cover
Contact Name
Misriyani
Contact Email
misriyani85@gmail.com
Phone
+6281334845085
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Diponegoro No.39 Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan
Published by Universitas Alkhairaat
ISSN : 2657179X     EISSN : 26567822     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Medika Alkhairaat: Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan aims to provide both national and international forums to encourage interdisciplinary discussions and contribute to the advancement of medicine, benefiting readers and authors by accelerating the dissemination of research information and providing maximum access to scientific communication.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2020): April" : 7 Documents clear
KARAKTERISTIK PASIEN MENOPAUSE YANG BEROBAT DI POLIKLINIK PENYAKIT DALAM RSU ANUTAPURA PALU TAHUN 2017 Ali Fauzi Bachmid; salmah suciaty; John A. Caput
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 2 No 1 (2020): April
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v2i1.42

Abstract

Menopause merupakan proses fisiologis yang akan dialami oleh semua wanita yang berusia ≥45 tahun dan mempunyai gejala yang berbeda-beda dan mempunyai dampak terhadap kesehatan seperti penurunan kualitas hidup pada pasien menopause serta menyebabkan terjadinya gangguan psikososial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien menopause yang berobat dii Polikinik Penyakit Dalam RSU Anutapura Palu Tahun 2017. Penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kategorik dengan pendekatan penelitian adalah cross sectional study. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tekhnik random sampling, yang kemudian dilakukan wawancara dan pemeriksaan fisik kepada pasien menopause. Karakteristik pada 62 pasien menopause di Poliklinik Penyakit Dalam RSU Anutapura Palu ditemukan pasien menopause yang mengalami inkontinensia (98,4%), kelainan kulit berupa hiperpigmentasi (51,6%), dan status gizi berat badan obes/overweight (54,9%), normal (37,1%), berat badan kurang (8,1%). Kesimpulan bahwa karakteristik pasien menopause di poliklinik penyakit dalam RSU Anutapura ditemukan banyak pasien mengalami inkontinensia urin, kelainan kulit dominan ditemukan adanya hiperpigmentasi, dan status gizi berlebih sangat dominan.
HUBUNGAN RIWAYAT ORANGTUA DAN PAPARAN SINAR MATAHARI DENGAN KEJADIAN PSORIASIS VULGARIS PADA PASIEN YANG BEROBAT JALAN DI POLIKLINIK KULIT DAN KELAMIN RSU ANUTAPURA PALU TAHUN 2017 Muhammad Nurul Fikri Hakim; salmah suciaty; Seniwaty Ismail
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 2 No 1 (2020): April
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v2i1.43

Abstract

Psoriasis vulgaris adalah penyakit inflamasi kronik residif pada kulit yang umum dijumpai dan sampai sekarang penyebab pastinya belum diketahui dan melibatkan beberapa faktor misalnya genetik, sistem imunitas, lingkungan serta hormonal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan riwayat orangtua dan paparan sinar matahari dengan kejadian psoriasis vulgaris. Penelitian ini adalah jenis penelitian observasional yang bersifat analitik dengan pendekatan case control melalui pengukuran variable yaitu faktor riwayat orangtua dan paparan sinar matahari. Pengumpulan data dilakukan dengan metode consecutive sampling, semua pasien yang berobat jalan di poliklinik bagian kulit dan kelamin RSU Anutapura Palu tahun 2017 yang didiagnosis menderita psoriasis vulgaris oleh dokter spesial kulit dan kelamin yang memenuhi kriteria. Dari 44 responden yang terbagi menjadi 22 responden kasus dan 22 responden didapatkan hubungan yang bermakna antara riwayat orangtua menderita psoriasis vulgaris dengan kejadian psoriasis vulgaris (p<0,05; OR: 4,08; IK:95%) dan tidak didapatkan hubungan yang bermakna antara paparan sinar matahari dengan kejadian psoriasis vulgaris (p>0,05; OR: 0,83; IK: 95%). Kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara riwayat orangtua menderita psoriasis vulgaris dengan kejadian psoriasis vulgaris dan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara paparan sinar matahari dengan kejadian psoriasis vulgaris.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENDIDIKAN IBU, WAKTU PERTAMA KALI PEMBERIAN MP-ASI, DAN STATUS EKONOMI DENGAN KEJADIAN GIZI KURANG PADA BALITA DI PUSKESMAS MAMBORO TAHUN 2018 Ella Anggi Famela S. Lalusu; Andi Handriyati; Ahmad Zaifullah
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 2 No 1 (2020): April
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v2i1.44

Abstract

Upaya peningkatan status kesehatan dan gizi bayi/anak umur 0-24 bulan melalui perbaikan perilaku masyarakat dalam pemberian makanan merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari upaya perbaikan gizi secara menyeluruh. Ketidaktahuan tentang cara pemberian makanan bayi dan anak, dan adanya kebiasaan yang merugikan kesehatan, secara langsung dan tidak langsung menjadi penyebab utama terjadinya masalah kurang gizi pada anak, khususnya pada umur dibawah 2 tahun. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan ibu, waktu pertama kali pemberian MP-ASI, dan status ekonomi dengan kejadian gizi kurang pada balita di Puskesmas Mamboro Tahun 2018. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan Case Control, dimana case berjumlah 15 orang dan kontrol 15 orang. Hasil menunjukkan bahwa dengan uji Chi-square : Di wilayah kerja Puskesmas Mamboro didapatkan hubungan yang bermakna antara tingkat pendidikan ibu (p:0,000) saat pemberian MP-ASI (p:0,000) dan status ekonomi (p:0,000) dengan kejadian gizi kurang pada balita. Disimpulkan bahwa tingkat Pendidikan ibu, status ekonomi, serta saat pertama kali pemberian MP-ASI sangat berpengaruh terhadap kejadian gizi kurang pada balita.
DESKRIPSI PENGETAHUAN DAN SIKAP MAHASISWA TERHADAP HIV DAN AIDS DI AKADEMI KEBIDANAN TAHIRAH AL BAETI BULUKUMBA Jusni; Rina Mariana; Misriyani; Erniawati; Ika handayani; Nurhayani; Nurhidayat Triananinsi; Mudyawati Kamaruddin
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 2 No 1 (2020): April
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v2i1.47

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) yaitu virus yang dapat menyebabkan Aquired Immunodeficiency Syndrom (AIDS) dengan cara menyerang sel darah putih sehingga dapat merusak sistem kekebalan tubuh manusia. Penyebab kematian pada orang dengan HIV dan AIDS (ODHA) adalah penurunan sistem imunitas secara progresif sehingga infeksi oportunistik (IO) dapat muncul dan berakhir pada kematian. Sebagian besar remaja masih belum mengerti tentang bagaimana dampak yang akan ditimbulkan oleh pergaulan bebas dikalangan remaja yang terjadi saat ini, khususnya mahasiswa Akademi Kebidanan (AKBID) Tahirah Al Baeti yang merupakan gerbang kesehatan bagi masyarakat, sepatutnya mempunyai pengetahuan yang mumpuni tentang HIV dan AIDS sehingga mahasiswa AKTABE dapat dijadikan panutan dalam bersikap dan memberikan penjelasan tentang pengaruh negatif dari pergaulan bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan dan sikap mahasiswa tingkat I dan II tentang HIV dan AIDS di AKBID Tahirah Al Baeti Bulukumba. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 44 responden. Teknik pengambilan sampel dengan accidental sampling. Instrument penelitian ini adalah lembar kuesioner. . Berdasarkan data kuesioner yang dibagikan ke mahasiswa tingkat I dan II AKBID Tahirah Al Baeti Bulukumba menunjukkan bahwa mahasiswa mempunyai pengetahuan yang cukup tentang HIV dan AIDS yaitu 59.1%, sedangkan sikap mereka terhadap HIV dan AIDS ini juga berkategori cukup (50.0%). Simpulan terhadap pengetahuan dan sikap yang dimiliki oleh mahasiswa Akademi kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba Terhadap HIV dan AIDS berada dalam kategori cukup. Diharapkan penelitian kedepannya dapat mengambil sampel yang lebih besar dengan berbagai variabel.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KURANGNYA MINAT IBU TERHADAP PENGGUNAAN METODE KONTRASEPSI IMPLANT DI WILAYAH PUSKESMAS PONRE KECAMATAN GANTARANG KABUPATEN BULUKUMBA Mudyawati Kamaruddin; Sumarni; A. Haryanti Ganie Ganie; Misnawaty; Misriyani; Akhmad Rivandi; Dewi Purnamasari
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 2 No 1 (2020): April
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v2i1.49

Abstract

Kontrasepsi adalah obat atau alat untuk mencegah terjadinya konsepsi/kehamilan. Implant merupakan salah satu metode kontrasepsi hormonal yang efektif, yang diinsersikan tepat di bawah kulit, dilakukan pada bagian dalam lengan atas atau di bawah siku melalui insisi tunggal dalam bentuk kipas, tidak permanen dan dapat mencegah terjadinya kehamilan antara tiga hingga lima tahun. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kurangnya minat ibu terhadap penggunaan metode kontrasepsi implant di Wilayah Puskesmas Ponre Kecamatan Gantarang Kabupaten Bulukumba. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik studi cross sectional, dengan populasi semua ibu pengguna kontrasepsi hormonal sejumlah 33 responden dengan teknik total sampling. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar kuisioner, kemudian dianalisa secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara sumber informasi dengan minat ibu terhadap penggunaan metode kontrasepsi implant dengan p value = 0,016. Sedangkan dua variabel yang lain pendidikan dan pengetahuan ibu sebagai responden tidak terdapat hubungan dengan minat ibu terhadap penggunaan metode kontrasepsi implant dengan p value masing-masing adalah 0,943 dan 0,147. Dan dari 33 responden yang diteliti yang minat terhadap penggunaan kontrasepsi implant sebanyak 3 orang (9,1%) dan non implant sebanyak 30 orang (90,9%). Hal ini menunjukkan faktor sumber informasi sangat berperan penting untuk menyebarkan informasi dan pengetahuan tentang metode kontrasepsi implant. Diharapkan petugas atau tenaga kesehatan dapat memberikan konseling tentang macam-macam metode kontrasepsi pada ibu calon pengguna kontrasepsi sebagai tambahan pengetahuan kepada wanita usia subur melalui kegiatan warga dengan membagikan selebaran tentang semua alat kontrasepsi termasuk implant.
GAMBARAN KEBIASAAN MEROKOK ANGGOTA KELUARGA DENGAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (ISPA) PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PONRE KECAMATAN GANTARANG KABUPATENBULUKUMBA Haerani; Sri Ningsih; Siti Usmia; Isnayanti; Sumarni; Nita Ariani Nur; A. Maya Rupa A; Nurul Hidayah Bohari; Mudyawati Kamaruddin
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 2 No 1 (2020): April
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v2i1.51

Abstract

Infeksi Saluran Pernafasan Akut atau dikenal sebagai ISPA merupakan masalah kesehatan masyarakat Indonesia terutama pada balita.. Salah satu faktor dari insidensi infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) pada balita adalah adanya anggota keluarga yang merokok. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif, dengan jumlah sample sebanyak 50responden.Tehnik pengumpulan data menggunakan instrument kuesioner, dan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menunjukan bahwa sebagian besar 32 balita (64%) anggota keluarga balita penderita ISPA adalah perokok. Anggota keluarga balita penderia ISPA berada dalam kategori perokok sedang sebanyak 24 balita (48%) dan 15 balita (28%). Dari 50 balita yang menderita ISPA memiliki anggota keluarga yang tinggal bersama dengan kebiasaan merokok sebanyak 29 balita (58%) anggota keluarga yang memiliki kebiasaan merokok tidak memperhatikan lingkungan sebanyak 21 balita (42%). Hasil ini juga menunjukkan bahwa dari 50 anggota keluarga dengan kebiasaan merokok ringan (1-10 btg/hari) sebanyak 11 balita (22%), 24 balita yang memiliki jumlah anggota keluarga dengan merokok sedang (11-20 btg/hari) sebanyak 24 balita (48%) dan 15 balita (30%) yang memiliki jumlah anggota keluarga dengan kebiasaan merokok berat (20 btg/hari).Simpulan yang dapat ditarik adalah penelitian ini menunjukkan bahwa balita yang menderita ISPA pada umumnya disebabkan karena adanya anggota keluarga yang memiliki kebiasaan merokok di rumah dan tanpa memperhatikan lingkungan sekitarnya. Saran diharapkan bagi peneliti selanjutnya dapat dijadikan tambahan referensi yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita.
PERBEDAAN KARAKTERISTIK PENDERITA DIABETES MELITUS DENGAN KOMPLIKASI NEUROPATI YANG BEROBAT JALAN DI RSU ANUTAPURA PALU SETELAH 6 BULAN Ruslan Ramlan Ramli; Asrini Muslima Sari; Amelia Hasanah
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 2 No 1 (2020): April
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v2i1.57

Abstract

Diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit degeneratif yang diperkirakan akan terus meningkat prevalensinya. Diabetes melitus dengan komplikasi neuropati dapat mengganggu aktifitas kehidupan manusia yaitu dapat mengakibatkan ulkus pada kaki, amputasi, luka pada kulit yang sukar sembuh dan disfungsi seksual. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan gambaran karaktersitik sebelum dan setelah 6 bulan pada penderita diabetes melitus dengan komplikasi neuropati yang datang dan berobat jalan di Rumah Sakit Umum (RSU) Anutapura Palu. Metode penelitian adalah desktriptif analitik dengan desain cross sectional study. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner kepada semua pasien penderita diabetes melitus dengan komplikasi neuropati yang datang dan berobat jalan di RSU Anutapura Palu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Karakteristik pasien diabetes melitus dengan komplikasi neuropati yang datang dan berobat jalan di RSU Anutapura Palu yaitu jenis kelamin (p=0,203) dan obesitas (p=0,192); p>0,05 tidak ditemukan perbedaan sebelum dan setelah 6 bulan kemudian pada pasien diabetes melitus dengan komplikasi neuropati yang datang berobat jalan di RSU Anutapura Palu. Karakteristik usia (p=0,00) dan lama menderita diabetes melitus (p=0,00); p<0,05 ditemukan perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah 6 bulan kemudian pada pasien diabetes melitus dengan komplikasi neuropati yang datang dan berobat jalan di RSU Anutapura Palu.

Page 1 of 1 | Total Record : 7