cover
Contact Name
Hardini Tri Indarti
Contact Email
jurnal.budiluhur@gmail.com
Phone
+62895346530937
Journal Mail Official
jurnal.budiluhur@gmail.com
Editorial Address
Jln Kerkoff no 243, Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jawa Barat
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Budi Luhur: Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan
ISSN : 19788479     EISSN : 25810111     DOI : https://doi.org/10.62817/jkbl.v17i2
Core Subject : Health, Social,
JKBL (Jurnal Kesehatan Budi Luhur) as part of the atmosphere of disseminating scientific research results and ideas to improve health quality of Indonesian society. The journal includes original research articles, review articles, and short communications for nursing, midwivery, and others health fields.
Articles 212 Documents
DEMOGRAPHIC VARIABLE CONNECTION WITH NURSE CARING BEHAVIOR IN HOSPITAL DR. DJASAMEN SARAGIH SIANTAR 2019 MESTIANA - KARO
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 13, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakCaring behavior merupakan sikap moral dalam praktik keperawatan. Sifat perawat yang caring saat berurusan dengan orang sakit dan keluarga pasien setiap hari harus menunjukkan sikap empati, sensitive, dan responsive terhadap kebutuhan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan variabel demografi dengan caring behavior perawat di RSUD Dr. Djasamen Saragih Pematang Siantar Tahun 2019. Desain penelitian menggunakan rancangan deskriptif korelasi dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Tekhnik pengabilan sample dalam penelitian ini menggunakan quota sampling dengan jumlah sample sebanyak 144 responden. Instrument yang digunakan yaitu lembar kuesioner variabel demografi dengan caring behavior perawat, dimana kuesioner caring behavior perawatterdiri dari 5 tema. Hasil uji One Way Anova didapatkan variabel dmeografi (umur) p = 3,663, jenis kelamin p = 2,859, tetapi pada tema 2 didapatka p = 0,036, agama p = 1,087, area praktek p = 1,43, tetapi pada tema 3 p = 0,014, pendidikan p = 3,003, suku p = 3,008, lama kerja p = 3,174 (p<0,05). Hasil ini menunjukkan secara umum  tidak ada hubungan variabel demografi dengan caring behavior perawa, namun pada tema 2 jenis kelamin dan tema 3 area praktek terdapat hubungan variabel demografi dengan caring behavior perawat di RSUD Dr. Djasamen Saragih Pematang Siantar Tahun 2019. Penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai tambahan ilmu pengetahuan dalam bidang keperawatan. Kata Kunci : Variabel Demografi, Caring Behavior DEMOGRAPHIC VARIABLE CONNECTION WITH NURSE CARING BEHAVIOR IN HOSPITAL DR. DJASAMEN SARAGIH SIANTAR 2019   AbstractCaring behavior a moral attitude in nursing practice. Nurses caring nature when dealing with sick people and families of patients every day should show empathy, sensitive, and responsive to patients' needs. This study aims to determine the relationship of demographic variables with behavior caring nurse at Hospital Dr. Djasamen Saragih Pematangsiantar Year 2019. The study design using correlation descriptive design with cross sectional approach. Engineering pengabilan sample in this study using a quota sampling with a sample of 144 respondents. The instrument used is questionnaire with demographic variables nurse caring behavior, which behavior caring nurse questionnaire consists of five themes. One Way Anova test results obtained dmeografi variables (age) p = 3.663, gender p = 2.859, but the theme 2 didapatka p = 0.036, religion p = 1.087, p = 1.43 practice area, but on third theme p = 0.014, p = 3.003 education, ethnicity p = 3.008, p = working time 3.174 (p <0.05). These results generally show no association with demographic variables nurse caring behavior, but the two sexes theme and the theme of three areas of practice are demographic variables relationships with caring behavior of nurses in hospitals Dr. Djasamen Saragih Pematangsiantar Year 2019. This research is expected to be used as an additional science in the field of nursing. Keywords : Demographic variables, Caring Behavior
DEMOGRAPHIC VARIABLE CONNECTION WITH NURSE CARING BEHAVIOR IN HOSPITAL DR. DJASAMEN SARAGIH SIANTAR 2019 KARO, MESTIANA -
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 13, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakCaring behavior merupakan sikap moral dalam praktik keperawatan. Sifat perawat yang caring saat berurusan dengan orang sakit dan keluarga pasien setiap hari harus menunjukkan sikap empati, sensitive, dan responsive terhadap kebutuhan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan variabel demografi dengan caring behavior perawat di RSUD Dr. Djasamen Saragih Pematang Siantar Tahun 2019. Desain penelitian menggunakan rancangan deskriptif korelasi dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Tekhnik pengabilan sample dalam penelitian ini menggunakan quota sampling dengan jumlah sample sebanyak 144 responden. Instrument yang digunakan yaitu lembar kuesioner variabel demografi dengan caring behavior perawat, dimana kuesioner caring behavior perawatterdiri dari 5 tema. Hasil uji One Way Anova didapatkan variabel dmeografi (umur) p = 3,663, jenis kelamin p = 2,859, tetapi pada tema 2 didapatka p = 0,036, agama p = 1,087, area praktek p = 1,43, tetapi pada tema 3 p = 0,014, pendidikan p = 3,003, suku p = 3,008, lama kerja p = 3,174 (p<0,05). Hasil ini menunjukkan secara umum  tidak ada hubungan variabel demografi dengan caring behavior perawa, namun pada tema 2 jenis kelamin dan tema 3 area praktek terdapat hubungan variabel demografi dengan caring behavior perawat di RSUD Dr. Djasamen Saragih Pematang Siantar Tahun 2019. Penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai tambahan ilmu pengetahuan dalam bidang keperawatan. Kata Kunci : Variabel Demografi, Caring Behavior DEMOGRAPHIC VARIABLE CONNECTION WITH NURSE CARING BEHAVIOR IN HOSPITAL DR. DJASAMEN SARAGIH SIANTAR 2019   AbstractCaring behavior a moral attitude in nursing practice. Nurses caring nature when dealing with sick people and families of patients every day should show empathy, sensitive, and responsive to patients' needs. This study aims to determine the relationship of demographic variables with behavior caring nurse at Hospital Dr. Djasamen Saragih Pematangsiantar Year 2019. The study design using correlation descriptive design with cross sectional approach. Engineering pengabilan sample in this study using a quota sampling with a sample of 144 respondents. The instrument used is questionnaire with demographic variables nurse caring behavior, which behavior caring nurse questionnaire consists of five themes. One Way Anova test results obtained dmeografi variables (age) p = 3.663, gender p = 2.859, but the theme 2 didapatka p = 0.036, religion p = 1.087, p = 1.43 practice area, but on third theme p = 0.014, p = 3.003 education, ethnicity p = 3.008, p = working time 3.174 (p <0.05). These results generally show no association with demographic variables nurse caring behavior, but the two sexes theme and the theme of three areas of practice are demographic variables relationships with caring behavior of nurses in hospitals Dr. Djasamen Saragih Pematangsiantar Year 2019. This research is expected to be used as an additional science in the field of nursing. Keywords : Demographic variables, Caring Behavior
PROFIL PENYAKIT DIFTERI, PENGETAHUAN, USIA, DAN RIWAYAT IMUNISASI PADA MASYARAKAT atira atira
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 13, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKasus difteri pada tahun 2018 kembali lagi ditemukan di Kabupaten Cianjur. Kejadian difteri tersebut dianggap suatu kasus Kejadian Luar Biasa (KLB) karena ditemukan sejumlah masyarakat  yang terkena difteri. Namun belum diketahui profil masyakarat  yang dinyatakan difetri dan profil demografi yang meliputi pengetahuan dan usia serta riwayat imunisasi masyarakat. Tujuan penelitian untuk mengetahui profil penyakit difteri, pengetahuan, usia, dan riwayat imunisasi pada masyarakat di RT 09/02 Kampung Cipatat, Kabupten Cianjur. Metode penelitian yang digunakan survei deskriptif. Besaran populasi 40 responden dengan teknik sampling menggunakan Total sampling. Hasil penelitian ini berdasarkan Analisis Univariat menunjukkan bahwa dari 40 responden ditemukan sebanyak 6 (15,0%) responden mengalami kejadian difteri, sebanyak 28 (70,0%) responden berpengetahuan  cukup, sebanyak 35 (87,5%) responden kartegori usia dewasa tengah, dan sebanyak dan 25 (62,5%) responden tidak mendapatkan imunisasi.  Simpulan: Profil kejadian difteri sebanyak 6 (15,0%) responden, Profil pengetahuan masyarakat sebanyak 28 (70,0%) responden berpengetahuan  cukup, dan Profil usia masyarakat sebanyak 35 (87,5%) responden kartegori usia dewasa tengah, dan 25 (62,5%) responden tidak mendapatkan imunisasi. Saran, hasil penelitian ini diharapkan dilakukan uji lanjut untuk mendapatkan faktor penyebab terjadinya difteri terutama pada masyarakat Desa Sukamulya agar kejadian difteri pada masyarakat dapat tereliminasi.Kata kunci: difteri, pengetahuan, status imunisasi, usia.        PROFILE OF DISEASE, KNOWLEDGE, AGE, AND IMMUNIZATION HISTORY IN COMMUNITIES Abstrack Diphtheria cases in 2018 were again found in Cianjur Regency. The diphtheria incident is considered a case of Extraordinary Events (KLB) because it was found a number of people affected by diphtheria. However, it is not yet known which profiles of people are stated as diffetrices and demographic profiles which include knowledge and age and the history of community immunization. The purpose of this study was to determine the profile of diphtheria and demographic disease and the history of community immunization in RT 09/02 Cipatat Village, Cianjur Regency. The research method used is descriptive survey. The population size of 40 respondents using a total sampling technique. The results of this study based on Univariate Analysis showed that out of 40 respondents found as many as 6 (15.0%) respondents experienced diphtheria events, as many as 28 (70.0%) respondents were knowledgeable enough, as many as 35 (87.5%) middle-aged middle-aged respondents in the middle category , and as many as 25 (62.5%) respondents did not get immunizations. Conclusions: Profile of diphtheria events were 6 (15.0%) respondents, community knowledge profiles were 28 (70.0%) respondents were well-informed, and community age profiles were 35 (87.5%) middle age adult respondents, and 25 (62.5%) respondents did not get immunizations. Suggestions, the results of this study are expected to be carried out further tests to get the factors causing diphtheria, especially in the community of Sukamulya Village so that the incidence of diphtheria in the community can be eliminated. Keywords: diphtheria, knowledge, immunization status, age.
PROFIL PENYAKIT DIFTERI, PENGETAHUAN, USIA, DAN RIWAYAT IMUNISASI PADA MASYARAKAT atira, atira
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 13, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKasus difteri pada tahun 2018 kembali lagi ditemukan di Kabupaten Cianjur. Kejadian difteri tersebut dianggap suatu kasus Kejadian Luar Biasa (KLB) karena ditemukan sejumlah masyarakat  yang terkena difteri. Namun belum diketahui profil masyakarat  yang dinyatakan difetri dan profil demografi yang meliputi pengetahuan dan usia serta riwayat imunisasi masyarakat. Tujuan penelitian untuk mengetahui profil penyakit difteri, pengetahuan, usia, dan riwayat imunisasi pada masyarakat di RT 09/02 Kampung Cipatat, Kabupten Cianjur. Metode penelitian yang digunakan survei deskriptif. Besaran populasi 40 responden dengan teknik sampling menggunakan Total sampling. Hasil penelitian ini berdasarkan Analisis Univariat menunjukkan bahwa dari 40 responden ditemukan sebanyak 6 (15,0%) responden mengalami kejadian difteri, sebanyak 28 (70,0%) responden berpengetahuan  cukup, sebanyak 35 (87,5%) responden kartegori usia dewasa tengah, dan sebanyak dan 25 (62,5%) responden tidak mendapatkan imunisasi.  Simpulan: Profil kejadian difteri sebanyak 6 (15,0%) responden, Profil pengetahuan masyarakat sebanyak 28 (70,0%) responden berpengetahuan  cukup, dan Profil usia masyarakat sebanyak 35 (87,5%) responden kartegori usia dewasa tengah, dan 25 (62,5%) responden tidak mendapatkan imunisasi. Saran, hasil penelitian ini diharapkan dilakukan uji lanjut untuk mendapatkan faktor penyebab terjadinya difteri terutama pada masyarakat Desa Sukamulya agar kejadian difteri pada masyarakat dapat tereliminasi.Kata kunci: difteri, pengetahuan, status imunisasi, usia.        PROFILE OF DISEASE, KNOWLEDGE, AGE, AND IMMUNIZATION HISTORY IN COMMUNITIES Abstrack Diphtheria cases in 2018 were again found in Cianjur Regency. The diphtheria incident is considered a case of Extraordinary Events (KLB) because it was found a number of people affected by diphtheria. However, it is not yet known which profiles of people are stated as diffetrices and demographic profiles which include knowledge and age and the history of community immunization. The purpose of this study was to determine the profile of diphtheria and demographic disease and the history of community immunization in RT 09/02 Cipatat Village, Cianjur Regency. The research method used is descriptive survey. The population size of 40 respondents using a total sampling technique. The results of this study based on Univariate Analysis showed that out of 40 respondents found as many as 6 (15.0%) respondents experienced diphtheria events, as many as 28 (70.0%) respondents were knowledgeable enough, as many as 35 (87.5%) middle-aged middle-aged respondents in the middle category , and as many as 25 (62.5%) respondents did not get immunizations. Conclusions: Profile of diphtheria events were 6 (15.0%) respondents, community knowledge profiles were 28 (70.0%) respondents were well-informed, and community age profiles were 35 (87.5%) middle age adult respondents, and 25 (62.5%) respondents did not get immunizations. Suggestions, the results of this study are expected to be carried out further tests to get the factors causing diphtheria, especially in the community of Sukamulya Village so that the incidence of diphtheria in the community can be eliminated. Keywords: diphtheria, knowledge, immunization status, age.
HUBUNGAN LAMANYA PERAWATAN HEMODIALISA DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DI INSTALASI HEMODIALISA RS MITRA KASIH CIMAHI Bagja Angga Sukma; Nina Aminah; Asep Wahyudin
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 13, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hemodialisa merupakan terapi yang berfungsi untuk menggantikan peran ginjal yang beroperasinya menggunakan sebuah alat yang khusus untuk mengeluarkan toksik uremik dan mengatur cairan elektrolit tindakan ini juga merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas hidup penderita gagal ginjal kronik. Bebarapa klien baru biasanya merasakan cemas dalam melakukan perawatan Hemodialisa. Cemas adalah emosi dan pengalaman subyektif dari seseorang yang membuat dirinya tidak nyaman. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Lamanya Perawatan Hemodialisa dengan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik di Instalasi Hemodialisa RS Mitra Kasih Cimahi. Penelitian kuantitatif dengan rancangan deskriptif korelasional yang menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross sectional yaitu penelitian untuk mengetahui dinamika korelasi factor-faktor resiko dengan efek, dengan cara pendekatan observasi atau pengumpulan data sekaligus pada suatu saat. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 78 orang dengan teknik pengambilan sample menggunakan total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale) sebanyak 14 soal. berdasarkan hasil analisis bivariate menggunakan uji chi-square didapatkan hasil p=0,000 < a = 0,05 maka kesimpulan adalah   terdapatnya hubungan antara lamanya perawatan hemodialisa dengan tingkat kecemasan pada pasien gagal ginjal gronik di Instalasi Hemodialisa RS Mitra Kasih Cimahi. Diharapkan kepada perawat untuk memberikan edukasi dan perhatian yang lebih kepada pasien hemodialisa agar pasien merasa lebih nyaman dan tidak cemas. Kata Kunci : gagal ginjal kronik, hemodialisa, tingkat kecemasan
HUBUNGAN RESPONSE TIME PERAWAT DENGAN KEPUASAN PASIEN DI IGD RS CIBABAT Murniati Murniati; Meilati Suryani; Pipit Fitria
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 11, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepuasan pasien ditentukan oleh pelayanan yang salah satunya adalah waktu tanggap (response time) yang cepat dan penanganan yang tepat. Kepuasan pasien  menjadi indikator keberhasilan kualitas pelayanan rumah sakit dan menjadi modal untuk mendapatkan pasien lebih banyak dan loyal dilihat dari dengan jumlah kunjungan  yang meningkat. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat gambaran tentang hubungan antara response time perawat dalam   memberikan pelayanan dengan kepuasan pelanggan di IGD RS.Cibabat. Penelitian ini menggunakan desain  penelitian yang bersifat survey analitik dengan pendekatan cross sectional dan tehnik sampling yang peneliti gunakan adalah non   probability sampling yaitu accidental sampling dengan populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah 2623 pasien di IGD RS.Cibabat. Sampel yang digunakan  adalah 97 pasien. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah stop watch/arloji untuk menghitung response time dan kuesioner untuk kepuasan pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa response time perawat IGD RS.Cibabat adalah cepat. Kepuasan pelanggan menunjukkan puas  terhadap pelayanan di IGD. Ada hubungan antara response time perawat dalam memberikan pelayanan dengan kepuasan pasien dengan p value 0,000 < α (0,05). Diharapkan   semakin  di tingkatkannya response time sehingga pasien puas dan kunjungan akan bertambah tentu saja akan meningkatkan kualitas pelayanan secara keseluruhan di Rumah Sakit. Berdasarkan hasil penelitian hasil penelitian terapi rendam kaki air hangat ini diharapkan bisa dijadikan alternative intervensi yang dapat dilakukan secara continue pada penderita hipertensi. Kata Kunci : ResponseTime, Kepuasan pasien, Kualitas 
INFEKSI SALURAN PERNAPASAN PADA BALITA USIA 1-5 TAHUN atira atira; Ari Aryanto; Megalina Sari Mutiara Sandi
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 15, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di provinsi Jawa Barat tahun 2017 terdapat 328.150 kasus. Di Puskesmas Majalaya pada tahun 2020 kasusu ISPA terdapat 1.291kasus pada anak usia 1-5 tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kejadian ISPA di Puskesmas Majalaya tahun 2021. Metode penelitian yang digunakan survei analitik korelasional melalui pendekatan Kolmogorof-Smirnov. Sampel pada peneltian ini sebanyak 46 responden. Analisis data yang digunakan analisa univariat. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 46 responden terdapat 25 (54.3%) balita mengalami ISPA dan 21 (45.7%) balita tidak mengalami ISPA. Saran: diperlukan pelayanan Kesehatan pengetahuan mengenai ISPA pada masyarakat wilayah kerja Puskesmas Majalaya agar angka kejadian ISPA pada balita dapat menurun.
HUBUNGAN KEPUASAN PASIEN TERHADAP MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN DENGAN LOYALITAS KUNJUNGAN DI UNIT RAWAT JALAN Murniati Murniati; Lia Tresna Kartini
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 12, No 1 (2019): januari 2019
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan kesehatan  yang berkualitas dapat meningkatkan  kepuasan pasien terhadap rumah sakitterutama pelayanan keperawatan yang dilakukan selama 24 jam di Rumah Sakit. Kepuasan pasien akan timbul apabila kualitas jasa pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit dapat memenuhi atau melebihi dari standar harapan pasien. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kepuasan pasien terhadap mutu pelayanan keperawatan dengan loyalitas pasien di PolI penyakit dalam  unit rawat jalan Rumah Sakit Umum Cibabat Cimahi, dan mengetahui gambaran kepuasan pasien terhadap pelayanan, gambaran loyalitas kunjungan pesien. Metode penelitian ini bersifat survey analitik dengan pendekatan cross sectional. populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien lama di  PolI penyakit dalam unit rawat jalan Rumah Sakit Umum Cibabat Cimahi  teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah purposive sampling dengan sampel sebanyak 92 orang. Hasil penelitian  Dari 92 pasien di  Poly Penyakit dalam Unit Rawat Jalan Rumah Sakit Umum  Cibabat Cimahi  sebagian besar menyatakan puas terhadap perawat yaitu 48 (52.2%) dan sebagian besar loyal yaitu 53 (57,6%). Terdapat hubungan antara Kepuasan Pasien Terhadap Perawat Dengan Loyalitas Kunjungan Di  Poly penyakit dalam unit rawat jalan Rumah Sakit Umum Cibabat Cimahi dengan nilai P value =0.000 dan POR =5,6886 (95%CI:2,367-14,642). Kesimpulan dan saran  berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kepuasan pasien terhadap perawat dengan loyalitas kunjungan Di Unit Rawat Jalan dan diharapkan perawat mampu memberikan pelayanan secara sebaik-baiknya karena pelayanan keperawatan tombak dari kepuasan pasien. Kata Kunci : Kepuasan, Loyalitas Kunjungan dan cross sectional
HUBUNGAN SOSIAL EKONOMI DAN KEBIASAAN MEROKOK DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS Budi Rianto; Ahmad Khunaefi; Muhammad Anwar
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 10, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit  Tuberkolusis (TB) menrupakan penyakit yang beresiko kematian dan menular. Kejadian tuberkolusis di Indonesia masih tinggi. Tuberkolusis adalah penyakit inpeksi menular yang bisa bisa terjadi karena bayak faktor. Berdasarkan beberapa sumber mengatakan bahwa sosial ekonomi dan kebiasaan merokok merupakan kondisi masyarakat yang dapat memepengaruhi perilaku dan pola hidup yang dapat memicu terjadinya TB. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Social Ekoniomi dan Kebiasaan Merokok dengan Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru Pada Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Sukasari. Metode yang digunakan adalah survey dengan pendekatan cross sectional.Hasil Penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruhnya dari responden (85,0%) berpenghasilan rendah, sebagian besar dari responden (74,0%) mempunyai kebiasaan merokok, dan sebagian besar responden (55,0%) mengalami tuberkulosis paru. uji Continyuity Correction diperoleh nilai p = 0,235. Nilai p (0,023 < α (0.05)), maka Ho ditolak, dengan demikian disimpulkan terdapat hubungan antara status ekonomi dengan kejadian tuberkulosis paru, dan penghasilan ekonomi rendah mempunyai peluang 2,1 kali terkena TB di bandingkan dengan yang status ekonominya tinggi. Kesimpulan sosial ekonomi dan kebiasaan merokok berhubugna dengan kejadian TBC. Saran atas hasil penelitian adalah diperlukan upaya pencegahan masyarakat tidak merokok dan meningkatkan sosial ekonomi masyarakat.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP ANC DI BPM ZUNIAWATI PALEMBANG TAHUN 2021 Joyce Angela Yunica; Heryanti Heryanti; Ellen Utami Putri
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 15, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemeriksaan kehamilan adalah asuhan yang diberikan kepada ibu hamil secara berkala untuk menjaga kesehatan ibu dan janinnya. Berdasarkan Data Cakupan di Indonesia, Cakupan antenatal care untuk Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2018, Cakupan K1 sebesar 100% dan K4 sebesar 94,08%. Tujuan penelitian ini untuk diketahuinya hubungan pengetahuan ibu dan dukungan suami terhadap kunjungan antenatal care (K6) di BPM Zuniawati Palembang tahun 2021. Penelitian ini menggunakan metode survey analitik. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang usia kehamilannya ≥ 36 minggu yang datang ke BPM Zuniawati Palembang dari  2021 sampai November 2021. Pengambilan sampel pada penelitian ini dengan metode accedental sampling. Sampel pada penelitian ini berjumlah 30 responden. Dari hasil penelitian analisa univariat didapatkan responden yang memiliki pengetahuan baik tentang kunjungan antenatal care yaitu sebanyak 23 responden (76,7%) lebih banyak dari pada ibu yang memiliki pengetahuan kurang yaitu sebanyak 7 responden (23,3%). Dan suami yang mendukung yaitu sebanyak 18 responden (60,0%) lebih banyak dari pada suami yang tidak mendukung yaitu sebanyak 12 responden (40,0%). Dan ibu yang patuh yaitu sebanyak 19 responden (63,3%), lebih banyak dari pada ibu yang tidak patuh yaitu  sebanyak 11 responden (36,7%). Dari hasil analisa bivariat didapatkan ada pengetahuan ibu dan dukungan suami terhadap kunjungan antenatal care (K6) di BPM Zuniawati Palembang tahun 2021 (p value = 0,00).Saran dari peneliti hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi bagi BPM Zuniawati Palembang sehingga dapat meningkatkan pelayanan antenatal care, dapat lebih meningkatkan perhatian kepada masyarakat terutama ibu hamil dalam pemberian pelayanan sesuai standar asuhan kehamilan.

Page 7 of 22 | Total Record : 212