cover
Contact Name
Sudjiwanati
Contact Email
sudjiwanati@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalpsikovidya1@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
PSIKOVIDYA
ISSN : 08538050     EISSN : 25026925     DOI : -
Core Subject : Humanities,
PSIKOVIDYA adalah jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Psikologi Universitas Wisnuwardhana Malang. Psikovidya terbit dua kali setahun dengan P-ISSN: 0853-8050, E-ISSN: 2502-6925. Psikovidya merupakan publikasi ilmiah resmi yang menerbitkan tulisan hasil penelitian yang mencakup berbagai bidang keilmuan dalam psikologi. Bidang publikasi Psikovidya terkait dengan Psikologi pendidikan, Psikologi sosial, Psikologi klinis, Psikologi industri dan organisasi, psikologi komunitas, psikologi positif, psikologi kepribadian, Psikologi Kesehatan, Psikoterapi, psikologi perkembangan, psikologi eksperimen, dan Psikologi Budaya .
Arjuna Subject : -
Articles 148 Documents
PENGARUH MOTIVASI BERSAING DAN DISIPLIN BELAJAR TERHADAP PRESTASI SISWA “MTS AL-HIDAYAH DONOWARIH KARANGPLOSO MALANG yeni Widyawati
PSIKOVIDYA Vol 16 No 2 (2012)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Wisnuwardhana Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2517.348 KB)

Abstract

MTs Al-Hidayah Karangploso Malang adalah sekolah swasta yang dikelola oleh yayasan pendidikan Islam. Sekolah ini memiliki konsentrasi ilmu yang berhubunggan dengan ilmu-ilmu agama Islam. Penelitian bertujuan untuk mengetahui adanya penggaruh motivasi bersaing dan disiplin belajar terhadap prestasi belajar siswa MTs Al-Hidayah Donowarih Karangploso-Malang, populasi yang digunakan berjumlah 50 siswa. Analisis data menggunakan rumus analisis regresi dua prediktor. Uji validitas menggunakan teknik simple random sampling. Uji Reliabilitas menggunakan program uji keandalan Teknik Hoyt. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode skala dan dokumentasi. Hasil analisis data diperoleh Freg=56,449 dengan p=0,000. Hipotesis yang berbunyi ada pengaruh motivasi bersaing dan disiplin belajar terhadap perstasi belajar siswa diterima (Hi), pada taraf 99%, karena variabel X memiliki hubungan yang sangat signifikan terhadap variabel Y. Hasil koefisien determinan diperoleh hasil R²=0,706 artinya variabel motivasi bersaing dan disiplin belajar sebesar 69,5%.
TERAPI TERBARUKAN MANIPULASI HOLOMERISPOT UNTUK REDUKSI PENYAKIT MENTAL DAN FISIK PADA LANSIA Suparno Suparno
PSIKOVIDYA Vol 16 No 2 (2012)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Wisnuwardhana Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3393.616 KB)

Abstract

Manajemen terapi untuk berbagai penyakit dapat dikelompokkan menjadi duagolongan, yaitu secara kimiawi (kedokteran barat) dan secara alami/non-kimiawi (terapi komplementer dari kedokteran timur). Terkait dengan efek samping yang sangat minimal dibandingkan dengan terapi kimiawi kedokteran modern, penulis mengajukan satu teknik terapi alamiah yang bebas dari efek samping kimiawi, yang selanjutnya penulis sebut dengan TTMH (Terapi Terbarukan Manipulasi Holomerispot). Terapi terbarukan terkait regulasi enersi, yang holistik, bersifat preventif dan kuratif, mandiri-mudah-murah. Oleh karena itu kiranya perlu dilakukan penelitian-penelitian untuk membuktikan khasiat terapi alami terbarukan ini.
GAMBARAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL REMAJA BERKEBUTUHAN KHUSUS (TUNARUNGU) DI SEKOLAH INKLUSI SMKN 60 JAKARTA Ignatia Michelle Sutandhi; Laurentia Sirena Limma; Maria Angelina Hapan; Gabriella Karthika Lesmana; Renita Anastasya; Penny Handayani
PSIKOVIDYA Vol 19 No 2 (2015)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Wisnuwardhana Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (9096.566 KB)

Abstract

Kesempatan untuk mendapatkan pendidikan adalah hak semua orang termasuk orang dengan berkebutuhan khusus (difabel). Sekolah merupakan sebuah institusi atau lembaga yang mewadahi proses pendidikan formal yang dapat diterima oleh siapapun termasuk anak berkebutuhan khusus. Sekolah inklusi merupakan wadah bagi anak berkebutuhan khusus untuk belajar dan mengembangkan kemampuan yang ada pada dirinya bersama-sama dengan anak reguler dalam satu kelas. Penelitian ini bertujuan untuk melihat komunikasi interpersonal anak berkebutuhan khusus dengan anak-anak reguler yang menempuh pendidikan di sekolah inklusi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam kelompok yang besar komunikasi interpersonal yang dimiliki oleh subyek kurang baik, tetapi dalam kelompok yang lebih kecil komunikasi interpersonal subyek lebih baik namun tidak sempurna karena dalam kelompok kecilpun faktor kesamaan kurang terlihat karena memang subyek merasa dirinya berbeda dan teman-temannya juga tidak memperlakukan dia seperti teman-teman regulernya. 
TERAPI TERBARUKAN MANIPULASI HOLOMERISPOT UNTUK REDUKSI PENYAKIT MENTAL DAN FISIK PADA LANSIA Sudjiwanati Sudjiwanati; Suparno Suparno
PSIKOVIDYA Vol 19 No 2 (2015)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Wisnuwardhana Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10383.721 KB)

Abstract

Manajemen terapi untuk berbagai penyakit dapat dikelompokkan menjadi dua golongan, yaitu secara kimiawi (kedokteran barat) dan secara alami/non-kimiawi (terapi komplementer dari kedokteran timur). Terkait dengan efek samping yang sangat minimal dibandingkan dengan terapi kimiawi kedokteran modern, penulis mengajukan satu teknik terapi alamiah yang bebas dari efek samping kimiawi, yang selanjutnya penulis sebut dengan TTMH (Terapi Terbarukan Manipulasi Holomerispot). Terapi terbarukan terkait regulasi enersi, yang holistik, bersifat preventif dan kuratif, mandiri-mudah-murah. Oleh karena itu kiranya perlu dilakukan penelitian-penelitian untuk membuktikan khasiat terapi alami terbarukan ini.
HUBUNGAN SOFTSKILLS DENGAN PENURUNAN STRES PADA MAHASISWA Sri Wiworo Retno Indah Handayani
PSIKOVIDYA Vol 19 No 2 (2015)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Wisnuwardhana Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1262.161 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara softskills dengan penurunan stres.Stres adalah kondisi ketegangan yang mempengaruhi emosi, proses pikiran, dan kondisi seseorang, serta merupakan hasil penafsiran seseorang mengenai keterlibatannya dalam lingkungannya, baik secara fisik maupun psikososialnya,softskills adalahketrampikan seseorang dalam berhubungan denfan orang lain dan ketrampilan dalam mengatur dirinya sendiri. Obyek penelitian adalah mahasiswa Fakultas Psikologi semester II Universitas WisnuwardhanaMalang yang berjumlah 40 orang. Data untuk penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan skala softskills dan skala penurunan stres. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan program SPSS 18 dengan teknik analisis regresi. Hasil uji regresi disimpulkan bahwa dalam penelitian ini ada korelasi sangat signifikan antara softskills dengan penurunan softskills artinya stres mempengaruhi penurunan stres, sehingga hipotesa yang menyatakan adanya korelasi antara softskills dengan penurunan stres pada mahasiswa, diterima.
GAMBARAN KENAKALAN REMAJA DITINJAU DARI HASIL TES S.E.D (SOCIAL EMOTIONAL DIMENSION) Andia Kusuma Damayanti; Lies Purnamasari
PSIKOVIDYA Vol 19 No 2 (2015)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Wisnuwardhana Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1158.49 KB)

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif untuk menggambarkan kenakalan remaja ditinjau dari hasil tes S.E.D (Social Emotional Dimension). Metode yang digunakan adalah metoda observasi, wawancara. Subjek penelitian ini adalah siswa SMU dan SMK Wisnuwardhana Malang berusia 15 tahun – 18 tahun yang telah diketahui bermasalah disekolah seperti : membolos sekolah, sering terlambat, tidak mengerjakan tugas sekolah, merokok di kelas, pulang sebelum waktunya. Alat ukur yang dipakai dalam penelitian ini adalah tes S.E.D (Social Emotional Dimension) yang disusun oleh Hutton dan Robert yang dapat menerangkan beberapa karakteristik emosi anak remaja yang mengalami handicap (hambatan) dan sekaligus dapat membedakan bahwa remaja tersebut dapat dikatakan normal atau memang bermasalah. Analisis terhadap data akan dilakukan secara kualitatif untuk mengetahui penyebab siswa bermasalah disekolahnya dan didukung analisis data secara kuantitatif dengan teknik statistik sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi menduduki ranking tertinggi Conduct Problem yaitu sebesar 42%. Hal ini berarti bahwa kenakalan remaja di SMU & SMK Wisnuwardhana Malang terbanyak disebabkan oleh faktor Conduct Problem. Dimensi yang berikutnya yaitu Depression sebesar 34%. Depression yang dimaksud disini adalah berontak negatif yang terjadi karena mengalami stres dalam kehidupan seperti perpisahan dengan orangtua, bergabung di tempat baru yang tidak disenangi. Selanjutnya Dimensi Interpersonal Relationship, Inappropriate Behavior, Anxiety/Inattention sama-sama menduduki ranking terendah sebesar 8%
HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DENGAN PERILAKU PROSOSIAL SISWA SMA MUHAMMADIYAH 1 MALANG Cahyo Wahyu Darmawan
PSIKOVIDYA Vol 19 No 2 (2015)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Wisnuwardhana Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1262.954 KB)

Abstract

Konsep diri berasal dari hasil interaksi dengan orang lain. Konsep diri merupakan faktor yang menentukan bagi perilaku prososial remaja. Untuk mencapai keberhasilan remaja dalam hubungan sosialnya diperlukan konsep diri yang positif. Populasi dalam penelitian adalah siswa-siswi kelas X SMA Muhammadiyah 1 Malang terdiri dari 3 kelas dengan jumlah siswa 75 siswa. Untuk mencari sampel yang benar-benar mencerminkan populasi digunakan cara pengundian, dengan terlebih dahulu mengidentifikasi kelas-kelas untuk didaftar sebagai anggota populasi dan kemudian mengundinya atau biasa disebut cluster random sampling. Berdasarkan hasil pelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara konsep diri dan perilaku prososial siswa kelas X SMA Muhammadiyah 1 Malang. 
GAMBARAN ASPIRASI PERCINTAAN REMAJA PEREMPUAN TUNANETRA SLB X JAKARTA Giovana Engracia; Cut Austenite Yuras; Sarah Andruina; Dessyca Prasetyo; Nadia Chendana; Penny Handayani
PSIKOVIDYA Vol 19 No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Wisnuwardhana Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8174.415 KB) | DOI: 10.37303/psikovidya.v19i1.56

Abstract

Langkah awal yang dilakukan wanita untuk mencerminkan perkembangan kedewasaannya adalah mencari dan memilih pasangan hidup. Hal tersebut dimulai dari masa remaja yang kebanyakan waktunya dihabiskan untuk berkencan. Bagi seorang wanita, kriteria fisik terkadang menjadi suatu hal yang penting untuk mencari dan memilih pasangan hidup. Hal tersebut dikarenakan penampilan fisik merupakan sesuatu yang dapat diamati dan dinilai oleh orang sekelilingnya. Adanya disabilitas mempengaruhi pengalaman pribadi dan keyakinan individu yang bersangkutan dan orang-orang disekitarnya. Konsekuensi psikologis dan sosial dari disabilitas merupakan hal yang paling berpengaruh terhadap keberfungsian individu dalam kehidupannya sehari-hari. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain penelitian grounded research. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aspirasi, berupa minat, dorongan, cita-cita, dan harapan tentang kehidupan percintaan remaja perempuan tuna netra. Berdasarkan unit analisisnya penelitian ini dilakukan secara berkelompok dan individual. Focus Group Discussion dilakukan bersama dengan lima orang dan wawancara mendalam dilakukan kepada tiga orang. Semua perserta merupakan remaja perempuan tuna netra totally blind di Sekolah Luar Biasa X. Hasilnya menunjukkan bahwa bagi remaja perempuan tuna netra totally blind di Sekolah Luar Biasa X, cinta adalah bentuk kasih sayang yang ditunjukkan oleh pasangan, yang dipengaruhi oleh gender. Peneliti juga menemukan bahwa aspirasi cinta bagi mereka merupakan gambaran ideal akan sosok pasangan hidup sebagai akomodasi pemenuhan kebutuhan individu. Kebutuhan tersebut adalah afeksi, tanggung jawab dan perlindungan.
HUBUNGAN KONFORMITAS DENGAN PERILAKU PROSOSIAL PADA PEDAGANG KAKI LIMA DI JALAN PASAR BESAR MALANG Azis Abdullah; Ssri Wiworo Retno Indah Handayani
PSIKOVIDYA Vol 19 No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Wisnuwardhana Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7474.547 KB) | DOI: 10.37303/psikovidya.v19i1.57

Abstract

Masalah yang muncul pada kelompok pedagang kaki lima yang sibuk berjualan untuk mendapatkan keuntungan materi, dapat merasa terganggu ketika berhadapan dengan situasi yang memerlukan bantuan mereka untuk memberi pertolongan kepada orang lain dengan tanpa mendapat imbalan materi. Kelompok pedagang yang anggotanya terikat dengan norma-norma kelompok (kohesivitas) dan saling tertarik antar anggotanya (kohesif) memberikan rasa simpatik kepada orang lain untuk berperilaku prososial. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan konformitas dan perilaku sosial pada pedagang kaki lima di Jalan Pasar Besar Malang. Hasil uji korelasi menunjukkan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara konformitas dengan perilaku prososial sedangkan berdasarkan hasil uji regresi menunjukkan bahwa konformitas berpengaruh terhadap perilaku prososial. 
HUBUNGAN ANTARA KETERLIBATAN AYAH DAN INTIMACY PADA PEREMPUAN DEWASA MUDA Kanti Sekarputri Pernama; Wieka Dyah Partasari
PSIKOVIDYA Vol 19 No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Wisnuwardhana Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7573.775 KB) | DOI: 10.37303/psikovidya.v19i1.58

Abstract

Dalam sebuah hubungan, ketakutan akan hubungan yang intim serta kehilangan rasa intim dan afeksi adalah faktor terkuat yang menyebabkan pasangan berpisah. Hubungan dengan pasangan dalam intimate relationship dapat dilihat saat individu memasuki usia dewasa muda, karena pada usia ini individu sedang mengembangkan tahap intimacy dengan lawan jenisnya. Dibandingkan dengan lelaki, perempuan lebih memberikan prioritas terhadap keintiman daripada hubungan seks.Salah satu faktor yang menjadi penyebab utama kesulitan perempuan membentuk hubungan intim adalah hubungan perempuan tersebut dengan kedua orang tuanya.Peneliti memfokuskan pada hubungan anak perempuan dengan ayahnya, karena ayah memiliki peran khas yang sangat memengaruhi perkembangan intimacy anak perempuan. Hubungan anak perempuan dengan ayahnya akan memberikan dampak yang besar pada kemampuan anak perempuan untuk berhubungan baik dan membangun kedekatan intim dengan laki-laki di kehidupannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode statistik uji korelasi. Penelitian ini melibatkan 150 subjek perempuan dewasa muda dalam rentang usia 18 hingga 30 tahun yang sedang menjalin hubungan, baik pacaran dan pernikahan. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah non-random sampling dengan metode accidental sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah alat ukur keterlibatan ayah dan kuesioner intimacy.Data yang diperoleh dari kedua alat ukur diolah menggunakan metode statistik Pearson Correlation.Hasil dari penelitian ini adalah tidakterdapat hubungan yang signifikan antara keterlibatan ayah dan intimacy pada perempuan dewasa muda. Peneliti juga melakukan analisis data tambahan dan menemukan hubungan yang signifikan antara dua aspek keterlibatan ayah dengan variabel intimacy, yaitu aspek indirect care dan process responsibilities. Selain itu, peneliti juga menemukan hubungan yang signifikan antara satu aspek intimacy dengan variabel keterlibatan ayah, yaitu self-disclosure.

Page 4 of 15 | Total Record : 148