cover
Contact Name
Gerardus Gilang
Contact Email
gilang@starki.id
Phone
-
Journal Mail Official
gilang@starki.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis
ISSN : 25410741     EISSN : 25982443     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis adalah jurnal ilmiah bidang ilmu komunikasi serta ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan bidang komunikasi yang diterbitkan oleh STIKS TARAKANITA, Program Studi S1 Komunikasi di Jakarta. Jurnal Ilmu Komunikasi menyampaikan sumbangan pemikiran di bidang komunikasi yang otentik, analitis dan kritis kepada para akademisi yang menaruh perhatian dan berminat di bidang ilmu komunikasi. Terbit satu tahun dua kali bulan April dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 110 Documents
Peranan Protokoler dan Komunikasi Pimpinan dalam Meningkatkan Citra Muhammad Hidayatullah; Muhammad Rizal Ardiansah Putra; Jumaddil Jumaddil
Jurnal Komunikasi dan Bisnis Vol 8, No 1 (2022): Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis
Publisher : STARKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/jikb.v8i1.764

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran Bagian Protokoler dan Komunikasi Pimpinan dalam meningkatkan citra Pemerintah Kabupaten Buton Tengah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang berfokus pada kegiatan Bagian Protokoler dan Komunikasi Pimpinan dalam membentuk citra masyarakat terhadap Pemerintah. Sumber data diambil dari Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan sebagai Key Informan, dan informan lain yang terdiri dari pegawai Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, dan beberapa undangan yang mengikuti kegiatan protokoler. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu melalui observasi partisipan (pengamat berperan serta), wawancara dan dokumentasi. Dalam penelitian ini, citra pemerintah terbentuk melalui keberhasilan protokoler dalam melaksanakan kegiatan pemerintahan, memberikan pelayanan prima kepada khalayak, dan penguasaan pengetahuan aparatur Protokoler tentang aturan-aturan baku dari kegiatan keprotokolan, kode etik keprotokoleran dan kode etik Humas Pemerintah serta kerjasama dengan pihak internal dan pihak-pihak yang terlibat dalam suatu kegiatan. Selain itu, adanya hubungan kerjasama dengan pihak internal maupun eksternal, terutama media local dapat menumbuhkan rasa percaya masyarakat terhadap pemerintah. Dengan demikian akan mempengaruhi pembentukan citra pemerintah terhadap masyarakat menjadi citra positif.
The Impacts of Communication in Transformational Leadership and ICT on Customer Satisfaction in the Educational Sector Elfindah Princes; Tita Rosita; Rais Hidayat
Jurnal Komunikasi dan Bisnis Vol 8, No 1 (2022): Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis
Publisher : STARKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/jikb.v8i1.859

Abstract

This research aims to assess the impacts of implementing Transformational Leadership (TL) and Information Communication and Technology (ICT) in the education sector to increase Customer Satisfaction especially during uncertainties and in pandemic situations. Using the quantitative approach, this research argues the importance of customer satisfaction in education influenced by the communication skills implemented in Transformational Leadership and ICT. The research setting is in a private school located in Jakarta. Data from 286 respondents using stratified data sampling are gathered and analysed using SMART PLS. The results showed that TL has a stronger influence than ICT in improving customer satisfaction with a value of 0.547 and 0.329, respectively, especially to overcome problems in the learning process during pandemic times. Therefore, we can conclude that both Transformational Leadership and ICT are vital to increase Customer Satisfaction with a higher strength on Leadership. This study indicates the importance of Communication to build relationships in Transformational Leadership to improve Customer Satisfaction in education. Customer Satisfaction is also an essential focus in education, and the correct type of Leadership is needed. With transformational Leadership and the application of ICT, educational institutions can provide better service and, as an implication, can improve Customer Satisfaction.
Pemaknaan Pesan Kesetaraan Gender dalam Femvertising pada Penonton Laki-laki Etnis Betawi Isti Purwi Tyas Utami; Ina Nurfika Putri
Jurnal Komunikasi dan Bisnis Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis
Publisher : STARKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/jikb.v8i2.899

Abstract

Gender equality is still a minority message in the Indonesian advertising industry which tends to be male centric. Femvertising as a form of correction to commodity feminism is still relatively new amid advertising audiences that are strongly influenced by patriarchal culture. In general, femvertising in Indonesia presents women as the main endorsers who carry messages of equality and empowerment. It is rare to find femvertising which displays men in the domestic area and does work that is identical to women's. GoPay, Arisan Mapan and Kecap ABC advertisements are three advertisements that dare to use the slice of life message approach by featuring male endorsers doing domestic work. Advertising messages that portray realities related to gender and roles in the domestic sphere can be interpreted in various ways by advertising audiences in a patriarchal society. One of the ethnic groups closely related to patriarchal culture is the Betawi ethnic group. This study aims to find out how the Betawi ethnic male audience interprets the message of gender equality in femvertising. The study used a constructivist paradigm with qualitative research and reception analysis methods from Stuart Hall. The results of the study involving five Betawi ethnic male informants aged early adulthood and married showed that there were three dominant positions and two negotiation positions. The most influential contextual factor in the meaning of messages is the socialization of family values. The Betawi ethnic factor, which is synonymous with patriarchal traditions, does not affect the acceptance of gender equality messages by informants. Abstrak Kesetaraan gender masih menjadi pesan minoritas dalam industri iklan Indonesia yang cenderung male centric. Femvertising sebagai bentuk koreksi terhadap commodity feminism pun masih terhitung baru di tengah khalayak iklan yang kuat dipengaruhi oleh budaya patriarki. Pada umumnya femvertising di Indonesia menampilkan perempuan sebagai endorser utama yang membawa pesan kesetaraan dan pemberdayaan. Jarang didapati femvertising yang menampilkan laki-laki di wilayah domestik dan melakukan pekerjaan yang identik dengan perempuan. Iklan GoPay, Arisan Mapan dan Kecap ABC adalah tiga iklan yang berani menggunakan pendekatan pesan slice of life dengan menampilkan endorser laki-laki yang melakukan pekerjaan domestik. Pesan iklan yang memotret realitas terkait gender dan peran di wilayah domestik dapat dimaknai secara beragam oleh khalayak iklan dalam masyarakat patriarkal. Salah satu kelompok etnis yang lekat dengan budaya patriarkal adalah etnis Betawi. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana pemaknaan penonton laki-laki etnis Betawi pada pesan kesetaraan gender dalam femvertising. Penelitian menggunakan paradigma konstruktivis dengan jenis penelitian kualitatif dan metode analisis resepsi dari Stuart Hall. Hasil penelitian yang melibatkan lima informan laki-laki etnis Betawi berusia dewasa awal dan telah menikah menunjukkan terdapat tiga posisi pemaknaan dominan dan dua posisi pemaknaan negosiasi. Faktor kontekstual yang paling berpengaruh dalam pemaknaan adalah sosialiasi nilai-nilai dalam keluarga. Faktor etnis Betawi yang identik dengan tradisi patriarkal tidak memengaruhi penerimaan pesan kesetaraan gender pada informan.
Analisis Reaksi Customer Loyal Scarlett Whitening pada Misleading Advertising Paris Fashion Show 2022 Berliana Bunga Priscagita; Devi Purnamasari
Jurnal Komunikasi dan Bisnis Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis
Publisher : STARKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/jikb.v8i2.872

Abstract

Scarlett Whitening is one of the brands with the highest rating in the Shopee and Tokopedia Market Place with a market share of 18.9%. At the end of February 2022, Instagram was shocked by the news that 10 Indonesian brands, one of which was Scarlett Whitening, had managed to go international and take part in the Paris Fashion Week 2022 event. In fact, this event was misleading information received by the public that these 10 brands were actually attending the Paris Fashion event. GEKRAFS (National Creative Economy Movement) Show. The date for the Paris Fashion Week 2022 event with the Paris Fashion Show 2022 is used by the brand as a marketing strategy. This study used a qualitative method with a case study approach. The theory used in this research is misleading advertising, ambush marketing, customer loyalty, and digital customer experience. The results of this study indicate that loyal customers of Scarlett Whitening do not care about negative news due to misleading advertising about the brand in implementing their marketing strategy because Scarlett Whitening customers are concerned with the quality of products that are considered suitable for themselves and their personal experiences with products from that brand. Abstrak Scarlett Whitening menjadi salah satu brand dengan rating tertinggi dalam Market Place Shopee dan Tokopedia dengan pangsa pasar sebesar 18,9%. Pada akhir bulan Februari 2022 Instagram dihebohkan oleh pemberitaan 10 brand Indonesia salah satunya adalah Scarlett Whitening berhasil go international dan turut dalam event Paris Fashion Week 2022. Faktanya, peristiwa ini merupakan sebuah misleading informasi yang diterima oleh masyarakat bahwa sebenarnya 10 brand tersebut mengikuti acara Paris Fashion Show GEKRAFS (Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional). Tanggal pelaksanaan event Paris Fashion Week 2022 dengan Paris Fashion Show 2022 dimanfaatkan oleh brand tersebut sebagai strategi marketing. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus (case study). Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah misleading advertising, ambush marketing, loyalitas pelanggan, dan digital customer experience. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa customer loyal dari Scarlett Whitening tidak memperdulikan adanya pemberitaan negatif akibat dari misleading advertising tentang brand tersebut dalam penerapan strategi marketingnya karena pelanggan Scarlett Whitening mementingkan kualitas produk yang dianggap cocok dengan dirinya dan pengalaman pribadinya bersama produk dari brand tersebut.
Komunikasi Intrapersonal dan Konsep Diri pada Mahasiswa Rantau Studi Kasus: Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi dan Sekretari Tarakanita Yasinta Ariati; Clarissa Sondang Irene
Jurnal Komunikasi dan Bisnis Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis
Publisher : STARKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/jikb.v8i2.941

Abstract

During their study period, overseas students experience challenges that are not easy because they live in a new environment and meet friends who are different in terms of culture and ways of communicating. They must be able to adapt to new situations and existing differences, so that they can carry out their studies well. The ability to adapt depends on how the self-concept is owned by the individual. Self-concept is one's belief or view of oneself. If someone sees oneself positively, one will develop self-confidence, be open to new things, be able to respect others and improve oneself. Conversely, if someone views oneself negatively, then the behavior that appears is feeling inferior and lacking self-confidence. The formation of self-concept depends on how the process of intrapersonal communication is carried out by someone. Intrapersonal communication is communication by talking to oneself in order to get to know oneself more fully. The process of intrapersonal communication that begins with sensation, perception, memory and thinking will eventually help to understand oneself and others. This study aims to find out how intrapersonal communication and self-concept of overseas students take part in the lecture process at School of Communication and Secretarial Study Tarakanita (STARKI). The research method used is descriptive qualitative with a total of 5 informants who are STARKI students, batch 2020 and 2021. The validity of this research data used triangulation data source. The result of this study manifests that most of STARKI students are able to carry out intrapersonal communication by processing existing sensations, perceptions and memories as material for thinking through self-reflection. It forms a positive self-concept that enables them to adapt to different environments and cultures. Therefore, it can be concluded that well managed intrapersonal communication will form a positive self-concept. Abstrak Dalam menjalani masa perkuliahan, mahasiswa rantau mengalami tantangan yang tidak mudah karena hidup di lingkungan yang baru dan bertemu dengan teman-teman yang berbeda dalam hal budaya dan cara berkomunikasi. Mereka harus dapat menyesuaikan diri dengan situasi baru dan perbedaan-perbedaan yang ada, sehingga mereka dapat menjalani studi dengan baik. Kemampuan dalam menyesuaikan diri tergantung pada bagaimana konsep diri yang dimiliki oleh individu. Konsep diri merupakan keyakinan atau pandangan seseorang mengenai dirinya. Apabila memandang diri positif maka akan mengembangkan sikap percaya diri, terbuka akan hal baru, mampu menghargai orang lain dan memperbaiki diri. Sebaliknya jika ia memandang dirinya negatif, maka perilaku yang muncul adalah merasa rendah diri dan kurang percaya diri. Pembentukan konsep diri tergantung bagaimana proses komunikasi intrapersonal yang dilakukan setiap orang. Komunikasi intrapersonal merupakan komunikasi dengan diri sendiri dengan cara berbicara kepada diri sendiri agar dapat lebih mengenal diri secara utuh. Proses komunikasi intrapersonal yang berawal dari sensasi, persepsi, memori dan berpikir akhirnya akan membantu memahami diri dan orang lain. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana komunikasi intrapersonal dan konsep diri mahasiswa rantau selama mengikuti proses perkuliahan di Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi dan Sekretari Tarakanita (STARKI). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan jumlah informan sebanyak 5 orang yang merupakan mahasiswa STARKI, angkatan 2020 dan 2021. Keabsahan data penelitian ini menggunakan triangulasi sumber. Hasil dari penelitian ini adalah sebagian besar mahasiswa rantau di STARKI dapat melakukan komunikasi intrapersonal dengan cara mengolah sensasi, persepsi dan memori yang ada sebagai bahan untuk berpikir melalui refleksi diri. Hal ini, membentuk konsep diri yang positif yang memampukan mereka untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan dan budaya yang berbeda. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa komunikasi intrapersonal jika dikelola dengan baik akan dapat membentuk konsep diri yang positif.
Penggunaan Zoom dalam Kampanye Daring oleh Pemenang Pilkada Tahun 2020 di Kabupaten Pangandaran Saat Pandemi COVID-19 Galang Ikhwan Aji Sabda; Evie Ariadne Shinta Dewi; Subekti W. Priyadharma
Jurnal Komunikasi dan Bisnis Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis
Publisher : STARKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/jikb.v8i2.882

Abstract

Masa pandemi COVID-19 menimbulkan kekhawatiran bagi calon kepala daerah. Adanya aturan dari KPU yang membatasi pertemuan untuk berkampanye hanya boleh dihadiri oleh 50 orang dalam satu titik telah menjadi kendala untuk kampanye yang efektif. Berkat kreatifitas dan inovasi dengan menggunakan teknologi digital yang dihadirkan oleh tim kampanye, kendala tersebut dapat diatasi. Hal tersebut menjadi modal yang baik bagi pasangan calon (Paslon) nomor urut 1 H. Jeje Wiradinata dan H. Ujang Endin Indrawan yang melakukan kampanye secara daring dengan menggunakan aplikasi Zoom. Penelitian ini bertujuan untuk memahami kriteria pemilihan media yang digunakan dalam kampanye dan teknis pelaksanaan kampanye yang menggunakan media Zoom dari paslon 1 dalam memenangkan Pilkada tahun 2020 di Kabupaten Pangadaran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Informan pada penelitian ini berjumlah 10 orang yaitu mereka terlibat dalam kampanye daring Paslon 1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kampanye daring menggunakan Zoom yang dilakukan oleh Paslon 1 berhasil karena: (1) frekuensi pertemuan Paslon 1 dengan calon pemilih lebih banyak dibandingkan dengan Paslon 2, (2) penggunaan waktu dan biaya lebih efisien dibandingkan dengan kampanye luring, (3) masyarakat menjadi lebih tahu dan paham akan visi, misi, dan program dari Paslon 1 karena pertemuannya lebih intens, dan (4) materi kampanye yang telah disampaikan bisa dilihat kembali setelah kampanye selesai melalui media sosial Pangandaran Juara. Kata Kunci: Kampanye Online, Zoom, Pandemi COVID-19, Pilkada 2020, Kabupaten Pangandaran
Cover, Editorial Team and Table of Contents Editorial Team
Jurnal Komunikasi dan Bisnis Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis
Publisher : STARKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/jikb.v8i2.954

Abstract

Analisis Semiotika Lirik Lagu Tanah Pusako Sumartono Sumartono; Ferdinal Ferdinal; M. Takdir; Jusmita Weriza
Jurnal Komunikasi dan Bisnis Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis
Publisher : STARKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/jikb.v8i2.894

Abstract

The analysis of this study uses the semiotic analysis of Roland Barthes' model with the use of two-stage significance, namely denotative meaning and connotative meaning. The results that the denotation meaning or the real meaning of Tanah Pusako (inheritance landis) the land where women live in the Minangkabau custom which is inhabited for generations by women. Meanwhile, the connotative or additional meaning of Tanah Pusako is the place where women live for generations, so the additional meaning is that pusako property is an inheritance from the Minangkabau people so that the ownership is not private but belongs to the people so it is forbidden to sell it. As for the myths or culture that has become the ideology or belief of the people regarding Pusako Land is land that belongs to the people so it is not privately owned if someone sells the pusako land, there will be many calamities befalling the person selling the pusako land (among them, will experience poverty, calamity , or being sworn in by the former ancestors who occupied Tanah Pusako so that they will experience a lot of suffering in life). ABSTRAK Analisa penelitian ini menggunakan analisa semiotika model Roland Barthes dengan penggunaan signifikasi dua tahap, yakni makna denotatif dan makna konotatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna denotasi atau makna sebenarnya Tanah Pusako adalah tanah yang menjadi tempat tinggal kaum perempuan dalam adat Minangkabau yang dihuni secara turun temurun oleh kaum perempuan. Sedangkan makna konotasi atau makna tambahannya Tanah Pusako merupakan tempat tinggal para kaum perempuan secara turun temurun jadi makna tambahannya adalah harta pusako adalah warisan dari kaum Minangkabau sehingga kepemilikannya bukan pribadi tetapi milik kaum sehingga dilarang untuk dijual. Adapun Mitos atau budaya yang telah menjadi ideologi atau kepercayaan masyarakat mengenai Tanah Pusako adalah tanah milik kaum sehingga bukan milik pribadi apabila ada yang menjual tanah pusako tersebut maka akan banyak terjadi musibah menimpa kepada orang yang menjual tanah pusako tersebut (diantaranya, akan mengalami kemiskinan, musibah, atau disumpahi nenek moyang terdahulu yang menduduki Tanah Pusako sehingga akan mengalami banyak penderitaan hidup).
Strategi Komunikasi Pemasaran Digital dalam Membangun Customer Trust @Ricellystore Via Instagram Muhammad Ilyas; Niyu Niyu; Herman Purba
Jurnal Komunikasi dan Bisnis Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis
Publisher : STARKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/jikb.v8i2.898

Abstract

Apart from being used to socialize, Instagram social media is also used as a medium for promotions, buying and selling transactions. The occurrence of various frauds in online transactions sets a precedent that can be detrimental to these online business actors. In online transactions, building trust is an important step that must be taken by business actors, especially for business actors who are just starting their business. @Ricellystore is a new online business actor engaged in the used gadget sector, but they are able to build trust in a relatively short time with sales figures increasing significantly every month. This study aims to find out how the digital marketing communication strategy carried out by @Ricellystore on Instagram builds customer trust. This study uses a descriptive qualitative approach, where data is obtained through interviews, observation, and documentation. The results of the research show that the @Ricellystore digital marketing communication strategy starts with strengthening Perceived web vendor reputation and Perceived web quality, making their store reachable and available, having added value, and maximizing unpaid promotion with the power of word of mouth (WOM) and resellers from their customers. Abstrak Selain digunakan untuk bersosialisasi saat ini media sosial Instagram juga digunakan sebagai media untuk promosi dan transaksi jual beli. Terjadinya berbagai penipuan dalam transaksi online menjadikan preseden yang dapat merugikan para pelaku usaha online tersebut. Dalam bertransaksi online membangun trust menjadi salah satu langkah penting yang harus dilakukan oleh pelaku usaha, terlebih bagi pelaku usaha yang baru merintis usahanya. @Ricellystore merupakan pelaku usaha online baru yang bergerak pada sektor gawai bekas, namun mereka mampu membangun kepercayaan dalam waktu relatif singkat dengan angka penjualan yang meningkat signifikan setiap bulannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi pemasaran digital yang dilakukan @Ricellystore di Instagram dalam membangun customer trust. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dimana data diperoleh melalui metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Strategi komunikasi @Ricellystore dimulai dengan memperkuat Perceived web vendor reputation dan Perceived web quality, menjadikan toko mereka reachable and available, mempunyai adding value, dan memaksimalkan unpaid promotion dengan kekuatan word of mouth (WOM) dan reseller dari customer mereka.
Satisfaction of Catholics in Surabaya In Accessing Church Social Media Yuli Nugraheni; Brigitta Revia Sandy Fista; Merlina Maria Barbara Apul
Jurnal Komunikasi dan Bisnis Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis
Publisher : STARKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/jikb.v8i2.861

Abstract

This study focuses on the satisfaction of Catholics in Surabaya in accessing the church's Youtube. The COVID-19 pandemic that has hit the world has also changed how religious people worship. Researchers measure motives and satisfaction with using Youtube. This research was conducted using a quantitative approach with descriptive study and survey research methods conducted online with a sample of 100 Catholics in Surabaya who will be taken using the purposive sampling technique. Respondents are satisfied using the church's Community Social Service Youtube of 2.85. The highest position of respondents lies in the information search indicator; the church's Community Social Service Youtube provides satisfaction in finding information for respondents. While respondents are not satisfied with social interaction indicators, the church's Community Social Service Youtube does not give pleasure when used to fulfil information in establishing social relationships. Academically, the benefits of this research can enrich the study of media communication, mainly social media Youtube. Practically, this research is helpful for the Surabaya Catholic Church Social Commission managers to manage the church's YouTube social media.

Page 11 of 11 | Total Record : 110