cover
Contact Name
Aceng Komarudin Mutaqin
Contact Email
aceng.k.mutaqin@gmail.com
Phone
+628179289987
Journal Mail Official
jstat.unisba@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ranggagading No. 8 Bandung 40116
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Statistika
ISSN : 14115891     EISSN : 25992538     DOI : https://doi.org/10.29313/jstat.v19i2.4898
STATISTIKA published by Bandung Islamic University as pouring media and discussion of scientific papers in the field of statistical science and its applications, both in the form of research results, discussion of theory, methodology, computing, and review books.
Articles 353 Documents
Klasifikasi Variabel Penentu Kelulusan Mahasiswa FMIPA Unpatti Menggunakan Metode CHAID Ferry Kondo Lembang
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 15, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v15i1.1321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui klasifikasi variabel yang membedakan waktu kelulusan mahasiswa  antara tepat waktu dan tidak tepat waktu  pada Fakultas MIPA Universitas Pattimura dengan menggunakan Metode CHAID. Penelitian ini dilakukan di Fakultas MIPA Universitas Pattimura, dengan menggunakan sampel penelitian sebanyak 585 orang mahasiswa yang lulus periode Januari 2010 sampai dengan April 2014. Hasil penelitian dengan menggunakan Metode CHAID Menghasilkan pohon klasifikasi yang terdiri dari 4 segmen, dengan variabel yang paling signifikan yaitu jurusan dan IPK. Selanjutnya diperoleh juga ketepatan klasifikasi Metode CHAID yang terbentuk sebesar 85.5 %.
KETERLIBATAN PERGURUAN TINGGI DALAM PROGRAM RISET UNGGULAN TERPADU Igif G Prihanto
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 3, No 1 (2003)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v3i1.530

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui frequensi keterlibatan Perguruan Tinggi pasa Program Riset Unggulan terpadu(RUT) berdasarkan jender dan strata pendidikan. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari : “Direktori Riset UnggulanTerpadu – RUT “ terbitan kantor Menteri Negara Riset dan Teknologi pada tahun 2001. Metode pengumpulan data dilakukandengan cara mengelompokan frekuensi keterlibatan Perguruan Tinggi pada Program RUT berdasarkan jender dan Stratapendidikan. Metode analisis data dilakukan dengan penerapan statistik nonparametrik melalui uji Chi-Square dengan derajatbebas dan tingkat signifikan α tertentu. Hasil penelitian menunjukan bahwa (a) terdapat perbedaan frekuensi keterlibatanPerguruan Tinggi pada Program RUT berdasarkan jender, dan (b) terdapat perbedaan frekuensi keterlibatan Perguruan Tinggipada Program Tinggi pada Program RUT berdasarkan strata pendidikan. Hasil penelitian ini dapat diinterprestasikan bahwa (a)frekuensi keterlibatan peneliti pria (86,26%) dari perguruan Tinggi jauh lebih dominan dibanding dengan keterlibatan penelitiwanita (13,74%) pada program RUT, dan (b) frekuensi keterlibatan peneliti Perguruan Tinggi berpendidikan S2 (55,81%) jauhlebih tinggi dibanding dengan peneliti berpendidikan S2 (27,04%) dan S1 (17,15%) pada Program RUT.
Comment On Fixed and Float Exchange Rate Regimes Anton Abdulbasah Kamil
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 7, No 2 (2007)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v7i2.955

Abstract

The theory of exchange rate regimes does not provide clear cut preference as to which regimes shouldbe preferred. Fixed and floating exchange rate regimes each has its own advantages anddisadvantages. Under fixed exchange rates, the country’s export and service sector are stable becausethe businessmen need not worry about the fluctuation of the currency, and thereby influencing theamount of profit made. Moreover, without worry about the fluctuation of the value of the currency,businessmen can make beautiful enterprise to do business. The implication is that it creates muchneededjobs and revenue for the country. In this paper we will prove theoretically that in short, fixedexchange rates can provide greater insulation of output in the face of nominal shocks. At the sametime, floating exchange rates are better at absorbing real shocks.
ANALISIS DAMPAK EKONOMI SEKTOR BESI DAN BAJA DASAR TERHADAP PEREKONOMIAN NASIONAL Triswan Suseno
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v18i1.3472

Abstract

Sejak terbitnya UU No. 4 Tahun 2009 hingga diberlakukannya secara efektif pada Januari tahun 2014, banyak perusahaan yang sudah berinvestasi membangun industri pengolahan (smelter) di sektor pertambangan mineral logam, khususnya nikel dan besi. Namun apakah kehadirannya ini akan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi secara Nasional baik terhadap sektor pertambangan mineral logam itu sendiri maupun terhadap sektor-sektor lainnya di dalam negeri. Untuk mengetahuinya, perlu dilakukan analisis dampak ekonomi kehadiran industri pengolahan nikel dan besi yang diukur dengan menggunakan indeks pengganda output, pendapatan, nilai tambah dan tenaga kerja yang berasal dari analisis model input-output. Berdasarkan hasil perhitungan, menunjukkan bahwa sektor pertambangan pasir/bijih besi memiliki pengganda output 1,5826, pengganda pendapatan 1,4329, pengganda nilai tambah 1,4620 dan pengganda tenaga kerja 1,58. Pengganda output sektor pertambangan nikel 1,4679, pengganda pendapatan 1,9590, pengganda nilai tambah 1,9892 dan pengganda tenaga kerja 1,47. Sedangkan pengganda output sektor besi dan baja dasar 1,9884, pengganda pendapatan 3,3985, nilai tambah 2,9892 dan pengganda tenaga kerja 1,99.
Kebijakan Pergantian Berdasarkan Umur untuk Data Sensor Melalui TTT-Plot (Studi Kasus Komponen Mesin Tenun Tsudakoma Type WJL-ZW 300) Gaga Renggawan; R. Dachlan Muchlis; Yulya Deryani Safitri
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 3, No 2 (2003)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v3i2.577

Abstract

Dalam makalah ini dibahas mengenai interval waktu perawatan optimal yang meminimumkanbiaya. Penentuan selang waktu perawatan optimal dilakukan dengan metode grafis TTT-PLOT, yaitutitik singgung –c/a dengan plot (ui, j(ui)) merupakan taksiran selang waktu pemeliharaan yangoptimal. Dimana c merupakan rata-rata biaya perawatan terencana, dan a merupakan biayatambahan karena kerusakan sistem yang terjadi secara tiba-tiba.
Pemeriksaan Ketepatan Fungsi Hubung dalam Analisis Data Biner Nusar Hajarisman
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 9, No 1 (2009)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v9i1.993

Abstract

Dalam pemodelan data biner atau binomial ada sejumlah cara dimana model dugaan tidak layak.Yang paling penting dari semua itu adalah komponen sistematik linear dari model tidak dinyatakandengan tepat. Sebagai contoh misalnya model tidak menyertakan suatu variabel penjelas yangmemang seharusnya berada di dalam model, atau mungkin satu atau dua variabel penjelas perluditransformasi sebelumnya. Kedua, transformasi dari peluang respons yang digunakan mungkintidak tepat; misalnya mungkin saja bahwa transformasi dari peluang respons yang telah digunakanadalah transformasi logistik padahal seharusnya menggunakan transformasi log-log komplementer.Ketiga, data mungkin berisi suatu data pencilan yang mengakibatkan data tidak cocok terhadapmodel dugaan. Teknik yang digunakan untuk memeriksa kelayakan model ini disebut juga sebagaiproses diagnosa. Pada makalah ini pembahasan akan lebih difokuskan pada pemeriksaan ketepatanfungsi hubung dalam pemodelan data biner.
TEKNIK KORELASI UNTUK UJI ASOSIASI ANTARA DUA FAKTOR DENGAN MENGGUNAKAN PERINGKAT KENDALL t Lisnur Wachidah
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 4, No 2 (2004)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v4i2.889

Abstract

Teknik korelasi untuk uji asosiasi antara dua faktor dapat menggunakan uji asosiasi peringkat Kendall t. Koefisien korelasiadalah suatu ukuran yang digunakan untuk mengetahui derajat hubungan pada data kuantitatif. Koefisien korelasi peringkatKendall t, data dapat berbentuk kuantitatif ataupun kualitatif. Perhitungan pada koefisien korelasi peringkat Kendall t,perhitungannya tidak langsung menggunakan data asli, tetapi menggunakan peringkat yang diberikan kepada data aslitersebut. Uji asosiasi peringkat Kendall t antara dua faktor adalah untuk mengetahui apakah kedua faktor berasosiasipositif ataukah berasosiasi negatif, bergantung terhadap arah asosiasi yang diharapkan. Untuk N ñ 10, statistik uji yangdigunakan adalah b b b z t t =t - m s . Kriteria ujinya adalah tolak H0, jika nilai peluang dari z á a yang ditentukan.
Model Multinomial Bayesian Network pada Data Simulasi Curah Hujan Nanda Arista Rizki; Syaripuddin Syaripuddin; Sri Wahyuningsih
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 12, No 2 (2012)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v12i2.1062

Abstract

Bayesian Networks is one of simple Probabilistic Graphical Models are built from theory of bayesprobability and graph theory. Probability theory Is directly related to data while graph theory directlyrelated to the form representation to be obtained. Multinomial Bayesian Network method is onemethod that involves the influence of spatial linkages suggest a link between rainfall observationstations. The objective of this study was seek the result of the model probabilistic a graphMultinomial Bayesian Network and apply it in forecasting with Oldeman classification based on oneor two rainfall stations are known. This research uses simulated data for 14 stations respectively each300 sets of data. The data generated is normal distribution of data based on parameters that havebeen determined and classified using the classification Oldeman. Bayesian Network structureconstructed using the K2 algorithm. Markov chain transition matrix is formed based on the Bayesianof the nodes are directional. Model of Multinomial Bayesian Network was established based onMarkov transition matrices. The result of probability model can predict the probability of rainfall insome stations based on one or two rainfall stations are known, which is a model graph with 14 nodesand 13 arcs.
Penggunaan Makro Minitab untuk Tranformasi Data Ordinal ke Interval R. Dachlan Muchlis
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 1, No 1 (2001)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v1i1.487

Abstract

Dalam penelitian sosial seingl<ali diperlulan transfonnasi data pengamatan darislala pengukuran ordinal ke dalam sl<alap engukuran interval, Hal ini dilakukanuntuk memenuhi persyaratan analisis data yang digunalcan. Dari sekian banyakperangkat lunak pengolah data, satupun belum ada yang khusus dapat digunakanuntuk membantu melakukan proses scaling. Perhitungan secara manual mudahdilakukan, rcnpi jil<n dihadaplan pada jumlah item pertanyaan yang cukup besarmembutuhlun waktu perhitungan yang lama. Dalam malulah ini akan dilemul<alennsuatu lnsil penelitian pengguturon Makro Minilab dalatn membantu melakulmnproses scaling sehingga diperoleh hasil komputasi yang relatd singkatdibandinglcan dengan pengembangan lain yang pernah ada.
Aplikasi Konsep Kriging pada Data Simulasi Gangguan Geomagnet Lokal John Maspupu
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 14, No 1 (2014)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v14i1.1085

Abstract

Makalah ini membahas aplikasi konsep Kriging pada data simulasi gangguan geomagnet lokal dari 3(tiga) lokasi observasi (stasion geomagnet-SG). Konsep ini asal mulanya dari wilayah geostatistik ,namun sekarang secara luas digunakan dalam wilayah analisa spasial. Teknik ini juga dikenalsebagai regresi proses Gauss (Gaussian process regression), prediksi Kolmogorov-Wiener(Kolmogorov-Wiener prediction), atau prediksi ketakbiasan linier terbaik (Best Linear UnbiasedPrediction). Dengan demikian tujuan pembahasan makalah ini adalah, untuk melakukan estimasiatau interpolasi gangguan geomagnet disekitar tiga stasion geomagnet (lokasi observasi) tersebut.Sedangkan metode yang digunakan untuk merealisasi tujuan di atas ini adalah punctual kriging.Kontribusi hasil estimasi atau interpolasi gangguan geomagnet ini nantinya digunakan sebagai dasarpembuatan peta atau kontur gangguan geomagnet di sekitar ketiga lokasi observasi tersebut.