cover
Contact Name
Henny Syapitri
Contact Email
heny_syahfitri86@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
ojs.usmindonesia19@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL ONLINE KEPERAWATAN INDONESIA
ISSN : -     EISSN : 26212161     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Online Keperawatan Indonesia dikelola Program Studi DIII Keperawatan Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan Universitas Sari Mutiara Indonesia merupakan wadah bagi dosen dan mahasiswa baik dilingkungan kampus maupun luar kampus untuk mengisi tulisan ataupun artikel penelitian khususnya masalah-masalah keperawatan yang terdapat dimasyarakat dan bagaimana penanggulangannya.
Arjuna Subject : -
Articles 173 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP IBU DALAM MELAKUKAN PERTOLONGAN PERTAMA TERSEDAK PADA ANAK USIA DINI Sipayung, Normi Parida; Damanik, Rani Kawati; Amila, Amila; Kynanti, Kynanti
Jurnal Online Keperawatan Indonesia Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Online Keperawatan Indonesia
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/keperawatan.v8i2.6860

Abstract

Latar belakang: Tersedak adalah suatu kondisi yang sangat sering terjadi pada anak usia dini yaitu tersumbatnya jalan napas akibat benda asing baik secara total atau parsial, yang dapat menyebabkan korban kesulitan bernapas, kekurangan oksigen, dan penyebab kematian. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap ibu tentang pertolongan pertama tersedak pada anak usia dini di Dusun Vl Desa Padang Pulau. Metode: Penelitian ini merupakan kuantitatif dengan pendekatan analisis korelasi dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah Ibu yang memiliki anak usia dini di Dusun Vl Desa Padang Pulau. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 42 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji spearman rank. Hasil: Hasil penelitian pada tingkat pengetahuan baik sebanyak 52,4%, tingkat pengetahuan cukup sebanyak 47,6%, untuk sikap baik sebanyak 73,8%, sikap tidak baik sebanyak 26,2%. Hasil uji spearman rank  didapatkan hasil p=0,000 yang artinya ada hubungan pengetahuan ibu dengan sikap melakukan pertolongan pertama tersedak pada anak usia dini, dengan nilai  r=0,516 yang artinya memiliki keeratan hubungan yang kuat. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap ibu tentang pertolongan pertama tersedak pada anak usia dini, semakin baik tingkat pengetahuan ibu semakin baik juga sikap ibu dalam melakukan pertolongan pertama tersedak pada anak usia dini.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SESAK NAPAS PADA PASIEN HEMODIALISIS Mustafiatun, Siti; Melastuti, Erna; Amal, Ahmad Ikhlasul
Jurnal Online Keperawatan Indonesia Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Online Keperawatan Indonesia
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/keperawatan.v8i2.6880

Abstract

Latar belakang: Gagal Ginjal Kronik (GGK) merupakan keadaan yang berkembang secara bertahap dan menyebabkan fungsi ginjal semakin menurun pengganti ginjal berupa hemodialisis. Salah satu keluhan yang sering dialami pasien hemodialisis adalah sesak napas (dispnea), yang dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti kelebihan volume cairan dan anemia. Studi ini tujuan untuk memahami berbagai faktor yang berkontribusi terhadap sesak napas pada pasien yang menjalani hemodialisis di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus. Tujuan: Studi ini bertujuan untuk memahami faktor-faktor yang berpengaruh terhadap gejala sesak napas pada pasien yang menjalani hemodialisis. Metode: Penelitian ini menerapkan desain deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang memanfaatkan  data sekunder dari catatan medis. Terdapat sebanyak  211 pasien yang sesuai kriteria inklusi. Variabel yang dianalisis mencakup Interdialytic Weight Gain (IDWG) sebagai tanda kelebihan cairan dan konsentrasi hemoglobin sebagai penanda anemia. Pengolahan data dilakukan secara univariat dengan menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil: Hampir semua pasien mengalami sesak napas. Mayoritas responden memiliki kategori IDWG baik, namun masih ditemukan pasien dengan IDWG berisiko. Berdasarkan kadar hemoglobin, sebagian pasien berada pada kategori anemia sedang. Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa Overload cairan dan anemia berperan penting terhadap sesak napas, sehingga pemantauan IDWG dan manajemen anemia perlu ditingkatkan.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN PENDERITA HIPERTENSI DALAM MINUM OBAT HIPERTENSI Sinurat, Lasma Rina Efrina; Marbun, Agnes Silvina; Syapitri, Henny; Zega, Metalitas
Jurnal Online Keperawatan Indonesia Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Online Keperawatan Indonesia
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/keperawatan.v8i2.6893

Abstract

Latar belakang: Keberhasilan suatu pengobatan tidak hanya dipengaruhi oleh akses pelayanan kesehatan, pengetahuan, peran petugasnya dan dukungan keluarga, tetapi juga dipengaruhi oleh kepatuhan pasien. Ada berbagai faktor yang mempengaruhi tingkat kepatuhan penderita hipertensi dalam minum obat antihipertensi. Kepatuhan penderita hipertensi dalam minum obat penting karena obat antihipertensi mengkontrol tekanan darah dan dalam waktu jangka panjang resiko terjadinya kerusakan organ-organ dapat dikurangi. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan penderita hipertensi dalam mengkonsumsi obat hipertensi di Puskesmas Parsingkaman. Metode: Desain penelitian adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 75 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang dan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Alat pengumpulan data adalah kuesioner. Uji statistik yang digunakan adalah chi-square. Hasil: Hasil penelitian diperoleh ada hubungan yang signifikan antara faktor keterjangkauan akses pelayanan kesehatan, pengetahuan, dukungan keluarga dan peran petugas kesehatan dengan kepatuhan penderita hipertensi dalam mengkonsumsi obat hipertensi dengan p value= 0.003, 0.001, 0.002, 0.004. Kesimpulan: Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan masukan dalam menyusun strategi untuk meningkatkan kepatuhan pasien hipertensi dalam minum obat.