cover
Contact Name
Mohammad Syahidul Haq
Contact Email
mohammadhaq@unesa.ac.id
Phone
+6285649799995
Journal Mail Official
dinamikamp@unesa.ac.id
Editorial Address
Jl. Fip Unesa Lidah Wetan
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan (JDMP)
ISSN : -     EISSN : 25407880     DOI : 10.2674/jdmp.v4n1.p1-10
Core Subject : Education,
Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan (JDMP) publishes articles of theoretical or practical interest to those engaged in Educational Management and Educational Organization.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 313 Documents
Pengembangan Buku Pedoman Rekrutmen Tenaga Pendidik Pos PAUD Terpadu Herayani, Piki
JDMP (Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan) Vol. 2 No. 1 (2017): Volume 2, Nomor 1, September 2017
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jdmp.v2n1.p38-49

Abstract

Kualitas tenaga pendidik PAUD sebagai Sumber Daya Manusia (SDM) dalam pendidikan menjadi salah satu faktor kualitas pengembangan system pengelolaan Pos PAUD Terpadu.  Oleh karena itu, diperlukan rekrutmen atau Manajemen SDM (MSDM) guna mendukung terselenggaranya PAUD secara efektif dan efisien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses pengembangan, kualitas atau kelayakan dan keefektifan produk buku pedoman rekrutmen tenaga pendidik Pos PAUD Terpadu sebagai salah satu garda depan pendidikan dalam meningkatkan professional pendidik dan tenaga pendidik PAUD. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian pengembangan atau (research and development), menggunakan model pengembangan Thiagarajan, dkk yang dikenal dengan istilah 4D models, yaitu        1) pendefinisian; 2) perancangan; 3) pengembangan; dan 4) penyebaran. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, dokumentasi dan kuisioner sedangkan teknik analisis datanya menggunakan analisis deskritif kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengukuran data menggunakan skala linkert. Uji coba keefektifan menggunakan desain before-after untuk pengujian perbedaan sebelum dan sesudah perlakuan uji signikansi dengan menggunakan uji-T test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) proses pengembangan buku pedoman rekrutmen tenaga pendidik PAUD, melalui 3 tahap define, design, develop; 2) kualitas atau kelayakan diperoleh dari hasil validasi skor MSDM sebesar 161 dengan presentase 98%, hasil validasi skor PAUD sebesar 53 dengan presentase 96%, hasil validasi skor bahasa sebesar 63 dengan presentase 97%; 3) hasil keefektifan uji coba produk buku pedoman rekrutmen tenaga pendidik di PAUD menunjukkan bahwa penggunaan buku pedoman mempengaruhi efektifitas nilai signifikansinya sebesar 0,00 yang artinya nilai tersebut < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan buku pedoman dinyatakan efektif untuk digunakan.
Implementasi Manajemen Strategik di Sekolah Unggulan SMP Negeri 3 Tuban Amrullah, Muhammad Amin
JDMP (Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan) Vol. 3 No. 2 (2019): Volume 3, Nomor 2, April 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jdmp.v3n2.p101-113

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui implementasi manajemen strategik di SMP Negeri 3 Tuban.  Fokus penelitian (1) Bagaimanakah perencanaan manajemen strategik di SMP Negeri 3 Tuban yang mencakup; analisis internal, analisis eksternal, penyusunan visi, misi dan tujuan. (2) Bagaimanakah perencanaan operasional di SMP Negeri 3 Tuban yang meliputi; sasaran, kurikulum, sarana, siswa,  tenaga pendidik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian ini dengan studi kasus yang bertujuan untuk mengevaluasi manajemen strategik di SMP Negeri 3 Tuban. Rancangan penelitian dilakukan dengan memotret fokus-fokus, mengevaluasi fokus yang ditemukan membandingkan dengan standar atau teori terkait, memberikan solusi dan diringkas dalam bentuk matrik dan gambar. Pengumpulan data mengunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif dengan tiga tahapan kegiatan, yaitu kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pengabsahan data menggunakan uji credibility (derjat kepercayaan) dependibility (kebergantungan), confirmability (kepastian). Hasil penelitian adalah: (1) perencanaan manajemen strategik di SMP Negeri 3 Tuban telah dilaksanakan dengan cukup baik yang mencakup: analisis internal di telah dilakukan dengan baik, analisis eksternal yang dilakukan kurang tepat, Penyusunan visi, misi dan tujuan telah dilaksnakan dengan baik. (2) Perencanaan operasional   di SMP Negeri 3 Tuban telah dilaksanakan dengan baik, yang mencakup: sasaran telah dirumuskan dengan baik, kurikulum telah dipersipakan dengan baik, sarana telah dipersiapkan dengan baik, siswa telah diseleksi dengan baik, pendidik di telah di seleksi dengan baik, Pelaksanaan kegiatan pembelajaran telah dilakukan dengan baik.
Pengaruh Motivasi Kerja Guru Dan Kepemimpinan Kepala Sekolah Terhadap Kinerja Guru Dalam Pembelajaran Di Sekolah Dasar se-Kecamatan Takari Kabupaten Kupang Benu, Imenuel
JDMP (Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan) Vol. 2 No. 2 (2018): Volume 2, Nomor 2, April 2018
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jdmp.v2n2.p82-93

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) pengaruh motivasi kerja guru terhadap kinerja guru dalam pembelajaran, 2) pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru dalam pembelajaran dan 3) pengaruh motivasi kerja guru dan kepemimpinan kepala sekolah secara bersama-sama terhadap kinerja guru dalam pembelajaran di sekolah dasar se-Kecamatan Takari Kabupaten Kupang.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah guru sekolah dasar di Kecamatan Takari Kabupaten Kupang sebanyak 332 guru. Teknik pengambilan sampel menggunakan pendapat Arikunto yakni mengambil 25% dari jumlah populasi karena jumlah subyeknya lebih dari 100.  Sampel  dalam  penelitian  ini sebanyak  83 guru. Teknik pengumpulan data melalui angket untuk variabel motivasi kerja guru dan kepemimpinan kepala sekolah, sedangkan dokumentasi dan observasi untuk variabel kinerja guru dalam pembelajaran. Uji validitas instrumen menggunakan bantuan SPSS 16, sedangkan uji reliabilitasnya menggunakan Cronbachs Alpha. Data dianalisis dengan menggunakan statistik inferensial.Hasil penelitian persamaan regresi sederhana menunjukan: 1) motivasi kerja guru berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru dalam pembelajaran sebesar 46,1%, 2) kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru dalam pembelajaran sebesar 42,7%. Dari hasil persamaan regresi berganda menunjukan: motivasi kerja guru dan kepemimpinan kepala sekolah secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru dalam pembelajaran sebesar 50,8%. Dari hasil penelitian yang ditemukan, maka disarankan kepada kepala sekolah dasar se-Kecamatan Takari Kabupaten Kupang agar dapat meningkatkan motivasi kerja guru melalui pelaksanaan fungsi kepemimpinan yang efektif guna meningkatkan kinerja guru dalam pembelajaran.Kata Kunci: Motivasi Kerja Guru, Kepemimpinan Kepala Sekolah, dan Kinerja Guru Dalam Pembelajaran. ABSTRACTThis research seeks to find out: 1) the influence of teachers work motivation on teachers performance in learning, 2) the influence of principal leadership on teachers performance in learning, and 3) the influence of teachers work motivation and principal leadership together on teachers performance in learning in elementary school of Takari Sub-district, Kupang District.This research used correlation quantitative approach. The research population is 332 teachers of elementarys school at Takari Sub-district, Kupang District. While the sample technique took 25% of population total because the amount of reseach subject is more than 100, as stated by Arikunto. The amount of sample in this reseach is 83 teachers. Then data was collected by quitionarre for teachers work motivation and principal leadership variable, while documentation and observation were used for variable of teachers performance in learning. The instrument validity test used SPSS 16, while the reability test used Cronbachs Alpha. The data analysis used inferential statistic.Results of the present research of simple regression equation point out that: 1) teacher work motivation has significant effect on teacher performance in learning with 46, 1% in total, 2) principal leadership has significant effect to teacher performance in learning equal to 42, 7%. Rooted from the results, both teacher work motivation and principal leadership bring a significant effect to teacher performance in learning by 50.8%. Based on the reseach found, the suggestion is, then, made for improvement, that is, the principal of elementary school of Takari Sub-district, Kupang District  have to be able to improve teachers job motivation through the implementation of effective leadership function to improve teachers performance in learning.Key words: Teachers Work Motivation, Principal Leadership, and Teachers Performance in Learning
Manajemen Sarana Prasarana Dikjaskes Dan Pemanfaatannya Di SMA Negeri 1 Kefamenanu Asalnaije, Hendrikus
JDMP (Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan) Vol. 2 No. 2 (2018): Volume 2, Nomor 2, April 2018
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jdmp.v2n2.p94-102

Abstract

Manajemen sarana dan prasarana adalah semua komponen yang secara langsung maupun tak langsung untuk jalannya proses pendidikan untuk mencapai tujuan dalam pendidikan itu sendiri.. Pemanfaatan sarana dan prasarana merupakan bagian dari strategi pengajaran, maka dengan adanya sarana dan prasarana yang memadai guru dapat menggunakan strategi yang tepat terkait dengan tujuan-tujuan pengajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai: (1) perencanaan sarana dan prasarana; (2) pengadaan sarana dan prasarana; (3) pemeliharaan sarana dan prasarana; (4) inventarisasi sarana dan prasarana; (5) penghapusan sarana dan prasarana. Sekaligus untuk mengetahui pemanfaatan sarana prasarana Dikjaskes. Penelitian manajemen sarana prasarana dan pemanfaatannya di SMA Negeri 1 Kefamenanu merupakan penelitian ini mengacu pada pendekatan kualitatif,Subyek penelitian ini adalah kepala sekolah, bendahara, dan guru (penanggung jawab sarana prasarana). Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, studi dokumen. Uji keabsahan data dengan trianggulasi metode dan trianggulasi sumber. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa : (1) Perencanaan sarana prasarana di SMA Negeri 1 Kefamenanu terbagi atas 2 bagian yaitu Rapat koordinasi dan penentuan kebutuhan yang mana dilakukan setiap tahun pada awal semester (2) Pengadaan sarana prasarana dilakukan dengan cara mensurvei harga barang dan melakukan pengadaan yang mana kesemuaannya di tulis pada KIP B. (3) Pemeliharaan sarana prasarana biasanya diberikan langsung kepada guru dikjaskes untuk mengatur sarana dan prasarana. (4) Inventarisasi sarana dan prasarana  biasanya dilakukan seara berkala yang ditulis pada kartu kuning dan dilaporkan pada dinas setempat. (5) Penghapusan sarana prasarana di SMa Negeri 1  Kefamenanu biasanya tidak dilakukan hal ini dikarenakan proses yang dilakukan sangat berbelit sehingga barang yang rusak dibuang ataupun disimpan. Pemanfaatan sarana prasarana yang dilakukan terbagi atas 2 bagian yaitu (1) Melakukan proses pembelajaran (2) Melakukan modifikasi pembelajaran 
Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Mengembangkan Budaya Sekolah Efektif di Sekolah Dasar RIDHO, MOHAMMAD ALI
JDMP (Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan) Vol. 3 No. 2 (2019): Volume 3, Nomor 2, April 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jdmp.v3n2.p114-129

Abstract

Kepemimpinan kepala sekolah memegang peranan penting dalam mengembangkan budaya sekolah efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya dan peran kepemimpianan kepala sekolah dalam upaya mengembangkan budaya sekolah efektif. Jenis penelitian ini adalah studi kasus yang dilakukan di SD Plus Nurul Hikmah Pamekasan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah: (1) reduksi data; (2) penyajian data; dan (3) kesimpulan. Uji keabsahan data diuji melalui: (1) credibility; (2) transferability; (3) dependability; (4) confirmability. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kepala sekolah tidak hanya menerapkan salah satu gaya kepemimpinan tertentu, tetapi sesuai kondisi yang dihadapi. (2) Peran kepala sekolah dalam mengembangkan budaya sekolah efektif adalah sebagai edukator, manajer, administrator, supervisor, leader, inovator dan motivator. (2) Upaya kepala sekolah dalam mengembangkan budaya sekolah efektif adalah: (a) Mengembangkan hubungan harmonis diantara semua komponen sekolah, (b) Mengembangkan keamanan sekolah, (c) Mengembangkan lingkungan sekolah yang kondusif untuk belajar. 
Implementasi Kebijakan Wajib Belajar Sembilan Tahun (Studi Kasus di Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep) Andriyansyah, Amir Chalis
JDMP (Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan) Vol. 2 No. 2 (2018): Volume 2, Nomor 2, April 2018
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jdmp.v2n2.p103-115

Abstract

Pendidikan mempunyai peranan yang sangat penting dalam pengembangan  kualitas sumber daya manusia (SDM). Pendidikan juga merupakan salah satu modal dasar sekaligus menjadi kunci keberhasilan pembangunan di suatu daerah. Penelitin ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kebijakan pendidikan di Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep; (2) menjelaskan proses implementasi kebijakan pendidikan di Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep; dan (3) mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat implementasi kebijakan pendidikan di Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah: (1) studi pustaka/ literatur dan dokumentasi; (2) wawancara; dan (3) observasi. Sedangkan untuk teknik analisis datanya yang digunakan adalah: (1) pengumpulan data; (2) reduksi data; (3) penyajian data; dan (4) kesimpulan atau verifikasi. Pengecekan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah: (1) kredibilitas; (2) transperabilitas; (3) dependabilitas; dan (4) konfirmabilitas. Hasil penelitian mendeskripsikan kebijakan pendidikan yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Sumenep telah berjalan cukup baik, dimana pihaknya sudah sangat perhatian terhadap permasalahan pendidikan. Meski demikian, dalam implementasinya di lapangan  masih  menemui kendala, salah satunya masih kurangnya pemahaman masyarakat terhadap pentingnya pendidikan, terutama di daerah pedesaan.
Implementasi Kebijakan Program Peserta Didik Cerdas Istimewa (PDCI) Dengan Model Sistem Kredit Semester (SKS) di MTS Negeri 2 Kediri Suna, Agis; Wabula, Dwi
JDMP (Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan) Vol. 3 No. 1 (2018): Volume 3, Nomor 1, September 2018
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jdmp.v3n1.p1-9

Abstract

Salah satu isu dalam sistem pendidikan yang paling fenomenal saat ini yaitu sistem paket, namun sistem ini kurang aspiratif ketika menghadapi kenyataan bahwa peserta didik pada dasarnya majemuk baik kemampuan, bakat maupun minat. Untuk memenuhi pelayanan tersebut maka ditempuh dengan menyelenggarakan program Peserta Didik Cerdas Istimewa dengan model Sistem Kredit Semester. Tujuan penelitian ini sebagai upaya dalam memberikan layanan pendidikan yang efektif, efisien, dan maksimal terhadap kemajemukan peserta didik agar prestasinya dapat terekplorasi dengan baik, maksimal dan cepat. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program PDCI dengan model SKS telah dilaksanakan dengan baik. Program tersebut dalam perencanaannya dimulai dari penyusunan kebijakan, membentuk tim, mengadakan seminar, melakukan seleksi terhadap guru-guru dan peserta didik, menyusun program kerja, dan mengurus perizinan dengan mengajukan proposal.                                                                                                                                 Kata kunci: Program PDCI, model SKS                               
Implementasi Kebijakan Sekolah Tentang Poin Pelanggaran Tata Tertib Siswa Dalam Membentuk Perilaku Siswa Yang Berkaraktar di SMA Negeri 7 Kediri Qisthi, Churiyatul; Rahmadiah, Annisa
JDMP (Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan) Vol. 3 No. 1 (2018): Volume 3, Nomor 1, September 2018
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jdmp.v3n1.p10-16

Abstract

Salah satu masalah yang paling urgen untuk segera ditangani di Indonesia adalah persoalan pendidikan karakter pada siswa. Dengan demikian, sekolah memiliki peran yang sangat penting dalam membangun dan membentuk perilaku para generasi muda supaya menjadi generasi yang berkarakter. Penelitian ini bertujuan untuk: 1). mendeskripsikan model pelaksanaan kebijakan sekolah tentang poin pelanggaran tata tertib siswa 2). mendeskripsikan hambatan-hambatan dalam pelaksanaan kebijakan sekolah tentang poin pelanggaran tata tertib siswa. 3). mendeskripsikan upaya-upaya  mengatasi hambatan dalam melaksanakan kebijakan sekolah tentang poin pelanggaran tata tertib siswa. 4). mendeskripsikan implementasi kebijakan sekolah tentang poin pelanggaran tata tertib siswa di  SMAN 7 Kediri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui pendekatan kualitatif dengan jenis study kasus. Objek yang diteliti adalah SMAN 7 Kediri. Peneliti mengobservasi suatu kebijakan yang telah ada dengan menggunakan pengamatan, wawancara langsung dan studi dokumen. Dalam wawancara peneliti melibatkan WAKA Humas, Tim Tata Tertib (Tatib), guru BK, serta peserta didik. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, yaitu kondensasi data, display data, dan menarik  kesimpulan. Keabsahan data menggunakan triangaluasi dan diskusi teman sejawat.Hasil penelitian ini menunjukkan: 1). Pelanggaran tata tertib siswa dengan menggunakan poin pelanggaran, 2). Hambatan-hambatan dalam pelaksanaan tata tertib siswa meliputi hambatan lingkungan fisik sekolah dan kesadaran siswa. 3). Upaya mengatasi hambatan pelaksanaan tata tertib siswa dilakukan dengan cara kepala sekolah mengadakan pembinaan guru, karyawan, dan semua elemen yang ada di sekolah 4). Dampak kebijakan sekolah adalah jumlah pelanggaran yang dilakukan siswa menurun, perilaku siswa sudah mulai menunjukkan adanya perilaku yang berkarakter diantaranya, berdisiplin, menghormati norma-norma hukum yang berlaku, bertanggung jawab, bergaya hidup sehat. 
Sumber Daya Dalam Mengimplementasi Program Adiwiyara di SMK Negeri 1 Ngasem Umroh, Asifa; Endahsari, Seruni
JDMP (Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan) Vol. 3 No. 1 (2018): Volume 3, Nomor 1, September 2018
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jdmp.v3n1.p49-55

Abstract

Penyebab salah satu kerusakan lingkungan hidup terjadi karena ulah manusia yang kurang sadar akan pentingnya lingkungan. Oleh karena itu, pemerintah berupaya memberikan penyadaran melalui penerapan pendidikan lingkungan hidup dalam bentuk Adiwiyata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sumber daya dalam mengimplementasikan program Adiwiyata di SMK Negeri 1 Ngasem. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 1 Ngasem, Kediri. Pengumpulan data yang digunakan  yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi, analisis yang digunakan yaitu kondensasi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan triangulas dan teman sejawat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, kebijakan Adiwiyata di SMK Negeri 1 Ngasem  yaitu œJumat Bersih, dimana setiap bulan pada minggu ke dua yaitu hari jumat, sebelum mulai kegiatan belajar mengajar semua warga sekolah melakukan kegiatan bersih-bersih di lingkungan sekolah selama 45 menit. Selain itu ada juga kebijakan œBebas Polusi yaitu setiap siswa tidak diperkenankan parkir di lingkungan sekolah baik kendaraan bermotor maupun sepeda, terkecuali parkir untuk Kepsek, Guru, karyawan dan juga untuk tamu yang berkunjung di SMK Negeri 1 Ngasem ada tempat parkir tersendiri di lingkungan sekolah. Dan Sumber daya yang mendukung implementasi program Adiwiyata di SMK Negeri 1 Ngasem terdapat 4 jenis sumber daya utama, yaitu meliputi pertama, sumber daya manusia. Dalam meningkatkan sumber daya manusia baik guru, staff, dan komponen yang ada di sekolah. Kedua, sumber daya finansial (dana atau aggaran). Dana atau anggaran yang digunakan untuk melaksanakan program Adiwiyata menggunakan dana dari kas sekolah. Ketiga, sumber daya fasilitas. Sejak sekolah ini didirikan dan diresmikan menjalankan program Adiwiyata, fasilitas sarana dan prasarana yang menunjang terlaksananya program Adiwiyata. Misalnya dibentuknya ekstrakulikuler PLS, KIR, ruang Adiwiyata, dll. Keempat, sumber daya informasi. Sekolah ini dalam memberikan informasi tentang wawasan pendidikan lingkungan hidup dengan cara rapat guru, pengumuman saat upacara dan sosialisasi ke lingkungan masyarakat sekitar.
Komunikasi dalam Implementasi Kebijakan Penerimaan Peserta Didik Baru(PPDB) Zonasi di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kabupaten Kediri rahmawati, aullia; Muflhatin, Muflihatin
JDMP (Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan) Vol. 3 No. 1 (2018): Volume 3, Nomor 1, September 2018
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jdmp.v3n1.p56-61

Abstract

Pernerimaan peserta didik merupakan hal yang paling urgen proses pendidikan. dengan demikian dibutuhkan sebuah sistem PPDB. maka tujuan penelitian ini untuk menganalisis kebijakan Permendikbud no. 17 tahun 2017. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah kualitatif. Jenis penelitian adalah studi kasus dengan objek penelitian yaitu SMPN 1 Kepung. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara dan juga dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisi data Miles, Huberman, dan Saldana (2012), yaitu dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data yang digunakan adalah uji kredibilitas melalui triangulasi sumber dan teknik pengumpulan data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: kebijakan PPDB zonasi telah di komunikasikan oleh pihak Dinas Pendidikan dan Olahraga kabupaten Kediri kepada  pelakasana kebijakan yaitu kepala sekolah dan pihak organisasi sekolah. Komunikasi yang dilakukan melalui tranmisi, kejelasan, konsistensi dalam sosialisasi kebijakan PPDB zonasi di SMP kabupaten Kediri. Kebijakan PPDB zonasi di kabupaten Kediri pada tahun ajaran 2017/2018 hanya diberlakukan pada jenjang pendidikan SMA dan sederajat karena yang mengatur kebijakan SMA adalah Dinas Pendidikan Provinsi, sedangkan untuk jenjang pendidikan SMP dan sederajat belum menerapkan kebijakan PPDB zonasi sesuai dengan peraturan daerah kabupaten Kediri. Pada tahun ajaran 2017/2018 kebijakan PPDB zonasi masih hanya untuk SMA dan SMK, sedangkan pada SMP belum ada pemberlakuan. Tetapi untuk tahun ajaran 2018/2019 kebijakan PPDB zonasi masih menjadi wacana yang akan dirumuskan melalui musyawarah dengan pihak terkait.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 2 (2026): Volume 10, Nomor 2, April 2026 Vol. 10 No. 1 (2025): Volume 10, Nomor 1, September 2025 Vol. 9 No. 2 (2025): Volume 9, Nomor 2, April 2025 Vol. 9 No. 1 (2024): Volume 9, Nomor 1, September 2024 Vol. 8 No. 2 (2024): Volume 8, Nomor 2, April 2024 Vol. 8 No. 1 (2023): Volume 8, Nomor 1, September 2023 Vol. 7 No. 2 (2023): Volume 7, Nomor 2, April 2023 Vol. 7 No. 1 (2022): Volume 7, Nomor 1, September 2022 Vol. 6 No. 2 (2022): Volume 6, Nomor 2, April 2022 Vol. 6 No. 1 (2021): Volume 6, Nomor 1, September 2021 Vol. 5 No. 2 (2021): Volume 5, Nomor 2, April 2021 Vol 5, No 2 (2021): Volume 5, Nomor 2, April 2021 Vol 5, No 1 (2020): Volume 5, Nomor 1, September 2020 Vol. 5 No. 1 (2020): Volume 5, Nomor 1, September 2020 Vol. 4 No. 2 (2020): Volume 4, Nomor 2, April 2020 Vol 4, No 2 (2020): Volume 4, Nomor 2, April 2020 Vol. 4 No. 1 (2019): Volume 4, Nomor 1, September 2019 Vol 4, No 1 (2019): Volume 4, Nomor 1, September 2019 Vol 3, No 2 (2019): Volume 3, Nomor 2, April 2019 Vol. 3 No. 2 (2019): Volume 3, Nomor 2, April 2019 Vol 3, No 1 (2018): Volume 3, Nomor 1, September 2018 Vol. 3 No. 1 (2018): Volume 3, Nomor 1, September 2018 Vol. 2 No. 2 (2018): Volume 2, Nomor 2, April 2018 Vol 2, No 2 (2018): Volume 2, Nomor 2, April 2018 Vol 2, No 1 (2017): Volume 2, Nomor 1, September 2017 Vol. 2 No. 1 (2017): Volume 2, Nomor 1, September 2017 Vol. 1 No. 2 (2017): Volume 1, Nomor 2, April 2017 Vol 1, No 2 (2017): Volume 1, Nomor 2, April 2017 Vol 1, No 1 (2016): Volume 1, Nomor 1, September 2016 Vol. 1 No. 1 (2016): Volume 1, Nomor 1, September 2016 More Issue