Jurnal Pendidikan dan Konseling
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles
5,452 Documents
Gaya Penulisan Berita dan Feature
Erwan Effendy;
Rizki Ramadhani Sinulingga;
Nur Al-Hikmah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.14062
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi pemanfaatan berita dan feaure, dalam gaya penulisannya, yang sering muncul pada pemberitaan. Fokus penelitian ini ialah bagaimana penempatan antara berita dan feature. Metode penelitian yang digunakan adalah kulaitatif berbasis studi deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dan studi dokumentasi (pustaka). Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik Miles dan Huberman, yakni reduksi data, penampilan data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa berita feature mampu menarik pembaca berita tersebut melihatnya dengan menggunakan perasaan, baik itu dengan greget dan lain-lain. Berita yang menarik ialah kata-katnya sudah dihiasi dengan feature tanpa mengurangi kejadian faktanya.
Kriminalitas Pada Remaja Dalam Perspektif Pandangan Islam
Erwan Efefndy;
Muhammad Rivaldi Harahap;
Nurul Aulia
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.14063
Remaja merupakan masa peralihan dari kanak-kanak menjadi dewasa. Seorang remaja sudah tidak lagi dikatakan sebagai kanak-kanak, namun ia masih belum cukup matang untuk dapat dikatakan dewasa. Banyak sekali kejadian kriminalitas yang dilakukan oleh remaja karena belum matangnya pemikiran mereka. Hal ini merupakan masalah yang tidak asing lagi. Kenakalan remaja meliputi semua perilaku yang menyimpang dari norma-norma hukum pidana yang dilakukan oleh remaja. Mengingat sangat pentingnya pembinaan remaja ini maka pendidikan Islam selalu berupaya untuk membekali dan menanamkan nilai-nilai luhur dan remaja harus dibekali dengan penanaman iman, amal shalih, ilmu pengetahuan yang luas dan akhlak budi pekerti yang baik.
Informasi Manajemen Dakwah Concept Of Da'wah Management Information System
Erwan Effendy;
Zehan Sinaga;
Ainun Badria
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.14064
Manajemen informasi memainkan peran penting dalam keberhasilan dakwah, yang merupakan tindakan menyampaikan ajaran dan nilai-nilai Islam kepada orang lain. Konsep manajemen informasi dalam dakwah melibatkan pengumpulan, pengolahan, penyimpanan, dan penyebaran informasi kepada berbagai pemangku kepentingan, termasuk audiens target, organisasi dakwah, dan pihak-pihak terkait lainnya. Manajemen informasi yang efektif dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas kegiatan dakwah dan membantu mencapai hasil yang diinginkan. Makalah ini mengkaji pentingnya manajemen informasi dalam dakwah dan menyoroti beberapa prinsip dan praktik utama yang dapat digunakan untuk meningkatkan manajemen informasi dalam konteks ini. Temuan menunjukkan bahwa manajemen informasi dapat menjadi alat strategis bagi organisasi dakwah untuk mencapai tujuan mereka dan berkontribusi pada kemajuan Islam di masyarakat.
Pengambilan Keputusan Sistem Informasi Manajemen Dakwah
Erwan Effendy;
Nur Baiti;
Putri Hasanah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.14065
Sistem informasi adalah suatu sistem yang menggabungkan penggunaan tenaga manusia dan teknologi untuk mendukung kegiatan manajemen dan operasional. Arsip dan data baru disimpan dan disimpan dengan benar, memudahkan pengguna untuk menemukan informasi yang mereka butuhkan. Definisi umum sistem informasi adalah sistem yang menggabungkan aktivitas manusia dan penggunaan teknologi untuk mendukung kegiatan manajemen dan operasional. Di mana itu mengacu pada hubungan yang dibuat oleh interaksi orang, data, informasi, teknologi, dan algoritma.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dalam Mata Pelajaran Matematika Melalui Model Pembelajaran Take And Give Pada Siswa Kelas XI IPA-1 MAN 3 Kota Padang
Rina Hasnur
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.14088
Berdasarkan hasil belajar siswa Kelas XI IPA-1 MAN 3 Kota Padang dalam mata pelajaran Matematika ditemukan bahwa hasil belajar siswa masih sangat rendah. Rata-rata hasil belajar siswa masih berada di bawah KKM. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan mendapatkan informasi tentang upaya meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Matematika melalui Model Pembelajaran Take And Give di Kelas XI IPA-1 MAN 3 Kota Padang.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Prosedur penelitian dalam penelitian ini meliputi perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian ini terdiri dari dua siklus dengan empat kali pertemuan. Subjek penelitian terdiri dari 27 Orang peserta didik Kelas XI IPA-1 MAN 3 Kota Padang. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi dan ulangan harian. Data dianalisis dengan menggunakan persentase.Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dikemukakan, maka dapat disimpulkan bahwa Model Pembelajaran Take And Give dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Matematika di MAN 3 Kota Padang. Hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Hasil belajar siswa pada siklus I adalah 60.28 (Cukup) meningkat menjadi 83.41 (baik) dengan peningkatan sebesar 23.26%.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dalam Mata Pelajaran Biologi Melalui Model Pembelajaran Artikulasi Pada Siswa KeLAS XI IPA-2 MAN 3 Kota Padang
Linda Efita Roza
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.14089
Berdasarkan hasil belajar siswa Kelas XI IPA-2 MAN 3 Kota Padang dalam mata Pelajaran Biologi ditemukan bahwa hasil belajar siswa dalam mata Pelajaran Biologi masih rendah. Rata-rata hasil belajar siswa masih berada di bawah KKM. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan mendapatkan informasi tentang upaya meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata Pelajaran Biologi melalui Model Pembelajaran Artikulasi di Kelas XI IPA-2 MAN 3 Kota Padang.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Prosedur penelitian dalam penelitian ini meliputi perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian ini terdiri dari dua siklus dengan empat kali pertemuan. Subjek penelitian terdiri dari 37 orang peserta didik Kelas XI IPA-2 MAN 3 Kota Padang. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi dan ulangan harian. Data dianalisis dengan menggunakan persentase. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa Model Pembelajaran Artikulasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata Pelajaran Biologi MAN 3 Kota Padang. Hasil belajar siswa pada siklus I adalah 69.22% (Cukup) meningkat menjadi 84.70% (Baik) dengan peningkatan sebesar 15.48%.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dalam Mata Pelajaran Keterampilan Tata Busana Melalui Metode Pembelajaran Drill Pada Siswa Kelas XI IPS 1 MAN 3 Kota Padang
Yenni Yenni
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.14090
Metode pembelajaran Drill membuat siswa aktif dalam proses pembelajaran. Metode pembelajaran drill memungkinkan siswa untuk selalu belajar dan mengevaluasi pembelajaran yang telah dipelajari. Metode ini memanfaatkan pemahaman siswa untuk mempelajari matei dan kosep secara optimal. Berdasarkan hasil belajar siswa kelas XI IPS 1 MAN 3 Kota Padang dalam mata pelajaran keterampilan tata busana ditemukan bahwa hasil belajar siswa dalam mata pelajaran keterampilan tata busana masih sangat rendah. Rata-rata hasil belajar siswa masih berada di bawah KKM. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan mendapatkan informasi tentang upaya meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran keterampilan tata busana mengenal teknologi menjahit melalui metode pembelajaran Drill di Kelas XI IPS 1 MAN 3 Kota Padang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Prosedur penelitian dalam penelitian ini meliputi perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian ini terdiri dari dua siklus dengan empat kali pertemuan. Subjek penelitian terdiri dari 33 Orang peserta didik Kelas XI IPS 1 MAN 3 Kota Padang. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi dan ulangan harian. Data dianalisis dengan menggunakan persentase. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dikemukakan, maka dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran Drill dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran keterampilan tata busana materi mengenal teknologi menjahit di MAN 3 Kota Padang . Hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Hasil belajar siswa pada siklus I adalah 56,61(Cukup) meningkat menjadi 85.21 (Baik) dengan peningkatan sebesar 28,61%
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dalam Mata Pelajaran Matematika Melalui Model Pembelajaran Time Token Pada Siswa Kelas XI IPA.5 MAN 2 Kota Padang
Nurmainar Nurmainar
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.14091
Berdasarkan hasil belajar siswa Kelas XI IPA.5 MAN 2 Kota Padang dalam mata pelajaran Matematika ditemukan bahwa hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Matematika masih rendah. Rata-rata hasil belajar siswa masih berada di bawah KKM. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan mendapatkan informasi tentang upaya meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Matematika melalui Model pembelajaran Time Token di Kelas XI IPA.5 MAN 2 Kota Padang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Prosedur penelitian dalam penelitian ini meliputi perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian ini terdiri dari dua siklus dengan empat kali pertemuan. Subjek penelitian terdiri dari 31 orang peserta didik Kelas XI IPA.5 MAN 2 Kota Padang. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi dan ulangan harian. Data dianalisis dengan menggunakan persentase. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dikemukakan, maka dapat disimpulkan bahwa Model pembelajaran Time Token dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Matematika di MAN 2 Kota Padang . Hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Hasil belajar siswa pada siklus I adalah 52.77 (Cukup) meningkat menjadi 84.26 (Baik) dengan peningkatan sebesar 31.49%.
Intertekstual Puisi “Bukan Beta Bijak Berperi“Karya Rustam Effendi Dan Puisi “Sajak” Karya Sanusi Pane Serta Pemanfaatannya Dalam Materi Pembelajaran Puisi
Sutri Sutri
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.14092
Karya sastra ditulis atau dicipta berdasarkan konvensi sastra yang ada. Terbukti adanya hubungan kesejarahan antara karya-karya yang sezaman, karya-karya yang mendahului, dan karya yang hadir kemudian. Dengan meninjau hubungan intertekstual dapat ditentukan norma-norma dan konvensi-konvensi sebuah periode sastra. Kajian berikut mengkaji struktur puisi “Bukan Beta Bijak Berperi” karya Rustam Effendi dan puisi “Sajak” karya Sanusi Pane dengan pendekatan intertekstual karya sastra tersebut. Hasil analisis struktur kedua puisi tampak bentuk penyimpangan dari sisi penyair dan pembaca. Puisi Bukan Beta Bijak Berperi menggambarkan pengharapan kebebasan dari seorang penyair, sedangkan puisi Sajak menggambarkan pembaca hanya sekedar membaca tanpa adanya keinginan meresepsi dan mengkaji secara mendalam karya sastra yang dihasilkan pengarang. Hasil kejian kedua puisi tersebut dalam dijadikan bahan ajar teks dalam pembelajaran puisi. Berdasarkan pemaknaan demikian, dapat disimpulkan bahwa kedua puisi tersebut memiliki makna menyimpang. Kajian Interteks puisi Bukan Beta Bijak Berperi masih terikat dengan konvensi penggunaan baris dalam bait yang terdiri dari empat baris, menggunakan sajak aa aa dan ab ab. Hal ini terjadi karena puisi tersebut termasuk dalam periode yang berbeda. Puisi Bukan Beta Bijak Berperi hadir lebih awal sebagai hipogram dibandingkan puisi Sajak. Puisi Sajak tidak lagi patuh pada konvensi sajak aa aa maupun ab ab tetapi aa bb cb dan ab ab. Dilihat dari sisi baris yang digunakan juga tampak, bait pertama terdiri dari enam baris dan bait kedua terdiri dari empat baris.
Keefektifan Penggunaan Multimedia Interaktif Berbasis Game Based Learning Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas III Di SDN Plamongansari 02 Semarang
Nurul Auliani Husna;
Mira Azizah;
Harto Nuroso
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.14093
Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah hasil belajar dari 26 peserta didik dengan kriteria ketuntasan minimal (KKM) yaitu 75, ada 6 peserta didik yang mendapatkan nilai lebih dari atau sama dengan 70, sedangkan yang belum mencapai nilai KKM sebanyak 20 peserta didik. Permasalahan dalam pebelitian ini adalah Bagaimanakah keefektifan penggunaan media interaktif berbasis game based learning terhadap hasil belajar peserta didik mata pelajaran PPKn kelas III SDN Plamongansari 02 Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan penggunaan multimedia interaktif berbasis game based learning terhadap hasil belajar peserta didik. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan pre-eksperimental dengan model one grouppretest – posttest. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh peserta didik di SDN Plamongansari 02 Semarang. Sampel yang diambil adalah semua kelas III SDN Plamongansari o2 Semarang yang berjumlah 26 peserta didik. Berdasarkan hasil perhitungan uji hipotesis diperoleh thitung > ttabel yaitu 7,911>2,060 sehingga H0 ditolak Ha diterima artinya ada perbedaan rata-rata yang signifikan hasil belajar kognitif siswa pada pretest dan posttest. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh gain 0,32 artinya peserta didik mengalami peningkatan hasil belajar dengan kategori sedang. Hasil belajar pretest-posttest peserta didik menunjukkan kenaikan ketuntasan belajar sebesar 30,64%.