cover
Contact Name
Anita Christine Sembiring
Contact Email
anitakembaren@unprimdn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
juriti@unprimdn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
ISSN : -     EISSN : 2581057X     DOI : https://doi.org/10.34012
Jurnal ini berisi penerbitan penelitian terkait Teknik Industri baik di bidang manajemen sains, manufaktur, maupun ergonomi.
Arjuna Subject : -
Articles 143 Documents
Penjadwalan Produksi Job Shop dengan Menggunakan Metode Shifting Bottleneck Heuristic (SHB) Sinambela, Yusnia
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.045 KB) | DOI: 10.34012/.v1i1.74

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produksi mesin yang akan digunakan untuk mesin Pabrik Kelapa Sawit (PKS) dan juga menghasilkan spare part mesin untuk perusahaan lainnya. Perusahaan berproduksi berdasarkan pesanan atau order yang masuk (job-order), sedangkan urutan proses pengerjaan antara job satu dengan job lainnya berbeda-beda atau job shop. Permasalahan yang sedang dihadapi PT. XYZ adalah adanya keterlambatan untuk beberapa spare part yang dikerjakan sehingga mempengaruhi jadwal pengiriman kepada pelanggan. Metode penjadwalan produksi yang selama ini digunakan oleh perusahaan adalah metode First Come First Serve (FCFC) denganMekespan sebesar 10041,6 menit = 167,76 jam. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan urutan penjadwalan produksi dengan kriteria minimisasi makespan. Berdasarkan hasil penentuan penjadwalan produksi dengan metode Shifting Bottleneck Heuristic diperoleh bahwa nilai makespan adalah 9997,8 menit = 166.63 jam. Order yang diselesaikan selama 167,76 jam dapat dikerjakan selama 166.63 jam untuk seluruh order. Minimisasi waktu penyelesaian atau persentase penghematan mekespan sebesar 1,13 jam.
ANALISA PROGRAM BOOKING SERVICE TERHADAP KEPUASAAN KONSUMEN DENGAN METODE KAIZEN DI BENGKEL AUTO 2000 PT. ASTRA INTERNATIONAL TBK JALAN SISINGAMANGARAJA NO. 8 MEDAN Hasibuan, Abdurrozzaq
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 1 No 1 (2017): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.983 KB) | DOI: 10.34012/.v1i1.79

Abstract

PT. Astra International, Tbk merupakan perusahaan multinasional sebagai dealer kenderaan merk Toyota. ProgramBooking Service diterapkan untuk memenuhi harapan pelanggan terhadap pelayanan yang cepat. Penelitian inimenganalisis pengaruh Program Booking Service terhadap kepuasan Konsumen dengan menggunakan metodeAnalisis Korelasi dan menerapkan Metode Kaizen. Berdasarkan penelitian disimpulkan bahwa hubungan antaraProgram Booking Service terhadap Kepuasan Konsumen ternyata “Rendah”. Hal ini dibuktikan dengan Korelasi r =0,265, sebab berdasarkan Tabel Nilai Hubungan Koefisien Korelasi bila r berada diantara 0,200 – 0.399 ditafsirkanhubungan antara variabel adalah masih Rendah. Kekuatan pengaruh Program Booking Service berpengaruh terhadapKepuasan Konsumen dapat diukur dengan koefisien determinasi yaitu sebesar 7,022% dan sisanya 92,978%efektifitas kerja dipengaruhi variabel lain diluar penelitian ini. Maka perlu dilakukan perbaikan secara terus-menerusuntuk meningkatkan pengaruh Program Booking service terhadap kepuasan Konsumen, Keluhan yang banyakdihadapi oleh konsumen adalah waktu tunggu telepon dalam Booking Service, perbaikan yang dilakukan adalah :Menambah Akses dengan Via Whatsapp dan Aplikasi Line, serta menambah jumlah operator dibagian BookingService dengan menerapkan metode Kaizen dengan konsep PDCA (Plan Do Chek Act) dimana hakekatnyamerupakan sebuah siklus, serta implementasinya akan membangun budaya mutu yang continual improvement.
PERANCANGAN GUDANG DISTRIBUTOR CAT MENGGUNAKAN METODE 5S Anita Sembiring
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 2 No 1 (2018): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (863.269 KB) | DOI: 10.34012/.v%vi%i.350

Abstract

Peningkatan efektivitas dan efisiensi kerja tidak terlepas dari kegiatan yang dilakukan dalam perancangan gudang yang baik, rapi, bersih dan teratur. Tata letak gudang yang tepat akan meningkatkan efisiensi waktu dalam pengambilan dan penempatan barang. Sebuah gudang distributor cat memiliki kendala dalam perancangan dan pengaturan susunan cat yang tepat, sehingga barang tidak tersusun rapi. Penelitian ini dilakukan untuk memperbaiki area penyimpanan barang dalam perbaikan tata letak gudang agar mempercepat proses pengambilan barang sesuai kebutuhan. Metode yang akan digunakan adalah 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke). Dan hasil yang didapatkan adalah perancangan seiri yaitu memisahkan jenis cat berdasarkan ukuran, perancangan seiton dengan melakukan relayout dan pelabelan yang jelas, perancangan seiso menjaga susunan barang/stok pada area kerja, perancangan seiketsu dengan memelihara area kerja selalu dalam kondisi rapi, perancangan shitsuke dilakukan dengan budaya kerja dalam aktivitas sehari-hari melakukan konsep 5 menit 5S.
PERANCANGAN TATA LETAK GUDANG DAN ALOKASI KOMPONEN SERTA SPAREPART MESIN PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE DEDICATED STORAGE Sinaga, Guido Asisi
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 2 No 1 (2018): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.88 KB) | DOI: 10.34012/.v%vi%i.358

Abstract

Gudang adalah tempat penyimpanan barang, baik bahan baku yang akan diproses, maupun produk yang siap dipasarkan. Pengelolaan fungsi gudang yang baik ikut berperan penting dalam kesuksesan suatu perusahaan. Penanganan barang yang efektif dan efisien perlu dipahami agar fungsi gudang bisa lebih ditingkatkan. Perusahan berbasis BUMN yang bergerak dalam bidang pengolahan tanaman tebu menjadi gula pasir siap konsumsi berlokasi di Stabat-Sumatera utara, Indonesia. Memiliki kendala dalam pengidentifikasian dan pengambilan komponen atau sparepart mesin-mesin berdasarkan jenis,ukuran komponen atau sparepart mesin-mesin yang jenisnya sama. Hal tersebut terjadi karena peletakan barang yang belum teratur dan teralokasi dengan baik, dimana setiap barang tidak memiliki slot penyimpanan yang fix/ tetap serta tidak adanya prosedur mengenai pengalokasian barang digudang.Untuk itu perlu dilakukan penataan lokasi penyimpanan produk pada gudang barang dengan menggunakan dedicated storage sehingga barang dapat teralokasi dengan baik, jarak tempuh yang tetap, dan memudahkan dalam proses putaways dan retrievals barang. Dan setelah dilakukan perhitungan maka diperlukan jumlah slot di gudang barang adalah 57 slot untuk komponen sedang, 5 slot untuk komponen besar dan 14 slot untuk sparepart.
RANCANGAN PERBAIKAN FASILITAS KERJA PADA STASIUN ASSEMBLY LINE GUNA MENGURANGI KELUHAN MUSCULOSCELETAL DISORDERS (MSDs) DI CV NAGA MAS TANJUNG MORAWA Nasution, Rini Halila
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 2 No 1 (2018): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (809.712 KB) | DOI: 10.34012/.v%vi%i.347

Abstract

Usaha Kecil Menengah (UKM) merupakan sumber ekonomi potensial di masyarakat yang mampu menggerakkan roda ekonomi sampai pada masyarakat bawah..UKM Naga Masadalah salah satu UKM yang memproduksisapu ijuk, yang perlu mendapatkan perbaikan pada fasilitas kerjanya. Perbaikan diawali dengan mengidentifikasi keluhan operator melalui penyebaran kuisioner Standardized Nordic Questionnaire (SNQ). Hasil dari identifikasi ini diketahui para operator mengalami keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs). Langkah berikutnya adalah melakukan analisis lebih mendalam dengan metode Quick Exposure Checklist (QEC). Hasil dari langkah ini mengungkap bahwa aktivitas kerja pada assembling sapu ijuk tergolong pada tingkatan risiko sangat tinggi sehingga diperlukan investigasi dan penanganan lebih lanjut. Kondisi ini terjadi dikarenakan seringnya operator bekerja dengan postur kerja yang janggal, yaitu postur membungkuk, menarik dan duduk. Postur kerja ini memicu timbulnya gangguan pada otot, kesemutan, pegal, dan sakit pada sendi sehingga menimbulkan keluhan-keluhan operator. Keadaan ini mengindikasikan bahwa aktivitas tersebut tergolong kedalam kategori berbahaya dan dapat menyebabkan risiko MSDs. Pemecahan masalah ini dilakukan dengan memberi rekomendasi yaitu menunjukkan postur kerja yang baik dan memberi perancangan fasilitas kerjayakni meja dan bangku untuk mengurangi keluhan MSDs.
PERUMUSAN STRATEGI PEMASARAN MENGGUNAKAN METODE QUANTITATIVE STRATEGY PLANNING MATRIX (QSPM) SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENJUALAN KERNEL OIL DI PT. ANUGERAH SAWIT DIO Harahap, Uun Novalia
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 2 No 1 (2018): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.183 KB) | DOI: 10.34012/.v%vi%i.348

Abstract

Strategi pemasaran dimaksudkan untuk dilihat secara objektif kondisi internal dan eksternal perusahaan memperoleh keunggulan di bidang mereka yang merupakan sarana untuk mencapai tujuan jangka panjang dan terus menerus. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. lokasi penelitian di PT. Anugerah Sawit Doi Medan. Dalam penelitian ini metode yang digunakan Quantitative Strategy Planning Matrix (QSPM) untuk menganalisis faktor internal dan eksternal. Analisis tersebut dilakukan untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Analisis faktor IFE (3,1307) dan EFE 3,1993) untuk mengetahui posisi perusahaan saat ini yaitu pada kuadran I yaitu tumbuh dan membangun (grow and build) kemudian SPACE Matriks dipakai untuk memetakan kondisi perusahaan dengan menggunakan model yang dipresentasikan dengan menggunakan diagram cartesius yaitu berada di kuadran Agresif yang artinya adalah PT. Anugerah Sawit Doi Medan berada pada kondisi yang baik untuk menggunakan kekuatan internalnya. Penyusunan strategi dilakukan dengan menganalisis faktor kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman matriks SWOT. Analisis SWOT menghasilkan 3 alternatif strategi pengembangan. Alternatif strategi tersebut dianalisis dengan menggunakan matriks Quantitative Strategy Planning Matrix (QSPM) untuk mengetahui alternatif strategi yang memiliki skor daya tarik tertinggi. Hasil analisis menggunakan matriks Quantitative Strategy Planning Matrix (QSPM) menunjukkan bahwa strategi Integrasi merupakan alternatif strategi yang mendapatkan skor tertinggi dengan skor 6,3413. Strategi kedua yang dapat diterapkan selanjutnya adalah strategi Deversifikasi dengan skor 6,3008, dan yang ketiga adalah strategi Intensif dengan skor 5,831.
EVALUASI BASIS DATA TERPADU (BDT) PENERIMA BANTUAN RUMAH MENGGUNAKAN METODE FUZZY SAW DI BAPPEDA PROVINSI ACEH Irawan, Heri
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik dan ilmu Komputer Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.48 KB)

Abstract

Pemerintah Provinsi Aceh berusaha mengurangi kesenjangan masyarakat salahnya satunya masalah tempat tinggal yang layak. Di Aceh masih banyak dijumpai keluarga yang tinggal dirumah yang sangat kurang layak. Oleh karena itu pemerintah mencoba mendata seluruh warga aceh supaya dapat menerima bantuan renovasi rumah layak huni dengan menggunakan basis data terpadu (BDT). Akan tetapi tidak banyak juga yang masuk kategori di dalam BDT ini yang salah sasaran dikarenakan tidak ada prioritas pembobotan untuk setiap kriteria untuk calon penerima rumah bantuan ini. Dengan metode SAW diharapkan setiap kiteria akan terbobot dengan tepat sehingga tidak terjadi lagi bantuan yang salah sasaran.Penelitian ini dilakukan di gampong bukit Puuk kecamatan Idi Tunong Kabupaten Aceh Timur.Berdasarkan data dari dinas Sosial dan Bapeda Provinsi Aceh penentuan kriteria penerima bantuan rumah berjumlah 28 kriteria dan berdasarkan basis data terpadu (BDT) untuk gampong Bukit Puuk Alternatif yang di usulkan sebanyak 8KK. Tahapan yang dilakukan dimulai dengan menetukan rating kecocokan setiap alternatif pada setiap kriteria. Kemudian membuat matrik keputusan berdasarkan kriteria dan melakukan normalisasi matrik berdasarkan persamaan yang disesuaikan dengan jenis atribut (keuntungan ataupun biaya) sehingga didapat nilai Alternatif. Hasil Akhir dari penelitian ini adalah dengan menilai nilai V diperoleh1 alternatif layak diberi bantuan bangun rumah, 7 alternatif dipertimbangkan menerima bantuan renovasi rumah dan 1 alternatif tidak layak menerima bantuan.
Penilaian Postur Kerja PekerjaDengan Menggunakan Metode REBA dan Biomekanika (Studi Kasus PT. XY Di Bagian Packing) Nukhe Silviana
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 2 No 2 (2019): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.662 KB) | DOI: 10.34012/.v2i2.586

Abstract

PT. XYadalah perusahaan yang bergerak pada bidang textile yang memproduksi Padding(bahan setengah jadi produksi spring bed), Bedding goods ( produksi kelengkapan tidur seperti bantal, guling dan matras) dan High Density Padding (bahan berupa serat yang diproduksi untuk dipasarkan pada industri kecil). Kegiatan pemindahan material secara manual dengan tenaga manusia merupakan aktivitas yang sesekali dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya pada bagian packing adalah kegiatan pengangkatan karung bantal ke gudang barang jadi, aktivitas yang dilakukan operator adalah dengan cara membawa karung bantal di pundak hingga ke punggung dan beban yang dipindahkan sebesar 25 Kg dengan manual dan berjalan sejauh 80 m. Apabila kegiatan pengangkatan tersebut dilakukan berulang kali dengan postur kerja yang salah maka akan mengakibatkan Keluhan musculoskletal disorders (MSDs). Tujuan penelitian ini yaitu meminimalkan penyebab terjadinya MSDs pada postur kerja operator dalam pengangkatan karung bantalsebanyak 25 kg bantal yang dilakukan secara manual di PT. XY. Identifikasi permasalahan postur kerja operator menggunakan metode REBA yang bertujuan untuk mengetahui tingkat resiko kesalahan postur pekerja. Kemudian dilakukan identifikasi menggunakan metode biomekanika untuk mengetahui beban yang diterima oleh segmen tubuh (L5/S1) sehingga dapat meminimalisir lebih detail dari faktor lain penyebab MSDs. Hasil menunjukkan bahwa penilaian REBA masuk dalam kategori tinggi dan dibutuhkan perbaikan segera. Sementara hasil gaya tekan pada L5/S1 sebesar 31153,38 N masuk dalam klasifikasi berbahaya. Maka diperlukan rekomendasi berupa perbaikan postur dengan penilaian untuk mengurangi masalah muskuloskeletal menjadi lebih rendah.
PENGARUH PENGGUNAANTEPUNGKOMPOSIT UMBI JALAR UNGU DAN TEPUNG TALAS SEBAGAI SUBSTITUSIPARSIAL TEPUNG TERIGU UNTUK PEMBUATAN CAKE Healthy Prasetyo
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 2 No 2 (2019): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.516 KB) | DOI: 10.34012/.v2i2.585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan formulasi kombinasi tepung komposit sebagai substitusi parsial tepung terigu dari campuran tepung umbi jalar dan tepung talas. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Non Faktorial dengan perbedaan tingkat substitusi dalam persen, yaitu: T1 = tepung terigu (100%), T2 = tepung terigu (75%): tepung umbi jalar (25%), T3 = gandum tepung (50%): tepung umbi jalar (50%), T4 = tepung terigu (25%): tepung umbi jalar (75%), T5 = tepung terigu (75%): tepung talas (25%), T6 = gandum tepung (50%): tepung talas (50%), T7 = tepung gandum (25%): tepung talas (75%). Parameter yang dianalisis adalah kadar air, kadar abu, kadar protein, kadar lemak, kadar karbohidrat dan nilai hedonis warna, aroma, rasa dan tekstur. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang signifikan (p <0,5) terhadap perbedaan formulasi kombinasi tepung komposit. Komposisi proksimat menunjukkan bahwa tepung terigu memiliki kandungan protein lebih tinggi (9,46%) dan kandungan karbohidrat lebih rendah (87,77%), sedangkan tepung umbi jalar memiliki kandungan protein (3,96%) dan kandungan karbohidrat (92,92%); tepung talas mengandung protein (5,62%) dan kandungan karbohidrat (92,83%). Analisis sensori cake menunjukkan perbedaan yang signifikan antara 100% tepung terigu dan kombinasi formulasi sampel tepung komposit. Disimpulkan bahwa formulasi tepung komposit T4memberikan mutu cake dengan kualitas terbaiksecara menyeluruh yang dapat diterima oleh panelis.
PENGUKURAN MOTIVASI KERJA DENGAN MENGGUNAKAN EXPECTANCY THEORY TERHADAP KARWAYAN PT.X Yusnia Sinambela
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 2 No 2 (2019): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.504 KB) | DOI: 10.34012/.v2i2.587

Abstract

PT.X adalah sebuah perusahan yang bergerak dalam bidang pembuatan produk sarung tangan. Mengingat motivasi sangat penting dalam mencapai tujuan dan target perusahan, maka perlu diusahakan agar motivasi kerja karyawan PT.X dapat ditingkatkan. Secara penurunan motivasi kerja dapat diindikasikan dari adanya absen, pura–pura sakit, datang terlambat, cuti tahunan, kurangnya perhatian karyawan dalam bekerja yang merupakan bentuk kegelisahan seperti kecenderungan untuk memperlambat pekerjaan.Adapun tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis tingkat motivasi kerja karyawan dan mengindentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi Kerja karyawan.Penelitian ini menggunakan metode Expectancy Theory.Metode Expectancy Theory digunakan untuk mengetahui tingkat motivasi kerja karyawan, dan mengidentifikasi faktor-faktor motivasi kerja karyawan. Berdasarkan hasil pengolahan data maka diperoleh kesimpulan kondisi Karyawan PT.X tingkat motivasi kerja rendah yaitu 16 orang atau sebesar64%, karyawan yang memiliki motivasi sedang sebanyak 4 orang atau sebesarnya 16% dan motivasi tinggi hany 5 orang atau sebesarnya 20%.Faktor utama yang mempengaruhi motivasi kerja karyawan adalah Adanya Kenyamanan tempat kerjadengan total nilai motivasi 1,96.

Page 2 of 15 | Total Record : 143