cover
Contact Name
Idhoofiyatul Fatin
Contact Email
idhofatin.pbsi@fkip.um-surabaya.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
stilistika@um-surabaya.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
ISSN : 19788800     EISSN : 26141327     DOI : -
Core Subject : Education,
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Prodi S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Surabaya. Jurnal ini menfokuskan pada publikasi hasil penelitian berupa artikel ilmiah tentang bahasa, sastra dan pengajaran Bahasa Indonesia. Jurnal ini terbit setiap Januari dan Juli dengan nomor P-ISSN 1978-8800 dan E-ISSN 2614-3127.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2 (2016)" : 6 Documents clear
Deiksis Sosial Kumpulan Esai Buku Republik #Jancukers Karya Sujiwo Tejo Agus Budiman; Sujinah Sujinah; Ngatma'in Ngatma'in
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 9, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v9i2.1177

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah keragaman makna ungkapan bahasa yang terdapat pada deiksis sosial dalam kumpulan esai buku Republik #Jancukers karya Sujiwo. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi deiksis sosial yang terdapat dalam kumpulan esai buku Republik #Jancukers karya Sujiwo Tejo. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Data penelitian diperoleh dari kumpulan esai buku Republik #Jancukers karya Sujiwo Tejo yang mengandung deiksis sosial. Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi. Instrumen penelitian menggunakan tabel pengodean. Prosedur penelitian mempunyai empat tahap, yakni tahap membaca, mengidentifikasi, mengumpulkan, menganalisis. Analisis data menggunakan metode deskripsi. Hasil penelitian pada bentuk dan fungsi deiksis sosial meliputi gue sebagai bentuk keakraban, mbah sebagai bentuk penghormatan, anjing sebagai bentuk keakraban, jeng sebagai bentuk keakraban, mas sebagai bentuk penghormatan, mas sebagai bentuk keakraban, bung sebagai bentuk keakraban, bung sebagai bentuk penghormatan, jancuk sebagai bentuk keakraban, jancuk sebagai bentuk merendahkan, anjing sebagai bentuk merendahkan, gus sebagai bentuk keakraban dan ding sebagai bentuk keakraban.
Register Bahasa Mana Suka Blantik Sapi di Mojokerto Erni Wijayanti
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 9, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v9i2.1178

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui register blantik sapi  di pasar Pon daerah Kedondong kabupaten Mojokerto. Penulis memaparkan pola interaksi verbal atau karakteristik pemakaian bahasa yang digunakan para blantik sapi dalam kegiatan berkomunikasi sehari-hari di komunitas tertentu. Landasan teori penelitian ini mengacu pada sejumlah teori dalam sosiolinguistik, yaitu seputar bahasa dan masyarakat. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Data yang dikumpulkan berupa data percakapan sehari-hari. Sumber data adalah informan dan peristiwa atau aktivitas. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah criterion-based selection dan teknik internal sampling. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung adalah teknik sadap, teknik simak libat cakap, teknik simak bebas libat cakap, teknik rekam, dan teknik catat. Wawancara mendalam dilakukan dengan cara wawancara individual, wawancara dengan informan inti, dan wawancara kelompok. Analisis data ini bersifat kontekstual dengan model analisis interaktif, yaitu  menggunakan langkah-langkah reduksi data, sajian data, dan verifikasi. Hasil dari penelitian ini mencakup dua hal. Pertama, penggunaan bahasa yang digunakan para blantik sapi dalam wujud interaksi verbal secara umum terklasifikasikan menjadi dua bagian, yaitu komunikasi yang bersifat internal dan eksternal. Kedua, register yang digunakan blantik sapi di komunitas tertentu, yakni di lingkungan pasar Pon, daerah Kedondong Kabupaten Mojokerto.
Pluralisme Agama dalam Kakawin Sutasoma Hasan Irsyad; M. Ridlwan; Pheni Cahya Kartika
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 9, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v9i2.1179

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pluralisme agama dalam Kakawin Sutasoma serta Bhinneka Tunggal Ika dalam konteks asli Kakawin Sutasoma. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan konsep pluralisme agama yang diajarkan Kakawin Sutasoma dan Bhinneka Tunggal Ika sesuai dengan konteks asli Kakawin Sutasoma. Untuk menemukan pluralisme agama dalam Kakawin Sutasoma, digunakan tiga prinsip pluralisme agama Coward. Penelitian ini berbentuk penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka, sedangkan analisis data dilakukan secara diskriptif. Dokumen yang digunakan adalah Kakawin Sutasoma terjemahan Dwi Woro Retno Mastuti dan Hastho Bramantyo yang diterbitkan Komunitas Bambu pada 2009.  Penelitian berhasil mengidentifikasi adanya pluralisme agama SiwaBuddha dalam Kakawin Sutasoma yang bercirikan toleransi dan saling menghormati antaragama, Tuhan dianggap sebagai hakikat tunggal yang berwujud jamak, agamaagama dianggap setara dan semuanya baik sebagai jalan menuju kebenaran, serta pengabsahan Buddha sebagai perwujudan Siwa lebih ditekankan daripada sebaliknya. Penelitian juga mendapati bahwa Bhinneka Tunggal Ika dalam Kakawin Sutasoma adalah ungkapan yang mengajarkan pluralisme agama. Bhinneka Tunggal Ika dalam Kakawin Sutasoma berbeda dengan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara. Sebagai semboyan negara, Bhinneka Tunggal Ika cakupannya diperluas dan tidak mengajarkan pluralisme agama.
Pemosisian Tokoh Habibie pada Negosiasi Antara Soeharto-Habibie dalam Novel Habibie & Ainun: Kajian Analisis Wacana Kritis Dian Karina Rachmawati
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 9, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v9i2.487

Abstract

 Pada penelitian ini objek kajiannya adalah novel yang berjudul “Habibie & Ainun”. Novel ini termasuk dalam jenis karya sastra non-imajinatif yakni karya sastra yang lebih menonjolkan unsur kefaktualan daripada khayalnya dan ditopang dengan penggunaan bahasa yang cenderung denotatif. Peneliti menggunakan metode analisis wacana kritis (critical discourse analysis) yang didasarkan atas pemikiran Norman Fairclough mengenai fungsi bahasa sebagai interpersonal meaning dan Widdowson dari bentuk makna negosiasi dalam komunikasi. Berdasarkan interpersonal meaningnya dengan melihat modalitas kalimat, bentuk kata ‘harus’ tersebut mengandung modalitas relasional, karena kutipan tersebut menunjukkan sebuah permintaan, harapan serta bentuk keharusan dari orang yang berkuasa yakni Soeharto atas Habibie. Modalitas relasional Fairclough dalam Santoso (2012: 157) adalah personal autoritas satu partisipan dalam hubungan dengan partisipan lainnya. Bentuk negosiasi tersebut merupakan negosiasi timbal balik antara Soeharto dan Habibe dikarenakan modus relasional suatu keharusan, harapan dan permintaan. Bentuk sapaan yang digunakan mampu mempengaruhi relasi sosial dalam berkomunikasi atau pun dalam bentuk negosiasi tersebut. Jarak tersebut memberikan dampak kepada Habibie untuk tidak bisa melawan kuasa Soeharto yang sebelumnya banyak sekali menggunakan sapaan yang tinggi kepadanya yakni Dr. Habibie, serta bentuk kekerabatan yang begitu dekat seperti anak dengan ayahnya yang tidak kuasa untuk menolak perintah atau permintaan ayahnya kepada anak. Sebuah kepercayaan Soeharto yang begitu besar kepada Habibie atas kemampuan dan keahliannya.
Representasi Budaya Jawa dan Barat dalam Novel Rahvayana Karya Sujiwo Tejo Nuzulul Hidayah; Yarno Yarno; R. Panji Hermoyo
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 9, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v9i2.1180

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah representasi budaya Jawa dan Barat serta akulturasi budaya Jawa dan Barat dalam novel Rahvayana karya Sujiwo Tejo. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi budaya Jawa dan Barat serta akulturasi budaya Jawa dan Barat dalam novel Rahvayana karya Sujiwo Tejo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan membaca novel Rahvayana karya Sujiwo Tejo, menginventarisasi data, mereduksi data, menganalisis data, dan memberi simpulan. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa representasi budaya Jawa dalam novel Rahvayana karya Sujiwo Tejo menampilkan berbagai sikap, adat dan ritual sebagai suatu budaya masyarakat Jawa, seperti upacara kematian, Panggih, dan Tedak Siti. Representasi budaya Barat yang terdapat dalam novel ini meliputi sikap individualistik yang tercermin dalam pemakai budaya Barat. Gaya hidup bebas serta cara berpikir dan bertindak yang mengutamakan sikap disiplin. Sedangkan akulturasi budaya Jawa dan Barat dalam novel ini di antaranya terjadinya seks bebas, gaya hidup, dan tafsir mimpi yang berkembang di Jawa dan Barat.
Analisis Deiksis Kalimat yang Ada pada Bak Truk Azis Usman; Ali Nuke Afandy; Insani Wahyu Mubarok
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 9, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v9i2.1176

Abstract

Manusia merupakan makhluk sosial, sehingga secara naluriah terdorong untuk bergaul dengan manusia lain, baik untuk mengekspresikan kepentingannya, mengatakan pendapatnya, maupun memengaruhi orang lain. Manusia dapat memenuhi semua kepentingan tersebut dengan bahasa. Penelitian bertujuan untuk (1) mendeskripsikan jenis-jenis deiksis kalimat yang ada pada bak truk, (2) mendeskripsikan makna deiksis kalimat yang ada pada bak truk. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Penelitian ini dilakukan dengan cara mendata tulisan dan gambar yang terdapat pada truk yang beroperasikan di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Tangkel dan pantai Camplong Madura. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan setiap bahasa yang tulis oleh manusia itu terdapat unsur deiksis, serta makna atau arti yang terkandung dalam bahasa itu sendiri, karena bahasa tidak terlepas dari aspek-aspek tersebut.

Page 1 of 1 | Total Record : 6