cover
Contact Name
Gerardus Gilang
Contact Email
gilang@starki.id
Phone
-
Journal Mail Official
gilang@starki.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis
ISSN : 25410741     EISSN : 25982443     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis adalah jurnal ilmiah bidang ilmu komunikasi serta ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan bidang komunikasi yang diterbitkan oleh STIKS TARAKANITA, Program Studi S1 Komunikasi di Jakarta. Jurnal Ilmu Komunikasi menyampaikan sumbangan pemikiran di bidang komunikasi yang otentik, analitis dan kritis kepada para akademisi yang menaruh perhatian dan berminat di bidang ilmu komunikasi. Terbit satu tahun dua kali bulan April dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 110 Documents
Kegiatan Public Relations B Radio 95.6 FM Dalam Menghadapi Tantangan Media Di Era Digital Putri Aprilia
Jurnal Komunikasi dan Bisnis Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis
Publisher : STARKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/jikb.v4i2.248

Abstract

The existence of the internet as a result of the technology and communication development has forced the change from analog systems to digital. Entering the digital era like this is a challenge for conventional radio, one of them is PT. Radio Swara Burinyay (B Radio). Even though it is under the auspices of renowned radio management such as Ardan Group, the obstacle in developing a business in the digital era like this is not easy. From the number of listeners who have not yet reached the target, the number of advertisers is declining and the challenges with competitors, both other conventional and digital media, require the management of the company to make the right communication strategy to maintain B Radio's existence. With qualitative research methods and descriptive approaches the results of this study are through Public Relations activities in the Public Relations and Promotion division, B Radio takes responsibility in promotionl and branding activities for reach the company’s goals. This promotion activity is carried out through collaboration with clients to be able to optimize the branding activities carried out by B Radio, the strategy of promoting in conventional media and digital media is also done to increase brand awareness. Branding activities carried out by B radio can be through on-air, off-air and online broadcast programs. These activities make B Radio last for 15 years now. However, B Radio still has to optimize the use of social media so that it can always attract listeners with current things.
Ketergantungan Media Online di Kalangan Mahasiswa Universitas Riau Rumyeni Rumyeni; Evawani Elysa Lubis; Nita Rimayanti
Jurnal Komunikasi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis
Publisher : STARKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/jikb.v3i1.143

Abstract

This study aims to identify the dependency stage and various activities undertaken by students of Riau University in accessing online   media. This study used quantitative methods by distributing questionnaires to 100 students. The results of this study indicate that students of the University of Riau accessing online media for several reason. Almost all of them have internet with an average access frequency more than 10 times in a day and many of the access online media more than 6 hours in a day. The most online media type accessed by students are social media, where home being the favorite place to access the online media. Personal purposes are the most reason for students to access the online media such as searching for entertainment, relaxing, looking for reference and sharing opinions with other social media user instead of other social reason such as interacting, looking for new friends, updating current events, sharing talents and interests. In general, the results of this study can explain the implementation of media dependency system theory by Sandra Ball-Rokeach Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tahap ketergantungan dan berbagai aktivitas yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Riau dalam mengakses media online. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menyebarkan angket pada 100 orang mahasiswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Riau memiliki aktivitas yang cukup beragam dalam mengakses media online. Hampir keseluruhan dari mereka berlangganan internet dengan frekuensi rata-rata lebih dari 10 kali dalam sehari dan banyak yang mengakses media online lebih dari 6 jam dalam sehari. Jenis media online yang paling banyak diakses oleh mahasiswa adalah media sosial, tempat mengakses media online paling sering adalah di rumah. Mahasiswa lebih banyak memiliki ketergantungan terhadap media online untuk tujuan pribadi seperti mencari hiburan, bersantai, mencari referensi bahan kuliah dan berbagi pendapat dengan pengguna lain dibandingkan dengan tujuan yang bersifat sosial seperti berinteraksi, menambah teman baru, mengupdate peristiwa terkini, dan sharing bakat dan minat. Secara umum hasil penelitian ini dapat menjelaskan implementasi teori sistem ketergantungan media oleh Sandra Ball-Rokeach
Analisis Hermeneutika Atas Lirik Lagu Indonesia Raya Tiga Stanza Sebagai Peneguhan Cinta Tanah Air Don Bosco Loho
Jurnal Komunikasi dan Bisnis Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis
Publisher : STARKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/jikb.v3i2.164

Abstract

Hermeneutics is a theory originally intended to interpret scriptural text. But, nowadays hermeneutics also objected to understand the various forms of text that ultimately meas as a process of changing something or situation of ingnorance to be understood, and implemented in various interpretations of the text, one of which is the interpretation of song lyrics. One of philosophers who explored this theory is Hans-Georg Gadamer. According to Gadamer, an artist or author of a text may not necessarily be the ideal interpreter. Gadamer’s hermeneutics prioritizes the dialectical between the interpreter and the text by looking at the historical and cultural background of the text and  the text autor itself. This research interpret the three stanzas lyrics of Indonesia Raya antheme Song of Indonesia authored by Wage Rudolf Supratman. The research done under qualitative interpretif method. The findings  of the this research stated that the lyrics of Indonesia Raya has a deep meaning and loving upon the the homeland of Indonesia. This song will strengthen the Indonesian nasionalism spirit in order to gain Great Indonesia.Hermeneneutika merupakan teori yang pada awalnya bertujuan untuk menafsirkan teks kitab suci. Namun seiring berjalannya waktu, hermeneutika juga bertujuan untuk memahami berbagai bentuk teks yang pada akhirnya diartikan sebagai proses mengubah sesuatu atau situasi ketidaktahuan menjadi mengerti, dan hal tersebut diimplementasikan pada teori penafsiran teks, salah satunya adalah penafsiran lirik lagu. Salah satu filsuf yang mendalami teori ini adalah Hans-Georg Gadamer. Bagi Gadamer, seniman atau pengarang suatu teks belum tentu dapat menjadi interpreter atau penafsir yang ideal. Hermeneutika Gadamer mengutamakan proses dialektika antara pernafsir dengan teks dengan melihat latar belakang sejarah dan kebudayaan dari teks dan pembuat teks  itu sendiri. Penelitian ini menafsirkan lirik lagu tiga stanza Indonesia Raya gubahan Wage Rudolf Supratman yang dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif interpretif. Hasil penelitian menyatakan bahwa lagu kebangsaan Indonesia Raya memiliki makna yang mendalam akan kecintaan terhadap tanah air Indonesia. Lagu ini memberikan semangat dan meneguhkan rasa nasionalisme untuk terwujudnya Indonesia Raya.
Pola Komunikasi Ibu Anak Pada Keluarga Buruh Migran Perempuan di Wonosobo, Jawa Tengah Linus Kali Palindangan
Jurnal Komunikasi dan Bisnis Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis
Publisher : STARKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/jikb.v3i2.171

Abstract

Children are a blessing to the family. Therefore, they should be nurtured, well groomed and educated, and later, shall be able to contribute to their families, community, and nations. Family is the first place a child experiences education. In this case the role and function of parents in educating children becomes very important especially for the growth and development of children. But what happened to the family of female migrant workers in Tracap Village, Kaliwiro Wonosobo is very unique. A mothers who should stay home take care of children, instead going abroad and become migrant workers. This fact raises a question mark. How is the parent's communication pattern with her child intertwined? The purpose of this research is to know about parent communication pattern with children of the family of female migrant worker in Wonosobo and the impact of the communication pattern to the development of child's behavior and talent. This research is using qualitative research method. The data obtained through direct observation, interviews, documentation and literature study on women migrant workers from Wonosobo. After passing the data validity test by using data triangulation and data analysis technique through interactive process hence we can convey result of research as follows: 1) communication pattern between parent to their children in the family of female migrant worker in Tracap Village Kaliwiro Wonosobo is permissive communication pattern. 2) Such pattern of communication will have further affects on the formation of child unusual behavior and talent. An example is when a 8-year-old child whom never wear a clothes, and have no shame on doing so. Or the habit to eating white rice with raw water. Or drink raw water. Or other behavior in the form of taking his brother to take the neighbor's crop without feeling guilty when he was 10 years old.Anak merupakan berkat bagi keluarga. Oleh karena itu, anak harus dirawat, dididik dengan baik, agar kelak berguna bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. Keluarga adalah tempat paling pertama seorang anak mengalami pendidikan. Dalam hal ini peranan dan fungsi orangtua dalam mendidik anak menjadi sangat penting teristimewa bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Namun yang terjadi pada keluarga buruh migran perempuan di Desa Tracap Kaliwiro Wonosobo adalah sangat unik. Ibu yang seharusnya tinggal di rumah mengasuh anak, justru pergi ke luar negeri untuk menjadi buruh migran. Kenyataan ini menimbulkan tandatanya. Bagaimana pola komunikasi orangtua dengan anaknya terjalin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang pola komunikasi orangtua dengan anak pada keluarga buruh migran perempuan Wonosobo serta dampak pola komunikasi tersebut terhadap perkembangan perilaku dan bakat anak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Adapun data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka tentang buruh migran perempuan wonosobo. Setelah melalui uji validitas data dengan menggunakan trianggulasi data dan teknik analisis data melalui proses interaktif maka dapat kami sampaikan hasil penelitian seperti berikut ini: 1) pola komunikasi orangtua anak pada keluarga buruh migran perempuan di Desa Tracap Kaliwiro Wonosobo adalah pola komunikasi permisif. 2) Pola komunikasi yang demikian selanjutnya berdampak pada pembentukan perilaku dan bakat anak yang tidak wajar. Seperti tidak pernah memakai baju meskipun umurnya sudah 8 tahun tanpa malu sedikit pun. Atau terbiasa makan makanan berupa nasi putih disiram air mentah. Atau minum air mentah. Atau perilaku lain berupa mengajak saudaranya mengambil tanaman milik tetangga tanpa merasa bersalah padahal umurnya sudah 10 tahun
Strategi Komunikasi Guru Dalam Proses Belajar Anak Tunanetra Dengan Menerapkan Multimodal Learning Di Sekolah Luar Biasa Negeri A Bandung Emiliana Sari Saragi
Jurnal Komunikasi dan Bisnis Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis
Publisher : STARKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/jikb.v4i1.177

Abstract

Communication is a social activity in the learning process. Teachers are required to have their own learning strategies by utilizing other sensory tools except visual sensory. To achieve learning objectives, teacher communicate the learning materials by applying several methods. One of the learning methods that teacher applied in special school for blind students is multi modal learning method. Multimodal learning is a learning activity by combining several methods of learning methods so the message more widely and more easily understood by students with visual impairment. Not only forming the learning method, but teacher that teach in special school for blind students also has its own strategy to sending the learning messages to students with visual impairment in the classroom. The purpose of this research is to see how strategy communication that teacher do in the class to teach the visual impairment students and communication pattern between teacher and students with application multimodal learning method in class. This research uses constructivist paradigm through case study approach. The result of this research shows that The result of the research shows that there are stages of learning strategy which is done by teacher in the class, that is the stage of forming the personal relationship, the stages form the proximity relationship, the stages of choosing the teaching materials, the stages of delivery strategy by applying multi modal learning that is combination of auditory-kinesthetic learning style, kinesthetic visual-visual, the learning stages and the teacher's response to the students. The strategy is communicated by applying a two-way communication pattern in the classroom.Komunikasi merupakan kegiatan sosial yang dilakukan pada proses belajar mengajar. Guru dituntut untuk membentuk strategi pembelajaran yang berbeda di dalam kelas dengan memanfaatkan alat indera lainnya yang ada pada murid tunanetra selain indera penglihatan. Untuk mencapai tujuan pembelajaran, guru mengkomunikasikan materi pembelajaran dengan menerapkan beberapa metode. Salah satu metode pembelajaran yang dapat diterapkan guru pada Sekolah Luar Biasa Negeri A Bandung adalah metode multimodal learning. Multimodal learning merupakan kegiatan pembelajaran dengan menggabungkan beberapa metode pembelajaran sehingga makna pesan lebih luas dan lebih mudah dipahami oleh murid tunanetra. Tidak hanya pembentukan metode pembelajaran, namun guru Sekolah Luar Biasa Negeri A Bandung juga memiliki strategi tersendiri dalam mengirimkan pesan pembelajaran kepada murid tunanetra di dalam kelas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana strategi komunikasi yang dilakukan guru dalam mengajar anak berkebutuhan khusus tunanetra serta pola komunikasi antara guru dan murid dan penerapan metode pembelajaran multimodal yang di lakukan guru dalam mengirimkan pesan pembelajaran di dalam kelas. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis melalui pendekatan studi kasus. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat tahapan strategi pembelajaran yang di lakukan guru di dalam kelas, yaitu tahapan pembentukan hubungan pribadi, tahapan membentuk hubungan kedekatan, tahapan memilih bahan ajar, tahapan strategi penyampaian dengan menerapkan multi modal learning yaitu penggabungan gaya belajar auditori-kinestetik, kinestetik-visual audio visual, tahapan hasil pembelajaran dan tahapan respon guru terhadap murid. Strategi tersebut dikomunikasikan dengan menerapkan pola komunikasi dua arah di dalam kelas.
ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES TERHADAP LIRIK LAGU BAND NOAH “PUISI ADINDA” David Ardhy Aritonang; Yohannes Don Bosco Doho
Jurnal Komunikasi dan Bisnis Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis
Publisher : STARKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/jikb.v4i2.217

Abstract

Present with the first album "Seperti Seharusnya" Noah Band was able to make them the most successful band that was able to win 6 trophies at the Indonesian Music Award 2013 (AMI Awards). But not many know, behind the 9 songs contained in the album, there is a hidden track that the vocalist Ariel created as a bonus song for fans who remain loyal to support the Noah Band entitled "Puisi Adinda". In this study the main theory used is the semiotic theory of Roland Barthes. The method used in the study is a qualitative method with a descriptive interpretive approach. Regarding the outpouring of the main character's heart towards his partner and the continuity of his love story journey. The choice of the word "Puisi Adinda" as the song title represents the woman he loves. The hope of songwriters is that this song can be remembered and used as learning as one of the life events that must have been or is being and will be faced by the layers of society. As long as the main character is still breathing in this world he will always try to be the ideal male figure for the woman he loves. Besides that, he is also inviting his partners to join together to become individuals who are patient, relentless and loyal. The mythology encountered is the role of men in solving problems in love relationships. Songwriters have an important role because what becomes song lyrics can have an impact on listeners and music lovers. For example in ideology and idealism. Hadir dengan album pertama “Seperti Seharusnya” Band Noah mampu menjadikan mereka grup band tersukses yang mampu menyabet 6 piala di ajang Anugerah Musik Indonesia 2013 (AMI Awards). Namun tidak banyak yang mengetahui, dibalik 9 lagu yang terdapat pada album tersebut, ada sebuah hidden track yang sang vokalis Ariel ciptakan sebagai bonus lagu untuk para penggemar yang tetap setia mendukung Band Noah yang diberi judul “Puisi Adinda”. Dalam penelitian ini teori utama yang digunakan adalah teori semiotika Roland Barthes. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif dengan pendekatan interpretatif deskriptif. Mengenai curahan hati sang tokoh utama terhadap pasangannya dan kelangsungan perjalanan kisah cintanya. Pemilihan kata “Puisi Adinda” sebagai judul lagu mewakili sosok perempuan yang ia cintai. Harapan pencipta lagu agar lagu ini dapat diingat dan dijadikan pembelajaran sebagai salah satu perisitiwa kehidupan yang pasti pernah atau sedang dan akan diahadapi oleh lapisan masyarakat. Selama tokoh utama masih bernafas di dunia ini ia akan selalu berusaha menjadi sosok laki-laki yang ideal bagi perempuan yang ia cintai. Disamping itu juga ia sedang mengajak pasangannya agar turut bersama-sama menjadi individu yang sabar, mengalah dan setia. Mitologi yang ditemui adalah berkenaan peran laki-laki dalam menyelesaikan permasalahan dalam hubungan cinta. Pencipta lagu memiliki peranan penting karena apa yang menjadi lirik lagu dapat memberikan dampak bagi pendengar dan penikmat musik. Misalnya dalam ideology dan idealisme.
SACCARIN: KEKUATAN MEDIA DALAM PERGESERAN POLA HIDUP (Kajian Teori Peluru pada Fenomena Pemanis Buatan) Adiella Yankie Lubis
Jurnal Komunikasi dan Bisnis Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis
Publisher : STARKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/jikb.v2i2.244

Abstract

Artificial sweeteners was flarely used as a substitute for pure sweetener in the era of the first world war in the United States, not a few people who do not know the use of chemicals in the artificial sweetener used in some canned beverage product of its time. This study is a theoretical study of theory, where bullet theory will be used to see the saccarin phenomenon, and then associate it with the theory of media that had a view of the absolute effect of the mass media to illustrate the construction of a healthy lifestyle by using artificial sugar substitutes products through the illusion of control on the use of artificial sugar without heeding the dangers of artificial sweeteners and such products.
Strategi Pemasaran : Menyatukan Usaha Kecil Menengah (UKM) di Dalam Merk Tunggal dan Standarisasi Untuk Memperbaiki Level Usaha, Studi Kasus UKM di Indonesia Bidang Makanan Dotty Wimpertiwi; Gatot Hendro Prakoso
Jurnal Komunikasi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis
Publisher : STARKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/jikb.v3i1.144

Abstract

Most of the Home-scale SMEs owners only thought how to sell the products in the market. Mostly, it was started by thinking what kind of products that wanted to be offered, how much it would be offered, how the production process would be, would they use the online or direct selling method, who would be the target market, etc which would only be related to their own business.  A SME Community which was labelled  as “Kue Bunda Indonesia” Community is a community that contains of home-scale entrepreneurs in cookies. The products that were gathered from the home-scale entrepreneurs, are being packed in a single brand with the same standardization. The community was initiated by a local entrepreneur in order to have the better branding. The objective of this case study is to investigate the opportunity of a new marketing strategy, and a new business model for the home-scale business, which determined to be developed. The research was using the direct observation method, and in-depth interview to the owner and the entrepreneurs within the community. The research is also a part of the community as well. Seperti diketahui bahwa pelaku usaha UKM skala rumahan kebanyakan hanya berpikir bagaimana cara agar produk yang dijualnya akan laku di pasaran.  Dimulai dari memikirkan produk-produk yang akan dipasarkan, nilai harga yang ditawarkan, proses produksinya, cara penjualannya melalui online atau langsung, target pasarnya dan lain sebagainya yang berkaitan dengan kepentingan pribadi dari usaha yang dimilikinya. Namun, tidak demikian pada suatu komunitas UKM di Indonesia dilabeli Komunitas “Kue Bunda Indonesia“ yaitu komunitas yang berisi sekumpulan wirausaha skala rumahan yang bergerak di bidang kuliner utamanya adalah kue-kue.  Produk yang dibuat adalah dikemas dalam satu merk dan standar yang sama dengan nama yang sama.  Komunitas ini diinisiasi oleh seorang pengusaha kemasan yang tujuan awalnya adalah ingin memperkenalkan produknya agar lebih dikenal masyarakat luas.  Tujuan studi kasus ini adalah ingin melihat peluang suatu strategi marketing yang baru serta model bisnis baru bagi usaha skala rumahan yang ingin naik kelas.Metode yang digunakan adalah observasi langsung, dan wawancara mendalam kepada pemilik serta pelaku usaha di dalam komunitas, dimana penulis terlibat langsung di dalam komunitas ini juga. 
Presentasi Diri Grup K-Pop Cover Dance (Studi Dramaturgi Pada Grup K-Pop Cover Dance Sinister) Yosefin Mareta Natasya Kenzy
Jurnal Komunikasi dan Bisnis Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis
Publisher : STARKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/jikb.v3i2.166

Abstract

Cover dance is an informal term for reproducing boyband’s or girlband’s dance. One of a special cover dance grup in Bandung that still exist among all teenagers K-Pop lovers is Sinister. Sinister are a cover dance group who perform covers boyband’s dance from South Korea, NCT (Neo Culture  Technology).  As performers  cover  dance, Sinister  have  to  represent themselves like boyband NCT. Any member of Sinister get a different role when doing cover dance. The purpose of this research is to know how Sinister forming the impression that they want to show. This research used qualitative method with the study dramaturgy on five informants, who are a couple members of Sinister group. The results found that Sinister group, build the impression and represent themselves as NCT groupCover dance adalah sebutan untuk sebuah kegiatan mereproduksi tarian  girlband atau boyband. Salah satu grup cover dance yang eksis dikalangan remaja pencinta K-pop di Bandung adalah Sinister. Sinister adalah kelompok cover dance yang melakukan cover tarian dari boyband Korea Selatan, NCT (Neo Culture Technology). Sebagai performer cover dance, grup Sinister harus merepresentasikan diri layaknya boyband NCT. Setiap anggota Sinister mendapatkan peran yang berbeda ketika melakukan cover dance. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana cara grup Sinister dalam membentuk kesan yang ingin mereka tampilkan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi dramaturgi kepada 5 informan kunci, yaitu beberapa anggota grup Sinister. Hasil penelitian menemukan bahwa grup Sinister membentuk kesan dan merepresentasikan diri mereka seperti layaknya grup NCT
Adaptasi Budaya Pada Mahasiswa Asing Di Indonesia (Studi Fenomenologi Pada Mahasiswa Asing Di Kota Bandung) Tinka Fakhriana
Jurnal Komunikasi dan Bisnis Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis
Publisher : STARKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/jikb.v4i1.173

Abstract

Studying overseas is not something new and bizarre anymore because of the easy access. Indonesia is one of the country who gave easy access for foreign students to study in their country. Tons of foreign students accross the country proves that. The foreign students who chose to study in Indonesia, for sure will have to do cultural adaptation and intercultural communication with Indonesian people. The purposes of this research are to know the strategy foreign students use to deal with cultural adaptation and the strategy they use in order to achieve an effective intercultural communication while studying in Indonesia. The method of this research is phenomenology with interview and observation as the technique to get datas. The results of this research are foreign students use different strategy to adapt with Indonesian cultures, such as increasing tolerance, have a strong will and self concept, also with connecting with Indonesian people. Other than that, foreign students also have different principles they hold in order to reach effective intercultural communication, such as to be open, to be positive, to give good respond, and to be active.Belajar keluar negeri bukanlah suatu hal yang baru atau asing di masa sekarang. Indonesia merupakan salah satu negara yang memberikan kemudahan bagi pelajar asing yang ingin melakukan studi di Indonesia. Hal ini dibuktikan oleh banyaknya jumlah mahasiswa asing di Indonesia, menyebar diseluruh universitas di Indonesia. Para mahasiswa asing yang memilih untuk melakukan studi di Indonesia sudah pasti akan mengalami proses adaptasi budaya dan berkomunikasi antarbudaya dengan masyarakat lokal Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu strategi adaptasi budaya dan strategi yang digunakan mahasiswa asing untuk mencapai komunikasi antarbudaya yang efektif selama menjalani studi di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah fenomenologi dengan teknik pengumpulan data wawancara dan observasi. Dalam penelitian ini digunakan teori adaptasi budaya dan teori komunikasi antarbudaya. Hasil dari penelitian ini adalah mahasiswa asing yang melakukan studi di Indonesia memiliki strategi masing-masing dalam menghadapi proses adaptasi budaya, antara lain dengan meningkatkan rasa toleransi, memiliki konsep diri dan diri, serta menjalin koneksi dengan masyarakat Indonesia. Selain itu mahasiswa asing di Indonesia pun memiliki beberapa prinsip yang dipegang sebagai strategi untuk mencapai komunikasi antarbudaya yang efektif. Prinsip-prinsip tersebut antara lain adalah keterbukaan, sikap positif, respon yang baik, dan berperan aktif.

Page 2 of 11 | Total Record : 110