cover
Contact Name
I Wayan Suyanta
Contact Email
suyanta.kaler@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
pratamawidyajurnal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
ISSN : 25284037     EISSN : 26158396     DOI : -
Pratama Widya : Jurnal Pendidikan Anak Usia yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Hindu Fakultas Dharma Acarya Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar ini didedikasikan sebagai media untuk mempublikasikan pemikiran maupun penelitian yang berkaitan dengan topik pendidikan anak usia dini. Fokus Pratama Widya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini : Paradigma, Filosofi, Teori, Strategi, Pendekatan, Metode, Model serta Kebijakan-kebijakan Pendidikan Anak Uisia Dini.
Arjuna Subject : -
Articles 22 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2018)" : 22 Documents clear
PEMBENTUKAN KARAKTER UNGGUL DAN NASIONALIS PADA ANAK USIA DINI MELALUI SEKAR RARE Seriadi, Si Luh Nyoman
PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 3, No 1 (2018): PRATAMA WIDYA JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Publisher : PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1550.942 KB)

Abstract

AbstrakPembentukan SDM dimulai sejak usia dini. Semakin dini anak mengenal nilai-nilai baik maka semakin kuat fondasi karakternya dimasa yang akan datang. Untuk membentuk karakter mulia pada diri anak maka segala sesuatu disekitar anak harus mulia dan positif. Salah satu cara untuk membentuk karakter anak-anak adalah dengan cara memperkenalkan lagu anak-anak yang bermuatan nilai-nilai positif dan pesan moral di dalamnya. Nilai moral yang disisipkan dalam lirik lagu anak-anak ini dimaksudkan untuk mendidik perkembangan psikologi seorang anak. Lagu dolanan anak atau yang dalam budaya Bali dikenal dengan gending rare memiliki manfaat yang positif di dalam pembentukan karakter karena, mengandung nilainilai kependidikan di antaranya nilai kejujuran, kerukunan, sejarah, budaya, nasionalisme dan menghormati orang lain dan masih banyak hal positif lainnya lagi. Contoh Gending Rare yang dijelaskan dalam tulisan ini adalah gending rare berjudul “mara bangun” dan “merah putih”.Kata Kunci:Pembentukkan Karakter, Anak Usia Dini, Sekar Rare
PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS UNTUK ANAK USIA DINI: 15 PRINSIP PENDEKATAN DAN METODE PEMBELAJARAN OLEH PROFESSOR JACK C. RICHARD Dwiyana Putra, I Dewa Gede Rat
PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 3, No 1 (2018): PRATAMA WIDYA JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Publisher : PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractEnglish is not a compulsory subject in early childhood education (ECD) curriculum in Indonesia. However, practically, many ECD schools implement English language learning which adds value to the existence of the ECD School itself, in addition to the demand of parents. Therefore, many problems arise in the ELT practice in ECD schools, one of which is the problem of the appropriateness of approaches and methods of ELT applied to the young learner. This article aims to promote the English learning approaches in teaching English for young learner (TEYL) that have been presented by Professor Jack C. Richard in his official web page, complemented by methods that can be implemented by ECD school Teachers. Several related studies on the effectiveness of the method are also presented to provide empirical evidence from various contexts. Finally, conclusions and suggestions about TEYL approaches and methods are addressed to readers, especially for ECD practitioners and researchers interested in TEYL.Keywords: Approach, Method, English Languge Teaching, Early Childhood.AbstrakBahasa Inggris merupakan mata pelajaran yang tidak diwajibkan dalam kurikulum PAUD di Indonesia. Namun, dalam praktiknya banyak Sekolah PAUD melaksanakan pembelajaran Bahasa Inggris yang memberikan nilai tambah untuk keberadaan Sekolah PAUD itu sendiri disamping karena adanya permintaan orang tua siswa. Oleh karena itu, banyak permasalahan yang muncul dalam praktiknya di sekolah-sekolah PAUD, salah satunya adalah permasalahan tentang kesesuaian pendekatan dan metode pembelajaran Bahasa Inggris yang diterapkan untuk AUD. Artikel ini bertujuan untuk memaparkan kembali pendekatan-pendekatan pembelajaran Bahasa Inggris untuk AUD yang telah disampaikan oleh Professor Jack C. Richard pada halaman web-nya, dilengkapi dengan metode-metode yang dapat diimplementasikan oleh Guru PAUD. Beberapa penelitian yang terkait tentang effektivitas dari metode tersebut juga dipaparkan untuk memberikan bukti empiris dari berbagai konteks. Pada bagian akhir, kesimpulan dan saran mengenai mengenai metode ini disampaikan kepada pembaca, terutama dari kalangan praktisi PAUD dan peneliti yang tertarik pada bidang pendidikan Bahasa Inggris untuk Anak Usia Dini.Kata Kunci: Pendekatan, Metode, Pembelajaran Bahasa Inggris, Anak Usia Dini.
MENDIDIK ANAK SUPUTRA Sanjaya, Putu
PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 3, No 1 (2018): PRATAMA WIDYA JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Publisher : PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The child is the future of the world. Whether or not life is next depends on the preparation and readiness of the child. The existence of a suputra child will be able to realize a peaceful and prosperous life. Therefore education and child development towards suputra is very important. Hinduism has a clear concept of suputra and how to educate children to be suputra. This paper examines Hindu literature belonging to sacred literature. With a qualitative approach and literature review method of this paper explores about how suputra children in the view of Hindu literature and how to educate children to become a child suputra.Keywords: AbstrakAnak adalah masa depan dunia. Baik tidaknya kehidupan berikutnya adalah bergantung pada penyiapan dan kesiapan anak. Keberadaan anak yang suputra akan dapat mewujudkan kehidupan yang damai dan sejahtera. Oleh karena itu pendidikan dan pembinaan anak menuju suputra merupakan hal yang sangat penting. Agama Hindu memiliki konsep yang jelas mengenai anak yang suputra dan bagaimana mendidik anak agar menjadi suputra. Tulisan ini mengkaji literatur-literatur Hindu yang tergolong sastra suci. Dengan pendekatan kualitatif dan metode kajian pustaka tulisan ini mengetengahkan tentang bagaimana anak suputra dalam pandangan susastra hindu serta bagaimana mendidik anak agar menjadi anak yang suputra.Kata Kunci: Suputra, Anak Usia Dini
PEMBELAJARAN SENI DAN TEKNOLOGI DIGITAL SEBAGAI MEDIA BELAJAR DAN PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI Sri Cahya Dewi, Ni Komang; Suyanta, I Wayan
PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 3, No 1 (2018): PRATAMA WIDYA JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Publisher : PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1091.381 KB)

Abstract

Abstrak Pentingnya tahun-tahun awal kehidupan seseorang sudah disadari oleh semua pihak karena pada usia dinilah otak individu berkembang sangat pesat, bahkan hasil penelitian menyatakan bahwa perkembangannya mencapai hingga lebih dari 50%. Usia dini adalah fase fundamental bagi perkembangan individu yang disebut juga sebagai golden age atau usia emas. Pengalaman-pengalaman yang dijalani anak mungkin akan membentuk pengalaman yang akan dibawa seumur hidupnya. Implikasinya pada bidang usia dini adalah diperlukan langkah yang tepat (signifikan dan strategis) untuk membekali anak sejak usia dini. Upaya yang akan diambil akan dianggap semakin strategis jika dikaitkan dengan anggapan bahwa anak dalah praktisi masa depan. Dialah yang akan mengisi baik atau buruknya hari esok. Artinya, keberhasilan membina anak sejak dini merupakan kesuksesan bagi masa depan anak. sebaliknya, kegagalan dalam memberikan pembinaan, pendidikan, pengasuhan, dan perlakuan akan menjadi bencana bagi kehidupan anak di masa yang akan datang. Kata Kunci: Seni, Teknologi Digital dan Psikologi perkembangan PAUD
MENCERDASKAN ANAK BANGSA MELALUI PENDEKATAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Zaenab, Siti; Sueca, I Nyoman
PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 3, No 1 (2018): PRATAMA WIDYA JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Publisher : PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2002.304 KB)

Abstract

AbstractGovernment policy in a program with education care, and early childhood development (PAUD) as a concrete manifestation of the government’s commitment is in the document “National Program for Indonesian Children (PNBAI). The important value of early childhood (early childhood) period for the growth and development ofchildren in the future, is increasingly realized by parents. This growing awareness raises an escalation of interest for quality early childhood education that can meet their expectations. The intelligence that occurs in children, cognitive theory and psychoanalytic theory is very important in supporting children play a reference in determining the stage of child development in terms of cognitive, afktif, psikomotorik, language, and social emotional. Early childhood learning approach as the main arena in instilling knowledge of Indonesian children aged 4-5 years is done with various setrategi as a skill in mengartur appropriate learning, in order to achieve maximum results which is the hope of society. In some rural communities, many still do not take advantage of their early childhood education opportunities, many factors affect the economy, parents, and the distance to school. During this education from tingkan PAUD to kindergarten in rural areas almost mostly built by the party suwasta in the form of the foundation. This is something that needs to get the attention of the central government to the district level. Keywords: To hatch the nation’s childrenAbstrakKebijakan pemerintah dalam sebuah program dengan pengasuhan pendidikan, dan pengembangan anak usia dini (PAUD) sebagai wujud nyata komitmen pemerintah adalah yang temuat dalam dokumen berupa “Program Nasional Bagi Anak Indonesia (PNBAI). Nilai penting periode anak usia dini (PAUD) bagi pertumbuhan dan perkembangan anak dimasa yang akan datang, semakin disadari oleh orang tua. Kesadaran yang terus tumbuh tersebut menimbulkan eskalasi/pertambahan minat terhadap pendidikan anak usia dini yang berkualitas yang bisa memenuhi harapan mereka. Kecerdasan yang terjadi pada anak-anak, teori kognitif dan teori psikoanalitis sangat penting dalam menunjang main anak menjadi acuan dalam menentukan tahap perkembangan anak baik dari segi kognitif, afktif, fisikomotorik, bahasa, maupun sosial emosional. Pendekatan pembelajaran anak usia dini sebagai ajang utama dalam penanamkan pengetahuan terhadap anak Indonesia yang berumur 4-5 tahun dilakukan dengan berbagai setrategi sebagai sebuah ketrampilan dalam mengartur pembelajaran yang sesuai, agar mencapai hasil maksimal yang merupakan harapan masyarakat. Di beberapa masyarakat daerah pedesaan masih banyak belum memanfaatkan kesempatannya untuk membeikan pendidikan usia dini terhadap anak-anak mereka, hal ini banyak faktor yang mempengaruhi misalkan, ekonomi, kesibukan orang tua maupun jarak
GERAKAN SURYA NAMASKAR SEBAGAI METODE PENAPISAN DASAR ANAK USIA DINI Prima Dewi PF, Kadek Aria
PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 3, No 1 (2018): PRATAMA WIDYA JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Publisher : PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1872.47 KB)

Abstract

Parents always want their children to grow into smart children, for that parents make various efforts to realize the desire, such as adding hours to learn children, also choose the best school according to parents. In fact, not all of these efforts have achieved maximum results, there are still children who experience slow learning, lack of fighting power, no discipline to run their daily activities, and so forth. It is important to obtain a child’s readiness profile, one of which is by screening methods. In this research we will describe a screening method that takes one of the asanas yoga movements namely the namaskar solar movement. This movement involves aspects of basic observations in children, including balance, knee strength, and neck as an indicator of the form of motion control, emotion and communication of children.Keywords: Yoga Asanas, Surya Namaskar, Screening, Early Childhood EducationAbstrakOrang tua senantiasa ingin agar anaknya tumbuh menjadi anak yang cerdas, untuk itu orangtua melakukan berbagai upaya untuk mewujudkan keinginan tersebut, seperti menambah jam belajar anak, juga memilihkan sekolah yang terbaik menurut orang tua. Faktanya tidak semua usaha tersebut memperoleh hasil yang maksimal, masih terdapat anak yang mengalami lambat belajar, kurang memiliki daya juang, tidak disiplin menjalankan aktivitas harian mereka, dan sebagainya. Penting sekali memperoleh profil kesiapan belajar anak, salah satunya dengan melakukan metode penapisan. Pada penelitian ini akan diuraikan sebuah metode penapisan yang mengambil salah satu gerakan yoga asanas yakni gerakan surya namaskar. Gerakan ini melibatkan aspek-aspek observasi mendasar pada anak, meliputi keseimbangan, kekuatan lutut, serta leher sebagai indicator bentuk kendali gerak, emosi dan komunikasi anak. Kata Kunci: Yoga Asanas, Surya Namaskar, Penapisan, Pendidikan Anak Usia Dini
LITERACY DEVELOPMENT DENGAN METODE FONIK BAGI ANAK USIA DINI Santi Oktarina, Putu
PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 3, No 1 (2018): PRATAMA WIDYA JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Publisher : PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2336.188 KB)

Abstract

AbstractThis article discusses the content and instructional plans of phonetic methods as well as word recognition to be used by early childhood for reading. The information provided is about the content of effective word recognition instructions. Guidelines are included based on this information as well as on some other aspects of reading instruction, they are, the development of spoken language, awareness of writing in print, reading aloud, and independent reading) which are important for any accessible and effective class program. This guide will assist educators in choosing programs that allow all children to be successful in learning to read. There are many objectives of teaching reading, including, of course, that children will read with confidence, that they will understand what they read, and that they will find a source of knowledge and pleasure from reading. To achieve this goal with all children, an effective classroom program of early reading instruction should be provided to children with various experiences related to a number of important aspects of reading.Keywords: Literacy Development, Phonic Method, Early ChildhoodAbstrakArtikel ini membahas konten dan rencana instruksional dari metode fonik serta pengenalan kata untuk digunakan oleh anak-anak usia dini dalam membaca. Informasi yang diberikan adalah tentang isi instruksi pengenalan kata yang efektif. Pedoman disertakan berdasarkan informasi ini serta pada beberapa aspek lain dari instruksi membaca, yaitu, pengembangan bahasa lisan, kesadaran mengenai tulisan dalam bentuk cetak, membaca dengan keras, serta membaca lebih luas secara independen) yang penting bagi setiap program kelas yang dapat diakses dan efektif. Panduan ini akan membantu pendidik dalam memilih program yang memungkinkan semua anak menjadi sukses dalam belajar membaca. Terdapat banyak tujuan dari pengajaran membaca, tentu saja termasuk bahwa anak-anak akan membaca dengan percaya diri, bahwa mereka akan memahami apa yang mereka baca, dan bahwa mereka akan menemukan sumber pengetahuan dan kesenangan dari kegiatan membaca. Untuk mencapai tujuan ini dengan semua anak, program kelas yang efektif dari instruksi membaca awal harus diberikan kepada anak-anak dengan berbagai pengalaman yang berhubungan dengan sejumlah aspek penting dari membaca.Kata Kunci: Literacy Development, Metode Fonik, Anak Usia Dini
PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS UNTUK ANAK USIA DINI: 15 PRINSIP PENDEKATAN DAN METODE PEMBELAJARAN OLEH PROFESSOR JACK C. RICHARD Rat Dwiyana Putra, I Dewa Gede
PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 3, No 1 (2018): PRATAMA WIDYA JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Publisher : PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1694.224 KB)

Abstract

English is not a compulsory subject in early childhood education (ECD) curriculum in Indonesia. However, practically, many ECD schools implement English language learning which adds value to the existence of the ECD School itself, in addition to the demand of parents. Therefore, many problems arise in the ELT practice in ECD schools, one of which is the problem of the appropriateness of approaches and methods of ELT applied to the young learner. This article aims to promote the English learning approaches in teaching English for young learner (TEYL) that have been presented by Professor Jack C. Richard in his official web page, complemented by methods that can be implemented by ECD school Teachers. Several related studies on the effectiveness of the method are also presented to provide empirical evidence from various contexts. Finally, conclusions and suggestions about TEYL approaches and methods are addressed to readers, especially for ECD practitioners and researchers interested in TEYL.Keywords: Approach, Method, English Languge Teaching, Early Childhood.AbstrakBahasa Inggris merupakan mata pelajaran yang tidak diwajibkan dalam kurikulum PAUD di Indonesia. Namun, dalam praktiknya banyak Sekolah PAUD melaksanakan pembelajaran Bahasa Inggris yang memberikan nilai tambah untuk keberadaan Sekolah PAUD itu sendiri disamping karena adanya permintaan orang tua siswa. Oleh karena itu, banyak permasalahan yang muncul dalam praktiknya di sekolah-sekolah PAUD, salah satunya adalah permasalahan tentang kesesuaian pendekatan dan metode pembelajaran Bahasa Inggris yang diterapkan untuk AUD. Artikel ini bertujuan untuk memaparkan kembali pendekatan-pendekatan pembelajaran Bahasa Inggris untuk AUD yang telah disampaikan oleh Professor Jack C. Richard pada halaman web-nya, dilengkapi dengan metode-metode yang dapat diimplementasikan oleh Guru PAUD. Beberapa penelitian yang terkait tentang effektivitas dari metode tersebut juga dipaparkan untuk memberikan bukti empiris dari berbagai konteks. Pada bagian akhir, kesimpulan dan saran mengenai mengenai metode ini disampaikan kepada pembaca, terutama dari kalangan praktisi PAUD dan peneliti yang tertarik pada bidang pendidikan Bahasa Inggris untuk Anak Usia Dini.Kata Kunci: Pendekatan, Metode, Pembelajaran Bahasa Inggris, Anak Usia Dini.
MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK SEBAGAI PENDUKUNG PENGUASAAN ENGLISH VOCABULARY PADA ANAK USIA DINI Andre Suhardiana, I Putu
PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 3, No 1 (2018): PRATAMA WIDYA JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Publisher : PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2376.871 KB)

Abstract

Language is a developmental aspect which is important to be stimulated from an early age. Language development in children has a dynamic rhythm. There is numerous speech that seems common and consistent in the language of children. Fortunately, this phenomenon does not automatically close the gaps of diversity in the children’s classes. Thus, the method of developing language skills especially English in children must be based on awareness of their own level of development. In developing language skills, the mastery of vocabulary by children determines the dominant ability to communicate, so this should be given special attention by educators. Answering the challenge of mastering the English vocabulary in early childhood, this paper explores in depth about the Talking Stick Learning Model which tends to be reserved for children at a relatively early age. Their first interaction with English will in some way affect their wishes ahead to learn more about this International language. Talking Stick Learning Model projects teachers not to dominate the learning process. This method of learning requires the help of a stick and for the child holding the stick, in turn, must answer the questions of the teacher that have thoroughly studied a discussion. In addition to training children to speak, this model will create a fun atmosphere for learning and train students to participate actively and creatively. Keywords: Talking Stick Learning Model, English Vocabulary, Early ChildhoodAbstrakBahasa adalah aspek perkembangan yang penting untuk distimulus sejak usia dini. Perkembangan bahasa pada anak memiliki irama yang dinamis. Terdapat ujaran yang terkesan umum dan konsisten pada bahasa anak-anak. Untungnya, fenomena ini tidak secara otomatis menutup celah-celah munculnya keberagaman pada kelas-kelas anak. Dengan demikian, metode dalam mengembangkan kemampuan berbahasa, terlebih bahasa Inggris, pada anak mesti didasarkan atas kesadaran mengenai tingkat perkembangan mereka masing-masing. Dalam mengembangkan kemampuan berbahasa, penguasaan kosakata oleh anak menentukan secara dominan kemampuannya dalam berkomunikasi, sehingga hal ini sebaiknya diberikan atensi khusus oleh pendidik. Menjawab tantangan penguasaan kosakata bahasa Inggris pada anak usia dini, tulisan ini mengupas secara mendalam tentang Model Pembelajaran Talking Stick yang cenderung diperuntukkan bagi anak-anak pada usia relatif dini. Interaksi pertama mereka dengan bahasa Inggris akan sedikit banyak mempengaruhi keinginan mereka ke depan mempelajari lebih jauh bahasa Internasional ini. Model Pembelajaran Talking Stick memproyeksikan guru untuk tidak mendominasi proses pembelajaran. Bantuan tongkat diperlukan dalam metode pembelajaran ini dan bagi anak yang memegang tongkat pada gilirannya mesti menjawab pertanyaan dari guru setelah tuntas mempelajari suatu bahasan. Di samping melatih anak berbicara, model ini akan menciptakan suasana menyenangkan dalam pembelajaran serta melatih siswa untuk berpartisipasi aktif serta kreatif.Kata Kunci: Model Pembelajaran Talking Stick, English Vocabulary, Anak Usia Dini
SUMBER DAN INSPIRASI BELAJAR DALAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA DINI Utami Dewi, Ida Ayu Putu; Suyanta, I Wayan
PRATAMA WIDYA : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2871.986 KB) | DOI: 10.25078/pw.v3i1.590

Abstract

AbstractHave we become inspirational teachers? Why should be an inspirational teacher? Have our students answered ?Master is inspiration? when someone asks ?children, what do you think about your teacher?? Good teachers who inspire teachers for learners, for example, advice, build learners to learn fun not stress and children are not afraid. Professional teachers should be able to educate children to be brave. Learning resources, all sources either in the form of data, people and certain forms that can be driven learners. Inspiration is interpreted with creative ideas that arise from within the self after an external stimulus. Therefore, teachers should be able to become ?stimulants? for their students, inspiring for inspiration so that children can always be encouraged to bring up ideas, ideas, thoughts, actions, values, and positive creativity. Learning is the most priority activity in school activities. In the learning activities, the teacher is like a captain who controls the pace of the learning process in the classroom. In this learning process, teachers are required to be able to plan, design and implement approach / learning model using the method until the proper learnin media. The principles of APE are principles of productivity, creativity, activity, effective and efficient, and interesting and fun. From a material perspective, APE must be able to develop thinking power (cognition), rapid power, language, motor and skill aspects. Through tools used as a means of play, so that the child is expected to develop the function of intelligence, emotion and spiritual so that emerging intelligence that skyrocketed.Keywords: My Teacher Inspiration, My Student SourceAbstrakSudahkah kita menjadi guru inspiratif? Mengapa harus menjadi guru inspiratif? Sudahkah siswa kita akan menjawab ?Guru adalah inspirasi? ketika ada orang yang bertanya tentang ?Nak, bagaimana pendapatmu tentang gurumu??Guru yang baik guru yang menginspirasi untuk peserta didik, sebagai teladan, contoh, nasehat membangun peserta didik agar belajar menyenangkan tidak tertekan dan anak tidak takut. Guru profesional harus dapat mendidik anak menjadi berani. Sumber belajar, semua sumber baik berupa data, orang dan wujud tertentu yang dapat digerak peserta didik. Inspirasi dimaknai dengan gagasan-gagasan kreatif yang muncul dari dalam diri setelah ada rangsangan dari luar. Maka dari itu, guru harus bisa menjadi ?perangsang? bagi siswanya, memberi inspirasi demi inspirasi agar anak senantiasa dapat terdorong untuk memunculkan ide, gagasan, pemikiran, tindakan, nilai, hingga kretifitas yang positif. Belajar merupakan kegiatan paling prioritas dalam aktifitas di sekolah. Dalam kegiatan pembelajaran, guru bagaikan nahkoda yang mengontrol laju proses pembelajaran di kelas. Dalam proses pembelajaran ini, guru dituntut untuk bisa merencanakan, merancang hingga melaksanakan pendekatan/model pembelajaran menggunakan metode hingga media pembelajaran yang tepat.

Page 1 of 3 | Total Record : 22