cover
Contact Name
Syafrullah
Contact Email
klorofil@um-palembang.ac.id
Phone
0711511731
Journal Mail Official
jurnalklorofilfpump@gmail.com
Editorial Address
Jl. A Yani 13 Ulu Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian
ISSN : 20859600     EISSN : 24433985     DOI : https://doi.org/10.32502/jk.v14i1
Core Subject : Agriculture,
Jurnal ini fokus pada kajian hasil-hasil penelitian bidang pertanian khususnya agroteknologi, budidaya pertanian.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 13, No 2 (2018): Klorofil" : 10 Documents clear
PEMANFAATAN KOMPOS TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DAN LIMBAH CAIR PABRIK KELAPA SAWIT TERHADAP PERTUMBUHAN PLANLET PISANG KEPOK KUNING PADA TAHAP AKLIMATISASI Danial, Ekawati; Ogari, Putri Ayu; Diana, Susanti; Nurlaili, Nurlaili
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 13, No 2 (2018): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v13i2.1324

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh komposisi media tanam kompos tandan kosong kelapa sawit (TKKS) dan pupuk organik cair limbah cair pabrik kelapa sawit (LCPKS) terhadap keberhasilan aklimatisasi dan pertumbuhan planlet pisang Kepok Kuning. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan Tanaman dan Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Baturaja, dari bulan Januari 2018 sampai dengan Oktober 2018. Penelitian ini dilaksanakan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan secara faktorial (4x3).Faktor pertama adalah komposisi media tanam aklimatisasi planlet yaitu: M1= tanah top soil M2 = 1:1 (tanah:TKKS) M3=  2:1 (tanah:TKKS) M4=  1:2 (tanah:TKKS) Faktor kedua yaitu:P0=20 ml/planlet (Pupuk Anorganik Growmore)P1= 20 ml/planlet LCPKS P2= 30 ml/planlet LCPKS Setiap perlakuan diulang tiga kali. Setiap satuan percobaan terdiri dari lima  pot yang masing-masing berisi satu planlet. Hasil penelitian menunjukan bahwa interaksi antara media tanam (Tanah : TKKS) dengan 1:1 dan pemberian pupuk pelengkap cair (PPC) pada perlakuan M2P0 mampu menghasilkan pertumbuhan terbaik pada planlet pisang Kepok Kuning. Perlakuan media tanam (Tanah:TKKS) dengan perbandingan 1:1 berpengaruh nyata dalam meningkatkan pertumbuhan planlet pisang Kepok Kuning. Pemberian pupuk pelengkap cair (PPC) 20 ml/planlet pada Perlakuan pupuk P0 (cair) Growmore memiliki nilai tertinggi dalam meningkatkan pertumbuhan planlet pisang Kepok Kuning. Planlet-planlet yang berhasil diaklimatisasi dapat ditanam di kondisi lapangan.
PENINGKATAN PRODUKSI BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) MELALUI PEMUPUKAN LIMBAH TERNAK PADA LAHAN PASANG SURUT Hawayanti, Erni; Palmasari, Berliana
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 13, No 2 (2018): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v13i2.1329

Abstract

           This study aims to analyze and obtain the best type and level of fertilization of livestock waste on the growth and production of shallots (Allium ascalonicum L.) on tidal land. on tidal land. This research has been carried out on farmers' land in Telang Jaya Village, Muara Telang District, Banyuasin Regency, South Sumatra Province, from August to January 2018. This study used a Split-plot design with 9 repeated treatment combinations 3 times and 5 sample plants from each treatment. The treatment factor for Type of Livestock Waste (O) consisting of O1 = cattle waste, O2 = Goat livestock waste, O3 = Chicken livestock waste and Red Onion Fertilization Rate (T) consists of T1 = 5 tons / ha, T2 = 10 tons / ha, T3 = 15 tons / ha. The variables observed are 1. Plant height (cm) 2. Number of  leaves (strands) 3. Number of tubers per clump (cloves) 5. Fresh weight per clump (g) 6. Bulb weight per plot (kg). The results showed that the treatment of chicken manure and doses of 10 tons / hectare produced the highest growth and production in tuber weight / clump on red onion (Allium ascalonicum L.) plants on tidal land, ie 13.31 tons / hectare
RESPON PERTUMBUHAN DAN DAYA HASILTANAMAN TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill) TERHADAP APLIKASI ZAT PENGATUR TUMBUH FITOSAN Novianto, Novianto
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 13, No 2 (2018): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v13i2.1319

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh zat pengatur tumbuh fitosan terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat. Penelitian ini dilaksanakan di Jalan Kenanga II, Kel. Baturip, Kec. Lubuklinggau Utara II Ketinggian tempat 75 meter di atas permukaan laut (mdpl) yang dilaksanakan dari bulan April sampai Juni 2018. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Non Faktorial (RAK) yang terdiri dari 6 perlakuan yaitu 0 ml L-1 (tanpa perlakuan), 1,5 ml L-1, 2 ml L-1, 2,5 ml L-1, 3 ml L-1, 3,5 ml L-1, Masing-masing unit percobaan terdiri dari 3 tanaman sampel dan di ulang sebanyak 3 kali, sehingga jumlah total uji coba pada suatu lahan sebanyak 54 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah cabang, jumlah buah, bobot buah, berat berangkas basah dan berat berangkas kering tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap diameter buah. Pemberian zat pengatur tumbuh fitosan 2 ml L-1 memberikan hasil terbaik terhadap tinggi tanaman, jumlah cabang, jumlah buah, bobot buah, berat berangkas basah dan berat berangkas kering.
PENGARUH KOMPOSISI MEDIA TANAM TANAH, PASIR DAN PUPUK GUANO DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN UMBI ILES-ILES (Amorphophallus oncophyllus) Nurshanti, Dora Fatma
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 13, No 2 (2018): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v13i2.1325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi media tanam antara tanah, pasir dan pupuk guano dalam meningkatkan pertumbuhan tunas umbi iles-iles. Penelitian telah dilaksanakan di rumah bayang pada Kebun Percobaan Universitas Baturaja Kabupaten OKU Provinsi Sumatera Selatan pada bulan Juni sampai Agustus 2017. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) Non Faktorial, dengan 5 perlakuan komposisi media tanam yang  masing-masing diulang sebanyak 5 kali sehingga didapatkan 25 unit/petak pelakuan dengan 5 tanaman contoh. P0 = Tanah, P1 = Tanah + Pasir (2 : 1), P2 = Tanah + Pupuk Guano (2 : 1), P3 = Pupuk Guano + Pasir (2 : 1 ), P4 = Tanah + Pasir + Pupuk Guano (2 : 1 : 1).  Dari hasil penelitian komposisi media tanam secara berturut – turut tanah : pasir : guano  dengan perbandingan 2 : 1 : 1 memberikan hasil terbaik pada pertunasan umbi iles-iles pada waktu tunas, persentase tunas tumbuh, tinggi tanaman, panjang akar, dan berat kering akar
POPULASI DAN SERANGAN WALANG SANGIT DI TANAMAN PADI SAWAH IRIGASI TEKNIS KECAMATAN TUGUMULYO Sumini, Sumini; Bahri, Samsul; Holidi, Holidi
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 13, No 2 (2018): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v13i2.1321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui populasi dan tingkat sebaran hama walang sangit di kecamatan tugumulyo kabupaten musi rawas. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai bulan Juli 2018. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei yang bersifat deskritif eksploratif. Dimana dari setiap desa ditetapkan 5 petakan sampel dengan luas petakan 10 m x 10 m. Pengambilan data dilakukan dengan cara mengukur jumlah populasi serangga menggunakan jaring serangga pada setiap sampling yang ditentukan. Hasil penelitian menunjukan bahwa populasi hama walang sangit tertinggi di desa M yaitu rata-rata 9,57 ekor/30 ayunan ganda dan terendah pada Desa E Wonokerto yaitu rata-rata 1,00 ekor/30 ayunan ganda. Fluktuasi tertinggi terjadi di desa M Sitiharjo dan puncak fluktuasi populasi hama walang sangit terjadi pada umur 42 dan 56 HST. Persentase serangan hama walang sangit menunjukan bahwa pada desa M Sitiharjo terjadi kerusakan lebih tinggi yaitu rata-rata 17,77%. Persentase serangan hama walang sangit pada tanaman tertinggi pada saat tanaman berumur 56 HST dan 70 HST
RESPON TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt) TERHADAP PUPUK KOMPOS KOTORAN AYAM DAN NPK DENGAN TAKARAN BERBEDA Amir, Nurbaiti; Rosmiah, Rosmiah
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 13, No 2 (2018): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v13i2.1326

Abstract

Respon tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Sturt) terhadap pupuk kompos kotoran ayam dan NPK dengan takaran berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendapatkan takaran pupuk kompos kotoran ayam dan NPK yang terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Sturt) di lahan lebak. Penelitian ini telah dilaksanakan di kebun percobaan fakultas Pertanian Kampus C Universitas Muhammadiyah Palembang di Desa Pulau Semambu, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Organ Ilir, Sumatera Selatan. Penelitian ini telah dilaksanakan dari bulan April sampai Juli 2016. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) dengan 9 kobinasi perlakuan dan 3 kali ulangan. Faktor Perlakuan kompos kotoran ayam A1:0.5 ton/ha (150 g/petak),   A2: 1,0  ton/ha (300 g/petak), A3:1,5 ton/ha (450 g/petak). NPK M1:100 kg/ha (30 g/petak), M2:150 kg/ha (45 g/petak), M3:200 kg/ha (60 g/petak). Hasil terbaik yang didapat dalam penelitian ini adalah perlakuan interaksi antara pupuk kompos kotoran ayam 1,5 ton/ha (450 g/petak) dan NPK 200 kg/ha (60 g/petak), memberikan hasil tertinggi.
PEMANFAATAN BATUBARA DAN SUMBER DAYA LOKAL PEDESAAN SEBAGAI PUPUK BATUBARA PLUS DAN PENGARUNYA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN PADI SYSTEM OF RICE INTENSIFICATION (S R I) DI LAHAN PASANG SURUT Syafrullah, Syafrullah
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 13, No 2 (2018): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v13i2.1322

Abstract

            Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh pupuk organik plus dari batubara atau Batubara Plus dosis 750 kg/ha terhadap pertumbuhan dan produksi beberapa varietas tanaman padi (Oryza sativa L.) dengan System of Rice Intensification (SRI) di lahan pasang surut. Penelitian ini telah dilaksanakan di wilayah kota terpadu mandiri (KTM) khususnya di lahan sawah pasang surut di Desa telang sari kecamatan Tanjung Lago Kabupaten banyuasin.Kegiatan penelilitian ini berlangsung dari bulan Januari sampai bulan Mei 2016. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang disusun secara Faktorial, dengan 9 kombinasi perlakuan dan di ulang sebanyak 3 kali dengan  5 tanaman contoh. Faktor-faktor yang diteliti dalam penelitian meliputi  Jenis Pupuk (P) yang terdiri dari : P0= Pupuk Kimia Anjuran, P1 = Pupuk Kompos Jerami Padi Dosis 5 ton/ha, P2= Pupuk Organik Plus dari batubara Muda dosis 750 kg/ha dan Varietas Padi (V) yang terdiri dari : V1 =  Varietas Mentik wangi, V2 =  Varietas Gogo Aromatik dan V3 =  Vareitas Beras Merah Peubah yang di amati dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman (cm), jumlah anakan (batang), jumlah anakan produktif (malai), berat 1000 butir (gram),  jumlah gabah per malai (butir) dan produksi per petak (gram). Dari hasil penelitian menunjukan bahwa pupuk organik plus dari batubara dosis 750 kg/ha memberikan pertumbuhan dan produksi tanaman padi terbaik dibandingkan formulasi pupuk lainnya, varietas gogo aromatik yang ditanam dengan metode SRI memberikan produksi tanaman padi terbaik, dibandingkan varietas lain dan perlakuan interaksi antara dengan pupuk organik plus takaran 750 kg/ha dengan varietas Gogo Aromatik berpengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman padi dengan produksi per petak 4,5 kg atau bila di konversi mencapai 7,23 ton/hektar. This research aimed to observe the effect of organic fertilizer from coal plus with 750 kg/ha on the growth and production of some varieties of rice plant (Oryza sativa L.) by the System of Rice Intensification (SRI) in the tidal land. This research has been conducted in the area of integrated urban independent (KTM), particularly in the tidal land telang sari sub Desa Tanjung Lago Banyuasin district, from January until Mei 2016. This research used Randomized Block Design (RBD) arranged in Factorial, with 9 combination treatment and repeated 3 times with 5 plants sample. The factors examined in the study include the type of fertilizer (P) consistied of: P0 = Chemical Fertilizer Recommendation, P1 = Rice Straw Compost Dose 5 tons / ha, P2 = Organic Fertilizer Plus from coal 750 kg / ha while the second factor is Rice Varieties (V) consistied of : V1 = Mentik wangi, V2 = Gogo Aromatic and V3 = Red Rice. Variables in the research was observed in plant height (cm), number of tillers (stems), the number of productive tillers (panicles), 1000 grain weight (g), number of grains per panicle (item) and production per m2 (g). The results showed that Organic fertilizer from coal plus 750 kg / ha gave the best growth and production of rice plant than the others, Aromatic Gogo varieties grown with SRI methods gave the best rice plant production compared to other varieties. and combination treatment between organic fertilizer plus 750 kg / ha with Gogo Aromatic varieties gave the best effect on the growth and production and produced 4.5 kg or reached 7.23 tons / hectare.
PENGARUH JENIS DAN TAKARAN PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT TANAMAN TEBU (Saccharum officinarum L.) DI POLYBAG Hawalid, Heniyati; Widodo, Ekki Harri
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 13, No 2 (2018): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v13i2.1327

Abstract

Influence the type and dose of organic fertilizer on the growth of seedlings sugarcane (Saccharum officinarum L.) in polybag. This research aims to study the Influence of type and dose of organic fertilizer on the growth bibbit sugarcane (Saccharum officinarum L.) in polybag. Pennelitian been implemented dilahan campus C experiment station Muhammadiyah University Palembang, hamlet 1 semambu island village, district of North Indralaya Ogan Ilir, South Sumatra from April 2016 to July 2016. This study used a randomized block design (RAK) Factorial with 12 combination treatment and repeated 3 replications with three plant examples. The treatment factors are as follows: (1) Types of Organic Fertilizer (O), namely: O1 charcoal rice husk, O2 Blotong, O3 Chicken manure, and (2) dose of organic fertilizer (T), namely: T0 Without organic fertilizer T1 10 ton / T2 ha 15 ton / ha T3 20 ton / ha. The parameters observed in this study was time bud (HST), High Plant (cm) Number of Tillers (tillers), number of leaves (Overlay), Root Length (cm), Total Root (strands). Based on the results of analysis of variance showed that the treatment significantly blotong fertilizer plant height, number of tillers, number of roots, root length and influential real armpits terhdap time out shoots all the observed variables. Treatment of organic fertilizer rate of 10 tons / ha significantly smapai very significant on plant height, number of tillers, number of roots and root length, but the effect is not real terhdap waktukeluar shoots, but the real effect on the number of leaves Pengaruh jenis dan takaran pupuk organik terhadap pertumbuhan bibit tanaman tebu (Saccharum officinarum L. ) di polybag. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari Pengaruh Jenis dan Takaran Pupuk Organik terhadap pertumbuhan bibbit tanaman tebu (Saccharum officinarum L.) di polybag. Pennelitian ini telah dilaksanakan dilahan kebun percobaan kampus C Universitas Muhammadiyah Palembang, dusun 1, desa pulau semambu, kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir, Sumatra Selatan dari bulan April 2016 sampai bulan Juli 2016. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK ) Faktorial dengan 12 Kombinasi Perlakuan dan diulang sebanyak 3 ulangan dengan 3 tanaman contoh. Adapun faktor perlakuan adalah sebagai berikut : (1) Jenis Pupuk Organik (O) yaitu : O1 Arang sekam padi, O2 Blotong, O3 Kotoran ayam, dan (2) Takaran Pupuk Organik (T) yaitu : T0 Tanpa pupuk organik T1 10 ton/ha T2 15 ton/ha T3 20 ton/ha. Peubah yang diamati dalam penelitian ini adalah Waktu keluar tunas (Hst), Tinggi Tanaman (cm), Jumlah Anakan (anakan), jumlah daun (Helai), Panjang Akar (cm), Jumlah Akar (helai). Berdasarkan hasil analisis keragaman menunjukan bahwa perlakuan pupuk blotong berpengaruh nyata tinggi tanaman, jumlah anakan, jumlah akar, panjang akar dan berpengaruh tiak nyata terhdap waktu keluar tunas semua peubah yang diamati. Perlakuan takaran pupuk organik 10 ton/ha berpengaruh nyata smapai sangat nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah anakan, jumlah akar dan panjang akar, tetapi berpengaruh tidak nyata terhdap waktukeluar tunas, tetapi berpengaruh nyata pada jumlah daun
PEMANFAATAN LIMBAH PERTANIAN SEBAGAI MULSA ORGANIK UNTUK MENDUKUNG PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN BAWANG DAUN (Allium fistulosum L.) Novriani, Novriani; Danial, Ekawati; Ariyadi, Rahmat
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 13, No 2 (2018): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v13i2.1323

Abstract

To reduce the process of water loss in crop cultivation leaf onion on dry land is to use agricultural waste as mulch. Mulch is useful for maintaining soil moisture, soil temperature and loss of nutrients. This study aims to determine the effect of organic mulch and mulch which is appropriate to help the growth and production of leaf onions. This research was conducted at the Experimental Garden of the Faculty of Agriculture, Baturaja University, Baturaja Timur District, Ogan Komering Regency, South Sumatra Province. When the study was conducted in April to June 2017. The study used a non factorial completely randomized design analysis. P0 = Without Mulch, P1 = Rice Straw, P2 = Coffee Skin, P3 = Corn Stems and P4 = Alang-Alang. Variables observed were plant height, number of plants, wet weight of plants, height of leaves and number of leaves. Based on the results of the study of the effect of various organic mulch on the growth and production of leaf onion plants, it can be concluded that: The provision of organic mulch can affect the growth and production of leaf onion plants. The use of corn stem mulch is a treatment that can help growth and increase 3.62% of the production of leaf onion plants. Untuk mengurangi proses kehilangan air pada budidaya tanaman bawang daun di lahan kering adalah dengan memanfaatkan limbah pertanian sebagai mulsa. Mulsa bermanfaat untuk menjaga kelembaban tanah, suhu tanah dan kehilangan hara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mulsa organik dan mulsa yang tepat untuk membantu pertumbuhan dan produksi bawang daun. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Baturaja, Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten Ogan Komering Provinsi Sumatera Selatan. Waktu penelitian dilakukan pada bulan April sampai Juni 2017. Penelitian menggunakan Analisis Rancangan Acak Lengkap non Faktorial. P0 = Tanpa Mulsa, P1 = Jerami Padi, P2 = Kulit Kopi, P3 = Batang Jagung dan P4 = Alang-Alang. Peubah yang diamati tinggi tanaman, jumah anakan, berat basah tanaman, tinggi seludang dan jumlah daun. Berdasarkan hasil penelitian pengaruh berbagai mulsa organik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman bawang daun maka dapat disimpulkan bahwa : Pemberian mulsa organik dapat mempengaruhi pertumbuhan dan produksi tanaman bawang daun. Penggunaan mulsa batang jagung merupakan perlakuan yang dapat membantu pertumbuhan dan meningkatkan 3,62 % produksi tanaman bawang daun.
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BEBERAPA VARIETAS JAGUNG HIBRIDA (Zea mays L.) TERHADAP PEMBERIAN JENIS KOMPOS LIMBAH PERKEBUNAN KELAPA SAWIT PADA TINGKAT PEMUPUKAN KIMIA DOSIS RENDAH DI LAHAN KERING SUBOPTIMAL Moelyohadi, Yopie
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 13, No 2 (2018): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v13i2.1328

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan mendapatkan jenis kompos limbah perkebunan kelapa sawit dan varietas jagung hibrida yang memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung hibrida pada tingkat pemupukan kimia dosis rendah di lahan kering suboptimal dalam rangka pengembangan inovasi teknologi budidaya tanaman jagung hibrida yang mudah, murah dan berkelanjutan yang dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia tanpa menurunkan produksi pada lahan kering suboptimal. Penelitian ini telah dilaksanakan dilahan petani yang terletak di Desa Pangkalan Panji, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Penelitian ini dilaksanakan mulai dari bulan Juni sampai Agustus 2018. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu benih tanaman jagung hibrida varietas Pioneer P27, BISI 18, dan varietas Bisma, kompos Tankos, LCC, dan Abu cangkang kelapa sawit, Pupuk Urea, SP 36 dan Pupuk KCl, serta pestisida. Penelitian ini menggunakan rancangan petak terbagi (Split-plot design) dengan 12 kombinasi perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali. Sebagai perlakuan petak utama adalah: kompos limbah perkebunan kelapa sawit (K) : kompos tankos, kompos LCC (legume cover crops),  kompos abu cangkang kelapa sawit, dan perlakuan anak petak adalah: Varietas (V) tanaman jagung: terdiri : varietas Pioneer P27, BISI 18 dan varietas BISMA. pemberian kompos limbah perkebunan kelapa sawit dilakukan dengan tingkat takaran masing-masing 10 ton/hektar dan  pupuk kimia diberikan sebagai pupuk dasar dengan tingkat pemupukan 25% dari  dosis anjuran yaitu (100 kg urea +25 kg SP 36 + 12,5 kg KCl),  Hasil penelitian menunjukkan menunjukkan bahwa perlakuan jenis kompos limbah perkebunan kelapa sawit  dan varietas jagung hibrida  berpengaruh sangat nyata terhadap semua pebuah yang diamati. Akan tetapi untuk interaksi antar perlakuan berpengaruh sangat nyata terhadap peubah jumlah daun/tanaman (helai daun), berat tongkol/tanaman (g), dan panjang tongkol/tanaman (cm)   sedangkan untuk peubah pengamatan yang lain berpengaruh tidak nyata. kombinasi perlakuan pemberian kompos tankos dan varietas Pioneer P27 memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung dengan hasil rata-rata memcapai 6,65 ton pipilan kering/hektar

Page 1 of 1 | Total Record : 10