cover
Contact Name
Indah Suryawati
Contact Email
indahsuryawati_2121@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
communication@budiluhur.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Communication
ISSN : 20865708     EISSN : 24427535     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Communication published by the Communication Studies Program, Univ. Budi Luhur, twice a year. The publication of this journal is intended as a medium of information exchange, knowledge based on development, and the study of Communication Sciences and its relation to various other scientific disciplines.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 1 (2021): COMMUNICATION" : 7 Documents clear
Penerapan Strategi Kreatif Dalam Mempertahankan Program “Buah Hatiku Sayang” di Televisi Republik Indonesia Shinta Kristanty; Gemilang Awal Ramadhan
Communication Vol 12, No 1 (2021): COMMUNICATION
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/comm.v12i1.1330

Abstract

Pertanyaan penelitian ini adalah bagaimana penerapan unsur kreativitas dalam mempertahankan program televisi Buah Hatiku Sayang di Televisi Republik Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan strategi kreatif dalam mempertahankan program televisi Buah Hatiku Sayang. Konsep yang digunakan adalah strategi kreatif program televisi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian adalah strategi kreatif diterapkan pada saat pencarian ide, penataan studi dan evaluasi.
Media, Representasi, dan Persepsi terhadap Identitas Seksual Anzilna Mubaroka; Vinita Susanti
Communication Vol 12, No 1 (2021): COMMUNICATION
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/comm.v12i1.1329

Abstract

Komodifikasi seksualitas dalam bentuk representasi dapat ditemukan dalam serial TV Thailand bergenre Boys Love. Cerita yang mengusung tema hubungan homoromantic ini berlindung dalam konsep representasi. Sayangnya yang banyak terjadi adalah representasi identitas seksual ini terlalu heteronormatif. Menggunakan metode kuantitatif dan observasi, penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat bagaimana persepsi penggemar terhadap identitas seksual dan keberadaan pasangan on-screen. Hasil penelitian ini menemukan hasil bahwa terdapat obsesi terhadap pasangan On-Screen. Menggunakan teori kultivasi dan konsep Celebrity Worship,melihat dan menerima keberadaan pasangan on-screen sebagaimana yang ditampilkan oleh media. Penggemar ini juga hingga pada tahap melakukan perundungan kepada kekasih asli idola. Pada akhirnya, representasi yang seharusnya membawakan cara pandang baru kepada kelompok minoritas justru menjadi ajang komodifikasi identitas homoseksual dan obsesi penggemar.
Dilema Laporan Investigatif dalam Perspektif Kebebasan Informasi Safriady Safriady
Communication Vol 12, No 1 (2021): COMMUNICATION
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/comm.v12i1.1332

Abstract

Reformasi 1998 ikut mengubah Pers di Indonesia, setelah 32 tahun berada dalam kontrol Orde Baru. Pemerintahan transisi Habibie mengeluarkan aturan baru tentang pers yaitu UU Pers No. 40 tahun 1999 yang mengatur ulang posisi pers di Indonesia. peliputan Investigasi merupakan salah satu yang diuntungkan dalam proses reformasi. Selain revolusi digital, kepemilikan media dan regulasi ikut mempengaruhi journalism investigatif. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan mengguna wawancara, observasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukan bahwa revolusi digital ikut merubah lanskap media konvesional menjadi digital. Keberhasilan kerja colaboraty lintas negara menjadi acuan dalam penggrapan di masa depan. Peliputan invstigatif kini tidak lagi di domisili oleh ruang redaksi tunggal. Konglomerasi media menjadi salah satu sebab bergesernya trend peliputan investigasi di Indonesia mau pun secara global
Analisis Kasus Rasisme Papua Natalius Pigai Dalam Perspektif Teori Spiral Keheningan Eka Sri Dana; Indah Suryawati; Junaidi Junaidi; A Mirza Ronda; Rahtika Diana
Communication Vol 12, No 1 (2021): COMMUNICATION
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/comm.v12i1.1328

Abstract

Masyarakat majemuk dengan keanekaragaman suku bangsa yang tinggi serta ketersediaan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa masalah rasisme di Indonesia ke permukaan. Fenomena rasisme melalui postingan di media baru justru mendapatkan sorotan dari media massa, bahkan media dan masyarakat beramai-ramai memberikan sanksi moral hingga tuntutan perlu diberikannya sanksi hukum oleh negara pada pelaku rasisme. Kasus rasisme yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah pernyataan rasisme yang dialami Natalius Pigai, politikus Partai Hanura. Fenomena ini dapat dijelaskan dengan menggunakan Teori Spiral Keheningan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hilangnya keheningan masyarakat mengenai rasisme dengan melihat pada kesadaran masyarakat pengguna media baru terkait permasalahan rasisme di Indonesia. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif menggunakan google trends dengan menangkap pola-pola yang mencerminkan peningkatan kesadaran tersebut pada periode sepuluh tahun terakhir (2012-2021). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan volume pencarian kata kunci “rasisme” yang dipicu oleh sejumlah kasus rasisme di dalam maupun di luar negeri. Selain terjadinya peningkatan, juga terjadi pemerataan persebaran pencarian kata kunci pada seluruh provinsi di Indonesia. Temuan ini menunjukkan spiral kebisuan terkait rasisme telah semakin pudar dan diharapkan beralih pada pelaku rasisme, sehingga pada masa depan, dapat terwujud masyarakat Indonesia yang bebas dari rasisme, terutama rasisme pada Papua.
Komunikasi Digital Dalam Bisnis Online Produk UMKM “SO WHAT” di Era Normal Baru Daruning Rahayu; Eni Maryani; Ilham Gemiharto
Communication Vol 12, No 1 (2021): COMMUNICATION
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/comm.v12i1.1341

Abstract

Peran Usaha Kecil dimasa pandemi untuk terus menggerakan ekonomi masyarakat di level menengah ke bawah melalui adaptasi teknologi menarik untuk dicermati. Tulisan ini akan mengangkat pengalaman ‘So What’ sebagai sebuah UMKM yang menghadapi kendala di masa pandemi dengan terus berinovasi dalam produk serta beradaptasi secara teknologi. Pertanyaan penelitian yang diajukan adalah bagaimana implikasi pemnggunaan komunikasi digital terhadap UMKM? Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Kasus penelitian yang dipilih adalah salah satu UMKM ‘So What’ yang memiliki produk minuman beradaptasi dengan komunikasi digital dan menjalankan bisnis dengan sistem online dan berhasil bertahan di masa pandemi. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara mendalam, observasi dan studi literatur. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa So What menggunakan aplikasi digital untuk menjalankan bisnisnya secara online dan berhasil meningkatkan keuntungannya setiap tahun dan bertahan di amsa pandemi. Implikasi sistem bisnis online adalah diberlakukannya transaksi keuangan elektronik akan tetapi “So What” tetap menggunakan sistem hybrid yaitu menerima tranksasi elektronik dan juga secara tunai. Kebijakan tersebut diambil karena mempertimbangkan masih terdapat kendala-kendala dalam penggunaan transaksi elektronik. Beberapa kendala teknis transaksi elektronik dari sisi konsumen yaitu a) tidak semua konsumen memiliki aplikasi yang digunakan dalam pemasaran produk ‘So What’, b) tidak semua konsumen juga selalu memiliki saldo pada aplikasi tersebut, dan c) tidak semua konsumen juga memahami transaksi online dengan baik. Sementara disisi produsen dalam hal ini internal “So What” kendalanya adalah kapasitas jaringan internet yang memiliki belum memiliki kestabilan yang tinggi sehingga kadangkala memiliki masalah saat melakukan verifikasi pemesanan.
Penerapan Konsep Corporate Social Responsibility Dalam Mengembangkan UMKM Melalui Program BRIncubator Sharon Rose Widjaja; Susilowati Natakoesoemah
Communication Vol 12, No 1 (2021): COMMUNICATION
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/comm.v12i1.1331

Abstract

Perusahaan terbuka di Indonesia wajib untuk melaksanakan Corporate Social Responsibility yang telah diatur dalam Undang – Undang. CSR dilakukan sebagai bentuk kesadaran perusahaan untuk melakukan tanggung jawab terhadap masyarakat ataupun lingkungan sekitar operasional perusahaan. PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang merupakan perusahaan di industri perbankan yang memiliki fokus di bidang bisnis mikro, membentuk kegiatan CSR untuk mengembangkan UMKM melalui kolaborasi dengan Desk Inkubasi dengan Program BRIncubator. Program ini bertujuan mengembangkan UMKM untuk melakukan ekspor serta membentuk Digital Economy Ecosystem sesuai dengan arahan Kementerian BUMN. Penelitian ini dibuat untuk mengetahui bagaimana penerapan CSR serta prinsip - prinsip CSR yang dilakukan untuk mengembangan UMKM. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Peneliti menggunakan pencarian data primer melalui wawancara semi struktur serta melakukan riset melalui data perusahaan, buku, jurnal dan situs web. Hasil penelitian yang didapat adalah pengembangan UMKM yang dilakukan oleh Program BRIncubator dalam penerapan CSR masih sulit dilakukan oleh UMKM, sehingga UMKM melakukan CSR dengan cara melakukan produksi produk dengan bahan ramah lingkungan. Prinsip - prinsip CSR yang telah dilaksanakan dengan baik walaupun masih kurang dalam hal pemberitahuan secara langsung terkait pelatihan UMKM merupakan bagian dari CSR perusahaan. Selanjutnya untuk pengembangan UMKM terdapat beberapa kendala dari pihak eksternal yang masih belum melek teknologi sehingga menghambat pelatihan UMKM, disarankan pelatihan UMKM untuk dipecah kelasnya agar sesuai dengan kemampuan UMKM mengenai digitalisasi serta perlu adanya pengkomunikasian mengenai Program BRIncubator merupakan bagian dari CSR Bank BRI.
Kredibilitas Portal Media Online Dalam Pemberitaan Pasca Pengesahan Rancangan Undang Undang Cipta Kerja (RUU Ciptaker) Priskila, Okki; Akbar, Arsyie; Khanza, Eka
Communication Vol 12, No 1 (2021): COMMUNICATION
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/comm.v12i1.1352

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode analisis isi kuantitatif yang bertujuan memberikan gambaran bagaimana kredibilitas dari situs portal online Indonesia populer yaitu Kompas.com dan Detik.com periode 5-26 Oktober 2020 dalam memberitakan RUU Ciptaker yang cukup menjadi isu krusial di tahun 2020 ini. Bisa dilihat bahwa masyarakat membutuhkan media yang kredibel sebagai penyalur aspirasi rakyat. Pengambilan analisis berdasarkan pengukuran tahap akhir, yaitu penilaian mutu (pembobotan) atau penskoran yang disajikan sebagai perbandingan nilai kredibilitas adalah berdasarkan nilai tiap subdimensi. Kesimpulan perbandingan nilai kredibilitas situs portal media online Detikcom dan Kompas.com ditarik berdasarkan total nilai factuality dan impartiality. Peneliti menggunakan tolak ukur Holsti pada uji reliabilitas dengan menetapkan standar minimum 0,75 atau 75%, ketika hasil angka realibilitas berada diatas nilai 0,75 maka ini dianggap reliable. Hasil skoring dari keenam aspek penelitian yakni factualness, accuracy, completeness, relevance, balance dan neutrality beserta indikator yang terdapat didalamnya, maka penulis menyimpulkan nilai kredibilitas situs portal media online Kompas.com lebih tinggi dibandingkan dengan Detik.com dalam pemberitaan RUU Ciptaker periode 5-26 Oktober 2020. Situs portal media online Kompas.com mengantongi nilai kredibilitas 90,76 sementara situs portal media online Detik.com hanya dengan nilai kredibilitas 80,44.

Page 1 of 1 | Total Record : 7