Claim Missing Document
Check
Articles

GAYA KEPEMIMPINAN DEMOKRATIS KEPALA DESA DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DI KECAMATAN BULUPODDO KABUPATEN SINJAI Wagianto, Eko; Farida, Umi; Muslina, Muslina; Amirullah, Abd. Hafid; Jamaluddin, Jamaluddin
Jurnal Office Vol. 2, No. 1, Januari - Juni 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.254 KB) | DOI: 10.26858/jo.v2i1.6827

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya kepemimpinan demokratis kepala desa Lamatti Riawang dalam penyelengaraan pemerintahan di kecamatan Bulupoddo kabupaten Sinjai. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif, yaitu penelitian yang menggambarkan gaya kepemimpinan demokratis kepala desa dalam penyelenggaraan pemerintahan di kecamatan Bulupoddo kabupaten Sinjai. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh aparat desa yang ada di kantor desa Lamatti Riawang, maka penarikan sampel dilakukan berdasarkan jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi, maka dalam penelitian ini penarikan sampel sebanyak 20 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik persentase dalam bentuk tabel frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gaya Kepemimpinan Demokratis Kepala Desa Lamatti Riawang dalam Penyelenggaraan Pemerintahan di kecamatan Bulupoddo kabupaten Sinjai dikategotikan baik dilihat dari indikator pertama sampai indikator enam dengan menggunakan rumus analisis data, maka diperoleh skor sebesar 96,08%. Dengan demikian, skor tersebut dikonsultasikan pada pengkategorian sebagaimana yang dikemukakan oleh Arikunto, berada pada rentang 76%-100% atau berada dalam kategori baik. Maka gaya kepemimpinan demokratis kepala desa Lamatti Riawang dalam penyelenggaraan pemerintahan di kecamatan Bulupoddo kabupaten Sinjai kategori  baik.
Pengetahuan Ibu Meningkatkan Kemampuan “Toilet Training” Anak Istianah, Istianah; Indanah, Indanah; Farida, Umi
Jurnal Keperawatan Anak Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Keperawatan Anak
Publisher : Jurnal Keperawatan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari peneitian adalah mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu dengan kemampuan toilet traininganak usia todler. Penelitian merupakan penelitian cross sectional. Hipotesa yang dibuktikan adalah “Adanya hubungan antara pengetahuan ibu dengan Kemampuan toilet trainingpada anak usia todler. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien usia todller di desa Hadiwarno, Mejobo Kudus. sejumlah 54 anak. Penelitian menggunakan instrument tentang pengetahuan dan kemampuan toilet training. Hasil menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan ibu dengan kemampuan toilet traininganak dengan p = 0,0000 (α = 0,05). Penelitian ini merekomendasikan untuk meningkatkan pengetahuan ibu untuk meningkakan kemampuan toilet trainingpada anak khusunya anak usia todler.
Peranan Pelatihan dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan Farida, Umi
Ekuilibrium : Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Ekonomi Vol 6, No 1 (2010): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1560.514 KB) | DOI: 10.24269/ekuilibrium.v6i1.255

Abstract

abstrak
POTRET USAHA KECIL DAN MENENGAH DI KABUPATEN PONOROGO PASCA PEMBINAAN Rapini, Titi; Farida, Umi; Adji, Setyo
Jurnal Ilmu Manajemen Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Ilmu Manajemen
Publisher : Universitas muhammadiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jimn.v5i2.419

Abstract

The purpose of this research to know the increase in the financial performance of Small and Medium Enterprises after establishment is done by the Department Indagkop Ponorogo. Knowing that it can also increase the efficiency and effectiveness of the guidance that has been done. Besides that, to know the barriers are faced by SMEs so that can be designed method / pattern of guidance suit the specific on the financial management.The scope of this research are in Ponorogo, where SMEs surveyed are SMEs that have followed the guidance by Indagkop during the period 2009 to 2013.The necessary data is data including data Primary barriers and obstacles is experienced by SMEs, financial data. It is obtained by direct interviews with a guide from the questionnaire. Secondary data include data of participants and types of training - coaching is done Indagkop PonorogoFrom the result of the research, it is known there are 3 types of training from 2009 to 2013. However, this data is not supported by its business, and the company name. Sample of 50 participants with a variety of year and type of training. The results are 52 % of participants have a business, 24 % have not, and 24 % did not find the address. While having a business, they do not have the financial data in writing. This indicates that SMEs do not yet have basic financial statements, which can be used to evaluate the performance of financial management
Pertarungan Diksi dalam Wacana Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) (The Diction Chosen in the Discourse of Lesbian, Gay, Bisexual, and Transgender (LGBT)) Farida, Umi
JALABAHASA Vol 15, No 1 (2019): JALABAHASA
Publisher : Balai Bahasa Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36567/jalabahasa.v15i1.209

Abstract

Isu lesbian, gay, biseksual, dan trangender (LGBT) menjadi wacana yang saling berkontradiksi, baik di masyarakat umum maupun media massa. Sebagian masyarakat menganggap LGBT sebagai sebuah penyakit sosial bagi masyarakat, sedangkan sebagian yang lainnya menempatkan LGBT sebagai sebuah pilihan hidup. Pandangan-pandangan pro- dan kontra- berbagai media mendasari pilihan-pilihan diksi dalam menulis berita mengenai LGBT tersebut. Artikel ini akan membahas perbedaan pilihan-pilihan diksi yang digunakan oleh media untuk mengungkapkan realitas LGBT khusus dalam situs berita dalam jaringan (online). Pengumpulan data dilakukan pada situs www.detik.com, www.kompas.com, www.sindonews.com, dan www.viva.co.id. dengan metode telaah pustaka. Selanjutnya, hasil penelitian dianalisis dengan teori yang diformulasikan oleh Roger Fowler, Robert Hodge, Gunter Kress, dan Tony Trew. Hasilnya menunjukkan terdapat perbedaan pilihan-pilihan diksi yang kontradiktif dalam mengungkapkan berita tentang LGBT. Pilihan kosakata-kosakata dalam wacana berita tersebut menunjukkan kecenderungan terhadap pro- atau kontra-LGBT sehingga dapat disebut sebagai sebuah pertarungan. Pilihan kosakata yang digunakan oleh pro-LGBT, antara lain kesetaraan gender, orientasi seksual, ranah pribadi, hak asasi manusia, bersifat universal, diskriminasi, stigma negatif, minoritas, pelanggaran hak, penyalahgunaan wewenang. Sementara itu, kontra-LGBT memilih kosakata-kosakata, antara lain abnormal, penyakit atau gangguan jiwa, melanggar kodrat, bertentangan dengan konstitusi, dihukum pidana, ranah sosial, pelaku kekerasan, bahaya LGBT,dan merusak moral. Kata kunci: wacana kritis, situs berita daring, pro-LGBT, dan kontra-LGBT
Effectiveness of KWL (Know-Want-Learn) Thinking Strategy to Learning Activity and Understanding of Living Creature Classification Concepts Farida, Umi; Sri Iswari, Retno; Rini Indriyanti, Dyah
Journal of Innovative Science Education Vol 9 No 3 (2020): December 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.822 KB) | DOI: 10.15294/jise.v8i3.35945

Abstract

Science is a learning given at school. Learning strategy choices would influence to learning success. There is a need of creative and innovative strategy to improve learning activities and student conceptual understanding, such as by using KWL thinking strategy (Know-Want-Learn) assisted by video. This research aims to analyze learning activity and effectiveness of learning conceptual understanding at VII grade of a Public Junior High School in Nganjuk after being intervened by KWL thinking strategy assisted by video. This quasi experimental research design used pretest-posttest control group design with 64 students in which 32 of them grouped into control group while the remaining were grouped into experimental group. Technique of collecting data was simple random sampling. Experimental group student activity analysis results show 28 of them (87,50%) are categorized excellent and 4 of them (12,50%) sufficient. Meanwhile, the control group shows 11 of them (34,37%) categorized excellent and 21 of them (65,63%) categorized sufficient. Analysis of experimental and control group classical accomplishment met the effective criteria since it passed 75%. Classical accomplishment of completed experimental group's cognitive aspect reached 28 students (87,50%). Meanwhile, the control group reached 26 students (81,25%). The improvement of learning outcome was calculated by significance test or t-test. The result of control group’s t-test showed t-count 8,64 > t-table 2,03. The experimental group obtained t-count 11,12 > t-table 2,03. The improvement and accomplishment of experimental group was better than control group. Based on the results, it could be concluded that KWL thinking strategy assisted by video was effective to improve learning activity and VII graders’ conceptual understanding learning at a Public JHS in Nganjuk.
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PEMANFAATAN KOLEKSI PERPUSTAKAAN OLEH SISWA SMA N 1 SUKOREJO KABUPATEN KENDAL Farida, Umi; Murtiningsih, Tri Wahyu Hari
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.09 KB)

Abstract

Skripsi ini membahas mengenai “Pengaruh Motivasi Belajar terhadap Pemanfaatan Koleksi di Perpustakaan SMA N 1 Sukorejo”. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh motivasi belajar terhadap pemanfaatan koleksi perpustakaan oleh siswa SMA N 1 Sukorejo.Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA N 1 Sukorejo sebanyak 224 orang. Sampel dari penelitian ini berjumlah 56 responden. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Pengukuran variabel dilakukan dengan skala likert.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan kuesioner dan wawancara. Teknik pengolahan data dengan cara editing, coding dan tabulasi. Adapun teknik analisis data menggunakan metode analisis deskriptif dengan menggunakan distribusi frekuensi dan analisis statistik dengan menggunakan program SPSS.Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima karena nilai thitung (3,002) lebih besar dari ttabel (1,67356). Koefisien determinasi adalah sebesar 0,154. Hal ini menunjukkan bahwa motivasi belajar dapat mempengaruhi pemanfaatan koleksi sebesar 14,3%, sedangkan 85,7% ditentukan oleh faktor lain yaitu motivasi terhadap layanan internet (free hotspot), adanya dorongan dari guru yang mengharuskan setiap siswa untuk memanfaatkan perpustakaan sesuai dengan materi pelajaran yang diberikan.Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh positif antara motivasi belajar dengan pemanfaatan koleksi di perpustakaan SMA N 1 Sukrejo.
Peran Beban Kerja dan Komitmen Organisasi terhadap Turnover Pekerja Farida, Umi; Melinda, Beti
Jurnal Ilmu Manajemen Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Ilmu Manajemen
Publisher : Universitas muhammadiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jimn.v9i1.2116

Abstract

Turnover intention is very disruptive to the company's activities in achieving its goals. Among the causes of turnover intention are workload and organizational commitment. The purpose of this study was to determine the role of workload and organizational commitment to turnover intention. The object of this research was PT Agrofarm Nusa Raya Ponorogo workers, with 38 respondents. The nature of causality research with primary data primary data taken through questionnaires. The analytical method used is descriptive analysis and multiple linear regression analysis.The results of this study 1) Workload and organizational commitment play a significant role together towards employee turnover intention 2) Workload has a positive and not significant role on employee turnover intention. 3) Organizational commitment plays a negative and significant role in workers' turnover intention.
Optimalisasi Produksi Triterpenoid Dari Sangketan (Achyranthes aspera) Dengan Budidaya Organik Fanani, Zaenal; Farida, Umi; Nirwana, Muhammad Bayu
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 7, No 1: Maret 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v7i1.9482

Abstract

Kebutuhan akan bahan baku obat semakin meningkat sejalan dengan pemanfaatan obat tradisional yang semakin meningkat. Sangketan (Achyranthes aspera) adalah salah satu tanaman obat potensial, mengingat tanaman ini memiliki kandungan senyawa aktif yang bermanfaat untuk kesehatan. Triterpenoid merupakan salah satu kandungan metabolit sekunder utama dari Sangketan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kombinasi dari komposisi media tanam dan aplikasi fertigasi dengan pupuk organik, yang dapat mendukung produksi senyawa triterpenoid dari Sangketan secara optimal. Pada budidaya Sangketan diberikan perlakuan perbandingan komposisi media tanah + arang sekam padi 1:1; 1:2 dan 2:1. Sedangkan aplikasi fertigasi menggunakan pupuk organik kotoran kambing, dengan konsentrasi 1kg pupuk organik per 5 liter air, dosis 60 ml per tanaman dan diaplikasikan setiap dua minggu. Sangketan di panen setelah 4-5 bulan, kemudian dilakukan analisis kualitatif kandungan triterpenoid menggunakan metode kromatografi lapis tipis. Data yang diperoleh diaplikasikan menggunakan metode simplex lattice design (SLD), untuk memperoleh kombinasi yang optimal. Data kualitatif ekstrak Sangketan yang mengandungan senyawa triterpenoid, telah dianalisis dengan pereaksi kloroform dan H2SO4 pekat, ditandai dengan adanya lapisan warna coklat kemerahan. Data kuantitatif rendemen ekstrak Sangketan diaplikasikan menggunakan metode simplex lattice design, diperoleh persamaan Y = 8,94(Arang) + 11,585(Tanah) + 14,26(Arang.Tanah). Kandungan triterpenoid pada ekstrak Sangketan dibuktikan menggunakan kromatografi lapis tipis, berupa bercak warna abu-abu di bawah sinar UV 254 nm dengan nilai Rf 0,65.
Community Empowerment Program in Indonesia Farida, Umi; Qabandiya, Muh Kholidinna
Journal of Indonesian Scholars for Social Research Vol. 2 No. 2 (2022): JISSR
Publisher : Cendekiawan Indonesia Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59065/jissr.v2i2.46

Abstract

Development is an effort to increase the dignity of those people who, in their condition, are unable to escape from the trap of poverty and underdevelopment. In the context of efforts to manifest the success of development in the Mamuju Regency, it is necessary to choose paradigms and strategies used as the basis for the development process. "Community welfare" is the ideal of all nations on earth; a condition where every citizen feels comfortable, peaceful, and happy and can fulfill their needs for clothing and housing. At its most basic level, a civilized person's welfare is their ability to meet their basic needs, such as getting enough food, clothing, a place to live, good health care, and an education. Human behavior is often less conducive to efforts to realize their welfare, both individually, in family, and the community, thus causing gaps in learning about their interests. In the context of society, "empowerment" means that people can work together for the good of the whole community. When most of the people in an organization are physically and mentally healthy, educated, strong, and creative, that organization has a high level of empowerment. But in addition to the physical values mentioned above, other values in society are also sources of empowerment. These include family values, cooperation, struggle, and diversity, which are unique to our community.