Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Persiapan Uji Kompetensi Bidan sebagai Exit Exam Rahmah Fitria; Joserizal Serudji; Lisma Evareny
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 19, No 1 (2019): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.053 KB) | DOI: 10.33087/jiubj.v19i1.590

Abstract

The objective of this study was to improve the quality of midwives in Indonesia through National midwife examination to answer the internal and global challenges of health higher education. Accreditation of tertiary education and the passing rate of low midwife's competency test with low minimum standard values can not answer the challenges. Researcher want to see how the phenomenon of midwife's competency test that is focused on the preparation. This research used qualitative design with a phenomenological approach. Data collection is taken through informants related to in-depth interviews, observation and document studies. Taking informants using the snowball sampling technique. The process of data analysis refers to the constant comparative method. The research shows that national midwife examination is currently not yet as the exit exam. The participant's preparation was problem resolved training and did try out. The school is contributed in early introduce the type of questions to students, tutoring, facilitation of try out and making questions but have not been carried out optimally and directed. Organizing national committees, preparation of questions, funding sources and preparation for the implementation of examinations are in accordance with the guidelines. Retaker is a problem that must be sought by all relevant parties regarding the issue of guidance and who is responsible. To answer the existing problems, it is better for national midwife examination to start as an exit exam and do “sit together” to discuss the development efforts of national midwife examination in Indonesia, including the problem of retaker.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU HAMIL DENGAN KEIKUTSERTAAN VAKSINASI COVID-19 Dewi Ayu Ningsih; Rahmah Fitria; Risneni Risneni
Jurnal Medika Malahayati Vol 6, No 3 (2022): Volume 6 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v6i3.8667

Abstract

Perkembangan kasus Covid-19 menunjukkan bahwa wanita hamil yang terkonfirmasi positif Covid-19 mengalami peningkatan cukup signifikan. Vaksinasi Covid-19 dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap penyakit menular yang efektif dan efisien. Pemerintah Indonesia mengeluarkan surat edaran melalui Kementerian Kesehatan yang menyatakan bahwa vaksinasi Covid-19 saat ini sudah bisa dilaksanakan bagi ibu hamil dan menyusui. Pelaksanaan vaksinasi covid-19 pada ibu hamil di Indonesia saat ini masih dalam tahap implementasi pelayanan dan belum banyak hasil evaluasi terhadap capaian program vaksinasi Covid-19 di Indonesia, termasuk di Provinsi Lampung. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui karakteristik keikutsertaan ibu hamil dalam vaksinasi covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan desain penelitian cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil yang berkunjung ke puskesmas dan PMB wilayah kerja Kota Bandar Lampung periode Oktober-November 2022 dengan kriteria inklusi dan ekslusi dan sampel diambil dengan teknik accidental sampling. Hasil penelitian menujukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara umur kehamilan (0,424) dan paritas (ρ 0,043) dengan status keikutsertaan vaksinasi Covid-19 pada ibu hamil sedangkan umur (ρ 0,513) dan pendidikan (ρ 0,638) tidak memiliki hubungan dengan status keikutsertaan vaksinasi Covid-19 pada ibu hamil. Kesimpulan penelitian adalah umur kehamilan memiliki hubungan paling signifikan terhadap status keikutsertaan vaksinasi Covid-19 pada ibu hamil.
PERSIAPAN PESERTA UJIAN MENGHADAPI UJI KOMPETENSI NASIONAL DIII KEBIDANAN Rahmah Fitria
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 16 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.024 KB) | DOI: 10.36911/pannmed.v16i1.1004

Abstract

ABSTRACT The objective of this study was to look at the phenomenon of participant’s efforts in preparation for the National Diploma III Midwifery National competency test. The National Competency Test is an effort to measure the final result in the form of an outcome as a standard for measuring the knowledge, skills, and behavior of students in health institutions. This research used a qualitative design with a phenomenological approach. Data collection using the Snowball Sampling technique and collected using in-depth interviews conducted in a semi-structure. Data analysis refers to the constant comparative method and reliability is believed using triangulation. The results of the study revealed that all parties agreed with the policy of holding a national competency test but the participants opposed being carried out as an exit exam. The preparation that the exam participants did to face the Diploma III Midwifery National competency test used 3 methods, they were the private institution tutoring program, Self Directed Learning, and Institutional Guidance. Keywords: National Competency Test; Midwife Competency Test; Midwifery Diploma; Exam Preparation. ABSTRAK Penelitian bertujuan melihat fenomena upaya persiapan peserta mempersiapkan diri menghadapi uji kompetensi nasional DIII Kebidanan. Uji Kompetensi Nasional adalah suatu upaya pengukuran hasil akhir berupa outcome sebagai standar untuk mengukur pengetahuan, keterampilan dan perilaku peserta didik pada institusi bidang kesehatan. Desain penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data menggunakan teknik Snowball Sampling dan dikumpulkan dengan cara wawancara mendalam yang dilakukan secara semistruktur (Semistructure Interview). Analisis data mengacu pada constant comparative method dan kreabilitas diyakini dengan cara triangulasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa semua pihak setuju dengan kebijakan diadakan uji kompetensi nasional tetapi peserta ujian menentang dilaksanakan sebagai exit exam. Persiapan yang peserta ujian lakukan untuk menghadapi uji kompetensi nasional DIII Kebidanan menggunakan Tiga metode yaitu mengikuti program lembaga swasta bimbingan belajar, Self Directed Learning dan Bimbingan Institusi. Kata kunci: Uji Kompetensi Nasional, Ukom Bidan, DIII Kebidanan, Persiapan Peserta Ujian.
Pengaruh Penggunaan Teknologi Mobile Apps Dalam Meningkatkan Partisipasi Dan Keterlibatan Orang Tua Dalam Pendidikan Anak Baso Intang Sappaile; Azhariah Rachman; Yenik Pujowati; Andi Muh Akbar Saputra; Rahmah Fitria; Nining Andriani
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i1.3567

Abstract

Children's education is a shared responsibility between schools and parents. However, parents often face obstacles in being actively involved in their children's education. This study aims to examine the effect of using mobile apps technology in improving parents' participation and involvement in their children's education. Using the literature research method, this article reviews various related studies that discuss the effects of using mobile apps technology on parents' participation and involvement in children's education.
Promosi Kesehatan dan Penyuuhan Gizi Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Pedesaan Kemmala Dewi; Achmad Abdul Azis; Rahmah Fitria; Fitria Hayu Palupi
Easta Journal of Innovative Community Services Vol 1 No 03 (2023): Easta Journal of Innovative Community Services (EJINCS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejincs.v1i03.124

Abstract

Penelitian ini berfokus pada promosi kesehatan dan pendidikan gizi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan di Sukabumi. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran, menggabungkan teknik pengumpulan dan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk memahami status kesehatan, praktik gizi, kesadaran akan program promosi kesehatan, dan pemanfaatan layanan kesehatan di kalangan masyarakat pedesaan di Sukabumi. Populasi penelitian terdiri dari individu yang tinggal di daerah pedesaan di Sukabumi, dan teknik pengambilan sampel bertingkat akan digunakan untuk memastikan data yang representatif. Data akan dikumpulkan melalui survei, wawancara, dan diskusi kelompok terarah. Data kuantitatif akan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial, sedangkan data kualitatif akan dianalisis secara tematik. Pertimbangan etis dari penelitian ini akan memprioritaskan persetujuan, kerahasiaan, dan perlindungan peserta. Temuan dari penelitian ini akan berkontribusi pada pengetahuan yang ada tentang intervensi promosi kesehatan dan pendidikan gizi di masyarakat pedesaan. Hasil penelitian akan memberikan wawasan tentang kebutuhan dan tantangan spesifik masyarakat pedesaan di Sukabumi dan memberikan rekomendasi berbasis bukti untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan mereka.
Kajian Kasus: Pemberian Makanan Pendamping ASI Dini Hubungannya dengan Kejadian Gangguan Saluran Pencernaan (Konstipasi) Dewi Ayu Ningsih; Rahmah Fitria; Rully Fatriani
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol 11, No 1 (2023): JKP Juni 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32922/jkp.v11i1.586

Abstract

Latar belakang: Pemberian MP-ASI sebelum waktunya dinamakan MP-ASI dini. Sebagian besar ahli sepakat bahwa pengenalan makanan pendamping sebelum usia 4 bulan adalah terlalu dini dan dapat menyebabkan gangguan gastrointestinal dan motorik bayi.Tujuan: Studi kasus ini bertujuan memberikan asuhan kebidanan pada neonatus umur 18 hari dengan pemberian MP-ASI dini di PMB MS Bandar Lampung.Metode: Desain penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini dilakukan dari 29 Maret 2022 - 21 April 2022. Subyek penelitian adalah Bayi. Ny. S umur 18 hari.  Instrument yang digunakan yaitu alat pemeriksaan fisik dan format pengkajian. Penelitian ini menggunakan data primer. Subyek kasus telah dimintai informed consent untuk mengikuti penelitian.Hasil: Pada tanggal 29 Maret 2022 peneliti mengasuh klien Bayi. Ny. S umur 18 hari, lahir 11 Maret 2022 pukul 08.32 wib, BB 3200 gram, PB 49 cm, LK 33 cm, LD 32 cm, jenis kelamin Laki-laki anak ketiga. Ibu mengatakan pengeluaran ASI lancar dan memberikan ASI kepada bayinya, ibu juga memberikan bayinya pisang sejak umur bayi 7 hari. Peneliti memberikan asuhan berupa pendidikan kesehatan tentang Praktik pemberian ASI, pentingnya pemberian ASI ekslusif dan manajemen pemberian MP-ASI.Kesimpulan: Pemberian MP-ASI dalam periode usia bayi <6 bulan meningkatkan kejadian gangguan sistem pencernaan seperti sembelit, diare, muntah dan kolik. Petugas kesehatan diharapkan untuk meningkatkan edukasi tentang ASI eksklusif dan menejemen pemberian MP-ASI sejak masa kehamilan.
MENGURANGI KETIDAKNYAMANAN NYERI PINGGANG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III: STUDI KASUS Rahayu, Maimunah; Fitria, Rahmah; Mundari, Risa
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 12 (2023): Volume 10 Nomor 12
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i12.12643

Abstract

Abstrak: Mengurangi Ketidaknyamanan Nyeri Pinggang pada Ibu Hamil Trimester III: Studi Kasus. Nyeri pinggang adalah hal yang fisiologis terjadi dalam masa kehamilan dikarenakan kondisi fisik dan hormonal yang mengalami perubahan serta merupakan salah satu ketidaknyamanan dalam kehamilan yang dapat terjadi dalam setiap trimester dan paling sering terjadi pada trimester akhir kehamilan. Studi kasus ini bertujuan untuk memberikan asuhan kebidanan pada ibu hamil trimester III dalam upaya menangani keluhan nyeri pinggang. Desain penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini dilakukan dari 22 Februari-18 Maret 2023. Subyek penelitian adalah Ny. A umur 23 tahun. Instrumen yang digunakan yaitu alat pemeriksaan fisik dan format pengkajian. Penelitian ini menggunakan data primer. Subyek kasus telah dimintai informed consent untuk mengikuti penelitian. Dari data pengkajian didapatkan ibu mengatakan mulai dari usia kehamilannya 24 minggu sudah sering merasakan nyeri pada bagian pinggang sampai dengan trimester III kehamilannya saat ini. Asuhan  kebidanan yang diberikan berupa cara mengatasi nyeri pinggang yang dirasakan dengan merubah posisi saat tidur, jalan pagi, prenatal yoga dan pemberian kalsium. Penatalaksaaan yang diberikan berhasil untuk mengatasi nyeri pinggang pada ibu hamil setelah dievaluasi selama 3 minggu. Merubah posisi saat tidur, jalan pagi, prenatal yoga dan pemberian kalsium dapat mengurangi ketidaknyamanan nyeri pinggang pada ibu hamil trimester III. Petugas kesehatan diharapkan mampu dalam memberikan asuhan dalam upaya mengurangi nyeri pinggang selama kehamilan.
PEMBERDAYAAN IBU HAMIL MELALUI PROGRAM KELAS IBU HAMIL SAIBATIN (SEHAT ANAK IBU, BERDAYA, TANGGAP DAN INISIATIF) Ningsih, Dewi Ayu; Fitria, Rahmah; Hidayah, Nanik; Fitriyanti, Clara Desy
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i1.1862

Abstract

Layanan antenatal berkualitas adalah salah satu bentuk upaya menurunkan Angka Kematian Ibu. Pengaruh pandemi covid-19 ditambah kemajuan teknologi, mendorong tenaga kesehatan untuk berupaya menjalankan layanan kesehatan terutama antenatal dengan lebih inovatif. Oleh karena itu, tim pengabdi membuat suatu program pelayanan antenatal berbasis teknologi. Program ini dilaksanakan secara hybrid (kelas online dan kelas offline) dengan memanfaatkan platform Zoom meeting. Selanjutnya, program pemberdayaan terhadap ibu hamil ini disebut dengan Program Kelas Ibu Hamil SAIBATIN (Sehat Anak Ibu, Berdaya, Tanggap Dan Inisiatif) dengan tujuan untuk menjawab tantangan upaya inovatif tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menggunakan metode hybrid (blinded learning) memadukan dua metode sekaligus dengan memanfaatkan media Aplikasi WhatsApp dan tatap muka. Metode yang akan diterapkan dalam program SAIBATIN adalah metode ceramah, diskusi, tanya jawab, demontrasi dan praktik (redemonstrasi). Kegiatan dilaksanakan pada bulan Januari 2023 di wilayah kerja Puskesmas Kemiling. Sasaran Program Kelas Ibu Hamil SAIBATIN ini adalah ibu hamil dengan usia kehamilan minimal sudah masuk pada trimester 2 (?13 minggu) yang tinggal diwilayah Kota Bandar Lampung. Kegiatan Pengabdian Masyarakat (PKM) melalui kelas Ibu Hamil SAIBATIN menunjukkan ada peningkatan pada pengetahuan ibu hamil mengenai pengelolaan kesehatan pada masa kehamilan, persalinan, masa nifas dan menyusui dalam kategori baik sebesar 52,6%. Program  Pemberdayaan Ibu Hamil Melalui Program Kelas Ibu Hamil SAIBATIN terbukti dapat merubah tingkat pengetahauan ibu hamil mengenai pengelolaan kesehatan pada masa kehamilan, persalinan, masa nifas dan menyusui sebesar 22,8%. Saran untuk seluruh ibu hamil agar dapat terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya terkait dengan pengelolaan kesehatan pada masa kehamilan, persalinan, masa nifas dan menyusui melalui berbagai kelas kehamilan yang tersedia di pelayanan kesehatan terdekat maupun melalu media yang mudah di akses
Mothers' Knowledge Before and After Counseling on Child Immunization using Learning Video Media Herliana, Herliana; Fitria, Rahmah
Journal Midwifery Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Gorontalo Vol 11, No 1 (2025): Jurnal Midwifery
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52365/jm.v11i1.954

Abstract

The decline in infant mortality remains a concern, even though it has decreased over the past five decades. Some causes of death can be prevented through immunization. The success of immunization counseling depends on effective and efficient methods.This study aimed to determine the difference in mothers' knowledge levels before and after counseling on child immunization using learning video media. The research used a quasi-experimental design with a one-group pre-test post-test approach. The study population consisted of mothers who attended immunization counseling at the Puskesmas.The results showed that the average mother's knowledge before counseling was 65 (SD = 0.5), categorized as "sufficient." After counseling, the average increased to 83 (SD = 0.6), categorized as "good." The Wilcoxon Signed Ranks test showed a significance value of 0.000, indicating a significant difference before and after counseling. In conclusion, counseling using learning video media effectively improves mothers' knowledge about child immunization. Health workers are encouraged to provide regular and creative health education using the most effective media to enhance mothers' understanding of immunization.
Complementary Back Massage Care (Oxytocin Massage) To Facilitate Breast Milk Extraction Mundari, Risa; Andesta, Nadia Fitri; Fitria, Rahmah
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 10, No 5 (2024): Volume 10,No.5 Mei 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v10i5.15082

Abstract

ABSTRAK : PENERAPAN ASUHAN KOMPLEMENTER BACK MASSAGE (PIJAT OKSITOSIN) UNTUK MELANCARKAN PENGELUARAN ASI Latar Belakang: Produksi ASI yang teratur adalah faktor kunci dalam proses terwujudnya pemberian ASI Eksklusif di Indonesia. Tetapi, beberapa ibu menghadapi masalah produksi ASI. Penyebab aliran ASI tidak teratur adalah karena kurangnya rangsangan. Oleh karena itu, hormon prolaktin dan oksitosin memiliki peran untuk prpduksi ASI yang baik dan diperlukan upaya alternatif berupa pijat oksitosin.Tujuan: Studi kasus ini memiliki tujuan guna memberi asuhan kebidanan komplementer pada ibu Nifas dengan melakukan  pijat oksitosin untuk mempelancar pengeluaran ASI  di PMB “RA” Bandar Lampung.Metode: Desain penelitian mempergunakan desain deskriptif memakai pendekatan studi kasus. Penelitian dilaksanakan tanggal 17- 24 Maret 2023. Subjek penelitian merupakan Ny. L berumur 27 tahun. Alat ukur yang dipakai adalah format pengkajian. Subyek dilakukan pemijatan 1-2 kali dalam sehari selama 1 minggu. Penelitian mempergunakan data primer. Subjek kasus sudah dimintai informed consent guna mengikuti penelitian.Hasil: Hasil studi kasus ini pada hari 0-3 ASI belum banyak keluar sehingga dilakukan pijat oksitosin, kelancaran ASI terjadi setelah hari ke 3 pijat oksitosin yaitu hari ke-7 dan hari ke-10 ASI sudah banyak keluar, payudara terasa penuh dan terkadang merembes jika tidak disusui secara bergantian.Kesimpulan: Kesimpulan penelitian bahwa penerapan asuhan komplementer back massage (pijat oksitosin) dapat meningkatkan kelancaran pengeluaran ASI.Saran: Saran penelitian adalah perlu diterapkan asuhan komplementer yang salah satunya adalah back massage untuk mengatasi permasalahan pada masa nifas seperti kelancaran pengeluaran ASI. Hasil ini juga dapat dijadikan dasar untuk melakukan penelitian selanjutnya dengan metode yang berbeda. Kata Kunci : ASI, masa nifas, pijat oksitosin ABSTRACT Background: Regular breast milk production is a key factor in the process of achieving exclusive breastfeeding in Indonesia. However, some mothers face breast milk production problems. The cause of irregular milk flow is due to lack of stimulation. Therefore, the hormones oxytocin and prolactin play a role in good breast milk production and alternative efforts are needed in the form of oxytocin massage.Purpose: This case study aims to provide midwifery care to postpartum women to perform oxytocin massage at PMB "RA" Bandar Lampung.Methods: The research design uses a descriptive design with a case study approach. This research was conducted from 17-24 March 2023. The research subject was Mrs. L is 27 years old. The instrument used is the assessment format. Subjects received massage 1-2 times a day for 1 week. This research uses primary data. Case subjects have been asked for informed consent to take part in the research.Results: The results of this case study were that on days 0-3, not much breast milk had come out, so an oxytocin massage was carried out. The flow of breast milk occurred after the 3rd day of oxytocin massage, namely day 7 and day 10. A lot of breast milk had come out, the breasts felt full and sometimes leaked if not alternately breastfed.Conclusion: In conclusion that implementing complementary back massage (oxytocin massage) can increase the smooth flow of breast milk.Suggestion: The research suggestion is that it is necessary to apply complementary care, one of which is back massage to overcome problems during the postpartum period such as the smooth release of breast milk. These results can also be used as a basis for conducting further research with different methods. Keywords : Back Massage, Breastmilk, Postpartum