cover
Contact Name
Misriyani
Contact Email
misriyani85@gmail.com
Phone
+6281334845085
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Diponegoro No.39 Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan
Published by Universitas Alkhairaat
ISSN : 2657179X     EISSN : 26567822     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Medika Alkhairaat: Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan aims to provide both national and international forums to encourage interdisciplinary discussions and contribute to the advancement of medicine, benefiting readers and authors by accelerating the dissemination of research information and providing maximum access to scientific communication.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2 (2021): Agustus" : 7 Documents clear
PROFIL PENYAKIT SKABIES PADA PASIEN YANG BEROBAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAMONJI TAHUN 2018 Salmah suciaty; Seniwaty Ismail; Julaika
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 3 No 2 (2021): Agustus
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v3i2.72

Abstract

Skabies masih menjadi masalah kesehatan di Dunia dan di Indonesia, mengenai hampir semua golongan usia, ras dan kelompok sosial ekonomi. Penderita di kota Palu masih cukup tinggi, terutama di wilayah kerja Puskesmas Kamonji. Akibatnya penderita merasa kurang nyaman sehingga dampaknya dapat menganggu psikososialnya, oleh karena itu dilakukan promosi kesehatan untuk menurunkan prevalensi skabies di Kota Palu yaitu di wilayah kerja Puskesmas Kamonji. Penelitian bertujuan untuk mengetahui gambaran penderita skabies berdasarkan usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, tingkat hygiene, dan riwayat keluarga penderita skabies yang datang berobat di wilayah kerja Puskesmas kamonji. Metode penelitian ini dilakukan dengan metode Deskriptif Kategorik dan mengunakan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan menggunakan wawancara kuesioner dan checklist tingkat pengetahuan kepada pasien yang telah di diagnosis menderita skabies oleh dokter. Hasil menunjukkan gambaran penderita terbanyak pada kelompok usia yaitu pada usia 11-16 tahun (45,9%), jenis kelamin terbanyak pada laki-laki (83,8%), tingkat pendidikan terbanyak yaitu SMP (56,8%), hygiene riwayat kebersihan diri (mandi) (24,3%), riwayat menganti pakaian (62,2%), riwayat kebersihan seprei dan tempat tidur yang kurang (70,3%), riwayat keluarga (40,5%). Sebagai kesimpulan penderita sabies paling banyak pada kelompok usia 11-16 tahun, jenis kelamin laki-laki, tingkat pendidikan SMP, status hygiene lebih banyak pada riwayat kebesihan seprei yang kurang, riwayat kebersihan diri(mandi)2x sehari yang rendah dan tidak ada riwayat keluarga.
PROFIL PENDERITA IKTERUS NEONATORUM YANG DIRAWAT DIBAGIAN KESEHATAN ANAK RSU ANUTAPURA DAN RSUD UNDATA PALU TAHUN 2019-2020 Andi Handriyati; Dewi Rizkiyah Anugrahini; Fathurrahman Muiz
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 3 No 2 (2021): Agustus
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v3i2.74

Abstract

Penyakit Ikterus Neonatorum perlu diperhatikan dan segera ditangani dengan maksud untuk mengurangi angka kejadian mortalitas dan morbiditas penderita ikterus neonatorum di Kota Palu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Profil Penderita Ikterus Neonatorum Yang Dirawat Inap di Bagian Kesehatan Anak RSU Anutapura dan RSUD Undata Palu tahun 2019-2020. Metode penelitian ini bersifat deskriptif kategorik dengan menggunakan data primer berdasarkan hasil penelusuran dokumen status rekam medik penderita Penderita Ikterus Neonatorum yang dirawat inap di Bagian Kesehatan Anak RSU Anutapura dan RSUD Undata Palu tahun 2019-2020. Hasil menunjukkan bahwa selama periode November 2019 sampai Januari tahun 2020, di RSU Anutapura Palu dan RSUD Undata palu telah dirawat 48 orang penderita Ikterus Neonatorum. Ditemukan bayi lahir kurang bulan sebagai kasus terbanyak sebanyak (68,8%), diikuti bayi lahir cukup bulan (31,3%). Berdasarkan berat badan lahir terbanyak pada bayi berat lahir rendah sebanyak (54,2%), diikuti oleh berat lahir cukup (35,4%), dan bayi berat lahir sangat rendah(10,4%). Berdasarkan jenis kelamin penderita yang berjenis kelamin laki- laki sebanyak (64,6%), diikuti oleh bayi perempuan (35,4%). Disimpulkan bahwa Angka kejadian penderita Penderita Ikterus Neonatorum Yang Dirawat Inap di Bagian Kesehatan Anak RSU Anutapura dan RSUD Undata Palu tahun 2019- 2020 sebanyak 48 orang. Penderita kebanyakan bayi prematur, berat badan lahir cukup, bayi laki-laki.
PROFIL KOLESTEROL SERUM PENDERITA BATU EMPEDU YANG DITEMUKAN PADA PEMERIKSAAN USG DI RSU ANUTAPURA PALU TAHUN 2018-2020 Mukramin Amran; Andi Rahayu; Mahlil
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 3 No 2 (2021): Agustus
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v3i2.75

Abstract

Kolesterol dapat menyebabkan supersaturasi empedu di kandung empedu, dalam beberapa lama empedu yang telah mengalami supersaturasi menjadi mengkristal dan mulai membentuk batu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui profil kolesterol serum penderita batu empedu yang ditemukan pada pemeriksaan USG di RSU Anutapura Palu Tahun 2018-2020. Desain penelitian adalah metode observasional deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan pada tanggal 21 Oktober 2020 sampai 31 Januari 2021. Tempat penelitian di bagian rekam medik RSU Anutapura Palu. Jumlah sampel adalah 31 orang penderita batu empedu Tahun 2018-2020. Hasil penelitian yaitu menunjukkan kelompok sampel laki-laki sebanyak 15 (30,0 %) dan kelompok sampel perempuan sebanyak 35 (70,0%). Kelompok usia sampel, yang paling banyak di usia dewasa 33 (66,0%), lansia 14 (28,0%), remaja 3 (6,0%), anak-anak 0 (0%). Didapatkan hasil penderita batu empedu yang ditemukan pada pemeriksaan USG pada kadar kolesterol, yang tertinggi pada nilai normal sebesar 32% dari total sampel atau sebanyak 16 orang disusul dengan kadar kolesterol yang meningkat atau hiperkolesterolemia sebesar 30% dari total sampel atau berjumlah 15 orang. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan penderita batu empedu paling banyak ditemukan pada perempuan usia dewasa dengan kadar kolesterol normal, akan tetapi tidak menutup kemungkinan orang yang hiperkolesterolemia beresiko terkena batu empedu.
HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN TUMBUH KEMBANG BAYI USIA 6 - 12 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TIPO Darma Ariany; Ade Shafira Putri; Sakina Abdullah
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 3 No 2 (2021): Agustus
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v3i2.76

Abstract

Rendahnya pemberian Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif dapat menjadi ancaman bagi Tumbuh Kembang Anak (TKA). Tujuan penelitian ini untuk untuk mengetahui hubungan pemberian ASI eksklusif dengan tumbuh kembang bayi usia 6-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Tipo Kota Palu. Metode penelitian yang digunakan cohort retrospective study. Penelitian dilakukan pada tanggal 31 Desember 2018 s/d 04 Februari 2019. Tempat penelitian di Puskesmas Tipo. Besar sampel 116 orang (kelompok kasus 58 dan kelompok kontrol 58). Hasil penelitian yaitu bayi yang diberi ASI eksklusif (70.7%) lebih banyak mengalami pertumbuhan naik dibandingkan dengan tidak diberikan ASI eksklusif (41.4%); Bayi yang tidak diberikan ASI eksklusif (58.6%) lebih banyak mengalami pertumbuhan tidak naik dibandingkan dengan diberikan ASI eksklusif (29.3%); Perkembangan bayi yang sesuai diberikan ASI eksklusif (86.2%) dan tidak diberikan ASI eksklusif (68.97%); Perkembangan bayi yang meragukan pada bayi yang tidak diberikan ASI eksklusif (18.97%) dan yang diberikan ASI eksklusif (8.6%); Perkembangan bayi yang menyimpang pada bayi yang tidak diberikan ASI eksklusif (12.06%) dan yang diberikan ASI eksklusif (5.2%); Hubungan ASI eksklusif dengan pertumbuhan bayi (p=0.001) dan hubungan ASI eksklusif dengan perkembangan bayi (p=0.084). Penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan pemberian ASI eksklusif dengan pertumbuhan bayi 6-12 bulan namun tidak terdapat hubungan dengan perkembangan bayi 6-12 bulan.
GAMBARAN DEMOGRAFI DAN KLINIK PENDERITA NYERI NEUROPATIK YANG BERKUNJUNG DI BAGIAN POLIKLINIK SARAF DAN POLIKLINIK PENYAKIT DALAM RSU ANUTAPURA PALU Nur Faisah; Masita Muchtar; A. Asriwahyuni Lestari
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 3 No 2 (2021): Agustus
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v3i2.77

Abstract

Nyeri neuropatik adalah nyeri yang timbul akibat langsung dari lesi atau penyakit yang mempengaruhi sistem somatosensory pada sistem saraf sentral atau perifer. Penelitian bertujuan untuk mengetahui gambaran demografi dan klinis penderita nyeri neuropati yang berkunjung di bagian Poliklinik Saraf dan Poliklinik Penyakit Dalam RSU Anutapura Palu. Metode penelitian ini adalah deskriptif kategorik dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi menggunakan kuesioner dan checklist. Penelitian dilakukan pada bulan Desember 2018 s/d Februari 2019 dan didapatkan 43 sampel. Hasil penelitian yaitu gambaran pada penderita nyeri neuropatik kelompok usia masa lansia awal (46-55 tahun) sebanyak 65,1%, masa dewasa awal (26-35 tahun) sebanyak 9,3% dan masa lansia akhir (56-65 tahun) sebanyak 2,3%. Pasien nyeri neuropatik perempuan (65,1%) dan laki-laki (34,9%), riwayat merokok (14,0%) dan tidak memiliki riwayat merokok (86,0%), riwayat komsumsi alkohol (11,6%) dan tidak memiliki riwayat konsumsi alkohol (88,4%), memiliki riwayat diabetes melitus (58,1%) dan tidak memiliki riwayat diabetes melitus (41,9%) dan gambaran klinik terbanyak merasakan rasa kesemutan (79,1%). Sebagai kesimpulan penderita nyeri neuropatik pada penelitian ini bahwa lebih banyak pada penderita neuropatik dengan riwayat DM, usia masa lansia awal dan yang memiliki gambaran klinis rasa kesemutan dan lebih sedikit pada penderita neuropatik dengan riwayat merokok dan mengkonsumsi alkohol.
HUBUNGAN HIPERTENSI DENGAN FAKTOR RISIKO PADA PASIEN PEROKOK YANG BEROBAT DI PUSKESMAS BULILI KOTA PALU Nita Damayanti; Muh Yaqub Basri; Muh Ali Hi Palanro
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 3 No 2 (2021): Agustus
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v3i2.78

Abstract

Hipertensi menjadi masalah yang besar dan serius di seluruh dunia. Hipertensi menempati urutan ketiga penyakit terbanyak di Sulawesi Tengah pada tahun 2016, hal ini berkaitan erat dengan gaya hidup seperti merokok, diet tinggi lemak dan garam, aktivitas fisik, dan lain-lain yang merupakan faktor risiko hipertensi. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan profil hipertensi dengan faktor risiko hipertensi pada pasien perokok yang berobat di Puskesmas Bulili Palu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dan analitik dengan pendekatan cross sectional study terhadap 80 pasien dewasa yang dilakukan pada bulan Juli sampai September 2019 di Puskesmas Bulili Palu. Pengumpulan data dengan pengukuran tekanan darah dan wawancara menggunakan kuesioner. Hasil penelitian ditemukan profil perokok hipertensi dominan adalah penderita hipertensi derajat 1 yaitu sebanyak 56 orang (70%); Tidak terdapat hubungan antara profil hipertensi dengan frekuensi merokok (p=0,24), kebiasaan merokok (p=0,448), diet tinggi garam (p=0,883) dan aktivitas fisik (0,576); Terdapat hubungan antara profil hipertensi dengan perilaku diet tinggi lemak (p=0,026); p>0,05. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu diet tinggi lemak merupakan salah satu faktor risiko yang berhubungan dengan profil hipertensi pada pasien perokok yang berobat di Puskesmas Bulili Palu.
PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWI MENENGAH PERTAMA TENTANG DISMENORE DI BULUKUMBA Mudyawati Kamaruddin; Dewi Purnamasari; Fitriani
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 3 No 2 (2021): Agustus
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v3i2.79

Abstract

Kasus dismenore sering dijumpai pada usia sekolah baik tingkat menengah pertama maupun menengah atas. Kejadian dismenore ini terkadang menganggu aktivitas belajar para siswi disebabkan kesakitan dan nyeri yang dirasakan siswi saat mendapatkan menstruasi. Penelitian ini dilakukan pada siswi menengah pertama (SMPN 7) di Bulukumba untuk mengetahui pengetahuan dan sikap para siswi tentang dismenore ini. Metode yang digunakan adalah purposive sampling dengan pendekatan survey melalui kuesioner yang berisikan pertanyaan pengetahuan tentang dismenore. Selain itu, pertanyaan tentang sikap siswi dalam menghadapi kejadian dismenore di saat berada di sekolah maupun di luar lingkungan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan 50% siswi mempunyai pengetahuan tentang dismenore dan 83.3% yang mempunyai sikap positif pada kejadian dismenore yang menimpanya. Kesimpulan yang dapat diambil adalah para siswi menengah pertama (SMPN 7 Bulukumba) mempunyai pengetahuan yang cukup dan sikap yang positif terhadap kejadian dismenore.

Page 1 of 1 | Total Record : 7