cover
Contact Name
Isnanita Noviya Andriyani
Contact Email
isnanita.87@gmail.com
Phone
+628562906161
Journal Mail Official
almanar@journal.staimsyk.ac.id
Editorial Address
Jl. Pringgokusuman No.12 Gedongtengen
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Al-Manar : Jurnal Komunikasi dan Pendidikan Islam
ISSN : 22527265     EISSN : 26158779     DOI : -
Jurnal AL Manar: Jurnal Komunikasi dan Pendidikan Islam ini harus meliput tentang pendidikan Islam baik sebagai bentuk dakwah dengan integritas pendidikan sebagai realitas sosial yang dinamis dan terus berubah. Jurnal ini juga bertujuan menjembatani kesenjangan antara pendidikan Islam dan dakwah baik secara tekstual maupun kontekstual untuk Studi Islam; dan menyelesaikan dikotomi dalam pendidikan dan dakwah Islam. Maka, jurnal ini mengundang titik temu beberapa disiplin ilmu dan cendekiawan. Dengan kata lain, kontributornya meminjam dari berbagai disiplin ilmu, termasuk humaniora dan ilmu sosial yang memuat kajian studi ilmiah tentang hasil-hasil penelitian, pengembangan dan kajian ke-Islaman dalam bentuk hasil penelitian, gagasan konseptual, tinjauan literatur, dan pengalaman praktis.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 2 (2021): Desember" : 8 Documents clear
Implementasi Kegiatan Pengajian dalam Membentuk Jiwa Keagamaan Santri di Pondok Dzikir Miftahus Sudur Palangka Raya Akhmad Bukhari; Hamdanah Hamdanah; Surawan Surawan
Jurnal Al-Manar Vol 10, No 2 (2021): Desember
Publisher : STAI Masjid Syuhada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36668/jal.v10i2.274

Abstract

Artikel Jurnal
Optimalisasi Manajemen Perpustakaan dan Signifikansinya Bagi Peningkatan Mutu Pembelajaran di Sekolah/Madrasah Mohammad Mansyur
Jurnal Al-Manar Vol 10, No 2 (2021): Desember
Publisher : STAI Masjid Syuhada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36668/jal.v10i2.301

Abstract

Perpustakaan di sekolah/madrasah berperan besar dalam proses pendidikan sepanjang hayat, di samping mendukung tercapainya tujuan proses pembelajaran dan menumbuhkan minat baca siswa. Namun eksistensi perpustakaan sekolah/madarasah sebagai sumber belajar belum dimanfaatkan secara optimal oleh warga sekolah. Artikel ini mengkaji optimalisasi manajemen perpustakaan sekolah/madrasah dalam meningkatkan mutu proses pembelajaran. Tulisan ini menunjukkan bahwa perpustakaan merupakan tempat informasi dan ilmu pengetahuan diseleksi, diadakan, diorganisasi, disimpan, dipelihara, digunakan dan dipinjamkan. Manajemen perpustakaan merupakan kajian tentang apa dan bagaimana cara yang dapat dilakukan, baik melalui teori maupun praktek, agar perpustakaan dapat dikelola dengan berdaya guna. Manajemen perpustakaan sekolah meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengaturan staf, pengarahan dan pengendalian. Pustakawan adalah orang yang ahli membantu memudahkan akses ke informasi dan ilmu pengetahuan yang dibutuhkan oleh para masyarakat dan pemustaka lainnya. Pustakawan dituntut untuk memiliki keahlian dan keterampilan dalam mengelola informasi dan ilmu pengetahuan serta memahami kebutuhan para pemustaka. Pengelola perpustakaan juga harus dapat mengelola perpustakaan secara efektif, sehingga kebijakan sekolah, yayasan, pemerintah dan kebijakan lainnya dapat dijalankan dan prosedur yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan sekolah.
PENDIDIKAN DASAR DAN MNENGAH DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN DAN HADIST syaiful Anam
Jurnal Al-Manar Vol 10, No 2 (2021): Desember
Publisher : STAI Masjid Syuhada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36668/jal.v10i2.251

Abstract

Pendidikan merupakan bimbingan dan pertolongan secara sadar yang diberikan oleh pendidik kepada peserta didik sesuai dengan perkembangan jasmaniah dan rohaniah ke arah kedewasaan. Peserta didik di dalam mencari nilai-nilai hidup, harus dapat bimbingan sepenuhnya dari pendidik, karena menurut ajaran Islam, saat anak dilahirkan dalam keadaan lemah dan suci sedangkan alam sekitarnya akan memberi corak warna terhadap nilai hidup atas pendidikan agama peserta didik. Esensi pendidikan dasar adalah modal bagi setiap peserta didik untuk pengembangan dirinya di masa depan, dan bekal untuk dapat hidup layak dalam hidup bermasyarakat dimanapun di dunia ini. Oleh karenanya, program belajar pendidikan dasar harus mengembangkan potensi peserta didik secara terpadu dan sinergis. Pola pembelajaran pada tingkat pendidikan dasar harus dilakukan secara terpadu, karena secara psikologis perkembangan kemampuan kognisi, kemampuan sosio-emosional, kemampuan pengembangan moral dan perkembangan fisik peserta didik usia pendidikan dasar terjadi secara terpadu dan saling ketergantungan. Sedangkan pendidikan menengah merupakan awal dari penguatan dan pengembangan potensi dominan peserta didik yang terpotret pada jenjang pendidikan dasar. Dengan demikian, program belar dan pembelajaran pada jenjang pendidikan menengah harus memperhatikan pengembangan potensi dominan peserta didik, sehingga program belajar pada jenjang pendidikan menengah dapat mendukung suksesnya kehidupan peserta didik, baik pengembangan individu maupun sebagai anggota masyarakat.
PERAN BADAN PENASEHATAN PEMBINAAN DAN PELESTARIAN PERKAWINAN (BP 4) DALAM MEWUJUDKAN KELUARGA SAKINAH DI KOTA YOGYAKARTA Mohammad Dai Iskandar
Jurnal Al-Manar Vol 10, No 2 (2021): Desember
Publisher : STAI Masjid Syuhada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36668/jal.v10i2.186

Abstract

BP 4  kepanjangan dari Badan Penasehatan, Pembinaan, dan Pelestarian Perkawinan adalah organisasi sosial keagamaan dan bersifat profesional yang menjadi mitra Kementerian Agama dalam rangka meningkatkan mutu perkawinan dengan mengembangkan gerakan keluarga sakinah
PEMBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS PADA ANAK USIA DINI STUDI PADA RA AL WAFA DESA AMBULU KEC. SUMBERASIH KAB. PROBOLINGGO M syahid Syafaat
Jurnal Al-Manar Vol 10, No 2 (2021): Desember
Publisher : STAI Masjid Syuhada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36668/jal.v10i2.275

Abstract

Karakter religius adalah salah satu sifat yang harus dimiliki semua manusia. Pembentukan karakter religius tidak dapat terbentuk dengan sendirinya. Maka dari itu, pendidikan karakter harus diebentuk sedini mungkin agar pembentukannya cukup mudah. Karakter religius ini dapat diperoleh dengan adanya kemauan dorongan dari lingkungan sekitar termasuk guru atau pendidik termasuk keluarga. Keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam pementukan karakter anak usia dini. Begitu juga dengan lingkungan disekitar,  harus bisa memberikan contoh yang baik, harus bisa memberikan suri tauladan yang baik yang berkaitan dengan pendidikan karakter religius setiap hari. Sehingga peserta didik bisa melihat, mengamati dan mencontoh terhadap perilaku yang bertujuan membentuk sebuah karakter religius. Dengan demikian, pendidikan tidak harus dilakukan didalam kelas melainkan juga bisa dilakukan diluar kelas. Pola pikir anak usia dini masih sangat bagus, daya ingat dan perilaku mencontoh terhadap apa yang dilihatnya adalah kelebihan bagi anak usia dini. Anak usai dini lebih sering mencontoh apa yang dilakukan dari pada apa yang dikatakan. Dalam hal ini, peneliti akan mencari tahu bagaimana proses pendidikan karakter yang dilakukan di RA Al Wafa. Tujuan dari penelitian ini adalah, mengetahui proses pembelajaran pendidikan karakter di RA Al Wafa dan mengetahui strategi yang digunakan. Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus dengan melakukan wawancara terhadap pendidik atau guru di RA Al Wafa terkait proses dan strategi yang digunakan.
Kontribusi Pemuda Muslim dalam Dunia Pendidikan Menuju Indonesia Emas Tahun 2045 Nurul Khasanah; Rubini Rubini
Jurnal Al-Manar Vol 10, No 2 (2021): Desember
Publisher : STAI Masjid Syuhada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36668/jal.v10i2.302

Abstract

Pemimpin bangsa Indonesia tahun 2045 adalah mereka yang saat ini sedang duduk di bangku sekolah, baik pendidikan usia dini, pendidikan dasar atau pendidikan menengah. Dalam dokumen Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) termuat harapan pada tahun 2025 Indonesia menjadi Negara yang mandiri, maju, adil dan makmur. Pemuda muslim Indonesia berperan penting dalam mewujudkan Indonesia emas 2045. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi yang tepat bagi seorang pemuda muslim dalam mewujudkan Indonesia Emas pada tahun 2045, cara dan taktik apa yang akan digunakan dalam menyongsong 2045. Penelitian ini menggunakan metode Literature Review, yakni penggunaan metode yang sistematis, eksplisit dan reprodusibel untuk melakukan identifikasi, evaluasi dan sintesis terhadap karya-karya hasil penelitian dan hasil pemikiran yang sudah dihasilkan oleh para peneliti dan praktisi. Hasil kajian menunjukkan bahwa sosok pemuda muslim memiliki peran penting dalam mewujudkan Indonesia emas 2045. Pemuda diharapkan dapat membangun Indonesia yang maju, jaya dan bermartabat. Kontribusi dapat dilakukan dengan meningkatkan literasi, skill dan kompetensi. Pada sisi lain pemuda muslim diharapkan memiliki sikap kritis dan toleran serta meningkatkan kualitas literasi.
The Concept of Fitrâh In The Qur'ân And The Implications With Children's Education Sudrajat Sudrajat; Sun Agustine Agustine Prolawati D.
Jurnal Al-Manar Vol 10, No 2 (2021): Desember
Publisher : STAI Masjid Syuhada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36668/jal.v10i2.279

Abstract

Abstract: The concept of fitrȃh as original goodness connotes a passive acceptance of good and right actions and an active and innate tendency to know Allah and submit to Him. Religion functions as a human moral control. Because religion commands humans always to be aware and able to control themselves Q.S al-Rum: 30, Fitrah sees humans as having self-potential. This potential is the power or strength to accept the religion of monotheism. Therefore, the environment and education have a strategic role in developing human nature. A well-educated fitrah will make itself a nation that loves peace, is inclusive and continues to compete (continuous improvement). The implication of nature on children's education aims to develop the potential of students to become human beings who have faith and piety, have a noble character, are healthy, knowledgeable, capable, creative, independent, and become responsible citizens.Abstrak: Konsep fitrȃh sebagai kebaikan asal, tidak hanya berkonotasi penerimaan pasif terhadap yang baik dan benar tindakan, tetapi kecenderungan aktif dan bawaan alami kecenderungan untuk mengenal Allah serta tunduk kepada-Nya. Agama berfungsi sebagai kontrol moral manusia. Sebab agama menyuruh manusia untuk selalu dalam keadaan sadar dan dapat menguasai diri Q.S al-Rum: 30. Fitrâh memandang manusia memiliki potensi diri. Potensi tersebut adalah daya atau kekuatan untuk menerima agama atau Tauhid. Oleh karena itu, lingkungan dan pendidikan memiliki peran strategis dalam mengembangkan fitrȃh manusia. Fitrȃh yang terdidik dengan baik akan menjadikan dirinya sebagai generasi bangsa yang cinta damai, inklusif dan terus bersaing (continous improvement). Implikasi fitrȃh terhadap pendidikan Anak bertujuan mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang bertanggung jawab.
METODE PEMBELAJARAN ALA RASULULLAH SAW (KAJIAN TENTANG METODE PENGAJARAN RASULULLAH SAW DITINJAU DARI HADIST) Fajar Tresna Utama; Aidillah Suja; Cahya Edi Setyawan
Jurnal Al-Manar Vol 10, No 2 (2021): Desember
Publisher : STAI Masjid Syuhada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36668/jal.v10i2.270

Abstract

There is a term in Arabic “الطريقة أهمّ من المادة” which means that the method is more important than the material to be conveyed. From this expression, it can be understood that a learning method occupies an important role in the learning process. Choosing the right learning method will make it easier for teachers to achieve learning goals effectively and efficiently, and the Prophet Muhammad himself has provided examples in applying the right methods in his learning to his people, so that learning objectives can be achieved effectively and efficiently and proven by the development of Islam until it reaches us today.

Page 1 of 1 | Total Record : 8