cover
Contact Name
Artyasto
Contact Email
artyasto.jatisidi@budiluhur.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
artyasto.jatisidi@budiluhur.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Avant Garde
ISSN : 2338431X     EISSN : 2657151X     DOI : -
Core Subject : Social,
Avant Garde : Jurnal Ilmu Komunikasi is scientific journal published by the Communication Studies Program, Univ. Budi Luhur, twice a year on Juni & December. The publication of this journal is intended as a medium of information exchange, knowledge based on development, and the study of Communication Sciences and its relation to various other scientific disciplines.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 2 (2024): Avant Garde" : 10 Documents clear
Proses Content Marketing Brand Partipost Indonesia dalam Mempertahankan Brand Engagement Kasaya, Cindy Zafira; Lokananta, Arbi Cristional; Jati, Rocky Prasetyo; Wihardi, Doddy
Avant Garde Vol 12, No 2 (2024): Avant Garde
Publisher : Fakultas Komunikasi & Desain Kreatif - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/ag.v12i2.3152

Abstract

Traditional marketing views customers as passive participants in interactions, but technology has transformed customers into active participants, allowing brands to engage with them more directly. One effective strategy that has been used by many companies is digital marketing through content marketing, and a notable example is the startup company Partipost. Partipost offers an influencer marketing platform that is utilized by both brands and consumers in various countries, including Indonesia. The company promotes itself by creating digital content through platforms such as its website, Partipost.com, and its Instagram account @partipost_id. Data collection for this study was conducted through participatory observation, documentation, and unstructured interviews with key sources from Partipost Indonesia during the period from July to December 2023. Based on result of this research, the overall content marketing process at Partipost Indonesia has successfully implemented the stages of content marketing as outlined by Kotler et al. (2017: 125). However, since Partipost uses two different platforms, hence the content creation process differs between them. The results and discussions indicate that Kotler’s step by step implementation has been effective in generating impactful content that sustains engagement on Instagram, but it has yet to achieve optimal engagement on the website platform. The lack of engagement on the website is due to several challenges in the content creation stage. Although the company has achieved its goals on Instagram, there are still areas for improvement, particularly in the ideation and content planning stages for better overall performance.Pemasaran tradisional memandang pelanggan sebagai objek pasif dalam interaksi, tetapi teknologi menciptakan pelanggan yang ingin terlibat secara aktif dan memungkinkan brand berinteraksi dengan pelanggan. Salah satu upaya telah efektif digunakan oleh berbagai perusahaan adalah pemasaran digital melalui content marketing. Tidak terkecuali perusahaan startup Partipost. Partipost memberikan layanan berupa platform influencer marketing yang digunakan masyarakat dan brand di berbagai negara salah satunya Indonesia. Perusahaan ini melakukan pemasaran melalui pembuatan konten-konten digital melalui platform seperti, website Partipost yaitu Partipost.com dan Instagram @partipost_id. Pengumpulan data dilaksanakan dengan observasi partisipatif, dokumentasi, dan wawancara tidak berstruktur bersama narasumber-narasumber dari Partipost Indonesia pada periode bulan Juli sampai Desember 2023. Berdasarkan data-data hasil penelitian ditemukan bahwa, alur proses content marketing di Partipost Indonesia secara keseluruhan telah sesuai mengimplementasikan konsep tahapan Content Marketing menurut Kotler dkk. (2017: 125). Namun, content marketing di Partipost memanfaatkan dua platform berbeda sehingga eksekusi pembuatan konten memiliki proses yang berbeda. Hasil dan pembahasan menunjukan implementasi konsep ini mampu menghasilkan konten yang berdampak dalam mempertahankan engagement pada media sosial Instagram, tetapi masih belum menciptakan hasil engagement optimal pada platform website. Hasil engagement pada platform website disebabkan oleh beberapa hambatan pada pelaksanaan content marketing dalam tahapan Penciptaan Konten. Meskipun berhasil mencapai tujuan, content marketing di Instagram masih harus diperbaiki pada tahap Penggagasan dan Perencanaan Konten.  
Analisa Alur Komunikasi Efektif Vertikal Ke Bawah Di Lingkungan Kantor Berita Dirgantoro, Ganet
Avant Garde Vol 12, No 2 (2024): Avant Garde
Publisher : Fakultas Komunikasi & Desain Kreatif - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/ag.v12i2.3280

Abstract

Perum LKBN Antara sebagai organisasi mengemban tugas sebagai kantor berita negara tetapi juga sebagai badan usaha yang mewajibkan untuk mencari sumber pendapatan sendiri. Dengan demikian dalam menyiarkan berita ada dua misi yang harus dijalankan yakni pertama menyalurkan berita pelayanan publlik sedangkan disisi lain menyalurkan berita yang dapat mendulang view. Oleh karena itu peran komunikasi vertikal ke bawah memegang peranan penting agar pesan berupa penugasan kepada wartawan yang menjadi ujung tombak di lapangan tidak salah mengintepretasikan. Komunikasi vertikal ke bawah juga memungkinkan berita tersaji cepat kepada khalayak dengan tingkat akurasi tinggil Tingkat persaingan di era digital yang sangat tinggi menuntut sistem komunikasi vertikal ke bawah yang efektif dan efisien agar pesan berupa penugasan bisa sampai ke bawah dengan cepat. Dengan komunikasi vertical ke bawah yang kerap diterapkan pada organisasi dengan struktur kompleks yang membutuhkan kecepatan penyampaian pesan sampai ke tingkat paling bawah. Dengan alur komunikasi vertikal  ke bawah dapat mengurangi hambatan komunikasi karena adanya pertanyaan dari tingkat bawah. Sehingga desain pesan harus dibuat sedemikian rupa agar dapat dimengerti di setiap level organisasi. Tujuan dari penelitaian ini mencari struktur organisasi yang efektif untuk memenuhi tuntutan khalayak yang dewasa ini lebih suka mengakses media sosial. Sedangkan metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif menganalisa penerapan di dalam organisasi Perum LKBN Antara dengan teori yang ada ditambah dengan hasil wawancara pakar.
Analisis Naratif Tzvetan Todorov Pada Film Jatuh Cinta Seperti di Film-Film Syahani, Isfiya; Wibowo, Arif Ardy
Avant Garde Vol 12, No 2 (2024): Avant Garde
Publisher : Fakultas Komunikasi & Desain Kreatif - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/ag.v12i2.3154

Abstract

Film merupakan salah satu bentuk media massa yang mengalami kemajuan yang sangat pesat di bidang teknologi komunikasi. Film tidak hanya menjadi media hiburan, akan tetapi juga sebagai media informasi, dan ilmu baru yang bermanfaat bagi masyarakat. Untuk memudahkan pesan tersampaikan pada penonton, film memiliki unsur pembentuk yang terdiri dari unsur naratif dan unsur sinematografi. Melalui unsur naratif, film mempunyai plot serta cerita yang tersusun dari awal hingga akhir. Maksud dan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui story dan plot sisi perjuangan dalam film Jatuh Cinta Seperti di Film-Film. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode analisis naratif Todorov yang mengklasifikasikan adegan dalam film menjadi 5 tahapan, yaitu equilibrium, disruption, recognition disruption, attempt to repair the disruption, reinstatement of the equilibrium. Teknik analisis data dalam penelitian menggunakan teknik dokumentasi dan studi pustaka melalui publikasi ilmiah penelitian terkait dan buku. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa Film Jatuh Cinta Seperti di Film-Film menggunakan struktur naratif sesuai dengan model Tzvetan Todorov. Dari hasil penelitian yang diperoleh, penulis menemukan teks dalam film membantu menguatkan adegan visual yang ditampilkan, teks membantu membangun emosional penonton dengan kondisi yang karakter alami, dan makna perjuangan seorang lelaki yang menaklukkan wanita pujaanya pada masa remaja yang sedang mangalami kondisi duka.
Strategi Endorsement Pada Bisnis Online Fivefourite.Wear Di Media Sosial Instagram Dalam Meningkatkan Penjualan Produk Fashion Pakaian Hayati, Kumala; Khoirunnisa, Tivani
Avant Garde Vol 12, No 2 (2024): Avant Garde
Publisher : Fakultas Komunikasi & Desain Kreatif - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/ag.v12i2.3282

Abstract

 Fivefourite.wear adalah salah satu bisnis online  di bidang fashion. Saat ini, industri fashion sangat kompetitif, terutama di platform media sosial seperti Instagram yang mana merek-merek harus bersaing  untuk dapat menarik dan mempertahankan pelanggan. Fivefourite.wear memilih menggunakan pemasaran endorsement di media sosial Instagram untuk meningkatkan penjualannya di tengah persaingan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi endorsement pada bisnis online Fivefourite.wear di media sosial Instagram dalam meningkatkan penjualan produk fashion pakaian. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, termasuk wawancara mendalam (in-depth interview) dan data sekunder yang diperoleh dari dokumentasi dan observasi peneliti di media sosial Instagram Fivefourite.wear. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran endorsement Fivefourite.wear di Instagram sesuai dengan konsep AIDA. Pada tahap pertama, Attention, strategi ini berhasil menarik perhatian target pasar melalui pemilihan target pasar, platform, endorser, dan sistem endorsement yang tepat. Pada tahap Interest, digunakan untuk membangun minat yang lebih dalam pada calon konsumen dengan menghasilkan konten visual menarik, membangun interaksi, dan menentukan waktu endorsement yang tepat. Pada tahap Desire, Fivefourite.wear mengubah minat menjadi keinginan nyata dengan memberikan promosi menarik dan membagikan testimoni positif. Terakhir, pada tahap Action, digunakan untuk mendorong pelanggan untuk melakukan pembelian dengan mempermudah proses pembelian dari pihak mereka maupun endorser, menyediakan link pembelian, dan menjelaskan cara pembelian produk.
Pembentukan Opini Publik Telkom University sebagai ‘The Best Private University in Indonesia’ Dewi, Sonia; Christin, Maylanny; Imran, Ayub Ilfandy
Avant Garde Vol 12, No 2 (2024): Avant Garde
Publisher : Fakultas Komunikasi & Desain Kreatif - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/ag.v12i2.3255

Abstract

In 2019, the Ministry of Education and Culture (Kemdikbud) announced the clustering of higher education institutions through the Kemdikbud website portal (http://klasterisasi-pt.kemendikbud.go.id). Based on the clustering results, Telkom University ranked 14th nationally and 1st as the best private university in Indonesia. In 2020, Kemdikbud again announced the clustering of higher education institutions with Telkom University ranking 17th nationally and still 1st as the best private university in Indonesia. Telkom University then used this result as the tagline ‘The Best Private University in Indonesia’ for institutional branding. Up to now, Telkom University continues to use the tagline ‘The Best Private University in Indonesia’. To maintain this branding, Telkom University implements a branding strategy through the formation of public opinion. This study employs a descriptive qualitative method and data collection through in-depth interviews. The results of the study show that Telkom University faces challenges in maintaining consistent branding amidst diverse public opinions. This makes it difficult to create a widely accepted brand image. To strengthen its claim as 'The Best Private University in Indonesia,' Telkom University improves transparency and engages in better interactions through social media while responding to constructive criticism. The branding claimed by Telkom University has received various responses, both positive and critical, indicating the need for further evaluation of the claim. Telkom University uses visual communication strategies and promotional activities that emphasize the university’s achievements to support its branding as ‘The Best Private University in Indonesia’.
Analisis Konten Strategi Komunikasi dalam Membangun Brand Awareness pada akun Tiktok @TOKOKARUNGJANTAN Pratiwi, Ketut Alit
Avant Garde Vol 12, No 2 (2024): Avant Garde
Publisher : Fakultas Komunikasi & Desain Kreatif - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/ag.v12i2.3284

Abstract

Perkembangan teknologi di era modern sangat berkembang yang membuat beberapa pengusaha memiliki beragam cara untuk mempromosikan produk mereka salah satunya membuka jalan promosi melalui digital marketing. Promosi melalui digital marketing yang dibahas pada penelitian ini yaitu dengan munculnya penggunaan new media yang bernama Tik Tok. Aplikasi Tik Tok muncul pada tahun 2020 ini sudah menarik perhatian baik kalangan pelajar hingga pengusaha. Di Indonesia, Tiktok digunakan tidak hanya sebagai aplikasi hiburan tetapi juga sebagai media promosi. Kelebihan yang dimiliki oleh TikTok hampir sama dengan aplikasi sosial media yang sudah ada seperti Instagram seperti mudah di akses, minim biaya untuk promosi dan dapat menjangkau khalayak luas, yang membedakan ada pada durasi video yang dimana TikTok memiliki durasi video lebih panjang yang menjadi kelebihannya serta TikTok menyediakan fitur shop untuk memudahkan pengguna berjualan online sekaligus di akun TikToknya. Seperti yang dilakukan oleh salah satu toko fashion di Bali “@TOKOKARUNGJANTAN”. Penelitian ini akan meneliti bagaimana aplikasi Tik Tok digunakan untuk membangun brand awareness dari sebuah toko fashion “@TOKOKARUNGJANTAN”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Dimana penelitian ini akan mendeskripsikan bagaimana aplikasi Tik Tok digunakan sebagai salah satu digital marketing yang membangun brand awareness dari “@TOKOKARUNGJANTAN”. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa dengan adanya aplikasi Tik Tok dapat membantu memperkenalkan “@TOKOKARUNGJANTAN” kepada masyarakat luas serta meningkatkan penjualan berdasarkan konsep AIDA.
Menggugat Narasi Pembingkaian Perempuan Korban Kekerasan Seksual dalam Pemberitaan Media Online Muchlis, Fadliah Mawaddah
Avant Garde Vol 12, No 2 (2024): Avant Garde
Publisher : Fakultas Komunikasi & Desain Kreatif - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/ag.v12i2.3251

Abstract

Meningkatnya kuantitas kasus kekerasan seksual ini bisa dikatakan karena seiring dengan menurunnya kualitas penanganan terhadap kasus tersebut. Fenomena kekerasan seksual menjadi salah satu topik informasi yang cukup sering kita temui dalam media online. Pemberitaan mengenai kasus kekerasan seksual di media online tentunya memiliki dua sumber informasi yakni dari pelaku dan juga korban. Namun, tidak jarang terjadi adanya pengabaian dari perspektif korban sebagai objek karena media lebih berfokus kepada pelaku sebagai subjek. Tujuan penelitian ini untuk melihat bagaimana pemberitaan kekerasan seksual pada perempuan dibingkai oleh media online Tribunnews.com. Metode penelitian yang digunakan ialah analisis framing Robert N. Entman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tribunnews.com berusaha menyajikan berita kekerasan seksual dengan perspektif yang seimbang dengan melibatkan berbagai narasumber, seperti kepolisian, kuasa hukum korban, dan keluarga, guna memastikan fakta yang disajikan akurat. Namun, media ini sering melakukan pelanggaran etika, misalnya dengan menyebutkan identitas korban secara terbuka, yang melanggar Pasal 5 Kode Etik Jurnalistik. Secara keseluruhan, meskipun Tribunnews.com berupaya untuk menyajikan berita kekerasan seksual dengan perspektif yang berimbang, masih ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki. Dengan memahami pentingnya framing dalam media massa, kita dapat lebih kritis dalam menganalisis berita yang disajikan dan mendorong media untuk lebih bertanggung jawab dalam memberitakan isu-isu yang sensitif dan penting.
Stereotipe Negatif Perempuan: Analisis Resepsi Tokoh Tari pada Film Pengabdi Setan 2 Febriana, Poppy
Avant Garde Vol 12, No 2 (2024): Avant Garde
Publisher : Fakultas Komunikasi & Desain Kreatif - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/ag.v12i2.3299

Abstract

As a form of mass media and new media, film often serves as a medium to convey messages and meanings to audiences. The movie *Pengabdi Setan 2: Communion* is one such medium used to deliver messages, particularly related to female gender stereotypes as portrayed by the character Tari Daryati. This study aims to analyze how the audience receives these messages through reception analysis, which examines various interpretations from different audiences. Five informants were selected using purposive sampling techniques, ensuring diverse backgrounds for this study. Based on the analysis, one informant occupied the Hegemonic-Dominant position, two were in the Negotiated position, and the remaining two were in the Oppositional position. The limitations of this study include the small and homogeneous sample size and the time constraints, which affected the depth of analysis. The researcher recommends that future studies expand the number and diversity of informants to achieve more representative results, as well as incorporate other research methods, such as netnography, to enrich the data and analysis. This would allow subsequent research to provide a deeper understanding of how gender messages in films are received by different audiences and offer insights for further studies in this field.
Pola Komunikasi Antarbudaya Dalam Intergenerasi Antara Orangtua dan Anak di Kota Gunungsitoli Telaumbanua, Chantika Della Kurnia
Avant Garde Vol 12, No 2 (2024): Avant Garde
Publisher : Fakultas Komunikasi & Desain Kreatif - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/ag.v12i2.3153

Abstract

Penelitian ini membahas pola komunikasi antar budaya dalam interaksi intergenerasi antara orang tua dan anak di Kota Gunungsitoli, Nias, di mana adat-istiadat masih sangat kuat dan memengaruhi interaksi sosial dalam keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana perbedaan generasi memengaruhi pola komunikasi dalam keluarga, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung atau menghambat terciptanya komunikasi yang efektif. Dengan demikian, penelitian ini memberikan gambaran mendalam tentang dinamika komunikasi antar generasi yang terjadi di masyarakat yang masih menjunjung tinggi tradisi dan adat-istiadat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan strategi etnografi, yang memungkinkan peneliti untuk mendapatkan wawasan yang mendalam melalui observasi langsung dan wawancara dengan narasumber yang terdiri dari orang tua dan anak dari berbagai latar belakang usia dan pengalaman hidup. Data yang diperoleh kemudian dianalisis untuk mengidentifikasi tema-tema kunci yang berkaitan dengan perbedaan budaya, bahasa, dan penggunaan teknologi yang dapat menciptakan gap komunikasi antara generasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan dalam budaya, bahasa, dan teknologi antara generasi menciptakan gap komunikasi yang signifikan dalam keluarga. Namun, penelitian ini juga menemukan bahwa kesediaan kedua belah pihak untuk saling memahami dan belajar dari perbedaan ini menjadi kunci penting dalam memperkuat hubungan antar generasi. Dengan pemahaman dan penyesuaian yang tepat, keluarga di Kota Gunungsitoli dapat menciptakan komunikasi yang lebih efektif dan harmonis, meskipun adanya perbedaan generasi yang signifikan.
Menjaga Tradisi di Era Digital: Penerapan Model Media Hiperlokal Pada Media Komunitas Jati, Rocky Prasetyo
Avant Garde Vol 12, No 2 (2024): Avant Garde
Publisher : Fakultas Komunikasi & Desain Kreatif - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/ag.v12i2.3271

Abstract

Artikel ini mengkaji penerapan model media hiperlokal sebagai strategi pelestarian warisan budaya lokal di tengah ancaman globalisasi, dengan studi kasus media komunitas di Galuh Prambanan TV, Klaten, Jawa Tengah. Mengadopsi pendekatan multiplatform, media komunitas ini menggunakan teknologi media untuk mempertahankan eksistensi seni dan budaya lokal, serta meningkatkan keterlibatan masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pola penerapan multiplatform dalam konteks media hiperlokal, mengidentifikasi tantangan, dan peluang dalam mempromosikan budaya lokal. Metodologi penelitian melibatkan pendekatan etnografi melalui wawancara mendalam dengan pengelola media komunitas, pegiat komunitas seni, dan anggota komunitas, serta observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi media multiplatform tidak hanya meningkatkan partisipasi komunitas, tetapi juga memperkuat identitas budaya melalui narasi audio-visual yang autentik. Analisis lebih lanjut mengungkap dampak positif dari strategi multiplatform terhadap keberlanjutan media komunitas, serta kontribusinya dalam menjaga kekayaan budaya lokal di era digital. Penelitian ini menegaskan pentingnya hiperlokalitas sebagai pendekatan yang efektif dalam menjaga keragaman budaya dan keunikan komunitas lokal. Dengan demikian, studi ini memberikan pandangan baru tentang bagaimana teknologi media modern dapat mendukung pelestarian budaya di tengah perubahan global, sekaligus memperkuat relevansi dan keberlangsungan media komunitas. Artikel ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan kebijakan dan strategi media dalam pelestarian warisan budaya di Indonesia.

Page 1 of 1 | Total Record : 10