cover
Contact Name
Jurnal Jalabahasa
Contact Email
jalabahasa.bbjt@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
emmamaemunah69@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jalabahasa: Jurnal Ilmiah Kebahasaan
ISSN : 18584969     EISSN : 26156032     DOI : -
Core Subject : Education,
JALABAHASA adalah jurnal yang menjadi media publikasi hasil-hasil penelitian bidang bahasa, penerjemahan, dan pengajaran bahasa yang bukan penelitian tindakan kelas (non-PTK). JALABAHASA terbit dua kali dalam satu tahun, pada bulan Mei dan November. Seluruh artikel yang terbit telah melewati proses penelaahan oleh mitra bebestari.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 15, No 1 (2019): JALABAHASA" : 8 Documents clear
Pertarungan Diksi dalam Wacana Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) (The Diction Chosen in the Discourse of Lesbian, Gay, Bisexual, and Transgender (LGBT)) Farida, Umi
JALABAHASA Vol 15, No 1 (2019): JALABAHASA
Publisher : Balai Bahasa Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36567/jalabahasa.v15i1.209

Abstract

Isu lesbian, gay, biseksual, dan trangender (LGBT) menjadi wacana yang saling berkontradiksi, baik di masyarakat umum maupun media massa. Sebagian masyarakat menganggap LGBT sebagai sebuah penyakit sosial bagi masyarakat, sedangkan sebagian yang lainnya menempatkan LGBT sebagai sebuah pilihan hidup. Pandangan-pandangan pro- dan kontra- berbagai media mendasari pilihan-pilihan diksi dalam menulis berita mengenai LGBT tersebut. Artikel ini akan membahas perbedaan pilihan-pilihan diksi yang digunakan oleh media untuk mengungkapkan realitas LGBT khusus dalam situs berita dalam jaringan (online). Pengumpulan data dilakukan pada situs www.detik.com, www.kompas.com, www.sindonews.com, dan www.viva.co.id. dengan metode telaah pustaka. Selanjutnya, hasil penelitian dianalisis dengan teori yang diformulasikan oleh Roger Fowler, Robert Hodge, Gunter Kress, dan Tony Trew. Hasilnya menunjukkan terdapat perbedaan pilihan-pilihan diksi yang kontradiktif dalam mengungkapkan berita tentang LGBT. Pilihan kosakata-kosakata dalam wacana berita tersebut menunjukkan kecenderungan terhadap pro- atau kontra-LGBT sehingga dapat disebut sebagai sebuah pertarungan. Pilihan kosakata yang digunakan oleh pro-LGBT, antara lain kesetaraan gender, orientasi seksual, ranah pribadi, hak asasi manusia, bersifat universal, diskriminasi, stigma negatif, minoritas, pelanggaran hak, penyalahgunaan wewenang. Sementara itu, kontra-LGBT memilih kosakata-kosakata, antara lain abnormal, penyakit atau gangguan jiwa, melanggar kodrat, bertentangan dengan konstitusi, dihukum pidana, ranah sosial, pelaku kekerasan, bahaya LGBT,dan merusak moral. Kata kunci: wacana kritis, situs berita daring, pro-LGBT, dan kontra-LGBT
Sistem Perubahan Struktur Silabel dan Netralisasi Vokal dalam Bahasa Sasak Dialek Bayan (System Of Syllable Structure Change And Vocal Neutralization In Sasak Dialect Of Bayan Language) Arifiani, Evi
JALABAHASA Vol 15, No 1 (2019): JALABAHASA
Publisher : Balai Bahasa Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36567/jalabahasa.v15i1.261

Abstract

The purpose of this study was to find out the various phonological processes in the affixation process in the formation of verbs in the Bayan dialect Sasak language. The method of data analysis with the Agih method and equivalent. Agih method with the technique of sorting out elements directly. The researcher sorted out the affixes forming verbs and Bayan dialect of Sasak verbs. Then, the researcher used the matching method with the direct element sorting technique whose elemental breaker was in the form of an articular phonetic fragment. After that, the researcher describes the phonological processes that occur according to their type with Schane's generative phonological theory (1992). The result of this study shows that the influence of sound around the environment can make the other sounds appear that have the closest characteristics. This led to the phonological process in the form of changes in the structure of the syllable and vocal neutrality. First, In the verb word morphophonemic process with the affixation of the prefix /b?-/ indicating the phonological process in the form of changes in the syllable structure in the form of consonant sound insertion [r], and [l]. Second, In the verb word morphophonemic process with affixation / -a? / showing the phonological process in the form of a change in syllable structure in the form of semi vowel sound insertion [w], and [y]. Third, A case of neutralization occurs when the sound [?] is pronounced to sound [a], if the sound [?] at the end position meets the vowel [a]. The distinguishing or distinctive feature that is neutralized is the characteristic [+ tense] of the sound [?] to [-tense] or [+ lax]. [-Tense] or [+ lax] are the effects of vowels [a].Keywords: verbs, Bayan dialect Sasak language, changes in silabel structure of sound, and  sound neutralization
Pelanggaran Kesopanan dalam Ceramah Habib Bahar Bin Smith (The Violation of the Politeness Principle in Habib Bahar Bin Smith's Lecture) Kusno, Ali
JALABAHASA Vol 15, No 1 (2019): JALABAHASA
Publisher : Balai Bahasa Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36567/jalabahasa.v15i1.321

Abstract

Salah satu penceramah yang mendapat perhatian publik karena bergaya provokatif adalah Habib Bahar bin Smith. Penelitian ini untuk mengungkapkan pelanggaran kesopanan dalam ceramah Habib Bahar. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan analisis dokumen. Sumber data yaitu tuturan ceramah Habib Bahar yang diunggah di Youtube. Penelitian ini menggunakan pragmatik. Sedangkan teknik analisa data menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  pernyataan-pernyataan dalam ceramah Habib Bahar terbukti melanggar prinsip kesopanan. Habib Bahar mengungkapkan bahwa Jokowi seorang penghianat bangsa. Itu melanggar prinsip maksim kearifan dan  maksim pujian. Habib Bahar juga menyebut Presiden Jokowi seperti banci. Itu melanggar prinsip maksim kearifan  dan  maksim pujian. Habib Bahar berpandangan bahwa Presiden Jokowi tidak pantas menjadi presiden karena mantan tukang mebel. Habib Bahar dalam rekaman ceramahnya menyatakan bahwa Presiden Jokowi sebagai seoorang penghianat bangsa. Itu melanggar prinsip maksim kearifan dan maksim pujian. Pernyataan Habib Bahar penuh dengan kecaman dan tanpa ada unsur apresiasi dan pujian kepada pihak Jokowi. Habib Bahar menganggap Jokowi mengingkari janji. Itu melanggar prinsip maksim kearifan. Pernyataan Habib Bahar juga tidak berdasarkan data pendukung. Selain itu, pelanggaran prinsip maksim pujian. Habib Bahar dalam pernyataan tersebut mempertanyakan program kesejahteraan rakyat yang dijalankan pemerintah. Habib Bahar mempertanyakan kesejahteraan hadirin. Habib Bahar berpandangan bahwa kemakmuran bukan untuk rakyat, tetapi untuk asing. Berdasarkan data tersebut, penyataan Habib Bahar melanggar prinsip kesopanan, yakni pelanggaran prinsip maksim kearifan dan maksim pujian.  
Pembelajaran Bahasa Indonesia Berwawasan Literasi Baru di Perguruan Tinggi dalam Menjawab Tantangan Era Revolusi Industri 4.0 Ibda, Hamidulloh
JALABAHASA Vol 15, No 1 (2019): JALABAHASA
Publisher : Balai Bahasa Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36567/jalabahasa.v15i1.227

Abstract

ABSTRAK Artikel ini membahas pembelajaran Bahasa Indonesia berwawasan literasi baru di perguruan tinggi dalam menjawab tantangan era Revolusi Industri 4.0. Tantangan era ini sangat kompleks yang mengharuskan perguruan tinggi mengimplementasikan literasi baru (literasi data, literasi teknologi, literasi manusia) yang menjadi pelengkap literasi lama (membaca, menulis, berhitung). Artikel menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka ini bertujuan mendeskripsikan pembelajaran Bahasa Indonesia berwawasan literasi baru. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran Bahasa Indonesia di perguruan tinggi berwawasan literasi baru sangat strategis menjawab tantangan Revolusi Industri 4.0. Implementasi literasi bisa dilakukan dengan penguatan literasi data, literasi teknologi, dan literasi manusia. Selain meningkatkan pemahaman mahasiswa pada materi kebahasaan, literasi baru meningkatkan keterampilan menulis dan berbicara berbasis data dan teknologi. Literasi baru menjadi ruh mahasiswa dalam menulis karya jurnalistik, karya ilmiah, dan karya sastra. Implementasi literasi baru sangat ditentukan dosen Bahasa Indonesia yang harus memiliki kompetensi digital, menciptakan pembelajaran kreatif dan berpikir kritis, serta berbasis online.Kata Kunci: Bahasa Indonesia, Literasi Baru, Perguruan Tinggi, Revolusi Industri 4.0 ABSTRACTThis article discusses the learning of new literacy-oriented Indonesian Language in universities in answering the challenges of the fourth industrial revolution era. The challenge of this era is very complex which requires universities to implement new literacy (data literacy, technology literacy, human literacy) which complement old literacy (reading, writing, counting). The article uses a descriptive qualitative approach with this literature study method aimed at describing new literacy-oriented Indonesian language learning. The results of the study show that Indonesian language learning in new literacy-oriented universities is very strategic in responding to the challenges of the fourth industrial revolution. Literacy implementation can be done by strengthening data literacy, technology literacy, and human literacy. In addition to improving students? understanding of linguistic material, new literacy improves data and technology-based writing and speaking skills. Literacy has only become the spirit of students in writing journalistic works, scientific works, and literary works. The implementation of new literacy is very much determined by Indonesian language lecturers who must have digital competence, create creative learning and critical thinking, and online-based.Keyword: Indonesian Language, New Literacy, University, Fourth Industrial Revolution.
Penggunaan Bahasa Dakwah Ustaz Hanan Attaki di Media Sosial Instagram (The Usage of Language by Ustaz Hanan Attaki on Instagram Social Media) Inderasari, Elen; Lestari, Bini; Achsani, Ferdian
JALABAHASA Vol 15, No 1 (2019): JALABAHASA
Publisher : Balai Bahasa Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36567/jalabahasa.v15i1.315

Abstract

Penggunaan bahasa dakwah turut memengaruhi keberhasilan penyampaian materi yang ingin disampaikan dai kepada mad?u. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan karakteristik penggunaan bahasa dalam dakwah Ustaz Hanan Attaki. Penelitian ini tergolong dalam penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini diambil dari beberapa video dakwah Ustaz Hanan Attaki yang diunggah dalam akun media sosial instagram Hanan_Attaki. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa teknik simak dan catat dengan cara menyimak video dakwah dari Ustaz Hanan Attaki, kemudian mencatat bentuk-bentuk penggunaannya. Teknik keabsahan data berupa triangulasi sumber data. Teknik analisis data berupa model interaktif yang terbagi menjadi tiga komponen, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan bahasa dakwah Ustaz Hanan Attaki memiliki karaktersitik, seperti penggunaan ragam bahasa gaul, campur kode dalam bahasa Arab dan Inggris, serta ditemukan beberapa gaya bahasa repetisi, yaitu asonansi, kiasmus, epizeukis, anafora, dan simploke. The use of dakwah language influences the success of the material conveyed by da'i to mad'u. The purpose of this study was to describe the characteristics of language use in ustaz preaching Hanan Attaki. This research was classified into qualitative descriptive research. The data sources in this study were taken from several videos of Ustaz Hanan Attaki's preaching uploaded in the Hanan_Attaki Instagram social media account. The writer used listening and note technique in collecting data, which were carried out by listening to the da'wah video of Ustadh Hanan Attaki and then recording the forms of language use used. The data validity technique was in the form of triangulation of data sources. The data analysis technique used was an interactive model which was divided into three components, including data reduction, data presentation, and conclusion or verification. The results of this study indicate that the use of ustaz preaching language Hanan Attaki has distinctive language characteristics such as the use of various slang languages, mixed codes in Arabic and English, and found several styles of acoustic repetition, chiasmus, epizeukis, anaphora, and simploke.
Rekayasa Bahasa dalam Penguatan Konservasi Lingkungan pada Masyarakat Pesisir: Kajian Ekolinguistik (Language Engineering in Strengthening Environmental Conservation in Coastal Communities) Syaifudin, Ahmad
JALABAHASA Vol 15, No 1 (2019): JALABAHASA
Publisher : Balai Bahasa Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36567/jalabahasa.v15i1.224

Abstract

Ekploitasi sepanjang pesisir menyebabkan kerusakan pantai yang membawa kerugian bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya. Kondisi seperti itu rekayasa bahasa sebagai bagian dari kekuatan budaya dapat dimanfaatkan untuk mengurangi kerusakan lingkungan di wilayah pesisir. Untuk mencapai tujuan tersebut digunakanlah desain research and development (R&D). Model rekayasa bahasa dirumuskan secara kolaboratif antara peneliti, pakar/ahli, masyarakat, pemerintah daerah, dan stakeholder melalui FGD (Focus Group Discussion). Temuan penelitian ini adalah (1) potensi bahasa masyarakat pesisir dimanifestasikan dalam bentuk bahasa sastra pesisiran dinyatakan dalam bentuk puisi dan prosa, (2) bentuk rekayasa bahasa masyarakat pesisir Jawa dalam penguatan konservasi lingkungan dapat dilakukan melalui dua bentuk, yakni modifikasi dan alih wahana, (3) signifikansi rekayasa bahasa masyarakat pesisir dalam penguatan konservasi lingkungan difungsikan sebagai medium utama untuk mendekatkan diri kepada pencipta (Tuhan).
Kebutuhan Mahasiswa Asing KNB (Kemitraan Negara Berkembang) dalam Pembelajaran BIPA Di UPT Bahasa UNS Surakarta (The Needs of Foreign Students in BIPA Learning at UPT Bahasa UNS Surakarta) Widhayani, Arrie
JALABAHASA Vol 15, No 1 (2019): JALABAHASA
Publisher : Balai Bahasa Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36567/jalabahasa.v15i1.269

Abstract

This study aims to describe the needs of foreign students in BIPA learning at UPT Bahasa UNS Surakarta. The subjects of this study were foreign students of the KNB program (Developing Country Partnership). Data collection with questionnaires, interviews and documentation. The results of the study show that in general foreign students consider BIPA learning to be very helpful in academic fluency and communication. In addition, for foreign students BIPA learning also integrates Indonesian culture and language so that they consider the introduction of Indonesian culture to make it easier to learn Indonesian.
HALAMAN DEPAN (PREFACE) BBJT, BBJT
JALABAHASA Vol 15, No 1 (2019): JALABAHASA
Publisher : Balai Bahasa Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36567/jalabahasa.v15i1.631

Abstract

Page 1 of 1 | Total Record : 8