cover
Contact Name
Dame Evalina Simangunsong
Contact Email
dameevalinas8@gmail.com
Phone
+6281362434160
Journal Mail Official
penelitian@poltekkes-medan.ac.id
Editorial Address
Jl. Jamin Ginting KM 13,5 Kel. Lau Cih Kec. Medan Tuntungan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist)
ISSN : 26230046     EISSN : 26852764     DOI : 10.36911
Core Subject : Health,
Jurnal PANNMED merupakan jurnal ilmiah yang terbit secara on-line dan menerbitkan artikel atau karya ilmiah hasil penelitian dalam bidang kefarmasian, analis kesehatan, keperawatan, gizi, kebidanan, kesehatan lingkungan, dan keperawatan gigi.
Articles 748 Documents
PENGARUH PREGNANCY CLASS TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN IBU HAMIL TENTANG KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Johani Dewita Nasution; Sri Siswati
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 16 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (941.709 KB) | DOI: 10.36911/pannmed.v16i1.1001

Abstract

Pembangunan kesehatan di Indonesia dewasa ini masih diprioritaskan pada upaya peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak, terutama pada kelompok yang paling rentan kesehatan ibu hamil, bersalin dan bayi masa perinatal.Pregnancy Class merupakan sarana untuk belajar bersama tentang kesehatan bagi ibu hamil, dalam bentuk tatap muka. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengetahuan dan keterampilan ibu hamil mengenai KIA sebelum, sesudah dan satu bulan setelah mengikuti Pregnancy Class di wilayah Puskesmas Muliorejo tahun 2020. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasy–eksperiment. Pregnancy Class dalam dalam penelitian ini observasi dilakukan sebanyak 3 kali yaitu pre test/ sebelum perlakuan, post test /sesudah perlakuan dan satu bulan sesudah perlakuan dilakukan pada 7 kelompok pregnancy class, masing-masing kelompok pelaksanaannya selama 3 minggu dengan frekuensi sekali seminggu dalam waktu 120 menit pada ibu hamil dengan usia kehamilan 20-32 minggu. Subjek penelitian yang diambil adalah 42 orang tetapi peserta yang memenuhi criteria inklusi berjumlah 35 ibu hamil. Berdasarkan hasil analisa data dengan uji paired t-test menunjukkan bahwa selisih antara skor pengetahuan dan keterampilan sebelum dan sesudah intervensi menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan p=0,001 (?<0,05). Sedangkan selisih pengetahuan sesudah intervensi dengan satu bulan sesudah intervensi menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan p=0,378 (?>0,05), hal ini membuktikan tidak ada beda antara pengetahuan sesudah intervensi dengan pengetahuan satu bulan sesudah intervensi. Untuk selisih keterampilan sesudah intervensi dengan satu bulan sesudah intervensi menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan p=0,012 (?<0,05), hal ini membuktikan ada beda antara sesudah intervensi dan satu bulan sesudah intervensi. Kesimpulan dari penemuan penelitian ini menunjukkan bahwa Pregnancy Class berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil tentang kesehatan ibu dan anak (KIA).
Karakteristik Penyebab Kanker Payudara Nirmala Sari
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 16 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.083 KB) | DOI: 10.36911/pannmed.v16i1.1002

Abstract

Kanker payudara merupakan penyebab kematian ke 2 setelah kanker rahim. Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kota Padang tentang kejadian kanker payudara, pada tahun 2015 terjadi peningkatan sebesar 69% yaitu terdapat 142 kasus lama dan 99 kasus baru kanker payudara. Kemudian pada tahun 2016, angka kejadian kanker payudara di Kota Padang mengalami peningkatan lagi sebesar 73% yaitu menjadi 252 kasus lama dan 186 kasus baru kanker payudara. Penelitian ini untuk melihat karakteristik penyebab kanker payudara di RS. Tk III Dr. Reksodiwiryo Padang Tahun 2017. Jenis penelitian yang dilakukan penelitian deskriptif. Teknik sampel yang digunakan simple random sampling yaitu acak sederhana dengan teknik undian. Jenis data yang dipakai data sekunder dengan mengumpulkan data dari catatan rekam medik wanita yang dirawat dan terdiagnosa kanker payudara dengan menggunakan format pengumpulan data lembaran checklist. Analisis yang digunakan analisis univariat. Hasil penelitian didapatkan 80,4% wanita kanker payudara berusia ? 40 tahun, 4,3% wanita kanker payudara memiliki IMT ? 30, 39,1% wanita kanker payudara mengalami menarche pada usia ? 12 tahun, 23,9% wanita kanker payudara belum pernah hamil dan melahirkan, 26,1% wanita kanker payudara tidak menyusui bayinya, 47,8% wanita kanker payudara memiliki riwayat kontrasepsi hormonal yang lama pemakaiannya lebih dari 5 tahun dan 56,5 % wanita kanker payudara memiliki riwayat genetik kanker payudara. Kejadian kanker payudara dapat dideteksi lebih awal dengan melakukan periksa Payudara sendiri (SADARI) dan periksa payudara ke klinis (SADANIS) secara berkala pada wanita yang memiliki faktor risiko kanker payudara. Tenaga kesehatan diharapkan meningkatkan upaya promotif tentang faktor risiko kanker payudara pada wanita. Kata Kunci: Kanker Payudara, IMT, Menyusui, Kontrasepsi Hormonal
PERSIAPAN PESERTA UJIAN MENGHADAPI UJI KOMPETENSI NASIONAL DIII KEBIDANAN Rahmah Fitria
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 16 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.024 KB) | DOI: 10.36911/pannmed.v16i1.1004

Abstract

ABSTRACT The objective of this study was to look at the phenomenon of participant’s efforts in preparation for the National Diploma III Midwifery National competency test. The National Competency Test is an effort to measure the final result in the form of an outcome as a standard for measuring the knowledge, skills, and behavior of students in health institutions. This research used a qualitative design with a phenomenological approach. Data collection using the Snowball Sampling technique and collected using in-depth interviews conducted in a semi-structure. Data analysis refers to the constant comparative method and reliability is believed using triangulation. The results of the study revealed that all parties agreed with the policy of holding a national competency test but the participants opposed being carried out as an exit exam. The preparation that the exam participants did to face the Diploma III Midwifery National competency test used 3 methods, they were the private institution tutoring program, Self Directed Learning, and Institutional Guidance. Keywords: National Competency Test; Midwife Competency Test; Midwifery Diploma; Exam Preparation. ABSTRAK Penelitian bertujuan melihat fenomena upaya persiapan peserta mempersiapkan diri menghadapi uji kompetensi nasional DIII Kebidanan. Uji Kompetensi Nasional adalah suatu upaya pengukuran hasil akhir berupa outcome sebagai standar untuk mengukur pengetahuan, keterampilan dan perilaku peserta didik pada institusi bidang kesehatan. Desain penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data menggunakan teknik Snowball Sampling dan dikumpulkan dengan cara wawancara mendalam yang dilakukan secara semistruktur (Semistructure Interview). Analisis data mengacu pada constant comparative method dan kreabilitas diyakini dengan cara triangulasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa semua pihak setuju dengan kebijakan diadakan uji kompetensi nasional tetapi peserta ujian menentang dilaksanakan sebagai exit exam. Persiapan yang peserta ujian lakukan untuk menghadapi uji kompetensi nasional DIII Kebidanan menggunakan Tiga metode yaitu mengikuti program lembaga swasta bimbingan belajar, Self Directed Learning dan Bimbingan Institusi. Kata kunci: Uji Kompetensi Nasional, Ukom Bidan, DIII Kebidanan, Persiapan Peserta Ujian.
A LITERATURE REVIEW: RISK FACTORS OF INCREASING TUBERCULOSIS INCIDENCE Joko Sapto Pramono
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 16 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.117 KB) | DOI: 10.36911/pannmed.v16i1.1006

Abstract

ABSTRACT Globally, the incidence of Tuberculosis was still quite high, there were an estimated that 10 million people are infected with Tuberculosis and even 44% of cases are in Southeast Asia, Indonesia was in the 2nd position in the world after India and every year it is still increasing. Tuberculosis is transmitted through droplets of sufferers when coughing or sneezing, close contact is very vulnerable to the transmission process in addition to other supporting factors. This paper aims to review various sources regarding the risk factors for an increase in the incidence of tuberculosis. The method used was literature review sourced from the Google scholar, ScienceDirect, and ProQuest database as well as other sources such as textbooks and reports published in 2015 to 2020. The results of the literature review showed that most of the risk factors for the incidence of tuberculosis were a history of close contact, age, gender, lifestyle and behavior. Meanwhile, the factors that contribute to the increased risk are occupancy density, ventilation and house lighting, as well as factors for decreased immune system including nutritional status and comorbidities, although at the age of 0-5 years who have received BCG immunization, they were still susceptible to primary tuberculosis infection. Controlling the increased incidence of tuberculosis should be directed at preventing transmission, especially at the family level and close social contacts as well as increasing awareness of correct coughing and sputum behavior. Key words: risk factors; incidence; tuberculosis ABSTRAK Serara global angka insidensi Tuberkulosis dunia masih cukup tinggi, diperkirakan 10 juta orang terinfeksi tuberkulosis bahkan 44% kasus berada di Asia Tenggara, Indonesia pada posisi rangking ke-2 dunia setelah India dan setiap tahun masih meningkat. Tuberkulosis ditularkan melalui droplet penderita saat batuk atau bersin, kontak dekat menjadi sangat rentan terjadinya proses penularan disamping faktor-faktor lain yang menunjang. Tulisan ini bertujuan untuk mengulas berbagai sumber mengenai faktor risiko peningkatan angka insidensi Tuberkulosis. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur yang bersumber dari database Google scholar, ScienceDirect, dan ProQuest selain itu juga sumber lainnya seperti buku ajar dan laporan yang diterbitkan pada tahun 2015 hingga 2020. Hasil tinjauan literatur menunjukkan sebagian besar faktor risiko angka insidensi Tuberkulosis adalah riwayat kontak erat, usia, jenis kelamin, gaya hidup dan perilaku. Sementara faktor yang menunjang peningkatan risiko adalah kepadatan hunian, ventilasi dan pencahayaan rumah, begitu pula faktor penurunan daya tahan tubuh meliputi status gizi dan penyakit penyerta, walaupun pada usia 0-5 tahun yang telah mendapatkan imunisasi BCG, namun masih rentan terinfeksi Tuberkulosis primer. Hendaknya pengendalaian peningkatan insidensi Tuberkulosis diarahkan pada pencegahan penularan khususnya di tingkat keluarga dan kontak sosial dekat serta peningkatan kesadaran perilaku batuk dan membuang dahak yang benar. Kata kunci: Faktor risiko; insidensi; tuberkulosis
Pengaruh Edukasi Virtual Menyikat Lidah Terhadap Kondisi COATED TONGUE Pada Siswa SMP Negeri 1 Pematang Tanah Jawa di Masa Pandemik Tahun 2020 Junita Elvrida Doloksaribu
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 16 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.294 KB) | DOI: 10.36911/pannmed.v16i1.1007

Abstract

ABSTRAK Lidah merupakan salah satu organ vital yang terdapat dalam rongga mulut. Lidah mempunyai selaput alami ketika sehat. Tetapi jika kegagalan sel terjadi, maka menimbulkan infeksi pada permukaan lidah berwarna putih disebut lidah berlapis. Pembersihan lidah untuk mencegah terjadinya infeksi tersebut. Oleh karena itu, masyarakat perlu mendapatkan edukasi mengenai istilah lidah dengan edukasi virtual. Praktek kesehatan gigi dan mulut tetap harus ditingkatkan. Salah satunya dengan memberukan edukasi virtual. Edukasi virtual mengacu pada proses pembelajaran melalui jaringan internet yang menanganinya untuk mengatasi masalah keterpisahan ruang dan waktu antara siswa dan pengajar melalui smartphone. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh edukasi virtual menyikat lidah terhadap kondisi lidah yang dilapisi pada siswa SMP Negeri I Pematang Tanah Jawa di masa pandemi tahun 2020. Jenis penelitian adalah eksperimen semu (eksperimen semu) dengan desain pretest dan posttest. Jumlah sampel 20 orang. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi. Uji analisis yang digunakan adalah wilcoxon. Pada penelitian ditemukan kondisi kondisi lidah terlapis sebelum dan sesudah edukasi virtual adalah p value = 0,000 <0,05). Kesimpulan penelitian ini yaitu ada pengaruh edukasi virtual terhadap kondisi lidah terlapisi pada SMP Negeri I Pematang Tanah Jawa dengan nilai p = 0,000. Jenis penelitian adalah semu eksperimen (quasi experiment) dengan desain pretest dan posttest. Jumlah sampel 20 orang. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi. Uji analisis yang digunakan adalah wilcoxon. Pada penelitian ditemukan kondisi kondisi lidah terlapis sebelum dan sesudah edukasi virtual adalah p value = 0,000 <0,05). Kesimpulan penelitian ini yaitu ada pengaruh edukasi virtual terhadap kondisi lidah terlapisi pada SMP Negeri I Pematang Tanah Jawa dengan nilai p = 0,000. Jenis penelitian adalah semu eksperimen (quasi experiment) dengan desain pretest dan posttest. Jumlah sampel 20 orang. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi. Uji analisis yang digunakan adalah wilcoxon. Pada penelitian ditemukan kondisi kondisi lidah terlapis sebelum dan sesudah edukasi virtual adalah p value = 0,000 <0,05). Kesimpulan penelitian ini yaitu ada pengaruh edukasi virtual terhadap kondisi lidah terlapisi pada SMP Negeri I Pematang Tanah Jawa dengan nilai p = 0,000. ABSTRACT The tongue is one of the vital organs found in the oral cavity. The tongue has a natural membrane when it is healthy. But if cell failure occurs, it causes infection on the white surface layer of the tongue called coated tongue. Tongue cleaning is recommended to prevent these infections. Therefore, people need to get education about tongue cleaning with virtual education. Dental and oral health practices still need to be improved. One of them is by providing virtual education. Virtual education refers to the learning process through the internet network whose application is intended to overcome the problem of separation of space and time between students and teachers via smartphones. The purpose of this study was to determine the effect of virtual tongue brushing education on coated tongue conditions in students of SMP Negeri I Pematang Tanah Jawa during the pandemic in 2020. This type of research is a quasi experiment with pretest and posttest designs. The number of samples is 20 people. The determination of the sample in this study used inclusion and exclusion criteria. The analytical test used was Wilcoxon. In the study, it was found that the difference in the conditions of coated tongue before and after virtual education was p value = 0.000 <0.05). The conclusion of this study is that there is an effect of virtual education on the condition of coated tongue in SMP Negeri I Pematang Tanah Jawa with p value =0.000. Kata Kunci: Edukasi virtual, lidah, lidah berlapis
IDENTIFIKASI MORFOLOGI KEPADATAN SPECIES LALAT DAN UPAYA PENGENDALIAN DI PUSAT PASAR BERASTAGI KABUPATEN KARO TAHUN 2019 Likasi Emita Sebayang; jernita Sinaga
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 16 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (695.15 KB) | DOI: 10.36911/pannmed.v16i1.1008

Abstract

Identification of species of flies can see the characteristics of the body shape of flies by looking at organs identified by using a microscope and identification key book of adult fly species using Borror identification keys, and literature search by examining books and articles about flies, guidelines for entomological surveys. The body of flies is usually short, small and slender life flies are very adaptable to the surrounding air. Knowing the fly's morphology and measuring the density of flies by identifying the species of flies in this study is one of the efforts to determine the level of density and population distribution of fly species in the Berastagi market. The fly is one of the insects of the Order listed which is a member of the Hexapoda class or the insect has the largest number of genera and species which covers 60-70% of all Anthropod species or 60,000 - 100,000 species of flies.
EFEKTIVITAS JAHE TERHADAP PENURUNAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER I ida safitri
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 16 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (837.89 KB) | DOI: 10.36911/pannmed.v16i1.1013

Abstract

Introduction: nausea and vomiting are often experienced by pregnant women, especially at a young gestational age. The occurrence of nausea and vomiting at a young gestational age is due to hormonal changes that occur in every pregnant woman. According to data from the World Health Organization, 12.5% ??of pregnant women experience Hyperemesis Gravidarum and usually attacks at a young age. There are several therapies that can be used to reduce nausea and vomiting in pregnant women, one of which is therapy with ginger drinks. Methods: International and domestic literature were traced through several media using keywords as the PICO formula. The articles selected were 8, 5 foreign and 3 domestic, each of which had its own results. Results: There are differences in results that indicate the level of effectiveness of ginger in the incidence of hyperemesis gravidarum in pregnant women. Discussion: there are many pharmacological ways that can be given for the occurrence of hyperemesis gravidarum, but there are also non-pharmacological or herbal methods that we can provide for the occurrence of hyperemesis gravidarum, one of which is ginger therapy. For ginger, it can be processed in various kinds, some are in powder form and some are in the form of rhizome. Conclusion: After analyzing ginger, it can be concluded that ginger is effective in reducing hyperemesis gravidarum. Key words: Hyperemesis Gravidarum; pregnant women; Ginger
Suatu Analisis Faktor-Faktor Transmisi Lokal Covid-19 Di Praktek Dokter Gigi Astri Yosika Olivia MP
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 16 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.834 KB) | DOI: 10.36911/pannmed.v16i1.1017

Abstract

ABSTRACT The city of Wuhan is the city where the COVID-19 virus has been detected for the first time . This virus originates from the subfamily Orthocoronavirinae and has four genera, namely: (?-COV) ?-coronavirus, (?-cov) ?-coronavirus , (?-COV) ?-coronavirus, and (?-COV) ?coronavirus (Li et al., 2020). Transmission in a dentist's practice is very likely due to inhalation of Aerosols or droplets containing viruses. To prevent transmission in the dentist's practice, actions such as a dental doctor using PPE level 3, hand sanitizers are placed in each room to wait, Patients who come are required to wear a mask and check body temperature. The aim of the literature study on COVID-19 ini to find out about the outbreak and prevention of COVID-19 at the Dentist's Office . The conclusion of the literature study is that the cause of COVID-19 is SARS-COV2 which shows that the RNA virus has a sample (sheath) and is also a species of the genus ?-COV2. This virus has a diameter varies between 60-140 nm. The entry of the virus into the host body pitch hanging to the ability of ACE2 binds to the virus , wherein the receptor from the membrane extracellular expressed in epithelial cells. ABSTRAK Kota Wuhan merupakan kota yang pertama sekali terdeteksi adanya virus COVID-19. Virus ini berasal dari subfamily Orthocoronavirinae dan memiliki empat genus yaitu: (?-COV) ?-coronavirus, (?-cov )?-coronavirus ,(?-COV) ?-coronavirus ,dan (?-COV) ?coronavirus (Li et al., 2020). Penularan di Praktek Dokter Gigi sangat mungkin terjadi akibat terhirupnya Aerosol atau Droplet yang mengandung virus. Untuk mencegah terjadinya penularan di praktek dokter gigi dilakukan tindakan seperti dokter gigi menggunakan APD level 3, hand sanitizer diletakkan disetiap ruangan untuk tunggu, Pasien yang datang diwajibkan menggunakan maskernya serta mengecek suhu tubuh. Tujuan dari studi literatur mengenai COVID-19 ini untuk mengetahui penjangkitan serta pencegahan COVID-19 di Praktek Dokter Gigi. Kesimpulan studi literatur yaitu penyebab COVID-19 adalah SARS-COV2 yang menunjukkan virus RNA memiliki sample (selubung) dan juga merupakan spesies dari genus ?-COV. virus ini memiliki diameter bervariasi antara 60-140 nm. Masuknya virus ke dalam tubuh inang tergantung kepada kemampuan ACE2 berikatan dengan virus, dimana reseptor dari membran ekstra selular diekspresikan di sel epitel.
PENGETAHUAN TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DENGAN KEJADIAN PERNIKAHAN DINI PADA PUS Fera Riswidautami Herwandar
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 16 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.788 KB) | DOI: 10.36911/pannmed.v16i1.1020

Abstract

Permasalahan pernikahan dini di Indonesia masih dijumpai pada daerah pedesaan, diantaranya dipengaruhi oleh pengetahuan, karakteristik lingkungan fisik, ekonomi dan sosial budaya masyarakat. tahun 2014 dari 288.318 PUS sebanyak 281.243 (24,3%) PUS yang melakukan pernikahan dini. Berdasarkan hasil study pendahuluan di Kelurahan Purwawinangun, hasil wawancara yang dilakukan kepada 10 PUS diketahui sebagian besar mereka tidak mengetahui dampak dari pernikahan dini terhadap kesehatan reproduksi. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi adakah hubungan antara pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dengan kejadian pernikhan dini pada PUS di Kelurahan Purwawinangun.Jenis Penelitian yang digunakan adalah analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Responden penelitian berjumlah 135 responden yang diambil secara total population sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan data sekunder yaitu data yang dilihat dari jumlah perkawinan yang di dapat dari kelurahan dan data primer dengan menggunakan kuesioner dengan cara wawancara. Data tersebut kemudian dilakukan uji statistik dengan menggunakan SPSS versi 16 for windows, diperoleh nilai P value = 0,002, sedangkan ? = 0,05 karena nilai P = 0,05 (0,002 < 0,05) . Kesimpulan tingkat pengetahuan responden tentang kesehatan reproduksi yaitu sebagian besar responden dengan tingkat pengetahuan cukup sebanyak 71,2% %). Hasil penelitian ini diharapkan agar menjadi bahan informasi atau masukan bagi PUS di kelurahan Puerwawinangun, sehingga mereka lebih siap dalam merencanakan pernikahan.
PERBEDAAN EFEKTIVITAS PELARUT ORANGE OIL TERHADAP SEALER BERBASIS RESIS DAN ZINC OXIDE EUGENOL Eric Alexander Haryotejo
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 16 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.765 KB) | DOI: 10.36911/pannmed.v16i1.1021

Abstract

This study aims to determine the differences in the effectiveness of orange oil solvent against resin-based sealers and zinc oxide eugenol. The samples of this study were resin based sealers and zinc oxide eugenol based sealers which were molded in a cylindrical mold made of aluminum with a diameter of 10 mm and a height of 3 mm. The total sample size in this study was 60 samples, then divided into 4 groups, 2 groups for resin-based sealers with a time of 2 minutes and 5 minutes, and a sealer based on zinc oxide eugenol with a time of 2 minutes and a time of 5 minutes, after which it was put into incubator with a temperature of 370C for 48 hours, then weighed for each group. Data analysis used paired T test with the Kolmogorov Smirnov normality test. The results showed that the orange oil solvent did not have a significant difference to the resin-based sealers and the zinc oxide eugenol-based sealers. At the immersion time of 2 minutes, the solubility of resin-based sealers and zinc oxide eugenol did not have significant differences (p> 0.05). Based on the research results, it can be concluded that orange oil solvent is equally effective in both sealers, neither is more effective than the other Keywords: Orange Oil solvent, resin sealer, Zinc Oxide Eugenol sealer.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 20 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September - Dsember 2025 Vol. 20 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2025 Vol. 20 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2025 Vol. 19 No. 3 (2024): Vol. 19 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September - Desember 2024 Vol. 19 No. 2 (2024): Vol. 19 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2024 Vol. 19 No. 1 (2024): Vol. 19 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2024 Vol. 18 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September- Desember 2023 Vol. 18 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2023 Vol. 18 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2023 Vol. 17 No. 3 (2022): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September- Desember 2022 Vol. 17 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2022 Vol. 17 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode januari -April 2022 Vol. 16 No. 3 (2021): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September - Desember 2021 Vol. 16 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2021 Vol. 16 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2021 Vol. 15 No. 3 (2020): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September - Desember 2020 Vol 15 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2020 Vol 14 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2019 Vol. 14 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2019 Vol 14 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2019 Vol 13 No 3 (2019): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2019 Vol. 13 No. 2 (2018): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2018 Vol. 8 No. 3 (2014): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2014 Vol 13 No 2 (2018): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2018 Vol 13 No 1 (2018): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2018 Vol. 12 No. 3 (2018): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2018 Vol 12 No 3 (2018): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2018 Vol. 12 No. 2 (2017): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2017 Vol. 12 No. 1 (2017): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2017 Vol. 11 No. 3 (2017): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2017 Vol. 11 No. 2 (2016): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2016 Vol. 11 No. 1 (2016): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2016 Vol. 10 No. 3 (2016): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2016 Vol 10 No 3 (2016): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2016 Vol 10 No 2 (2015): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2015 Vol 10 No 1 (2015): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2015 Vol 9 No 3 (2015): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2015 Vol 9 No 2 (2014): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2014 Vol 9 No 1 (2014): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2014 Vol 8 No 3 (2014): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2014 Vol 8 No 1 (2013): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2013 Vol 7 No 3 (2013): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2013 Vol 7 No 2 (2012): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2012 More Issue