cover
Contact Name
Pangkuh Ajisoko
Contact Email
-
Phone
+6281282267291
Journal Mail Official
jurnaledukasia@gmail.com
Editorial Address
Jalan Amal Lama Nomor 1 Tarakan
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Edukasia : Jurnal Pendidikan
ISSN : 23021225     EISSN : 2654329X     DOI : -
Jurnal ilmiah ilmu pendidikan (EDUKASIA) menerima dan memuat naskah dalam bentuk hasil penelitian (artikel ilmiah) dalam bidang pendidikan sosial, pendidikan sains, pendidikan MIPA dan kajian lain selama dalam lingkup Pendidikan. Penerbitan Jurnal Edukasia pada bulan April dan Oktober dengan E-ISSN 2654-329X dan P-ISSN 2302-1225
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2018)" : 20 Documents clear
TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) DENGAN PERMAINAN ULAR TANGGA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BAHASA INGGRIS SISWA DALAM PENERAPAN KURIKULUM 2013 Vega, Nofvia De; Arifin, Arifin; Anggriani, Dwi
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Edukasia : Jurnal Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (931.317 KB) | DOI: 10.35334/edu.v5i2.1006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menerapkan model TGT dan permainan ular tangga. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus, siklus I dengan pembelajaran model TGT dan siklus II pembelajaran TGT dengan permainan Ular Tangga. Alat pengumpulan data adalah observasi, tes, dan catatan lapangan. Teknik data diolah dengan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) rencana pelaksanaan pembelajaran bahasa Inggris menggunaan model TGT dan permainan Ular Tangga, (2) terdapat peningkatan hasil belajar sebesar 31.25%, dan (3) terjadi peningkatan pelaksanaan pembelajaran dari 77.5 % menjadi 85%. Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan TGT dan dan permainan ular tangga dapat meningkatkan hasil belaajr siswa pada mata pelajaran bahasa Inggris.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA KOMIK PELANGI TERHADAP PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN TEKS PROSEDUR DI KELAS VII SMP NEGERI 1 BUNYU Sundari, Sundari
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Edukasia : Jurnal Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (809.121 KB) | DOI: 10.35334/edu.v5i2.1001

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas dengan desain penelitian yang diadaptasi dari model Kemmis dan Taggart, yang pelaksanaanya menggunakan dua siklus. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas VII.1 SMP Negeri 1 Bunyu Tahun Pelajaran 2018/2019. Komik pelangi merupakan sebuah inovasi pembelajaran berbasis IT yang dapat diunduh di play store. Komik Pelangi memiliki fitur penentuan karakter tokoh, latar, serta balon kata-kata yang dapat disesuaikan dengan keinginan. Peserta didik dapat menjadi karakter komik yang sedang memperagakan cara membuat atau melakukan sesuatu berdasarkan prosedur yang tepat. Balon kata-kata yang disediakan dalam aplikasi ini, dapat digunakan peserta didik untuk menjelaskan tujuan, bahan-bahan yang digunakan, serta langkah-langkah proses pembuatannya secara lugas. Dalam satu tampilan layar komik berisi enam panel yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan yang ingin ditampilkan oleh peserta didik. Data yang diperoleh dari hasil tes formatif, lembar observasi aktivitas belajar mengajar selanjutnya dianalisis. Dari hasil analisis menunjukan terjadinya peningatan nilai rata-rata kelas maupun nilai hasil belajar peserta didik.
PEMBELAJARAN BERBASIS INQUIRY UNTUK MELATIH HIGHER ORDER THINKING SKILLS (HOTS) MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA PADA MATA KULIAH METODE NUMERIK Izzatin, Maharani; R, Nurmala
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Edukasia : Jurnal Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.461 KB) | DOI: 10.35334/edu.v5i2.1007

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui ada tidaknya pengaruh pembelajaran berbasis inquiry terhadap Higher Order Thinking Skills (HOTS) mahasiswa pendidikan matematika pada mata kuliah metode numerik, dan 2) mengetahui? tingkat Higher Order Thinking Skills (HOTS) mahasiswa pendidikan matematika pada mata kuliah metode numeric. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen semu. Adapun rancangan penelitian ini adalah Pre-Eksperimental Design dengan pola one group pretest dan posttest. Pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan tes untuk mengukur HOTS mahasiswa. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon karena data yang diperoleh tidak berdistribusi normal. Analisis data dilakukan dengan bantuan SPSS 22.00 dengan taraf signifikansi 0,05. Berdasarkan hasil analisis data dengan uji Wilcoxon diperoleh kesimpulan bahwa rata-rata kemampuan Higher Order Thinking Skills mahasiswa setelah diberikan pembelajaran dengan model pembelajaran inquiry lebih baik dibanding sebelum diberikan perlakuan. Adapun peningkatannya termasuk dalam kategori cukup.
THE IMPLEMENTATION OF CURRICULUM 2013 FOR TEACHING AND LEARNING ENGLISH AT THE TENTH GRADE STUDENTS OF MA NEGERI TARAKAN IN ACADEMICYEARS 2018/2019 Ali, Imran Bin; Ridwan, Ridwan
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Edukasia : Jurnal Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.206 KB) | DOI: 10.35334/edu.v5i2.1002

Abstract

The research design of this research was case study. The research objects of this research were the English teacher at the tenth grade and the head master of MA Negeri Tarakan. The technique of collecting data in this research used three instruments there were: observation sheet, interview, and document analysis. The result of this research is curriculum 2013 in MA Negeri Tarakan has already implemented but not running well. The implementation of curriculum 2013 only 60 percent that implement in the class; the English teacher need to understand the authentic assessment and all of items in scientific approach. In conducting teaching and learning process the English teacher could teach based on lesson plan but it was not effective. Then, the problems that the English teacher faced in implementation of curriculum 2013 in teaching preparation mostly in preparing media that would be use in teaching process because lack of facility in the classroom, in making written preparation especially on lesson plan the English teacher need to make the appropriate indicator with the syllabus because the indicator is very important to measure the students? ability. In teaching and learning process the teacher have some problems: lack of training until the teacher couldn?t apply the scientific approach, couldn?t manage the class well, lack of media in the classroom because the English teacher just prepare the media in language laboratory. In teaching evaluation the teacher couldn?t apply scientific approach well it made the teacher couldn?t use the authentic assessment because lack of training in curriculum 2013
DEVELOPING INSTRUCTIONAL DESIGN OF ENGLISH FOR SPECIFIC PURPOSES IN THE ENGLISH EDUCATION STUDY PROGRAM BORNEO UNIVERSITY OF TARAKAN Ajisoko, Pangkuh
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Edukasia : Jurnal Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.144 KB) | DOI: 10.35334/edu.v5i2.1008

Abstract

Seperti kebanyakan perkembangan di era global, Bahasa Inggris untuk tujuan khusus (ESP) bukan merupakan gerakan yang disengaja dan dapat diprediksi, melainkan sebuah fenomena yang tumbuh dari sejumlah tren yang terkoneksi. Revolusi dalam linguistik dan fokus pada pemelajar adalah alasan inti berkembangnya tren pada ESP? (Hutchinson & Waters, 1991). Fokus dari penelitian ini adalah meningkatnya kompetensi mata kuliah ESP bagi mahasiswa dan? tersedianya RPS dan bahan ajar mata kuliah ESP yang sesuai dengan prinsip pembelajaran komunikatif (CLT) dengan kebutuhan mahasiswa di jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Borneo Tarakan. Tujuan penelitian ini? adalah: mengidentifikasi kebutuhan belajar mahasiswa dalam mata kuliah ESP; menganalisis deskripsi mata kuliah ESP sebagai acuan perancangan dan pengembangan rencana pembelajaran semester (RPS) mata kuliah ESP; serta merancang dan mengembangkan RPS dan bahan ajar mata kuliah ESP. Penelitian ini menggunakan desain penelitian dan pengembangan (Research and Development) sistem pembelajaran yaitu model 4D (Define, Design, Development and Dissemination). Luaran dari penelitian ini adalah tersedianya RPS dan bahan ajar yang sesuai dengan kebutuhan belajar mahasiswa di program studi Pendidikan Bahasa Inggris, yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pembelajaran yang berhubungan dengan pembelajaran ESP.
IMPLEMENTASI ALGORITMA DIJKSTRA DALAM MENENTUKAN LINTASAN TERPENDEK BERBANTUAN MAPLE TERHADAP APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) PROVINSI TERMUDA DI INDONESIA Ulva, Siti Maria; Kamaruddin, Kamaruddin; Juliana, Juliana; Ningdayati, Rina; Purnamawati, Purnamawati
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Edukasia : Jurnal Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.969 KB) | DOI: 10.35334/edu.v5i2.1003

Abstract

Provinsi Kalimantan Utara memiliki sebuah kota yakni Kota Tarakan yang dapat ditempuh dengan menggunakan Speed selama 1,5 Jam menuju pelabuhan di Tanjung Selor. Mobilitas tinggi antar dua daerah tersebut menjadikan Kantor Gubernur sebagai kantor pusat pemerintahan yang sering dikunjungi oleh para ASN Provinsi Kaltara yang berada di kota Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan lintasan terpendek berbantuan Maple untuk ASN Provinsi termuda di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan teori graf dalam menentukan lintasan terpendek. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi. Pengambilan data didapatkan dari peta online Tanjung Selor Kabupaten Bulungan dengan menggunakan Aplikasi Google Maps. Data yang diambil berupa jarak antara bangunan satu ke bangunan lainnya yang saling berhubungan yang kemudian dibuat matriks ketetanggaan dan selanjutnya ditentukan lintasan terpendek dengan menggunakan algoritma Dijkstra berbantuan Maple. Hasil dari penelitian ini memberikan solusi dalam mencari lintasan terpendek melalui jalan darat yang berpangkal dari pelabuhan Speed Kayan menuju beberapa bangunan Kantor Dinas di Provinsi Kaltara.
ANALISIS KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR GURU DI SDN 002 SEBATIK TENGAH Kartini, Kartini; Muis, Abdul
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Edukasia : Jurnal Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.962 KB) | DOI: 10.35334/edu.v5i2.1004

Abstract

Penelitian ini merupakan suatu penelitian yang mengkaji lebih dalam bagaimana proses belajar mengajar yang dilakukan guru berdasarkan pengembangan kurikulum dan sistem penilaian pendidikan dasar yang telah diimplementasikan secara professional. Guru wajib menguasai delapan keterampilan dasar mengajar yaitu: 1) keterampilan bertanya/mengajukan pertanyaan, 2) keterampilan menjelaskan/menerangkan, 3) keterampilan membimbing kelompok kecil, 4) keterampilan mengelola kelas, 5) keterampilan memberikan penguatan, 6) keterampilan memberikan variasi, 7) keterampilan membuka dan menutup pelajaran, dan 8) keterampilan mengadakan evaluasi. Oleh karena itu, peneliti mencoba untuk memberikan pemahaman keterampilan dasar mengajar bagi guru kelas di daerah Perbatasan dan keterampilan dasar mengajar yang masih belum tercapai dalam proses belajar mengajar di daerah perbatasan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif - deskriptif.Data hasil penelitian yang diperoleh dari nilai keterampilan dasar mengajar guru kelas 1, 2 dan 3 di SDN 002 Sebatik Tengah. Hasil penelitian keterampilan dasar mengajar guru menyatakan rata-rata guru di daerah perbatasan khususnya di SDN 002 Sebatik Tengah belum terampil dalam menerapkan keterampilan dasar mengajar pada pembelajaran meliputi keterampilan membuka dan menutup pelajaran, bertanya, menjelaskan, membimbing diskusi kelompok kecil, mengajar perorangan, mengelola kelas, memberi penguatan dan memberi variasi.
PENERAPAN TEORI VAN HIELE DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS II SDN 045 TARAKAN Kusnadi, Dedi; Nanna, A. Wilda Indra
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Edukasia : Jurnal Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (698.839 KB) | DOI: 10.35334/edu.v5i2.999

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas II SDN 045 dengan tujuan untuk mengetahui hasil belajar yang dicapai oleh siswa melalui penerapan teori Van Hiele pada pembelajaran matematika. Kegiatan pembelajaran mengikuti fase-fase pembelajaran geometri menurut teori Van Hiele. Hasil penelitian diketahui bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I sebanyak 10 siswa yang tuntas dengan persentase 37,04%, sedangkan pada siklus II sebanyak 24 siswa yang tuntas dengan persentase 88,89%. Terjadinya peningkatan hasil belajar siswa disebabkan karena adanya perubahan-perubahan yang terjadi pada diri siswa seperti siswa sudah memahami unsur-unsur bangun datar dan bahkan mampu menggambar bangun datar (geometri). Maka dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan teori Van Hiele dapat memberikan pengalaman awal bagi siswa dalam memahami geometri. Selain itu, Hasil tanggapan siswa terhadap penerapan teori Van Hiele pada pembelajaran geometri di SDN 045 Tarakan, bahwa siswa dengan mudah memahami materi yang diajarkan, siswa merasakan perbedaan belajar melalui teori Van Hiele dengan belajar seperti biasa, siswa lebih mudah mengingat belajar matematika, siswa sangat aktif, termotivasi, tidak bosan, dan teori Van Hiele sangat bermanfaat untuk belajar matematika. Hasil penelitian ini, dijadikan sebagai acuan penelitian selanjutnya yaitu peningkatan pembelajaran geometri dari tahap? visualisasi ke tahap analitik pada teori Van Hiele, sehingga hasil belajar siswa akan terus meningkat dari satu tahap ke tahap yang lainnya.
PENDEKATAN OPEN-ENDED DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Aras, Irianto
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Edukasia : Jurnal Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.967 KB) | DOI: 10.35334/edu.v5i2.1005

Abstract

Penggunaan soal terbuka dalam pembelajaran matematika telah banyak digunakan? sebagai ?assesmen? dalam? penilaian? hasil ?belajar.? Hal ?ini ?dilakukan karena melalui pertanyaan terbuka guru dapat mengeksplorasi kemampuan berpikir dan tingkat pemahaman? siswa yang beragam. Seiring perkembangan inovasi dalam pembelajaran, soal terbuka tidak lagi hanya sebagai alat untuk melakukan evaluasi, namun dikembangkan menjadi ?sebuah ?pendekatan ?pembelajaran dengan istilah pendekatan open-ended. untuk itu perlu kiranya dilakukan penelitian pustaka untuk mengkaji hal-hal yang bersifat teoritis terkait dengan pendekatan ini untuk digunakan pada pembelajaran matematika. Berdasarkan penelusuran pustaka tersebut disusunlah paparan mengenai mengapa pendekatan open-ended perlu diterapkan, langkah penerapannya, dan cara penilaiannya. Dengan harapan dapat menambah khazanah pengetahuan tentang pendekatan open-ended.
PROFIL KECENDERUNGAN MENGAJAR (TEACHING ORIENTATIONS) MAHASISWA SEMESTER I DI JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN Listiani, Listiani; Fatmawati, Fatmawati
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Edukasia : Jurnal Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (735.901 KB) | DOI: 10.35334/edu.v5i2.1000

Abstract

Penelitian tentang kecenderungan mengajar oleh mahasiswa calon guru di jurusan pendidikan Biologi, Universitas Borneo Tarakan dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui kecenderungan para calon guru biologi memilih pendekatan atau metode yang digunakan untuk mengajar sains khususnya biologi. Penelitian ini dilakukan dengan cara memberikan kuesioner berupa angket yang berisi tentang soal-soal yang berkaitan dengan pengajaran sains di tingkat sekolah menengah pertama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak enam soal dari delapan soal yang diberikan di kuesioner dijawab oleh responden dengan memilih orientasi mengajar yang mengarah pada pembelajaran langsung atau Direct Instruction, baik itu yang murni Direct maupun yang aktif. Sementara dua soal lainnya sebagian besar responden menjawab diajarkan dengan menggunakan metode inkuiri, baik itu yang terbimbing maupun yang tidak terbimbing. Hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan pedagogi calon guru yang berada di semester I masih belum luas sehingga pembelajaran yang bersifat teacher centered masih menjadi pilihan utama.

Page 1 of 2 | Total Record : 20