cover
Contact Name
Surya Farid Sathotho
Contact Email
suryafarid@isi.ac.id
Phone
+62818462800
Journal Mail Official
tonil@isi.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teater Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Tonil, Jurnal Kajian Sastra, Teater dan Sinema
ISSN : 14116464     EISSN : 26858274     DOI : DOI: https://doi.org/10.24821/tnl.v19i2
Core Subject : Humanities, Art,
Tonil: Journal of Literature, Theatre, and Cinema Studies, issn: 1411-6464 (print) and issn: 2685-8274 (online), is a scientific journal in the fields of Theatre/Arts creations & studies under the publication banner of Theatre Department, Faculty of Performing Arts in Indonesia Institute of the Arts Yogyakarta (ISI Yogyakarta). TONIL publication emphasizes its role as a medium for communication, discussion, advocation and literary refinement. TONIL serves as a vessel to accommodate the ideas and criticism from the artists, scientists, practitioners, and also all positions involved in the field of Theatre and Performing Arts
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 20, No 2: September 2023" : 6 Documents clear
ADAPTASI ROMAN SITI NURBAYA KARYA MARAH ROESLI DALAM PENCIPTAAN NASKAH MONOLOG MENGURAI PEKAT MENDUNG Rahmah, Fitri
TONIL: Jurnal Kajian Sastra, Teater dan Sinema Vol 20, No 2: September 2023
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/tnl.v20i2.10967

Abstract

Roman Siti Nurbaya: Kasih Tak Sampai Karya Marah Roesli merupakan salah satu karya sastra yang digolongkan sebagai mahakarya sepanjang masa oleh Balai Pustaka. Roman ini mengedepankan kisah cinta Siti Nurbaya dan Samsul Bahri yang kandas karena persoalan ekonomi. Marah Roesli dalam Roman ini juga mengedepankan sosok tokoh Datuk Maringgih sebagai salah satu tokoh sentral pemicu konflik dalam Romannya. Penciptaan ini memiliki tujuan untuk menciptakan naskah Monolog berjudul Mengurai Pekat Mendung adaptasi Roman Siti Nurbaya: Kasih Tak Sampai Karya Marah Roesli. Penciptaan ini menggunakan teori adaptasi dengan sudut pandang menciptakan kembali tokoh Siti Nurbaya sebagai Perempuan Minangkabau yang kuat dan progresif serta ingin mendekonstruksi makna yang berbeda dari apa yang dipaparkan Marah Rusli mengenai tokoh-tokoh dalam Roman yang ditulisnya. Adapun metode penciptaan yang digunakan adalah metode penciptaan naskah Monolog meliputi 3 bagian yakni: menyusun konsep monolog, menulis monolog, dan menyempurnakan monolog. Hasil penciptaan ini berupa naskah monolog berjudul Mengurai Pekat Mendung sebagai sebuah karya fiksi yang memiliki hubungan dengan fenomena sosial di masyarakat.Kata kunci :naskah monolog, adaptasi, Siti Nurbaya
METODE VISUAL THINKING DALAM PERANCANGAN TATA PANGGUNG TEATER Bastiani, Mega Sheli
TONIL: Jurnal Kajian Sastra, Teater dan Sinema Vol 20, No 2: September 2023
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/tnl.v20i2.10957

Abstract

Manusia dalam melakukan proses pembelajaran cenderung menggunakan otak kiri untuk memecahkan sebuah masalah. Padahal otak kanan berperan lebih untuk mendorong daya kreativitas dan kemampuan berpikir kritis dalam menghadapai sebuah masalah. Salah satu metode untuk memicu kerja otak kanan ialah dengan metode visual thinking.Tujuan perancangan dengan menggunakan metode Visual Thinking ialah untuk merangsang otak kanan melahirkan ide-ide segar melalui pengembangan kreativitas, intuisi, dan imajinasi. Metode Visual Thinking dalam perancangan tata panggung teater juga bertujuan untuk mengembangkan salah satu jenis metode kreatif dalam perancangan sebuah karya seni. Metode Visual Thinking yang akan diterapkan menurut Bolton terdapat empat langkah yaitu looking (mengidentifikasi masalah), seeing (memahami masalah), imagining (mengeneralisasi masalah untuk menemukan solusinya), dan terakhir showing and telling (menjelaskan dan mengkomunikasikannya). Metode ini masih jarang atau bahkan belum digunakan dalam perancangan tata panggung teater sehingga topik dari perancangan ini layak untuk dilanjutkan. Hasil perancangan ini berupa data kualitatif dengan target luaran berupa publikasi ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi.Kata kunci: visual thinking, tata panggung, teater
THE DOMINANCE OF FATHER'S ROLE IN THE FILM NGERI-NGERI SEDAP Aryati, Putri; Adiprabowo, Vani Dias
TONIL: Jurnal Kajian Sastra, Teater dan Sinema Vol 20, No 2: September 2023
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/tnl.v20i2.9651

Abstract

The purpose of this research is to identify the pattern of family communication in the film "Ngeri-ngeri Sedap". Film Ngeri-ngeri Sedap 2022 directed by Bene Dion tells the story of a family drama, telling the story of Pak Domu and Mak Domu who live with Sarma, their only daughter. The husband-and-wife couple wanted their three sons who had wandered for a long time to come home to attend a traditional event. But their three children refused because their relationship was not harmonious. This research was conducted with a type of qualitative research using the semiotic analysis model developed by John Fiske. The results of this study indicate that the communication in this film is quite problematic. This can be seen in the results of John Fiske's research on three levels of semiotics, namely the level of reality, the level of representation, and the level of ideology. The level of reality shows that the pattern of family communication implemented in this film has a paternalistic, namely a pattern where only one family member controls the family. In the case of this family, it is the father who controls the family.Keywords: Dominance, Fatherhood, Monopoly Communication Patterns, Film Ngeri-ngeri Sedap
SATIR DALAM PERTUNJUKAN PARA PENSIUNAN:2049 Sari, Hesti Kartika; Makaf, Akhyar
TONIL: Jurnal Kajian Sastra, Teater dan Sinema Vol 20, No 2: September 2023
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/tnl.v20i2.10951

Abstract

Satir merupakan metode penyampaian pemikiran melalui sindiran secara kasar ataupun halus. Objek yang menjadi sasaran satir adalah politik, ras, ideologi, dan agama. Bentuk satir yang cenderung diterima semua orang adalah parodi. Konsep yang ditawarkan parodi adalah meniru suatu peristiwa yang tidak sesuai dengan realita untuk dijadikan objek lelucon. Studi ini ditujukan untuk mengetahui fungsi kehadiran satir dalam pertunjukan Para Pensiunan:2049. Objek dipilih karena memiliki konsep pemanggungan yang terbilang unik dan baru. Teater Gandrik mencoba membawa penonton masuk pada ruang futuristik untuk menyaksikan ilustrasi kondisi sosial Indonesia di masa depan . Pertunjukan yang ditampilkan mengemukakan suatu premis bahwa “meggunakan kebenaran untuk melawan korupsi yang sudah menjadi tabiat masyarakat Indonesia adalah tindakan sia-sia”. Keselarasan antara peristiwa dalam pertunjukan dengan realita masyarakat menjadi poin tambah untuk dibahas secara runtut. Penelitian ini memakai pendekatan dengan teori dramaturgi Harymawan dan satir Gilbert Highet untuk menganalisis kontruksi dramatik, kontruksi artistik, dan satir parodi. Pelaksanaan penelitian menggunakan metode kualitatif untuk  menganalisis proses kreatif Teater Gandrik dalam berkarya. Hasil akhir penelitian ini mengungkap unsur satir parodi sebagai instrumen pembangun ruang futuristik.
POTRET KAUM MINORITAS MUSLIM DI KOTA WINA, AUSTRIA DALAM NOVEL 99CAHAYA DI LANGIT EROPA Sari, Nikken
TONIL: Jurnal Kajian Sastra, Teater dan Sinema Vol 20, No 2: September 2023
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/tnl.v20i2.10078

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi kaum muslim minoritas yang berada di kota Wina, Austria dan juga tantangan-tantangan yang mereka hadapi karena hidup di tengah masyarakat non muslim dalam novel 99 Cahaya di Langit Eropa dan Kisah Lainnya dengan menggunakan perspektif New Historicism. Metode penelitian yang digunakan dalam artikel jurnal ini adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik analisis data interaktif, yakni pembacaan secara intensif dari karya sastra (novel), pencatatan secara aktif dengan menggunakan desain content analysis. Dalam bagian yang terdapat di dalam novel 99 Cahaya di Langit Eropa dan Kisah Lainnya ini diceritakan tentang bagaimana kaum muslim menghadapi berbagai tantangan di sana, seperti sulitnya mencari pekerjaan bagi wanita muslim yang menggunakan jilbab, sulitnya mendengar adzan sebagai penanda waktunya sholat karena masjid yang ada di sana cukup jauh untuk ditemukan keberadaannya, serta tempat ibadah yang paling banyak ditemukan di kota Wina, Austria adalah gereja karena memang mayoritas masyarakat di sana adalah pemeluk agama Kristen (non muslim).Kata kunci: Tantangan, Muslim, Minoritas, Wina, Austria
POLITIK PROPAGANDA JEPANG DAN SEJARAH KELAHIRAN TEATER MODERN INDONESIA Wibowo, Philipus Nugroho Hari; Burhan, Mukhamad Agus
TONIL: Jurnal Kajian Sastra, Teater dan Sinema Vol 20, No 2: September 2023
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/tnl.v20i2.11193

Abstract

Kajian Ini membicarakan tentang perkembangan teater Indonesia di jaman Jepang yang identik dengan propaganda, kehadiran Jepang di Indonesia membantu peletakkan dasar teater modern Indonesia. Korelasi propaganda Jepang dengan perkembangan teater modern Indonesia menjadi permasalahan yang akan di urai pada tulisn ini.Metode yang digunakan dalam melakukan kajian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) yaitu serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan pengumpulan data dengan mengadakan studi penelaahan terhadap buku-buku, literatur-literatur, catatan-catatan, dan laporan-laporan yang ada hubungannya dengan masalah yang dipecahkan. Pendudukan Jepang di Indonesia dengan semangat propagandanya melahirkan kaum-kaum intelektual/terpelajar di dunia teater, hal ini imbas dari didirikannya sekolah Tonil.  Keharusan memiliki naskah sebagai guide pertunjukan menjadi landasan cikal bakal teater modern Indonesia dan melahirkan penulis-penulis naskah pada masa selanjutnya. Efek masa pendudukan Jepang akan berimbas dan dirasakan pada masa selanjutnya (pasca kemerdekaan)

Page 1 of 1 | Total Record : 6