cover
Contact Name
Refaldo Fanther
Contact Email
refaldo.fanther@umc.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
refaldo.fanther@umc.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Value: Jurnal Manajemen dan Akuntansi
ISSN : 19790643     EISSN : 26857324     DOI : -
Value: Jurnal Manajemen dan Akuntansi Jurnal ini berisi tentang penelitian di ranah manajemen, sumber daya manusia, bisnis, marketing, dan akuntansi.
Arjuna Subject : -
Articles 339 Documents
PENGARUH IMPLEMENTASI RELATIONSHIP MARKETING TERHADAP CUSTOMER LOYALTY (Studi Kasus Pada PD. BPR Ciwaringin Kabupaten Cirebon) Basyir Basyir Basyir; Fitriyani Ramiasih
Value : Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol 12 No 2 (2017): Edisi : Juli - Desember 2017
Publisher : Prodi Ilmu Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jv.v12i2.481

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Implementasi Relationship Marketing terhadap Customer Loyality pada PD. BPR Ciwaringin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari Variabel pengaruh Building Service Partnership (X1) dan Empowering Employess (X2) terhadap Customer Loyality pada PD. BPR Ciwaringin. Metode penelitian adalah penelitian survei dengan menyebar kuisioner. Populasi dalam penelitian kali ini berjumlah 1374 orang nasabah PD. BPR Ciwaringin Cirebon. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah metode solvin, yaitu sebanyak 93 orang nasabah PD BPR Ciwaringin Kabupaten Cirebon. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil sebagai berikut : Variabel kerjasama dengan nasabah (Building Service Partnership ) mempunyai nilai t sebesar 5,046 dengan nilai signifikansi 5,046> 0,2039, artinya kerjasama dengan nasabah (Building Service Partnership) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Customer Loyalty nasabah PD BPR Ciwaringin Kabupaten Cirebon. Variabel Pemberdayaan karyawan (Empowering Employess) mempunyai nilai t sebesar -0,447 dengan nilau signifikan 0,000 < 0,05 (-,447 < 0,2039), artinya pemberdayaan karyawan (Empowering Employess) tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas nasabah PD BPR Ciwaringin Kabupaten Cirebon. Hasil perhitungan secara simultan diperoleh nilai F sebesar 15,419 < 2,706 Dengan Nilai Signifikan 0,000 < 0,05 artinya variabel relationship marketing yang terdiri dari kerjasama dengan nasabah (Building Service Partnership) dan pemberdayaan karyawan (Empowering Employess) secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas. Kata kunci : Building Service Partnership, Empowering Employess and Customer Loyalty
FAKTOR PSIKOLOGI DAN KEPUTUSAN PEMBELIAN ROKOK ELEKTRIK (VAPE) Basuki Toto Rahmanto; Take Juwitara
Value : Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol 14 No 1 (2019): Edisi: Januari-Juni 2019
Publisher : Prodi Ilmu Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jv.v14i1.727

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji analisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen terhadap keputusan pembelian produk rokok elektrik. Sampel ini diambil dengan menggunakan simple random sampling sehingga didapat jumlah sampel sebanyak 92 responden. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linear. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor psikologi mempengaruhi keputusan pembelian sedangkan faktor budaya, faktor sosial dan faktor pribadi tidak mempengaruhi keputusan pembelian.
KESENJANGAN MANAJEMEN PELAYANAN PUBLIK DI PERBATASAN KABUPATEN CIREBON Syaeful Bakhri; Cucu Herawati
Value : Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol 14 No 1 (2019): Edisi: Januari-Juni 2019
Publisher : Prodi Ilmu Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jv.v14i1.728

Abstract

Pelayanan publik yang memadai berkumpul dan berpusat pada daerah perkotaan, jarak dan waktu tempuh merupakan salah satu keluhan masyarakat yang tinggal didaerah perbatasan. Pelayanan publik di Kabupaten Cirebon terutama yang berada di daerah perbatasan masih belum maksimal. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan kesenjangan pelayanan publik yang ada di Wilayah perbatasan Kabupaten Cirebon dan Kota Cirebon. Metode penelitian ini menggunakan metode kombinasi (Mixed Methods), yang menyatukan metode penelitian kualitatif dengan metode kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 280 responden yang berada di wilayah perbatasan Kabupaten Cirebon, dengan teknik pengambilan sampel secara Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di daerah perbatasan Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon terdapat gap antara harapan dengan fenomena di hampir seluruh sektor pelayanan publik Pemerintah Kabupaten Cirebon, pelayanan pendidikan gap sebesar 7,8, pelayanan kependudukan dan catatan sipil gap sebesar 9,8, pelayanan infrastruktur jalan gap sebesar 5,4, pelayanan sumber air bersih gap sebesar 6,8, dan pada pelayanan sampah menunjukan adanya gap sebesar 11. Gap yang tertinggi ditemukan pada sektor pelayanan sampah sebesar 11. Perlunya Pemerintah Kabupaten Cirebon meningkatkan perhatian serta keseriusannya dalam memberikan pelayananan publik kepada masyarakat di wilayah perbatasan, terutama pada sektor pelayanan sampah dan pelayanan kependudukan dan catatan sipil. Kata Kunci : Kesenjangan, Pelayanan publik, Daerah Perbatasan.
PENGARUH PERSON-JOB FIT DAN SELF EFFICACY TERHADAP KINERJA PEGAWAI (STUDI KASUS PADA PUSKESMAS BEBER CIREBON) Asep Gunawan; Alfiyah Alfiyah
Value : Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol 14 No 1 (2019): Edisi: Januari-Juni 2019
Publisher : Prodi Ilmu Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jv.v14i1.733

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh person job fit dan self efficacy terhadap kinerja pegawai. Populasi penelitian adalah pegawai puskesmas Beber Cirebon. Penelitian ini mengambil seluruh sampel sebanyak 89 responden dengan teknik sampel jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dibagikan secara langsung pada seluruh pegawai puskesmas Beber Cirebon. Analisis data menggunakan metode regresi liniear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa person job fit dan self efficacy memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Hasil menunjukan bahwa dengan kemampuan yang dimiliki pegawai akan merasa yakin untuk berkompetisi atau memaksimumkan tugas dengan kemampuan yang dimiliki dan ditambah dengan rasa percaya diri atas kemampuan mereka bahwa mereka bisa untuk melakukan tugasnya dengan demikian kinerja pegawai akan meningkat. Kata Kunci : Person-Job Fit, Self Efficacy, Kinerja Pegawai
KOMITMEN ORGANISASI DAN MOTIVASI TENAGA PENGGERAK DESA (TPD) DALAM PENYULUHAN PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI METODE JANGKA PANJANG (MJP) UNTUK MENCAPAI TARGET KINERJA DI DINAS PPKBP3A KABUPATEN CIREBON Ali Jufri; Selvi Eka Putri
Value : Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol 14 No 1 (2019): Edisi: Januari-Juni 2019
Publisher : Prodi Ilmu Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jv.v14i1.752

Abstract

Latar belakang penelitian ini, yaitu meledaknya jumlah penduduk sehingga mempengaruhi salah satu sektor yaitu membebani sektor perekonomian anggaran negara akanbanyak terserap untuk penyediaan pangan dan layanan pendidikan dan kesehatan. Makapemberian pelayanan MJP secara berkualitas diharapkan akan mampu meningkatkan jumlah kesertaan KB MJP. Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui Pengaruh Komitmen Organisasi, Pengaruh Motivasi Tenaga Penggerak Desa (TPD), Pengaruh Komitmen Organisasi dan Motivasi Tenaga Penggerak Desa (TPD) dengan menerapkan model kuesioner dalam pengambilandata melaksanakan Penyuluhan Penggunaan Alat Kontrasepsi Metode Jangka Panjang (MJP)untuk Mencapai Target Kinerja Di Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Cirebon. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode Kuantitatif. Kuantitatif adalah jenis penelitian yang menghasilkan penemuan-penemuan yang dapat dicapai (diperoleh) denganmenggunakan prosedur-prosedur statistik atau cara- cara lain dari kuantifikasi (pengukuran).Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar kuesioner dan observasi.Setelah melaksanakan penelitian Kuantitatif, hasil observasi berdasarkan hasilanalisa menunjukkan bahwa komitmen organisasi dan motivasi kerja yang dilaksanakan oleh Tenaga Penggerak Desa (TPD) Kabupaten Cirebon secara bersama-samamempengaruhi peningkatan target kinerja. Hal ini ditunjukkan dari hasil bahwa untuk variabel target kinerja (Y) sebesar 12.488 > berpengaruh terhadap target kinerja. Jadi,komitmen organisasi dan motivasi kerja dapat meningkatkan melaksanakan PenyuluhanPenggunaan Alat Kontrasepsi Metode Jangka Panjang (MJP) untuk Mencapai Target KinerjaDi Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Cirebon. Kata Kunci: Komitmen Organisasi, Motivasi Kerja, Penyuluhan Penggunaan AlatKontrasepsi Metode Jangka Panjang (MJP)
PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA SEKOLAH PASCA PROMOSI (STUDI KASUS DI SEMBILAN SDN KECAMATAN PLUMBON KABUPATEN CIREBON) Sari Laelaul Qodriah; Ahmad Muhsin
Value : Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol 14 No 1 (2019): Edisi: Januari-Juni 2019
Publisher : Prodi Ilmu Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jv.v14i1.754

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris ada atau tidaknya pengaruhkepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja sekolah pasca promosi . Peneli t ian inimenggunakan metode deskripif kuantitatif dan pengolahan datanya dibantu dengan SPSS 20.Sampel penelitian ini adalah guru Sekolah Dasar di 9 SD yang berada di KecamatanPlumbon, Kabupaten Cirebon. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kinerja sekolahpasca promosi jabatan. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik kinerja maupunkepemimpinan yang dilakukan oleh kepala sekolah pasca promosi jabatan maka akan meningkatkan kinerja sekolah. Kata Kunci: Kepemimpinan Kepala Sekolah, Kinerja Sekolah
IMPLEMENTASI KEPATUHAN SYARIAH MELALUI OPTIMALISASI DEWAN SYARIAH NASIONAL DAN DEWAN PENGAWAS SYARIAH (SEBUAH PENDEKATAN KERANGKA DASAR) Eko Prasojo; Reza Widhar Pahlevi
Value : Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol 14 No 2 (2019): Juli - Desember 2019
Publisher : Prodi Ilmu Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jv.v14i2.757

Abstract

Berkembangnya ekonomi syariah, khususnya lembaga keuangan syariah menuntut adanya pemenuhan prinsip syariah. DSN dan DPS sebagai pihak yang memberikan jaminan terhadap kepatuhan syariah telah berupaya untuk mengaplikasikannya. Sampai saat ini banyak fatwa yang diterbitkan. Namun berbagai keterbatasan terutama sumber daya menyebabkan penegakan kepatuhan syariah belum berjalan optimal. Disamping itu banyaknya masyarakat rasional yang belum siap menggunakan produk lembaga keuangan dengan prinsip syariah secara murni ikut menyumbang belum maksimalnya pemenuhan prinsip syariah. Harapan waktu yang akan datang, semua pihak termasuk masyarakat harus terus mendukung perkembangan ekonomi syariah dengan tingkat kepatuhan syariah yang tinggi. Isu tentang kepatuhan syariah senantiasa aktual di mana pihak perbankan syariah dituntut untuk inovatif dan berorientasi pada bisnis, sebagaimana perbankan sistem konvensional. Fakta ini mendorong perbankan syariah untuk mengambil posisi sedemikian rupa antara keharusan mengakomodasi tuntutan nasabah dan bisnis sebagaimana tersebut yang boleh jadi bertentangan dengan prinsip syariah dan keterikatan oleh apa yang disebut dengan kepatuhan syariah. Seluruh jajaran lembaga keuangan syariah wajib memahami seluruh ketentuan perundangan yang berlaku, sehingga kepatuhan merupakan tanggung jawab setiap individu dan tidak semata-mata tanggung jawab dari divisi Kepatuhan, demikian juga budaya kepatuhan (Compliance Culture) juga merupakan unsur penting dari seluruh kegiatan yang dilakukan oleh Bank mulai dari jajaran tertinggi yaitu Direksi sampai pegawai terendah jajaran Bank. Kata Kunci: Ekonomi Syariah, Kepatuhan Syariah, Perbankan Syariah
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PORSI PEMBIAYAAN BAGI HASIL (STUDI PADA BANK PEMBIAYAAN RAKYAT SYARIAH DI DIY DAN JAWA TENGAH) Setya Pramono
Value : Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol 14 No 2 (2019): Juli - Desember 2019
Publisher : Prodi Ilmu Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jv.v14i2.760

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang model konseptual dan empiris mengenai Keterampilan Manajer, Kepatuhan Syariah, Karakteristik Bank Syariah, Persepsi Manajer tentang SDI Internal Bank Syariah, Persepsi Manajer tentang Karakteristik Nasabah, Persepsi Manajer tentang Eksistensi Regulasi, Persepsi Manajer tentang Dukungan Pemerintah Terhadap Porsi Pembiayaan Bagi Hasil di Bank Pembiayaan Rakyat Syariah. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara teknik proporsional acak sederhana (proportional simple random sampling). Adapun teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitiannya purposive sampling. Dalam penelitian ini terdapat 36 BPRS di DIY dan Jawa Tengah, selanjutnya diambil lima orang sebagai responden untuk masing-masing BPRS terdiri dari Dewan Direksi, Dewan Pengawas Syariah, Manajer Marketing, Manajer Operasional (Manajer Pembiayaan) dan Customer Service. Jadi jumlahnya sebesar 180 (Seratus Delapan Puluh) responden. Adapun yang dijadikan objek penilaian adalah Manajer Operasional/Manajer Pembiayaan, mengingat penelitian ini terkait dengan porsi pembiayaan bagi hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Keterampilan konseptual manajer berpengaruh positif terhadap porsi pembiayaan bagi hasil di BPR Syariah 2) Keterampilan teknis manajer berpengaruh positif terhadap porsi pembiayaan bagi hasil di BPR Syariah 3) Keterampilan sosial manajer berpengaruh positif terhadap porsi pembiayaan bagi hasil di BPR Syariah 4) Persepsi manajer tentang SDI internal bank syariah berpengaruh positif terhadap porsi pembiayaan bagi hasil di BPR Syariah 5) Persepsi manajer tentang eksistensi regulasi berpengaruh positif terhadap porsi pembiayaan bagi hasil di BPR Syariah 6) Persepsi manajer tentang dukungan pemerintah berpengaruh positif terhadap porsi pembiayaan bagi hasil di BPR Syariah 7) Tidak adanya pengaruh karakteristik bank syariah terhadap terhadap porsi pembiayaan bagi hasil di BPR Syariah 8) Tidak ada pengaruh kepatuhan syariah terhadap terhadap porsi pembiayaan bagi hasil di BPR Syariah 9) Tidak ada pengaruh Persepsi manajer tentang karakteristik nasabah terhadap terhadap porsi pembiayaan bagi hasil di BPR Syariah Kata Kunci: Keterampilan Manajer, Persepsi Manajer, Pembiayaan Bagi Hasil, dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah
PENGARUH PEMBERIAN INSENTIF PRODUK TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PADA PT. KALBE FARMA KOTA CIREBON Vina Andita Pratiwi; Guntur Supriyadi
Value : Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol 14 No 2 (2019): Juli - Desember 2019
Publisher : Prodi Ilmu Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jv.v14i2.761

Abstract

Penelitian ini Bertujuan untuk menunjukkan Pengaruh Pemberian Insentif Produk Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Pada PT. Kalbe Farma Kota Cirebon. Populasi dalam penelitian ini adalah para tenaga penjual obat pada PT. Kalbe Farma Kota Cirebon yang berjumlah 43 orang.Untuk menentukan besarnya ukuran sampel mengacu kepada teori yang dikemukakan oleh Sugiyono (2017) yang menyatakan bahwa apabila subyek kurang dari 100, maka lebih baik diambil seluruhnya, tetapi apabila jumlah subyek lebih dari 100 dapat diambil antara 10–15 % atau 20–25 % atau lebih. Berdasarkan pendapat tersebut, sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah keseluruhan populasi, yaitu 43 orang.Teknik pengumpulan data menggunakan data primer dengan metode kuisioner. Adapun pengujian statistik dalam penelitian ini menggunakan pengujian validitas dan reliabilitas, regresi linier sederhana, dan uji t.Berdasarkan hasil analisis statistik deskriptif didapatkan nilai thitung variabel pemberian insentif produk (X) sebesar 7.720 > dengan tingkat signifikansi 0.000 < 0.05. Dari hasil uji t tersebut di nyatakan bahwa Hipotesis Pengaruh Pemberian Insentif Produk Terhadap Produktivitas Kerja Pada PT. Kalbe Farma Kota Cirebon mendapatkan hasil Ho ditolak dan Ha diterima, dikarenakan nilai t_hitung lebih besar dari t_tabel. Dengan demikian Pemberian Insentif Produk memiliki pengaruh yang signifikan Terhadap Produktivitas Kerja Pada PT. Kalbe Farma Kota Cirebon. Kata Kunci : Pemberian Insentif Produk dan Produktivitas Kerja
PENGARUH ELECTRONIC WORD OF MOUTH DAN BRAND TRUST TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK WARDAH VARIAN BEDAK (STUDI PENELITIAN PELANGGAN WARDAH BEAUTY KONTER MAJALENGKA) Puspa Dewi Yulianty; Agisty Mauludy
Value : Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol 14 No 2 (2019): Juli - Desember 2019
Publisher : Prodi Ilmu Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jv.v14i2.782

Abstract

Latar Belakang Penelitian ini adalah Pada era modern seperti sekarang ini, pertumbuhan internet di dunia semakin berkembang dengan pesat, sehingga para pelaku bisnis harus berfokus pada dampak potensi yang ditimbulkan akibat semakin tingginya penggunaan internet terhadap pasar dan terhadap perilaku bisnis di masa depan. Dengan semakin banyaknya pelaku bisnis dan pesatnya perkembangan teknologi, maka alternatif produk dan merek yang tersedia makin beragam. Oleh karena itu konsumen seringkali mencari referensi melalui opini-opini atau pendapat dalam komunitas tentang suatu produk. Kemajuan internet dan pertumbuhan world wide web (www) mampu memberikan konsumen sebuah dunia baru dimana mereka dapat berkomunikasi maupun mempengaruhi satu sama lain (Goldsmith, 2008). Internet dan teknologi informasi secara umum tidak hanya menyediakan fasilitas bagi konsumen untuk memberikan pendapatnya tentang produk tetapi juga menjadi alat dan saluran pemasaran bagi perusahaan (Chan dan Ngai, 2011). Kemajuan teknologi informasi, menyebabkan semakin banyak konsumen mencari informasi yang dibutuhkan terhadap suatu produk sebelum melakukan pembelian seperti melalui KASKUS (Online Community), blog, Facebook (Social Media) dan lain sebagainya. Adanya internet menciptakan sebuah paradigma baru dalam komunikasi Word Of Mouth dan inilah awal munculnya istilah electronic Word of Mouth (eWOM.). Fenomena e-WOM dianggap sebagai evolusi dari komunikasi tradisional interpersonal menuju generasi baru dari cyberspace atau dunia maya. Aktivitas e-WOM dapat menciptakan pernyataan negatif atau positif yang dibuat oleh konsumen aktual, potensial atau konsumen sebelumnya mengenai produk atau perusahaan dimana informasi ini tersedia bagi orang-orang ataupun institusi melalui via media internet, (Henning-Thurau et al. 2004). Kemajuan teknologi internet menjadikan penyebaran Word Of Mouth yang tidak terbatas pada komunikasi tatap muka, namun sudah dalam bentuk electronic Word Of Mouth. Dari perkembangan teknologi informasi tersebut Word Of Mouth (WOM) telah bergeser menjadi electronic Word Of Mouth (e-WOM). Kata Kunci : e-WOM, Brand Trust, Keputusan Pembelian

Page 6 of 34 | Total Record : 339