kursi roda adalah skuter listrik. Penyandang disabilitas masih membutuhkan alat bantu penarik kursi roda agar pengoperasian kursi roda lebih mudah dan jarak tempuh lebih lama.Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan proses perancangan sistem kelistrikan pada skuter listrik yang dapat diintegrasikandengan kursi roda berkemampuan tinggi. tarikan beban maksimal 100 kg dengan kecepatan maksimal 25 km / jam. Kata kunci: kursi roda, skuter listrik, disabilitas
ANALISA UJI NYALA MINYAK HASIL PENYULINGAN LIMBAH BAN Muhamad Zainudin
JURNAL CRANKSHAFT Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Crankshaft Vol.4 No.2 September 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v4i2.6670

Abstract

Produksi ban di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun. Seiring dengan itu, maka limbah ban-ban bekas yang tidak terpakai terus meningkat  seiring dengan peningkatan produksi ban tersebut. Para ahli lingkungan kerap di pusingkan dengan permasalahan yang di sebabkan oleh ban bekas yang material nya tidak terurai. Kondisi penggunaan energi yang masih di dominasi oleh bakar bakar fosil lambat tahun harus di kurangi dan secara bertahap digantikan dengan energi yang terbarukan. Ban bekas dapat digunakan sebagai bahan bakar minyak karena mempuyai potensi besar untuk diperbaharui menjadi energi alternatif sebagai pengganti bahan bakar minyak diesel/solar. Peneltian ini bertujuan mengetahui tekanan pada titik nyala api dan mengetahui potensi ban bekas menjadi bahan bakar alternatif.Penelitian dititik beratkan pada hubungan sebab akibat antara dua faktor yang sengaja ditimbulkan oleh peneliti, dengan mengurangi atau menyisihkan faktor-faktor lain yang mengganggu. Eksperimen yang dilakukan adalah memvariasikan perbandingan tekanan dimulai dari tekanan 1300 Psi, 1500 Psi, 1700, Psi, 1900 Psi dan 2100 Psi dengan menggunakan nozel. dari hasil yang telah didapat dari pengujian diatas dapat disimpulkan ada perbedaan laju panjang api dan kecepatan nyala api pada masing-masing perbandingan uji nyala pada hasil penyulingan limbah Ban, yang dapat disimpulkan, Nyala optimal api minyak ban diperoleh pada tekanan 2.100 Psi dan hasil visual pada uji coba nyala api minyak limbah ban diperoleh hasil terbaik pada tekanan 2.100 Psi dengan kecepatan 18,96 , sedangkan minyak solar pada tekanan 2.100 Psi dengan kecepatan 11,97 . Dimana minyak ban lebih cepat sebesar 6,99 . Dengan demikian maka minyak ban dapat diperhitungkan sebagai energi alaternatif pengganti solar.
DETEKSI KONDISI AMBANG BATAS DALAM TEKNIK FABRIKASI LASER MENGGUNAKAN FOTOLUMINESENSI Edy Yulianto
JURNAL CRANKSHAFT Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Crankshaft Vol.4 No.2 September 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v4i2.6449

Abstract

Mengetahui kondisi ambang batas dalam fabrikasi laser sangat penting untuk memastikan keberhasilan fabrikasi. Pada saat ini, kondisi ambang batas dalam fabrikasi laser ditentukan dengan mengkarakterisasi struktur yang dikembangkan hasil dari proses fabrikasi laser pada fabrikasi awal. Dalam penelitian ini, kami memperkenalkan teknik yang mudah dan cepat untuk menentukan kondisi ambang batas yang dapat dilakukan pada saat proses fabrikasi dengan laser. Sehingga teknik ini dapat digunakan untuk memastikan pembentukan struktur dengan cepat pada  saat proses fabrikasi sedang berlangsung.
ANALISA VARIASI JUMLAH SUDU TERHADAP PERFORMA TURBIN SPIRAL HORISONTAL PADA FLOW HEAD RENDAH Edy Suryono; Rochmad Winarso; Rianto Wibowo
JURNAL CRANKSHAFT Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Crankshaft Vol.4 No.2 September 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v4i2.6627

Abstract

Energi listrik dikenal dengan sumber energi primer dan dibangkitkan melalui suatu pembangkit, pemanfaatan tenaga air skala kecil disebut dengan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro, PLTMH hanya mampu menghasilkan 10 – 150 kW, penelitian ini menggunakan turbin air tipe spiral, dipilih turbin tersebut karena cocok diterapkan pada  flow head yang rendah. Tujuan penelitian tersebut yaitu mengetahui kecepatan putaran turbin (rpm) yang paling optimal dari perbandingan perbedaan kecepatan putaran (rpm) turbin spiral dari hasil variasi sudu 2, variasi sudu 3 dan variasi sudu 4 dengan menggunakan signifikasi 0,05. Metode penelitian ini menggunakan studi eksperimen dan analisa statistik ANOVA satu arah dan dilakukan uji lanjut fisher LSD (BNT), studi eksperimen dilakukan mulai dari pembuatan variasi sudu, pengujian variasi sudu 2, 3, 4 untuk mendapatkan data kecepatan putaran turbin yang diterapkan pada prototype PLTMH dan dilanjutkan analisis statistik. Hasil uji lanjut fisher LSD dengan membandingkan ketiga variasi sudu dapat disimpulkan kecepatan putaran turbin yang paling optimal terdapat pada variasi sudu 3 dengan rerata 156,33 rpm.Kata kunci: variasi sudu, anova, fisher LSD, rpm
RANCANG BANGUN SISTEM KONTROL PADA FLEXSTEP UNTUK PENYANDANG DISABILITAS fahresya dwi lutfiyanto; Rochmad Winarso; Qomaruddin Qomaruddin
JURNAL CRANKSHAFT Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Crankshaft Vol.4 No.2 September 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v4i2.6667

Abstract

ABSTRAK Tangga flexstep dirancang untuk berfungsi baik sebagai tangga biasa maupun sebagai lift kursi roda. FlexStep fleksibel dan sama-sama bermanfaat bagi para pejalan kaki dan pengguna kursi roda. FlexStep adalah solusi 2-in-1 yang inovatif dan menghemat ruang dibandingkan dengan menginstal tangga dan lift terpisah. Tujuan yang ingin dicapai dalam rancang bangun program sistem kontrol untuk mendapatkan gerakan yang terkonsep. Hasil rancang bangun sistem kontrol pada flexstep didapatkan nilai Perhitungan gerak flexstep dengan beban rangka adalah 50,66 detik sedangkan untuk menurunkannya membutuhkan waktu selama 47,79 detik. Semakin berat beban yang diangkat oleh flexstep maka semakin lama waktu yang dibutuhkan. Waktu untuk menurunkan flexstep dengan beban hampir sama dengan waktu menurunkan flexstep tanpa beban. Kata Kunci: Disabilitas, Aksesibilitas, Fasilitas Publik.  ABSTRACT         The flexstep ladder is designed to function both as a regular ladder and as a wheelchair lift. Flexstep is flexible and equally beneficial for pedestrians and wheelchair users. Flexstep is an innovative 2-in-1 solution that saves space compared to installing separate stairs and lifts. The goal to be achieved in the design of the control system program is to get the conceptualized movement. The results of the control system design on the flexstep value obtained. Calculation of flexstep motion with frame load is 50.66 seconds, while it takes 47.79 seconds to reduce it. The heavier the load lifted by the flexstep, the longer it will take. The time for lowering the flexstep with a load is almost the same as the time for lowering the flexstep without a load. Keywords: Disability, Accesibility, Public Facilities. 
PERANCANGAN TUBULAR CONVEYOR UNTUK MEMINDAHKAN BIJI PADI Handika Eka Putra; Taufiq Hidayat; Akhmad Zidni Hudaya
JURNAL CRANKSHAFT Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Crankshaft Vol.4 No.2 September 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v4i2.5990

Abstract

Bahan-bahan yang digunakan di dalam industri sering kali merupakan bahan yang berat maupun berbahaya bagi manusia. Untuk itu diperlukan device untuk membantu lalu lintas distribusi suatu barang industri. Beberapa jenis peralatan material handling yang banyak digunakan di industri antara lain, belt conveyor , chain conveyor, screw conveyor, dan pneumatic conveyor. Melihat pentingnya penyebab jenis material handling yang efektif atau efisien dan aman maka penulis berencana melakukan perancangan alat tubular conveyor.Tubular Conveyor adalah Sistem konveyor kabel tabung yang memindahkan produk dengan lembut, efisien, horizontal dan vertikal di dalam tabung agar terhindar dari debu supaya makanan tetap bersih. Bahan yang diangkut mesin Tubular Conveyor ini adalah padi atau beras, pada umumnya jenis-jenis tubular conveyor ada beberapa bentuk antara lain HVH (Horizontal Vertical Horizontal , U-shape, In-line.Penelitian ini bertujuan untuk merancang Tubular Conveyor dengan sistem berbentuk in-line .Sistem konveyor kabel tabung memindahkan produk dengan lembut, efisien, horizontal dan vertikal dalam tabung kedap debu tanpa degradasi atau deklasifikasi produk. Spesifikasi mesin ini yaitu menggunakan tabung dengan diameter 2,9 inchi atau 73 mm dengan panjang tabung 3 meter dan sistem penggeraknya menggunakan motor listrik dan bahan yang diangkut adalah padi atau beras.Kata Kunci : Material Handling, Tubular Conveyor, Perancangan Conveyor

Page 9 of 25 | Total Record : 242