cover
Contact Name
Husna Ni'matul Ulya
Contact Email
husnaulya8586@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
elbarka@iainponorogo.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
El-Barka: Journal of Islamic Economics and Business
ISSN : 26571153     EISSN : 26571862     DOI : -
Core Subject : Economy, Social,
El Barka is a semiannual journal published by the Faculty of Islamic Economics and Business IAIN Ponorogo and cooperate with Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI). El Barka accepts original scientific writings that have never been published in the field of economics, islamics economics and business, including conceptual thoughts, research reports, case reports, application of theory, critical studies and literature reviews.
Arjuna Subject : -
Articles 142 Documents
INTERAKSI SOSIAL DAN FAKTOR COPING KEBANGKITAN EKONOMI PEREMPUAN PASCA PERCERAIAN Rokamah, Ridho
El-Barka: Journal of Islamic Economics and Business Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (844.195 KB) | DOI: 10.21154/elbarka.v1i1.1454

Abstract

Abstract: Women who are victims of violence at home and divorced are generally used to facing problems in their lives. The many problems faced by some women give rise to the strength of defense against problems. But in some others it still does not change coping skills / problem solving strategies. A person's coping ability is due to the influence of social interactions and coping factors such as the health of the respondent, skill in solving problems and others. With a qualitative approach, it can be concluded: first, the positive impact of social relations has caused 1) the value and social role to be maintained, 2) the formation of solidarity in society, 3) the formation of social order, and 4) the creation of the same in positive and negative societies. Second, the factors that influence respondents' coping strategies are: external factors dominant influence from outside in the family and community environment. Internal factors, arising from individuals, namely 1) physical health, 2) physical conditions of respondents who are good for separating and struggling to overcome economic problems that will be faced by them, 3) problem solving skills because they are accustomed to coping with stressors that continue to repeatedly, and 4) positive outlook in the future, when deciding to divorce with widow status, becoming a single parent, and readiness to bear the family economy. 5) Material ability. Respondents dare to take the risk of divorce because they already feel financially capable. الملخص: النساء اللاتي يقعن ضحايا العنف المنزلي والطلاق بشكل عام يتعودّن لمواجهة المشاكل في حياتهنّ. وتؤدّي المشاكل التي تواجهها إلى القدرة على البقاء على قيد الحياة في مواجهة المشاكل. ولكن في حالات أخرى لا يزال لا يغير استراتيجيات حل المشكلات.من خلال تحليل كيفي من خلال المقابلات والملاحظة والوثائق تمّ الحصول على الاستنتاجات: أولاً ، أدى التأثير الإيجابي للعلاقات الاجتماعية إلى 1. الحفاظ على القيمة والدور الاجتماعي، 2. تشكيل التضامن في المجتمع، 3. تشكيل النظام الاجتماعي، و 4. خلق التعاون في المجتمع، والجهود المبذولة لحماية المستجيبات من العنف المنزلي الذي يحدث يظهر تعاون جيد في المجتمع. في حين كان الأثر السلبي للعلاقات الاجتماعية هو ظهور تضامن اجتماعي مفرط بين المجيبين والأسر. ثانياً، العوامل التي تؤثر على استراتيجيات التعامل مع المستجيتبات هي: العوامل الخارجية لأن المستجيبات لها تأثيرات مهيمنة من الخارج ، أي الأسرة والبيئة. العوامل الداخلية، هي العوامل التي تنشأ من الأفراد، وهي 1. الصحة الجسدية، عندما تقرر الطلاق ويجب أن ترقى لمواجهة الضغوطات الاقتصادية، 2. الحالة المادية للمستجيبات للانفصال عن أزواجهن والنضال من أجل المشاكل الاقتصادية التي سيواجهنها، 3. مهارات حل المشاكل، 4. معتقدات إيجابية، لدى المستجيبة بالفعل صورة إيجابية بشأن مستقبلها إذا اضطرت إلى الطلاق، و 5. قدراتها المادية. يجرؤ المستجيىبات على تحمل مخاطر الطلاق لأنهنّ يشعرن بالفعل قدرة مادية Abstrak: Perempuan yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga dan akhirnya memutuskan untuk bercerai pada umumnya sudah terbiasa menghadapi masalah dalam kehidupannya. Dalam wawancara kepada 10 responden di Kabupaten Ponorogo, interaksi responden dengan lingkungan telah menyebabkan sikap responden dalam menghadapi masalah berbeda-beda, termasuk dalam menentukan strategi coping. Menarik untuk diteliti lebih mendalam, bagaimana dampak interaksi responden korban kekerasan dalam rumah tangga yang bercerai, dan faktor-faktor yang mempengaruhi strategi coping kebangkitan ekonomi perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini meliputi wawancara, observasi dan dokumentasi. Data  yang  diperoleh   melalui   teknik   wawancara, observasi dan dokumentasi di atas  selanjutnya dilakukan klasifikasi data, kategorisasi, interpretasi dan analisa data sesuai pokok masalah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah: pertama, dampak positif dari interaksi sosial tersebut telah menyebabkan 1) peran nilai dan sosial terjaga, 2) terbentuknya solidaritas dalam masyarakat, 3) terbentuknya keteraturan sosial, dan 4) menimbulkan kerja sama dalam masyarakat, Sedangkan untuk dampak negatif adalah munculnya solidaritas sosial yang berlebihan. Kedua, faktor-faktor yang mempengaruhi strategi coping responden adalah: faktor eksternal yaitu keluarga dan lingkungan. Dan faktor internal,  adalah 1) kesehatan fisik, 2) kondisi fisik, 3) ketrampilan memecahkan masalah, 4) Keyakinan/pandangan positif individu, Dan 5) Materi/kemampuan materi.  
Pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan dan Loyalitas Nasabah di Bank Muamalat Indonesia Kantor Cabang Yogyakarta Rizal Fahmi, Annas Syams; Hilal, Faridl Noor
El-Barka: Journal of Islamic Economics and Business Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.886 KB) | DOI: 10.21154/elbarka.v2i1.1646

Abstract

Abstract: Based on the t test, the Service Quality variable influences Customer Satisfaction at the Bank Muamalat Indonesia Branch Office in Yogyakarta, which can be indicated by tcount greater than t table (1,981> 1,290). And in the results of this study, researchers can conclude that the above indicators have been reached by the Bank Muamalat Indonesia Branch Office in Yogyakarta, with the result that the level of quality of services provided by the Bank can be called satisfactory. One of the factors that influence satisfaction is empathy which includes ease of relationship, good communication, personal attention and understanding customer needs. Based on the t test shows that tcount is greater than t table (2,188> 1,290), meaning that the service quality variable has a significant positive effect on the variable customer loyalty. In this study, researchers found results that t count is greater than t table where this indicates that Service Quality has a positive effect on customer loyalty. The researcher in this study concluded the results that Service Quality has a very important influence on Customer Satisfaction and Customer Loyalty (Customer Satisfaction And Loyalty), especially in a case study at Bank Muamalat Indonesia, Yogyakarta Branch Office. الملخص: استنادًا إلى اختبار t ، يؤثر متغير جودة الخدمة على رضا العملاء في المكتب الفرعي لبنك معاملة إندونيسيا في يوجياكارتا ، والذي يمكن الإشارة إليه بحساب أكبر من عدد t الجدولي (1،981> 1،290). وفي نتائج هذه الدراسة ، يمكن للباحث أن يستنتج أن المؤشرات المذكورة أعلاه قد تم الوصول إليها من قبل مكتب فرع بنك معاملة إندونيسيا  مكتب فرع يوجياكارتا ، مما أدى إلى أن مستوى جودة الخدمات التي يقدمها البنك يمكن أن يُعتبر مرضيا. أحد العوامل التي تؤثر على الرضا هو التعاطف الذي يتضمن سهولة العلاقة والتواصل الجيد والاهتمام الشخصي وفهم احتياجات العملاء. بناءً على اختبار t ، يظهر أن عدد t الحسابي أكبر من عدد t الجدولي (2،188> 1،290) ، مما يعني أن متغير جودة الخدمة له تأثير إيجابي كبير على ولاء العملاء المتغير. في هذه الدراسة ، وجد الباحث نتائج تشير إلى أن عدد t الحسابي أكبر من عدد t الجدولي حيث يشير هذا إلى أن جودة الخدمة لها تأثير إيجابي على ولاء العملاء. خلص الباحث في هذه الدراسة إلى نتائج مفادها أن جودة الخدمة لها تأثير مهم على رضا العملاء وولاء العملاء (رضا العملاء وولائهم) ، وخاصة في دراسة حالة في بنك معاملة إندونيسيا ، مكتب فرع  يوجياكارتا. Abstrak: Berdasarkan uji t, variabel Kualitas Layanan mempengaruhi Kepuasan Pelanggan di Kantor Cabang Bank Muamalat Indonesia di Yogyakarta, yang dapat ditunjukkan oleh t hitung lebih besar dari t tabel (1,981> 1,290). Dan dalam hasil penelitian ini, peneliti dapat menyimpulkan bahwa indikator di atas telah dicapai oleh Kantor Cabang Bank Muamalat Indonesia di Yogyakarta, dengan hasil bahwa tingkat kualitas layanan yang diberikan oleh Bank dapat disebut memuaskan. Salah satu faktor yang mempengaruhi kepuasan adalah empati yang meliputi kemudahan dalam hubungan, komunikasi yang baik, perhatian pribadi dan pemahaman kebutuhan pelanggan. Berdasarkan uji t menunjukkan bahwa thitung lebih besar dari ttabel (2,188> 1,290), artinya variabel kualitas layanan berpengaruh positif signifikan terhadap variabel loyalitas pelanggan. Dalam penelitian ini, peneliti menemukan hasil bahwa t hitung lebih besar dari t tabel di mana ini menunjukkan bahwa Kualitas Layanan memiliki efek positif terhadap loyalitas pelanggan. Peneliti dalam penelitian ini menyimpulkan hasil bahwa Kualitas Layanan memiliki pengaruh yang sangat penting pada Kepuasan Pelanggan dan Loyalitas Pelanggan (Kepuasan Pelanggan dan Loyalitas), terutama dalam studi kasus di Bank Muamalat Indonesia, Kantor Cabang Yogyakarta.
PERAN GREEN SUKUK DALAM MEMPERKOKOH POSISI INDONESIA DI PASAR KEUANGAN SYARIAH GLOBAL Anggraini, Yulia
El-Barka: Journal of Islamic Economics and Business Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (779.12 KB) | DOI: 10.21154/elbarka.v1i2.1453

Abstract

Abstract: This research was motivated by the development of sukuk in Indonesia from an international perspective in 2016 which gave positive results. Where Indonesia is the big issuer of sukuk with a total issuance of USD 10, 5 billion from the total issuance of sukuk by the government from all over the world. In the midst of the development of sukuk instruments, there are also instruments such as green bonds that offer investments in environmental development. With the presence of green bonds as investment instruments in the environment, a sharia investment instrument has emerged which has the same concentration as a green bond. The instrument is then called green sukuk. Indonesia is listed as a pioneer in the issuance of green bonds in the Southeast Asia region. The purpose of this study is to identify the potential of sukuk green publishing in Indonesia to strengthen Indonesia's position in the global sharia financial market. This study uses a qualitative approach using historical methods. الملخص: يتم تحفيز هذا البحث من خلال نظرة إيجابية من المنظور الدولي حول تطوير الصكوك في إندونيسيا في عام 2016. حيث تعد إندونيسيا المصدر الكبير للصكوك بإجمالي ,510 دولارات أمريكية من إجمالي إصدارات الصكوك من قبل الحكومة من جميع أنحاء العالم. في خضم تطوير أدوات الصكوك، هناك أدوات مثل green bond  التي تقدم استثمارات في التنمية البيئية.بعد وجود هذه الأدوات كأداة استثمار في البيئة ، تظهر أداة استثمار الشريعة التي لها نفس تركيز له  يسمى الصكوك الخضراء green sukuk. ومن هنا تم إدراج إندونيسيا كرائد في إصدار السندات الخضراء في منطقة جنوب شرق آسيا. الغرض من هذه الدراسة هو تحديد إمكانات النشر الأخضر للصكوك في إندونيسيا لتعزيز مكانة إندونيسيا في السوق المالية الشرعية العالمية. تستخدم هذه الدراسة منهجًا كميًا باستخدام الطريقة التاريخية.. Abstrak: Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya perkembangan sukuk di Indonesia dari kacamata internasional pada tahun 2016 yang memberikan hasil positif. Dimana Indonesia merupakan the big issuer sukuk dengan total penerbitan USD 10, 5 Milyar dari total penerbitan sukuk oleh pemerintah dari seluruh dunia. Ditengah perkembangan instrumen sukuk telah hadir juga instrumen berupa green bond yang menawarkan investasi pada pembangunan lingkungan. Dengan hadirnya green bond sebagai instrumen investasi pada lingkungan telah muncul sebuah instrumen investasi syariah yang konsentrasinya sama dengan green bond. Instrumen tersebut kemudian disebut green sukuk. Indonesia tercatat sebagai pionir dalam penerbitan obligasi hijau di kawasan Asia Tenggara. Tujuan  dari penelitian ini adalah mengidentifikasi potensi penerbitan green sukuk di Indonesia memperkokoh posisi Indonesia di pasar keuangan syariah global. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode historis.
PARADIGMA KEMISKINAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM DAN KONVENSIONAL Ulya, Husna Ni`matul
El-Barka: Journal of Islamic Economics and Business Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (789.39 KB) | DOI: 10.21154/elbarka.v1i1.1448

Abstract

Abstract: Poverty is a condition where a person or groups of people, male and female, are unable to fulfill their basic rights to maintain and develop a dignified life. The dimensions of poverty are interrelated, both directly and indirectly, it means that progress and setbacks in one aspect can affect progress and decline in other aspects, and another aspect of poverty is that the poor are human beings, either individual or collective. The latest data in March 2018 mentions that the number of poverty in Indonesia as many as 25, 95 millions of people. The causes of poverty vary, depending on the type of poverty itself, as well as there are many different poverty indicators. Poverty reduction efforts are carried out by providing basic needs such as food, health and education services, expansion of employment opportunities, agricultural development, and provision of revolving funds through the credit system, infrastructure development and assistance, sanitation counseling and so on. Islam provides solutions to solve the poverty alleviation such as working obligation, income redistribution (zakat), infaq, etc. الملخص:الفقر هو حالة لا يستطيع فيها شخص أو مجموعة من الناس،ذكوراً وإناثاً ، أن يفيوا بحقوقهم الأساسية في الحفاظ على حياة كريمة وتطويرها. إن أبعاد الفقر مترابطة ، سواء بشكل مباشر أو غير مباشر ، وهذا يعني أن التقدم والنكسات في أحد الجوانب يمكن أن تؤثر على التقدم والانحدار في جوانب أخرى ، وجانب آخر من جوانب الفقر هو أن الفقراء هم بشر ، فرد أو جماعي. تشير أحدث البيانات في مارس 2018 إلى عدد من يعانون الفقر في إندونيسيا يصل إلى 25 ، 95 مليون شخص. تختلف أسباب الفقر ، تبعاً لنوع الفقر نفسه ، فضلاً عن وجود العديد من مؤشرات الفقر المختلفة. ويتم بذل جهود الحد من الفقر من خلال توفير الاحتياجات الأساسية مثل الغذاء والصحة وخدمات التعليم ، وتوسيع فرص العمل ، والتنمية الزراعية ، وتوفير الأموال المتجددة من خلال نظام الائتمان ، وتطوير البنية التحتية والمساعدة ، والمشورة الصحية وغيرها. يوفر الإسلام حلاً للتخفيف من حدة الفقر ، من بين أمور أخرى ، مع اقتراح العمل للمسلمين ، وإعادة توزيع الدخل في شكل الزكاة ، infaq والصدقات وما إلى ذلك.Abstrak: Kemiskinan sebagai kondisi dimana seseorang atau sekelompok orang, laki-laki dan perempuan, tidak mampu memenuhi hak-hak dasarnya untuk mempertahankan dan mengembangkan kehidupan yang bermartabat. Dimensi-dimensi kemiskinan saling berkaitan, baik secara langsung maupun tak langsung, hal ini berarti bahwa kemajuan dan kemunduran pada salah satu aspek dapat mempengaruhi kemajuan dan kemunduran pada aspek lainnya, dan aspek lainnya dari kemiskinan ini adalah bahwa yang miskin itu adalah manusianya, baik secara individual maupun kolektif. Data terakhir pada bulan Maret tahun 2018 menyebutkan jumlah kemiskinan di Indonesia sebanyak 25, 95 juta penduduk.  Penyebab kemiskinan berbeda-beda, tergantung dengan jenis kemiskinan itu sendiri, begitu pula ada banyak indikator kemiskinan yang berbeda-beda. upaya penanggulangan kemiskinan dilakukan dengan penyediaan kebutuhan dasar seperti pangan, pelayanan kesehatan dan pendidikan, perluasan kesempatan kerja, pembangunan pertanian, pemberian dana bergulir melalui sistem kredit, pembangunan prasarana dan pendampingan, penyuluhan sanitasi dan sebagainya.  Islam memberikan solusi dalam pengentasan kemiskinan, antara lain dengan adanya anjuran untuk bekerja bagi umat muslim, adanya redistribusi pendapatan berupa zakat, infaq dan sedekah dan lain sebagainya.
PENGARUH CORPORATE GOVERNANCE DALAM MEMPREDIKSI BIAYA EKUITAS DENGAN PENDEKATAN MODEL OHLSON Rivandi, Muhammad; Marlina, Marlina
El-Barka: Journal of Islamic Economics and Business Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/elbarka.v2i2.1751

Abstract

Abstract: Cost of equity a concept of cost in determining the real cost that must be borne by the company to obtain funds from a source or use of capital from each source of funds, then determine the average cost of capital of all funds used by the company. The method used in the measurement of equity costs is the Ohlson model. Research objectives to prove empirically the Effect of Corporate Governance in Predicting Equity Costs with the Ohlson Model Approach. Research population of manufacturing companies on the Indonesia Stock Exchange. The sample used using porposive sampling techniques amounted to 30 companies. The analysis method used uses a panel regression model. Based on the test results, it is empirically proven that (1) Family Ownership does not affect the cost of Equity, (2) Institutional Ownership negatively affects the cost of equity, (3) The Independent Board of Commissioners does not affect the cost of equity. ??????: ????? ?????? ?? ????? ??????? ?? ????? ????? ???????? ???????? ???? ??? ?? ??????? ?????? ?????? ??? ????? ?? ???? ?? ??????? ??? ????? ?? ?? ???? ???????? ?? ????? ????? ????? ??? ????? (????? ????? ??? ?????) ????? ???????? ????????? ?? ??? ??????. ??????? ????????? ?? ???? ?????? ?????? ?? ????? ??????. ????? ?? ??? ??????? ?? ????? ????? ?????? ???? ??????? ???????? ????????? ????? ?????? ??????? ??? ????? ??????. ?????? ???????? ???? ????? ????? ?? ????? ?????????. ???? ?????? ????????? ????? ??? ????? ????? ??? ??????? 30 ????. ??????? ????????? ????????? ?? ????? ?????? ??????. ????? ??? ????? ????????? ???? ???? ?????? ?? (1) ????? ?????? ??? ??? ?? ????? ??? ????? ??????? (2) ??????? ???????? ??? ????? ???? ??? ????? ??????? (3) ???? ???????? ????????? ??? ?? ?? ????? ??? ????? ???? ???????. Abstrak: Biaya ekuitas sebuah Konsep biaya dalam menentukan besarnya biaya secara riil yang harus ditanggung oleh perusahaan untuk memperoleh dana dari suatu sumber atau penggunaan modal dari masing-masing sumber dana, untuk kemudian menentukan biaya modal rata-rata (average cost of capital) dari keseluruhan dana yang dipergunakan perusahaan. Metode yang digunakan didalam pengukuran biaya ekuitas adalah model Ohlson. Tujuan penelitian untuk membuktikan secara empiris Kepemilikan Keluarga, Kepemiikan Institusional, dan Dewan Komisaris Independen Terhadap Biaya Ekuitas. Populasi penelitian perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia. Sampel yang digunakan mengunakan teknik porposive sampling berjumlah 30 perusahaan. Metode Analisis yang digunakan menggunakan model regresi panel. Berdasrkan hasil pengujian membuktikan secara empiris bahwa (1) Kepemilikan Keluarga tidak berpengaruh terhadap biaya Ekuitas, (2) Kepemilikan Institusional berpengaruh negatif terhadap biaya ekuitas, (3) Dewan Komisaris Independen tidak berpengaruh terhadap biaya ekuitas.
TANTANGAN BANK SYARIAH DI ERA GLOBALISASI Soenjoto, Wening Purbatin Palupi
El-Barka: Journal of Islamic Economics and Business Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/elbarka.v1i1.1447

Abstract

Abstract: Since the decade of the 1970s Muslims in various countries have been trying to establish Islamic banks. The purpose of establishing these Islamic banks in general is to promote and develop applications of Islamic principles, sharia and their traditions into financial transactions, banking, and other related businesses. Globalization that occurs in various parts of the world, including Indonesia is no longer an issue but the reality that has now happened. Globalization is not a very frightening problem that tends to have a negative side but also has a positive side, namely the expansion of business networks during the challenges can be overcome by hard work and patience. With the globalization of economic competition between countries it is undeniable to become increasingly strict. Automatic in the world of banking will also experience competition between banks. Likewise with the presence of the Islamic system in every economic activity, it will certainly lead to competition between conventional systems with the sharia system. More detailed this article will discuss Islamic banks in the era of globalization, which includes the development of Islamic banking and the opportunities and constraints faced by Islamic banks in this era of globalization. ??????: ??? ??? ?????????? ? ??? ???????? ?? ????? ??????? ??????? ????? ???? ???????. ?? ????? ?? ????? ??? ?????? ????????? ???? ??? ?? ????? ??????? ????????? ????????? ?? ????????? ??????? ????????? ??????. ?? ??????? ???? ???? ?? ????? ????? ?????? ? ??? ?? ??? ????????? ? ?? ??? ???? ?? ????? ????? ?? ???? ????. ??????? ???? ????? ????? ???? ??? ?? ???? ??? ???? ???? ???? ???? ??? ???? ?????? ? ??? ??? ?????? ?? ????? ??????? ???? ???????? ???? ???? ?????? ????? ?????? ????? ??????. ?? ????? ??????? ????????? ??? ????? ? ???? ?????? ???? ????? ????????. ??????? ?? ???? ?????? ???????? ?? ?? ???? ??????? ? ???? ????? ???????? ??? ??????? ??? ??????? ????????? ?? ???? ???????. ??????? ??? ??????? ????? ?? ??????? ?????? ????????? ?? ??? ??????? ? ????? ???? ????? ???????? ????????? ?????? ??????? ???? ??????? ?????? ????????? ??  ??? ??? ???????. Abstrak: Sejak dekade tahun 1970-an  umat Islam di berbagai negara telah berusaha untuk mendirikan bank-bank syariah. Tujuan pendirian bank-bank syariah ini pada umumnya adalah untuk mempromosikan dan mengembangkan aplikasi dari prinsip-prinsip Islam, syariah dan tradisinya ke dalam transaksi keuangan, perbankan, dan bisnis-bisnis lain yang terkait. Globalisasi yang terjadi diberbagai belahan dunia, termasuk negara Indonesia bukanlah isu lagi tetapi kenyataan riil yang kini telah terjadi. Globalisasi bukanlah persoalan yang sangat menakutkan yang cenderung meimiliki sisi negatif saja melainnkan juga memilki sisi positif yaitu perluasan jaringan bisnis selama tantanganya dapat diatasi dengan kerja keras dan kesabaran. Dengan adanya globalisasi persaingan ekonomipun antar negara tidak dapat dipungkiri semakin ketat.  Otomatis di dunia perbankan pun juga akan mengalami persaingan antara  bank - bank. Begitu juga dengan hadirnya sistem syariah di setiap aktivitas ekonomi  tentunya akan menimbulkan persaingan antara sistem konvensional dengan sistem syariah. Lebih terperinci artikel ini akan membahas mengenai bank syariah di era globalisasi, yang mencakup perkembangan perbankan syariah serta peluang dan kendala yang dihadapi bank syariah di era globalisasi ini.
TRANSAKSI E-COMMERCE DALAM PERSPEKTIF ISLAM Kurniawati, Annisa Dwi
El-Barka: Journal of Islamic Economics and Business Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/elbarka.v2i1.1662

Abstract

Abstract: The development of technology flows is increasing. The internet, which was initially used by several groups as a medium for the transformation of scientific and academic data, has now been used in almost all aspects of people's lives, including e-commerce transactions. E-commerce transactions are transactions carried out without meetings between parties. By using e-commerce, many reservations are obtained from the seller or buyer. The convenience offered doesn't mean it doesn?t rise the problems. For Muslims, understanding the status of e-commerce transactions is important. E-commerce accepts payments with bai?s-salam, which is about non-related transactions and the suspension of goods for payments that have been hastened. It's just that if on Bai 's-Salam a face-to-face meeting is held for the implementation of sighat, it is different with e-commerce that communicate only through chat. E-commerce is permitted in Islam with a note that there is no riba ',gharar, maisir, etc. Therefore, if it is approved by the payment system on e-commerce, it is asked not to use a credit card to avoid riba?.??????: ???? ????? ?????? ??????????? ????? ?????. ?????? ???????? ?? ???? ????? ???? ????? ??????? ? ??? ?? ??? ??????? ??????? ???????????? ??????? ??????? ??????????? ?? ??????? ??? ???? ?????? ??? ??????? .???????? ??????? ???????????? ?????? ?? ??????? ???? ?? ?????? ?? ???????. ??? ????? ????????? ???????. ????????? ??????? ?????? ???? ????. ??????? ???????? ?? ???? ???????? ??????? ??????????? ??? ????. ??????? ??????????? ??? ??? ?????? ?? ?? ??????? ?? ????????? ?????? ????? ???? ?????. ??? ??? ??? ?????? ??? ??? ?????? ???? ???? ?? ????? ????? ????? ?? ??????? ??????????? ??????? ??????? ?? ???????. ??????? ??????????? ?????? ?? ??????? ?? ?????? ??? ???? ????? ????? ??????? ??????? ?????? ???? ? ??? ???? ?????? ????? ??? ?? ??????? ??????????? ???????? ??? ??????? ????? ???????? ????? ?????.. Abstrak: Perkembangan arus teknologi mengalami peningkatan yang masif. Internet yang pada awalnya digunakan oleh beberapa kalangan sebagai media transformasi data ilmiah dan akademik, kini telah digunakan di hampir seluruh aspek kehidupan masyarakat, termasuk transaksi jual beli (e-commerce). Transaksi e-commerce merupakan transaksi yang dilakukan tanpa adanya pertemuan antar para pihak. Dengan menggunakan e-commerce, banyak kemudahan yang diperoleh baik dari pihak penjual maupun pembeli. Kemudahan yang ditawarkan bukan berarti tidak menimbulkan masalah. Bagi kaum muslim, mengetahui status dari transaksi e-commerce merupakan hal yang penting. E-commerce  memiliki kesamaan dengan bai? as-salam yaitu mengenai unsur-unsur terjadinya transaksi serta adanya penangguhan barang untuk pembayaran yang telah disegerakan. Hanya saja, jika pada bai? as-salam dilakukan pertemuan face to face untuk pelaksanaan sighat, berbeda halnya dengan e-commerce yang melakukan komunikasi via chatting. E-commerce diperbolehkan dalam Islam dengan catatan tidak adanya unsur riba?, gharar, maisir, dsb. Oleh karena itu, jika dihubungkan dengan sistem pembayaran pada e-commerce, maka dianjurkan tidak menggunakan kartu kredit guna menghindari terjadinya riba?.
KONSEP FEE BASED SERVICES DALAM PERBANKAN SYARIAH Cahyani, Yutisa Tri
El-Barka: Journal of Islamic Economics and Business Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/elbarka.v1i2.1397

Abstract

Abstract:This article analyzes the concept of fee based services in Islamic banks. Islamic banks are financial institutions that provide various forms of transactions, one of which is to provide various types of transactions in the field of service or fee based service. This service service consists of various kinds of service products according to the type of contract. In terms of service, banks obtain revenue in the form of fee-based income service. Fee based income comes from costs intended to facilitate the implementation of transactions or financing. This service facility is provided to customers and non-bank customers. In this writing using a type of descriptive qualitative research. The limitations in this writing are focused on the concept of income of Islamic banks in the form of fee-based income service. Fee based income comes from administrative costs that come from transactions in transfer, collection, clearing, bank guarantees, letters of credit, and other payment services. These contracts in the concept of fee based income services include Al Wakalah, Al-Kafalah, Al-Hawalah, Ar-Rahn, and Qardh.  ??????: ?????? ????????? ?? ?????? ????? ???? ??????? ?????? ?? ???????? ? ????? ?? ???? ???????, ????? ??????? ???? ?????? ?????? ????????? ?? ????? ?????? ?? ?????? ??????? ???? ?????? ?? ??? ??????? ?? ??? ??? ?????? ???? ????? ???????? ?????? ??? ??????. ???? ????? ??? ???? ?????? ?? ???????? ???? ???? ??? ????? ????? ????????? ?? ???????? ???? ??????? ????????? ??????? ??????? ??????? ?? ??? ???????. ???? ????? ??????? (????? ??????? ??? ??????) ?? ??????? ???????? ????????? ??????? ???????? ???????? ??????? ??????. Abstrak:Artikel ini menganalisis tentang konsep fee based services dalam bank syariah. Bank syariah merupakan lembaga keuangan yang menyediakan berbagai macam bentuk transaksi, salah satunya ialah menyediakan berbagai macam transaksi dibidang pelayanan jasa atau fee based service. Pelayanan jasa ini terdiri dari berbagai macam produk layanan sesuai dengan jenis akadnya. Dalam hal pelayanan jasa, bank memperoleh pendapatan yang berupa fee based income service. Fee based income berasal dari biaya-biaya yang ditujukan untuk mempermudah pelaksanaan transaksi ataupun pembiayaan. Fasilitas pelayanan jasa ini diberikan kepada nasabah maupun bukan nasabah bank tersebut. Dalam penulisan ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Batasan dalam penulisan ini difokuskan pada konsep pendapatan bank syariah dalam bentuk fee based income service. Fee based income berasal dari biaya-biaya administrasi yang berasal dari transaksi jasa transfer,  inkaso,  kliring, bank garansi, letter of credit, dan jasa pembayaran lainnya.Akad dalam konsep fee based income services ini diantaranya adalah Al-Wakalah, Al-Kafalah, Al-Hawalah, Ar-Rahn, dan Qardh.
PERSEPSI AKUNTAN MANAJEMEN TERHADAP PENERAPAN TAX PLANNING Septiano, Renil; Sari, Nila
El-Barka: Journal of Islamic Economics and Business Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/elbarka.v2i2.1752

Abstract

Abstract: Tax planning is a means of fulfilling tax obligations well but the amount of tax paid can be reduced as low as possible to obtain the expected profit and liquidity. This study aims to see the effect of management accountants' perceptions on the implementation of tax planning. The type of research used is quantitative, using primary data. The population of the research was in Food Distributor companies in the Padang City. Respondents who were taken were employees who served as part of accounting staff, management and financial staff companies who worked at the Food Distributor Padang City. Selection of samples was selected using the Convenience sampling method with 30 respondents. Technical data analysis using simple regression analysis. The test results show that the perception variables of management accountants with a significant value of 0,000 < 0,05. Based on the test results it was found that the perception of management accountants has an effect on the implementation of tax planning  ??????: ??? ??????? ??????? ????? ?????? ?????? ???????? ???? ???? ???? ???? ????? ????? ??????? ???????? ??? ???? ????? ???? ?????? ??? ????? ???????? ?????????. ???? ??? ??????? ??? ????? ????? ?????? ????????? ????????? ??? ????? ??????? ???????. ??? ????? ???????? ???? ???????? ???????? ???????. ?????? ???????? ?? ????? ????? ?????? ???????? ?? ????? ?????? ? ???? ????????? ?? ????????? ?? ???????? ????? ????? ?? ????? ???????? ???????? ?????? ????? ?????? ????? ????? ?? ???? ????? ?????? ???????? ?? ????? ??????. ?? ?????? ????? ?????? ???????? ????? ??? ????? ?????? ?? ??? ????? ???????? ?? ?????? 30 ?? ?????????. ????? ???????? ?????? ???????? ????? ???????? ??????. ???? ????? ???????? ?? ???? ?????? ??????? ????? ????? ????? ?? 0?000 <0.05. ????? ??? ????? ????????? ???? ?? ???? ?????? ??????? ???? ??? ????? ??????? ???????. Abstrak: Tax planning merupakan sarana dalam memenuhi kewajiban perpajakan dengan baik tetapi jumlah pajak yang dibayar dapat ditekan serendah mungkin untuk memperoleh laba dan likuiditas yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh persepsi akuntan manajemen terhadap penerapan tax planning. Jenis penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif, dengan menggunakan data primer. Populasi penelitian pada perusahaan Distributor Makanan di Kota Padang, Responden yang diambil adalah pegawai yang menjabat dibagian staff akuntasi, menejemen dan staff keuangan perusahaan yang bekerja pada perusahaan Distributor Makanan Kota Padang. Pemlihan sampel dipilih menggunakan metode Convenience sampling atau sampling kemudahan dengan jumlah 30 orang responden. Teknis analisis data menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil pengujian menunjukkan bahwa variabel persepsi akuntan manajemen dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05. Berdasarkan hasil pengujian didapat bahwa persepsi akuntan manajemen berpengaruh terhadap penerapan tax planning
DETERMINANT FACTORS MOTIVATED WAQIF TO DONATE WAQF Jazil, Thuba; Rofifah, Safirah; Nursyamsiah, Tita
El-Barka: Journal of Islamic Economics and Business Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/elbarka.v2i2.1733

Abstract

Abstract: This study aimed to investigate the waqf motivation in carrying out waqf in Bogor City. Primary data and questionnaire techniques were used by distributing to 103 waqif respondents. Factors were grouped into 2 categories, internal and external. Internal factors were religiosity, waqf literacy, trustworthiness in waqf institutions, income & wealth. Meanwhile, external factors included performance efficiency, tax incentives, the role of government, and the role of scholars. The method used was path analysis for internal factors and multiple linear regression analysis for external factors using SPSS 21. The results showed that waqf literacy and trustworthiness affected religiosity and also to waqf motivation while income & wealth had no effect. The role of government and the role of scholars had a significant positive impact on waqf motivation, but the performance efficiency of the institution and tax incentive had no significant effect. ??????: ???? ??? ??????? ??? ????? ????? ????? ?? ????? ????? ?? ????? ?????. ?? ??????? ?????? ???????? ??????? ?????????? ?? ???? ????? ?? ??? ??? 103 ?? ??????? ??????. ?? ????? ??????? ?? ?????? ?????? ???????. ??????? ???????? ?? ??????? ???? ?????? ??????? ? ???????? ?????? ?? ?????? ?????? ?????? ???????. ??? ??? ?????? ???? ??????? ???????? ????? ??????? ???????? ????????? ???? ???????? ???? ???????. ???? ??????? ????????? ?? ????? ?????? ??????? ???????? ?????? ???????? ????? ??????? ??????? ???????? ???????? SPSS 21.  ?????? ??????? ?? ??? ?????? ??????? ???????? ?????? ???? ??? ?????? ?????? ??? ???? ????? ?? ??? ?? ????? ??????? ?? ??? ???? ?????. ??? ????? ??? ??????? ???? ??????? ????? ?????? ???? ??? ???? ?????? ???? ???? ????? ???? ??????? ???????? ???????? ??? ???? ????? ????. Abstrak: Penelitian ini bertujuan menginvestigasi motivasi wakif dalam menunaikan wakaf di Kota Bogor. Data primer dan teknik kuesioner digunakan dengan disebarkan kepada 103 responden wakif.  Faktor dikelompokkan menjadi 2 kategori, internal dan eksternal. Faktor Internal yaitu religiositas, literasi wakaf, Kepercayaan terhadap lembaga wakaf, pendapatan & kekayaan. Sedangkan, Faktor eksternal diantaranya efisiensi kinerja, insentif pajak, peran pemerintah, dan peran ulama. Metode yang digunakan adalah analisis jalur (path) untuk faktor internal dan analisis regresi linier berganda untuk faktor eksternal menggunakan SPSS 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi wakaf dan kepercayaan berpengaruh terhadap religiositas dan juga ke motivasi wakaf sedang pendapatan dan kekayaan tidak berpengaruh. Faktor peran pemerintah dan peran ulama berpengaruh positif signifikan terhadap motivasi wakaf, akan tetapi efisiensi kinerja lembaga dan faktor insentif pajak tidak berpengaruh secara signifikan.

Page 2 of 15 | Total Record : 142