Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti merupakan salah satu jurnal yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Ruang lingkup dan fokus publikasi pada bidang pendidikan, pembelajaran, media pembelajaran, TIK dalam pendidikan dan pembelajaran, manajemen pendidikan, pendidikan dasar, pendidikan anak usia dini, pendidikan luar biasa.
Articles
20 Documents
Search results for
, issue
"Vol 9 No 2 (2022)"
:
20 Documents
clear
IMPLEMENTASI PROGRAM MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA: STUDI DI UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA
Sri Hartatik;
Riyan Sisiawan Putra;
Umdatus Soleha;
Rizki Amalia;
Rizqi Putri Budiarti;
Endang Sulistiyani
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38048/jipcb.v9i2.594
Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsipkan bagaimana implementasi MBKM yang ada program studi non kesehatan di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya dan untuk mengetaui dampak dari implemntasi MBKM terhadap pembelajaran di program studi. Penelitian ini merupakan penelitian Kuantitif deskripstif dengan metode wawancara kepada program studi yang ada di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya dan metode survey dengan responden 3956 terdiri dari mahasiswa sebanyak 3623 responden. Intrumen yang digunakan adalah angket dan wawancara tidak terstruktur. Responden penelitian ini adalah para kaprodi di prodi-prodi non Kesehatan Unusa dan seluruh civitas akademika yang ada di universitas baik tendik, dosen maupun mahasiswa. Hasil dari penelitian ini adalah Prodi-prodi non Kesehatan yang ada di Unusa tersebut rata-rata melaksanakan 5-6 Kegiatan dari 8 kegiatan MBKM. Implementasi program MBKM ini memberikan dampak terhadap proses pembelajaran mahasiswa. Proses Pembelajaran mahasiswa mengalami peningkatan yang baik dan sangat bermanfaat dalam peningkatan tujuan capaian pembelajaran yang ada di program studi. Peran serta tenaga dosen dan tendik dalam melaksanakan program MBKM, adapun bebrapa peran dosen maupun tendik yaitu berkontribusi langsung dalam rapat, diskusi dalam mempersiapkan kegiatan MBKM dan sebagai tim yang mempersiapkan kegiatan MBKM.
HUBUNGAN ANTARA SIKAP SOSIAL DAN SIKAP SPIRITUAL TERHADAP HASIL BELAJAR PPKN SISWA SD
I Gusti Ayu Kade Wulandari;
Dewa Bagus Sanjaya;
I Made Darmada
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38048/jipcb.v9i2.667
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sikap sosial dan sikap spiritual terhadap hasil belajar PPKn siswa kelas V SD di Gugus VI Kecamatan Negara. Penelitian ini adalah penelitian “korelasional”. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas V SD di Gugus VI Kecamatan Negara yang berjumlah 192 orang dan jumlah sampel 149 orang. Penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik proporsional random sampling atau merupakan teknik penentuan sampel secara acak dengan memperhitungkan jumlah proposi pada setiap sekolah yang dalam hal ini yaitu pada masing-masing kelas V sekolah dasar yang termasuk kedalam Gugus VI Kecamatan Negara. Sekolah yang menjadi sampel yaitu SD Negeri 1 Kaliakah dengan jumlah siswa 21 orang, SD Negeri 2 Kaliakah dengan jumlah siswa 19 orang, SD Negeri 3 Kaliakah dengan jumlah siswa 13 orang, SD Negeri 4 Kaliakah dengan jumlah siswa 8 orang, SD Negeri 5 Kaliakah dengan jumlah siswa 11 orang, SD Negeri 1 Berangbang dengan jumlah siswa 12 orang, SD Negeri 2 Berangbang dengan jumlah siswa 15 orang, SD Negeri 3 Berangbang dengan jumlah siswa 12 orang, SD Negeri 4 Berangbang dengan jumlah siswa 24 orang, dan SD Negeri 5 Berangbang dengan jumlah siswa 14 orang. Data sikap sosial dan sikap spiritual dikumpulkan dengan instrumen berupa kuesioner dan data hasil belajar PPKn dilakukan dengan pencatatan dokumen. Teknik analisis data dilakukan dengan teknik regresi sederhana dan regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Terdapat hubungan (korelasi) antara sikap sosial dan sikap spiritual dengan hasil belajar PPKN siswa kelas V SD di Gugus VI Kecamatan Negara adalah Rx1x2y sebesar 0,50 yang bermaksudkan, terdapat hubungan yang cukup kuat. 2) Hasil uji signifikan juga menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang signifikan. Hal ini telah dibuktikan dengan nilai 5.69 dan F tabel = 3,44 pada taraf signifikansi (α) 5% dengan dkpembilang = 2 dan dkpenyebut = (25-2-1) maka Fhitung > Ftabel sehingga Ha diterima. Sehingga terdapat hubungan positif dan signifikan antara antara sikap sosial siswa dengan sikap spiritual siswa terhadap hasil belajar PPKn siswa kelas V SD di Gugus VI Kecamatan Negara.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PETA BUMING PADA MATERI KOSAKATA BAKU SISWA SD
I Made Yudi Candra Negara;
Nengah Arnawa;
Dewa Bagus Sanjaya
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38048/jipcb.v9i2.668
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan media Peta Buming pada pelajaran Bahasa Indonesia materi kosakata baku kelas V Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang menghasilkan produk berupa media pembelajaran dengan menggunakan model ADDIE. Adapun tahapan-tahapan model ADDIE yaitu: (1) analisis, (2) desain, (3) pengembangan, (4) implementasi, dan (5) evaluasi. Data dianalisis dengan menggunakan rumus mean untuk mengetahui persentase skor validitas dan praktikabilitas media. Persentase skor validitas media oleh ahli materi sebesar 98%, sementara persentase skor validitas media oleh ahli media sebesar 98%, jika dikonversikan ke dalam tabel kualifikasi validitas, maka 98% berkualifikasi sangat baik dengan keterangan sangat layak. Persentase skor praktikabilitas oleh 2 guru memperoleh persentase sebesar 97%. dan uji praktikabilitas yang dilakukan oleh 12 orang siswa, media Peta Buming memperoleh persentase sebesar 96%. Persentase tersebut jika dikonversikan ke dalam tabel kualifikasi praktikabilitas yang telah ditetapkan maka, 97% dan 96% berkualifikasi sangat baik dengan keterangan sangat layak. Hal ini menunjukkan bahwa media Peta Buming layak dan praktis digunakan untuk pembelajaran kosakata baku pada muatan pelajaran Bahasa Indonesia kelas V Sekolah Dasar.
PENGARUH MODEL KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP PKN DITINJAU DARI SIKAP SOSIAL SISWA SD
Ni Nyoman Yusi Angriyani;
I Made Darmada;
Dewa Bagus Sanjaya
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38048/jipcb.v9i2.671
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model kooperatif tipe jigsaw terhadap pemahaman konsep PKn ditinjau dari sikap sosial. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan the post-test only control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SDN di gugus IV Krisna Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana yang berjumlah 125 siswa dengan jumlah sampel dipilih sebanyak 52 siswa. Sampel ditentukan melalui beberapa tahap yakni memilih kelas yang akan dijadikan sampel, pengundian kelas yang digunakan sebagai kelas control dan kelas eksperimen. Kelas Kontrol diberi perlakuan pembelajaran dengan model konvensional. Kelas eksperimen diberikan perlakuan pembelajaran dengan model pembelajaran Kooperatif tipe jigsaw. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman konsep PKn dan kuesioner sikap sosial. Untuk tingkat pemahaman konsep PKn alat ukur berupa tes pilihan ganda yang diberikan setelah perlakuan. Sedangkan untuk sikap sosial pengumpulan data didapat dari respon siswa terhadap alat ukur berupa kuisioner sikap sosial. Uji prasyarat analisis dilakukan untuk memeriksa distribusi data dan varians antar kelompok. Adapun uji prasyarat analisis pertama yang dilakukan dalam penelitian ini adalah : (1) uji normalitas sebaran data, (2) uji homogenitas varians, dan (3) uji korelasi antar variabel. Setelah uji prasyarat dilanjukan dengan menganalisis data pemahaman konsep dan data sikap sosial menggunakan ANAVA dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan pemahaman konsep PKn yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, (2) terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara model pembelajaran dengan sikap sosial terhadap pemahaman konsep PKn, (3) terdapat perbedaan tingkat pemahaman konsep PKn antara siswa yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa yang memiliki sikap sosial tinggi, (4) tidak terdapat perbedaan tingkat pemahaman konsep PKn antara siswa yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa yang memiliki sikap sosial rendah.
PENGEMBANGAN GAME EDUKASI CARI KATA BAKU BERBASIS ANDROID UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR
I Gede Anom Apriliawan;
Maria Goreti Rini Kristiantari;
Nengah Arnawa
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38048/jipcb.v9i2.672
Artikel ini merupakan hasil penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan game edukasi Cari Kata Baku berbasis android pada muatan pelajaran Bahasa Indonesia materi kata baku kelas VI sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang dilaksanakan dengan menggunakan model ADDIE dengan tahapan-tahapan yaitu: (1) analisis, (2) desain, (3) pengembangan, (4) implementasi, dan (5) evaluasi. Subjek penelitian ini adalah game edukasi Cari Kata Baku berbasis android pada muatan pelajaran Bahasa Indonesia materi kata baku. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah validitas dan praktikabilitas game edukasi Cari Kata Baku yang dikembangkan. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini, yaitu data kualitatif dan data kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode kuesioner dengan penyebaran instrumen rating scale. Data dianalisis menggunakan rumus mean untuk mengetahui persentase skor validitas dan praktikabilitas media. Berdasarkan hasil analisis diperoleh persentase skor validitas media oleh ahli materi sebesar 95% dengan kualitifkasi sangat baik, dan oleh ahli media sebesar 99% dengan kualifikasi sangat baik. Persentase skor praktikabilitas oleh guru sebesar 96% dengan kualifikasi sangat baik, dan oleh siswa sebesar 91% dengan kualifikasi sangat baik. Hal ini menunjukkan bahwa game edukasi Cari Kata Baku berbasis android dinyatakan layak dan praktis digunakan untuk pembelajaran kata baku pada muatan pelajaran Bahasa Indonesia kelas VI Sekolah Dasar.
PENGEMBANGAN BUKU CERITA ANAK BERGAMBAR BERNUANSA BUDAYA LOKAL UNTUK SISWA SD
Ida Bagus Komang Sanjaya;
I Made Darmada;
I Made Suarta
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38048/jipcb.v9i2.673
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengembangkan buku cerita anak berdasarkan muatan pembelajaran pada subtema Keberagaman Makhluk Hidup Dilingkunganku, dengan menginsersi budaya lokal yang relevan; serta 2) untuk mengetahui efektivitas buku cerita yang dihasilkan tersebut sebagai pendamping buku pelajaran kurikulum 2013 dalam pembelajaran. Penelitian ini melanjutkan hasil penelitian pengembangan desain dan produk menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementatian, Evaluation) oleh Sukmasari (2017) berupa prototipe buku cerita. Penelitian ini mengembangkan prototipe tersebut melalui tiga tahapan terakhir yaitu Development, Implementatian, dan Evaluation. Subjek pada penelitian ini adalah 2 orang ahli, 2 orang guru kelas IV, dan 35 orang siswa kelas IV Sekolah Dasar. Pada tahap Development, dilakukan pembuatan buku cerita berdasarkan prototipe, dan menghasilkan sebuah buku cerita anak bergambar berjudul “Manggala Galang Kangin” yang telah dinilai oleh ahli. Pada tahap Implementation dilakukan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan buku cerita “Manggala Galang Kangin” dalam pembelajaran subtema “Kebegeragaman Makhluk Hidup Dilingkunganku”. Tahap Evaluation dilakukan untuk mengetahui efektivitas buku cerita “Manggala Galang Kangin” berupa hasil belajar siswa. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan tes objektif tipe pilihan ganda untuk hasil belajar. Data hasil belajar dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) buku cerita anak bergambar berjudul “Manggala Galang Kangin” memuat mata pelajaran dengan insersi budaya lokal. Berdasarkan hasil penilaian para ahli, diperoleh kualitas dan kesesuaian buku cerita “Manggala Galang Kangin” tergolong sangat baik. (2) Melalui implementasi buku cerita, diperoleh efektivitas penggunaan buku cerita “Manggala Galang Kangin” terhadap hasil belajar siswa sebesar 6,01 tergolong sangat efektif.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA SD
Miftahur Wahida;
I Gede Margunayasa;
I Wayan Gunartha
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38048/jipcb.v9i2.676
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Inkuiri Terbimbing terhadap motivasi dan hasil belajar IPA pada peserta didik kelas V SD. Rancangan eksperimen yang digunakan adalah rancangan eksperimen single factor independent grup design. Ukuran populasi dalam penelitian ini 120 peserta didik kelas V SD di Desa Banyubiru Kecamatan Negara. Dari 120 ukuran populasi peserta didik,70 peserta didik ditetapkan sebagai sampel. Data Motivasi belajar, dikumpulkan dengan lembar kuesioner, sedangkan data hasil belajar IPA peserta didik dikumpulkan dengan tes pilihan ganda. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Manova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Terdapat perbedaan secara simultan motivasi belajar dan hasil belajar IPA peserta didik antara peserta didik yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing dengan peserta didik yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional 2) Terdapat perbedaan motivasi belajar peserta didik antara peserta didik yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing dengan peserta didik yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. 3) Terdapat perbedaan hasil belajar IPA peserta didik antara peserta didik yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing dengan peserta didik yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Inkuiri Terbimbing terhadap motivasi belajar dan hasil belajar IPA pada peserta didik kelas V
PENGARUH PENERAPAN MODEL MATEMATIKA REALISTIK TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SD DITINJAU DARI MOTIVASI BERPRESTASI
Dewi Yulvi Astriani;
I Putu Wisna Ariawan;
Nengah Arnawa
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38048/jipcb.v9i2.677
Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan permasalahan pada hasil belajar matematika siswa yang rendah karena model pembelajaran yang dilaksanakan kurang tepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model matematika realistik terhadap hasil belajar matematika siswa dengan mempertimbangkan motivasi berprestasi siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen post test only control group design, dengan penentuan sampel menggunakan tekhnik pengambilan sampel secara acak pada siswa kelas V SD Gugus III Arjuna. Jumlah sampel sebanyak 76 siswa yang terdiri dari 38 siswa sebagai kelompok eksperimen dan 38 siswa sebagai kelompok kontrol. Instrumen penelitian menggunakan tes motivasi berprestasi yang berbentuk kuesioner sebanyak 30 soal untuk mengukur tinggi rendahnya motivasi berprestasi pada diri siswa, dan tes hasil belajar matematika berbentuk tes pilihan ganda sebanyak 30 soal yang digunakan untuk mengukur hasil belajar siswa. Analisis data menggunakan analisis anava dua jalur dan selanjutnya diuji dengan uji tukey. Semua pengujian dilakukan pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti model matematika realistik dengan siswa yang mengikuti model konvensional (Fhitung > Ftabel atau 10,138 > 3,13); (2) terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar matematika (Fhitung > Ftabel atau 82,052 > 2,96); (3) pada siswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi, hasil belajar matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran matematika realistik lebih baik daripada siswa yang mengikuti model konvensional (Qhitung > Qtabel atau 8,205 > 2,96); dan (4) tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar matematika siswa yang memiliki motivasi berprestasi rendah ketika mereka diberikan perlakuan menggunakan model matematika realistik dan model konvensional (Qhitung < Qtabel atau 1,837 < 2,96).
HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN NUMERIK, KEMAMPUAN VERBAL, DAN MINAT BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SD
Made Emi Sugiartini;
I Gede Margunayasa;
I Putu Wisna Ariawan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38048/jipcb.v9i2.679
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara kemampuan numerik, kemampuan verbal dan minat belajar dengan hasil belajar matematika siswa kelas V SD Gugus I Kecamatan Jembrana. Terdapat empat variabel yang diteliti pada penelitian ini yaitu, kemampuan numerik (X1), kemampuan verbal (X2) dan minat belajar (X3) sebagai variabel bebas, serta hasil belajar matematika (Y) sebagai variabel terikat, dengan jenis penelitian expost fact. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 256 orang dan diperoleh sampel dengan teknik propotional random sampling sejumlah 171 orang. Data kemampuan numerik dan kemampuan verbal dikumpulkan dengan tes objektif, data minat belajar dikumpulkan dengan instrumen berupa kuesioner dan data hasil belajar dikumpulkan dengan pencatatan dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskrptif dan analisis statistik inferensial regresi sederhana dan regresi berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa: 1) terdapat hubungan yang simultan antara kemampuan numerik, kemampuan verbal dan minat belajar dengan hasil belajar matematika, 2) terdapat hubungan antara kemampuan numerik dengan hasil belajar matematika, 3) terdapat hubungan antara kemampuan verbal dengan hasil belajar matematika, 4) serta terdapat hubungan antara minat belajar dengan hasil belajar matematika dengan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang simultan antara kemampuan numerik, kemampuan verbal dan minat belajar dengan hasil belajar matematika siswa kelas V SD Gugus I Kecamatan Jembrana.
HUBUNGAN SIKAP ILMIAH DAN KEMANDIRIAN BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR IPA SISWA SD
I Putu Suwintara;
I Gede Astawan;
I Ketut Suar Adnyana
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38048/jipcb.v9i2.680
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan sikap ilmiah dan kemandirian belajar dengan hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus II Kecamatan Jembrana. Terdapat tiga variabel pada penelitian ini yaitu, sikap ilmiah dan kemandirian belajar sebagai variable bebas, serta hasil belajar IPA sebagai variable terikat, dengan dengan jenis penelitian expost facto. Analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial regresi sederhana dan regresi berganda. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 290 orang dan diperoleh sampel dengan teknik simple random sampling sejumlah 158 orang. Hasil analisis menunjukkan bahwa: 1) terdapat hubungan positif yang signifikan antara sikap ilmiah dengan hasil belajar IPA. Dengan memperoleh hasil belajar yang tinggi maka siswa juga harus mampu meningkatkan sikap ilmiah dalam diri; (2) terdapat hubungan positif yang signifikan antara kemandirian belajar dengan hasil belajar IPA. Kemandirian tumbuh dan berkembang sejalan dengan perkembangan siswa, sehingga diasumsikan bahwa kemandirian belajar sangat erat kaitannya dengan hasil belajar siswa; (3) secara bersama-sama terdapat hubungan positif yang signifikan sikap ilmiah dan kemandirian belajar dengan hasil belajar IPA. Untuk memeroleh hasil belajar IPA yang baik tentunya seorang siswa harus belajar dengan maksimal serta meningkatkan sikap ilmiah dan kemandirian belajar. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan sikap ilmiah dan kemandirian belajar dengan hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus II Kecamatan Jembrana.