cover
Contact Name
Natalia Rosalina Rawa
Contact Email
nataliarosalinarawa@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.jipcb@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ngada,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Published by STKIP Citra Bakti
ISSN : 23555106     EISSN : 26206641     DOI : https://doi.org/10.38048/jipcb
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti merupakan salah satu jurnal yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Ruang lingkup dan fokus publikasi pada bidang pendidikan, pembelajaran, media pembelajaran, TIK dalam pendidikan dan pembelajaran, manajemen pendidikan, pendidikan dasar, pendidikan anak usia dini, pendidikan luar biasa.
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 2 (2022)" : 20 Documents clear
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN BERPIKIR KREATIF BERBASIS GOOGLE FORM Agung Adhitya; I Gede Astawan; I Nyoman Rasmen Adi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v9i2.682

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kelayakan pengembangan instrumen penilaian keterampilan berpikir kritis dan berpikir kreatif berbasis google form tema organ gerak hewan dan manusia siswa kelas V. Penelitian ini dilaksanakan pada Gugus II Untung Surapati dengan jumlah populasi 207 siswa dan sampel yang digunakan sebanyak 64 siswa. Instrumen ini menggunakan langkah penelitian dan pengembangan yaitu: a) menyusun spesifikasi tes, b) menulis tes, c) menelaah tes, d) melakukan ujicoba tes, e) menganalisis butir tes, f) memperbaiki tes, g) melaksanakan tes, dan h) menafsirkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas instrumen penilaian keterampilan berpikir kritis berbasis google form tema organ gerak hewan dan manusia siswa kelas V diperoleh yakni 20 soal yang valid, hasil uji reliabilitas berada pada katagori sangat tinggi, tingkat kesukaran berada pada kriteria sedang, daya pembeda berada pada kategori baik serta pada uji pengecoh semua diterima. Hal ini menunjukkan bahwa instrumen penilaian keterampilan berpikir kritis layak digunakan. Validitas instrumen penilaian keterampilan berpikir kreatif berbasis google form tema organ gerak hewan dan manusia siswa kelas V diperoleh yakni 10 soal yang valid, hasil uji reliabilitas berada pada katagori tinggi, tingkat kesukaran berada pada kriteria sedang, serta daya pembeda berada pada kategori baik. Hal ini menunjukkan bahwa instrumen penilaian keterampilan berpikir kreatif layak digunakan.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN LITERASI SAINTIFIK MATERI ALAT PERNAFASAN MANUSIA DAN HEWAN PADA PEMBELAJARAN DARING Yuliana; Maria Goreti Rini Kristiantari; I Ketut Suar Adnyana
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v9i2.683

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan mengembangkan instrumen literasi bagi siswa kelas V SD pada tema Udara Bersih bagi Kesehatan dengan materi Alat Pernafasan Manusia dan Hewan pada model pembelajaran dalam jaringan (daring). Penelitian juga bertujuan mengukur tingkat kelayakan, validitas, reliabilitas intrumen literasi saintifik yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development), dengan 7 langkah pengembangan yaitu 1) potensi masalah, 2) pengumpulan data, 3) desain produk, 4) validasi desain, 5) revisi desain, 6) uji coba produk, dan 7) produk akhir. Penelitian dilaksanakan pada subjek siswa kelas V sekolah dasar di Gugus Pandu, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data terdiri dari angket dan produk instrumen literasi saintifik yang diujicobakan. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Penelitian pengembangkan ini menghasilkan instrumen literasi saintifik dengan penilaian kelayakan dari ahli sebesar 81,67% atau sangat layak, dengan tingkat kemenarikan instrumen 86,17% (sangat menarik), semua butir instrumen berkorelasi positif dengan skor total sehingga seluruh item instrumen literasi saintifik dinyatakan “ valid”, nilai varians 19.74 dengan derajat reliabilitas 0.81 (sangat tinggi), dengan tingkat daya pembeda “cukup baik” dan “baik”, fungsi distraktor menunjukkan nilai persentase seluruh option masing-masing item instrumen bernilai sama atau lebih besar dari 5% artinya fungsi pengecoh dapat “diterima” dan hasil uji tingkat kesukaran, terdapat 1 item katagori “mudah”, 18 item katagori “sedang” dan 1 item katagori “sukar”.
HUBUNGAN ANTARA GAYA BELAJAR DAN SIKAP SOSIAL DENGAN HASIL BELAJAR IPS SISWA SD Agung Adi Widyatmika; I Made Darmada; I Made Suarta
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v9i2.685

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan gaya belajar dan sikap sosial dengan hasil belajar IPS siswa kelas IV di SD Gugus V Kecamatan Melaya. Jenis penelitian ini adalah penelitian expost facto dengan tiga variabel yaitu gaya belajar (X1), sikap sosial (X2) dan hasil belajar IPS (Y). Analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan inferensial (anareg sederhana danda) dengan bantuan aplikasi SPSS (IBM Statistic 26.0). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat hubungan gaya belajar dengan hasil belajar IPS dengan besar koefisien determinasi adalah nilai (R2) dikali 100% = 0,432 x 100% = 43%. (2), terdapat hubungan yang signifikan sikap sosial dengan hasil belajar IPS dengan besar koefisien determinasi adalah nilai (R2) dikali 100% = 0,199 x 100% = 19% (3), secara bersama-sama terdapat hubungan yang signifikan gaya belajar dan sikap sosial dengan hasil belajar IPS dengan besar analisis data perhitungan regresi ganda gaya belajar dan sikap sosial (X1, dan X2) terhadap hasil belajar (Y) diperoleh regresi adalah Ŷ= 22,252 + 0,550 X1 + 0,543 X2. Selanjutnya dengan membandingkan F hitung = 45,755 dengan taraf signifikan 5% ternyata f hitung > f tabel dan memiliki nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan gaya belajar dan sikap sosial dengan hasil belajar IPS siswa kelas IV di SD Gugus V Kecamatan Melaya.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MEDIA GAMIFIKASI- KAHOOT BERBASIS HOTS TERHADAP PENGUASAAN KONSEP DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SD I Made Mertayasa; I Gede Astawan Astawan; I Ketut Gading
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v9i2.686

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media gamifikasi berbasis kahoot berbasis HOT terhadap penguasaan konsep dan keterampilan berpikir kritis IPA siswa kelas V Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperiment dengan jenis quasi eksperiment dan desain Single Factor Independent Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus Laksamana Kecamatan Jembrana tahun pelajaran 2021/2022 yang berjumlah 290 orang. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan tehnik klaster sampling, dengan dua tahapan. Analisis statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah dengan menggunakan MANOVA. Dalam penelitian ini uji asumsi yang dilakukan meliputi uji normalitas sebaran data, uji homogenitas varians dan uji korelasi antar variabel terikat. Dari analisis data terungkap bahwa ; 1) Terdapat perbedaan penguasaan konsep pada siswa kelas V Sekolah Dasar yang menggunakan pembelajaran dengan media gamifikasi-Kahoot berbasis HOTS memiliki tingkat penguasaan konsep yang lebih baik dari pada siswa yang mengikuti pembelajaran berbantuan gambar. 2) Terdapat perbedaan keterampilan berpikir kritis IPA antara siswa yang mengkuti pembelajaran dengan media gamifikasi- kahoot berbasis HOTS lebih baik dibandingkan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran berbantuan gambar. 3) Terdapat perbedaan penguasaan konsep dan keterampilan berpikir kritis IPA secara simultan pada siswa kelas V Sekolah Dasar antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan media gamifikasi kahoot- berbasis HOTS dengan siswa yang mengikuti pembelajaran berbantuan gambar, dengan demikian maka pembelajaran dengan media gamifikasi kahoot berbasis HOTS berpengaruh terhadap penguasaan konsep dan keterampilan berpikir kritis IPA siswa Kelas V Gugus Laksamana Kecamatan Jembrana.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBANTUAN GAMIFIKASI TERHADAP EFIKASI DIRI DAN HASIL BELAJAR IPA SEKOLAH DASAR I Gusti Ngurah Kade Mudiana; I Gede Astawan; Dewa Bagus Sanjaya
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v9i2.687

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran interaktif berbantuan gamifikasi terhadap efikasi diri dan hasil belajar IPA siswa Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Gugus 1 Airlangga Kecamatan Mendoyo yang berjumlah 178 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD Negeri 1 Pohsanten yang berjumlah 31 orang dan siswa kelas V SD Negeri 1 Mendoyo Dauh Tukad yang berjumlah 22 orang. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Analisis statistik inferensial menggunakan uji F. Dari hasil analisis data, terungkap bahwa (1) terdapat pengaruh media pembelajaran interaktif berbantuan gamifikasi terhadap efikasi diri siswa yang ditunjukkan dengan nilai f signifikansi 0,00 < 0,05 dengan rata-rata skor efikasi diri siswa kelompok eksperimen sebesar 66,77 lebih baik dari pada rata-rata skor efikasi diri siswa kelompok kontrol sebesar 50,27, (2) terdapat pengaruh media pembelajaran interaktif berbantuan gamifikasi terhadap hasil belajar IPA siswa yang ditunjukkan dengan nilai f signifikansi 0,00 < 0,05, dengan rata-rata nilai IPA siswa kelompok eksperimen sebesar 82,71 lebih besar dari pada rata-rata nilai IPA siswa kelompok kontrol sebesar 60,91 (3) terdapat pengaruh media pembelajaran interaktif berbantuan gamifikasi terhadap efikasi diri dan hasil belajar IPA siswa yang ditunjukkan dengan nilai f signifikansi 0,00 < 0,05.
PENGARUH MODEL REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION BERBASIS DARING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA DAN SELF EFFICACY SISWA Ni Putu Diah Pita Loka; I Wayan Widana; I Ketut Gading
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v9i2.689

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui pengaruh model Realistic Mathematics Education berbasis daring terhadap hasil belajar matematika daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, 2) mengetahui pengaruh model Realistic Mathematics Education berbasis daring terhadap self efficacy siswa daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, 3) mengetahui pengaruh model Realistic Mathematics Education berbasis daring terhadap hasil belajar matematika dan self efficacy daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu menggunakan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 3 Negara tahun Pelajaran 2021/2022 sebanyak 328 siswa yang terbagi menjadi 9 kelas, dalam penelitian ini sampel yang digunakan 72 siswa yang terbagi menjadi 2 kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas control. Sampel ditentukan dengan tekhnik random sampling, sebelum memilih dua kelas secara acak dilakukan uji kesetaraan dengan menggunakan ANAVA satu jalur untuk mengetahui bahwa populasi setiap kelas setara. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes hasil belajar matematika dan angket self efficacy. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji MANOVA. Hasil analisi menunjukan: 1) Terdapat perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang mendapat pembelajaran dengan model Realistic Mathematis Education dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional dengan nilai signifikansi 0,007. 2) Terdapat perbedaan Self Efficacy Siswa antara siswa yang mendapat pembelajaran dengan Realistic Mathematis Education dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional signifikansi 0,000. 3)Terdapat perbedaan secara simultan hasil belajar dan Self Efficacy Siswa antara siswa yang mengikuti Realistic Mathematis Education dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional signifikansi 0,000. Dengan demikian pembelajaran dengan model Realistic Mathematics Education berpengaruh positif terhadap hasil belajar matematika dan Self Efficacy siswa.
POSISI PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DALAM RUU SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL DALAM PERSPEKTIF KEPENDIDIKAN DAN PENDIDIKAN IPA Yusi Riksa Yustiana; Suhendar Suhendar; Siti Romlah Noer Hodijah; Trisna Amelia; prasetyaningsih prasetyaningsih; Supriyadi Supriyadi; Febrian Andi Hidayat
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v9i2.697

Abstract

Analisis RUU SISDIKNAS Tahun 2022 ini bertujuan untuk menggambarkan beberapa sudut pandang terkait kesesuaian RUU yang direncanakan dengan konteks Pendidikan terkhusus pendidikan IPA pada RUU Sisdiknas Tahun 2022 Bab XIV Tentang Pendidik dan Kependidikan. Kegiatan analisis ini didasarkan pada adanya pro dan kontra terhadap RUU Sisdiknas Tahun 2022 yang telah direncanakan oleh pemerintah dalam hal ini Kemendikbudristek. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar telaah dokumen. Data dianalisis menggunakan analisis kualitatif deskripti dengan menggunakan tahapan reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan. hasil penelitian menunjukkan beberapa isi dalam rancangan ini perlu untuk direvisi agar dihasilkan peraturan perundang-undangan yang lebih efisien dan fleksibel tanpa harus mengurangi substansi dan keberpihakan terhadap pendidik dan tenaga kependidikan.
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI KERJA DAN KOMPETENSI PROFESIONAL DENGAN KINERJA GURU SD Nunung Solihat; Sholih; Luluk Asmawati
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v9i2.703

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan hubungan: 1) motivasi kerja dengan kinerja guru di SDN Kedaleman Gugus Cibeber; 2) kompetensi profesional dengan kinerja Guru di SDN Kedaleman Gugus Cibeber; 3) motivasi kerja dan kompetensi profesional secara bersama sama dengan kinerja guru di SDN Kedaleman Gugus Cibeber. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel penelitian sebanyak 80 guru di SDN Kedaleman Gugus Cibeber. Data untuk penelitian dikumpulkan, kuesioner yang disebarkan sebanyak 80 kuesioner, dan dapat diolah sebanyak 80 kuesioner. Pengolahan data menggunakan pengujian validitas, pengujian reliabilitas, uji normalitas, uji homogenitas, uji linieritas, uji multikoliniaritas, uji korelasi, dan uji signinikansi melalui program SPSS versi 22.0. Terdapat hubungan motivasi kerja dengan kinerja guru yang ditunjukkan dengan hasil uji korelasi dan signifikan diperoleh nilai pearson correlation sebesar 0,584 dan nilai signifikansi 0,000<0,005, terdapat hubungan kompetensi profesional dengan kinerja guru yang ditunjukkan dengan hasil uji korelasi dan signifikan diperoleh nilai pearson correlation sebesar 0,495 dan nilai signifikansi 0,000<0,005, terdapat hubungan motivasi kerja dan kompetensi profesional dengan kinerja guru yang ditunjukkan dengan hasil uji koefisien korelasi dan signifikan berkorelasi secara simultan sebesar Rhitung 0,701 dan nilai signifikansi 0,000<0,005. Motivasi kerja dan kompetensi profesional secara bersama-sama mempunyai hubungan yang positif dan dibuktikan dengan uji F yaitu Fhitung 37,215>Ftabel 3,151. Guru sebaiknya meningkatkan motivasi kerja dan kompetensi profesional sehingga kinerja guru meningkat.
PENGARUH SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH DAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL TERHADAP KINERJA GURU SEKOLAH DASAR Nina Rostiana; M. Syadeli Hanafi; Sholih
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v9i2.705

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara supervisi kepala sekolah dengankomunikasi interpersonal secara parsial dan simultan dengan etos kerja guru pada SD di kecamatan Taktakan Kota Serang. Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan jenis penelitian kuantitatif mendekati. Subjek penelitiannya adalah guru sedangkan objek penelitiannya adalah pengawasan kepala sekolah dan komunikasi interpersonal. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa ada hubungan antara supervisi kepala sekolah dengan interpersonal komunikasi secara parsial dan simultan signifikan dengan etos kerja guru dalam SD di kecamatan Taktakan Kota Serang.
HUBUNGAN MANAJEMEN WAKTU DAN MOTIVASI KERJA DENGAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU SMA Novan Badrusalam; Sudadio; Fadullah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v9i2.902

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini yaitu: (1) Untuk mengetahui, mendeskripsikan dan menganalisis hubungan manajemen waktu dengan kompetensi profesional guru di SMA swasta Kota Cilegon ; (2) Untuk mengetahui, mendeskripsikan dan menganalisis hubungan motivasi kerja dengan kompetensi profesional guru di SMA swasta Kota Cilegon ; dan (3) Untuk mengetahui, mendeskripsikan dan menganalisis hubungan manajemen waktu dan motivasi kerja dengan kompetensi profesional guru di SMA swasta Kota Cilegon. Pendekatan kuantitatif dengan metode studi korelasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa. Hasil dari penelitian ini yaitu ; pertama Terdapat hubungan yang sedang dan positif antara manajemen waktu dengan kompetensi profesional guru yang ditunjukkan dari nilai pearson correlation sebesar 0,504. Kedua, Terdapat hubungan yang kuat dan positif antara motivasi kerja dengan kompetensi profesional guru yang ditunjukkan dari hasil uji pearson correlation sebesar 0,697. Ketiga, terdapat hubungan yang kuat dan positif antara manajemen waktu dan motivasi kerja dengan kompetensi profesional guru yang ditunjukkan dari hasil uji koefisien korelasi diperoleh Rhitung sebesar 0,709.

Page 2 of 2 | Total Record : 20