cover
Contact Name
Sunu Bagaskara
Contact Email
sunu.bagaskara@yarsi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
melok.roro@yarsi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Journal Psikogenesis
  • Jurnal-Online-Psikogenesis
  • Website
Published by Universitas Yarsi
ISSN : 23033177     EISSN : 25977547     DOI : -
Jurnal Psikogenesis is a semiannualy publication produced by Fakultas Psikologi Universitas YARSI since 2012 (e-ISSN: 2597-7547, p-ISSN: 2303-3177). The journal reflects the wide application of all aspects of psychology related to health. It also addresses the social contexts in which psychological and health processes are embedded. The main emphasis of the journal is on original research, theoretical review papers, meta-analyses, and applied studies.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2021): Juni" : 8 Documents clear
Peran Health Consciousness terhadap Preventive Health Care Behavior pada Individu yang Mengalami Obesitas Audi Destianty; Riselligia Caninsti
Jurnal Online Psikogenesis Vol 9, No 1 (2021): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jps.v9i1.1860

Abstract

Kondisi obesitas menimbulkan dampak dan konsekuensi negatif kepada individu yang mengalaminya. Dampak negatif yang dirasakan oleh individu obesitas antara lain: dampak fisik, seperti meningkatnya resiko mengalami penyakit kronis, dampak psikologis, seperti merasa kurang percaya diri, dan dampak sosial berupa hambatan dalam berinteraksi dengan orang lain di lingkungan sosial. Kondisi tersebut membuat individu yang mengalami obesitas perlu melakukan tindakan pencegahan agar tidak mengalami dampak negatif dari obesitas. Tindakan untuk menjaga kesehatan melalui upaya pencegahan dinamakan juga dengan preventive health care behavior.  Ada beberapa faktor yang berperan terhadap preventive health care behavior, salah satunya adalah health consciousness (kesadaran kesehatan). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran health consciousness terhadap preventive health care behavior pada individu dewasa awal yang mengalami obesitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 82 partisipan usia dewasa awal yang mengalami obesitas di wilayah JABODETABEK. Teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah Health Consciousness Scale (?= 0.880) dan Preventive Behavior Scale (? = 0.886). Data yang diperoleh melalui kuesioner dianalisis menggunakan teknik analisis data uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel health consciousness memiliki peran yang signifikan terhadap variabel preventive health care behavior (p = .000, R2 = .219). Artinya, individu obesitas yang memiliki kesadaran kesehatan akan berupaya untuk melakukan tindakan pencegahan demi menjaga kesehatan. Oleh sebab itu, seseorang yang mengalami obesitas perlu mengembangkan health consciousness pada dirinya, sehingga dapat termotivasi dalam melakukan preventive health care behavior.
Hubungan antara Dimensi Nilai Budaya Uncertainty Avoidance dengan Intensi Berwirausaha pada Mahasiswa Suku Minangkabau Dien Nurdini Nurdin
Jurnal Online Psikogenesis Vol 9, No 1 (2021): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jps.v9i1.1240

Abstract

Banyaknya pengangguran terdidik dan minimnya jumlah wirausaha membuat lembaga pendidikan perlu melakukan upaya serius dalam mengembangkan kewirausahaan. Dalam mengembangkan kewirausahaan di Indonesia,  nilai budaya perlu menjadi salah satu faktor yang diperhatikan. Dari beragam budaya yang dimiliki Indonesia, terdapat suku Minangkabau yang terkenal dari segi kewirausahaannya. Dalam penelitian ini peneliti bertujuan untuk mengetahui hubungan antara uncertainty avoidance dengan intensi berwirausaha pada mahasiswa suku Minangkabau. Penelitian ini melibatkan 118 responden mahasiswa suku Minangkabau yang sedang duduk di tingkat akhir Perguruan Tinggi, yaitu 66 responden berasal dari Universitas Indonesia dan 52 responden dari Institut Teknologi Bandung. Hasil menunjukkan bahwa tidak terdapat korelasi yang signifikan antara uncertainty avoidance dan intensi berwirausaha. Hasil penelitian juga menunjukkan gambaran tingkat uncertainty avoidance yang rendah dan intensi berwirausaha yang tinggi pada mahasiswa Minangkabau. 
Strategi Regulasi Emosi Kognitif pada Pra-Remaja Usia 9-12 Tahun Adzanishari Mawaddah Rahmah; Marisa Fransiska Moeliono; Lenny Kendhawati
Jurnal Online Psikogenesis Vol 9, No 1 (2021): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jps.v9i1.1507

Abstract

Penelitian terdahulu membuktikan bahwa strategi regulasi emosi kognitif berperan besar dalam menentukan sejauhmana situasi tidak menyenangkan berdampak pada kesehatan mental individu, khususnya pada pra-emaja. Memahami strategi regulasi emosi kognitif yang digunakan pra-remaja merupakan langkah efektif dalam penanganan preventif dan kuratif pada masalah kesehatan mental anak dan remaja yang saat ini semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran strategi regulasi emosi kognitif yang digunakan oleh pra-remaja berusia 9-12 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan analisis konten dan penjelasan kuantitatif secara porsentase. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner self-report berupa pertanyaan terbuka dan wawancara yang dibangun oleh pertanyaan terkait situasi tidak menyenangkan, perasaan dan emosi, serta strategi regulasi emosi kognitif yang digunakan. Didapatkan sampel sebanyak 68 partisipan usia 9-12 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pra-remaja menggunakan strategi regulasi emosi kognitif yang dapat dikelompokkan ke dalam tujuh strategi yaitu memikirkan perasaan negatif, menyalahkan diri sendiri, menyalahkan orang lain, pasrah-menerima, memikirkan hal lain yang menyenangkan, tidak memikirkan situasi, dan mencari solusi. Dijelaskan pula kelompok strategi yang termasuk adaptif dan kurang adaptif, serta sumber stressor dan perasaan yang dianggap paling tidak menyenangkan bagi partisipan. Temuan dalam penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu upaya dalam memahami dinamika strategi regulasi emosi kognitif pada anak dan remaja di Indonesia, khususnya saat berhadapan dengan situasi yang memicu perasaan dan emosi negatif.
Penerapan Teknik Cognitive Behaviour Group Therapy dalam Meningkatkan Perilaku Asertif pada Remaja Awal Fachrun Naja Maulidia; Efriyani Djuwita
Jurnal Online Psikogenesis Vol 9, No 1 (2021): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jps.v9i1.1810

Abstract

Asertif adalah salah satu aspek krusial yang mempengaruhi kemampuan interaksi sosial pada remaja. Kendati demikian, beberapa masalah mengenai perilaku asertif sering kali ditemui terutama di lingkungan sekolah. Guru sering kali mengeluhkan siswa cukup pasif selama pembelajaran. Sementara itu, siswa lainnya ditemukan sering berkomunikasi secara agresif hingga terlibat dalam pertengkaran. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan memberikan pelatihan asertif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektivitas Penerapan Cognitive Behaviour Group Therapy (CBGT) dalam meningkatkan perilaku asertif pada remaja awal. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimental dengan model one group pretest–posttest design. Pada penelitian ini terdapat 7 sesi pertemuan termasuk follow-up yang setiap sesinya menghabiskan waktu sekitar 45-60 menit. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 7 siswa sekolah dasar (SD) dengan kisaran usia 11-13 tahun. Pengukuran efektivitas dalam penelitian ini menggunakan alat ukur assertiveness formative questionnaire dan rating berupa penilaian partisipan dalam melakukan perilaku asertif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan Cognitive Behaviour Group Therapy (CBGT) efektif dalam meningkatkan perilaku asertif pada remaja awal terutama pada aspek kognitif yang berkaitan dengan pengetahuan dan persepsi (penialain) partisipan.
Pengaruh Tipe Kepribadian Big Five Personality dan Self-compasion terhadap Loneliness pada Remaja dengan Orang Tua Bercerai Irma Rosalida Lubis; Mauna Mauna; Ernita Zakiah; Deni Krisnaputra; Chandra Putri Hafidia Sukmana
Jurnal Online Psikogenesis Vol 9, No 1 (2021): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jps.v9i1.1573

Abstract

This study aims to determine the effect of the big five personality and self-compassion towards loneliness in adolescents with devorced parents. This research uses quantitative methods.The measuring instrument used to measure loneliness is De Jong Gierveld Loneliness Scale (DJGLS). The big five personality is measured by Big Five Inventory (BFI) and the measuring instrument used to measure self-compassion is Self-Compassion scale by Neff. Data was processed using reggresion analyze with three predictor. The main result of this research there is significant effect of Big Five Personality on loneliness in adolescents with divorced parents, the percent of significant effect a following by dimension OCEAN is 5,2%, 3,1%, 18,6%, 7% and 26,1% and the is an effect of self-compassion on loneliness in adolescents with divorced parents, there is percent 5,7% that the resulting effect is negative which indicates that the higher the self-compassion, the lower the loneliness.
Adaptasi Alat Ukur Emotional Leadership untuk Mengukur Kapabilitas Kecerdasan Emosional Pimpinan Perusahaan di Indonesia Sekar Ayu Anjani; Airin Triwahyuni; Anissa Lestari Kadiyono
Jurnal Online Psikogenesis Vol 9, No 1 (2021): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jps.v9i1.1647

Abstract

Dalam berdirinya suatu perusahaan, pasti terdapat pemimpin yang mengarahkan geraknya roda dan seluruh sumberdaya di dalamnya untuk mencapai tujuan bersama. Pemimpin yang efektif adalah pemimpin yang mampu mengelola emosinya dengan baik dalam segala kondisi yang dihadapi oleh perusahaan. Keefktifan pimpinan tersebut, lebih besar membutuhkan peranan kecerdasan emosional dirinya daripada kecerdasan secara intelektual. Maka, perlu diketahui bagaimana dinamika dan skala kapabilitas kecerdasan emosional pimpinan agar dapat digunakan sebagai bahan evaluasi dan intervensi. Emotional leadership questionnaire (ELQ) pertama kali dikembangkan di Finlandia pada tahun 2011 dan belum pernah dilakukan adaptasi di Indonesia. Tujuan adaptasi alat ukur ELQ di Indonesia adalah untuk mengenalkan istilah dan mengembangkan alat ukur baru yang bermanfaat di bidang industri perusahaan. Adaptasi dilakukan kepada 171 karyawan yang memberikan penilaian atas sikap, emosi, dan perilaku atasannya. Hasil dari adaptasi didapatkan nilai reliabilitas cronbach’s alpha 0,968 dan RMSEA melalui uji CFA dengan nilai 0,078 serta reliabilitas person-item berdasarkan uji Rasch model sebesar  0,95 dan 0,93 yang menunjukkan bahwa alat ukur reliabel, valid, dan benar dapat mengukur konstruk emotional leadership dengan baik dan konsisten sehingga siap untuk digunakan dalam pengumpulan data berulang.
Light Triad Personality: Suatu Pendekatan Positif Kepribadian Manusia serta Hubungannya dengan Harga Diri Arif Triman; Aurelia Tamamia Zain
Jurnal Online Psikogenesis Vol 9, No 1 (2021): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jps.v9i1.1574

Abstract

Salah satu faktor yang berperan penting dalam perkembangan masa remaja adalah self-esteem. Self-esteem yang baik pada masa remaja tentunya akan membuat remaja dapat melihat diri dan lingkungannya dengan cara yang positif. Faktor kepribadian seperti light triad personality merupakan salah satu aspek yang juga peting dibentuk pada masa remaja. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara light triad personality dengan self-esteem pada remaja. Sebanyak 203 orang menjadi partisipan dalam penelitian ini. Alat ukur yang digunakan adalah light triad trait (?=0,609-0,716) dan Rosenberg Self-Esteem Scale (?=0,750). Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara semua trai pada light triad personality dengan self-esteem (rs = 0,17-0,37, p0,05). Maka dari itu, hasil penelitian ini menunjukkan pendekatan light triad personality yang melihat sisi positif dari kepribadian manusia memiliki keterkaitan dengan self-esteem pada tahapan perkembangan remaja.
Antara Semangat Pengabdian dan Keterbatasan Diri: Studi Fenomenologi tentang Stress Kerja Perawat yang Bertugas di Ruang Intensif dan Isolasi COVID-19 Hidayati Hidayati; Winarini Wilman Mansoer
Jurnal Online Psikogenesis Vol 9, No 1 (2021): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jps.v9i1.1706

Abstract

KATA KUNCI KEYWORDS ABSTRAK COVID 19, perawat, stress kerja Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi dan bertujuan untuk memahami pengalaman perawat di ruang intensif yang rentan mengalami distres psikologis dan bagaimana mereka memaknai pengalamannya. Masih sedikit penelitian yang mencoba untuk menggali lebih dalam mengenai kondisi psikologis perawat dilihat dari sisi subjektif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam terhadap tiga orang perawat yang sedang atau pernah bekerja di ruang intensif. Satu perawat ditugaskan Ruang Isolasi COVID 19 yang pernah bertugas di ruang intensif. Hasil penelitian ini menunjukkan beberapa tema yang sama antar partisipan terkait dengan pengalaman mereka di ruang intensif dan ruang isolasi COVID 19 seperti adanya rasa cemas, pekerjaan yang melelahkan. Tema yang muncul sebagian besar mengandung emosi negatif dan distres psikologis yang dialami selama bertugas dalam konteks yang beragam antar partisipan. Terlepas dari emosi negatif, partisipan masih terdapat sikap positif yang menjadi motivasi mereka untuk tetap mengabdi. Penelitian ini mengungkapkan secara spesifik tantangan unik yang dialami oleh partisipan dan dampaknya terhadap kesehatan mental mereka yang tidak dapat dijelaskan melalui penelitian kuantitatif. ABSTRACT This study uses a phenomenological approach and aims to perceive nurses' experiences in the intensive room which has vulnerable to have psychological distress and how they interpret their experiences. There are limited studies that reveal about psychological distress from nurse’s subjective view. Data is collected through a depth of interviews with three new nurses, who are on duty in intensive care room and a nurse in the COVID 19 Isolation Room, who has also served in the ICU. The result of this study shows some similar themes about their experiences in intensive care and COVID 19 isolation room such as anxiety and exhausting job. Majority of theme contain negative emotion and psychological distress while on duty in special context among participants. Regardless negative emotion dominated, positive attitude that encourage instrinsic motivation to serve patiens live. The study revealed specific challenge and experience among participants and how affect their mental health which not revealed from quantitative study.

Page 1 of 1 | Total Record : 8