Jutisi: Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi
Jutisi: Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi adalah Jurnal Ilmiah bidang Teknik Informatika dan Sistem Informasi yang diterbitkan secara periodik tiga nomor dalam satu tahun, yaitu pada bulan April, Agustus dan Desember. Redaksi Jutisi: Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi menerima sumbangan tulisan hasil penelitian atau atau artikel konseptual bidang Teknik Informatika dan Sistem Informasi.
Articles
8 Documents
Search results for
, issue
"Vol 4, No 3: Desember 2015"
:
8 Documents
clear
Model Aplikasi Perencanaan Tenaga Kesehatan Puskesmas Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru
Muhammad Fariz Adani;
Nidia Rosmawanti;
Dwi Mulyani
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 4, No 3: Desember 2015
Publisher : STMIK Banjarbaru
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (420.95 KB)
|
DOI: 10.35889/jutisi.v4i3.102
Salah satu tugas pokok dan fungsi bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia Kesehatan (PSDMK) pada Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru adalah melakukan perencanaan penempatan tenaga kesehatan strategis. Dalam melakukan perencanaan kebutuhan tenaga kesehatan tersebut Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru menggunakan metode perhitungan perbandingan rasio per 100.000 penduduk di puskesmas wilayah Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru. Dimana diperlukannya sebuah media berupa aplikasi yang dapat mempercepat perhitungan perbandingan rasio untuk mencapai pemerataan dalam penempatan tenaga kesehatan.Hasil kuisioner user acceptance dari 10 orang responden menyetujui bahwa Aplikasi Perencanaan Jumlah Tenaga Kesehatan pada Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru mampu mempermudah kerja Pengguna dalam merencanakan kebutuhan jumlah Tenaga Kesehatan pada Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru.Kata kunci: Aplikasi, Perbandingan Rasio, Kebutuhan Jumlah Tenaga Kesehatan
Sistem Pakar Diagnosa Hama Dan Penyakit Cabai Berbasis Teorema Bayes
Abul Aziz Muslim;
Rintana Arnie;
Sushermanto Sushermanto
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 4, No 3: Desember 2015
Publisher : STMIK Banjarbaru
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (693.522 KB)
|
DOI: 10.35889/jutisi.v4i3.107
Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pakar guna mendiagnosa hama dan penyakit pada tanaman cabai menggunakan Metode Teorema Bayes, dengan memperhatikan gejala-gejala yang dialami oleh tanaman cabai. Hama dan Penyakit yang akan dibahas terdiri dari 6 jenis, yaitu : Trips (Thrips parvispinus), Lalat buah (Bactrocera sp), Ulat daun/Ulat gerayak (Spodoptera litura), Kutu kebul, Virus keriting, Virus kuning (Gemini virus). Implementasi sistem ini berbasiskan website.Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Teorema Bayes merupakan metode yang digunakan untuk mendiagnosa hama dan penyakit cabai dengan gejala-gejala yang sudah diberikan nilai gejala. Dimana nilai gejala didapatkan dari pakar.Berdasarkan hasil uji pretest dan posttes hasil keakurasian adalah sebesar 100%.Kata kunci: Sistem Pakar, Teorema Bayes, Cabai.
Penerapan Metode Profile Matching Pada Proses Pemilihan Lokasi Perumahan
Muhammad Raihan;
Fitriyadi Fitriyadi;
Siti Abidah
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 4, No 3: Desember 2015
Publisher : STMIK Banjarbaru
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (544.29 KB)
|
DOI: 10.35889/jutisi.v4i3.103
Dalam usaha developer property memilih lokasi adalah keputusan terpenting bagi developer. Sehingga developer harus jeli dalam memilih lahan lokasi, apabila kurang jeli dalam memilih lahan lokasi salah satu contohnya akan berakibat lambatnya penjualan, sehingga keuntungan perusahaan menjadi tidak optimal.Maka dibangunlah suatu sistem yang dapat membantu developer dalam memberikan rekomendasi pemilihan lokasi perumahan yang sesuai dengan yang diinginkan developer. Metode profile matching ini dipilih karena metode ini mampu memberikan rekomendasi dengan nilai terdekat, jadi walaupun tidak ada lahan lokasi yang sesuai persis dengan yang di inginkan developer tapi profile matching akan memberikan rekomendasi pemilihan lahan lokasi dengan profil yang terdekat dengan yang diinginkan developer. Kata kunci: Profile Matching, Lokasi Perumahan
Seleksi Pemain Bulu Tangkis Menggunakan Metode Weighted Product
Farid Nuari Misie;
Huzainsyahnoor Aksad;
Siti Fathimah
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 4, No 3: Desember 2015
Publisher : STMIK Banjarbaru
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (343.829 KB)
|
DOI: 10.35889/jutisi.v4i3.104
Sistem penunjang keputusan seleksi pemain bulu tangkis Dimansindo Banjarbaru tidak memiliki pembobotan pada prosesnya, sehingga penentuan menjadi kurang tepat. Pembobotan pada kriteria perlu dilakukan agar fungsi-fungsi proses bisnis yang diukur bisa berjalan dengan baik. Pendekatan yang diambil untuk menyelesaikan permasalahan ini adalah dengan menggunakan metode Weighted Product yaitu dengan cara perkalian untuk menghubungkan penilaian atribut, dimana setiap penilaian yang ada harus dipangkatkan dulu dengan bobot atribut yang bersangkutan, kemudian dilanjutkan dengan proses perankingan yang akan menyeleksi alternatif terbaik dari sejumlah alternatif, dalam hal ini alternatif yang dimaksud adalah pemain Bulu Tangkis yang berhak mewakili Dimasindo untuk bertanding berdasarkan kriteria-kriteria yang ditentukan. Sehingga akan mendapatkan hasil yang lebih akurat terhadap siapa yang akan mewakili Dimansindo dalam pertandingan.Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian yang telah dilakukan yaitu metode Weighted Product dapat memberikan penilaian dan perangkingan untuk seleksi pemain bulu tangkis Dimansindo Banjarbaru dengan akurasi yang sangat baik. Setelah pengukuran pada pretest da posttest disimpulkan bahwa sistem ini memiliki tingkat keakuratan. 30% dari 20 sample dan 70% tingkat yang tidak akurat. Kata kunci: Seleksi, Pemain Bulu Tangkis, Weighted Product.
Model Aplikasi Penilaian Angka Kredit Jabatan Fungsional Dosen
Erwin Arry Kusuma;
Bahar Bahar;
Khairullah Khairullah
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 4, No 3: Desember 2015
Publisher : STMIK Banjarbaru
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (565.092 KB)
|
DOI: 10.35889/jutisi.v4i3.100
STMIK BANJARBARU sebagai salah satu perguruan tinggi telah melakukan pembinaan peningkatan karir kepangkatan dan jabatan kepada dosen. Setiap dosen berhak untuk mengajukan kenaikan pangkat jabatan fungsional dosen dengan syarat telah memenuhi jumlah angka kredit tertentu. Namun dengan banyaknya unsur yang berbeda dalam penilaian angka kredit jabatan, dosen yang bersangkutan sering mengalami kesulitan dan melakukan kesalahan dalam hal perhitungan dan penginputan angka kredit.Menyadari hal tersebut maka dibutuhkan sebuah sistem yang diperuntukkan bagi dosen sebagai panduan dalam hal pengusulan kenaikan pangkat jabatan. Dalam aplikasi yang dibuat diperlukan bobot nilai yang diperoleh dari semua kegiatan dosen. Bobot nilai yang diperlukan berupa bobot nilai pendidikan dan pengajaran, bobot nilai penelitian, bobot nilai pengabdian kepada masyarakat dan bobot nilai penunjang tri dharma perguruan tinggi. Kemudian semua bobot kegiatan tersebut diproses oleh sistem dimana dari aplikasi ini dosen dapat mengetahui kekurangan atau kelebihan angka kredit yang dimiliki. Dosen yang sudah memiliki angka kredit yang mencapai ketentuan persyaratan bisa mengajukan kenaikan pangkatnya. Kata kunci: Angka Kredit, Kenaikan Pangkat Jabatan, Penghitungan, Bobot Nilai Kegiatan.
Penilaian Lomba Bank Sampah Award Menggunakan Metode Simple Additive Weighting
Desy Helda Riani;
Ruliah Ruliah;
Muslihudin Muslihudin
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 4, No 3: Desember 2015
Publisher : STMIK Banjarbaru
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (619.915 KB)
|
DOI: 10.35889/jutisi.v4i3.105
Metode Simple Additive Weighting (SAW) merupakan salah satu model yang dapat digunakan pada proses pengambilan keputusan dengan metode penjumlahan terbobot, salah satunya dalam penilaian Lomba Bank Sampah Award. Metode SAW digunakan untuk mencari nilai tertinggi dari setiap kriteria berdasarkan bobot yang sudah ditentukan dan membantu dalam menetapkan prioritas yang selama ini belum akurat.Kriteria yang digunakan adalah keberadaan bangunan sampah, fisik bangunan, tempat penyimpanan, sistem pencatatan sampah, jumlah nasabah, struktur organisasi dan keberadaan pengurus, volume dan jenis sampah kering yang dikelola setiap bulannya. Dari kriteria tersebut didapatkan hasil berupa urutan (ranking) berdasarkan nilai tertinggi melalui aplikasi yang akan dirancang yaitu aplikasi Penilaian Lomba Bank Sampah Award Menggunakan Metode SAW.Penerapan metode SAW untuk penilaian Lomba Bank Sampah Award kategori sekolah dalam penelitian ini berdasarkan 15 data kajian permasalah yang diambil pada tahun 2014 metode SAW hanya mampu memperbaiki 6 data (40%) dan untuk penilaian Lomba Bank Sampah Award kategori umum dalam penelitian ini berdasarkan 15 data kajian permasalah yang diambil pada tahun 2014 metode SAW hanya mampu memperbaiki 6 data (40%).Kata kunci : Model, Simple Additive Weighting, Bank Sampah
Penerapan Metode Weighted Product Pada Proses Penentuan Pemenang Fashion Show
Radian Noer;
Yulia Yudhihartanti;
Muslihudin Muslihudin
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 4, No 3: Desember 2015
Publisher : STMIK Banjarbaru
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (457.208 KB)
|
DOI: 10.35889/jutisi.v4i3.101
Selama ini pemilihan pemenang fashion show hanya menjumlahkan nilai dari semua kriteria yang telah ditentukan, tanpa melihat kriteria satu dengan kriteria lainnya. Padahal dari semua kriteria tersebut ada yang bernilai sangat penting dan kurang penting, hal ini menyebabkan penilaian kurang objektif, dikarenakan dalam penilaian tersebut belum menggunakan bobot kriteria yang pasti serta tidak adanya suatu sistem yang dapat menunjang penggunaan bobot tersebut untuk menghasilkan hasil yang tepat.Pendekatan yang diambil untuk menyelesaikan permasalahan ini adalah dengan menggunakan metode Weighted Product. Yaitu dengan cara perkalian untuk menghubungkan rating atribut, dimana rating setiap atribut harus dipangkatkan dulu dengan bobot atribut yang bersangkutan.Kesimpulan dari 24 data permasalahan yang di uji menggunakan perbandingan pretest dan posttest memiliki akurasi sebesar 37,5%.Kata Kunci : Fashion Show, Weighted Product, Model
Rancang Bangun Kran Air Wudhu Otomatis Dan Kontrol Bak Air Berbasis Arduino
Budi Eko Sulistiyono;
Hugo Aprilianto;
Panca Anitasari W. Handayani
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 4, No 3: Desember 2015
Publisher : STMIK Banjarbaru
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (832.783 KB)
|
DOI: 10.35889/jutisi.v4i3.106
Penghematan sumber daya alam merupakan suatu yang sangat diperlukan saat ini, baik di lingkungan rumah tangga maupun di lingkungan yang lebih luas. Penggunaan tandon atau tangki air yang digunakan untuk menampung air dapat mengurangi penggunaan energi listrik dan menyediakan pasokan air secara berkelanjutan. Penggunaan kran otomatis juga punya andil yang cukup besar dalam penghematan air ketika tingkat kepedulian seseorang kurang baik.Untuk mengetahui level ketinggian air dialam tandon sangat sulit jika dilakukan secara manual. Sedangkan letak tandon berada ditempat yang susah dijangkau. Sehingga pada saat proses pengisian air sering terjadi meluap atau melewati batas ketinggian tandon, dan jika tidak adanya sistem peringatan jika aliran air mengalami gangguan. Serta penggunaan air wudhu yang berlebihan ketika kran tidak segera dimatikan ketika kegiatan wudhu telah selesai. Dengan demikian terjadilah pemborosan sumber daya air.Sensor ultrasonik berfungsi sebagai pengukur jarak antara air dengan sensor, kemudian di konversi menjadi persentasi level air, sehingga level air yang tersedia dapat diawasi secara terus menerus dan melakukan pengisian tandon secara otomatis jika sudah melewati batas terendah yang telah di tentukan. Sedangkan sensor Passive Infra Red (PIR) berfungsi sebagai pendeteksi keberadaan objek khususnya manusia di dekat kran, jika terdeteksi objek/manusia maka kran otomatis membuka kran dan menutupnya kembali jika objek/manusia meninggalkannya. Sensor ultrasonik yang digunakan adalah HC-SR05 sedangkan sensor PIR yang digunakan adalah HC-SR501. Dalam penelitian ini diteliti bagaimana efektifitas sensor ultrasonik dalam mendeteksi level air dan efektifitas sensor PIR dalam mendeteksi keberadaan objek/manusia.Kata kunci : pengendali level air, kran otomatis, sensor gerak, sensor ultrasonik.