cover
Contact Name
Umar Tangke
Contact Email
khakafart@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
khakafart@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
JURNAL BIOSAINSTEK
ISSN : -     EISSN : 26856770     DOI : -
Jurnal BIOSAINSTEK merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Univeritas Muhammadiyah Maluku Utara, dikelola oleh Program Studi Teknologi Hasil Perikanan Fakultas Pertanian sebagai sarana publikasi hasil penelitian mahasiswa, dosen dan peneliti dari instansi pemerintah maupun instansi swasta. Jurnal ini memuat artikel yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya berupa artikel hasil penelitian atau penelitian terapan dengan bidang kajian EKSAKTA UMUM dan SAINS, meliputi kajian bidang KESEHATAN, KEHUTANAN, PERTANIAN, PERIKANAN, MIPA, BIOLOGI termasuk kajian tentang FLORA dan FAUNA dari segi ILMIAH, SOSIAL dan EKONOMI, serta bidang TEKNIK dan ilmu EKSAKTA lainnya. Semua artikel yang masuk akan melalui ‘proses "PEER-REVIEW’ dan di PUBLIKASI setelah memenuhi persyaratan sesuai pedoman penulisan. Penerbitan jurnal ini dilakukan sebanyak enam bulan sekali yaitu pada bulan Juli dan Februari.
Arjuna Subject : -
Articles 136 Documents
Analisis Kelayakan Aneka Minuman Lokal pada Home Industri Ifamoy di Kelurahan Tabona Kota Ternate Selatan Fadillah, Rahayu Alief; Ekaria, Ekaria; Muhammad, Munawir; Rope, Ranita; A. Marsaoly, Hasrul
JURNAL BIOSAINSTEK Vol 5 No 2 (2023): Jurnal BIOSAINSTEK
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/biosainstek.v5i2.1675

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan aneka minuman lokal, besaran pendapatan minuman lokal, dan menganalisis kelayakan minuman lokal pada home industry ifamoy di kelurahan tabona kota ternate. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif, analisis biaya, analisis penerimaan, analisis pendapatan dan analisis kelayakan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa proses pengolahan minuman lokal pada home industry ifamoy meliputi produksi air jahe, sari jeruk nipis, sari pala, teh pala, kopi rempah, kopi NKRI dan kopi kenari sudah menggunakan alat modern dan sudah lebih efisien. Dari ke tujuh produk ini memiliki perbedaan nilai pada masing-masing produk. Hasil dari penelitian ini yaitu pendapatan yang diperoleh dari masing-masing produk minuman home industry ifamoy yaitu, minuman sari pala memperoleh pendapatan sebesar Rp. 6.565.000, sari jeruk nipis memperoleh pendapatan sebesar Rp. 8.685.000, teh pala memperoleh pendapatan sebesar Rp. 8.771.000, air jahe memperoleh pendapatan sebesar Rp. 40.823.000, kopi NKRI memperoleh pendapatan sebesar Rp. 12.871.000, kopi rempah memperoleh pendapatan sebesar Rp. 8.871.000, kopi kenari memperoleh pendapatan sebesar Rp. 13.456.000.
Analisis Kelayakan Penerapan Sistem Tanam Jajar Legowo pada Usahatani Padi Sawah di Desa Lembah Asri Kecamatan Weda Selatan Kabupaten Halmahera Tengah A. Zaenudin, Warina; Ekaria, Ekaria; A.Marsaoly, Hasrul; La Kamisi, Haryati; Fatmawati, Fatmawati
JURNAL BIOSAINSTEK Vol 5 No 2 (2023): Jurnal BIOSAINSTEK
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/biosainstek.v5i2.1676

Abstract

Tanaman padi (Oryza sativa L.) merupakan tanaman semusim yang mempunyai kemampuan beradaptasi pada berbagai kondisi lingkungan. Tanaman ini termasuk golongan jenis Graminae atau rumput-rumputan. produksi padi sawah dengan sistem tanam jajar legowo, para petani hanya memetingkan bagaimana dapat memperoleh hasil produksi yang tinggi tanpa perhitungan dalam pengeluaran modal yang sangat berpegaruh dalam tingkat keuntungan petani. Untuk mengetahui budidaya usaha tani padi sawah dengan sistem tanam jajar legowo di Desa Lembah Asri, Untuk mengetahui pendapatan usaha padi sawah dengan sistem tanam jajar legowo di Desa Lembah asri, dan untuk mengetahui kelayakan usaha padi sawah dengan sistem tanam jajar legowo di Desa Lembah Asri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif dan deskriptif. Hasil penelitian ini yaitu pendapatan yang di peroleh masing-masing kelompok tani dari usahatani padi sawah tahun 2023 yaitu, kelompok 1 memperoleh pendapatan sebesar Rp207.067.718, kelompok 2 memperoleh pendapatan sebesar Rp411.041.342, kelompok 3 memperoleh pendapatan sebesar Rp106.739.765, dan kelompok 4 memperoleh pendapatan sebesar Rp238.975.671. selanjutnya, nilai analisis R/C Ratio usahatani padi sawah yang diproduksi oleh kelompok tani di Desa Lembah Asri Kecamatan Weda Selatan Kabupaten Halmahera Tengah secara finansial layak dikembangkan karena nilai pada masing-masing kelompok adalah R/C Ratio > 1.
Karya Tulis Ilmiah Wajib UJI ORGANOLEPTIK PERMEN KARPEL INN (KARMIN + Piper betle Linn) SEBAGAI CEMILAN SEHAT Fathurrahman, Muhammad; Zainuddin, M.; Irianti, Septi
JURNAL BIOSAINSTEK Vol 6 No 1 (2024): Jurnal BIOSAINSTEK
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/biosainstek.v6i1.1737

Abstract

This study aims to find solutions to the problem of the increasing spread of unhealthysnacks that contain ingredients that are not needed by the body. This study uses naturalfood coloring that is often found but rarely known, namely coloring derived fromcoechineal insects, namely carmine, and uses extracts from betel (Piper betle Linn) as aningredient that contains antibacterial and antioxidant properties that are good for the bodybut have a smell and taste that is less liked by the current generation. Therefore, betel leafextract which has a pungent aroma is turned into candy which is a snack that is liked by allcircles. In this study, an organoleptic test was carried out on the sample to determine thelevel of preference of the samples for candy with 4 different compositions.Keywords: Carmine, Betel leaf extract, Candy, Organoleptic test.
Tinjauan Sumber Suplai Dan Mutu Ikan Yellowfin Tuna Yang Didaratkan Di Pelabuhan Perikanan Nusantara Ternate Fokatea, Hardin; Tangke, Umar; Laisouw, Ruslan
JURNAL BIOSAINSTEK Vol 6 No 1 (2024): Jurnal BIOSAINSTEK
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/biosainstek.v6i1.1828

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan mulai dari bulan November sampai Desember 2017, dengan tujuan untuk mengingitifikasi sumber suplai ikan dan mutu yellowfin tuna di Pelabuhan Perikanan Nusantara Ternate. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan melakukan sampling dan observasi. Aspek yang diteliti yaitu mutu dan perdagangan ikan tuna di PPN Ternate. Data yang dikumpulkan meliputi data primer dan sekunder. Data primer didapatkan melalui pengumpulan tally sheet hasil pembongkaran kapal tuna hand line dengan teknik sampling dan observasi terhadap proses pembongkaran ikan tuna hand line di pelabuhan sekaligus melakukan wawancara langsung terhadap pelaku perikanan tuna seperti pemilik tuna landing center (TLC), nelayan, karyawan perusahaan, checker, supir mobil box pengangkut ikan tuna, tim enumerator pelabuhan. Hasil penelitian didapat bahwa sumber bahan baku produk ikan yellowfin tuna di PPN Ternate selama tahun 2013 sampai tahun 2016 umumnya berasal dari perairan Provinsi Maluku Utara melalui beberepa kabupaten/kota terutama dari daerah Halmahera Selatan, Pulau Morotai, Kabupaten Sula dan Kota Ternate, dimana produksi ikan yellowfin tuna per kabupaten/Kota di Provinsi Maluku Utara selama tahun 2013 sampai dengan tahun 2016 yang merupakan bahan baku oleh perusahaan di PPN Ternate. Selain itu terdapat pula bahwa hasil dari pengecekan (grading) dapat digolongkan menjadi dua belas tingkatan mutu atau grade yaitu A3, A2F, AF, A2, A+, A, A-, B+, B, B-, C/reject, dan D/Oba, dimana grade A-, B+, B, B-, R/C dan O/D merupakan produksi ikan yellowfin tuna untuk produk lokal dan nilai mutu A3, A2F, AF, A2, A+ dan A untuk produk tuna ekspor.
Pengaruh Implementasi Kepmen No 57 Tahun 2014 Terhadap Produksi Ikan Tuna yang di daratkan di Pelabuhan Perikanan Nusantara Ternate Usia, Samsul Bahri; Karuwal, John W. Ch.; Tangke, Umar
JURNAL BIOSAINSTEK Vol 6 No 1 (2024): Jurnal BIOSAINSTEK
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/biosainstek.v6i1.1829

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Implementasi Peraturan KepMen No 57 Tahun 2014 terhadap aktivitas bongkar muat ikan Tuna di Pelabuhan Perikanan Nusantara Ternate sebelum dan setelah dijalankan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai dampak penerapan Implementasi Peraturan KepMen No 57 Tahun 2014 bagi kegiatan bongkar muat Ikan tuna di PPN Ternate. Pelabuhan Perikanan Nusantara Ternate Propinsi Maluku Utara memegang peranan penting sebagai basis perikanan dalam menunjang perkembangan usaha perikanan terutama penagkapan ikan yang semakin berkembang. Transhipment di bidang perikanan adalah kegiatan pindah muatan hasil tangkapan di tengah laut dan sekarang dilarang bagi kapal penangkap ikan yang ada di Indonesia.Metode pengambilan data ini dilakukan dengan menghubungi kantor PPN Ternate sebagai penyedia data. Untuk mendapatkan gambaran pengambilan data dilakukan juga wawancara langsung dengan staf pendataan pada PPN.Hasil penelitian menunjukan bahwa Pelabuhan Perikanan Nusantara Ternate layak untuk dikembangkan baik dari aspek fasilitas pokok, maupun berdasarkan letak lokasi pelabuhan. Pelabuhan Perikanan Nusantara. Produksi ikan tuna madidihang sebelum kebijakan transhipment diberlakukan pada bulan November 2013-Oktober 2014 mencapai 306.735 ton dan nilai produksinya Rp 6.768,89 Miliar. Setelah kebijakan transhipment diberlakukan pada bulan November 2014-Oktober 2015 produksi ikan tuna madidihang mencapai 187.408 ton dan nilai produksinya Rp 4.246,70 Miliar. Hasil analisis menunjukan bahwa pelaksanaan keputusan Kementerian Kelautan Perikanan mengenai transhipment tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap produksi tuna yang didaratkan di PPN Ternate. Diduga ada faktor yang lain yang memberikan pengaruh lebih terhadap penurunan produksi dan nilai ikan tuna yang didaratkan di PPN Ternate seperti pengalih bongkar muatan ke PPS Bitung dan musim penangkapan.
Pengaruh Lama Perendaman Lampu Terhadap Hasil Tangkapan Bagan Perahu di Desa Toniku Sarjan, Samsul; Karuwal, John W. Ch.; Titaheluw, Syahnul S.
JURNAL BIOSAINSTEK Vol 6 No 1 (2024): Jurnal BIOSAINSTEK
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/biosainstek.v6i1.1830

Abstract

Salah satu alat bantu penangkapan yang ada dan sangat populer serta diminati oleh para nelayan bagan perahu adalah lampu celup bawah air (Lacuba) yang berfungsi untuk penerangan dalam proses penangkapan ikan dan sebagai penarik perhatian ikan berkumpul mendekati cahaya lampu, memudahkan menjaringnya dan nelayan dapat meningkatkan hasil tangkapannya. Sejalan dengan perkembangan teknologi seluruh nelayan bagan perahu di Desa Toniku telah menggunakan lampu listrik dan lampu celup dalam air untuk mengumpulkan ikan di bagan yang mereka operasikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama perendaman lampu terhadap hasil tangkapan bagan perahu di Desa Toniku Teluk Dodingga Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara. Hasil dari penelitian ini diharapkan sebagai sumber informasi bagi nelayan bagan perauhu di Desa Toniku, sekaligus sebagai bahan kajian ilmiah bagi pengembangan ilmu perikanan tangkap. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2016, bertempat di Desa Toniku. Metode penelitian ini menggunakan Metode Rancangan Acak Kelompok faktor tunggal, dengan 3 perlakukan perendaman yang diulangi sebanyak 3 kali yaitu perlakuan A (lama perendaman 2 jam), B (lama perendaman 3 jam sebagai kontrol), dan C (lama perendaman 4 jam).Hasil analisis sidik ragam secara manual mendapatkan bahwa lama perendaman tidak berpengaruh terhadap hasil tangkapan terlihat pada nilai Fhitung untuk lama perendaman lampu sebesar 0,418 < Ftabel sebesar 6,94 pada taraf α = 0,05, sedangkan untuk perlakuan terlihat pada nilai Fhitung sebesar 0,295 < Ftabel sebesar 6,94 pada taraf α = 0,05. Ini menunjukan bahwa lama perendaman lampu celup tidak memberikan pengaruh yang nyata pada hasil tangkapan ikan teri pada bagan perahu.
Karakteristik Sensori dan Mikrobiologi Ikan Cakalang Asap Pada Penyimpanan Suhu Ruang Menggunakan Kemasan Vakum Ahmad, Zulfikar Ali; Lekahena, Vanessa N. J.; Laitupa, Ibnu Wahab
JURNAL BIOSAINSTEK Vol 6 No 1 (2024): Jurnal BIOSAINSTEK
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/biosainstek.v6i1.1831

Abstract

Ikan cakalang asap bentuk olahan ikan asap menggunakan jenis ikan cakalang yang sangat disukai dan diminati oleh semua kalangan masyarakat, akan tetapi pengolahan dan penyajiannya masih sangat sederhana sehingga mudah mengalami kemunduran mutu fisik, kimia dan sensori. Penggunaan kemasan merupakan suatu cara untuk mempertahankan mutu dan keamnan pangan hingga sampai ke konsumen. Penggunaan kemasan vakum, merupakan salah satu bentuk pengemasan, prinsip dasar jenis kemasan ini adalah mengeluarkan gas dan uap air dari produk yang dikemas, sehingga produk yang dikemas memiliki daya awet yang lebih lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang karakteristik sensori dan mikrobiologi ikan cakalang asap pada penyimpanan suhu ruang menggunakan kemasan vakum. Manfaat dari penelitian ini adalah menjadi bahan referensi dan sumber informasi bagi pengolah ikan asap sehingga dapat di aplikasikan terhadap produk hasil olahan ikan asap yang di olahnya.Hasil penelitian ini menunjukkan karakteristik sensori ikan cakalang asap yang disimpan selama 7 hari pada suhu ruang dalam kemasan vakum memiliki nilai kenampakan 3.00-7.76; bau 1.53-8.83; rasa 1.40-8.83; dan konsistensi 1.67-7.80, serta untuk jamur dan lendir, mulai tampak pada hari ke-5 dan seterusnya. Hal ini menunjukkan makin lama waktu penyimpanan pada suhu ruang mengakibatkan penurunan nilai karakteristik sensori.Karakteristik mikrobiologi yang ditentukan menggunakan nilai angka lempeng total dan didukung dengan nilai kadar air dan pH, dari produk ikan cakalang asap yang disimpan selama 7 hari pada suhu ruang dalam kemasan vakum, sangat dipengaruhi oleh waktu penyimpanan pada suhu ruang, dibandingkan dengan faktor lainnya, pada persamaan regresi angka lempeng total y = 3.486 + 0.626x dengan nilai R2 = 0.908 dan r = 0.953; kadar air y = 47.533 + 3.397x, dengan nilai R2 = 0.988 dan r = 0.994 dan pH y = 3.904 + 0.321x dengan nilai R2 = 0.943 dan r = 0.971.
Analisis Penanganan Ikan Madidihang di Pelabuhan Perikanan Nusantara Ternate Provinsi Maluku Utara Lamadrasi, Risman; Tangke, Umar; Laisouw, Ruslan
JURNAL BIOSAINSTEK Vol 6 No 1 (2024): Jurnal BIOSAINSTEK
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/biosainstek.v6i1.1832

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Ternate, Provinsi Maluku Utara pada bulan April 2023 dengan tujuan untuk mengidentifikasi penanganan yang diterapkan pada kapal penangkap madidihang di PPN Ternate, menentukan pengaruh penanganan terhadap mutu madidihang yang didaratkan di PPN Ternate dan menentukan bentuk penanganan yang tepat pada kapal penangkap madidihang di PPN Ternate. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus yang dilakukan di PPN Ternate, studi kasus yaitu pengujian secara terinci terhadap suatu objek dengan memusatkan perhatian pada suatu kasus secara intensif dan rinci. Pada kasus ini mengamati pengaruh penanganan madidihang yang dilakukan saat di laut dan saat pembongkaran dilakukan terhadap mutu madidihang dengan pengamatan dilakukan pada dua kapal yaitu: kapal hand line dan kapal long boat. Hasil Penelitian didapat bahwa Penanganan yang diterapkan kapal hand line lebih baik, berdasarkan pada tampilan ikan madidihang yang didaratkan, lebih cemerlang serta kurangnya goresan pada bagian tubuh dan proporsi cacatnya (berdasarkan pada bobot madidihang kurang dari 17 kg) lebih kecil (5%) daripada kapal pancing tonda, tampilan kurang cemerlang dan terdapat banyak goresan pada tubuh madidihang yang didaratkan dan proporsi cacatnya lebih besar (berdasarkan pada bobot madidihang kurang dari 17 kg), sebesar 27%.
Optimization of Yellowfin Tuna Production in Ternate Island Waters Using Geographic Information System Mustafa, Hajrul; Tangke, Umar; Darmawaty, Darmawaty
JURNAL BIOSAINSTEK Vol 6 No 2 (2024): Jurnal BIOSAINSTEK
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/biosainstek.v6i2.2068

Abstract

This research was conducted from July to September 2023, with the aim of analyzing the relationship between oceanographic parameters and yellowfin tuna catch. The use of experimental fishing method with regression analysis and geographic information system is expected to answer the research objectives. Based on the results of the study, it was found that simultaneously oceanographic conditions have a significant effect on the catch of yellowfin tuna in Ternate Island waters with a calculated F value of 12,449 and a significance of 0.000, then with the backward method it was found that individually only sea surface temperature and chlorophyll-a concentration parameters were closely related to yellowfin tuna catches with a coefficient of determination (r2) value of 0.581 and 0.461, respectively. It is necessary to conduct further research with different fishing locations in order to determine the potential of fisheries, especially yellowfin tuna.
Estimation of Potential and Utilization Level of Skipjack Fish in Dufa Dufa Fish Landing Base (PPI), Ternate City Ridwan, Arianto; Tangke, Umar; Titaheluw, Syahnul Sardi
JURNAL BIOSAINSTEK Vol 6 No 2 (2024): Jurnal BIOSAINSTEK
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/biosainstek.v6i2.2069

Abstract

This research was conducted from July to September 2023, with the aim of analyzing the relationship between oceanographic parameters and yellowfin tuna catch. The use of experimental fishing method with regression analysis and geographic information system is expected to answer the research objectives. Based on the results of the study, it was found that simultaneously oceanographic conditions have a significant effect on the catch of yellowfin tuna in Ternate Island waters with a calculated F value of 12,449 and a significance of 0.000, then with the backward method it was found that individually only sea surface temperature and chlorophyll-a concentration parameters were closely related to yellowfin tuna catches with a coefficient of determination (r2) value of 0.581 and 0.461, respectively. It is necessary to conduct further research with different fishing locations in order to determine the potential of fisheries, especially yellowfin tuna.